Jawa Tengah

Jawa Tengah (92)

Klaten, Sulutnews.com – Satuan Reskrim Polres Klaten berhasil melakukan pengungkapan tindak pidana penculikan anak laki laki dibawah umur bernama RS (9tahun), yang masih duduk dibangku kelas 3 Sekolah Dasar, yang terjadi di wilayah Kecamatan Jogonalan.

Diketahui, kejadian ini berdasarkan laporan Polisi dari orang tua korban bernama SY, pada tanggal 24 Februari 2021 kemarin. Kemudian, Polisi bergerak cepat berhasil mengamankan I-R, seorang perempuan warga Catur sakti, Rt.01, Rw.01, desa Braja Sakti, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, Lampung, yang berdomisili di Wilayah Kelurahan Nanggewer Mekar, Cibinong, Bogor, Jawa Barat dan anaknya berinsial, R-A-R, seorang perempuan.

Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu saat pers rilis di Mapolres Klaten, mengatakan, Pelaku melakukan penculikan terhadap korban tersebut dengan tujuan untuk menuntut kepada orang tua korban agar mengembalikan perhiasan yang disangka pelaku di ambil oleh orang tua korban.

 “Menurut Pelaku, dia membujuk rayu korban untuk di ajak makan bakso serta jalan-jalan di Yogyakarta, selanjutnya korban di bawa ke tempat kontrakan pelaku di Bogor,” Jelas Kapolres, Jum’at (26/02).

Kapolres juga menjelaskan Kronologis kejadian, pada hari Selasa (23/02) kemarin, sekitar pukul 09.30 Wib, Korban RS bersama dengan anak dari MW sedang bermain di halaman rumah milik MW yang berada di Tegal Mampir, Joton, Jogonalan, Klaten kemudian sekitar pukul 09.30 wib, MW melihat dan sempat berbicara dengan pelaku R-A-R dan I-R yang saat itu hendak mengajak/membawa pergi korban untuk diajak jalan-jalan ke jogja.

Lanjut Edy, sekitar pukul 12.00 wib anak korban belum pulang kerumah, sehingga ibunya berusaha mencari kerumah MW dan diberitahu oleh MW jika korban (RS) ikut pelaku yang bernama R-A-R. Dan sekitar pukul 18.00 wib ibu korban menunggu di rumah sampai malam anaknya belum pulang kerumah dan mencoba menghubungi R-A-R melalui Hp mengatakan bahwa tidak bersama dengan anaknya, sehingga ibunya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

 “Adapun barang bukti yang berhasil diamankan, yakni 1 Unit Mobil Honda Brio warna putih tahun 2019 dengan Nopol AD 8523 XS, Beserta STNK dan BPKB atas nama IDA IRAWATI. 2 (dua) stel pakaian yang digunakan para pelaku pada saat melakukan tindakan penculikan terhadap korban, 1 (satu) stel pakaian milik korban dan 1 (satu) buah handphone merk oppo A83, serta Data Rekaman CCTV sekitar TKP, ” imbuh Kapolres Klaten.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 76 F UURI No. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak Jo pasal 83 UURI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UURI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan Anak, dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling sedikit Rp. 60 juta dan paling banyak Rp. 300 juta. (Dyah)

Semarang,Sulutnews.com – Dalam dua hari ini, Ditresnarkoba Polda Jateng menggelar operasi kegiatan penertiban tempat hiburan malam serta rekreasi keluarga dalam rangka pelaksanaan PPKM dan P4GN, di wilayah Kota Semarang, pada Kamis malam (25/2/21) dan Jumat Malam (26/2/21).

Menurut Kapolda Jateng Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, S.H., SSt., M.K. melalui Dirresnarkoba Polda Jateng, Kombes Pol. Drs. Agung Prasetyoko,. S.H, M.H., menjelaskan, bahwa kegiatan operasi ini dilakukan bersama dengan, Dit Sabhara, Bidpropam, Biddokkes, Bidhumas Polda Jateng dan Pom Dam IV Diponegoro. Hal ini dilakukan, untuk penegakkan hukum protokol kesehatan dimasa pandemi covid 19.

