NTT

NTT (106)

Rote Ndao,Sulutnews.coom - Guru adalah Sosok  pahlawan tanpa tanda jasa, bukan karena mereka tidak memiliki jasa. Namun, justru jasanya yang sangat besar dan kerap kali tidak mendapatkan perhatian yang semestinya.

Dalam pengambilan raport dan Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) di SD Inpres Mokdale Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao, nampak  siswa didampingi oleh orang tua atau wali murid, hal tersebut dilakukan agar orang tua  mengetahui secara langsung perkembangan anaknya di sekolah. Kagiatan tersebut  dihadiri oleh Kepala Sekolah,Para Wali Kelas ,  Sabtu, (25/06/2022)

Para Wali Kelas dengan siaga menanti para murid dan orang tua untuk memberikan hasil yang digapai selama satu tahun ajaran. dan para wali murid dengan penuh kewaspadaan apa anaknya naik kelas atau tidak, hal ini yang di alami Robby Henukh salah seorang wali murid.

"Saya merasa bangga atas prestasi anak saya yang sudah naik kelas Empat” cetusnya kepada wali Kelas III

anaknya yang lain dikelas yang berbedah, “saya mewakili seluruh wali murid kelas satu hingga sampai Kelas Enam sangat berterima kasih kepada Bapak  Ibu Guru yang sudah selama satu tahun membimbing anak-anak kami sampai naik ke kelas Empat  dan bagi saya guru-guru SD Inpres Mokdale sangat profesional dalam membimbing murid.” ungkap Robby Henukh

Sementara itu, Ibu Guru Yane selaku wali kelas Enam menyampaikan harapan nya kepada orang tua murid agar terus membimbing anak-anak terus sampai SMP SMA agar menjadi anak anak yang sukses.

“Saya sebagai wali kelas sebisa mungkin akan terus berusaha dan sepenuh hati membimbing anak- anak agar mendapatkan pembelajaran yang baik.” ungkapnya

Diwaktu yang sama Ibu Guru Linda menambahkan “Kepada semua murid yang sudah naik kelas, saya harap agar lebih giat lagi dalam belajar baik itu di rumah maupun di sekolah sehingga mampu menjadi murid yang berprestasi.” Harapnya

Reporter : Dance Henukh

Rote Ndao,Sulutnews.com - Kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh pihak Holywings  Indonesia menimbulkan banyak reaksi dari masyarakat.

Berbagai kejanggalan Holywings pun ramai dibicarakan netizen, mulai dari cara promosi hingga tudingan cuci tangan terhadap kasus yang menjerat beberapa karyawannya. Kini Lima karyawan telah ditetapkan tersangka oleh Polri.

Menurut Advokat dan Pengamat Kebijakan Publik Dr.Togar Situmorang berpendapat, Holywings adalah branded makanan dan minuman dalam satu kawasan tertentu dengan gabung entertaint bar juga club Sejak tahun 2014 didirikan PT. Aneka Bintang Gading, Co Founder Ivan Tanjaya.

dikatakannya, Hukum dan Masyarakat merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.  Cicero “Menyebutkan bahwa dimana ada masyarakat, disana ada hukum”, dan Apeldoorn menyatakan “ Hukum ada diseluruh dunia dimana ada masyarakat manusia. Kedua pendapat tersebut berlandaskan kepada tujuan Hukum yang mengatur kehidupan bermasyarakat demi mencapai ketertiban hukum. Tanpa ada Hukum, maka tidak akan tercapai kehidupan masyarakat yang tertib.

Holywings sering melakukan kontraversi seperti pelanggaran PPKM dan kali ini membuat promosi yang diduga menista agama tertentu dimana berawal dari postingan IG Holywings Offisial dengan menyematkan nama “ Muhamad dan Maria “ untu jenis minuman Alkohol dan rencana akan digelar pada Kamis malam, (23/6/2022) .

Advokat dan Kebijakan Publik Dr. Togar Situmorang menilai Promosi minuman berakhohol dengan menyematkan nama sakral bagi umat agama tertentu tersebut sudah jelas akan menimbulkan kontroversi dan sangat menyakitkan bagi masyarakat yang sangat memuliakan nama tersebut dan malah dilecehkan dengan dibuat promosi seperti hal yang telah merekan lakukan telah melukai rasa kepercayaan atas nama sakral tersebut.

