Kepulauan Riau

Kepulauan Riau (3)

Tanjungpinang,Sulutnews.com - Pengurus Cabang Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kepri dan SMSI 7 Kabupaten Kota di Kepri dilantik di Hotel Aston, Tanjungpinang Selasa (29/3) malam.

Pelantikan kepengurusan diawali dengan Pelantikan Kepengurusan SMSI Kepri oleh Ketum SMSI Pusat Drs Firdaus Ansueto M.Si lalu dilanjutkan oleh Zakmi yang merupakan Direktur luarbiasa.id mengukuhkan kepengurusan SMSI Perwakilan tujuh Kabupaten Kota di Kepri termasuk kepengurusan exoficio SMSI Tanjungpinang. Pengukuhan pengurus SMSI 7 Perwakilan kabupaten kota ini ditandai dengan penyerahan SK kepada masing-masing ketua.

Untuk kepemimpinan SMSI Cabang Provinsi Kepri dijabat oleh Zakmi Kamsir. Sedangkan untuk ketua SMSI Kota Batam Indra Helmi, Kabupaten Bintan Ramdan, Kabupaten Kepulauan Anambas Asril Masbah, Kabupaten Karimun Hamdani, Kabupaten Lingga Kasmadi, Kabupaten Natuna Rianto Saud dan Kota Tanjungpinang Devianti Nur.

Ketua SMSI Provinsi Kepri Zakmi Kamsir keterlambatan pelantikan Kepengurusan SMSI karena kondisi pandemi yang terjadi di tanah air. "Kepengurusan SMSI Cabang ini periodenya dari 2020 hingga 2025. Hanya saja, akrena kondisi pandemi Covid-19 yang melanda sejak dua tahun terakhir ini, hingga pelantikan baru bisa digelar saat ini. Selamat buat semua pengurus yang dilantik, semoga selalu kompak," kata Zakmi.

"Kami bermimpi agar penyelenggaraan Rakornas SMSI tahun 2022 ini SMSI Kepri bisa ditunjuk menjadi tuan rumah agar potensi pariwisata dan keunggulan sektor lainnya Kepri bisa bisa dikenalkan kepada ketua SMSI se Indonesia agar ikut membantu memviralkan seluruh keistimewaan yang ada di Kepri,” jelas Zakmi.

Menurut Zakmi jumlah anggota SMSI di Kepulauan Riau saat ini mencapai 129 perusahaan sementara total jumlah anggota SMSI di Indonesia mencapai 1.726 perusahaan hingga dinomatkan oleh MURI sebagai organisasi perusahaan media terbesar di dunia. Hingga ini bisa membuat SMSI sebagai organisasi yang tepat untuk diajak bermitra karena semua program yang direncanakan akan tersosialisasikan dengan baik ke pembaca-pembaca media siber.

Ketum SMSI Firdaus melantik pengurus SMSI Kepri memberikan Anugrah Sahabat Pers Indonesia kepada Gubernur Kepri Ansar Ahmad sebagai gubernur yang peduli dengan pers.

Firdaus menyampaikan kekagumannya atas keindahan alam di Kepri serta mengapresiasi prestasi-prestasi pembangunan yang dilakukan pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama Ansar Ahmad berterimakasih atas pemberian Anugerah Sahabat Pers Indonesia.

"Anugrah ini saya dedikasikan untu seluruh masyarakat Kepri khususnya para insan pers. Tujuannya agar pembangunan dan potensi di Kepri terus tersosialisasikan hingga pertumbuhan ekonomi akan lebih capat bangkit," kata Ansar.

Menurutnya, Kepri memiliki 2.480 pulau dengan luas wilayah lautan sebesar 94 persen lautan dan 4 persen daratan.

"Karena kondisi geografis seperti ini peran media siber sangat efektif dalam penyampaian informasi. SMSI ini adalah mitra strategis kita karena untuk kemajuan suatu daerah adalah media, satu problem terbesar adalah jaringan internet di Pulau terdepan. Untuk mendukung fasilitas internet, kita tahun ini dibangun 76 tower seluler di Kepri termasuk di daerah terpencil dan daerah terluar,” ujar Ansar.

Pada acara pelantikan itu juga dihadiri Danrem 033 Wira Pratama Brigjen Ramos Manalu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhart, Kadis Kominfo Provinsi Kepri Hasan S.sos, Plt Kadis Kominfo Bintan, Hendrio, perwakilan Kajati Kepri serta utusan dari organisasi-organisasi konstituen Dewan Pers.(/Parmin)

Kepri,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan kegiatan akselerasi vaksinasi serentak di seluruh wilayah Indonesia dengan hadir secara langsung di Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (9/2).

Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan kepada seluruh jajarannya melalui sambungan virtual untuk menyiapkan strategi-strategi khusus guna mengantisipasi serta menghadapi lonjakan pertumbuhan Covid-19 yang disebabkan oleh varian Omicron.

"Sehingga tentunya kita harus melakukan langkah-langkah sebagai upaya menghadapi varian Omicron. Salah satunya yang paling prioritas adalah bagaimana kita melakukan akselerasi vaksinasi," kata Sigit dalam arahannya kepada jajarannya diseluruh wilayah Indonesia.

Strategi pertama yang harus dioptimalkan, kata Sigit adalah terus melakukan akselerasi percepatan vaksinasi. Khususnya, bagi kelompok lanjut usia (lansia). Serta masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin dosis dua namun telah memasuki atau melewati enam bulan, untuk segera mendapatkan suntikan booster atau dosis ketiga.

