Josh Tinungki

Josh Tinungki

Wenny Lumentut Terus Promosikan Pariwisata Kota Tomohon Hingga ke Luar Negeri

TOMOHON , Sulutnews.com - Upaya Pemerintah Kota Tomohon melalui Wakil Walikota Wenny Lumentut untuk terus mempromosikan pariwisata mendapatkan respon positif dari sejumlah pengusaha yang ada di Singapura. Terbukti pada Kamis (8/9/2022) Duta besar Indonesia untuk Singapura Suryopratomo datang bersama pengusaha Singapura melihat langsung potensi pariwisata yang dimiliki Kota Bunga Tomohon.

" Kami sungguh berbahagia dan merespon baik apa yang disampaikan Pak Wakil Walikota Tomohon saat berkunjung ke singapur yang terus mempromosikan pariwisata dan kedatangan kami bersama para pengusaha untuk melihat langsung objek wisata yang ada," ungkap Suryopratomo.

Selain merespon promosi pariwisata di Kota Tomohon, Diaspora Indonesia di Singapura juga melakukan Goes bersama mantan Kapolda Sulut Royke Lumowa dan menyerahkan bantuan kepada beberapa yayasan yang dipusatkan di Terung Kabasaran Kota Tomohon."Diaspora Indonesia yang ada di Singapura punya kepedulian yang sangat tinggi. Ini dari semua teman-teman Diaspora Indonesia di Singapura ini bagian dari bentuk cinta kasih kami Diaspora. Semoga bermanfaat untuk warga di Tomohon. Meski jumlahnya tak besar, tapi ini bentuk Cinta Kasih kami buat membantu yang di Tomohon,” ungkap Dubes..

Diketahui, yayasan yang mendapat bantuan sebesar Rp 100 juta yakni Panti Asuhan Melania, Panti asuhan sayap kasih, Panti asuhan Nasareth, Panti Asuhan Dorkas, Panti Asuhan Santa Ana, Biara Bruder 7 kedukaan, Panti asuhan Mefiboset Talete.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.com -Wakil Ketua Komisi III DORD Sulut Stela Runtuwene mengatakan, keberadaan sungai Ranoyapo yang berada di Minahasa Selatan kondisinya kini kian memprihatinkan, ini disebabkan terjadi pengikisan tanah sehingga sungai mulai melebar dan mengancam pemukiman waega bahkan jembatan yang menjadi penghubung jalan trans sulawesi. Menurutnya jika kondisi tersebut dibiarkan dikuatirkan bakal kembali menyebabkan putusnya jembatan yang melewati jembatan yang berada diwilayah Kecamatan Ranoyapo tersebut

"Kami mendesak pemerintah dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum yang bertanggungjawab atàs pekerjaan segera membangun tanggul disepanjang pinggiran sungai, sebab kondisinua saat ini sangat mengkhawatirkan," tegas Runtuwene

Juga politisi Partai Nasdem yang tidak pernah berhenti memperjuangkan kepentigan masyarakat lewat lembaga DPRD Sulut ini mengatakan, ada pengalaman putusnya jembatan yang lama dilokasi yang sama adalah akibat terjadinya pengikisan tanah sehingga diharapkan pembangunan tanggul sangat mendesak untuk dilakukan."Harus dibuatkan tanggul dari Lopana sampai Rumoong Bawah, sehingga itu juga menjadi pengaman untuk permukiman warga yang ada tiga desa sekitar bantaran sungaii," ungkap politisi asal daerah pemilihan Minsel - Mitra ini.

Untuk mempercepat pembangunan tanggul, kami akan mengusulkan agar anggaran dapat teralokasi dalam APBD tahun 2023 depan."Jika PU tidak sanggup merealisasikan aspirasi masyarakat ini, kami menyarankan agar kewenangan dapat dilimpahkan ke balai sungai," tutup Runtuwene.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.com - Gagasan untuk menjadikan Kota Tomohon terus maju dan berkembang agar masyarakat dapat menikmati berbagai kemudahan dalam berbagai bidang terus dilakukan, seperti upaya Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut yang bakal menghadirkan restoran dan waralaba ternama J.CO Donuts yang menyediakan donat lesat, kopi, dan yogurt beku. Perusahaan yang didirikan dan dimiliki oleh Johnny Andrean Group sejak tahun 2005 ini segera hadir dan siap memanjakan warga kota Tomohon.

