Josh Tinungki

Josh Tinungki

 

Manado, Sulutnews. Com -- Dalam upaya koordinasi dampak virus Korona (Covid-19) terhadap pengelolaan sektor Pariwisata, Komisi IV DPRD Sulut, Rabu (11/03/2020), menggelar kunjungan kerja di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. 

Terkait kunjungan kerja tersebut, Melky Jakhin Pangemanan (MJP), Anggota Komisi IV mengatakan Pemerintah Provinsi segera mengeluarkan edaran atau Instruksi Gubernur tentang peningkatan kewaspadaan terhadap resiko penularan Virus Corona."Pemerintah Provinsi segera menerbitkan seruan lewar Instruksi Gubernur, untuk memerintahkan seluruh jajaran SKPD melakukan kegiatan sosialisasi terkait resiko penularan Virus Corona di Sulawesi Utara," kata Pangemanan.

Politisi PSI ini juga mengatakan DPRD lewat Komisi IV mendorong Pemerintah Provinsi untuk mengikuti langkah pemerintah pusat dengan mewajibkan seluruh SKPD melaksanakan aktifitas kedinasan ataupun pertemuan-pertemuan hanya di dalam daerah.

" Perlu ada langkah strategi untuk meminimalisir dampak negatif akibat pemberitaan virus Korona, sehingga dampak yang ditimbulkan terutama bagi sektor tenaga kerja lokal juga terhadap segmen UMKM tidak semakin terpuruk," jelas MJP. 

Ditambahkan politisi yang selalu peduli dengan kepentingan rakyat ini, komisi IV DPRD Provinsi Sulut akan mendorong Pemerintah Provinsi untuk mengeluarkan regulasi yang bisa segera diberlakukan guna merespon kebijakan pemerintah pusat yang menerapkan nol pajak bagi hotel dan restoran.

"Investasi harus mendapatkan jaminan dari pemerintah karena mereka memiliki kontribusi dalam bentuk retribusi di sektor pariwisata untuk meningkatkan pendapatan daerah," pungkas MJP. (josh tinungki)

Manado, Sulutnews. Com -Beredarnya vidio asusila terhadap siswa di salah satu SMK di Bolmong mendapatkan reaksi dari Anggota DPRD Sulut Richard Sualang. Menurutnya ini adalah kasus kedua yang melibatkan siswa dan instansi teknis segera mengambil tindakan dengan memanggil pihak sekolah untuk memberikan petunjuk perlu disikapi jika sudah ada peristiwa pelecehan, pihak terkait harus segera melakukan pembinaan atas perilaku bagi para pelaku, jika sangsi mengambil tindakan lebih dari pembinaan misalnya menjatuhkan hukuman badan itu bisa berdampak kurang baik bagi perkembangan anak itu sendiri, apalagi para pelaku ataupun korban itu sendiri.

Pihak sekolah berkewajiban melakukan pembinaan bagi siswa yang terlibat perilaku menyimpang.

"Selaku pribadi sangat prihatin dengan penyebaran vidio pelecehan tersebut, dan hal ini perlu mendapat perhatian instansi teknis dengan memanggil pihak sekolah untuk diberikan satu petunjuk agar memperketat pengawasan." kata Sualang. 

Politisi muda PDIP ini juga mengatakan munculnya kasus tersebut karena pihak sekolah kurang memberikan edukasi terkait pengaruh media sosial, yang banyak menyajikan konten yang berbau pornografi."Proteksi berupa edukasi atas pengaruh medsos dalam kurikulum juga diperlukan, sehingga siswa bisa memahami dan tidak melakukan tindakan melanggar hukum," tegas Sualang. 

Munculnya tindakan melanggar hukum yang melibatkan siswa adalah akibat pengawasan dari pihak sekolah yang perlu ditingkatkan. Dan DPRD Sulut mendorong agar instansi teknis dapat lebih memperhatikan persoalan yang bisa melibatkan siswa pada tindakan kriminal.(josh tinungki) 

 

 

Manado, Sulutnews. Com - Ketua Komisi II DPRD Sulut Cindy Wurangian menyayangkan ketidak hadiran Dinas Perkebunan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau hearing, yang dilaksanakan Senin (09/03/2020) yang telah dijadwalkan. Menurutnya gelar RDP adalah tindak lanjut dari surat Gubernur dan hal ini justru tidak direspon oleh Kepala Dinas. 

