Tomohon,Sulutnews.com - Pasca dugaan penyekapan dan pengancaman terhadap seorang oknum karyawan Wanita yang disinyalir di lakukan oleh Bos Mini Market Sari Madu Tomohon, Jumat (24/6/2022) kemarin, langsung membuat heboh masyarakat kota Tomohon.

Bahkan secara terang - terangan kepada media ini, muncul lagi sejumlah oknum yang mengaku pernah menjadi korban yang sama di Mini Market yang beralamat di Jl. Sam Ratulangi Kota Tomohon tersebut.

"Sebut saja seorang perempuan berinisial RK. Kepada media ini RK mengaku tahu persis kelakuan mantan Bos nya itu, Tahun 2002 saya pernah jadi karyawati di tempat itu, "dia pe Ci memang kejam, ujar RK.

Bahkan terungkap tidak hanya perempuan RK saja.  kepada media ini salah satu perempuan berinisial AT juga mengungkapkan hal yang serupa.

"Saya pernah bekerja di situ. Seingat saya  waktu saya kerja di situ tahun 2012  jam kerja kami di mulai 5 subuh sampai jam setengah 1 malam.  Kalau makan itu nanti di jam 5 subuh, kalau tidak nanti di jam 3 atau jam 4 sore, ucap AT

Diceritakan AT satu waktu dirinya tidak lupa, karena sering terlambat makan akhirnya pernah mengalami kena sakit mag. Menurut AT itu karna sering terlambat makan. "Bahkan saat saya  pusing saya tidak di bawa ke rumah  sakit tapi malah bos saya itu hanya menyuruh teman saya mengangkat saya dan dipindahkan ke lantai 2 di mini Market tersebut.

"Kalau kita mo  minta pulang itu ci ancam pa kita. kalo kita mo pulang  bayar dulu itu kita jaga makang deng doi frak ada bayar dari pa kita pe kampung ka tomohon, itu baru kita boleh pulang.

Sementara itu tu ci bilang lagi, kalo kita pulang babadiam itu ci mo tuduh kalo kita ada mencuri walaupun kita nda mencuri, jadi kalau kita  mo bayar itu lebih dari kita ada makang dengan itu doi frak.

Karna kita so nda tahan tinggal disitu kita tetap pulang babadiam cuma kita pe baju itu ci so simpang duluan baru kita ada pulang, kong  cirita pa kita pe orang tua.  jadi kita  pe papa deng kita  langsung  ka tomohon kong lapor pa kapolsek di tomohon pada waktu itu.

Jadi kita deng kita pe papa naik oto kranjang polisi kong pi tokoh sari madu. pe sampe di tokoh itu pak polisi so bawa pa kita di dalam tokoh kong minta kita pe baju deng gaji karna memang baru 1 minggu ada kerja di situ. Itupun ci cuman kase kita pe baju, kalo gaji dia so nda kase karna bayar kerugian itu mita ada makang - makang di situ,  jadi pak Wartawan memang itu ci terlalu kejam deng sombong, ungkap Perempuan AT yang membeberkan kejadian yang pernah dia alami saat bekerja di Mini Market Sari Madu Tomohon.

TerpisahJustino A M Uno ,panggilan akrab “Jerry Uno” Warga setempat mengaku tidak heran dengan sikap Bos Sari Madu Tomohon. dikatakan Uno yang di Ketahui adalah Ketua Generasi Muda (GM) Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri (FKPPI) terkait peristiwa ini siapa saja, termasuk Pemilik Sari Madu  harus diberikan sangsi hukum yang tegas oleh Kepolisian, mereka harus di proses hukum karna dari dulu sudah banyak kejadian serupa yang di lakukan oleh pemilik mini market tersebut, ucap Jerry Uno yang mengaku tau persis  kelakuan Bos sari madu terhadap karyawan - karyawannya itu.

Terkait peristiwa ini Kapolres Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Arian Primadanu Colibrito SIK MH di Konfirmasi Sabtu (25/6/2022) baru - baru ini mengatakan bahwa kasus ini sementara di pelajari oleh pihaknya. "Kasus ini sementara kita pelajari sambil mengumpulkan bukti dan akan memeriksa sejumlah saksi di TKP, ucap Kapolres. "Jadi kalau ada oknum - oknum yang mengaku pernah menjadi korban kami himbau harap melaporkannya ke Polisi, Jangan takut  melapor pasti kami layani, imbuh Kapolres.