" Kehadiran restoran dan waralaba J.CO bakal semakin memberi warna bagi kemajuan kuliner yang ada di Kota Tomohon, dan diharapkan dapat menjawab keinginan masyarakat untuk menikmati kelezatan Donat, Kopi dan Yogurt beku yang selama ini hanya bisa didapat di Kota.Manado," kata Lumentut.

Juga Politisi yang memiliki latar belakang pengusaha ini mengatakan untuk J.CO Donuts di Kota Tomohon bakal spesial karena mendapatkan referensi langsung dari Pemilik Jhonny Andrean." Pemerintah Kota Tomohon tidak akan pernah berhenti membangun dan menghadirkan berbagai inovasi sehingga wajah kota Tomohon semakin hari akan semakin berkembang, terutama dibidang kuliner serta hiburan," kata Lumentut.

Sebagaimana diketahui J.CO Donuts adalah waralaba yang telah memiliki cabang diseluruh Indonesia bahkan dibeberapa negara Asia, dimana penyajian model dengan mengutamakan rasa yang sangat enak, sehingha sangat disukai mulai dari anak kecil bahkan orang dewasa.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.com - Ditunjuk menjadi Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sulut pembahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Induk Pembangunan Kepariwistaan tahun 2022-2025 dijadikan momentum untuk mempeejuanfkan Empat Objek Wisata yang ada di Kabupaten Talaud masuk dalam Ranperda pengembangan Kepariwisataan.

" Empat objek wisata dikabupaten talaud memiliki keunikan untuk dikembangkan sehingga saya melihat ini perlu dimasukan dalam rencana induk Perda Pariwisata Sulut," kata Tjanggulung.

Politisi Partai Nasdem ini juga berharapa dengan masuknya Emoat objek wisata di Kabupaten Talaud dapat menunjang kemajuan pembangunan di Provinsi Sulawesi Utara khususnya di Kabupaten Talaud. "Kami berharap dengan adanya Perda ini nantinya dapat meningkatkan pertumbuhan serta pengembangan sektor pariwisata di
provinsi Sulawesi Utara tahun 2022-2025, termasuk empat objek wisata di Nusa Utara," ungkap Tjanggulung.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Alexander Wattimena menjelaskan bahwa pihaknya akan menunjang pembangunan infrastruktur di sekitar lokasi objek wisata.
"Saling menunjang tentunya. Yakni jalan yang berada di antara ruas jalan nasional dan jalan kabupaten, tentu menjadi kewajiban provinsi," terang Wattimena.

Empat objek wisata yang masuk dalam Ranperda yakni Pantai Melonguane, Pulau Sara, Manee di Kakorotan dan Tanjung Jokowi di Miangas menjadi prioritas untuk dikembangkan.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.com - Luar biasa itu mungkin kalimat yang patut disampaikan bagi personil Fraksi Demokrat DPRD Sulut diantaranya Wakil Ketua DPRD Sulut Bily Lombok, Ketua Fraksi Demokrat Hendry Walukow dan Anggota Fraksi Demokrat Ivan Kristo Lumentut meskipun diguyur hujan deras namun tetap setia bersama ratusan mahasiswa yang berorasi menuntut DPRD Sulut dapat memfasilitasi aspirasi mereka yang menolak kenaikan Harga BBM.