Lebih lanjut, maka begitu banyak laporan polisi dilakukan oleh masyarakat dalam dugaan penistaan agama tersebut dan pihak kepolisian telah juga tanggap akan peristiwa hukum tersebut dan juga telah menetapkan beberapa orang sebagai Tersangka dalam hal penyebaran promisi minuman keras yang membawa nama “ Muhamad dan Maria “ telah memasang Police Line dikantor Pusat Holywings di BSD.

Ia mengapresiasi dengan menjerat para tersangka dengan pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 UU RI Nomor 1 tahun 1946 dan/atau Pasal 156 dan/atau Pasal 156 A KUHP, Pasal 28 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 yaitu Perubahan atas UU 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

masih menurutnya,  diharapkan Pemerintah Daerah juga wajib memberikan sangsi tegas atas peristiwa hukum tersebut dan diharapkan ada pencabutan izin operasi Holywings karena dikawatirkan akan memberi dampak kurang bagus dan masyarakat akan melihat proses Pemerintah Daerah seperti yang dilakukan menutup Hiburan Malam yang terkenal sebelumnya.

Apalagi terlihat jelas keinginan untuk meningkatkan promosi namun dengan menggunakan nama “ Muhamad dan Maria “ Jelas terlihat Motif untuk menarik masyarakat atau pengunjung ke Holywings agar datang,” jelas Doktor Hukum Togar Situmorang.

Oleh karena itu, Tentunya dengan peristiwa ini diharapkan agar hukum bisa berjalan sesuai aturan dan pemerintah daerah segera mengambil tindakan pembekuan agar tidak ada timbul kegaduhan karena begitu banyak Organisasi Masyarakat menggelar demo dan laporan polisi termasuk FBI ( Forum Batak Intelektual ) untuk mendesak pemerintah daerah mencabut izin operasi Holywings apalagi Kemenag jelas mengajak masyarakat menghindari promosi produk yang berbau suku, ras, agama dan antar golongan apalagi minuman beralkohol gratis bagi nama “ Muhamad dan Maria ,” tutup Dr.Togar Situmorang

Reporter : Dance Henukh

Rote Ndao,Sulutnews.com ---- Salah seorang warga Desa Bo’a, Petrus Adu mengaku kesal dengan prilaku BPN Rote Ndao dan Jermias Sanggu.

Kepada media, Rabu  (22/6/2022) mengaku tanah miliknya di Desa Bo’a, 2276 Meter Persegi berbatasan dengan tanah milik Jermias Sanggu seluas 2578 Meter.

tanah Jermias Sanggu sertifikatnya diterbitkan BPN Rote Ndao,Namun sayangnya terbitnya sertifikat milik Jermias Sanggu, BPN Rote Ndao,tidak turun lapangan agar dilakukan pengukuran seperti penerbitan sertifikasi biasanya.

Kata Adu, belakangan Jermias menjual miliknya kepada Perusahaan Modal asing (PMA) pemiliknya bernama Mester Julius.

karena telah dijual Mester Julius melakukan aktivitas pembangunan berdasarkan luasan yang tertera di sertifikat. Padahal luas disertifikat sudah mencaplok lahannya (Petrus Adu) sebagian. dirinya melaporkan ke Pertanahan, dan Pemerintah baik Desa juga kecamatan.

Menurut Petrus Adu, Seminggu yang lalu ada Warga Kebangsaan Amerika  mendatangi lokasi tanah dan melakukan aktivitas galian Fanderan dan  pasang pilar mengaku tanah miliknya hingga sebagai kecil halaman rumah saya, lalu saya komplen bahwa tanah ini milik saya karena Mester bukan orang asli Bo’a , namum mester menolak bahwa sesuai sertivikat itu tanah miliknya.

