NTT

NTT (139)

Rote Ndao,Sulutnews.com - Mantan Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao asal partai Demokrat Kabupaten Rote Ndao, Welem Paulus,dilaporkan ke Polres Rote Ndao,Sabtu (4/5/2022) dengan Nomor : LP/B/19/V/2022/SPKT/Polres Rote Ndao/Polda Nusa Tenggara Timur.

usai melapor Jonny Ndolu menjelaskan kepada media ini, bahwa pada bulan Juni 2021, Jonny sebagai pemilik mobil pun mencari Bernadus untuk menagih uang sewa mobil.

Namun sesampainya di Rumah Bernadus, Jonny tak melihat mobilnya. Saat itulah Bernadus mengatakan bahwa mobil Avanza milik Jonny ada di tangan Welem Paulus.

“Bernadus kasih tau saya, katanya dia titip mobil saya di Pak Welem Paulus. Hingga 1 Juli 2021 saya telpon ke Welem tanyakan mobil saya, dia bilang dia tidak tau soal mobil itu,” jelas Jonny Ndolu pada media ini, jum'at 4/5/2022

Jonny juga mengungkapkan bahwa setelah ditelusuri, ternyata Bernadus juga telah di tahan di Polresta Kupang karna diduga telah gelapkan mobil milik beberapa orang di Kupang. Hingga akhirnya Jonny ke Rote untuk menelusuri mobilnya yang ternyata mobil Avanza milik Jonny diduga kuat telah ada dalam penguasaan Stev Ndun, warga Desa Oelunggu.

“Stev Ndun bilang Welem Paulus yang kasih dia pakai itu mobil, karena Welem ada pinjam uang dari dia. Sedangkan dari awal Welem Paulus bilang dia tidak tau soal mobil saya,” ungkap Jonny Ndolu.

“Kemarin Saya sudah cek langsung mobil di rumah Stev Ndun, ternyata sudah ganti nomor plat. Aslinya nomor plat DH 1858 DD, skarang diganti DH 1227 HH. Tapi setelah cocokan nomor mesin dan nomor rangka sesuai dengan BPKB asli yang di tangan saya,” Kata Jonny Ndolu melalui hempon.

Kasat Reskrim Polres Rote Ndao,Iptu Yeni Setiono,SH di hubungin  Jumat (6/5/2022) menjelaskan benar Dugaan Kasus atau  laporan Jonny Ndolu masih dalam tahap penyelidikan oleh Polres Rote Ndao.

“ia ada laporan di polres Rote Ndao. Dan untuk  (Mobil) sementara di amankan di Polres karena masih dalam proses penyelidikan ” jelas  Kasat Reskrim Polres Rote.

Reporter : Dance henukh

Rote Ndao,Sulutnews.com ---- Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa sebagai UPT Pemasyarakatan dibawah Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur yang dipimpin oleh Marciana D Jone, menggelar Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1443 H Tahun 2022 kepada Narapidana Lapas Kelas III Baa, Senin, (02/05/22). 

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: PAS-609.PK.05.04 Tahun 2022 tanggal 02-05-2022 tentang Pemberian Remisi Khusus (RK) Idul Fitri 1443 H Tahun 2022, sebanyak 3 (Tiga) Narapidana yang beragama Islam menerima Remisi Khusus dengan besaran remisi masing-masing 1 bulan yang diserahakan langsung oleh Kepala Lapas Kelas III Baa, Daniel Saekoko didampingi para pejabat pada pukul 09.30 WITA bertempat di Aula Lapas Kelas III Baa dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan. 

Dalam Amanat Kepala Lapas Kelas III Baa yang membacakan Sambutan Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H Laoly, mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H Tahun 2022 dan mengharapkan seluruh WBP untuk memaknai Hari Raya Kemenangan dengan mengintrospeksi diri, senantiasa berpikir positif serta berperan aktif dalam segala bentuk program pembinaan dan tidak melakukan pelanggaran tata tertib dalam Lapas." Remisi yang diperoleh hari ini merupakan bentuk penghargaan atas perubahan perilaku saudara selama menjalani Pidana. Saya berharap Pemberian Remisi ini dapat menjadi renungan dan motivasi untuk selalu introspeksi diri dan berubah menjadi manusia yang lebih baik." Ucap Daniel Saekoko. 

