Indri Rambi

Indri Rambi

Mitra,Sulutnews.com - Langkah tegas Polres Minahasa Tenggara (Mitra) dalam menindak pertambangan tanpa ijin (PETI) dibuktikan dengan penertiban di lokasi kebun Raya Megawati Soekarno Putri di Kecamatan Ratatotok, (7/11/2022).

Dipimpin langsung Kapolres Minahasa Tenggara AKBP Feri R. Sitorus, S.I.K., M.H.,  diikuti oleh PJU dan personel Polres serta Polsek Ratatotok berhasil menertibkan lokasi yang di jadikan PETI dengan temuan aktifitas pertambangan .

" jadi kami langsung mengamankan barang bukti berupa genset,alkon, sekop, linggis, terpal dan material tanah dikarung dan BB tersebut langsung diamankan di Mako Polres Mitra," terang Kapolres.

Kapolres juga menghimbau  kepada masyarakat sekitar Kebun Raya untuk tidak melakukan kegiatan pertambangan di dalam Kebun Raya

 

Dinas Pendidikan (Disdik),Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), mendapatkan pendampingan dalam melaksanakan perencanaan yang berbasis data dari Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara(Sulut),di ruang rapat kantor Disdik Mitra.Kamis (18/11/2022).

Menurut Firman Nadeak yang merupakan tim PBD BPMP Provinsi Sulut,Karena telah dilakukan Asesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dari tahun 2021 dan 2022.maka saat ini perlu untuk melaksanakan pendampingan untuk penyusunan perencanaan berbasis data melalui Hasil ANBK berupa rapor Pendidikan tiap satuan pendidikan dan rapor pendidikan Kabupaten Minahasa Tenggara yang merupakan akumulasi dari Rapor Pendidikan Satuan Pendidikan.

 

Lanjut firman,Ada 5 indikator yang perlu diperhatikan yaitu:

1.Kemampuan Literasi

2.Kemampuan Numerasi

3.Karakter Siswa

4.Kebhinekaan

5.Iklim keamanan sekolah.

 

“Saya berharap peserta yang menerima pelatihan dapat berkolaborasi dengan tim PBD, sehingga ketika menyusun anggaran untuk tahun depan,sesuai dengan kondisi sekolah yang ada.” ucap Firman.

 

Sementara itu kepala Dinas pendidikan Mitra melalui sekretaris Felda Tombokan mengatakan,rencana anggaran sekolah tahun 2023 harus berdasarkan rekomendasi yang ada pada raport pendidikan.

 

Karena raport pendidikan hasil dari pelaksanaan ANBK, sehingga dari situ akan di lihat apa kekurangan di sekolah yang harus di intervensi dengan kegiatan yang bersumber dari dana BOS.

 

“Jika dana BOS tidak memungkinkan, maka sekolah wajib mengusulkan ke dinas pendidikan untuk di intervensi dengan APBD.” pungkas Tombokan

Mitra,Sulutnews.com - Dalam rangka Tim percepatan akses keuangan daerah tindaklanjut kordinasi Pemkab Minahasa Tenggara (Mitra) untuk adanya Tindakan nyata pada masyarakat yang dikembangkan Program Bupati James Sumendap yaitu pemberian akses kredit kepada pedagang

Hal tersebut disampaikan Humas OJK Sulut Malut Moren Monigir. Dijelaskannya kegiatan ini mengajak Bank SulutGo untuk pengecekan SLIK untuk dapat mengajukan permohonan kredit.”Ini program OJK yaitu kredit pembiayaan lawan renternir,

 

agar tidak terjerat dengan renternir,”ucapnya yang didampingi Pimpinan BSG Ratahan Jumat (18/11/2022) kemarin di Plaza Ratahan

Sementara itu Wakil Bupati Jesaya Joke Legi pada kesempatan tersebut dihadapan pedagang yang melakukan pengecekan SLIK mengatakan bahwa kegiatan OJK merupakan upaya dalam melakukan tindakan nyata yang sudah diprogramkan Bupati James Sumendap.

