Manado,Sulutnews.com – Tim Opsnal Dit Resnarkoba Polda Sulawesi Utara (Sulut) mengamankan dua pria tersangka tindak pidana narkotika jenis sabu, di wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara, pada Sabtu (17/9/2022).

Hal tersebut dikatakan oleh Dir Resnarkoba Polda Sulut Kombes Pol Budi Samekto dalam press conference, di Balai Wartawan Mapolda Sulut, pada Selasa (27/9) siang.

“Tersangka berinisial DS (45), warga Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolmong Timur, dan JK (24), warga Kecamatan Tompasobaru, Kabupaten Minahasa Selatan,” ujarnya, di depan sejumlah awak media.

Modusnya, tersangka DS pada Selasa (13/9) membeli narkotika jenis sabu dari luar daerah sebanyak sekitar 10 gram, kemudian dibawa ke rumahnya.

“Selanjutnya, tersangka DS menjual satu paket sabu kepada tersangka JK,” kata Kombes Pol Budi Samekto.

Sementara itu petugas yang mendapat informasi dari warga masyarakat terkait peredaran narkotika tersebut, segera melakukan penyelidikan.

“Petugas lalu mengamankan tersangka JK beserta satu paket sabu, di Labuan Ratatotok Utara, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, pada hari Sabtu (17/9), sekitar pukul 00:15 WITA,” jelas Kombes Pol Budi Samekto.

Kemudian dilakukan pengembangan, dan pada hari yang sama, sekitar pukul 08:00 WITA, petugas mengamankan tersangka DS beserta dua paket sabu, di Desa Ratatotok Utara, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara.

“Setelah itu petugas menggeledah rumah tersangka DS dan menemukan sembilan paket sabu beserta alat penghisap, pipet kaca, korek api, dan plastik klip bening,” terang Kombes Pol Budi Samekto.

Dalam pengungkapan kasus narkotika golongan 1 tersebut, petugas pun turut mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain, 12 paket sabu seberat sekitar 8 gram, 2 buah handphone, 5 buah plastik klip bening, 3 buah pipet kaca, 1 buah timbangan digital, 2 buah alat penghisap sabu, 5 buah korek api gas, 2 pack plastik klip bening, dan 1 buah gunting.

“Kedua tersangka beserta sejumlah barang bukti tersebut telah diamankan di Mapolda Sulut, dan kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut,” imbuh Kombes Pol Budi Samekto.

Pasal yang dipersangkakan terhadap tersangka yakni, Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Pasal 114 ayat (1), ancaman hukumannya pidana seumur hidup atau minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun, dengan jumlah denda Rp1 miliar hingga Rp10 miliar. Sedangkan Pasal 112 ayat (1), ancaman hukumannya pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp8 miliar,” tutup Kombes Pol Budi Samekto. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com – Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Mulyatno kembali menjadi narasumber tentang Wawasan Kebangsaan. Kali ini, materi tersebut disampaikan pada kuliah umum mahasiswa Politeknik Negeri Manado, Senin (26/9/2022) siang.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Mulyatno mengulas secara rinci Empat Konsensus Dasar Bangsa. Yaitu, Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Juga tentang sejarah dan asal usul nama Indonesia yang berubah-ubah sebelum tanggal 17 Agustus 1945.

Kuliah umum yang berlangsung di Auditorium Prof. Rudy Tenda Politeknik Negeri Manado ini mendapat sambutan positif dan antusias tinggi dari para mahasiswa bahkan tenaga pendidik.

Dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang disampaikan kepada Irjen Pol Mulyatno, tidak hanya terkait Wawasan Kebangsaan tetapi juga seputar tugas-tugas kepolisian dan situasi kamtibmas terkini. Pertanyaan demi pertanyaan pun dijawab Irjen Pol Mulyatno secara jelas dan lugas.  

Sementara itu Irjen Pol Mulyatno usai kegiatan mengatakan, merasa senang dan kagum karena para mahasiswa beserta segenap civitas akademika Politeknik Negeri Manado mengikuti kuliah umum ini dengan penuh antusias.

“Saya senang sekali, kuliah umum di Politeknik Negeri Manado ini berjalan dengan penuh antusias. Semoga materi yang disampaikan dapat menyegarkan kembali akan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Irjen Pol Mulyatno.

Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan itu sangat penting bagi generasi muda dan juga masyarakat, sebagai pemersatu sekaligus perekat keutuhan NKRI, terlebih dalam menyongsong Indonesia Emas pada 2045 mendatang.

“Dengan nilai-nilai kebangsaan yang mantap, ditunjang dengan sumber daya yang dimiliki dan yang selalu kita tingkatkan terus, diharapkan kita akan mampu meningkatkan dan menciptakan keunggulan daya saing bangsa. Sehingga kita mampu bersaing, baik di era global maupun di era revolusi industri 4.0,” pungkas Irjen Pol Mulyatno.

Turut hadir pada kuliah umum tersebut, Direktur Politeknik Negeri Manado Mareyke Alelo, Wakil Direktur Bidang Akademik Tineke Saroinsong, Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan Susy Marentek, Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Selvie Kalele, dan Ketua Senat Politeknik Negeri Manado Rudy Mait. (**/ARP)

Jakarta,Sulutnews.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Firman Shantyabudi terus menyiapkan pengamanan dalam pergelaran presidensi G20 yang akan digelar di Bali. Operasi pengamanan ini nantinya akan menjadi operasi terpusat yang akan melibatkan banyak stakeholders.

"Bapak Kapolri sudah memberikan arahan, bahwa operasi ini sifatnya adalah operasi kewilayahan sekarang ditarik menjadi demokrasi terpusat. Artinya beliau melihat satu potensi kesiapan yang jauh lebih besar yang harus kita laksanakan sehingga dapat mengangkat struktur organisasi ini menjadi operasi terpusat," kata Firman dalam keterangannya, Selasa, (27/9/2022).

Firman menuturkan, operasi ini disiapkan dari mulai kegiatan yang bersifat preventif seperti penjagaan-penjagaan, pengaturan, mencadangkan kegiatan yang bersifat kontingensi sampai dengan penanggulangan bencana. Semuanya akan dijaga sedemikian rupa untuk memberikan kenyamanan, keamanan tanpa adanya ketakutan di masyarakat.

Selain itu, dalam pengamanan ini Polri akan memanfaatkan teknologi yaitu kendaraan listrik baik roda 2 maupun roda 4. Pemanfaatan ETLE secara koordinatif dan kolaboratif menggunakan kamera-kamera di Bali juga dilakukan untuk bisa memantau setiap wilayah.

"Ini satu langkah besar menangani satu lalu lintas, bisa memanfaatkan kamera-kamera ini dengan banyak hal dengan pemantauan perjalanan bisa melihat kondisi traffic terdampak dari adanya rekayasa dari kegiatan yang dilaksanankan," ujarnya.

Untuk jumlah personel pengamanan, lanjut Firman, sudah ada standar operasional prosedur (SOP) baik pengamanan biasa hingga tamu VVIP. Bahkan, pihaknya sudah mulai melakukan pelatihan bersama dengan Paspampres (pasukan pengamanan presiden) untuk mengetahui bagaimana cara bertindak dalam melakukan pengawalan.

"Kami sudah melakukan survei seperti pada kegiatan sebelumnya yang sudah dilakukan, berapa personel yang harus di libatkan di titik-titik tadi dan seluruhnya dioptimalkan untuk kelancaran lalu lintas bersama, agar masyarakat tidak merasa terganggu," katanya.

Ia pun menjelaskan, beberapa hal yang menonjol yang mungkin dihadapi yaitu ada beberapa ruas jalan yang tidak cukup lebar di Bali. Untuk itu, ia mengimbau agar masyarakat sekitar untuk tidak memarkirkan kendaraan di pinggi jalan pada saat tanggal-tanggal tertentu.

"Ruas jalan yang tidak mungkin dilakukan secara dua lajur berlawanan langsung akan di tutup sementara jadi sifatnya buka tutup di jalan-jalan tertentu," ucapnya.

Lebih lanjut, dalam pengamanan pihaknya akan melibatkan masyarakat dan Pemda guna melancarkan lalu lintas selama kegiatan KTT G20 mulai dari bandara, venue hingga tempat kepala atau pimpinan negara menginap.

"Dalam hal ini kami memberikan prioritas dan bukan mengorbankan masyarakat tetapi mempersilahkan tamu G20  agar nyaman dalam melaksanakan kegiatan tersebut," katanya.

