NTT

NTT (115)

Rote Ndao,Sulutnews.com - Omi Pemilik Toko Salut, dibilangan Desa Helebeik, Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao, NTT.

Mengaku kesal dengan ulah Kepala Desa Helebeik, Orizet mboo, bersama bendahara Desa Helebeik di duga menipu material toko salut, Semen 190 Sack Pasir dua Red dan Batu Batako 1000 Batang. Sehingga total dananya Rp. 17 juta,
Akibat dari tidak membayar utang pihak toko kehabisan modal untuk berusaha.

Pemilik toko salut, Omi Mendesak Kepala Desa Helebeik Orizet mboo agar segera datang membayar hutang material, setahu saya matrial yang di Hutang oleh Kepala Desa Helebeik itu untuk Pekerjaan Proyek Rumah Layak Huni ( RLH) Hutang material Bulan Juni tahun 2021
Jadi sekarang sudah tahun 2022 , apaka Anggaran Dana Desa tahun 2021 belum di cair, dalam waktu dekat ini Kepala Desa Helebeik Orizet mboo dan bendaharanya tidak datang bayar maka saya lansung menghadap dan lapor mama Bupati Rote Ndao, setelah itu lagi saya laporkan kapolres Rote Ndao, kata pemilik toko salut, Omi.

Terkait persoalan itu, kades Helebeik, Orizet Mboo mengaku akan menanyakan kepada bendaharanya, apakah sudah di bayar atau belum, karena dana desa tahun anggaran 2021 sudah cair dan sudah LPJ.

Ditanya bahwa kasus ini sudah di mediasi oleh camat Ia tak berkutik saat dikonfirmasi via telepon, Jumat (11/3/2021), ia mengaku akan segera membayar dalam waktu dekat.

Reporter : Dance henukh

Rote Ndao,Sulutnews.com -  Pemilik Material merasa ditipu oleh Orizet mboo tak lain adalah Kepala Desa Helebeik, Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao,nusa Tenggara Timur NTT dari tahun 2021 Bulan Juli  terhadap Toko Salut , dengan kerugian mencapai  Rp 17 Juta  lebih. Pemilik toko salut . Menjelaskan kepada media ini rabu 9/3) 2022.

“Ada  proyek Pekerjaan rumah layak huni (RLH)di Desa Helebeik kecamatan Lobalain kabupaten Rote Ndao dari pekerjaan tahun 2021 lalu berupa bangunan beberapa unit Rumah Layak Huni (RLH) dan yang mengambil bahan material adalah Kepala Desa Helebeik Orizet mboo dan satu teman kades nama nya Hofni adu meminta hutang Semen dan Batako dengan Perjanjian setelah selesai pekerjaan rumah layak huni baru Dana desa di cairkan baru datang lunasi hutang “ujar Omi pemilik toko salut.

Masih lanjut Omi,Jadi, lanjut Kepala Desa Helebeik Orizet mboo kalau sudah selesai kerja rumah layak huni lansung saya (Kades)datang bayar,  "untuk membayar bahan material yang belum dibayar sepenuhnya mencapai Rp7, 5 juta.

Orizet mboo Kepala Desa Helebeik yang di hubungi media ini Rabu 9/3/2022 Ketika ditanya media ini mengaku tidak tahu hutang material  tersebut dikemanakan, karena sudah dipercayakan kepada bendahara.

“Saya tidak  tahu material dan uang untuk membayar material tersebut, sepeserpun saya tidak tahu nanti saya tanya coba bendahara, “ujar Orizet mboo Kepala Desa Helebeik dengan suara gemetar.

Dugaan penipuan tersebut, hutang material yang di lakukan oleh (Orizet mboo Kepala Desa Helebeik ) atas nama Desa Helebeik dan anggaran dana desa tahun 2021 sendiri.

Dengan Perjanjian/rincian, setelah selesai kegiatan/pekerjaan rumah layak huni (RPH) melalui Anggaran Dana Desa ( DD) Bendahara Datang Membayar hutang bahan bangunan berjumlah Rp 7,5 Juta tersebut.