 

“Ini harus segera dimanfaatkan oleh warga masyarakat Mitra yang memiliki usaha,”katanya.

 

Dirinya berharap peluang yang ada saat ini harus dimanfaatkan untuk bisa meningkatkan bahkan memperluas Usaha Kecil Menengah.

 

“Saya harap masyarakat manfaatkan Program KUR (Kredit Usaha Rakyat) untuk memajukan usaha dari para pedagang, karena program KUR dimaksudkan untuk memperkuat kemampuan permodalan usaha dalam rangka pelaksanaan kebijakan percepatan pengembangan sektor riil dan pemberdayaan UMKM,”harap Legi.

Mitra,Sulutnews.com - Setelah menunaikan tugas negara mengibarkan dan menurunkan Bendera Sang Saka Merah Putih pada HUT Proklamasi ke-77,sebanyak 32 anggota Paskibraka kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) mendapat hadiah khusus dari Bupati Mitra James Sumendap,SH yaitu studi tour ke Bali selama 4 hari 3 malam, dari hari Selasa 22 November sampai Jumat 25 November 2022.

 

Rombongan Paskibraka Mitra ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sartje Taogan.Rombongan berangkat dari Bandara Sam Ratulangi Manado pada Selasa sekitar Pukul pukul 06.00 Wita dan tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali pukul 10.00 Wita.

 

Selama berada di Bali Rombongan Paskibraka Mitra berkesempatan bertemu langsung dengan Kepala Dinas kabupaten Badung.

 

Pertemuan kali ini dilaksanakan di ruang Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga kabupaten Badung Provinsi Bali.

 

Dalam kesempatan ini Taogan menyampaikan kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Badung bahwa,kedatangan rombongan Paskibraka ke Pulau Dewata ini salah satunya untuk melakukan orientasi ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Badung Provinsi Bali.

 

”Hal ini untuk menjawab keinginan dari anggota Paskibraka Mitra yang sudah menunaikan tugas negara mereka yaitu menjadi pasukan pengibar pada upacara HUT RI ke -77.Terlebih khusus ini adalah komitmen dan penghargaan khusus dari Bupati Mitra James Sumendap,SH kepada Paskibraka Mitra untuk berkunjung ke Bali,”ungkap Taogan.

Mitra,Sulutnews.com - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menghimbau kepada seluruh Aparatur Desa dan Kelurahan agar dapat bekerja maksimal dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

Kadis PMD Helga Mosey mengatakan bahwa Pelayanan publik adalah pemenuhan keinginan dan kebutuhan masyarakat oleh penyelenggara negara.

“Pada dasarnya setiap dari manusia membutuhkan pelayanan bahkan pada kenyataannya dapat dikatakan bahwa sebuah pelayanan tidak akan dapat dipisahkan dengan kehidupan manusia. Masyarakat senantiasa selalu membutuhkan pelayanan publik yang baik dan berkualitas dari pemerintah, Perangkat desa mempunyai fungsi dalam memberikan pelayanan masyarakat antara lain ialah menyelangarakan administrasi pemerintahan yang baik, meningkatkan kesejahteraan dari masyarakat, serta memelihara ketentraman dan ketertiban dalam masyarakat,”katanya.

Mantan Sekretaris Inspektorat Kabupaten Mitra itupun membeberkan dimana perangkat pemerintahan desa sebagai pelaksana suatu komponen pemerintahan dalam hal proses administrasi atau memberikan pelayanan memegang peranan yang amat penting.

“Jangan mempersulit dan memperlambat masyarakat yang ingin mengurusi administrasi atau lainnya. Masyarakat mengharapkan pelayanan publik antara lain semakin meningkatnya kualitas pelayanan publik dalam wujud pelayanan yang cepat, mudah, dan berkeadilan sehingga terpenuhi hak-hak masyarakat dalam memperoleh pelayanan publik secara maksimal,”jelas Mosey.