 Penulis: ARP

Tomohon,sulutnews.com- Tim URC Totosik Polres Tomohon menggerebek aksi pesta miras sambil menikmati lem ehabond di Tumatantang Satu, Tomohon Selatan,Jumat, (24/06-2022).

Kapolres Tomohon, AKBP Arian Primadanu Colibrito SIK MH melalui Katim URC Totosik, Aipda Yanny Watung menjelaskan, dalam peristiwa penggerebekan tersebut, Polisi berhasil mengamankan 5 orang dan sejumlah barang bukti minuman keras jenis captikus, beberapa lem ehabond dan sebuah senjata tajam salah satu dari lima pelaku yang kami amankan di tempat tersebut.

Kelima orang yang ada yakni RK alias Raymond (26), warga Jalan Siswa Sario Manado, JR alias Jefri (41), warga Tumatantang Satu, TR alias Theo (23), Warga Bumi Nyiur Manado, DK alias Daniel (22), warha Tanjung Batu Wanea Manado dan GU akias Gerald (18), warga Sario Kota Baru Manado,” jelas Katim.

Dijelaskannya, kronologis terjadinya penangkapan ketika Tim Totosik mendapat laporan dari warga di Tumatantang Satu, bahwa telah terjadi kejadian dan pengancaman. Saat itu tersangka Jefri yang sudah dalam keadaan mabuk terlibat dalam mulut dengan tetangganya.

“Melihat Jefri datang bersama teman-teman, tetangga tersebut langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Kami yang mendapatkan laporan langsung bergerak ke lokasi kejadian. Saat tiba di lokasi, kami mendapati tersangka bersama rekan rekannya terlibat dalam pesta miras sambil menikmati lem ehabond,” tuturnya.

Lanjut Katim, kami pun langsung melakukan penggeledahan apabila para tersangka memiliki senjata tajam. Benar saja, saat diperiksa di salah satu kamar rumah milik Jefri, kami berhasil mendapatkan sebuah pisau buruk yang ternyata milik salah satu tersangka, yakni Theo.

“Karena sudah meresahkan para warga dan membuat, para tersangka yang mengunjungi lima orang tersebut langsung kami giring ke Polres Tomohon guna penyidikan lebih lanjut,” urai Katim.

Penulis: ARP

MANADO, Sulutnews.com -- Sebanyak 207 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup sekertariat Komosi Pemilihan Umum (KPU) baik Provinsi maupun Kabupaten Kota se Sulawesi Utara Jumat (24/6/2022) mengikuti pelatihan dasar tatat kelola Pemilu yang dilaksanakan oleh KPU RI. Pada giat yang digelar di Swiss Bell maleosan Manado tersebut dilakukan guna meningkatkan pemahaman tentang Pemilu. Kegiatan diawali laporan oleh Sekretaris KPU Provinsi Sulawesi Utara Pujiastuti yang kemidian dibuka secara resmi pelaksanaanya oleh Ketua KPU Sulut Ardiles M.R. Mewoh.

Penyelengaraan Pemilu yang profesional akan sukses jika kita semua selaku penyelenggara memiliki pengetahuan yang memadai tentang tugas-tugas yang akan kita kerjakan," ungkap Mewoh dalam sambutannya.

Ditempat yang sama Sekretaris Jenderal KPU RI Bernard Dermawan Sutrisno dalam arahannya menyampaikan kompetensi dalam melaksanakan tugas harus dibutuhkan sebuah komitmen yang tinggi dan penuh tanggung jawab.“ Saudara akan memiliki kewibawaan apabila saudara berintergritas dan memiliki kompetensi yang tinggi untuk melaksanakan pekerjaan Saudara," tegas Bernard.

Dalam mendukung target yang akan dicapai dalam pelaksanaan pelatihan, KPU menghadirkan narasumber dari Tim Pakar Setjen KPU RI Ferry Daud Liando dan Santo Gotia sebagai Fasilitator dengan materi Dasar-Dasar Demokrasi dan Demokrasi Elektoral serta materi tentang Kesekretariatan Penyelenggaraan Pemilu Independen. Selesai menerima materi para peserta pelatihan dasar TKP mengikuti Posttest dari Pusat Pelatihan dan Pengembangan KPU RI.

