Papua

Papua (26)

Timika, Sulutnews.com – Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayor Jenderal TNI I Nyoman Cantiasa menyebutkan Pekan Olahraga Nasional (PON), selain menjadi ajang perlombaan para atlet terbaik dari berbagai cabang olahraga, juga menjadi momen silaturahmi bagi para atlet dan insan olahraga di Indonesia, sehingga itu semua atlet di cabor manapun, harus tetap menjunjung tinggi sportifitas.

Demikian disampaikan Mayjen Cantiasa saat menyaksikan langsung 15 atlet terjun payung asal Papua Barat yang berlaga pada babak 6 cabor Terjun Payung PON XX Papua di lapangan kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Minggu (10/10/2021).

Menurut Pangdam Cantiasa, kehadirannya di venue Terjun Payung adalah untuk menyaksikan langsung pertandingan PON XX 2021 serta memberikan semangat kepada atlet terjun payung PON, khususnya dari Papua Barat.

“Saya sengaja datang ke Timika untuk menyaksikan pertandingan PON XX 2021, karena dari Provinsi Papua Barat juga ada kontingen. Saya ingin memberikan semangat kepada semua atlet PON, khususnya dari Papua Barat. Di sini kita bisa bersaing dan bertanding secara sportif dalam meraih prestasi,” tuturnya didampingi Asops Kasdam XVIII Kasuari Kolonel Inf Lucky Avianto,Asisten Manager Benny Adri Terok dan Pelatih Kepala Kolonel Inf.Suwondo.

Pangdam sendiri menilai, PON XX yang dilaksanakan di Papua sangatlah luar biasa, meskipun sebelumnya banyak keraguan, akan tetapi saat ini PON XX di Papua menjadi sukses. Ia juga bangga dengan tingginya antusiasme masyarakat untuk menyaksikan iven olahraga empat tahunan ini.

“Tadi saya lihat di luar banyak masyarakat yang datang menonton. Masyarakat yang selesai ibadah di gereja, langsung datang menonton pertandingan terjun payung. PON XX ini sangat luar biasa. Yang tadinya orang ragu, ternyata setelah Presiden Joko Widodo memutuskan untuk lanjut dan semua orang di Provinsi Papua sepakat, maka PON XX juga bisa dilaksanakan dengan baik dengan antusias masyarakat,” ungkapnya.

Dikatakan, dengan adanya PON XX, berarti semua bisa berkompetisi dalam rangka meraih prestasi menjadi atlet unggulan Indonesia, baik untuk iven SEA games, Asian games hingga tingkat dunia. ‘’Saat ini banyak atlet-atlet baru yang muncul dan yang sudah tua menjadi penyelenggara. Ini berarti tongkat estafet untuk terjun payung terus berjalan,” sambungnya.

Pangdam juga menyebut, bagi atlet yang meraih medali emas, perak dan perunggu, pastinya akan diberikan penghargaan. Dari pemerintah Papua Barat juga telah disiapkan bonus oleh gubernur.

“Dari kesatuan saya sudah jelas akan ada penghargaan. Yang dari pemerintah juga sudah disiapkan bonus. Kemarin saya sudah diskusi dengan gubernur. Kalau anak-anak yang juara bagaimana? gubernur jawab ada bonus yang akan diberikan,” katanya. 

Sementara itu Asisten Manager terjun payung Papua Barat Benny Adri Terok mengatakan,sangat berterima kasih atas kunjungan Pangdam Kasuari. dirinya berharap dengan kehadiran Pangdam bisa membuat motivasi para atlet berlipat ganda.

Saya juga berharap topangan Doa dari masyarakat Papua Barat yang menaruh harapan besar kepada atlet terjun payung untuk meraih medali emas dan bisa mendogkrak posisi Kontingen Papua Barat yang saat ini masih berada di peringkat 29 dari 34 provinsi dengan koleksi 10 medali perak dan 9 medali perunggu.(*/Mercys)

Papua, Sulutnews.com - Situasi Kabupaten Intan Jaya Papua menjelang upacara pentabisan imamat tiga orang diakon terasa sangat aman dan kondusif. Masyarakat sangat antusias menyambut pentabisan yang akan berlangsung pada hari Selasa mendatang, (12/10).

Hal itu disampaikan Doni salah satu aparat keamanan yang ikut bertugas mengamankan jalannya kegiatan ketika dihubungi awak media, Sabtu (9/10).