“ saya jelaskan  tanah  saya di caplok oleh Jer Sanggu dan telah saya laporkan kepada bapak camat tepat dikantor camat .

senin (22/6/2022), Perwakilan Kecamatan, Babinsa Desa,Pihak Polsek Rote Barat  turun kelokasi tersebut, tapi tidak dihadiri oleh penjual tanah Jermias Sanggu dan Pihak BPN yang terbitkan sertifikat dan penjual tanah Jermias Sanggu tidak hadir dilokasi sehingga tidak bisa diselesaikan.

oleh karena itu, kami berharap pihak BPN dan Pemilik tanah agar segera hadir untuk penyelesaian kasus sengketa ini, dan menghentikan aktivitas dilokasi tanah tersebut.

Perwakilan Kecamatan Rote Barat yang dihadiri  Yohanes Barnabas Ndoen mengakui pihak kecamatan hadir dilokasi yang dipersoalkan agar mencari solusi, namun BPN dan Pihak Penjual Jermias Sanggu tidak hadir. Sesuai kesepakatan aktivitas pembangunan dihentikan dan akan dilanjutkan setelah kedua pihak BPN dan Jermias Sanggu baru dilakukan penyelesaian kata Ndoen

Kata Bernabas pihaknya telah melakukan pengumpulan data kedua bela pihak yang bersengketa masing-masing memiliki Sertifikat, sehingga pertemuan berikut harus dihadiri BPN

agar bisa menjelaskan  tanah seutuhnya atau batas-batas tanah  bisa dijelaskan agar dipahami kedua bela pihak.“ Pembuktiannya mungkin setelah kita melakukan klarifikasi karena sementara ini masalah ini masih digantung juga jadi belum tau masalahnya seperti apa , supaya tidak timbul polemik yang lebih panjang lagi’ tegasnya.

Mr Julius kepada media mengatakan dirinya mewakili perusaan tempat ia bekerja, saat ini melakukan droping material untuk membangun, tetapi dikomplen oleh tetangga (petrus Adu) karena sebagian tanah miliknya masuk di luasan sertifikat saya, sehingga saya juga laporkan ke Aparat desa dan Pihak pengamanan untuk mediasi kasus ini kata Julias yang bernegara Amerika ini.

Perusahaan membeli dari Jermias Sanggu dan telah dilakukan transaksi jual beli yang disaksikan oleh pihak Notaris.

hadirnya semata hanya untuk mengembangkan usaha dibidang pariwisata di Kabupaten Rote Ndao, sehingga saya droping material, tetapi sayangnya dikomplen, sehingga saya berharap agar BPN dan  Pemilik tanah Jermias Sanggu  segera hadir agar dimediasi pihak pemerintah.

Reporter : Dance henukh

Rote Ndao,Sulutnews.com ---- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT, Marciana Dominika Jone melaksanakan Monitoring dan Evaluasi pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Baa, Sabtu (18/06/2021).

Kepala Lapas Kelas III Baa, Daniel Saekoko, bersama jajaran menerima langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT di ruang Ka.Lapas Kelas III Baa dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan covid-19.

Kakanwil Kemenkumham NTT, Marciana D Jone mengawali arahan dengan mengajak seluruh jajaran Lapas Kelas III Baa untuk selalu bersyukur kerena hanya atas kasih Tuhan kita dapat menjadi ASN Kementerian Hukum dan HAM. Sikap dan perilaku sebagai ASN harus tercemin dalam kehidupan sehari-hari. " Bentuk syukur kita harus kita wujudnyatakan dalam kehidupan baik sebagai ASN maupun dalam kehidupan bermasyarakat ". Tegas Marciana

Lebih lanjut Kakanwil menekankan pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Kakanwil menjelaskan bahwa Disiplin ASN merupakan kesanggupan ASN untuk menaati kewajiban dan menghindari larangan yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan. " Disiplin Apel pagi dan sore serta ketepatan waktu kerja merupakan salah satu bentuk kewajiban ASN dalam menjalankan Tugas dan Fungsinya." Tutur Marciana.

Kakanwil juga menekankan pada Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi pada Lapas Kelas III Baa." Inti dari Pembangunan Zona Integritas adalah bagaimana komitmen seluruh jajaran dalam membangun integritas baik dalam diri ASN maupun dalam Lingkup Satuan Kerja."tegas Marciana.