" Kami minta DPRD Sulut mau mendengar keluhan bahkan derita rakyat yang saat ini menjerit akibat kebijakan Pemerintah yang menaikan harga BBM, dampaknya sangat dirasakan," teriak mahasiswa dari GMNI dan PMII yang menggelar orasi Selasa (6/9/2022) dihalaman kantor DPRD Sulit.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan Mahasiswa, Wakil Ketua DPRD Sulut Billy Lombok menegaskan, DPRD tetap berkomitmen meneruskan apa yang menjadi aspirasi kepada Pemerintah." Khusus penyampaian aspirasi kepada Pemerintah Pusat kami akan berupaya melibatkan kelompok mahasiswa yang menyampaikan aspirasi yang sudah ditandatangani melalui zoom, agar bisa menyaksikan komitmen DPRD dalam meneruskan aspirasi," ungkap Lombok

Juga kata Ketua Fraksi Demokrat Henry Walukow dan personil Fraksi Ivan Kristo Lumentut yang sepakat dengan tuntutan mahasiswa menolak kenaikan harga BBM." Partai Demokrst turut merasakan jeritan hatu rakyat serta siap bersama rakyat memperjuangkan penolakan kenaikan harga BBM keoada Pemerintah Pusat," tegas Walukow dan Lumentut

Untuk diketahui sejak pagi hingga sore DPRD Sulut tiga kali berturut turut menerima gelombang demo yang menolak kenaikan harga BBM, demo pertama dari kelompok Partai Buruh sejahtra dan pekerja yang diterima Ketua Fraksi Demokrat Hendry Walukouw, Melky Jakhin Pangemanan, Braien Waworuntu, Ivan Kristo Lumentut. Gelombang Demo kedua dari kelompok.mahasiswa GMNI yang diterima oleh Wakil Ketua Billy Lombok, Victor Mailangkay, Ketua Fraksi Demokrat Hendry Walukow, Anggota Fraksi Nasdem Braien Waworuntu, Anggota Fraksi Demokrat Ivan Kristo Lumentut dan Ketua Fraksi Nyiur Melambai Ayub Ali Albugis dan gelombang aksi ke tiga yakni dari kelompok Mahasiswa GMNI dan PMII diterima okeh Wakil Ketua Billy Lombok, dan Victor Mailangkay, Ketua Fraksi Demokrat Hendry Walukouw dan Anggota Kristo Ivan Lumentut.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.com - Luar biasa itu mungkin kalimat yang patut disampaikan bagi personil Fraksi Demokrat DPRD Sulut diantaranya Wakil Ketua DPRD Sulut Bily Lombok, Ketua Fraksi Demokrat Hendry Walukow dan Anggota Fraksi Demokrat Ivan Kristo Lumentut meskipun diguyur hujan deras namun tetap setia bersama ratusan mahasiswa yang berorasi menuntut DPRD Sulut dapat memfasilitasi aspirasi mereka yang menolak kenaikan Harga BBM.

" Kami minta DPRD Sulut mau mendengar keluhan bahkan derita rakyat yang saat ini menjerit akibat kebijakan Pemerintah yang menaikan harga BBM, dampaknya sangat dirasakan," teriak mahasiswa dari GMNI dan PMII yang menggelar orasi Selasa (6/9/2022) dihalaman kantor DPRD Sulit.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan Mahasiswa, Wakil Ketua DPRD Sulut Billy Lombok menegaskan, DPRD tetap berkomitmen meneruskan apa yang menjadi aspirasi kepada Pemerintah." Khusus penyampaian aspirasi kepada Pemerintah Pusat kami akan berupaya melibatkan kelompok mahasiswa yang menyampaikan aspirasi yang sudah ditandatangani melalui zoom, agar bisa menyaksikan komitmen DPRD dalam meneruskan aspirasi," ungkap Lombok

Juga kata Ketua Fraksi Demokrat Henry Walukow dan personil Fraksi Ivan Kristo Lumentut yang sepakat dengan tuntutan mahasiswa menolak kenaikan harga BBM." Partai Demokrst turut merasakan jeritan hatu rakyat serta siap bersama rakyat memperjuangkan penolakan kenaikan harga BBM keoada Pemerintah Pusat," tegas Walukow dan Lumentut