Dijelaskannya, hari ini ribuan masyarakat turun ke jalan hingga ke Bandara Bilorai guna menyambut kedatangan tiga orang calon imam yang terbang dari Timika.

"Tidak ada rasa takut, semua riang gembira bersama TNI dan Polri menyambut kedatangan tiga calon imam yang akan bertugas di wilayah Keuskupan Timika," jelas Doni.

Menurut Pastor Yustinus dari Gereja Santo Misael Bilogai Intan Jaya, Uskup Timika Mgr Antonius Subianto Bunjamin, OSC akan memimpin Perayaan Ekaristi dalam rangka pentahbisan tiga orang diakon menjadi imam di Gereja St Michael Bilogai, Sugapa. 

"Para diakon yang akan ditahbiskan sebagai imam yaitu, Fransiskus Sondegau, Yoseph Bunai, dan Yeheskiel Belau," jelas Pastor Yustinus.

Pemerintah Daerah  Kabupaten Intan Jaya turut serta terlibat dalam persiapan Misa Ekaristi Pentahbisan Imam yang akan diikuti puluhan imam serta umat dari delapan gereja di Dekenat Moni Puncak Jaya Papua.(/Peres)

Papua, Vanda Lontaan, Spd, satu-satunya wasit nasional perempuan cabor bulu tangkis yang ditugaskan PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) di PON XX Papua.

Vanda Lontaan, Spd, (48), yang juga gurus SDN 16 Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), tampil di PON XX Papua ditugaskan Pengurus PBSI Sulut, setelah ada permintaan dari  Pengurus PBSI Pusat.

"Terima kasih atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, lebih khusus Pengurus PBSI Sulut yang menugaskan saya menjadi wasit pada cabor bulu tangkis di PON XX Papua," katanya via WhatsApp, kemarin.

Vanda mengatakan, tentu tugas yang diemban sebagai seorang wasit nasional cabor bulu tangkis dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab.

"Sebab, seorang wasit dalam mengambil keputusan ketika bertugasnya di lapangan, tidak boleh keliru harus sesuai dengan fakta yang terjadi pada pertandingan,'' jelasnya.

Menurut Vanda, Sulawesi Utara mendapat jatah wasit pada cabor bulu tangkis di PON XX Papua, setelah pemain bulu tangkis putra Sulawesi Utara, lolos pada Pra PON.

Dari 17 orang wasit nasional cabor bulu tangkis yang bertugas di PON XX Papua diutus berbagai Provinsi di Indonesia, hanya satu-satunya  perempuan yakni  Vanda Lontaan, Spd, Guru SDN 16 Manado. 

Prestasi Vanda Lontaan,  berusia 48, pernah bertugas sebagai wasit hakim garis pada turnamen bulu tangkis Uber Cup dan Thomas Cup, 2018,   di Jakarta. (*/VL)

Papua,Sulutnews.com - Manajer Tim  Menembak Sulawesi Utara (Sulut) di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Ir Miky Junita Linda Wenur MAP meminta Doa dan  Dukungan warga Sulut untuk  para atlet yang akan berlaga di cabang menembak mulai Selasa (5/10/2021) hari ini.

Menurut Ir Miky Junita Linda Wenur MAP yang akrap di sapa (MJLW), sesuai jadwal, cabang menembak akan dimulai pukul 09:00 waktu setempat di Venue yang terletak di kompleks olahraga Kampung Harapan Sentani, Kabupaten Jayapura.

''Sebagai manajer tim yang dipercayakan oleh Ketua Perbakin Sulut Pak Brigjen Meyer Putong, tentunya saya siap memberikan yang terbaik bagi daerah Nyiur Melambai yang kita cintai,'' kata MJLW.

Kedua atlet utusan Sulut yakni Gisella Liberty Lasut dan Fransisca Margareth Siagian dengan pelatih Rendy Ratulangi akan unjuk gigi di venue yang dibangun dengan anggaran Rp123 miliar.

Mereka akan bertanding di nomor 10 meter Air Rifle Beregu Putri dan 10 meter Air Rifle Perorangan Putri, pungkas MJLW. (Adrian)

Papua,Sulutnews.com - Ketum KONI Sulut Drs Steven Kandouw tampak bahagia ketika menyaksikan langsung kemenangan Atlet Sulut Cabang Olahraga (Cabor) Muaythai Putri, Angelina Runtukahu pada Minggu (10/3/2021), setelah mengalahkan lawannya asal Provinsi Jawa Tengah pada Ronde I yang berlangsung di Gr STT Gidi Sentani Jayapura.

