Yens HTO Watung, ST

Yens HTO Watung, ST

Manado, SulutNews.com -- Pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat terus dijalankan pemerintah sampai saat ini. Terhitung pada akhir bulan Oktober 2021, sudah sekitar 119 juta masyarakat Indonesia yang telah mendapatkan vaksin Covid-19 untuk dosis pertama.

TNI Angkatan Laut melalui Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII Manado beserta Lanal Jajarannya secara rutin menggelar serbuan vaksinasi maritim dalam rangka mendukung program nasional tersebut.

Dinas Kesehatan (Diskes) Lantamal VIII melalui Balai Kesehatan (BK) melaksanakan vaksinasi kepada 18 orang diantaranya 2 dosis pertama dan 16 orang dosis kedua dengan jenis vaksin Sinovac, Astrazeneca maupun Moderna.

Selanjutnya vaksinasi rutin bertempat BK Lanal Tahuna dengan lima orang vaksinator dan lima orang pendukung memberikan vaksinasi jenis Sinovac dan Astrazeneca dosis pertama kepada 25 orang dan dosis kedua kepada 6 orang.

Sementara itu sejumlah tenaga kesehatan Lanal Gorontalo berhasil memberikan vaksin kepada 107 orang dimana 38 orang dosis pertama dan 63 orang dosis kedua menggunakan jenis vaksin Sinovac dan Pfizer.

Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) VIII Manado Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya, S.E., CFrA, pada Jumat (3/12/2021) mengatakan bahwa serbuan vaksinasi maritim di jajaran Lantamal VIII rutin dilaksanakan.

"Guna mendukung proses percepatan vaksinasi nasional, kita juga bisa berkontribusi untuk mendorong masyarakat melakukan vaksinasi”, katanya.

Selama kegiatan vaksinasi Covid-19 di beberapa tempat jajaran Lantamal VIII tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan sampai dengan selesai pelaksanaan vaksinasi tidak ditemukan adanya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

(***/Tamura)

Minsel, SulutNews.com -- Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), menggelar ibadah syukur menyambut Natal Yesus Kristus, di Gereja GMIM Talitakum Pondang, pada Rabu (1/12/2021). Ibadah dipimpin Wakil Sekretaris BPMS Bidang Pekerja GMIM dan Pelayan Khusus, Pendeta Joice Sondakh, MTh.

Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH dan Wakil Bupati Minahasa Selatan Pendeta Petra Yani Rembang MTh hadir dalam ibadah tersebut didampingi Ketua TP-PKK Minsel Elsje Wongkar-Sumual bersama Sekretaris TP-PKK Minsel Juli Rembang-Wati.

Tampak juga Sekdakab Minsel Denny Kaawoan SE, MSi, bersama Forkopimda Minsel, FKUB, Kepala SKPD, para Kabag dan Camat.

Dilansir dari Infokom Minsel, ibadah tersebut berjalan khidmat dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Di hadapan para peserta yang hadir, Bupati mengingatkan untuk masyarakat Minahasa Selatan agar dapat merayakan Natal dengan kesederhanaan.

"Rayakan Natal dengan kesederhanaan, karena kita masih berada di masa Pandemi," tutur Bupati Franky Wongkar.

Ia pun menyentil untuk penanganan Covid-19 yang harus terus diseriusi. "Upaya percepatan vaksinasi di Minahasa Selatan telah melewati 70 persen, oleh karena itu Minsel masuk di PPKM level 1. Namun demikian saya ingatkan untuk terus dipacu karena daerah kita harus mencapai target 80% di akhir tahun," pesan Bupati Minsel.

"Saya mengingatkan para Camat terkait pernyataan kesanggupan untuk dituntaskan. Saya juga mengapresiasi untuk kecamatan yang upaya percepatan sudah melewati 70 persen, juga yang realisasi pajak PBB yang sudah capai 100 persen," tegasnya.

Namun di sisi lain Bupati Franky Wongkar menyoroti para Camat yang tidak menunjukan progres yang berarti.