Menutup arahan, kakanwil kembali mengajak seluruh jajaran Lapas Kelas III Baa untuk menjaga kekompakan dan kerjasama serta saling menghargai dalam pelaksanaan Tugas sehari-hari serta pemenuhan Target Kinerja B06, Penyerapan Anggaran dan nilai IKPA karena berpengaruh pada Kinerja  dan Nilai IKPA Kantor Wilayah.

Didampingi Ka. Lapas Kelas III Baa, Kakanwil melaksanakan monitoring pada lingkungan Lapas Kelas III Baa yaitu pada Blok Hunian dan Dapur. Kakanwil juga menyempatkan diri menyapa WBP dan berpesan kepada seluruh WBP untuk menjaga kesehatan serta berdialog dengan beberapa Tahanan dan Narapida yang memperoleh Pelayanan Bantuan Hukum dari LBH Surya NTT Perwakilan Rote Ndao.

Reporter : Dance henukh

TTS So'e, Sulutnews.com - Bupati Timor tengah Selatan, Egusem Pieter Tahun, S.T., M.M. belum lama ini  Memberikan Bantuan beras kepada warga Lansia di dua Desa,  Desa Nule Dan Desa O,oof Bantuan ini di berikan lansung oleh Bupati TTS kepada Bapak  Lorens Tse usia 100 tahun & Zakarias Tse usia  90 tahun , terpantau media ini  Lansia lansia ini tinggal di rumah bulat yang tidak layak Huni oleh layaknya manusia dilansir media ini dari akun Resmi Coboy timor Coboy, Senin (13/6/2022) malam dalam pernyatan tersebut menyebutkan   Bupati TTS  Akan segera memberikan bantuan rumah layak Huni melalui Dinas PMD.

Silahkan tonton video ini : https://youtu.be/hhPYLlYq0hc

Terpampang  foto Bupati TTS  menyerahkan bantuan beras sekira 5 Kilo Gram, tanpa menuliskan identitas penerima,  yang diterima oleh seseorang yang sudah tua renteh dengan pemandangan Rumah Bulak Khas Timor.

Sebagai pemanis diksi kalimat di foto itu menuliskan “Selamat malam bagi semuanya salam sehat,  Tuhan Memberkati ,Uis Neno Nokan Kit Ok –Oke”.

Akan selalu ada seseorang yang hendak menyakitimu, merendahkanmu, menggosipkanmu, meremehkan pencapaianmu, dan menilai jiwamu. Ini adalah fakta yang harus kita semua hadapi. Namun, jika kamu menyadari bahwa Tuhan adalah sahabat terbaik yang berdiri di sampingmu ketika orang lain melemparkan batu, kamu tidak akan pernah takut, tidak pernah merasa tidak berharga, dan tidak pernah merasa sendirian. - "Tuhan tidak akan pernah memberimu apa pun yang tidak dapat kamu tangani, EPY TAHUN,S.T.M.M.

Reporter : Dance henukh

TTS Kolbano, Sulutnews.com - Pesta demokrasi pemilihan Kepala Desa Oetuke, Kecamatan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), jika tak ada ala rintangan akan digelar  tinggal menghitung hari, berdasarkan informasi yang didapat media ini,  Senin (23/6/2022) pemilihan Kepala Desa Oetuke Kolbano akan dilaksanakan,Jumat (17/ 6 /2022)  terpantau   awak media  masyarakat  Menyambut sang Calon kepala Desa  Oetuke,Irwan Sabath dengan penuh Harapan.

Bagaimana tidak, Irwan merupakan kandidat kades Incumbend, berbagai program rakyat dilaksanakan sesuai dengan regulasi, walau ada kendala tetap mendepankan pemdekatan persuasif.

Sudah terlihat  dipasangnya banner maupun spanduk Irwan Sabath  calon Kepala Desa Oetuke di sekeliling Desa Oetuke, dengan jargon Nekaf Mese pilih Nomor satu, artinya satu kali lagi demikian kalimat yang terpampang dislogan baliho, Calon Kepada Desa Oetuke Periode 2022- 2028.

https://youtu.be/s1ShLWp6VqA

Kampanye Monologis Penyampaian Visi dan misi Calon Kepala Desa Oetuke Irwan Sabath, Turut Hadir dalam giat tersebut Semua , Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta semua Pendukung memadati tempat kegiatan itu.