Untuk diketahui sejak pagi hingga sore DPRD Sulut tiga kali berturut turut menerima gelombang demo yang menolak kenaikan harga BBM, demo pertama dari kelompok Partai Buruh sejahtra dan pekerja yang diterima Ketua Fraksi Demokrat Hendry Walukouw, Melky Jakhin Pangemanan, Braien Waworuntu, Ivan Kristo Lumentut. Gelombang Demo kedua dari kelompok.mahasiswa GMNI yang diterima oleh Wakil Ketua Billy Lombok, Victor Mailangkay, Ketua Fraksi Demokrat Hendry Walukow, Anggota Fraksi Nasdem Braien Waworuntu, Anggota Fraksi Demokrat Ivan Kristo Lumentut dan Ketua Fraksi Nyiur Melambai Ayub Ali Albugis dan gelombang aksi ke tiga yakni dari kelompok Mahasiswa GMNI dan PMII diterima okeh Wakil Ketua Billy Lombok, dan Victor Mailangkay, Ketua Fraksi Demokrat Hendry Walukouw dan Anggota Kristo Ivan Lumentut.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.com - Menyikapi suara masyarakat Sulawesi Utara yang terus melakukan penolakan terhadap kenaikan harga BBM, Anggota Komisi I DPRD Sulut Braien Waworuntu menyampaikan dukungannya atas aspirasi yang disampaikan masyarakat. Dihadapan puluhan masa yang menamakan diri perwakilan Buruh politisi Partai Nasdem Sulut ini dengan tegas menyatakan siap bersama masyarakat berjuang menolak kenaikan BBM.

" Saya pribadi siap berjuang bersama- sama dengan rakyat berjuang menolak kenaikan BBM," tegas Waworuntu.

Juga Wakil Ketua Komisi I DPRD Sulit ini.mengatakan, sebagai wakil rakyat tentu adalah wajib hukumnya memperjuangkan apa yyang menjadi aspirasi rakyat." Kebijakan pemerintah pusat menaikan harga BBM telah melewati berbagai kajian, namun juga perlu melihat kesulitan rakyat yang saat ini sementara berjuang dari keterpurukan akibat pandemi covid 19," kata Wwoworuntu.

Sebagaimana aspirasi yang disampaikan, buruh menuntut kaji ulang kenaikan harga BBM, menuntuk kenaikan Upah Minimum Provinsi dan Undang- undang Unibuslow. (josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.com - Komisi I DPRD Sulut saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) mempertanyakan mekanisme seleksi calon Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Sulawesi Utara yang saat ini sudah pada tahapan penetapan tanggal pelaksanaan. Kepada Dinas Kominfo Ketua Komisi I Rasky Mokodompit mengatakan harusnya ada koordinasi yang dilakukan oleh Dinas Kominfo itu penting dan wajib dilakukan karena sebagaimana aturan perundang-undangan DPRD wajip melakukan Fit and Propertest,

" Paling tidak DPRD dikomunikasikan terkait proses seleksi calon, terutama terkait tanggal pelaksanaan kita perlu menyesuaikan waktu mengingat DPR juga ada banyak agenda penting yang sementara dilaksanakan," tegas Rasky.

Senada dikatakan Sekertaris Komisi Hendry Walukouw yang menegaskan peran DPRD dalam kaitan seleksi KIP, sebagaimana UU no 14 tahun 2016 kedudukan DPRD sangat penting, sehingga Dinas Kominfo juga wajib mengkoordinasikan dengan DPRD dalam setiap tahapan seleksi calon KIP." Kita adalah mitra kerja dan sebagai mitra kita perlu membangun hubungan yang baik dalam semua tugas yang menjadi kewenangan masing-masing," ungkap Walukow.

Dalam kaitan apa yang disampaikan Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Sulut,Kepala Bidang Kominfo Christian Iroth SSTP menjelaskan, jika pihaknya dalam seleksi anggota KIP ini adalah sebagai Kepala Sekretariat, sementara semua agenda tahapan diputuskan oleh tim seleksi." Keputusan tahapan seleksi calon KIP dilakukan oleh Tim Seleksi, kami pihak sekertariat hanya menjalankan," jelas Iroth.