Memasuki penghujung tahun, dengan adanya perubahan iklim yang tidak bisa diperkirakan Bupati Minsel mengingatkan para Camat untuk memperhatikan dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam di Kabupaten Minahasa Selatan.

"Terus galakkan bersih-bersih lingkungan untuk masyarakat. Revolusi mental pun saya ingatkan untuk tetap dipegang, agar kita tetap berintegritas pada pekerjaan kita. Penyerapan anggaran agar bisa dimaksimalkan lagi," kata orang nomor satu di Kabupaten Minsel.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Franky Wongkar meminta untuk selalu bekerja sama dalam semangat gotong royong, saling menghargai dan saling hormat menghormati.

Tak lupa pula Bupati Franky Donny Wongkar, SH bersama keluarga dan Wakil Bupati Pendeta Petra Yani Rembang, MTh bersama keluarga menyampaikan ucapan selamat menyambut Natal Yesus Kristus 25 Desember 2021 dan selamat menyongsong Tahun Baru 1 Januari 2022, untuk seluruh masyarakat Minahasa Selatan. Tuhan Yesus selalu memberkati kita semua.

(Adv/Tamura)

Manado, SulutNews.com -- Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) VIII Brigjen TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya, S.E., CFrA. memimpin serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Tim Intelijen (Dantim Intel) Lantamal VIII, bertempat di Pendopo Mako Lantamal VIII, Jalan Yos Sudarso No.1 Kairagi Weru, Paal Dua, Manado, pada Rabu (24/11/2021).

Acara serah terima jabatan Dantim Intel Lantamal VIII diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan, penanggalan dan penyematan tanda pangkat dan jabatan serta penandatanganan Pakta Integritas bagi pejabat baru.

Jabatan Dantim Intel Lantamal VIII yang sebelumnya dijabat Letkol Laut (E) Rudy Sokabla, S.T., M.Tr. Opsla diserahterimakan kepada Mayor Laut (P) Mochamad Zaki Hartawan M.Tr. Opsla. Setelah selama setahun menjabat sebagai Dantim Intel Lantamal VIII Letkol Laut (E) Rudy Sokabla S.T., M.Tr. Opsla selanjutya akan melanjutkan tugas sebagai Paban Pamgal Guspurla Koarmada II, sementara itu Mayor Laut (P) Mochamad Zaki Hartawan M.Tr. Opsla merupakan perwira lulusan AAL Angkatan-49 Tahun 2003 yang baru saja menyelesaikan Pendidikan Regular Seskoal Angkatan-LIX Tahun 2021.

Usai pelaksanaan acara Sertijab, Danlantamal VIII memberikan cinderamata kepada pejabat lama, yang dirangkai dalam acara ramah tamah bertempat di Gedung Yos Sudarso.

Pada kesempatan tersebut Danlantamal VIII menyampaikan bahwa serah terima jabatan pada hakekatnya adalah proses regenerasi sebagai bentuk manajemen organisasi dan pembinaan personel dalam pemenuhan kebutuhan organisasi untuk mencapai kinerja organisasi yang optimal.

Danlantamal VIII juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian Letkol Laut (E) Rudy Sokabla S.T., M.Tr. Opsla selama menjabat sebagai Dantim Intel Lantamal VIII dan berharap dapat lebih sukses di penugasan yang baru.

Ucapan selamat juga disampaikan Danlantamal VIII kepada Mayor Laut (P) Mochamad Zaki Hartawan M.Tr. Opsla sebagai Dantim Intel Lantamal VIII yang baru. Turut hadir pada kegiatan tersebut diantaranya Wadan Lantamal VIII Kolonel Laut (P) May Frangky Pasuna Sihombing CHMRP, Para Asisten Danlantamal VIII, Dansatrol Lantamal VIII, Kepala Dinas dan Kepala Satuan Kerja jajaran Lantamal VIII.

(***/Tamura)

Manado, SulutNews.com -- TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII Manado menggelar Rapat Internal Komite Perbatasan Indonesia-Philipina di Ruang Serbaguna Mako Lantamal VIII, Jalan Yos Sudarso No.1 Kairagi Weru, Paal Dua, Manado, pada Selasa (23/11/2021).

