Josh Tinungki

Josh Tinungki

MANADO, Sulutnews.com - Penerapan sistim birokrasi yang mengedepankan pada pelayanan publik menjadikan sekretariat DPRD Sulut jadi perhatian DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng). Terbukti pada Kamis (27/9/2022) siang Pimpinan DPRD Sulteng mengunjungi sekretariat DPRD Sulut dalam kaitan Study Bandaing. Pada giat tersebut rombongan DPRD Sulteng diterima Kepala Bagian Persidangan Jerry Hamonsina mewakili Sekwan.

" Kunjungan kerja DPRD Sulteng di kantor DPRD Sulut adalah untuk melihat seperti apa proses administrasi surat menyurat, Ruang Pimpinan DPRD, juga Ruangan kerja Anggota serta Ruangan rapat paripurna," jelas Humansina.

Usai menerima kungker Humansina kepada wartawan menyatakan apresiasi atas pengakuan DPRD Suluteng yang menyatakan jika penerapan administrssi di Sekretariat DPRD Sulut patut dijadikan contoh." Ini menunjukan jika staf sekwan mampu mengimplementasikan dengan baik apa yang menjadi tugas dan tanggungjawab sebagaimana petunjuk Pimpinan," kata Hunansina sambil menambahkan jika DPRD Sulteng bakal melakukan kunjungan lanjutan bersama Pimpinan dan Anggota DPRD dengan melibatkan beberapa komisi.

Hadir pada kunjungan tersebut Pimpinan DPRD Sulteng yaitu Muharram Nurdin bersama sejumlah Anggota DPRD serta staf sekertariat DPRD Sulteng.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.com - Kehadiran Ir Sandra Moniaga, M.Si sebagai Sekertariat DPRD Sulut mendapat dukungan penuh Sekretaris Komisi I DPRD Sulut Henry Walukow, SE saat rapat dengar pendapat yang digelar Selasa (25/9/2022) politisi Partai Demokrat ini menyampaikan selamat bertugas di Sekretariat DPRD Sulut

“Secara pribadi saya menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas kepada ibu Sekwan yang baru.berharap dapat melaksanakan tugas dan tsnggungjawab dengan baik. ”ujar Walukow saat RDP dengan sekretariat DPRD.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sulut ini juga mempertayakan soal kebijakan anggaran Bimtek yang penyerapannya tsudah seratus persen padahal tidak semua fraksi memanfaatkannya ” Fraksi Demokrat sudah dalam persiapan untuk mengikuti bimtek pada tanggal 10 dan 12 November, namun informasi yang saya terima untuk anggaran bimtek ini sudah tidak ada lagi. Informasi ini tidak resmi saya terima, nanti saya mohon diklarifikasi. Secara pribadi dan fraksi kami penyerapannya termasuk yang paling minim kalau toh sudah habis terserap ini berarti tidak proporsional lagi penyerapan anggaran dalam hal bimtek dan perjalanan dinas,” tagasnya.

Sekertaris Komisi I ini berharap sejumlah program kegiatan yang sudah ditetapkan di DPRD Sulut kiranya perlu dilakukan efaluasi, mana ya g perlu ditingkatkan." Penting ada evaliasi sehingga progrsm kegiatan yang keberpihakan bagi kepentingan masyarakat saya kira itu yang perlu terus ditingkatkan," ungkap Walukow.(josh tinungki)

Peserta Diminta Komitmen Waktu. Sangsi Didiskwalifikasi Menanti

MANADO, Sulutnews.com - Pelaksanaan Grand Prix lomba Paduan Suara dan Masamper PKB GMIM yang akan digelar Jumat 29 dan 30 Otober 2022 dijemaat GMIM Kolam Bethesda Tikala Wilayah Manado Timur, bakal menerapkan ketentuan disiplin waktu terkait jam kehadiran terlebi khusus untuk waktu naik panggung. Terkait hal ini, Ketua Harian Panitia Pnt Braien Waleleng menegaskan, wajib ditaati oleh semua tim peserta lomba wajib mentaati kesepakatan waktu naik panggung.