Kementerian Hukum dan HAM pada Tahun 2022 mengeluarkan Kebijakan Peraturan Menteri Hukun dan HAM Nomor 7 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 3 Tahun 2018 entang Syarat Dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat dimana tidak mensyaratkan Justice Collaborator_ namun tetap tidak menghilangkan syarat Administratif dan Subtantif yakni mengikuti program pembinaaan dan berkelakuan baik berdasarkan Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN) dimana tujuan penggunaan SPPN sendiri yakni agar dapat terukur dan dapat dipertanggungjawabkannya penilaian pembinaan Narapidana dalam rangka pemenuhan Hak Narapidana serta terselenggaranya pembinaan narapidana yang sesuai dengan kebutuhan individu. 

Sambutan ditutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan yang telah tulus dan ikhlas mengabdikan diri kepada Nusa dan Bangsa serta berharap untuk tetap mempertahankan semangat dan dedikasi pada tugas dan tanggungjawab yang telah diberikan.

Reporter : Dance henukh

Rote Ndao,Sulutnews.com --- Menyambut Hari Kemenangan, Hari Raya Idul Fitri bagi seluruh umat Islam, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa melaksanakan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1443 H Tahun 2022, Senin (02/05/22). 

Kegiatan Sholat diikuti oleh WBP dan Petugas Lapas Kelas III Baa yang beragama muslim dengan khidmat pada pukul 06.30 WITA. 

Bertempat di Mushola Lapas Kelas III Baa, kegiatan diawali dengan Takbiran bersama WBP dan dilanjutkan dengan Sholat Shunnah Idul Fitri 2 Rakaat dan ditutup dengan Khutbah Hari Raya dengan Tema "Puasa Mendidik Kita Untuk Lebih Sabar". 

Bertindak sebagai Imam Sholat Id dan Khatib adalah Anwar Oli, Kasubsi Pembinaan dan sebagai Bilal adalah Ibrahim Aked (Warga Binaan Pemasyarakatan) Lapas Kelas III Baa. 

Kegiatan ini dimaksudkan sebagai tanda bahwa Puasa Ramadhan telah selesai dan akan kembali menjadi Bersih atau Fitri sesuai dengan namanya Idul Fitri. Selain itu juga bertujuan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan iman dan ketaqwaaan para Warga Binaan Pemasyarakatan pada Lapas Kelas III Baa, khususnya yang beragama Islam. 

Ditemui secara terpisah, Kepala Lapas Kelas III Baa, Daniel Saekoko mengatakan pelaksanaan Sholat Idul Fitri merupakan kegiatan rutin dan wajib dilaksanakan oleh WBP yang beragama Islam dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. "Meskipun tidak dapat melaksanakan Sholat bersama keluarga namun tidak mengurangi makna dari Hari Kemenangan, Hari Raya Idul Fitri."Ucap Daniel Saekoko. 

Pelayanan Kunjungan Online, berupa Video Call maupun Telepon sebagai media komunikasi tetap diberikan kepada WBP yang ingin bersilahturahmi dengan keluarga di Hari Raya Idul Fitri 1443 H dengan tidak memungut biaya apapun.

Reporter : Dance henukh

Rote Ndao,Sulutnews.com - Frengky balu Nelayan yang  selamat dalam peristiwa tenggelamnya KM Kuda Laut pada 18 Maret 2022, hari ini, Minggu (1/5/2022) tiba di Bandara DC Saudale Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Untuk diketahui, Frengki merupakan salah satu dari 3 orang yang selamat peristiwa tengelamnya KM Kuda Laut, dan terdampar di Australia, frengki dirawat di Australia, dan dikembalikan ke Indonesia berkat kerjasama Duta Besar Indonesia di Australia dan Kerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTT, demikian diungkapkan  Sekretaris  Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Rote Ndao  Jerigus F. Mooy, S.Pi di bandara  D C saudalae kabupaten Rote Ndao, Minggu, (01/05/2022)  Sore

Musibah tenggelamnya KM Kuda Laut di perairan Australia pada 18 Maret 2022 lalu menyebabkan sembilan orang anak buah kapal hilang dan tiga orang selamat.