Kegiatan ini ditutup pelaksanaanya oleh Ketua KPU Sulut Ardiles M.R. Mewoh. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Pusat Pelatihan dan Pengembangan KPU RI, Lucky F. Majanto, Anggota KPU Sulut Lanny Ointu, Meidy Tinangon, Salman Saelangi dan Sekretaris KPU Sulut Pujiastuti.(josh tinungki)

Sei Rampah, Sulutnews.com - Kreativitas menjadi hal utama dalam pengembangan perekonomian, apalagi saat ini kita masih hidup di masa endemi, tentunya inovasi-inovasi baru harus terus ditingkatkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya melalui Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) H. M. Faisal Hasrimy, AP, MAP, dalam sambutannya pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Go Digital bagi pelaku ekonomi kreatif yang diinisiasi oleh Direktorat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekonomi Kreatif Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang digelar di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Jumat (24/6/2022).

“ Dalam era digital saat ini, kata ‘ekonomi kreatif’ atau yang biasa disingkat sebagai ekraf, mungkin sudah tidak asing lagi di telinga. Berbagai bisnis dijalankan dengan mengutamakan konsep kreatif sehingga tidak saja memudahkan masyarakat, tapi juga mengintensifkan kreativitas,” ucap Sekdakab Faisal Hasrimy membacakan sambutan Bupati Sergai.

Bupati melanjutkan, perkembangan bidang ekonomi saat ini sudah sampai di taraf ekonomi kreatif di era industri 4.0.

Masih lanjutnya, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sergai tahun 2021 menunjukkan keadaan yang terus meningkat dari tahun 2015. Namun ia menerangkan, pada tahun 2020 pertumbuhan ekonomi turun sebear -0,44%  akibat pandemi Covid-19.

“ Saat ini setelah memasuki masa endemi laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sergai naik kembali menjadi sebesar 2,87%, unggul dari rata-rata laju pertumbuhan Provinsi Sumut yang ada di angka 2,61%,” rincinya.

Sedangkan untuk aspek UMKM, saat ini jumlahnya di Sergai mencapai 139.155 pelaku yang berasal dari bidang pertanian, perdagangan, jasa, dan industri kecil.

“ Hingga saat ini, hanya ada 41 UMKM yang sudah menerapkan go digital. Sedangkan total Industri Kecil Menengah (IKM) di Sergai sebanyak 2.231 dan dari situ hanya 6 IKM yang sudah go digital. Lalu pelaku usaha ekraf di Sergai berjumlah 78 pelaku usaha dan 20 di antaranya sudah go digital,” terangnya lagi.

Dalam pidatonya, Bupati menegaskan pihaknya tetap melakukan pendampingan karena banyak yang harus dibenahi dalam perkembangan ekraf di Sergai.

Pada Bimtek ini, Anggota DPR RI dr. Sofyan Tan yang juga hadir, menyampaikan jika sekarang banyak orang yang masih muda tapi sudah memiliki aset dan kekayaan yang luar biasa. Zaman sekarang hal tersebut bukanlah hal mustahil jika piawai memanfaatkan peluang sektor digital.

Politisi PDI-P ini menyebut, pandemi yang baru saja jadi bencana global juga punya dampak positif karena memunculkan minat orang-orang untuk lebih mengenal dunia digital.

Kemudian Sofyan Tan berujar, Kabupaten Sergai punya banyak potensi, mulai dari alam yang cantik, potensi pariwisata, kuliner yang menarik, dan yang tak kalah penting, pemimpin yang baik.

“ Semua hal baik ini perlu mendapat dukungan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Salah satu hal yang bisa dilakukannya adalah dengan memperkuat aspek pengetahuan digitalisasi,” ujarnya.

 Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi paparan materi bertema “Digital Marketing” yang dibawakan oleh Sujonsen Huan, ST.