Akibatnya, karena merasa dirugikan oleh Orizet mboo Kepala Desa Helebeik maka pemilik Toko Salut akan melaporkan kasus ini ke pihak Penegak Hukum. (Dance henukh)

Rote Ndao,Sulutnews.com - Kejadian Paksaan Reka oleh Anggota Polsek pantai Baru Tanpa Menghadirkan Kuasa hukum Midson Saudale dan Bernardus saudale, terkait Kasus penganiayaan  Midson saudale,terhadap Helgy Manafe tak lain adalah Pelaku pembunuh sapi milik nya.

Karena sapi milik nya di Bunuh oleh Helgi Manafe dan Jefri Saudale cs, maka Midson Saudale selaku pemilik sapi merasa kecewa dengan tindakan atau perbuatan pelaku, sehingga Midson Saudale melayangkan amarah nya lewat tamparan terhadap Helgi Manafe dan Tamparan itu sebanyak Empat Kali mengenai pipi pelaku pembunuh sapi.

Menurut Midson Saudale pemilik sapi, Pembunuhan hewan dan ternak (Sapi) milik nya yang dilakukan oleh  Helgi Manafe cs terjadi di Desa Batulilok, Kecamatan Pantai Baru Selatan, Kabupaten Rote Ndao pada 18 Oktober 2021 lalu, hingga sampai dengan  saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak Polsek pantai Baru, hal ini sesuai dengan keterangan Kapolsek Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, IPDA I Wayan Suyadnya ketika diminta informasi oleh pihak media ini tentang kasus yang terjadi pada beberapa bulan kemarin.

Senin (7/3/2022) Kapolsek Pantai Baru, Rote Ndao IPDA I Wayan Suyadnya bersama penyidik dan semua anggota Polsek pergi ke rumah midson Saudale dan Bernardus saudale di Desa Batulilok, Kecamatan Pantai Baru untuk memaksa Bernadus Saudale melakukan reka  penganiayaan yang di laporkan ke Polsek pantai Baru.

Yang lebih anehnya lagi, Bukan Jefri Saudale cs yang melakukan rekonstruksi, malah sebalik nya korban pemilik sapi yang sudah di bunuh sapi milik nya (Midson Saudale bersama Bernadus saudale) yang disuruh di paksa untuk melakukan  memperagakan, tendangan dan pembunuhan sapi di hadapan semua anggota Polsek pantai Baru.

Menurut Kuasa Hukum Midson Saudale dan Bernardus saudale, Isak Lalangsir menilai pihak polsek pantai baru sudah melanggar kode etik, "Saya juga tidak tau terkait rekonstruksi,tiba tiba saya di telepon oleh Klein nya Midson Saudale hari senin Sore, Maka hari ini Rabu tgl 9/3/2022 saya akan turun ke Rote Ndao untuk pertanyakan hal ini ke Polsek pantai baru. Tegas pengacara Isak Dengan Tegas.

Terkait persoalan ini, Kapolsek Pantai Baru, Rote Ndao IPDA I Wayan Suyadnya dan Jefri Kapitan selaku penyidik dihubungj media ini dari hari Senin hingga hari ini Selasa 9/3/2022  belum merespon hingga berita diturunkan.

Wakapolres Rote Ndao Kompol I Nyoman Surya Wiryaawan, SH diminta komentar terkait persoalan mengatakan belum ada laporan ke pihaknya.(Dance henukh)

Rote Ndao,Sulutnews.com - Setelah melewati rangkaian panjang seleksi pembentukan Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas menuju Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi Tahun 2022, Kepala Lapas Kelas III Baa, Daniel Saekoko mengukuhkan Tim Kerja Pembangunan ZI menuju WBK pada Lapas Kelas III Baa,Salasa (08/03/22).

Pengukuhan Tim Kerja Pembangunan ZI merupakan jawaban dari Deklarasi Janji Kinerja dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja serta Penandatanganan Komitmen Pelaksanaan Zona Integritas Tahun 2022 Lapas Kelas III Baa yang dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur, Marciana D Jone pada januari 2022 yang lalu.

Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa pada Tahun 2021 menjadi salah satu UPT di lingkungan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur yang berhasil lolos sampai pada tahapan  Evaluasi oleh Penilaian Akhir oleh Tim Penilai Nasional (TPN). Meskipun masih dinyatakan belum memenuhi syarat untuk meraih Predikat Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) pada Tahun 2021, namun tidak menyurutkan semangat seluruh pegawai Lapas Kelas III Baa untuk meraih Predikat WBK di Tahun 2022.