Jerigus F. Mooy, S.Pi Sekretaris Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rote Ndao, " Hari ini kita kedatangan saudara kita Frengki Balu sebagaimana peristiwa pada Maret bulan lalu , ada kejadian sekitar 12 orang yang tenggelam di perairan Australia dan pada tanggal 20 tepat pada hari pertama saudara kita yang 3 orang itu dipulangkan tepat pada tanggal 20 April dan kemudian pada hari ini karena yang tertinggal ada 1 orang yaitu Frengki Ballu pada hari ini kita jemput di bandara .

Junus Modok Kepala desa hundihuk ,kami berterima kasih kepada pemerintah Australia kemudian pemerintah KBRI karena sudah memfasilitasi sampai di Indonesia dan juga di fasilitasi oleh kementrian perikanan diteruskan pada pemerintah provinsi NTT kemudian pada hari ini saudara Frengki Ballu dipulangkan ke kabupaten Rote Ndao dan kabupaten Rote Ndao menerima dengan keadaan yang sehat dan pada hari ini kita serahkan kepada orang tua melalui kepala desa hundihuk .

" Kami orang tua menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Australia , pemerintah pusat , pemerintah provinsi , pemerintah kabupaten Rote Ndao dalam hal ini dinas kelautan dan perikanan Rote Ndao .

Kami berterima kasih banyak kepada pemerintah dalam hal ini kedutaan negara Australia yang telah melakukan kepulian kemanusiaan antara menyelamatkan ketiga anak anak kami yaitu Himelki giri , Albert kannut dan juga Frengki Ballu yang hari ini telah dipulangkan dan sampai disini dengan keadaan selamat dan telah diterima oleh pemerintah dalam hal ini  dinas perikanan dan kelautan dan telah diserahkan ke pemerintah desa dan juga diterima oleh pihak keluarga dengan sehat. "Tandas nya.

Reporter : Dance henukh

Rote Ndao,Sulutnews.com - Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa, Daniel Saekoko didampingi para pejabat struktural kembali memberikan pengarahan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis (28/04/22). Pengarahan oleh Kepala Lapas Kelas III Baa dilaksanakan pada pukul 13.00 WITA lewat acara tatap muka dengan seluruh WBP yang mengambil tempat di Aula Lapas Kelas III Baa dan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah lomba dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan.

Kepala Lapas Kelas III Baa, Daniel Saekoko mengawali pengarahan dengan mengimbau seluruh WBP untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri maupun lingkungan serta mengingatkan seluruh WBP untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban juga meningkatkan rasa toleransi antar umat beragama sesama WBP dan mematuhi tata tertib yang berlaku di Lapas Kelas III Baa. "Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, saya mengharapkan komitmen dari saudara-saudara sekalian untuk tetap menjaga situasi dan kondisi Lapas agar tetap aman dan kondusif," tegas Daniel Saekoko.

Kepala Lapas Kelas III Baa juga berharap segala bentuk pelayanan dan pembinaan yang telah dilaksanakan dan diterima oleh seluruh WBP dapat menjadi bekal yang baik ketika telah kembali ke tengah-tengah keluarga dan masyarakat. Kegiatan ditutup dengan pemberian Hadiah Perlombaan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-58 Tahun 2022 kepada para pemenang Lomba. Lapas Baa merupakan salah satu UPT Pemasyarakatan di bawah Kanwil Kementerian Hukum dan HAM NTT yang dipimpin Kepala Kantor Wilayah, Marciana Dominika Jone.

Reporter : Dance henukh

Rote Ndao,Sulutnews.com -  Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa mengikuti kegiatan Apel Kesiapan Pengamanan (PAM) dan Pelepasan Mudik Bareng Kemenkumham Tahun 2022 secara Virtual yang diikuti oleh seluruh jajaran Kementerian Hukum dan HAM se-Indonesia, Kamis (28/04/22).