Irwan Sabath calon kepala Desa Oetuke, kegiatan dilanjut dengan penyampaian visi dan misi Calon Kepala Desa dengan pola monologis  Berdasarkan situasi yang ada dilapangan kegiatan berjalan dengan lancar dan aman.

Kepada media Iwan tak banyak memberi janji, tetapi menyatakan niatnya untuk mengabdikan diri pada tanah kelahirannya, kalau Bukan Kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi, artinya kita sendiri yang harus sadar untuk membangun daerah kita sendiri.

" Saya ajak untuk sama-sama bangun daerah ini, karena tanpa semua stakholder tidak mungkin kita bangun daerah kita," cetusnya

Sebagai kepala desa incumben, tentu ada kekurangan dan kelebihan, tetapi itu menjadi pelajaran berharga untuk melangka maju katanya merendah.

Reporter : Dance henukh

Rote Ndao,Sulutnews.com - Kasat Reskrim Iptu Yeni Setiono, dimintai tanggapan terkait kasus dugaan pelecehan Seksual yang menghebohkan publik, pasalnya  di lakukan oknum kepala desa Boni, kecamatan Loaholu, DF yang dilaporkan korban ke Pokres Rote Ndao belum lama ini.

Menurut Kasat Reskrim Iptu Yeni Setiono, kepada media ini, Rabu (8/6/2022) mengatakan Masih dalam tahap pemeriksaan atau penyelidikan, pihaknya akan menginformasikan perkembangan kasus tersebut.

"Masih dalam tahap pemeriksaan atau penyelidikan, Nanti ada perkembangan akan di sampaikan ke media," imbunya via watss app.

Sebelumnya diberitakan media ini, Kepala Desa Boni, Kecamatan Loaholu, Kabupaten Rote Ndao, DF, Kamis 12 april 2022, diduga ada pelecehan seksual.

Peristiwa itu dilakukan kepada remaja putri bernama OT (19) di kos milik sang Kepala Desa.

Ketika ditemui media ini, Kamis 18 april 2022  OT mengaku pada dirinya mendapatkan pelecehan seksual ketika sedang tidur di kamar kos dan posisi kamar pada tidak terkunci dan masuk kedalam kamar.

“Saat itu karena panas saya tidur siang, saya hanya kenakan pakaian minim, bapa kos menarik tangan saya dan menindas saya ditempat tidur, dan menutup mulut saya dan mengatakan bapa akan bayar, saya menjawab bahwa harga dirinya saya tidak bisa dibayar dengan uang, karena saya teriak kuat dia menutup mulut saya dan meraba payudara saya, dan saat itu adik saya dikamar mandi dan adik saya dikamar mandi dan sedang telanjang, saat itu adik saya teriak histeris sehingga kades urung niatnya,kami sudah laporkan ke RT dan Istrinya mama Kos, tapi belum ada penyelesaian,” kata OT saat dikonfirmasi pada 18 april 2022.

Namun saat di konfirmasi Kepala Desa Boni DF Senin (18/4/2022) membatah, jika dirinya pada kamis pekan lalu, memang bersama istri di ruko dekat kos, tapi tidak melakukan apapun terhadap OT.

DF katakan sempat ke kamar kos, tapi hanya didepan pintu saja, dan menanyakan kepada salah satu anak kos tersebut, apakah ada sakit sehingga tidak pergi bekerja, tapi tidak masuk kedalam kamar. Setelah itu dirinya pulang ke ruko bersama istri dan membersihkan ruko miliknya.

Sementara , Kasi Humas Polres Rote Ndao Aiptu Anam Nurcahyo, S.IP dalam siaran persnya mengatakan, selasa (19/4/2022) membenarkan adanya laporan pelecehan  seksual atas nama OT (18) warga Tuanatuk yang dilakukan DF.

Dengan nomor laporan Polisi Nomor : LP / B / 14 / IV / 2022 / SPKT / RES RN / POLDA NTT tanggal 19 April 2022.

Dalam laporannya disebutkan korban OT mendapatkan pelecehan seksual dilakukan DF dengan memeluk dan meramas payudara sebelah kanan korban OT.