Hadir dalam kegiatan ini Sub-Koordinator Edukasi II Direktorat Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Kemenparekraf Hana Marliana, Asisten Ekbang Drs. Nasrul Aziz Siregar, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keungan Ir. Prihatinah, M.Si, Kepala Dinas Poraparbud Drs. Zulfikar, dan para peserta Bimtek yang berasal dari berbagai kalangan baik pelaku UMKM, mahasiswa, dan lainnya.(/Daniel)

Tebing Tinggi, Sulutnews.com - Perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 dengan tema “ Ayo Cegah Stunting agar Keluarga Bebas Stunting” diharapkan dapat menjadi inspirasi dan kekuatan kita dalam membangun Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang Maju Terus; Mandiri, Sejahtera, dan Religius.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Bupati Sergai H Adlin Umar Yusri Tambunan saat menghadiri acara Peringatan Harganas ke-19 di Desa Kuta Baru Kecamatan Tebing Tinggi, Jumat, (24/6/2022).

Wabup Adlin menegaskan jika melalui Perayaan Harganas ini, kita perkuat komitmen dan sinergitas bahwa penuntasan stunting di Tanah Bertuah Negeri Beradat menjadi tugas kita bersama antara pemerintah daerah, lintas sektor, swasta, pelaku usaha, TP PKK, organisasi profesi dan seluruh masyarakat di Kabupaten Sergai, ujarnya sambil  mngucapkan selamat datang pada kepada Deputy Bidang KB KR BKKBN RI, dr. Eni Gustina, MPH beserta rombongan.

“ Semua pihak harus dapat berpartisipasi mulai dari hal yang sederhana yaitu dengan menggerakkan upaya untuk membatasi jumlah anak, generasi berkualitas yang bermula dari kelahiran yang direncanakan. Selain itu kita perkuat semangat kegotong-royongan dan rasa kebersamaan yang hari ini diwujudkan dalam bentuk orang tua asuh stunting, donatur paket sembako balita stunting yang kegiatan ini kita laksanakan tidak hanya pada saat harganas saja, akan tetapi terus berkelanjutan dan berkembang,” kata Wabup sembari mengajak semua pihak agar terus berpartisipasi sebagai orang tua asuh dan donatur stunting.

Lebih lanjut disampaikan Wabup, jika wujud dari kegotong-royongan dan  pemberdayaan masyarakat Kabupaten Sergai dalam penuntasan stunting, dapat dibentuk  dapur sehat atasi stunting (dashat) di semua kecamatan. “ Dashat adalah wadah yang tepat bagi keluarga untuk berbenah dalam memperbaiki status gizi anggota keluarga,” imbuhnya.

Diakhir sambutannya ia menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh orang tua asuh stunting, donatur stunting, penggiat dan pekerja KB  kesehatan, organisasi kemasyarakatan, seluruh penggiat dan pekerja sosial, penggiat dan pekerja pemberdayaan perempuan dan pemberdayaan ekonomi keluarga serta semua pihak yang telah bekerja keras dalam memajukan keluarga yang berkualitas di Sergai.

“ Semoga perhelatan ini memberikan daya tarik serta motivasi bagi masyarakat dalam memperbaiki status gizi anggota keluarganya,” pungkas Wabup Adlin Tambunan.

Ketua TP PKK Sergai Ny Hj Rosmaida Saragih Darma Wijaya yang hadir bersama Ketua GOPTKI Ny Aini Zetara Adlin Tambunan, Ketua DWP Ny Uke Retno Faisal Hasrimy,  menyatakan, terkait stunting pihaknya selalu melakukan sosialisasi dan masuk melalui posyandu.

“ Sosialisasi selalu dilakukan serta penyerahan asupan makanan bagi balita dan ibu hamil, pemberian albumin dan melakukan pelatihan bagi seluruh kader dalam mengolah makanan menjadi lebih bergizi," pungkasnya.

Sementara itu Deputy Bidang KB KR BKKBN RI, dr. Eni Gustina, MPH mengapresiasi Pemkab Sergai atas gelaran yang dilaksanakan luar biasa berlangsung sukses.

Ia menambahkan jika Harganas yang jatuh pada tanggal 29 Juni 2022 mendatang, rencananya akan dilaksanakan di Lapangan Merdeka Kota Medan, namun katanya lagi, dimundurkan menjadi tanggal 7 Juli 2022 dan akan  dihadiri  oleh Presiden RI.

Eni menyebut bahwa BKKBN telah ditunjuk sebagai koordinator pelaksana untuk penurunan stunting. “ Kita tahu bahwa keluarga adalah titik awal untuk intervensi stunting  dan di situlah mungkin Bapak Presiden menunjuk BKKBN,” jelasnya.