Kepala Lapas Kelas III Baa didampingi para Pejabat dan staf Lapas Kelas III Baa mengikuti Apel Bersama secara Virtual yang mengambil tema "Mudik Sehat dan Mudik Aman" pada pukul 15.30 WITA dari Aula Lapas Kelas III Baa dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, Andap Budhi Revianto, bertindak selaku Pembina Apel dalam mengawali amanat pada Apel Kesiapan PAM dengan mengucapkan belasungkawa dan mendoakan 7 orang pegawai yang wafat pada Bulan Suci Ramadhan serta 63 Pagawai Kemenkumham yang Tahun lalu wafat karena Covid-19." Sangat berharap seluruh jajaran dapat menjaga kesehatan dan Mari kita saling mengingatkan dalam kebaikan." Ucap Sekjen Kemenkumham.

Lebih lanjut, Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, Andap Budhi Revianto menjelaskan beberapa arahan/Instruksi dari Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly kepada seluruh jajaran yaitu Pahami, Pedomani, Implementasikan dengan baik berbagai regulasi aturan dan arahan tugas, Tetap menjaga dan berdisiplin dalam menerapkan Protokol Kesehatan, Tugas Pengamanan dan Pelayanan Publik harus dilaksanakan dengan baik dan tanpa cela, serta Tetap Sehat, Aman dan Kondusif selama melaksanakan mudik sehingga ketika kembali melaksanakan tugas, masyarakat dapat terlayani dengan baik." Pengamanan Individu merupakan hal penting yang menjadi perhatian bersama. Rekan-rekan harus sehat karena masih dibutuhkan oleh keluarga dan Kementerian Hukum dan HAM." Tegas Sekjen Kemenkumham.

Menutup arahan Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, Andap Budhi Revianto mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 H kepada seluruh jajaran Kementerian Hukum dan HAM serta dilanjutkan dengan Pelepasan Bus Mudik Bareng Kemenkumham oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM dan para Pimpinan Tinggi.

Reporter : Dance henukh

Rote Ndao,Sulutnews.com - Pekan ini sejumlah warga Desa Kuli dihebohkan dengan pergantian perangkat desa Kuli Aisele dan Pelantikan lima perangkat desa baru penganti kelima perangkat tersebut, karena diberitakan media Akademisi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Doktor Yanto M.P.Ekon memberikan komentar ketika dihubungi media ini, Kami (28/4/2022)

Sekedar diketahui, Kepala Desa Kuli Aisele, Yermias Thine menganti  lima perangkat Desa diwilayah tersebut yang dinilai tidak prosedural. Senin (25/4/2022) Kepala desa mendatangi kelima aparat desa tersebut surat undangan pemberhentian tepat pukul 10 pagi dan saat itu pula dilakukan pelantikan perangkat desa.

Menurut Yanto M.P Ekon, Pemberhentian Perangkat Desa tanpa prosedural dan diikuti dengan pengangkatan perangkat desa baru yang juga tidak prosedural dan melawan hukum sangat berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara.

“Hal ini disebabkan berdasarkan SK Pengangkatan Perangkat Desa yang tidak prosedural dan melawan hukum itu mengakibatkan keuangan negara/daerah keluar untuk membayar gaji, tunjangan atau honor kepada perangkat desa yang diangkat tidak sah tersebut dan ini adalah kerugian yang nyata dan pasti jumlahnya”, urainya.

Menurutnya, untuk mencegah terjadinya kerugian keuangan negara maka ada cara yang dapat ditempuh. Pertama; Upaya keberatan administrasi dan Banding Administrasi sesuai ketentuan UU Administrasi Pemerintahan yakni Perangkat Desa yang diberhentikan secara tidak sah dan melawan hukum itu mengajukan keberatan kepada Kades yang bersangkutan  dalam waktu 21 hari sejak diterimanya SK dan dalam waktu 10 hari Kades harus memberikan jawaban.