Danlantamal Vlll Brigjen TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya, S.E., CFrA selaku Wakil Ketua Indonesia-Philipina Border Commite (ID-PHBC) dalam sambutannya yang dibacakan Wadanlantamal VIII Kolonel Laut (P) May Franky Pasuna Sihombing CHMRP antara lain mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan untuk membahas dan mencari solusi bersama tentang keberadaan pos lintas batas yang sampai saat ini belum dapat difungsikan dengan mestinya.

Lebih lanjut Danlantamal VIII menyampaikan bahwa pengelolaan perbatasan bukanlah tugas yang mudah. Hal ini dikarenakan Kedua bangsa memiliki kawasan perbatasan laut yang luas dan memiliki permasalahan internal sendiri yang perlu diselesaikan. “Namun kita percaya bahwa tidak ada permasalahan yang tidak dapat diselesaikan apabila kita bekerja sama dengan tujuan yang sama.

Dalam rapat tersebut juga dibacakan review hasil rapat ID-PHBC Internal 2021 dilanjutkan dengan dialog serta diskusi secara virtual dengan Direktur Hukum dan Perjanjian Kewilayahan Kemenlu RI dan Kadiv Imigrasi Provinsi Sulut.

Hadir pada kegiatan tersebut Asintel, Asops dan Aspotmar Danlantamal VIII, Asintel dan Asops Danguskamla Koarmada II, Asops Danlantamal XIII, Kasiops Korem 131/Stg, Kabidops Bakamla Zona Maritim Tengah, Kepala BPPD Provinsi Sulut, Kepala Karantina Pelabuhan Manado, Kakanwil Bea Cukai Provinsi Sulut serta Perwakilan Pemerintah Kabupaten Talaud dan Kabupaten Sangihe.

(***/Tamura)

Minsel, SulutNews.com -- Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar SH menghadiri pertemuan tahunan Bank Indonesia (BI) Tahun 2021.

Acara digelar di Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut), Jalan 17 Agustus, Manado, Rabu (24/11/2021). Kegiatan ini mengusung tema 'Bangkit dan Optimis: Sinergi dan Inovasi Untuk Pemulihan Ekonomi.'

Acara dihadiri secara virtual oleh Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo serta sejumlah Menteri.

Di kegiatan ini, Bupati Minsel mendengarkan langsung arahan dari Presiden Jokowi dan penyampaian dari Gubernur Bank Indonesia tentang arah strategis kebijakan Bank Indonesia.

Gubernur Bank Indonesia juga mengupas prospek perekonomian dan arah kebijakan BI pada Tahun 2022.

(***/Tamura)

Bitung, SulutNews.com -- Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sulawesi Utara kembali merangkul masyarakat dan pelajar untuk melakukan vaksinasi di Bitung Timur guna mendorong percepatan vaksinasi nasional dalam program satu juta vaksin kontra Covid-19, pada Sabtu (20/11/2021).

Dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut Binda Sulut mengerahkan tim taktis medical Intelligence yang bergerak mobile menargetkan sasaran vaksinasi sebanyak 2000 target yang terdiri atas pelajar dan masyarakat yang dilaksanakan secara door to door dengan mengedepankan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Kepada awak media Kabinda Sulut, Laksma TNI Adriansyah, SE,. menyampaikan target percepatan vaksinasi di Kota Bitung.

"Kegiatan vaksinasi yang kita laksanakan di sejumlah lokasi di Kota Bitung merupakan program satu juta vaksin dari Badan Intelijen Negara yang dilaksanakan secara serentak di 34 provinsi di Indonesia," ucap Kabinda Sulut.

Lanjutnya, "Hari ini kami dari Badan Intelijen Daerah Sulawesi Utara melaksanakan kegiatan vaksinasi untuk masyarakat dan pelajar di sejumlah lokasi di Kota Bitung dimana dalam vaksinasi tersebut lokasi yang disasar salah satunya yaitu masyarakat di Kelurahan Bitung Timur dengan total target capaian sebanyak 2000 dosis vaksin," jelasnya.