Lewat perjuangannya, Angelina Runtukahu dapat merebut medali emas pertama untuk kontingen Sulawesi Utara di ajang PON ke XX di Papua Tahun 2021.

Sejak pertandingan di mulai tercatat dua kali pukulan tangan kanan Angelina menjatuhkannya.

Dan puncaknya saat kaki kanannya menghantan keras wajah kiri lawannya hingga terhempas di atas ring.

Sontak saja hal ini membuat supporter Sulut yang dipimpin langsung Ketum KONI Sulut Drs Steven Kandouw yang menyaksikan langsung di tribun penonton langsung bergembira.

Tim Sulut sendiri menurunkan koleksi emas dari Prays Karundeng dan Jevhan Tawaluyan Kemana lagi akan bertarung di babak final muaythai. Dengan hasil ini secara resmi Sulut telah mengantongi 1 emas dan 2 perunggu. (Adrian)

Papua,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung venue tenis, sepak bola dan selam terkait dengan kesiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua, Kamis (30/9/2021). Kedatangannya untuk memastikan even tersebut berjalan aman, tertib dan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Sigit mengungkapkan, tinjauan langsungnya tersebut juga untuk memastikan proses akselerasi vaksinasi di gerai vaksin TNI-Polri pada tiap venue agar terselenggara dengan baik.

"Baru saja dilaksanakan pengecekan dua venue pertama tenis dan kedua bola. Tentunya kami ingin ketahui secara langsung yang pertama terkait pengamanan kedua bagaimana pelaksanaan protokol kesehatan," kata Sigit dalam jumpa pers di venue selam, Papua.

Dalam tiap kunjungannya ke venue itu, Sigit memperhatikan secara detail pengamanan hingga penerapan protokol kesehatan, mulai dari jarak duduk penonton hingga memantau penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Untuk warga yang menonton pertandingan secara langsung, setelah mengakses aplikasi PeduliLindungi, mereka diberikan gelang yang memiliki Barcode, sebagai tanda bahwa sudah disuntik vaksin. Gelang itu harus dipakai selama berada di arena pertandingan.

"Khususnya para official dan penonton kami lihat mulai dari masuk, dilaksanakan pemeriksaan terkait thermal dan ada disinfektan. Bagi penonton wajib gunakan gelang sebagai tanda bahwa mereka sudah divaksin. Tentunya kemudian ada pos BNPB yang persiapkan masker manakala ada masyarakat yang tidak membawa masker," ujar Sigit.

Tak hanya itu, guna memastikan prokes berjalan dengan baik, Sigit menyebut, penyelenggara juga selalu melakukan sosialisasi untuk terus melakukan prokes melalui pengumuman berisikan imbauan-imbauan yang disiarkan melalui pengeras suara.

"Saya lihat di dalam, kegiatan kita sudah ingatkan agar pesan terkait dengan penggunaan masker. Karena di dalam stadion diberikan tanda jaga jarak tentunya kita minta di announce tiap beberapa waktu mengingatkan masyarakat, penonton untuk tetap gunakan masker dan tetap jaga jarak," ucap Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini menyatakan, imbauan terus menerus untuk menerapkan prokes akan dilakukan diseluruh venue olahraga. Harapannya agar PON berjalan maksimal tanpa adanya lonjakan kasus virus corona.

"Tentunya akan ada evaluasi sehingga pelaksanaan kedepan yang kami harapkan pertandingan berjalan aman dan lancar. Namun disatu sisi laju pertumbuhan Covid-19 betul-betul bisa kami kendalikan," tutur Sigit.

Kesempatan yang sama, Menpora Zainudin Amali meyakini bahwa, kerja keras TNI, Polri dan pihak terkait akan membuat penyelenggaran PON berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

"Kalau lihat sementara ini, saya optimis pembukaan besok lancar tidak ada kendala," kata Zainudin Amali. (Adrian)

Papua, Sulutnews.com - Danjen Kopassus, Mayjen TNI Mohammad Hasan memberikan motivasi sekaligus melepas 15 atlet serta pelatih terjun payung kontingen Papua Barat yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua.