Apabila keberatan dari Perangkat Desa yang diberhentikan ditolak oleh Kades maka dalam waktu 10 hari Perangkat Desa tersebut mengajukan banding administratif kepada Bupati selaku atasan dari Kades. Apabila banding administratif ditolak maka Upaya hukum Kedua adalah mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha dalam tenggang waktu 90 hari sejak diterimanya SK Pemberhentian.

Bentuk pencegahan terjadinya kerugian keuangan negara sebagai akibat pemberhentian perangkat desa yang tidak sah dan melawan hukum adalah selama upaya hukum keberatan atau upaya hukum melalui PTUN berjalan, gaji, tunjangan dan honor dari Perangkat Desa baru yang diduga diangkat secara tidak sah dan melawan hukum itu harus ditangguhkan sampai dengan Putusan PTUN memperoleh kekuatan hukum tetap. Apabila tidak dilakukan penangguhan atau penundaan pembayaran gaji, tunjangan atau honor tersebut bagi perangkat desa baru yang diangkat secara tidak sah maka apabila Putusan PTUN menjatuhkan putusan dengan mengabulkan gugatan dan membatalkan SK Pemberhentian dan Pengangkatan Kades, akan menjadi bukti kuat bagi penegak hukum (polisi atau jaksa) untuk memproses Kades yang bersangkutan  beserta pejabat lain yang tersangkut berdasarkan Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi", tegas Ekon.

Reporter : Dance henukh.

Rote Ndao,Sulutnews.com -  Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa mengikuti kegiatan Syukuran Menuju 58 Tahun Pemasyarakatan secara virtual, Selasa (26/04/22). Mengambil tempat di Aula Lapas Kelas III Baa, kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WITA tersebut diikuti oleh Kepala Lapas Kelas III Baa, Daniel Saekoko, para pejabat struktural serta jajaran dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan. Kegiatan Syukuran merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-58 Tahun 2022 yang mengambil tema "Pemasyarakatan PASTI dan BerAKHLAK mewujudkan Indonesia Maju" yang diharapkan dapat meningkatkan komitmen jajaran pemasyarakatan dalam mencapai tujuan Pemasyarakatan.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard S P Silitonga mengatakan bahwa dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-58 Tahun 2022 telah dilaksanakan berbagai rangkaian kegiatan yang menempatkan komitmen Pemasyarakatan sebagai bagian dari masyarakat secara utuh yang melibatkan Pegawai dan Masyarakat." Capaian Pemasyarakatan tidak terlepas dari bantuan, dukungan kerja sama yang baik dari masyarakat, stakholder dan mitra Direktorat Jenderal Pemasyarakatan." Tegas Reynhard S P Silitonga.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Pemasyarakatan juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi mendukung pelaksanaan Tugas Pemasyarakatan. " Saya percaya bahwa partisipasi dan dukungan yang telah dan akan diberikan, akan sangat bermanfaat dan menjadi ladang amal bagi kita semua." ucap Reynhard S P Silitonga. 

Menutup laporan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga mengucapkan selamat menjalankan Ibadah Puasa serta berharap dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan senantiasa diberikan perlindungan dan petunjuk bagi kita dari Tuhan.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan Piagam Penghargaan kepada UPT dan Pemenang Lomba oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard S P Silitonga dan Penyerahan Piagam Penghargaan kepada Stakeholder Kementerian Hukum dan HAM serta Pendatanganan Prasasti Peresmian Pembangunan Gedung Kantor/UPT secara Digital oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly.

Mengawali sambutan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly memberikan apresiasi dan selamat kepada UPT Pemasyarakatan yang telah memperoleh penghargaan dan berterima kasih atas dorongan dan bantuan dalam penyelesaian permasalahan pemasyarakatan yang ada di lapangan serta kepada Stakholder yang telah membangun kerjasama yang baik dengan Kementerian Hukum dan HAM " Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kami dari kementerian Hukum dan HAM, semoga hubungan yang telah terjalanin dengan baik dapat terus ditingkatkan karena kami tidak dapat bekerja sendiri." Ucap Yasonna H Laoly.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly juga mengajak semua pihak untuk dapat bekerjasama dalam memberikan program pembinaan dan keterampilan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan sehingga hasil produk dari para Warga Binaan dapat dipasarkan dengan baik.