Anam sampaikan jika kasus ini sementara ditangani oleh Satuan Reskrim Polres Rote Ndao dan menunggu proses hukum selanjutnya.

Reporter : Dance Henukh

Rote Ndao,Sulutnews.com - Perkara penganiayaan yang terjadi di wilayah hukum Kabupaten Karangasem dengan Nomor perkara No. 10/Pid.B/2022/Pn.Amlapura hari Senin, 6 Juni 2023 telah diputus dengan vonis 7 bulan penjara potong tahanan.

Advokat dan Pakar Hukum Dr. Togar Situmorang merasa putusan vonis 7 (tujuh) bulan jelas tidak melihat posisi dari Terdakwa seorang wanita paruh baya dengan cacat tetap dikuping  berdasarkan visum rumah sakit jelas jauh dari rasa keadilan dengan terbukti untuk Terdakwa JW malah diputus vonis 6 bulan penjara potong tahanan.

Menurut “ Dr. Togar Situmorang apa yang disampaikan oleh Ketua Majelis dan Hakim anggotan dalam persidangan tersebut dengan mengikuti segala apa yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum yang menyatakan terdakwa RMS ( Ibu Sitorus ) terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan sebagaimana diatur dalam pasal 351 ayat (1) KUHP tanpa mendengar pertimbangan Terdakwa RMS (ibu Sitorus).

Ia menyampaikan, bahwa dalam kronologis kejadian, lebih lanjut, terdakwa RMS (Ibu Sitorus) ini adalah seorang wanita paruh baya telah mendatangi saksi JW untuk meminta klarifikasi terkait kepemilikan aset lahan di Banjar Dinas Biaslantang Kaler Dusun Putwakerti Kecamatan Abang Kabupaten Karang Asem yang sedang dibangun oleh saksi JW.

"Kenapa lahan yang seharusnya menggunakan nama anak terdakwa bernama Kristin Laura yang dibeli menggunakan uang pacar anak terdakwa seorang warga negara asing bernama Greg yang tinggal di Australia, melainkan menjadi nama saksi JW tersebut," terangnya.

"Alih-alih mendapat jawaban, eh terdakwa malah mendapatkan perlakuan kasar. Sehingga terjadilah pergumulan yang sangat tidak seimbang dan tidak manusiawi yang telah dilakukan saksi JW terhadap terdakwa," imbuhnya seraya menambahkan hingga saat ini, terdakwa masih mengalami trauma pasca-insiden tersebut, bahkan juga cacat seumur hidup ataspendengaran  tegas Dr. Togar Situmorang.

Judex Debet Judicare Secendum Allegate Et Probota yang artinya seorang Hakim harus memberikan penilaian berdasarkan fakta fakta dan pernyataan.

Atas putusan vonis 7 (tujuh) bulan dari Majelis Hakim Pn Amlapura akan diterima tanpa mengajukan Banding ke Pengadilan Tinggi dimana kadang ada suatu ketakutan akan malah diperberat Hukum atau Vonis yang akan diterima RMS (Ibu Sitorus) bila dihitung setelah dipotong masa Tahanan maka tidak akan lama akan segera bebas dan telah menjalin masa hukum seluruhnya," tukas Dr. Togar Situmorang.

Majelis Hakim telah memutus perkara dan semoga merupakan Keadilan bagi semua pihak dan mengakui ada persamaan hak dan kewajiban kedua belah pihak,” tutup Dr. Togar Situmorang.

Reporter : Dance henukh

Rote Ndao,Sulutnews.com --- Advokat dan Pengamat Kebijakan Publik Dr. Togar Situmorang, S.H., M.H., MAP., C.Med., CLA. sangat mengapresiasi atas sukses acara Formula E yang telah usa dengan penyerahan Piala Kemenangan oleh Presiden RI Joko Widodo dan Gubernur DKI Anies Baswedan, Sabtu, 4 Juni 2022.

Acara Formula E telah usai namun ini menjadi momen penting untuk DKI Jakarta dimasa Pimpinan Anies Baswedan karena ini merupakan sejarah pertama Euforia masyarakat dunia kepada Indonesia menjadi sangat baik dan positif terbukti juga masyarakat penonton begitu membludak untuk menyaksikan balapan mobil listrik pertama kali di Indonesia.