Adriansyah juga menghimbau agar masyarakat ambil bagian dalam setiap kegiatan vaksinasi yang di gelar di daerah masing masing.

"Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat dan pelajar yang belum melaksanakan vaksinasi agar segera melaksanakan vaksinasi, karena vaksinasi itu aman dan akan meningkatkan imunitas tubuh kita," ajak Kabinda Sulut.

Tim taktis medical Intelligence BIN Daerah Sulut bersinergi dengan Pemkot Bitung, Dinas Kesehatan dan Puskesmas di beberapa kecamatan serta TNI dan Polri.

(***/Tamura)

Boltim, SulutNews.com -- Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sulawesi Utara kembali merangkul masyarakat dan pelajar untuk melakukan vaksinasi di Desa Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur untuk mendorong percepatan vaksinasi nasional dalam program satu juta vaksin kontra Covid-19, pada Sabtu (20/11/2021).

Kepada awak media Kabinda Sulut, Laksma TNI Adriansyah, SE,. menyampaikan target percepatan vaksinasi di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

"Kegiatan vaksinasi yang kita laksanakan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, merupakan program satu juta vaksin dari Badan Intelijen Negara yang dilaksanakan secara serentak di 34 provinsi di Indonesia," ucap Kabinda Sulut.

Lanjutnya, "Hari ini kami dari Badan Intelijen Daerah Sulawesi Utara melaksanakan kegiatan vaksinasi untuk masyarakat dan pelajar di sejumlah lokasi di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dimana dalam vaksinasi tersebut lokasi yang disasar salah satunya yaitu masyarakat di desa Modayag, Kecamatan Modayag dengan total target capaian sebanyak 500 dosis vaksin," jelasnya.

Adriansyah juga menghimbau agar masyarakat ambil bagian dalam setiap kegiatan vaksinasi yang di gelar di daerah masing masing.

"Kami menghimbau Kepada seluruh masyarakat dan pelajar yang belum melaksanakan vaksinasi agar segera melaksanakan vaksinasi, karena vaksinasi itu aman dan akan meningkatkan imunitas tubuh kita," ajak Kabinda Sulut.

Dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut Binda Sulut mengerahkan tim taktis medical Intelligence yang bergerak mobile menargetkan sasaran vaksinasi sebanyak 500 target yang terdiri atas pelajar dan masyarakat yang dilaksanakan secara door to door dengan mengedepankan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Tim taktis medical Intelligence BIN Daerah Sulut bersinergi dengan Pemkab Boltim, Dinas Kesehatan dan Puskesmas di beberapa kecamatan serta TNI dan Polri.

(***/Tamura)

Minsel, SulutNews.com -- Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sulawesi Utara (Sulut) kembali merangkul masyarakat dan pelajar untuk melakukan vaksinasi di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Vaksinasi ini untuk mendorong percepatan vaksinasi nasional dalam program satu juta vaksin kontra Covid-19, pada Sabtu (20/11/2021).

Dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut Binda Sulut mengerahkan tim taktis medical Intelligence yang bergerak mobile menargetkan sasaran vaksinasi sebanyak 2200 target yang terdiri atas pelajar dan masyarakat yang dilaksanakan secara 'door to door' dengan mengedepankan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Kepada awak media Kabinda Sulut, Laksma TNI Adriansyah, SE, menyampaikan target percepatan vaksinasi di Kabupaten Minahasa Selatan.

"Kegiatan vaksinasi yang kita laksanakan di Tumpaan Raya dan Amurang Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, merupakan program satu juta vaksin dari Badan Intelijen Negara yang dilaksanakan secara serentak di 34 Provinsi di Indonesia," ucap Kabinda Sulut.

"Hari ini kami dari Badan Intelijen Daerah Sulawesi Utara melaksanakan kegiatan vaksinasi untuk masyarakat dan pelajar di sejumlah lokasi di Kabupaten Minahasa Selatan. Dimana dalam vaksinasi tersebut ada tiga lokasi yang disasar yaitu masyarakat di wilayah Kecamatan Tumpaan dan Kecamatan Amurang Barat serta vaksinasi pelajar di SMK Negeri 1 Tumpaan dengan total target capaian 2200 dosis vaksin," jelasnya.