Menutup sambutannya, Menteri Hukum dan HAM mengingatkan seluruh ASN bahwa sebagai petugas pemasyarakatan kita diberikan amanah dari negara untuk membentuk warga binaan menjadi manusia produktif sesuai talenta masing-masing." Semoga dibawah naugan Panji Pemasyarakatan kita dapat bekerja dengan penuh dedikasi, memiliki komitmen dan integritas bagi pemajuan sistem pemasyarakatan." Tutup Yasonna H Laoly

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan Launching Buku "Sesepuh Pemasyarakatan Berbagi" secara digital dan lanjutkan dengan Pemberian Penghargaan kepada Perwakilan Penulis oleh Menteri Hukum dan HAM dan di tutup dengan Tausiyah dan Doa oleh Ust. Das'ad Latief.

Reporter : Dance henukh

Rote Ndao, Sulutnews.com -  Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa mengikuti kegiatan Syukuran Menuju 58 Tahun Pemasyarakatan secara virtual, Selasa (26/04/22). Mengambil tempat di Aula Lapas Kelas III Baa, kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WITA tersebut diikuti oleh Kepala Lapas Kelas III Baa, Daniel Saekoko, para pejabat struktural serta jajaran dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan. Kegiatan Syukuran merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-58 Tahun 2022 yang mengambil tema "Pemasyarakatan PASTI dan BerAKHLAK mewujudkan Indonesia Maju" yang diharapkan dapat meningkatkan komitmen jajaran pemasyarakatan dalam mencapai tujuan Pemasyarakatan.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard S P Silitonga mengatakan bahwa dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-58 Tahun 2022 telah dilaksanakan berbagai rangkaian kegiatan yang menempatkan komitmen Pemasyarakatan sebagai bagian dari masyarakat secara utuh yang melibatkan Pegawai dan Masyarakat." Capaian Pemasyarakatan tidak terlepas dari bantuan, dukungan kerja sama yang baik dari masyarakat, stakholder dan mitra Direktorat Jenderal Pemasyarakatan." Tegas Reynhard S P Silitonga.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Pemasyarakatan juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi mendukung pelaksanaan Tugas Pemasyarakatan. " Saya percaya bahwa partisipasi dan dukungan yang telah dan akan diberikan, akan sangat bermanfaat dan menjadi ladang amal bagi kita semua." ucap Reynhard S P Silitonga. 

Menutup laporan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga mengucapkan selamat menjalankan Ibadah Puasa serta berharap dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan senantiasa diberikan perlindungan dan petunjuk bagi kita dari Tuhan.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan Piagam Penghargaan kepada UPT dan Pemenang Lomba oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard S P Silitonga dan Penyerahan Piagam Penghargaan kepada Stakeholder Kementerian Hukum dan HAM serta Pendatanganan Prasasti Peresmian Pembangunan Gedung Kantor/UPT secara Digital oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly.

Mengawali sambutan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly memberikan apresiasi dan selamat kepada UPT Pemasyarakatan yang telah memperoleh penghargaan dan berterima kasih atas dorongan dan bantuan dalam penyelesaian permasalahan pemasyarakatan yang ada di lapangan serta kepada Stakholder yang telah membangun kerjasama yang baik dengan Kementerian Hukum dan HAM " Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kami dari kementerian Hukum dan HAM, semoga hubungan yang telah terjalanin dengan baik dapat terus ditingkatkan karena kami tidak dapat bekerja sendiri." Ucap Yasonna H Laoly

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly juga mengajak semua pihak untuk dapat bekerjasama dalam memberikan program pembinaan dan keterampilan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan sehingga hasil produk dari para Warga Binaan dapat dipasarkan dengan baik.