Selain Danjen,turut hadir pula dalam acara pelepasan atlet tersebut, yakni pelatih kepala Kolonel Inf.Suwondo Ass Manager Adri Benny Terok beserta para atlet yang juga mayoritas sebagai Anggota Kopassus.

"Saya rasa persiapan teknis sudah maksimal untuk meraih medali dan prestasi. Namun perlu diingat, disamping aspek teknis, yang lebih penting adalah kesiapan mental tarung dan pengendalian diri," kata Mohammad Hasan, di Markas Kopassus Ciijantung Jakarta,Rabu (29/09/21) sebelum Tim bertolak ke Mimika Papua.

Saya sangat menaruh harapan besar terhadap para atlet untuk meraih hasil maksimal serta prestasi tertinggi, serta yang paling penting selalu menjaga nama baik Kopassus.

Meskipun tim mewakili daerah dalam ajang PON XX Papua,namun sebagai prajurut harus menjaga nama baik dan tentu mengedepankan sportivitas yang tinggi dan tetap mengedepankan faktor keselematan yang utama. Ujar Jenderal Bintang dua penganti Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa yang kini dipercaya mengemban jabatan sebagai Pangdam XVIII/Kasuari Papua Barat.

Sementara itu, pelatih kepala terjun payung Papua Barat Kolonel Inf.Suwondo mengatakan terima kasih atas motivasi serta dukungan penuh Danjen Kopassus kepada atlet serta oficial yang akan berjuang pada Cabor terjun payung di PON XX Papua.

Suwondo berharap dengan motivasi ganda yang diberikan bisa lebih memacu semangat tim terutama bagi para atlet untuk memberikan hasil terbaik.

Suwondo juga mengatakan sebelum acara pertemuan dengan Danjen Kopassus baik para atlet dan oficial melakukan kunjungan silaturahmi ke asrama yatim mizan amanah kalisari pimpinanan Ade Muhhamad guna melaksanakan doa bersama untuk kesehatan keselamatan dan keberhasilan bagi peterjun Papua Barat.

Seperti diketahui untuk Cabang Olahraga terjun payung sendiri akan berlangsung pada tanggal 3 sampai 14 oktober di halaman kantor Bupati Mimika Papua.(/Mercys)

Papua, Sulutnews.com – Pekan Olahraga Nasional atau PON Papua tak lama lagi akan dilaksanakan. Dilansir dari akun resmi Instagram @ponxx2020papua, Ahad, 19 September 2021, akan ada 37 cabang olahraga (Cabor) dan 56 disiplin olahraga yang akan dipertandingkan.

PON XX Papua 2021 dilaksanakan di 4 klaster, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke. Berikut adalah jadwal dan Venus pertandingan PON XX Papua 2021:

Klaster Kota Jayapura:

  1. Softball (Putra), Venue: Lapangan Softball Universitas Cendrawasih (Uncen) Tanggal: 22-29 September 2021
  2. Baseball (Penyisihan), Venue: Lapangan Softball Uncen Tanggal: 23-29 September 2021
  3. Tenis, Venue: Lapangan Tenis Tanggal: 26 September-7 Oktober 2021
  4. Sepak Takraw, Venue: GOR Trikora Uncen Tanggal: 27 September-9 Oktober 2021
  5. Canoeing, Venue: Teluk Youtefa Tanggal: 27 September-3 Oktober 2021
  6. Sepak Bola (Putra), Venue: Stadion Mandala dan Stadion Mahacandra Uncen Tanggal: 27 September-14 Oktober 2021 dan 27 September-4 Oktober 2021
  7. Sepatu Roda, Venue: Bumi Perkemahan Waena dan Jembatan Merah Tanggal: 27 September-3 Oktober 2021
  8. Paralayang, Venue : Bumi Perkemahan Cendrawasih, Waena Tanggal : 30 September-12 Oktober
  9. Voli Indoor, Venue: GOR Voli Indoor Koya Koso Tanggal: 30 September-12 Oktober 2021
  10. Voli Pasir, Venue: Lapangan Voli Pasir Koya Koso Tanggal: 1-11 Oktober 2021
  11. Taekwondo, Venue: GOR Politeknik Penerbangan Kayu Batu Tanggal: 1-5 Oktober 2021
  12. Layar, Venue: Pantai Hamadi TNI AL Tanggal: 3-12 Oktober 2021
  13. Renang Perairan Terbuka, Venue: Teluk Yos Sudarso Tanggal: 4-6 Oktober 2021
  14. Binaraga, Venue: Auditorium Uncen Tanggal : 4 Oktober 2021
  15. Rowing, Venue: Teluk Youtefa Tanggal: 4-8 Oktober 2021
  16. Bulu Tangkis, Venue: GOR Waringin Tanggal: 5-13 Oktober 2021
  17. Tinju, Venue: GOR Cendrawasih APO Tanggal: 5-13 Oktober 2021
  18. Angkat Besi, Venue: Auditorium Uncen Tanggal: 6-9 Oktober 2021
  19. TBR, Venue: Teluk Youtefa Tanggal: 9-13 Oktober 2021
  20. Selam Laut, Venue: Teluk Yos Sudarso Tanggal: 11-14 Oktober 2021
  21. Angkat Berat, Venue: Auditorium Uncen Tanggal : 11-15 Oktober 2021
  22. Karate, Venue: GOR Politeknik Penerbangan Kayu Batu Tanggal: 11-14 Oktober 2021