“Kami mengundang resmi, dan ditandatangani oleh ketua DPRD. Bahkan, rapat hearing ini menindaklanjuti surat Gubernur untuk memperjuangkan kelancaran arus perdagangan barang perkebunan dan pertanian, namun sangat disayangkan hingga rapat selesai dinas perkebunan tak hadir bahjan tak ada kabar,”kata Wurangian.

Sementara dalam hearing dengan Dinas Pertanian serta Balai Karantina tersebut dibicarakan soal peran pemerintah dalam hal pengaturan lalu lintas barang produksi Pertanian dan Peternakan pasca kerhasama pemerintah Indonesia Philipina." Hal yang dibicarakan sangat penting apalagi itu juga bagian dari tanggungjawab dinas perkebunan dan juga mendukung program OD-SK," tegas Wurangian. 

Sementara pada RDP tersebut hadir Dinas Pertanian, Balai Karantina dan Dinas Peternakan. (josh tinungki)

Manado, Sulutnews. Com - Komisi IV DPRD Sulut melihat persoalan tenaga kerja asing di PT. Conch North Sulawesi Cement, terkait hal ini Senin (9/3/2020) Komisi yang membidangi Kesra DRD Sulut ini memanggil Rapat Dengar Pendapat (RDP) perusahaan yang bermarkas di Bolaang Mongondouw terseb. 

Pada RDP yang dipimpin Ketua Komisi IV Brian Woworuntu tersebut terungkap adanya perbedaan jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) serta adanya pelanggaran terhadap aturan terkait penempatan tenaga kerja asing dalam struktur perusahaan penghasil semen tersebut."DPRD tidak mencari - mencari kesalahan, tetapi adalah dalam tujuan memberikan kenyamanan bagi tenaga kerja yang dipekerjakan di perusahaan yang berinvestasi di wilayah Sulut."Kata Wakil Ketua DPRD Sulut Billy Lombok. 

Koordinator Komisi IV DPRD Sulut ini juga mengatakan terkait struktur perlu penjelasan dari PT Conch sehingga anggapan tenaga kerja Indonesia menjadi kelas dua tidak terjadi." Aturan sudah jelas mengatur terkait TKA di Indonesia," Kata Lombok

Senada dikatakan Wakil Ketua Komisi IV Careiq Naikel Runtu yang menegaskan Komisi IV DPRD Sulut tidak beemasuk mempersulit investor tetapi unruk mencari solusi terbaik agar investasi disulut lebih memberi kontribusi bagi masyarakat Sulut, maka perlu menaati peraturan yang ada. "Soal TKA PT Conch ada sesuatu yang diduga disembunyikan karena tidak terbuka, apalagi terkait struktur yang dilaporkan," tegas CNR. 

Terkait hal ini pihak PT Conch mengakui jika terkait data jumlah Tenaga Kerja Asing terjadi kesalahan, sehingga pihaknya berjanji akan melakukan perbaikan agar tidak lagi bermasalah. 

Melihat persoalan tersebut sangat me desak Komisi IV menerbitkan rekomendasi Pada RDP tersebut juga hadir Pimpinan PT Conch, Kepala Dinas Tenaga Kerja Ernie Tumundo, Kadis Lingkungan Hidup Marly Gu Malang. (josh tinungki)  

Manado, Sulutnews. Com - Hanya untuk menghadiri undangan kegiatan Pasar Malam, Empat Anggota DPRD Sulut nekat terbang menuju Perancis. Meski ditengah ancaman virus Corona (covid-19) yang tengah melanda dunia saat ini, namun 3 wakil dari Fraksi Partai Nasdem dan 1 dari Fraksi PDI Perjuangan tetap nekad terbang dengan menggunakan dana rakyat.

"Gelar kunjungan Anggota DPRD Sulut ke Prancis untuk memenuhi undangan dan itu akan berlangsung selama 7 hari," jelas Sekertaris DPRD Sulut melalui Kabag Persidangan Ronny Geruh. 