Terakhir ia pun menyampaikan keberhasilan suatu operasi karena keterlibatan aktif seluruh stakeholder, termasuk masyarakat. Berbicara tentang lalu lintas, menurutnya masyarakat yang terlibat di dalamnya tentunya akan memberikan peran yang sangat besar ketika jalan itu menjadi jalan yang nyaman untuk dilalui.

"Bagaimana masyarakat ikut menyiapkan kegiatan ini dengan para pemilik kendaraan tidak memarkirkan kendaraan yang ada di pinggir jalan," katanya. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com - Paduan suara Pelayan Khusus (Pelsus) GMIM Wilayah Manado Timur I, tampil memukau dalam ajang lomba paduan suara Pelsus kategori Big Choir, di Gereja Nafiri Malalayang, Manado, Selasa (27/9).

Tampil dengan peserta nomor urut ke 17, paduan suara Pelsus ini menyanyikan lagu wajib berjudul Mars GMIM dan lagu kidung jemaat no 33, Suara Mu Ku Dengar.

Seusai menyanyikan dua lagu tersebut, para jemaat yang menyaksikan spontan memberikan aplaus panjang..

"Memang luar bisa suara dan penampilan paduan suara Pelsus GMIM Wilayah Manado Timur I. Penampilannya Sangat memukau, ya kalau saya nilai hasilnya bisa meraih Gold," kata Yusuf Wulopa, seorang jemaat yg menyaksikan.

Paduan suara Pelsus ini tampil dengan 80 orang, dan dibawa official Ketua Pria Kaum Bapa GMIM Wilayah Manado Timur I, Brain Waleleng.

Sebelum tampil dalam lomba, paduan suara ini dilatih Semmy Lontaan bersama timnya.

Paduan Suara Pelsus ini pula mendapat pengawalan dari Panji Yosua GMIM Wilayah  Manado Timur I yang  dipimpin Komandan Michael Waleleng. (*/Yuk)

Tahuna, Sulutnews.com - Kampung Sesiwung Kecamatan Manganitu, mendapat apresiasi dari Penjabat Bupati Rinny Silangen Tamuntuan, pasalnya kampung ini berhasil melakukan terobosan.

Terobosan tersebut berupa dibuatnya Pajeko senilai 1,8 miliar yang dianggarkan dari dana desa (Dandes) selama tiga tahun.

Selasa, 27/09/2022) Pajeko dengan panjang 22 meter dan lebar 4 meter itu pun diluncurkan, ditarik oleh warga kampung.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan apresiasinya atas terobosan dan capaian yang dilakukan oleh Kapitalaung dan masyarakat Sesiwung "Tentunya kami pemerintah mengapresiasi terobosan pemerintah kampung dan masyarakat Sesiwung atas di luncurkannya kapal penangkap ikan milik kampung" ucap Bupati.

Selain itu Bupati meminta agar pemerintah dan masyarakat dapat bekerja sama sehingga program pemberdayaan masyarakat dibidang kelautan perikanan dapat di optialkan.

Oleh sebab itu Bupati juga meminta agar melalui Kapitalaung dapat membentuk kelompok nelayan sehingga pemerintah bisa memberikan bantuan bagi kelompok melayan juga tanpa mengesampikan usaha Pejeko milik desa.

"Harapan kami terobosan ini bukan titik akhir pencapaian melainkan titik awal mengembangkan Kampung guna kesejahteran masyarakat" tambah Bupati.

Moli Takapaha, Kapitalaung sesiwung menyampaikan bahwa pembuatan kapal penangkap ikan tersebut dalam rangka untuk pemberdayaan masyarakat di bidang kelautan perikanan.

"Ini salah satu upaya kami untuk menggerakan sektor perikanan dan kelautan setidaknya lewat usaha perikanan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat" kunci Takapaha. (Andy Gansalangi).

Manado, Sulutnews.com -  Kepala Sekolah ( Kepsek) SMK Negeri 6 Manado Altje Salele S.Pd.M.Pd mengatakan, sekolahnya sukses melaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan ( LDK) pada Kamis (22/9) hinga Sabtu (24/9) disekolahnya dan diikuti ratusan siswa SMK Negeri 6. Dalam pelaksanaan LDK tersebut ada pemberi materi yakni Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Pendidikan Ny Dra Anne Areros- Dondokambey M.Pd, Kepsek SMK Negeri 6 Altje Salele .S.Pd. M.Pd dan sejumlah pembicara lain.