Dr. Togar Situmorang mengatakan sangat sempurna untuk acara balapan pertama di Indonesia dan para pembalap begitu sangat ketat dalam persaingan tersebut telah dimenangkan Pembalap Mitch Even menjadi juara Formula E Jakarta 2022 di Sirkuit Ancol dan diposisi kedua dimenangkan oleh Pembalap Jean Eric Vergne ini.

Penonton yang membludak dan berdesak desakan di Podium untuk menyaksikan penyerahan trofi dan trofi diserahkan langsung Presiden Joko Widodo kepada Mitch Evans dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan trofi kepada Jean Eric Vergne disambut begitu meriah dengan tepuk tangan riuh dan penonton berusaha mengabadikan berfoto dengan pembalap dan walau penonton membludak namun sangat tertib setelah usai membubarkan diri melalui pintu keluar tanpa ada dorong dorongan dalam antrian tersebut," terang Dr. Togar Situmorang.

Telah tuntas gelaran Formula E di Sirkuit Ancol dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mampu menggelar event International yang dari awal begitu banyak tantangan dan celaan pada saat persiapan sirkuit Formula E Ancol telah mampu dituntaskan dengan sukses dan membuka mata dunia bahwa Jakarta bisa disejajarkan dengan kota megapolitan dunia membuktikan mampu berdiri terdepan ,” terang Dr.Togar Situmorang.

Begitu banyak tokoh hadir selain Presiden Joko Widodo dan Anies Baswedan tampak juga Ketua MPR RI Bamsoet, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo dan ajang balap Formula E ini merupakan Investasi bisnis kedepan dimata dunia dan sangat fenomenal pembangunan sirkuit hanya dalam waktu 100 hari merupakan tercepat di dunia dan sebagai Warga DKI Jakarta sangat bangga karena Jakarta punya dua Mega Stadium yaitu JIS (Jakarta Internasional Stadium) dan Jakarta International E Prix Circuit (JIEC) yang menjadi ajang balap mobil listri Formula E," terang Founder Law Firm Dr. Togar Situmorang yang memiliki kantor di Bali, Jakarta dan Bandung .

Formula E telah sukses dan ada 22 pembalap yang ikut serta dari berbagai dunia dan telah dihadiri banyak tokoh politik namun tanpa dihadiri Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha sesumbar bahwa pembangunan Sirkuit Formula E gak terjadi dan kalopun terjadi mudah2an tidak memberi malu negara ," tutup pemilik Law Firm DR. TOGAR SITUMORANG, SH,.MH,MAP,.CMED,CLA

Reporter : Dance henukh

Rote Ndao,Sulutnews.com - Pamela Damayanti Panjaitan pada Minggu,( 29/5/ 2022) via komunikasi Handphone bercerita kejadian yang dialamin sangat mengagetkan dan sungguh suatu perlakuan yang biadab telah dilakukan oleh para empat orang pengeroyok terhadap kliennya, demikian diungkapkan  Dr. Togar Situmorang,SH, MH, MAP, CMed, CLA kepada media ini, Via Telepon, Senin (31/5/2022)

Menurutnya, Percobaan Pembunuhan dan Penganiayaan sadis dan biadab yang telah dilakukan para pengeroyok, sadisnya lagi ada yang menusukan benda tajam dikepala diduga merupakan orang suruhan dari Oknum perwira dalam tubuh kepolisian,

Hal tersebut  merupakan Pidana Murni dan sangat membahayakan serta bisa merengut jiwa seorang Pamela Damayanti Panjaitan.

Oleh karena itu, dirinya mengecam perlakuan  dan berharap Kapolri bisa memberikan atensi khusus atas permasalahan hukum yang menimpa diri seorang wanita bernama Pamela Damayanti Panjaitan (PDP) yang merupakan klien kantor Law Firm DR. TOGAR SITUMORANG Via Handphone Minggu pagi hari.