Untuk itu dirinya menambahka agar Sebagai masyarakat harus berusaha mengingatkan dan menegur perangkat desa dalam tugasnya untuk melayani kebutuhan masyarakat.

“Supaya perangkat desa dalam menjalankan tugas sesuai dengan harapan masyarakat dan dilaksanakan dengan prinsip-prinsip pemerintahan yang baik. Saat ini di kabupaten Mitra pelayanan publik sangat baik namun saya berharap pihak Desa Kelurahan terus berupaya melakukan pelayanan yang maksimal untuk mensukseskan program pemerintah Pusat dan Daerah demi kesejahteraan masyarakat,”pungkas Mosey.

 

 

Mitra,Sulutnews.com - Untuk meningkatkan jaminan perlindungan sosial ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terus berkomitmen membangun kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan cabang Mitra.

Bupati James Sumendap SH.MH mengatakan, pada tahun 2023 mendatang para pekerja- pekerja yang rentang akan meningkatkan dana duka dari Rp7 juta menjadi Rp42 juta.

“Tahun 2023 medatang Pemkab Mitra bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan dana duka dari Rp7 juta tahun depan akan naik menjadi Rp42 juta,”kata Bupati saat memberikan sambutan pada rapat paripurna RAPBD tahun 2023 di sport hall kantor DPRD, Selasa (15/11/2022).

Selain itu pada pada APBD tahun 2023 memdatang, Pemkan Mitra bekerja.sama dengan BPJS Kesehatan akan menggratiskan pelayanan dan pengotabatan bagi masyarakat.

“Pada APBD tahun 2023 program Sosial Pemkab Mitra lewat BPJS sesuai janji saya yakni seluruh masyarakat di Kabupaten Mitra berhak mendapatkan pelayanan kesehatan gratis,” ucap Bupati.

Namun dikatakan Bupati yang berhak menerima pelayanan kesehatan gratis yakin yang memiliki KTP Mitra dan harus berdomisili di kabupaten tersebut.

“Jadi pendataanya melalui dinas terkait, jika memiliki KTP Minahasa Tenggara namun tidak berdomisili di Mitra maka tidak akan di caver oleh BPJS Kesehatan,”terang Bupati.

Ditambahkan Bupati JS, dalam masih mengatasi krisis global akibat pandemi, Pemerintah Kabupaen Mitra melalui Dinas Sosial, Kesehatan, Pangan, Perindag, memberikan bantuan lewat program-program untuk masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Saya minta SKPD terkait untuk melakukan pendataan yang baik dan benar, jika kemudian hari ternyata harus di konsultasi, maka wajib untuk lakukan konsultasi,”tandas Bupati James Sumendap.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) mencetuskan program Sekolah Ramah Anak atau SRA.

Tindak lanjut program ini, Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Ratahan menjadi pelopor deklarasi Sekolah Ramah Anak dimana pelaksanaannya diinisiasi Dinas Pendidikan Mitra, Senin (21/11/2022).

Deklarasi ini juga ditandai dengan penandatangan komitmen yang dilakukan oleh Dinas P3A, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Puskesmas Ratahan, guru-guru, komite sekolah, anak-anak didik, perwakilan orang tua serta tokoh masyarakat.

“Deklarasi Sekolah Ramah Anak ini merupakan salah satu program aksi strategis terkait pencegahan dan penanganan tindak kekerasan terhadap anak. Ini juga sebagai implementasi untuk memberikan perlindungan dan pemenuhan terhadap hak-hak anak di sekolah, termasuk mewujudkan kondisi aman, bersih, sehat, peduli, berbudaya jauh dari kekerasan, diskriminasi dan bullying,” kata Kepala Dinas P3A Mitra Sherly Rompas.

Rompas menambahkan, untuk menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA) indikatornya harus mengacu pada 5 klaster, salah satunya klaster 4 yakni pendidikan dengan mengembangkan Sekolah Ramah Anak.

Untuk itu, ia menegaskan Pemkab Mitra terus berkomitmen dan berupaya untuk kembali meraih predikat KLA tahun 2022 ini.

