Sumatera Selatan

Sumatera Selatan (1)

Palembang, Sulutnews.com - Sebanyak 130 anggota Peradi dilantik dan diambil sumpah, bertempat di Hotel Aston Palembang. Selasa, 19/1/2020. Acara pelantikan dihadiri langsung  pejabat Peradi Pusat dan Pengurus DPC Peradi  Kota Palembang yang saat ini di bawah komando Hj Nurmalah SH MH dan Sekretaris DPC Peradi Kota Palembang MR. Soki SH MH.

Hj Nurmalah SH MH yang saat ini juga sudah dipercaya DPN Peradi Pusat sebagai  Wakil Sekjen DPN Peradi Pusat  juga Managing kantor Hukum Hj.Nurmalah SH.MH yang berkantor  di Ruko Citra Grand London c 15 mengatakan," Pelantikan dan  Penyumpahan Advokad Peradi sebanyak 130 peserta, dengan demikian jumlah anggota Peradi Sumsel sebanyak 1.438 anggota termasuk

anggota baru ini. Ini setelah dikurangi ada juga anggota yang meninggal dunia dan lain-lain,” kata wanita yang memiliki seabrek aktivitas ini.

Dia bersyukur di tengah saat ini yang marak bermunculan organisasi advokad, Peradi tetap menunjukkan kualitas diri dengan penerapan berbagai aturan yang sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

”Di tengah situasi banyaknya organisasi advokat, Peradi tetap The Best. Banyak yang ingin masuk tapi kita punya standar tersendiri di antaranya harus ada keterangan magang, sarjana hukum, harus pendidikan dulu baru ikut tes dan pengangkatan advokad benar-benar ikuti prosedur dan standar UU Advokat No 18 Tahun 2003.

Selain itu, usia ijazah sarjana hukumnya minimal 2 tahun, kurang satu hari pun tidak bisa ikut ujian kita. Selain itu, usia minimal 25 tahun baru bisa di￾lantik,” tambah advokat perempuan Sumsel yang saat ini tengah menempuh Pendidikan S3 di Kota Semarang dan baru saja meresmikan Kantor Advokad Hj Nurmalah SH MH di Ruko Citra Grand London c 15  kota Semarang.

Saat dimintai keterangan media melalui selular Rabu, 20/1/2021 Hj. Nurmalah SH. MH menyampaikan,"  Dengan adanya pelantikan sebanyak 130 orang Advokat Peradi ini, menunjukan peradi masih yang terbaik dan provesi Advokat masih menjadi pilihan.  Semoga mereka yang dilantik amanah Dalam menjalankan profesi tentunya tetap harus patuh pada kode etik dan UU Advokat no.18 th 2003," pungkas beliau.(/Dyah)