" Kami melihat pentingnya peserta lomba untuk datang tepat waktu, agar pelaksanaan lomba dapat berjalan dengan baik dan sesuai kesepakatan yang dibicarakan saat temu teknis," kata Pnt Waleleng.

Dijelaskan juga bahwa jika waktu yang sudah ditetapkan diberikan dispensasi 20 menit tetapi peserta yang harusnya naik panggung terlambat maka akan langsung didiskwalifikasi," Ketentuan ini adalah h

MANADO, Sulutnews.com - Ketua Bapemperda DPRD Sulut Careiq Naikel Runtu (CNR) mengatakan tidak lama lagi masyarakat Sulawesi Utara bakal menikmati jaminan sosial terhadap resiko kecelakaan yang diakibatkan oleh pekerjaan. Menurutnya upaya untuk merealisasikan jaminan bagi masyarakat Sulut ini dilakukan oleh Dewan Provinsi melalui Pansus yang saat ini sementara merampungkan Ranperda Jaminan Sosial Ketenaga kerjaan bagi pekerja rentan.

" Saat ini penyususnan Ranperda sudah pada tahap penyampaian Fraksi- fraksi yakni F-PDIP, F- Golkar, F- Nasdem, F- Demokrat dan F- Nyiur Melambai sudah setuju agar Ranperda dapat disampaikan lewat forum rapat paripurna," jelas CNR usai menggelar rapat pembahasan Selasa (25/9/2022) siang.

CNR juga menjelaskan tahapan Ranperda Jamsos Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di Sulut, tinggal melewati satu tahapan kagi yakni fasilitasi Kementrian dalam negri (Kemendagri) unruk mendapatkan persetujuan."Kami akan menggelar pertemuan dengan kemendagri dan dijadwalkan Selasa pekan depan tim pansus DPRD akan diterima Direktur produk hukum daerah Kemendagri Pak Marbun." ungkap CNR.

Ditargetkan Januari tahun 2023 masyarakat pekerja di Sulawesi Utara sudah bisa melaksanakan Perda Jamsos Ketenagakerjaan sebagaimana kewenangan Provinsi maupun Kabupaten dan Kota." Berharap upaya DPRD Sulut menerbitkan Perda Jamsos ketenagakerjaan akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Sulawesi Utara," pungkas politisi mida partai Golkar Sulut ini.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.com — Anggota Badan Anggaran DPRD Sulut Amir Liputo SH, mengatakan ada beberapa catatan penting yang perlu dilakukan sebagaimana hasil konsultasi dengan Menteri Dalam Negeri terkait Ranperda APBD Perubahan tahun 2022. Menurutnya meski Rnperda dan Rancangan Pergub teekait APBD Perubahan tahun 2022 telah disetujui tanpa ada catatan oleh kemendagri, namun untuk penganggaran jenis pajak daerah dan retribusi daerah kedepan pemprov harus melakukan langkah strategis dalam mengoptimalkan pencapaian target.

“Pemprov Sulut harus memperhatikan saran dari Kemendagri dengan melakukan langkah strategis sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan untuk penetapan target retribusi daerah dalam rangka optimalisasi pencapaian target,” kata Liputo saat rapat Banggar dengan TAPD terkait tanggapan penjelasan dan hasil evaluasi Menteri Dalam Negeri terhadap ranperda dan ranpergub Sulut terkait APBD Perubahan 2022

Wakil Ketua Komisi III DPRD Sulut ini juga menegaskan Retribusi dan Pajak Daerah harus menjadi perhatian sehingga untuk target pendapatan dapat dicapai dengan tidak mengabaikan pelayanan terhadap masyarakat.
“Kedepan target retribusi dan pajak daerah harus menjadi perhatian agar target yang ditetapkan bisa tercapai," tegas Liputo sambil berharap kewajiban mendukung program legislasi dalam rangka pencapaian target pendapatan.dapat juga dilakukan secara bersama antara DPRD dan Pemerintah.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.com - Untuk melakukan monitoring atas kerja SKPD yang menjadi mitra kerja, Selasa (25/9/2022) Komosi I bidang Hukim dan Pemerintahan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan sekretariat DPRD,. Pada RDP yang dipimpin langsung Ketua Komisi Raski Mokodompit didampingi Sekretaris Hendry Walukow dan Anggota Melky Jakhin Pangemanan, Herol Kaawoan juga Hilman Idrus itu, diawali dengan penegasan Ketua Komisi yang mengingatkan Sekwan agar dapat memperhatikan soal anggaran perjalanan dinas, anggaran untuk Sosialisasi perda (Sosper) dan Sosialisazi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) serta anggaran untuk sosialisasi lewat media.