Sebelumnya Kepala DP2KBP3A dr Helminur Iskandar melaporkan jika Perayaan Harganas ini didahului dengan Pelayanan Sejuta Akseptor  (PSA) Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2022 di seluruh kecamatan se-Sergai.

“ Alhamdulillah, berkat kerjasama yang baik dari semua pihak dalam mewujudkan keluarga yang tangguh dalam ber-KB, capaian PSA MKJP dapat melampaui target yang telah ditetapkan dari target sasaran sebanyak 2.623 akseptor dapat dicapai menjadi 3.398 akseptor yang dilayani atau persentase capaian program PSA MKJP sebanyak 129,54%,” rincinya. 

Kegiatan diwarnai dengan pengukuhan orang tua asuh dari 19 balita stunting yang terdiri dari 14 balita stunting dari Kecamatan Tebing Tinggi, 1 balita dari Kecamatan Pantai Cermin, 1 balita dari Kecamatan Dolok Merawan, 1 balita dari Kecamatan Pegajahan dan 2 balita dari Kecamatan Tanjung Beringin. Kemudian  Pemilihan balita stunting yang mendapat orang tua asuh didasarkan pada pilihan dan daerah domilisi dari calon orang tua asuh yang akan dikukuhkan.

Perayaan Harganas ini dihadiri juga perangkat daerah Pemprovsu, Kepala OPD, Camat, Kader PKK, Kades serta undangan lainnya. Acara kemudian ditutup dengan kegiatan launching Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di Kampung KB Kuta Baru Kecamatan Tebing Tinggi sekaligus temu ramah dengan masyarakat yang mengelola Dashat.(/Daniel)

Sipispis, Sulutnews.com - Pasca ditetapkan sebagai satu dari 50 Desa Wisata Terbaik se-Indonesia dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, Desa Buluh Duri, Kecamatan Sipispis kembali mendapat momen istimewa dengan kehadiran Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, Kamis (23/6/2022).

Kehadiran Sandiaga Uno ke Tanah Bertuah Negeri Beradat langsung diterima oleh Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya didampingi Wakil Bupati H. Adlin Tambunan dan Sekda H M Faisal Hasrimy. Menteri kelahiran Riau ini disambut meriah dengan tarian khas Simalungun, Tor-tor Pengalo-ngaloh sebagai tanda memberi semangat dan doa restu kepada tamu. Selain itu, dirinya juga disambut oleh Tuan Raja Bajalingge dan Raja Padang.

Di kesempatan spesial ini, Darma Wijaya menyampaikan kalau kunjungan Menparekraf merupakan agenda ADWI 2022 di mana sang Menteri berkesempatan untuk menjajal langsung “jualan utama” destinasi wisata di Desa Buluh Duri, yaitu berarung jeram atau rafting di Sungai Bah Bolon.

“Pak Menteri hari ini merasakan langsung bagaimana menariknya ngarung di sungai Bah Bolon,” ucap Bang Wiwiek, sapaan akrabnya, sumringah.

Bupati Sergai menyampaikan, terpilihnya Desa Buluh Duri sebagai Desa Wisata terbaik di perhelatan tingkat nasional semacam ADWI merupakan kebanggaan besar. Bukan apa-apa, Desa Buluh Duri berhasil menyisihkan ribuan desa lain hingga masuk ke dalam 50 yang terbaik. Ini menjadi bukti jika Kabupaten Sergai tidak hanya menjadi tujuan wisata bahari melainkan mampu menyediakan atraksi wisata alternatif yang tidak kalah menarik.

“Pariwisata merupakan salah satu sektor yang mampu memperkenalkan secara positif suatu daerah ke publik secara luas. Momen semacam ini, di mana seorang menteri hadir langsung untuk menikmati objek wisatanya, merupakan promosi yang sangat berarti bagi Desa Buluh Duri,” cetusnya lagi.

Bukan hanya itu, Bang Wiwiek berharap, apa yang berlangsung hari ini bisa menjadi bahan bakar untuk semakin menggeliatkan perekonomian warga di tengah pemulihan pasca pandemi.

“Kita tentu sama-sama berharap, kedatangan Pak Sandiaga Uno bisa merangsang geliat pariwisata di Kabupaten Sergai, terkhusus di Desa Buluh Duri. Semoga juga di masa-masa yang akan datang, potensi wisata lain yang ada di kabupaten kita ini bisa lebih dikenal dan kembali mendapat pengakuan luas,” harapnya.