Dikatakan Dirresnarkoba Polda Jateng, Kombes Pol. Drs. Agung Prasetyoko,. S.H, M.H., bahwa Dirres Narkoba Polda Jateng melakukan operasi gabungan dalam penertiban jam malam operasional di berbagai tempat di kota Semarang ini.

 “Kegiatan PPKM sekala Mikro ini mengacu kepada peraturan perwali, untuk usaha tutup pukul 23.00 WIB, ternyata masih tutup lebih dari jam tersebut. Ini yang kita berikan sanksi dan kita lakukan operasi,” jelas Kombes Pol. Drs. Agung Prasetyoko,. S.H, M.H., saat di hubungi melalui telepon, Sabtu (27/2/2021).

Selain itu, Lanjut Agung, Penertiban ini dalam rangka menindaklanjuti kebijakan presiden RI dan Kapolri guna pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan, serta adanya peredaran gelap narkoba (P4GN) di masa pandemi covid-19 di tempat rawan narkoba, tempat hiburan, atau rekreasi masyarakat. Hal ini guna mendukung pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro (PPKM).

Agung juga menambahkan, dalam operasi ini, dibagi menjadi tiga Tim, tim pertama yang Dipimpin oleh kasubdit 1, AKBP. Edy Santoso, S.Sos., M.Si., Tim 2 Dipimpin oleh Kasubdit 2 AKBP. Tjatoer Boediono, tim 3, Dipimpin oleh Kasubdit 3 AKBP. Sigit Bambang Hartono, S.H., M.Hum., ketiga Tim tersebut melakukan operasi narkoba dan penertiban tempat hiburan malam dan rekreasi keluarga.

 “Kita khawatirkan adanya peredaran Narkoba di masa pandemic Covid 19 seperti ini. Untuk itu, operasi ini dilakukan tiga tim, di tempat rawan narkoba, tempat hiburan, atau rekreasi masyarakat,” ucapnya.

Masih kata Dirresnarkoba Polda Jateng, ada beberapa titik yang dilakukan operasi yaitu, Baby face Karaoke Puri anjasmoro, Onz+onz spa imam bonjol, California Karaoke, Two star, Alexa Karaoke, Family fun, Massage Emporium, Inul Vizta Karaoke, dan Black Room. Namun, dalam kegiatan tersebut, tidak ada pengunjung yang kedapatan membawa maupun mengkonsumsi narkotika.

 “Kegiatan berjalan dengan tertib, lancar dan aman, anggota dalam melaksanakan kegiatan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. Sedangkan tempat hiburan yang dihimbau agar, segera tutup karena melanggar jam operasional PPKM berskala mikro yaitu, Bay face Karaoke, Onz+onz spa, Two Stat, Alexa karaoke dan Inul Vizta karaoke,” pungkasnya.

Dirresnarkoba Polda Jateng juga menghimbau kepada masyarakat, untuk menjahui narkotika dan mematuhi peraturan pemerintah dalam menjaga Jarak, melakukan cuci tangan menggunakan sabun dan menggunakan masker. (Dyah)

Semarang, Sulutnews.com - Usai diterjang hujan dan angin deras di wilayah kota Semarang, situasi terkini di wilayah kecamatan Genuk, Kota Semarang, pukul 13.00 Wib, Jumat (26/2/21).

Menurut Kasat lantas Polrestabes AKBP Sigit, S.I.K., M.H., melalui Iptu Suharno mengatakan, bawah situasi saat ini diwilayah Genuk dan sekitarnya, terutama Kaligawe, genangan air masih tinggi sekitar kaligawe, setinggi 40 sampai 50 centimeter.

"Ketinggian air saat ini, menyebabkan kendaran kendaraan yang biasa melintas, tidak dapat melintas, karena ketinggian air," kata Suharno.