Klaster Kabupaten Jayapura:

  1. Polo Air, Venue: Kolam Renang Stadion Aquatik Kampung Harapan Tanggal: 23 September-3 Oktober 2021
  2. Baseball (Penyisihan dan Final), Venue: Lapangan Basketball/Softball TNI AU Tanggal: 23 September-3 Oktober 2021
  3. Gantole, Venue: Lapangan Terbang Advent Doyo Baru Tanggal: 24 September-5 Oktober 2021
  4. Cricket, Venue: Lapangan Cricket Doyo Baru Tanggal: 25 September-4 Oktober 2021
  5. Muaythai, Venue: GOR STT GIDI Tanggal: 27 September-3 Oktober 2021
  6. Sepak Bola (Putra), Venue: Stadion Barnabas Youwe Tanggal: 27 September-14 Oktober 2021
  7. Panahan, Venue: Area Panahan Komp. Kingmi Kampung Harapan Tanggal: 29 September-9 Oktober 2021
  8. Senam Artistik, Venue: Istora Lukas Enembe Tanggal: 1-4 Oktober 2021
  9. Softball (Putra), Venue: Lapangan Baseball/Softball TNI AU Tanggal: 1-3 Oktober 2021
  10. Renang Artistik, Venue: Kolam Renang Stadion Aquatik Kampung Harapan Tanggal: 4-7 Oktober 2021
  11. Selam Kolam, Venue: Kolam Renang Stadion Aquatik Kampung Harapan Tanggal: 4-6 Oktober 2021
  12. Softball (Putri), Venue: Lapangan Baseball/Softball TNI AU Tanggal: 4-14 Oktober 2021
  13. Menembak, Venue: Lapangan Menembak Indoor Kampung Harapan dan Lapangan Terbuka (Outdoor) TNI AU Tanggal: 4-13 Oktober 2021
  14. Hockey Lapangan, Venue: Lapangan Hockey Outdoor Doyo Baru Tanggal: 4-12 Oktober 2021
  15. Pencak Silat, Venue: GOR Toware Tanggal: 6-12 Oktober 2021
  16. Hockey Ruangan, Venue: Lapangan Hockey Indoor Doyo Baru Tanggal: 6-10 Oktober 2021
  17. Senam Ritmik, Venue: Istora Lukas Enembe Tanggal: 7-8 Oktober 2021
  18. Renang, Venue: Kolam Renang Stadion Aquatik Kampung Harapan Tanggal: 9-14 Oktober 2021
  19. Kempo, Venue: GOR STT GIDI, Tanggal: 9-13 Oktober 2021
  20. Loncat Indah, Venue: Kolam Renang Stadion Aquatik Kampung Tanggal: 10-14 Oktober 2021
  21. Aerobik, Venue: GOR STT GIDI Tanggal: 12 Oktober 2021
  22. Rugby 7'5, Venue: Lapangan Rugby TNI AU Tanggal: 12-14 Oktober 2021

Klaster Kabupaten Mimika:

  1. Terbang Layang, Venue: Lanud TNI AU Timika Tanggal: 23 September-6 Oktober 2021
  2. Futsal, Venue: GOR Futsal SP 2 Mimika Tanggal: 24 September-3 Oktober 2021
  3. Panjat Tebing, Venue: Arena Panjat Tebing SP 2 Mimika Tanggal: 27 September-8 Oktober 2021
  4. Bola Basket 5x5, Venue: GOR Basket Mimika Sport Center Tanggal: 29 September-9 Oktober 2021
  5. Judo, Venue: GSG Eme Neme Yauware Mimika Tanggal: 29 September-3 Oktober 2021
  6. Terjun Payung, Venue: Lapangan Kantor Bupati Timika, Tanggal: 3-14 Oktober 2021
  7. Biliar, Venue: GOR Biliar SP 5 Mimika, Tanggal: 3-14 Oktober 2021
  8. Aeromodeling, Venue: Lapangan SP 5-Jl. Poros SP 5 dan Stadion Sepak Bola Wanita Imipi SP 1 Tanggal; 4-12 Oktober 2021
  9. Atletik (Marathon dan Jalan Cepat), Venue: Mimika Sport Center dan Alun-alun Kuala Kencana Tanggal: 5-14 Oktober 2021
  10. Tarung Derajat, Venue: GSG Eme Neme Yauware Mimika Tanggal: 8-12 Oktober 2021
  11. Bola Tangan, Venue: GOR Futsal SP 2 Mimika Tanggal: 9-14 Oktober 2021
  12. Bola Basket 3x3, Venue : GOR Basket Mimika Sport Center Tanggal : 12-14 Oktober 2021

Klaster Kabupaten Merauke:

  1. Wushu, Venue: GOR Futsal Dispora Tanggal: 29 September-3 Oktober 2021
  2. Sepak Bola (Putri), Venue: Stadion Katalpal Tanggal: 3-11 Oktober 2021
  3. Anggar, Venue: Kompleks Gereja St. Yoseph Tanggal: 4-9 Oktober 2021
  4. Catur, Venue : Ballroom Hotel Swissbell Tanggal : 4-13 Oktober 2021
  5. Road Race,
  6. Venue : Arena Balap Motor Tanah Miring Tanggal : 6 Oktober 2021
  7. Gulat, Venue: GOR Futsal Dispora Tanggal : 8-14 Oktober 2021
  8. Motor Cross, Venue: Arena Balap Motor Tanah Miring Tanggal: 9 Oktober 2021

(/Parmin)

Papua, Sulutnews.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung tempat isolasi terpusat (isoter) di KM Tidar, Papua, Jumat (27/8/2021). Dalam kesempatan tersebut, mereka berdua juga melakukan interaksi langsung secara virtual dengan pasien yang dirawat di tempat isolasi terapung tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sigit mengajak kepada seluruh warga Papua yang terpapar virus corona untuk menjalani isolasi di tempat isoter. Mengingat, kata Sigit, berdasarkan pengakuan dari pasien di tempat itu, isoter memiliki fasilitas penunjang lengkap dan diawasi secara intensif oleh tenaga kesehatan (nakes).

"Saya dengan pak Panglima dan tim tentunya sangat terima kasih dan sangat senang tadi dari saudara-saudara sampaikan bahwa di isoter dapatkan pelayanan yang baik dari fasilitas maupun pengawasan secara intensif dari tenaga kesehatan," kata Sigit.

Dengan adanya hal itu, Sigit berharap kepada warga untuk mau mengajak atau menyosialisasikan ke keluarga dan kerabatnya agar mau melakukan isolasi di tempat isoter.

"Jadi tentunya harapan kami kegiatan di isoter, fasilitas di isoter disampaikan ke saudara-saudara kita yang saat ini mungkin masih memilih untuk laksanakan isoman," ujar eks Kapolda Banten itu.

Menurut Sigit, dengan lengkapnya fasilitas dan pengawasan penuh secara langsung dari tenaga kesehatan, maka kesembuhan pasien dari paparan virus corona akan semakin tinggi. Selain itu, kata Sigit, dengan perawatan di isoter dapat mencegah penularan terhadap orang lainnya.

"Sampaikan ke saudara-saudara bahwa isoter yang ada Kapal terapung ini fasilitasnya lengkap dan kita semua dapatkan jaminan bahwa dengan dokter yang ada, obat yang ada, maka kesembuhan akan menjadi harapan untuk lebih baik. Daripada dirawat di rumah masing-masing. Tolong disampaikan kepada saudara-saudara yang memilih isoman daripada isoter," ucap Sigit.