Asosiasi Budaya dan persahabatan nirlaba pasar malam, yang mengundang, adalah organisasi yang giat melakukan promosi pariwisata disejumlah negara termasuk Indonesia," Undangan disampaikan lewat Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang meneruskan ke DPRD Sulut," ungkap Geruh

Berdasarkan informasih, Anggota DPRD ternyata tidak hanya akan menggelar kunjungan ke Paris Prancis tetapi juga ke sejumlah negara tujuan seperti New Zealand, Eropa dan Ladvia, dan dibagi Empat kloter, jadi dipastikan hampir semua Anggota Dewan akan menggelar kunjungan ke Luar Negri meskipun ditengah ancaman virus Corona.(josh tinungki) 

DPRD Kabupaten Sangihe Juara Umum

Manado, Sulutnews. Com - Pelaksanaan kegiatan Legislative SulutGo Expo ke 8 ditutup pelaksanaanya. Berlangsung selama 4 hari di pusat perbelanjaan Manado Town Square (Mantos) sukses digelar. 

Mengawali acara penutupan Direktur Legislatif SulutGo Expo 2020 Janny Kopali saat menyampaikan sambutannya mengatakan jika pada pelaksanaan tahun 2020 ada peningkatan kualitas baik untuk stand." Panitia sangat berterima kasih atas partisipasi dari semua peserta yang mengambil bagian pada pelaksanaan kegiatan," kata Kopalit. 

Legislatif SulutGo Expo ke 8 tahun 2020 sangat positif karena bisa mengetahui dari dekat struktur dan tugas - tugas serta berbagai foto hasil study banding yang menghasilkan karya positif untuk memerjuangkan aspirasi rakyat." Kami sampaikan ini supaya masyarakat bisa mengetahui seerti apa gambaran kegiatan dari wakil rakyat kita, ini jadi tunjuan kegiatan," urai Kopalit. 

Selain pameran, juga dilaksanakan talk show untuk dewan terkait fungsi tugas.juga Talk Show terkait pilkada danTalk show penyusunan APBD juga dilaksanakan Kuliah umum serta digelar berbagai Lomba seperti Catur, Pidato politik Fahion Show. 

Pada pelaksanaan Legislative SulutGo Expo ke 8 tahun 2020 diikuti peserta DPR RI, DPRD Kota Manado, DPRD Kota Kotamobagu, DPRD Kota Bitung, DPRD Kabupaten Minahasa, DPRD Kabupaten Mitra, DPRD Kabupaten Minut, DPRD Kabupaten Bolmong, DPRD Kabupaten Boltim, DPRD Kabupaten Bolmut, DPRD Kabupaten Sangihe, DPRD Kabupaten Sitaro, DPRD Kabupaten Talaud. Dan dari Provinsi Gorontalo diikuti oleh DPRD Provinsi Gorontalo, DPRD Kabupaten Gorontalo, DPRD Kabupatrn Boalemo. DPRD Kabupaten, Bone Bolango dan DPRD Kota Gorontalo. (josh tinungki) 

 

 

 

 

Manado, Sulutnews. Com - Pelaksanaan kegiatan Legislative Sulawesi Utara - Gorontalo (SulutGo) Expo 2020 yang di Atrium Manado Town Square (Mantos) Manado, sukses. 

Pada kegiatan yang berlangsung selama Empat hari mulai Selasa 3-6 Maret 2020 tersebut mendapat antusias baik dari peserta ataupun masyarakat Sulawesi Utara. 

Terkait kegiatan yang bertemakan “Energi Baru Harapan Baru”, Ketua Panitia Pelaksanaan Yanny Kopalit mengatakan Tujuan legislatif expo ini untuk menggambarkan semangat dan kinerja kerja para legislator baru dalam mengemban amanah rakyat, sehingga memberikan harapan baru guna mensejahterakan rakyat. "Diharapkan, event ini menjadi wadah sosialisasi bagi kalangan legislatif terhadap berbagai program dan kegiatan masing-masing daerah." kata Kopalit. 

Juga kata dia untuk pelaksanaan legislatif SulutGo exspo tahun 2020 ini memiliki kelebihan serta menampilkan warna berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya dimana lebih menghadirkan kegiatan yang sifatnya bermanfaat bagi pelaksanaan tupoksi Anggota legislatif." Legislatif SulutGo Expo 2020 lebih banyak melibatkan kegiatan positif dimana pengunjung dapat mengenal DPR RI lebih dekat melalui games interaktif yang dikemas menyenangkan," jelas Kopalit. 