“Ketersediaan anggaran untuk pelaksanaan tugas Pimpinan dan Anggota DPRD harus dilaksanakan yakni tiga hal yang sudah saya sebutkan tadi dan ini harus diperhatikan oleh ibu Sekwan yang baru,”tegas Mokodompit.

Juga disampaikan Sekretaris Komisi Hendry Walukow yang menyampaikan selamat datang kepada Sekwan yang baru meski ada mekanisme yang terlangkahi, sambil mempertanyakan anggaran Bimtek juga Anggota komisi Melky Jakhin Pangemanan yang mengingatkan Sekwan agar dapat memperhatikan ASN dan staff yang telah bekerja maksimal.

Terkait sejumlah pertanyaan yang disampaikan oleh Pimpinan dan anggota Komosi I, Sekwan Sandra Moniaga menyatakan akan bekerja maksimal serta mengharapkan bimbingan dan dukungan dari Komisi I.
“Tentu kami akan lanjutkan dan tingkatkan kerja-kerja mantan ibu Sekwan serta mohon kiranya bimbingan dan dukungan dari komisi I,”kata Sekwan.

Pada RDP tersebut, Sekwan Sandra Moniaga didampingi langsung kabag Umum, John Paerunan, kabag persidangan, Jerry Chistofel, kabag Keuangan, Steven Purukan serta sejumlah Kepala sub bagian dan staf pendampaing.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.com -  Meski telah dilantik dan telah diserahterimakan, namun proses dan mekanisme penetapan Sandra Moniaga sebagai Sekertaris DPRD dipertanyakan. Saat gelar Rapat Dengar Pendapat bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Selasa (25/9/2022), Ketua Komisi I DPRD Sulut Raski Mokodompit sempat mempertanyakan proses pelantikan sekretaris DPRD.

Proses yang dilakukan terkait penetapan  sekretaris DPRD, apakah bisa dijelaskan, karena kami merasa tidak berjalan sebagaimana mestinya.” tanya Mokodompit

Terkait hal ini, Kepala BKD Sulut Clay Dondokambey menjelaskan bahwa mekanisme sudah dilewati sebagaimana mestinya dimana Gubernur mengusulkan tiga nama ke DPRD dan atas persetujuan Pimpinan dewan setelah konsultasi dengan pimpinan fraksi maka proses pelantikan bisa dilaksanakan “Semua proses dan mekanisme penetapan Sekwan sebagaimana laporan sudah dilakukan sesuai mekanisme," jelas Dondokambey sambil menambahkan pelantikan sekwan dilaksanakan pada Jumat 14 Oktober 2022 setelah sebelumnya tanggal 9 Okfober, kami sudah menyurat ke DPRD dan menyampaikan dalam waktu dekat akan ada pelantikan dan esoknya atas informasi dari sekwan lama sudah dirapatkan oleh pimpinan dewan, makanya dilakukan pelantikan sekwan,”tambah Dondokambey.


Meski tidak akan merubah keputusan yang sudah diambil, atas pertanyaan yang disampaikan tersebut menunjukan ada proses mekanisme yang hilang atas penetapan nama yang diusulkan Gubernur.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.com - Hasil Musyawarah VIII Majelis Pemuda Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila dalam agenda pemilihan pimpinan MPW Sulut berhasil menetapkan Braien Waworuntu sebagai ketua terpilih masa bakti 2022 - 2027. Pada rapat pemilihan yang dipimpin ketua sidang Ahmad Ridwan sebelumnya dalam sidang pleno mengumumkan bakal calon yang akan maju dalam pemilihan ketua. Dari hasil penjaringan, Braien Waworuntu merupakan satu - satunya nama yang siap bertarung dalam pemilihan Ketua Pemuda Pancasila Sulut.