Dalam arahannya, Kepala Lapas Kelas III Baa, Daniel Saekoko kembali mengajak  seluruh pegawai dan Tim kerja untuk tetap bersemangat dalam meraih predikat WBK di tahun 2022 "saya berharap kita semua tetap berkomitmen dalam Pembangunan ZI di Lapas Kelas III Baa. Seluruh Ketua dan Anggota Tim Kerja harus memahami dan berperan aktif dalam Pembangunan ZI. Kita berharap dengan kerja keras, kekompakan dan semangat, kita dapat meraih Predikat WBK di Tahun 2022." Tegas Daniel Saekoko.

Pengukuhan ditandai dengan Pembacaan dan Penyerahan Surat Keputusan Pembentukan Tim Kerja Pembangunan ZI menuju WBK pada Lapas Kelas III Baa Tahun 2022 serta penyematan Handbadge Satgas WBK/WBBM kepada masing-masing Ketua Pokja.(/Dance henukh)

Rote Ndao,Sulutnews.com - Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa, Daniel Saekoko didampingi Kaur TU menerima secara langsung Kunjungan Kerja Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Rote Ndao,Raden Bogie Setia Perwira Nusa bersama staf, Selasa  (08/03/22).

Bertempat di Ruang Kerja Kepala Lapas, Kunjungan Kerja Kepala BNNK Rote Ndao pada pukul 12.00 WITA tersebut selain untuk bersilahturahmi juga dalam rangka mempererat Koordinasi dan Komunikasi yang telah terjalin dengan baik dengan Lapas Kelas III Baa." Kami berterima kasih kepada Lapas Kelas III Baa yang telah mendukung Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba  dengan melaksanakan Tes Urine baik kepada Pegawai dan WBP dan memastikan Lapas Kelas III Baa tetap BERSINAR."ungkap Kepala BNNK Rote Ndao.

Kepala Lapas Kelas III Baa menyambut baik kunjungan Kerja Kepala BNNK Rote Ndao.  dan berkomitmen menjaga hubungan baik yang telah terbentuk."kami berharap koordinasi dan komunikasi yang telah terbentuk dapat terjaga dengan baik sehingga dapat membantu dalam pelaksanaan tugas kedepannya". Ucap Daniel Saekoko.

Membangun hubungan yang baik dengan Pemerintah Daerah, Aparat Penegak Hukum serta Instansi Terkait merupakan salah satu priotitas utama Lapas Kelas III Baa dalam meningkatkan Kinerja dan pelayanan sekaligus menjawab amanat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur, Marciana D Jone yang dalam setiap kesempatan selalu berpesan untuk membangun hubungan baik dengan berbagai pihak.(/Dance henukh)

Rote Ndao,Sulutnews.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Lobalain, Kepolisian Resor (Polres) Rote Ndao, dan Polisi Daerah (Polda) NTT terus bekerja menyelesaikan laporan Ahmad Haji Umar Kiah kepada terduga Haji Usman Suwendi.

Usman Suwendi diduga telah melakukan tindak pidana penggelapan hasil pengelolaan wakaf Masjid Al-Ikwan Ba’a dan Annur Metina sejak Tahun 1993 sampai tahun 2021.

Ia tidak pernah melaporkan hasil keuangan yang dikelolanya kepada pihak Masjid dan KUA atas kejadian tersebut.

Ahmad datang melaporkan kejadian ke pihak kepolisian Sektor Lobalain guna di proses sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

Ahmad Haji Umar Kiah mengakui telah melaporkan Usman Suwendi dengan dugaan penggelapan aset wakaf dan saat ini berproses di polsek.