Kepada Sulutnews.com Sabtu (24/9) pekan lalu Kepsek SMK Negeri 6 Manado Altje Salele mengatakan, tujuan dilaksanakan LDK ini untuk melatih siswa agar bisa menjadi pemimpin atau memiliki leadership yang baik kedepan" Jadi kita latih siswa agar mereka mampu menjadi pemimpin" kata Kepsek.

Menurut Kepsek ada siswa dari segi intelektual bagus .Dan dalam proses belajar cepat menguasai mata pelajaran. Namun disisi lain tidak ada keberanian untuk menjadi pemimpin. Dan tidak ada leadership. " Ini harus kita latih mereka cara memimpin dan mampu berdiskusi bersama" kata Kepsek.

Kepsek optimis siswa siswa yang ikut LDK saat ini dimasa datang bisa memikiki keberanian dan kemampuan menjadi pemimpin. " SMK Negeri 6 terus kita tingkatkan kualitas para siswa siswanya" kata Kepsek. Tujuh jurusan yang ada disekolahnya sangat diminati para siswa. Dan ada beberapa siswa sudah mampu membuat produk lokal minuman yang bahan baku dari pala. Namun masih terbatas.

Sementara itu Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Pendidikan Ny Dra Anne Areros- Dondokambey mengapresiasi kinerja Kepsek SMK Negeri 6 yang melaksanakan LDK. Ini sangat baik. Karena harus dilatih sejak disekolah bagaimana menjadi pemimpin. Dan juga pendidikan karakter. Bila kita memiliki jiwa kepemimpinan maka kedepan siswa siswa akan sukses. Pendidikan karakter itu penting. (Fanny)

Manado,Sulutnews.com – Walikota Manado Andrei Angouw kembali melakukan pemantauan sistem pengumpulan sampah yang ada di Stasiun Peralihan Antara (SPA).

Kali ini, Walikota di dampingi Camat Malalayang Royke Kalalo, mengunjungi Kelurahan Bahu Kecamatan Malalayang, tepatnya dibelakang Kantor Pusat Unsrat, Jumat (02/09/2022).

Dari Bahu Walikota mengunjungi SPA di Jalan Siswa Kompleks SMK dan disambut Camat Sario, Lurah Sario dan Ketua-Ketua Lingkungan serta petugas pengumpul sampah. Cek selanjutnya SPA di Sario Utara depan KONI.

Dijelaskan Walikota, pemetaan pengumpulan sampah yang harus dilakukan,agar proses dan mekanisme pengumpulan sampah ini dapat berlangsung cepat. 

“Dalam artian truk dan motor sampah tidak harus lama-lama di Stasiun Peralihan Antara (SPÀ) ini supaya tidak menjadi pemandangan yang kurang menarik karena seolah-olah sampah terbiarkan dipinggir jalan.” Ujar Walikota.

Diperkirakan Kata Walikota, disetiap SPA terdapat kurang lebih 5 kendaraan motor sampah, sehingga ini perlu di atur waktunya, sehingga tidak terjadi antrian ketika bertemu di SPA baik oleh motor sampah maupun truk pengangkut sampah.

“Rute, jalur dan alur motor sampah harus diketahui supaya alur ini menjadi kebiasaan setiap hari bahwa proses pengumpulan sampah akan terintegrasi lewat sistem yang sudah dibuat dan dibiasakan,”Pungkas Walikota. (*/Liputan Khusus)

 

Manado,Sulutnews.com – Walikota Manado Andrei Angouw, Jumat (16/09/2022) memantau penanganan sampah di Stasiun Peralihan Antara (SPA) di Stadion Klabat.

Dalam pemantauan, Walikota pilihan Rakyat Kota Manado ini, mengecek kondisi SPA dan kendala apa yang di hadapi bagi pekerja dalam menangani sistim pengelolaan sampah.

Pada kesempatan itu,Walikota mengatakan pengaturan waktu itu sangat penting, agar sampah tidak lama-lama berada di SPA. “Agar lokasi SPA tetap bersih sehingga warga sekitar dan pengguna jalan dilokasi SPA tidak melihat kondisi kumuh. Artinya jangan sampai SPA justru menjadi tempat kumuh karena sampah terlalu lama berada di SPA,” Ujar Walikota.

Dikatakan Walikota, SPA benar-benar sesuai fungsinya sebagai Stasiun Peralihan Antara untuk tempat koordinasi penampungan sementara sampah-sampah dari rumah tangga, ke motor sampah, truk sampah dan selanjutnya di bawa ke TPA Sumompo.