Dengan demikian atas persetujuan seluruh peserta sidang pleno memutuskan untuk dilakukan pemilihan secara aklamasi sekaligus menetapkan nama Braien Waworuntu sebagai ketua MPW Pemuda Pancasila Sulut periode lima tahun kedepan.

"Dengan ini menetapkan saudara Braien Waworuntu sebagai Ketua MPW Pemuda Pancasila terpilih Provinsi Sulawesi Utara masa bakti 2022-2027 dalam musyawarah wilayah Pemuda Pancasila Sulawesi Utara tahun 2022," ucap Ahmad Ridwan membacakan keputusan.

Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Braien Waworuntu diberi kesempatan untuk menyampaikan program dan visi misi yang akan dilaksanakan kedepan.Dihadapan peserta sidang Braien menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Pemuda Pancasila Sulawesi Utara yang berintegritas mandiri dan progresif dengan misi konsolidasi organisasi yang menyeluruh dan terukur dalam Pemuda Pancasila Sulut.

" Kami akan terus memperkokoh tali silaturahmi dari pengurus ranting hingga pengurus wilayah, serta penguatan sumber daya manusia Pemuda Pancasila dengan pendidikan pelatihan yang berjenjang dan mendorong kemandirian kader dengan pelatihan kewirausahaan, distribusi, potensi dalam segala sektor wirausaha, " pungkasnya.

Pengurus inti MPW Pemuda Pancasila Sulut Periode 2022 - 2027: Ketua: Braien Waworuntu Sekretaris: Arthur Datunsolang danBendahara: Hiskia Sembel.(josh tinungki)

Gledy Kawatu : Bangga Bisa Bekerja Bersama Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut

MANADO, Sulutnews.com -Sekretariat DPRD Sulawesi Utara Senin (24/9/2022) siang menggelar acara pisah sambut Sekretaris DPRD dari Glady Nova Linda Kawatu kepada Sandra Moniaga. Pada giat yang digelar di ruang rapat paripurna tersebut diawali dengan ibadah yang dipimpin Gembala Teddy Batasina, dimana dalam pesan firman Tuhan berdasar pada  2 Timotius 2:1-7, Batasina menyampaikan betapa pentingnya membangun relasi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan tanggungjawab ketika mendapat kepercayaan menjadi seorang Pemimpin yang dipilih harus loyal dan mampu membangun kemitraan. Dan yang terpenting adalah menempatkan Tuhan sebagai fokus utama dalam setiap pelaksanaan tugas dan tanggungjawab," kata Batasina.

“Pokok utama adalah menempatkan Tuhan dalam setiap pelaksanaan tuhas dan tanggungjawab pekerjaan sehingga dari apa yang dikerjakan akan terpancar sinar yang menghidupkan dan bukan mematikan,” kata Batasina.

Saat menyampaikan sambutannya Glady Kawatu yang saat ini dipercayakan menjadi Sekertaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh Pimpinan dan Anggota DPRD yang selama kurang lebih tiga tahun mengabdi telah banyak mendukung setiap pelaksanaan tugasnya.“Saya bangga, bisa bekerja dan menjadi bagian dari keluarga besar sekertariat  DPRD. Saya bangga bisa bekerja bersama Pimpinan dan Anggota DPRD yang duduk di sini dan saya berharap, sebagaimana teman-teman jurnalis mendukung saya, begitupun dengan Sekretaris DPRD yang baru ibu Sandra Moniaga,kiranya juga mendapstkan dukungan yang sama dalam setiap pelaksanaan tugasnya sebagai sekwan,” ungkap Kawatu.

Pada kesempatan tersebut, dua legislator, Julius Jems Tuuk dan Fabian Kaloh menyampaikan pesan dan kesan mereka bagi Glady Kawatu yang mengatakan Gledy Kawatu cerdas dan penuh inovasi dalam menjalan tugasnya. “Kami banyak mengkritik, karena kami tahu ibu Sekwan memiliki kemampuan, bukan untuk mencari sebuah kesalahan tetapi adalah bentuk motifasi karena Ibu Sekwan bakal mendapatkan sesuatu yang lebih dari apa yang dipercayakan saat ini," kata Tuuk dan juga Kaloh.