Hadir pada RDP yang dilaksanakan Senin (5/9/2022) siang tersebut Anggota Komisi I DPRD Sulut Melky Jakhin Pangemanan yang juga mengingatkan Kominfo untuk bagaimana menjadi mitra kerja Komisi sebagaimana regulasi, karena dari semua OPD mitra kerja Komisi I, Dinas Kominfo kurang mampu meyakinkan terutama dalam hal menjadi eksekutor pelaksanaan program kerja OD- SK." Kalau kami beri nilai capaian kerja OPD mitra kerja Komisi I dari nilai 1 sampai 10, Dinas Kominfo berada di peringkat 4 kinerja buruk," kata MJP yang selalu kritis dan konsisten bicara lantang untuk kepwntingan rakyat.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.com - Ketua Bapemperda DPRD Sulut Careiq Naikel Runtu, SIP (CNR) meminta pihak Eksekutif serius mendukung pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang sementara dilakukan oleh Pansus. Hal ini disampaikan CNR dalam menyikapi ada Ranperda Usulan Gubernur yang ternyata tidak didukung dengan anggaran oleh OPD terkait.

" Kami meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serius mendukung DPRD melalui Pansus dalam membahas Ranperda, apalagi Ranperda usulan Gubernur yang sangat bermanfaat untuk kepentingan masyarakat," tegas CNR.

Politisi muda Partai Golkar ini, juga mengatakan saat ini Tim Bapemperda DPRD Sulut sementara berupaya menyelesaikan seluruh rancangan Ranperda yang sudah masuk, tapi masih terkendala soal anggaran." Jika anggaran yang dibutuhkan tidak ada, maka kami hanya akan memprioritaskan Ranperda yang telah siap," kata CNR.

Sementara itu terkait tidak tersediannya anggaran atas Ranperda yang menjadi usulan Gubernur, Dinas yang bertanggungjawab atas proses Ranperda saat dikonfirmasih melalui Kepala Dinas mengatakan sedang diupayakan." Info masih on proses," jawab Kadis singkat.

Untuk diketahui, Tim Bapemperda DPRD Sulut terdiri dari Careiq Naikel Runtu,(Ketua) Melky Jakhin Pangemanan (Wakil Ketua) Fabian Kaloh, Yuzra Alhabsy, Priscila Cindy Wurangian dan Agustin Kambey (Anggota) sedang menuntaskan 12 Buah Ranperda yang ditargetkan tahun 2022 Lima Ranperda Inisiatif DPRD tuntas dibahas dan ditetapkan.(josh tinungki)

MANADO, Sulutnews.Com - Menanggapi kenaikan BBM yang diumumkan bukan oleh Presiden Ir Joko Widodo. Partai Demokrat Sulawesi Utara bersuara lantang menolak kebijakan yang dianggap memberatkan masyarakat tersebut. Alasan partai besutan SBY dan Ventje Rumangkang ini, menyayangkan sikap Pemerintah yang justru menaikan harga BBM disaat masyarakat sedang susah pasca pandemi Covid 19.

" Langkah menaikan BBM ditengah kondisi rakyat sedang susah adalah sesuatu yang sangat disayangkan. Sebaiknya tunda proyek ambisius, utamakan perekonomian rakyat ‘tegas Hendry Walukow Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sulut.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Sulut ini mengganggap masih banyak solusi yang bisa ditempuh pemerintah.dalam mengatasi krisis ekomomi misalnya lewat proyek IKN, serta proyek dengan porsi anggaran jumbo lainnya,." Pendapatan rakyat sangat menurun dan tidak meningkat akibat inflasi, harusnya pemerintah peka dengan persoalan masyarakat," tambah Walukow.

Dengan diberlakukannya kenaikan harga BBM, segenap personil Fraksi Demokrat DPRD Sulut masing-masing Billy Lombok (Wkl. Ketua DPRD), Ivan Lumentut, Ronal Sampel (Anggota Fraksi) sepakat memilih untuk menjadi corong rakyat sepakat tolak kenaikan BBM karena rakyat sedang susah."Kami tidak memiliki hutang politik dengan rakyat dan kami memilih untuk menjadi corong masyarakat karena Partai Demokrat berkoalisi dengan rakyat." Tutur mereka sambil berharap ini menjadi pembelajaran bagi rakyat kedepan dapat memilih pemimpin yang selalu mengutamakan kesejahtraan bagi seluruh rakyat Indonesia bukan kepada kelompok tertentu.(josh tinungki)