Menurut Neang P Manikani,S.Pd. MM Kepala Kantor Agama Kabupaten Rote Ndao, melalui stafnya mengatakan  dari pemilik disebut wakil menyerahkan kuasa kepada nazir ,  syarat untuk menjadi nazir perorangan itu ada tiga orang.  Tetapi  yang menjadi persolan adalah si nazir yang mengelolah sampai ini tidak merespon Badan Wakaf Indonesia (BWI) Rote Ndao

Pertama haji usman dan dua orang lagi,jadi persoalan dua orang sudah meninggal , dengan demikian seharunya diganti, persuasifnya ketika kita mengundang yang bersangkutan sebagai nazir karena kewenangan yang diberikan Badan Wakaf Indonesia (BWI)  yang mengatur dan mengurus,  undang-undang wakaf itu  untuk mengelolah mengangkat dan memberhentikan, dengan amanat tersebut dipangil persuasive. sebanyak tiga kali ternyata tidak datang, dengan demikian kesulitan bagi organisasi untuk bekerja, tetapi ketika bekerja dia tidak datang, kalau datang tentunya mencarikan solusi, kita ke polisi pada tanggal 1 september 2021 itu.

Infromasi, tanggal 1  september 2021,ketua BWI bahwa laporan ditanyakan oleh pihak penylidik polsek lobalain, apakah ini pengelapan, Pasal 372 tentang Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan diancam karena penggelapan, dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah.

Persoalannya apa yang digelapkan, uang dari kos-kosan. uang itu, harapan kalau hadir Haji Usman bisa diketahui, karena mengelolah, karena beliau  tidak  datang, BWI pastikan  tidak ada uang tapi kontrakan ada.

dengan pengelapan itu, persoalan materil,adalah  kewenangan pihak penyelidk untuk persoalan itu, pangil 19 saksi untuk kors cek,ternyata,ada keuangan yang tidak laporkan. sehingga dipastikan ada yang dirugikan. oleh karena itu,diharapkan polisi terus bekerja agar kita bisa mengetahui kerugian yang ditimbulkan akibat Haji Usman tidak melakukan laporan tahunan kepada BWI Kabupaten Rote Ndao.(Dance henukh)

Rote Ndao,Sulutnews.com -  Stefanus  Mbatu, keseharian berprofesi Aparatur Sipil Negara (ASN), dan saat ini dipercayakan Bupati untuk menjabat Penjabat Kades guna mempersiapkan pemekaran desa defenitif Desa Ne'e dinilai sebagai sebuah kepercayaan.

Menurutnya, tidak menyangka dirinya dilantik menjabat sebagai Penjabat Kepala Desa Berasama 22 Penjabat Kades Lain pada 14 Februari 2022 oleh Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu,SE.

Sejak dipercayakan sebagai Penjabat Kades Ne'e, dirinya tetap normal melaksanakan tugasnya sebagai ASN didinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao.

Pekerjaan saya hari ini, pagi hari saya,  mendatangi kantor Desa untuk menyelesaikan pelayanan kemasyarakat,setelah itu melanjutkan tanggung jawab sebagai ASN.

Kata Stefanus kepada media ini, Sabtu 5 Maret 2022.

Sesuai amanat aturan tugas saya mempersiapkan admministrasi desa defenitif dan perangkat desanya.

Puji Tuhan, berkat dukungan masyarakat saya optimis akan melaksanakan tugas sebagai ASN dan Penjabat kepala Desa sesuai amanat Bupati, hal ini dibuktikan kegiatanya ganguan kamtibmas sejak dilantik hanya 3 kasus saja, tetapi semua dapat terselesaikan berkat bekerjasama dengan masyarakat yang baik.

Menurut, Stefanus menjadi penjabat kepala desa ia merasakan beberapa hal baru dan itu menyenangkan kata stefanus yang dikenal media ini ramah dalam bertutur kata.(Dance henukh)

NTT,Sulutnews.com - Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa merupakan UPT dibawah Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT yang dipimpin oleh Marciana D Jone, selalu berkomitmen untuk melaksanakan Prinsip Dasar Pemasyarakatan berupa Pembinaan Narapidana

Sebagai bentuk peningkatan pelayanan pembinaan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa sejak pertengahan Tahun 2021 mulai memanfaatkan lahan kosong seluas kurang lebih 1 hektar di depan Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa sebagai Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas III Baa. 