Menutup sambutannya, Menteri Hukum dan HAM mengingatkan seluruh ASN bahwa sebagai petugas pemasyarakatan kita diberikan amanah dari negara untuk membentuk warga binaan menjadi manusia produktif sesuai talenta masing-masing." Semoga dibawah naugan Panji Pemasyarakatan kita dapat bekerja dengan penuh dedikasi, memiliki komitmen dan integritas bagi pemajuan sistem pemasyarakatan." Tutup Yasonna H Laoly

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan Launching Buku "Sesepuh Pemasyarakatan Berbagi" secara digital dan lanjutkan dengan Pemberian Penghargaan kepada Perwakilan Penulis oleh Menteri Hukum dan HAM dan di tutup dengan Tausiyah dan Doa oleh Ust. Das'ad Latief.

Reporter : Dance henukh

Rote Ndao,Sulutnews.com - Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa merupakan salah satu UPT Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT yang dipimpin Kepala Kantor Wilayah, Marciana D. Jone. Lapas Baa terus berkomitmen untuk melaksanakan Prinsip Dasar Pemasyarakatan (Back to Basic), salah satunya melalui pembinaan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan dengan menggelar Pelatihan Keterampilan Dasar Bidang Las Listrik bersertifikat bagi Narapidana. 

Kegiatan Pelatihan Keterampilan Dasar Bidang Las Listrik bagi Narapidana Tahun 2022 pada Lapas Kelas III Baa telah berlangsung selama 10 hari sejak tanggal 13 April 2022 s/d 25 April 2022. 

Mengakhiri Kegiatan Pelatihan, bertempat di Aula Lapas Kelas III Baa pada pukul 09.30 WITA dilaksanakan Penutupan Pelatihan Keterampilan Dasar Bidang Las Listrik bagi Narapidana, Selasa (26/04/22). 

Kegiatan diawali dengan Laporan Panitia Penyelenggara Kegiatan, Anwar Oli dan dilanjutkan dengan sambutan Sekretaris Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Rote Ndao. Setelah itu dilaksanakan Penyerahan Sertifikat Pelatihan yang dilanjutkan dengan Sambutan Kepala Lapas Kelas III Baa sekaligus menutup dengan resmi kegiatan Pelatihan Keterampilan Dasar Bidang Las Listrik bagi Narapidana Tahun 2022. 

Dalam sambutanya, Sekretaris Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Rote Ndao, Jost E Pandie mengucapkan terima kasih atas kegiatan pelatihan yang dilaksanakan oleh Lapas Kelas III Baa dimana telah membantu Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Rote Ndao dalam mengembangkan keterampilan.

"Kami berharap kerjasama antara Lapas Kelas III Baa dengan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Rote Ndao yang telah terjalin dengan baik dapat terus berlanjut kedepannya," ucap Jost E Pandie. 

Kepada Peserta Pelatihan, Sekretaris Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Rote Ndao mengharapkan agar ketrampilan yang telah dipelajari dapat berguna ketika kembali ke masyarakat. "Kami mengharapkan apa yang telah dilakukan oleh Lapas Kelas III Baa kepada saudara sekalian melalui pelatihan ini dapat menjadi bekal setelah keluar dari Lapas sehingga dapat membantu dalam pemulihan ekonomi keluarga," pesan Jost E Pandie. 

Menutup Kegiatan Pelatihan, Kepala Lapas Kelas III Baa, Daniel Saekoko berterimakasih kepada Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Rote Ndao, Instruktur dan Panitia Penyelenggara atas dukungan dan kerjasama yang baik hingga terlaksananya kegiatan pelatihan di Lapas Kelas III Baa. 

Kepada seluruh peserta pelatihan, Kepala Lapas Kelas III Baa berpesan untuk terus mengasah keterampilan selama menjalani masa pidana di Lapas Kelas III Baa. "Setelah mendapat sertifikat tidak berarti pembinaan keterampilan selesai, namun tetap akan terus berjalan untuk tetap mengasah keterampilan dan keahlian," ucap Daniel Saekoko. 

Reporter : Dance henukh