Sementara itu Ketua DPRD Fransiskus Andi Silangen menyampaikan terima kasih atas dedikasi Glady Kawatu atas tugas dan pengabdiannya selama berada  di lembaga perwakilan rakyat DPRD Sulut menjalankan tugas sebagai birokrat dibawa otoritas Gubernur harus menempatkan sesuai kemampuan dan ini telah ditunjukan oleh Sekwan yang lama ketika melaksanakan tugasnya di Sekretariat DPRD Sulut." Pergantian jabatan soal biasa, segala sesuatu dijalankan berdasarkan aturan, yang membuat perubahan dari sentuhan hati seorang perempuan yang selalu peduli dengan keindahan sebab dalam kehidupan segala sesuatu tidak ada yang kebetulan tetapi semua itu sesuai rencana tuhan," kata Silangen sambil mengingatkan kepada Sekwan yang baru bahwa tugas di DPRD ada dinamika tersendiri bukan lingkup birokrasi tetapi berhadapan dengan para politisi, sehingga diharapka  Sekwan yang baru bisa menyesuaikan." Kemampuan ibu sekwan yang baru sudah tidak bisa diragukan lagi," pungkasnya. (josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.Com - Pelaksanaan Grand Prix Lomba Paduan Suara dan Masamper PKB GMIM siap digelar. Giat yang akan dimulai Sabtu 28 dan 29 Oktober 2022 bertempat di Jemaat Kolam Bethesda Tikala Wilayah Manado Timur tersebut merupakan kompetisi khusus para juwara kelompok Paduan Suara dan Masamper hasil lomba HUT PKB Sinode GMIM 2022 dan bakal menjadi penentuan kelompok Paduan Suara dan Group Masamper mana yang paling terbaik.

"Pelaksanaan Grand Prix bertujuan untuk membangun persaudaraan antar Anggota Pria Kaum Bapa GMIM, lewat puji- pujian kepada Tuhan Yesus Kristus yang kita imani sebaga kepala gereja dan Tuhan dunia, sehingga juarah hanyalah sebuah penghargaan tetapi yang utama adalah bagaimana puji-pujian disampaikan untuk menyenangkan hati Tuhan," kata Pnt Richard Sualang Ketua Panitia melalui Braien Waleleng Ketua panitia pelaksana.

Grand Prix yang merupakan program PKB Sinode GMIM yang harus terhenti dan tidak lagi digelar akibat pandemi akan menampilkan 10 peserta terbaik Kategori Big Choir, Midel Choir dan Small Choir serta 10 group masamperseri A1, A dan B." Akan ada 40 peserta dan mereka wajib mendaftar untuk kepastian ikut serta pada lomba Grand Prix, " kata Waleleng.

Demi suksesnya acara yang pelaksanaannya diawali dengan ibadah dan dimulai secara resmi pada pukul 13:00 Witta tersebut setiap peserta wajib mengikuti Ketentuan Umum peserta dibatasi 40 peserta Big, Midel dan Small dipertandingkan tanpa menggunakan kategori tanpa melihat jumlah atau seri. Setiap peserta lomba wajib memasukan kredensi, wajib vaksin dan memakai masker dilokasi lomba, wajib memasukan partitur lagu, melaksanakan lelang suara, pengumuman hasil lomba ajan disampaikan saat lomba selesai dilaksanakan kecuali 5 peserta terbaik hasil motoling akan dirembuk oleh tim Jury, Pakaian bebas rapi bukan Jas atau kaos, peserta yang berbau minuman alkohol tidak diperkenankan naik panggung, Bagi peserta yang terlambat langsung didiskwalifikasi," Ketentuan umum ini telah disepakati saat pelaksanaan temu teknis," jelas Waleleng. Sambil menambahkan dalam Ketentuan khusus Bobot penilaian 60 persen lagu wajib dan 40 persen lagu bebas, peserta wajib membayar royalti lagu sebesar Rp 200.000 (Dua Ratus Ribu Rupiah). (josh tinungki)