Optimisme juga disampaikan oleh Wakil Bupati Adlin Tambunan. Dirinya mengatakan, kedatangan Menparekraf tidak hanya akan berdampak baik bagi sektor pariwisata, namun diharapkan mampu memberi efek positif terhadap dunia UMKM di Sergai.

“Kesempatan ini juga jadi kesempatan para pelaku UMKM Sergai untuk mempromosikan produk-produk lokal unggulan. Pak Menteri juga berkesempatan untuk memantau dan menyerap aspirasi warga Sergai yang banyak bergerak di bidang tersebut,” ucap Adlin.

Salah satu pelaku UMKM Sergai, Eni, menitipkan harapan besar dengan kehadiran Sandiaga Uno di tanah kelahirannya. Pedagang mi glosor, makanan khas Kecamatan Sipispis, ini berharap kedatangan Menparekraf dapat membangkitkan kembali usaha masyarakat yang lesu setelah pandemi Covid-19.

“Tadi Pak Sandiaga dan Bupati mampir ke stand makanan kami. Rasanya senang sekali, sampai susah berkata-kata. Kami cuma bisa mengucapkan terima kasih kepada beliau-beliau. Semoga setelah kedatangan Pak Menteri dan rombongan, perekonomian bisa kembali pulih dan meningkat,” harapnya.

Momen langka ini juga dimanfaatkan oleh Kepala Desa Buluh Duri Dewi Yanthi Purba untuk menyampaikan aspirasinya. Secara langsung wanita yang juga merupakan ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sergai ini menyampaikan kepada Sandiaga Uno beberapa keinginannya untuk semakin meningkatkan kemajuan pariwisata di desanya.

“Ada tiga hal yang kami harapkan agar Pak Menteri bisa membantu yaitu pertama, karena bantuan tambahan perahu untuk mengakomodasi banyaknya pengunjung yang hadir. Yang kedua kami memerlukan balai pertemuan untuk menampung tamu dan gudang penyimpanan peralatan rafting. Yang ketiga, kami titipkan brosur promosi wisata Buluh Duri kepada Pak Menteri untuk diletakkan di setiap bandara yang ada di Indonesia,” sebutnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti ADWI di bantaran Sungai Bah Bolon oleh Menparekraf. Pada kesempatan ini Sandiaga juga berkesempatan untuk mengunjungi berbagai stand kuliner dan kerajinan khas Kabupaten Sergai. 

Hadir di kesempatan ini Unsur FORKOPIMDA Kabupaten Sergai, Sekdakab Sergai Ketua TP-PKK Sergai Ny. Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya, Ketua DWP Ny Uke Retno Faisal Hasrimy, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Tim Penilai ADWI, dan rombongan, serta warga sekitar.(/Daniel)

Bolmut, Sulutnews.com - Dalam rangka menjelang Peringatan HUT Bhayangkara Ke-76, 1 Juli 2022, Polsek Urban Kaidipang melaksanakan Bakti Sosial Religi di tempat-tempat Ibadah di wilayah Hukum Polsek Urban Kaidipang. Jumat (24/06/2022).

Tentunya Polri terus hadir untuk memberikan keamanan terhadap kegiatan beribadah. Kegiatan ini sebagai wujud cinta Polri kepada seluruh umat beragama yang ada di Indonesia, khususnya masyarakat religi Kaidipang.

Bakti Sosial menurut Kapolsek Urban Kaidipang Kompol Made Sumadia mulai dilaksanakan pada lokasi;

Pertama, Pukul 07.30 wita, bertempat Masjid AN NUR Desa Bigo Selatan, melibatkan Pers Polsek Urban Kaidipang bersama Jamaah Masjid AN NUR, pelaksanaan giat s/d pukul 08.20 wita

Kedua, Pukul 08.40 Wita, bertempat di Gereja CENTRUM Boroko, melibatkan Pers Polsek Urban Kaidipang bersama Jemaat Gereja CENTRUM. Giat berlangsung s/d pukul 09.30 wita.