Sementara itu, mantan Kabareskrim Polri ini juga memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan yang terus berjuang tanpa kenal lelah untuk merawat masyarakat yang terpapar virus corona.

"Terima kasih kepada tenaga kesehatan, karena sudah dirawat saudara-saudara kita. Tolong terus setiap hari di cek secara intensif, sehingga saudara kita segera sehat dan sembuh," tutur Sigit. (Adrian)

Papua, Sulutnews.com - Pengurus Persekutuan Gereja-Gereja Jayawijaya (PGGJ), Pdt. Joop Suebu, mendukung upaya penegakan hukum yang tegas oleh Pemerintah RI dalam menangani aksi kekerasan yang dilakukan oleh TPNPB-OPM. Penegakan hukum yang tegas diperlukan untuk menangani aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua yang kini dilabeli Kelompok Separatis Teroris (KST).

Beliau menyatakan dukungan penuh terhadap tindakan aparat dalam menegakan hukum terhadap para pelaku aksi kekerasan KKB yang telah menimbulkan banyak korban.

“Saya selaku pribadi dan mewakili Pengurus PGGJ Papua mengutuk keras aksi kekerasan yang terjadi di Papua belakangan ini, hingga merenggut korban jiwa baik dari personil TNI, Polri dan warga sipil”, ungkap Pdt. Joop, saat dihubungi awak media, Jumat (21/5/2021).

Pdt. Joop Suebu juga mengharapkan tindakan nyata penegakan hukum tidak hanya dilakukan terhadap para pelaku aksi-aksi kekerasan saja. Ia meminta agar aparat keamanan juga dapat berlaku adil untuk menegakan hukum kepada pihak-pihak yang selama ini tidak transparan dalam pengelolaan dana Otsus Papua.

“Kami mengharapkan penegakan hukum dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya terhadap tindakan kekerasan yang dilakukan KKB, namun juga kepada Pemerintah Daerah yang selama ini tidak transparan dalam pengelolaan dana Otsus Papua”, tegas Pdt. Joop Suebu.

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan TPNPB-OPM atau biasa disebut sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, sebagai Kelompok Separatis Teroris (KST). Hal tersebut didasari oleh pertimbangan tindakan KST yang telah melakukan aksi teror secara masif, sehingga penanganan terhadap KST tetap berada dalam koridor hukum yang termaktub dalam UU No. 5 Tahun 2018.

Berdasarkan UU No 5 Tahun 2018, terorisme adalah perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas, yang dapat menimbulkan korban yang bersifat massal, dan/atau menimbulkan kerusakan atau kehancuran terhadap objek vital yang strategis, lingkungan hidup, fasilitas publik, atau fasilitas internasional dengan motif ideologi, politik, atau gangguan keamanan.

Seperti diketahui, aksi kekerasan di Tanah Papua telah banyak terjadi, baik dalam bentuk perusakan hingga pembunuhan. Dalam periode Januari hingga April 2021, KST di Papua telah melakukan 10 aksi pembunuhan dan perusakan fasilitas pubilik di Papua, mulai dari pembunuhan guru, pelajar, hingga tukang ojek.

KST juga terlibat melakukan perusakan dan pembakaran terhadap sekolah, helikopter milik PT. Arsa Air hingga rumah kepala suku dan guru di Beoga. Hal tersebut telah menambah catatan kejahatan yang dilakukan KST pada periode sebelumnya. Tahun 2020, KST melakukan 46 aksi kekerasan. Pada tahun 2018, KST membantai 31 pekerja sipil yang sedang melakukan pembangunan jalan Trans Papua. Bahkan pada tahun 2017, KST melakukan penyanderaan terhadap 1.300 warga sipil di Kampung Kimbely dan Kampung Banti, Kab. Mimika.

Aksi kekerasan yang dilakukan oleh KKB sudah tidak dapat ditolerir dalam bentuk apapun dan dimana pun, terlebih dengan penggunaan senjata yang merenggut korban jiwa.

Atas kejadian yang terus berulang tersebut dan telah melalui berbagai pertimbangan, Pemerintah melalui Kementerian Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam), menyatakan bahwa aksi kekerasan yang dilakukan oleh KKB di Papua adalah gerakan atau aksi Terorisme, seperti yang termaktub dalam UU No 5 Tahun 2018.(/Dyah)