“Sebab sebelumnya Kabupaten Minahasa Tenggara telah meraih predikat tersebut 3 tahun berturut-turut yakni 2018, 2019 dan 2020, mines tahun 2021,”pungkasnya.

Mitra,Sulutnews.com - 30 November 2022, menjadi waktu terakhir yang diberikan Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Pemkab Mitra) bagi semua desa untuk menuntaskan konsolidasi dan pemutakhiran data SDGs.
 
 
Meski begitu, 11 Desa di Kecamatan Tombatu, yakni Tonsawang 1, Tonsawang, Tombatu, Tombatu 1 Tombatu 3 Timur, Tombatu 3 Selatan, Betelen, Betelen 1, Kali, Kali Oki  dan Pisa, sudah menuntaskannya lebih awal, bahkan kabarnya menjadi tercepat di antara 12 Kecamatan di Mitra.
 
 
“Desa Kali Oki menjadi yang terakhir melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan Konsolidasi dan Pemutahiran Data SDGs,” ujar Camat Tombatu, Franky Batubuaya SE, MM usai menghadiri Musdes Desa Kali Oki, Rabu (23/11).
 
 
Dirinya mengapresiasi kinerja 11 Pemerintah Desa yang telah melaksanakan Musdes tersebut.
 
 
“Ini membuktikan adanya kinerja maksimal dan konsisten dari Pemerintah Desa dalam melaksanakan konsolidasi dan pemutakhiran data SDGs,” tandas Batubuaya.

Mitra,Sulutnews.com - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menggelar sosialisasi pola asuh anak dan remaja di era digital di Sport Hall Kantor DPRD Mitra, Kamis (24/11/2022).

Menjadi narasumber dalam sosialisasi ini, Ketua PARFI 56 Marcella Zalianti yang juga artis film papan atas Indonesia.

Ketua TP-PKK Djein Leonora Rende SE.Ak mengatakan, sosialisasi digelar untuk memberikan pemahaman kepada orang tua dan murid tentang arti pentingnya pola hidup sehat dan membentuk karakter anak dan remaja dalam keluarga.

“Anak merupakan karunia dari Tuhan yang harus dijaga, sebab seorang anak akan menjadi generasi penerus bagi orang tua maupun bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Djein Rende yang biasa disapa DLR ini mengungkapkan, setiap perkembangan anak akan menjadi tahapan yang sangat penting untuk mewujudkan generasi yang berkualitas, berakhlak dan bertakwa.

“Kehadiran anak-anak merupakan tanggung jawab. Maka itu, orang tua perlu memberikan contoh yang baik kepada anak-anak agar bisa ditiru,” ujarnya.

Keluarga dikatakan Djein, merupakan tempat pendidikan bagi anak-anak. Untuk itu dirinya berharap para ibu-ibu mendidik anak-anak agar berkepribadian serta memiliki karakter yang baik.

“Untuk itu ibu-ibu harus memakai pola asuh yang baik untuk anak, seperti mendidik, membimbing bahkan mendorong mereka, sambil memperthatikan kebutuhan-kebutuhan fisik, mental, sosial mereka,”tutur Ketua PARFI 56 Sulut ini.

Ditambahkannnya, pertumbuhan anak sangat tergantung bagaimana orang tua, keluarga dan lingkungan sekitarnya memperlakukan dan mengasuh.

“Di era digital saat ini, penggunaan medsos (media sosial) menjadi suatu yang mau tidak mau harus diikuti, apalagi di dua tahun terakhir ini saat pandemi Covid-19 melanda, otomatis anak-anak lebih banyak menghabiskan waktunya dengan bermain dan belajar secara online, jadi perlu pengawasan ekstra untuk mendidik anak-anak” tandas istri tercinta Bupati Mitra ini.

Turut hadir dalam sosialisasi tersebut wakil ketua TP-PKK Kabupaten Mitra Erni Rondonuwu, TP-PKK kecamatan hingga desa se-Mitra, serta para siswa SMA