“Mekanisme ini harus menjadi perhatian hingga membudaya untuk tidak membuang sampah sembarangan, dan di harapkan ada koordinasi antara Camat, para Lurah dan ketua-ketua lingkungan hingga ke rumah-rumah dalam memanfaatkan waktu yang sudah ditetapkan dalam rangka melaksanakan proses pembuangan sampah yang tepat.” Ucap Walikota.

Selain melihat Stasiun Peralihan Antara (SPA) di Stadion Klabat,Walikota juga memantau SPA di Jalan Siswa Sario Kota Baru dan Pasar Karombasan.

Turut hadir di lapangan,Kadis PUPR Johnny Suwu,Camat Wanea Deasy Kalalo,Camat Sario Hendri Jouke Lasut, Lurah dan Ketua Lingkungan.(*Liputan Khusus)

 

Manado,Sulutnews.com – Walikota Manado Andrei Angouw membuka kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun 2022, bertempat di SMP Negeri 1 Manado. Senin (19/09/2022).

Pembukaan ANBK di SMP Negeri 1 Manado ditandai dengan membuka token ANBK secara simbolis.

Asesmen Nasional adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan. Asesmen merupakan salah satu komponen penting dalam pendidikan, yang diperlukan untuk menilai efektivitas pembelajaran dan ketercapaian kurikulum.

Walikota juga melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan ANBK ini. “Sekolah harus mempersiapkan ANBK dengan baik.” kata Walikota.

Ditegaskan Walikota, peningkatan mutu pendidikan adalah salah satu program Pemerintah Kota Manado. “ANBK diharapkan mampu menghasilkan informasi mengenai kualitas Kegiatan Belajar Mengajar untuk peningkatan hasil belajar siswa.” tegas Walikota.

Turut hadir,  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado Dr. Deysie Lumowa, M.Pd, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Manado Drs. Salmon C. Rosang, M.M, serta para guru dan staf SMP Negeri 1 Manado. (*/Liputan Khusus)

Manado,Sulutnews.com – Walikota Manado Andrei Angouw didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Ibu Iren Angouw Pinontoan menghadiri kegiatan Penanaman Bibit Cabe dan Tanaman Lainnya serta Program Urban Warming di Citra Land Winangun Kecamatan Malalayang Manado, Senin (26/09/2022).

Dalam sambutannya, Walikota Manado memberi apresiasi soal kegiatan ini, dan berharap akan datang kembali di lahan ini pada masa panen nanti.

Diharapkan Kata Walikota, ketika akan membuat program harus pikir matang-matang untuk selanjutnya dapat dijalankan kendati banyak tantangan. Apalagi kegiatan ini sangat relevan dalam kaitan dengan pengendalian inflasi.

“Jadi Rica akan mempengaruhi inflasi, sebab orang Manado senang makan Rica/Cabe. Karena faktor inflasi salah satunya logistik sehingga penanaman rica dan tanaman lainnya merupakan hal yang penting mendorong perbaikan ekonomi masyarakat.” Ujar Walikota.

Walikota meminta kegiatan seperti ini harus menjadi semangat bagi kita semua dalam menyikapi soal inflasi, dan meminta Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Manado, agar terus mensosialisasikan dengan melakukan penyuluhan kepada masyarakat lewat Camat,Lurah serta Ketua Lingkungan di wilayahnya masing-masing.

Usai sambutan Walikota Manado bersama Ketua TP PKK Kota Manado, menyerahkan  bibit secara simbolis kepada seluruh Camat yang ada di Kota Manado, untuk di bagikan kepada msyarakat dan di lanjutkan melakukan penanaman cabe.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Manado M.Sofyan menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan ini. Menurut Kadis PKP selain menjadi bagian dari Proyek Perubahan dalam mengikuti Diklat PKN 2 di Samarinda, bahwa kegiatan ini merespon himbauan dan dorongan Walikota bagaimana memanfaatkan lahan untuk pertanian di Kota Manado.

Hadir dalam kegiatan ini, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Heri Saptono, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Atto R.M. Bulo, S.H., M.M. dan Asisten III Bidang Administrasi Umum Harkey Tulenan, Kepala SKPD,para Camat serta pihak Pengelola Citra Land Winangun Manado.(*/Liputan Khusus)