Kepala Lapas Kelas III Baa, Daniel Saekoko didampingi Pejabat Struktual dan staf serta WBP melaksanakan panen perdana jagung lamuru di Lahan SAE Lapas Kelas  III Baa, Sabtu (05/03/22)

Kepala Lapas Kelas III Baa berharap pembinaan kemandirian yang telah berjalan dengan baik di Lapas Kelas III Baa semakin baik lagi dengan adanya Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE)."Panen perdana jagung lamuru ini merupakan suatu bentuk keberhasilan dalam pelaksanaan pembinaan kepada WBP. Para WBP diajarkan untuk mengolah tanah, menanam, merawat dan memelihara serta memanen hasil perkebunan sehingga diharapkan dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat."tegas Daniel Saekoko

Lahan SAE Lapas Kelas III Baa telah ditanami bibit jagung lamuru pada bulan november Tahun 2021 dan juga berbagai tanaman lainnya seperti pisang, kelapa, singkong dan tanaman lainnya oleh Kelompok Tani WBP Sele Tande yang sebelumnya telah di TPP untuk melaksanakan Asimilasi di luar tembok. Kelompok Tani WBP Sele Tande yang berjumlah 10 orang rutin melaksanakan pemeliharaan dan perawatan dengan pengawalan petugas.(/Dance)

Rote Ndak, Sulultnews.com - Senin ( 28/22022), Pkl 08.50 Wita, Dandim 1627/ Rote Ndak sambangi kediaman Kepala Desa  Kolobolon Esaf Mbuik Desa Kolobolon,  kecamatan Lobalain, Kaupaten Rote Ndao telah tiba  DANDIM 1627/RN  Letkol Inf.Bayu Panji Bangsawan  S.Si. M.Han beserta rombongan Pabandia  Faskon Slogdam IX/Udayana dalam rangka meninjau lokasi mata air yang akan digunakan untuk pasangan pompa Hidram

Turut mendampingi  Komandan Kodim 1627/RN Letkol Inf Bayu Panji Bangsawan S.Si, M.Han, Pabandia Faskon SlogdanIX/Udayana Mayor Zipur Yudi W,  Wadanramil 1627-01/Ba'a Kapten Inf Horiyanto. Staf Faskon Solgdam IX/Udy Sertu Rizki. Babinsa Ramil 1627-01/Ba'a Serda Jose Timo.

Komandan Kodim 1627/RN besrta rombongan Faskon Slogdan IX/Udy  melaksanakan pengecekan Sumber Air Oe Famba Di Desa Kolobolon Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao.

Komandan Kodim 1627/RN, Pabandia Faskon Solgdam IX/Udy  melakukan dialog dengan Babinsa Ramil 1627-01/Ba'a dan Kepala Desa Kolobolon Tentang Sumber Mata Air Oe Famba yang direncanakan  akan dipasang/dikerjakan Pompa Hidram di wilayah Kolobolon.

Tepat, Pukul 11.35 Wita Komandan Kodim 1627/RN, beserta rombongan Pabandia Faskon Slogdam IX/Udayana  meninggalkan Desa Kolobolon Kecamatan Lobalain. dalam keadaan aman.( Dance henukh)

Rote Ndao ---- Ketua Majelis Jemaat Syalom MOKDALEPdt. Lea Suki-Dolpali,S.Th.

Dalam suara gembala menjelaskan Persidangan Majelis Jemaat SyalomMOKDALE melaksanakan Persidangan bertujuan mengevaluasi bersama kinerja dan hasil Program pelayanan yang dilaksanakan Jemaat Syalom pada tahun202 dan merancang Program pelayanan tahun 2022.

“Persidangan Majelis Jemaat SyalomMOKDALE yang kita laksanakan ini kita akan Bersama sama mengevaluasi kinerja pelayanan dan APBJ Jemaat tahun2021 dan menetapkan Programpelayanan tahun 2022 serta menetapkan RABJ Jemaat Syalom MOKDALE tahun2022.” Jelas Dolpali.

Persidangan Majelis Jemaat di Ikuti semua Peserta Sidang yang terdiri dari Majelis Jemaat Syalom MOKDALE KetuaUPP Majelis Jemaat, perwakilan UPP Pemuda,UPP Kaum Bapak,UPP Perempuan GMIT beserta semua UPP MJ dan BPP Pembangunan serta BP3J yang melaksanakan pemeriksaan Keuangan Jemaat GMIT Syalom MOKDALE.(Dance henukh)