Pada pelaksanaan Legislatif SulutGo Expo 2020 juga dihadiri oleh DPRD Kabupaten Bualemo, dan DPRD Kabupaten Gorontalo. (josh Tinungki) 

 

 

Manado, Sulutnews. Com Dalam upaya membantu meringankan beban korban banjir bandang di Desa Batulintik Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sulut telah menyerahkan bantuan bagi warga korban bencana. Sebagaimana informasih yang disampaikan Ketua Fraksi PDIP DPRD Sulut Rocky Wowor, bantuan diterima langsung sangadi (sebutan jabatan Hukum Tua-red) Batulintik Manto Tangahu.

"Penyaluran bantuan guna membantu meringankan beban warga yang terkena bencana," kata Wowor. 

Juga kata Wakil Bendahara DPD PDIP Sulut ini, Kegiatan peduli bencana juga akan dilakukan ke seluruh desa yang terkena bencana banjir. "Penyaluran bantuan akan diblakukan keseluruhan desa yang terkena bencana banjir," tegas Wowor. 

Bantuan yang disalurkan berupa makanan ringan siap saji Supermi, dan Biskuit serta minuman kemasan berupa aqua. (josh tinungki) 

 

 

Manado, Sulutnews. Com - Merebaknya Virus Corona (Covid 19) menyebabkan stok masker pelindung dikota Manado menjadi langkah. Terkait kondisi ini sejumlah Anggota DPRD Sulut bereaksi. Ketua Komisi II DPRD Sulut Cindy Wurangian misalnya langsung mengingatkan pedagang untuk tidak menimbun serta memainkan harga masker, hal ini dikatakan Wurangian karena saat ini masyarakat sangat membutuhkan masker sebagai alat pelindung guna mengantisipasi penyebaran virus yang saat ini sudah masuk wilayah Indonesia, termasuk Sulut. 

"Kebutuhan masker bagi masyarakat saat ini meningkat dan ini perlu perhatian khusus, sesuai arahan Presiden untuk menelusuri serta menindak oknum-oknum yang memanfaatkan kondisi ini untuk mencari keuntungan sepihak secara berlebihan," tegas srikandi Golkar ini.

Juga politisi Golkar ini mengatakan, Komisi II DPRD Sulut siap memberika suport kepada dinas terkait termasuk pejualan bahan pokok dan personal higiene products kesehatan di Apotik, Supermarket atau Minimarket juga toko-toko harus diregulasikan untuk tidak melakukan pembatasan, namun dengan cara yang wajar."Penjualan masker harus dengan harga normal, namun perlu diatur agar tidak terjadi penimbunan oleh satu pihak yang justru kembali dijual dengan harga tinggi yang justru menimbulkan gejolak," kata Wurangian. 

Senada dikatakan Anggota Komisi IV DPRD Sulut Melky Jakhin Pangemanan (MJP) yang mengingatkan penjualan masker tidak dimainkan, seperti menaikan harga. Menurutnya perlu dilakukan pengawasan dari pihak terkait termasuk membuat edaran agar tidak menaikan harga penjualan produk kesehatan (masker-red)."Jika didapati perlu diberikan sangsi yang bisa membuat efek jerah," tegas MJP. 

Pasca penyebaran virus Corona, masker pelindung kesehatan tiba-tiba menghilang dari pasaran kalaupun ada dijual dengan harga tinggi yang sengaja dilakukan pedagang. (josh tinungki) 

Manado, Sulutnews. Com - Sikap tanggap bencana dengan menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), terkait bencana banjir bandang yang terjadi baru baru ini di Wilayah Kabupaten Bolaang Mongondouw dilakukan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sulut Rocky Wowor.

Legislator daerah pemilihan Bolaang Mongondouw ini kepada wartawan mengatakan, telah melakukan koordinasi dengan BPBD dan Dinas Sosial, guna melakukan kerja sosial membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir. 

“Sudah ada koordinasi dan pihak Badan bersama Dinsos sudah mengerahkan sumber daya untuk melakukan tugas penanggulangan dilokasi kejadian,” ungkap Wowor. Politisi muda yang selalu peduli dengan persoalan rakyat ini juga telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat, agar segala kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat .

“Pemkab Bolmong lewat Bupati juga sudah langsung berkomunikasi dengan Pak Gubernur guna melakukan langkah penanggulangan bencana dan ini telah Ditindaklanjuti dengan mengirimkan petugas penanggulangan bencana dilokasi bencana ,”jelas Wowor

Sebagaimana diketahui, Selasa (3/3/2020) kemarin sejumlah desa di Kecamatan Sangtombolang Kabupaten Bolmong diterjang banjir bandang akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut.(josh tinungki)