Kegiatan Bakti Sosial dimaksud dengan sasaran membantu masyarakat (Jamaah/Jemaat) membersihkan tempat Ibadah baik didalam maupun pekarangan sekitar tempat Ibadah. Giat dipimpin oleh Panit 1 Reskrim IPDA MASRY, S.Sos. Berlangsung dalam keadaan aman dan lancar dalam situasi kondusif.

Kapolsek Urban Kaidipang  mengatakan kegiatan ini dapat menjaga kerukunan antar umat beragama, nilai-nilai toleransi antar umat beragama, serta sebagai wujud hadirnya negara dalam membantu kebutuhan dasar masyarakat dan menjaga Kamtibmas. (*/Gandhi Goma).

Manado,Sulutnews.com -  Tim Resmob Polres Bitung mengungkap tindak pidana penganiayaan dan pengancaman dengan senjata tajam (sajam) yang terjadi di Kelurahan Bitung Barat Dua, pada Jumat (24/6/2022) pagi. Polisi mengamankan 2 terduga pelaku, warga Kecamatan Maesa.

Dihubungi terpisah pada Jumat (24/6/2022) siang, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan hal tersebut.

"Terduga pelaku ada 2 orang yaitu masing-masing pria berinisial WMK (38) dan WK (14). Ayah dan anak ini kemudian diamankan beberapa jam setelah kejadian, saat sedang berada di sekitar TKP," ujarnya.

Aksi penganiayaan ini terjadi karena terduga pelaku WMK menduga bahwa korban pria berinisial CG telah melakukan pencurian handphone milik anaknya dan 2 orang warga lainnya.

"Saat korban sedang duduk menikmati miras, terduga pelaku bersama salah seorang warga datang menanyakan hp yang dipinjam korban. Korban membantahnya selanjutnya langsung memukul warga tersebut," terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Melihat hal tersebut, terduga pelaku WMK langsung bereaksi memukul korban disusul anaknya, WK yang melakukan pengancaman

"Terduga pelaku WMK langsung memukul korban dengan menggunakan kepalan tangan sebanyak 3 kali dan mengena di bagian belakang, diikuti anaknya yang mengambil pedang samurai selanjutnya mengejar korban yang sudah melarikan diri," pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Saat ini kedua terduga pelaku ayah dan anak ini sudah diamankan di Polsek Maesa untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Penulis: ARP

Tahuna, Sulutnews.com - Pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pemasaran photografi dalam pemasaran kuliner Sulawesi Utara (Sulut) Jumat (24/06/2022) di hotel Dialooq Tahuna, Penjabat Bupati Rinny Silangen Tamuntuan, bicara potensi pariwisata Sangihe.

Kegiatan bersama antara Komisi X DPR RI dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreaktif (Kemenparekraf) juga mengangkat keunggulan potensi pariwisata di Sangihe, maka dibuatlah Bimtek bagi warga Sangihe.

Pada kesempatan itu, bupati pun menyampaikan bahwa potensi pariwisata Sangihe sangat menjanjikan hanya saja belum terkelola dengan baik ditambah juga sara prasarana yang belum memadai akan tetapi secara berlahan pariwisata Sangihe mulai di tata dan dikembangkan.

Lanjut Bupati, lewat kegiatan Bimtek ini, apalagi dihadiri oleh anggota Komisi X DPR RI dan Direktorat event Nasional dan Internasional Kementerian Pariwisata dan ekonomi Kreaktif, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi pastinya bisa melihat secara langsung potensi pariwisata Sangihe.

"Kami sangat berharap kedepananya ada sentuhan khusus untuk pembangunan pariwisata di Sangihe baik Ibu Adriana Dondokambey selaku anggota Komisi X DPR RI, juga mewakili Kemenparekraf Pak Trio Dewangga kiranya dapat menyuarakan potensi pariwisata Sangihe dan mendukung pembangunan pariwisata kami" ujar Tamuntuan.

Tak lupa tamuntuan memberikan apresiasi terselenggaranya kegiatan luar biasa antara Komisi X DPR RI dan Kemenparekraf yang bisa dilaksanakan di Sangihe terlebih lagi dukungan dari pemerintah Provinsi dalam hal ini Dinas Pariwisata Provinsi Sulut.

"Tentunya kami Pemerintah dan masyarakat menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan bermanfaat ini di Kabupaten Kepulauan Sangihe" tambah Tamuntuan.