PDP, telah membuat Laporan Polisi dan telah mendapatkan Visum Dokter serta pelayanan yang cepat dari Pihak Polres Metro Jakarta Selatan dan dalam Laporan Polisi Nomor : Lp/B/1243/V/2022/SPKT/POLRES MEtRO JAKARTA SELATAN/POLDA METRO JAYA dengan pasal yang telah diterapkan adalah  Pasal 170 KUHP,Pasal 351 KUHP, Pasal335 KUHP, Pasal 336 KUHP dan Laporan Polisi Nomor : Lp/B/1244/V/2022/SPKT/POLRES METRO JAKARTA SELATAN/POLDA METRO JAYA diterapkan Pasal 363 dimana wajib harus ditambah dengan Pasal 338 KUHP tentang Percobaan Pembunuhan karena dugaan melakukan Kejahatan Pencurian dengan Pemberatan terhadap nyawa seseorang dilakukan Terlapor Dugaan Pidana ini ada dua orang berinisial Perindo Potabuga dan FAUZA OKTAWYENDA dimana kejahatan ini klien mengalami kerugia Tas Hermes, Uang Rp.7.500.000, I Phone 12/256 warna putih juga Luka besar dikepala kanan, Memar lebam, Nyeri Tulang Ekor kejadian F Hotel Panglima Polim Jakarta Selatan ini muncul disebabkan ada suatu peristiwa sebelumnya dan dalam penanganan pihak Propam Mabes Polri dan diharapkan pihak Kepolisan Metro Jaya dan jajaran segera dapat menemukan para pengeroyokan dan Otak yang memerintahkan untuk melakukan Percobaan Pembunuhan dengan cara pencurian pemberatan tersebut.

Dr. Togar Situmorang menjelaskan bahwa Presiden RI Joko Widodo telah meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menindak tegas aksi premanisme dan semua tindakan kekerasan yang meresahkan masyarakat dan Kapolri juga telah memberikan intruksi langsung kepada Bareskrim Polri Komjen Agus Andrianto dan seluruh Kapolda terutama Kapolda Metro Jaya Irjend Fadil Imran agar tidak memberi ruang sedikitpun kepada Oknum Oknum masyarakat yang melakukan tindakan premanisme.

Advokat dan Kebijakan Publik Dr. Togar Situmorang, SH, MH,. MAP,. CMed,. CLA sangat prihatin atas pengancaman percobaan pembunuhan dan penganiayaan tersebut dan wajib dilindungi masyarakat dari kekerasan apalagi klien merupakan seorang wanita Kalo Preman tidak dilindungin oleh Undang Undang dan kalo preman sudah buat kejahatan percobanan pembunuhan dan penganiayaan serta telah resmi dilaporkan kepihak polisi maka wajib polisi untuk segera menangkap para pelaku dan poses secara hukum,” tegas Dr. Togar Situmorang dan bila tidak diproses bahkan dilakukan penangkapan maka jelas negara dalam keadaan bahaya karena itu berarti preman dilindungi itu tidak boleh terjadi akan menjadi preseden buruk, dimana negara tidak boleh kalah dan Kapolri Jendral Sigit Listyo telah memerintahkan untuk menangkap setiap gerakan kekerasan dan memberanguskan juga untuk membuat efek jera.

Dr. Togar Situmorang meminta perhatian pemegang wilayah Metro Jaya atau sering disebut Metro satu Irjend. Fadil Imran agar tidak pandang bulu sesuai perintah Kapolri kepada jajaran Polda, Polres dan Polsek seluruh Indonesia agar jangan dikasih ruang untuk para preman yang meresahkan masyarakat dan berharap polisi secara profesional menangani kasus ini agar memberikan efek jera bagi para pelaku.

Percobaan pembunuhan dan penganiayaan terhadap Pamela Damayanti Panjaitan perbuatan pidana dan Polisi dapat bertindak secara profesional dalam penanganan kasus kekerasan dengan pemberatan ini segera ditangkap demi memberi rasa aman bagi masyarakat terutama kaum wanita,” tutupnya.

Untuk diketahui, kasus tersebut bermula dari  pemberitaan media terkait adanya Media sosial, Kini kembali bikin ulah lewat postingan akun facebook pribadinya, dengan ucapan kotor, tuduhan serta Ancaman yang tidak berdasar, kepada seorang Mantan Kepala Desa Bongkudai, Bolaang mongondou Timur Deliyanti Mamonto Mardjun.

Reporter ; Dance henukh