"Dan tentunya dalam kesempatan ini saya kembali mengingatkan dengam meningkatnya varian Omicron tentunya yang harus kita lakukan kemudian strategi-strategi. Sehingga kita bisa melakukan vaksinasi di wilayah terjauh. Dan tentunya ini perlu adanya kerjasama, strategi khusus," ujar mantan Kapolda Banten ini.

Selanjutnya strategi kedua, dikatakan Sigit, adalah terus mengingatkan dan mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam menjalani aktivitas sehari-harinya.

"Kedua adalah ingatkan masyarakat kembali untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Karena hal itu salah satunya yang paling utama memakai masker," ucap eks Kabareskrim Polri itu.

Menurut Sigit, terjadinya transmisi penularan kerap diakibatkan lantaran ketidakdisiplinan dalam penggunaan masker. Hal itu penting, sambung Sigit, lantaran varian Omicron memiliki tingkat penularan yang lebih cepat walaupun tingkat fatalitas lebih rendah dibandingkan varian Delta.

"Namun demikian manakala kemudian ini menular kemudian masuk kepada usia-usia rentan apalagi belum vaksin dan komorbid ini juga tetap menimbulkan fatalitas. Karena itu, mari kita saling mengingatkan untuk tetap pakai masker. Bila perlu pakai masker double utamanya di tempat yang ada aktivitas kerumunan. Ini untuk menjaga agar masyarakat semua bisa terhindar dari penularan," papar Sigit.

Dan strategi yang terakhir, menurut Sigit adalah sinergitas dan soliditas antara Pemerintah Pusat, TNI-Polri Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus bekerjasama dan bahu-membahu dalam rangka penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19.

Sigit berharap, seluruh pihak terkait yang berada di lini terdepan, untuk tidak lelah mengingatkan kepada masyarakat khususnya yang belum mendapatkan vaksin untuk segera melakukan vaksinasi. Hal itu guna meningkatkan imunitas bagi varian virus Covid-19.

"Pemerintah, baik itu Pemerintah Pusat, daerah dan seluruh stakeholder tentunya terus siapkan gerai vaksin dan strategi vaksinasi. Dan tentunya mari kita ingatkan pada saudara-saudara untuk memanfaatkan gerai tersebut. Khususnya bagi yang belum vaksin, atau yang sudah waktunya booster enam bulan harus dilakukan vaksinasi kembali," tutup Sigit. (Adrian)

Kepulauan Riau, Sulutnews.com - Seminggu lebih tertahan di Kepulauan Riau, tim Jelajah Kebangsaan Wartawan-Persatuan Wartawan Indonesia (JKW-PWI) akhirnya mendapat kapal untuk menyeberang ke Kalimantan.

Jumat (10/12/2021), tepat pukul 14.30 WIB, KMP Bahtera Nusantara 01 membawa tiga orang bikers JKW-PWI, yaitu Agus Blues Asianto, Sonny Wibisono, Indrawan Ibonk; dari Pelabuhan Tanjung Uban.

Sehari sebelumnya, tim menjalani tes PCR (polymerase chain reaction) dan menerima hasil negatif COVID-19 pada Jumat pagi.

KMP Bahtera Nusantara 01 berlayar perdana pada Juli 2020. Kapal produksi 2019 itu mengangkut penumpang sekaligus kendaraan motor, mobil pribadi maupun truk ukuran besar. Dengan panjang 71,92 meter dan lebar 14 meter, total kapasitasnya 378 orang.

"KMP Bahtera Nusantara 01 lepas sauh pukul 14.30 dengan isi lambung kapal hanya satu mobil dan beberapa motor termasuk empat motor kami, sehingga kapal terasa lebih besar,” kata Agus di tengah pelayaran, Jumat sore.

Dari Tanjung Uban, Bahtera Nusantara 01 akan merapat lebih dulu di Pulau Tambelan, bagian terluar Kepulauan Riau. Perjalanan dari Tanjung Uban ke Tambelan sekitar 16 jam.

Sabtu (11/12/2021) pagi, tim merapat di Pelabuhan Tambelan. Jika cuaca cukup bagus, barulah mereka menyeberang ke Pelabuhan Sintete di Sambas, Kalimantan Barat, pukul 23.00 WIB nanti.

Jika semua sesuai jadwal dan tak ada aral melintang, mereka akan tiba di Sintete pada Minggu (12/12/2021) pukul 07.00 WIB.

Satu orang lagi anggota tim, Yanni Krishnayanni, yang juga satu-satunya bikers wanita di dalam tim JKW-PWI, sudah sampai di Pontianak, Kalimantan Barat pada 4 Desember lalu.

Saat itu, Yanni terpaksa menggunakan pesawat udara karena tidak ada kepastian pelayaran dari Kepri ke Kalimantan.

Di Kalimantan, Yanni bersama rekannya, Fransisca Onaria, sudah menuntaskan pendakian Gunung Bukit Raya, Kalimantan Tengah, pada Jumat kemarin.

Kabar terakhir yang diterima menyebutkan Yanni dan Ona sudah berangkat dari Rantau Malam, Sintang, Kalimantan Barat menaiki perahu menuju Nanga Pinoh. Hari ini mereka berencana ke Pontianak.

Yanni akan bergabung dengan tiga orang rekannya di Sintete, besok pagi.(/Parmin)