Adriana Dondokambey juga menyampaikan bahwa keberadaan Kepulauan Sangihe sebagai wilayah perbatasan memiliki daya tarik tersendiri sehingga upaya mengangkat potensi pariwisata menjadi program yang harus di dorong.

"Makanya kami berkolaborasi membuat kegiatan ini dengan harapan segala potensi pariwisata UMKM maupun kuliner khas Sangihe menjadi terkenal" ucap Dondokambey seraya membuka kegiatan Bimtek.

Direktorat event Nasional dan Internasional Kementerian Pariwisata dan ekonomi Kreaktif, Trio Dewangga juga mengatakan hadirnya kegiatan Bimtek di Sangihe sebagai upaya pemerintah pusat untuk mendorong pelaku pariwisata khususnya di Sangihe agar bisa membuat inovasi dan terobosan dalam mempromosikan pariwisata di Sangihe.

"Kami hadir sebagai bentuk dukungan agar pariwisata Sangihe akan semakin berkembang dan dikenal secara nasional mau pun internasional" kata Dewangga.

Sementara kata kepala Dinas Pariwisata Sulut Henry Kaitjily, ia juga mendorong agar sektor pariwisata Sangihe makin berkembang dikarenakan jarak dengan Ibukota Provinsi cukup dekat ditambah akses transportasi laut, udara dan darat sudah tersedia. Selain itu akomodasi berupa hotel berkelas sudah ada di Tahuna.

"Kita tetap memberi perhatian bagi Sangihe sehingga sektor pariwisata Sangihe makin maju sebab dukungan transportasi akomodasi cukup memadai" ujarnya. (Andy Gansalangi)

Tomohon,Sulutnews.com - Seorang pegawai perempuan yang bekerja di Mini Market Sari Madu Tomohon, diduga di sekap oleh majikannya yang adalah  pemilik Mini Market yang cukup terkenal di Kota Tomohon.

Peristiwa menggemparkan ini diketahui bermula saat sejumlah pengendara motor sedang berada di Mini Market Sari Madu yang beralamat di Kelurahan Matani Tiga Jl. Sam Ratulangi Kota Tomohon.

Kepada media ini Mereka yang minta namanya tidak disebutkan, Jumat (24/6/2022) menuturkan saat mereka tiba di Mini Market Sari Madu, tiba - tiba datang seorang perempuan dari dalam Mini Market itu dengan wajah takut datang bergegas memberikan secarik kertas. dan setelah itu perempuan itu langsung masuk lagi ke dalam Mini Market tersebut.

"Torang kira kartas apa itu ibu ada kase, pas torang pe baca torang takage, kong torang langsung pigi  bapor di Polsek Tomohon tengah", ucap mereka dengan dialek Tomohon.

(Kami pikir kertas apa yang diberikan oleh perempuan tersebut, saat kami baca, kami terkejut dan langsung melapor ke Polsek Tomohon Tengah)

Dikatakan mereka (sumber. Red) adapun isi surat tersebut bunyinya sebagai berikut.

"Siapa saja Tolong Saya!! Saya tidak bisa menghubungi orang tua saya, karena HP saya disita sampai kemarin sama bos dan saya mau pulang pak, tapi harus menebus uang 500 ribu tapi saya sudah tidak punya uang pak. Mba sudah beli tiket buat besok tapi karna saya tidak bisa mengembalikan uang 500 ribu HP saya di sita dan saya kalau nangis mau di kurung di gudang, siapa saja tolong saya.

 

 Foto. Surat

Sehingga  lanjutnya,  mereka pun langsung meneruskan surat tersebut ke Mapolsek Tomohon tengah, dan tidak lama kemudian Polisi pun langsung mengamankan pegawai mini Market sari madu tersebut ke Mapolsek Tomohon Tengah.

Terkait dugaan penyekapan seorang perempuan yang terjadi di Mini Market Sari Madu Tomohon, saat di konfirmasi media ini, Kapolsek Tomohon Tengah Kompol La Daena mengatakan bahwa pihak Kepolisian saat menerima laporan langsung mengamankan terduga korban. "Benar yang bersangkutan sudah kami amankan dan saat ini masi berada di Polsek Tomohon Tengah, ingkat Kapolsek.

Sampai berita ini diturunkan, belum berhasil menghubungi pihak Mini Market Sari Madu.

Penulis: ARP