Adriansyah juga menghimbau agar masyarakat ambil bagian dalam setiap kegiatan vaksinasi yang di gelar di daerah masing masing,

"Kami menghimbau Kepada seluruh masyarakat dan pelajar yang belum melaksanakan vaksinasi agar segera melaksanakan vaksinasi, karena vaksinasi itu aman dan akan meningkatkan imunitas tubuh kita," ajak Kabinda Sulut.

Pelaksanaan vaksinasi masih terus berlanjut, bergerak bersama Dinkes Minsel, Puskesmas di beberapa kecamatan serta dukungan yang solid dari TNI dan Polri.

(***/Tamura)

Minsel, SulutNews.com -- Sejumlah nelayan di sekitar Pantai Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara (Sulut), mengeluhkan adanya pembuangan limbah pabrik PT. Sakura Mas Sinar Pratama ke lautan.

Pembuangan limbah ini, telah menyebabkan lautan tercemar dan nelayan makin sulit mendapatkan ikan di dekat pantai.

Adanya pencemaran laut tersebut disampaikan tokoh masyarakat Tumpaan Jimmy Tumiwa saat dijumpai wartawan pada Kamis (18/11/2021).

"Dulunya itu perusahaan ikan, kalau limbahnya dibuang ke laut akan banyak ikan di pantai Tumpaan. Tapi kalau perusahaan ini, limbahnya membuat semua ikan pada menjauh dari pesisir pantai dan menyebabkan nelayan sulit mencari ikan," ungkap Tumiwa.

"Sekarang nelayan Tumpaan harus pergi agak jauh ke tengah laut untuk mencari ikan," katanya.

Ia meminta ada peran aktif dari pemerintah Kabupaten Minsel melalui sejumlah dinas terkait untuk bisa mencegah pencemaran di pantai Tumpaan.

Untuk diketahui, pemakaian organisme laut sebagai indikator pencemaran didasarkan pada kenyataan bahwa alam atau lingkungan yang tidak tercemar akan ditandai oleh kondisi biologi yang seimbang dan mengandung kehidupan yang beranekaragam. Salah satu organisme yang sering dijadikan sebagai indikator pencemaran adalah ikan.

(Tamura)

Minsel, SulutNews.com -- Terus memberikan perhatian yang terbaik dan selalu berdoa telah menjadi sumber kekuatan bagi seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dalam merawat buah hatinya yang mengalami lumpuh layu sejak berumur 3 tahun.

Namanya Lusye Tombokan (53) warga Desa Paslaten Satu, salah satu desa di Kecamatan Tatapaan Kabupaten Minsel.

Saat dijumpai wartawan SulutNews.com beberapa waktu lalu, ia terlihat tegar merawat anaknya Mater (15).

Mater terlihat hanya bisa duduk ataupun berbaring dengan tangan yang terikat dengan kain di lantai yang beralaskan tikar plastik.

"Awalnya, dia (Mater) lahir normal. Tapi tiba-tiba ketika berumur 3 tahun dia menderita sakit seperti ini. Nanti di usia 5 tahun kami lihat sakit yang dideritanya semakin parah," ungkap Lusye.

Ia menambahkan, beruntung anaknya sudah mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah dengan menerima Kartu Indonesia Sehat (KIS) pemerintah pusat.

Di tengah pergumulan, bantuan pemerintah yang diterima keluarga mereka berhenti sejak 3 tahun lalu. Kondisi ini seakan menambah beban keluarga yang harus rutin mengambil obat kronis untuk anak mereka itu.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Minsel, melalui Kabid Rehabilitasi Sosial Stelma Tumbel saat dijumpai wartawan berjanji akan membantu keluarga ini.

"Nanti kami akan mencoba bantu. Kirimkan saja foto dan KK, nanti kami akan coba mengusulkan ke Balai untuk dilihat seperti apa bantuan yang dapat diberikan," ujar Tumbel.

"Saat ini kan ada perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) semoga keluarga ini bisa terbantukan," katanya.

(Tamura)