Untuk sementara, lanjut Suharno, arus lalulintas dialihkan ke jalan raden patah. Guna menghindari genangan air yang semakin meninggi.

"Jalur ini hanya bisa dilalui oleh kendaraan besar, sedangkan kendaraan kendaraan kecil belum bisa melintas. Jadi, kita alihkan ke jalan Raden Patah," ucapnya.

Iptu Suharno juga menghimbau kepada masyarakat, untuk menghindari daerah yang ada genangan air tinggi. Hal ini agar tidak terjadi mogok pada kendaraan.

"Kami meminta kepada pengguna jalan, untuk berhati hati. Sementara hindari jalur jalur banjir, agar tidak terjadi kendaraan mogok," ungkapnya. (Dyah)

Semarang,Sulutnews.com - Sekelompok orang diduga merupakan anggota salah satu Laskar di Solo melakukan pengrusakan dan penganiayaan di Kampung Mutihan Kel. Sondakan Kec. Laweyan Kota Surakarta, pada Minggu (14/02/2021) pukul 13.00 WIB.

Saat menerangkan kronologi kejadian pada awak media, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahma Luthfi mengatakan Kejadian ini bermula saat sekitar 14 (empat belas) dengan mengendarai sepeda motor, plat nomor ditutup lakban, menggunakan penutup kepala / cebo, dan membawa senjata tajam  berupa pedang samurai dan tongkat pemukul (button stick) dengan berdalih amaliah, telah mendatangi tempat warung milik Sumadi, kemudian mengintimidasi dan mengambil uang milik korban Rp. 400.000,-, merusak satu buah ketipung.

Tak sampai disitu para pelaku tersebut juga mendatangi warung lainya yaitu milik Joko Prayitno, para pelaku  merusak TV Polytron 40 inc, dan mengambil uang Rp. 183.000,-. Belum puas pelaku mendatangi warung milik Ibu Nining Sulistyowati dan memecah etalase warung, serta melakukan penganiayaan terhadap korban atas nama Mardiyanto hingga menderita luka-luka.

"Hasil investigasi scientific kepolisian yang kita punya berhasil kita ungkap dari 14 pelaku 6 pelaku sudah kita amankan sisanya yaitu 8 pelaku sudah kita kantogi nama-namanya," terang Kapolda.

6 pelaku kini telah diamankan Polresta Surakarta masing-masing bernama Agus Jatmiko Alias Agus Pitik (39), Hoho Saputro (26), Ajisetya Amirul (22), Yunianto (20), Fajar Nugroho (20), dan Yhumas Reno (26).Sedangkan pelaku lain yang kini statusnya DPO yaitu DM, QM, RO, HA,  dan 4 (empat) orang belum diketahui namanya.

"Perintah saya satu, ketat, kita harus tuntaskan aksi premanisme apalagi intoleransi yang menjurus pada radikalisme bdi wilayah Jawa Tengah,"tegas Kapolda.

Sebelumnya Sekelompok orang  berjumlah 5 (Lima) orang diduga dari Kelompok yang sama juga telah melakukan kekerasan terhadap orang dan pengrusakan barang, pada Kamis (11/02/2021), di sebuah Pos Kamling di wilayah Kel. Danukusuman, Kec. Serengan, Kota Surakarta. Dengan modus operansi yang sama yaitu Pelaku melakukan pengancaman menggunakan samurai pada warga yang ada di pos kamling.

3 pelaku berhasil ditangkap bernama Sigit Zakariya alias Bendot (25), Desning Wong alias Miwon (29) dan Teguh Pidekso alias Bangkok (39). 2 (dua) pelaku yang berstatus DPO yaitu VG dan KZ.

"Ada pelaku kita tangkap di hotel di wilayah Serengan dengan perempuan, kita terus kembangankan dengan IT kita barangkali para pelaku terlibat prostitusi online,"jelas Kapolda.

Kapolda beri imbauan pada masyarakat bahwa tidak ada organisasi atau apapun bentuknya yang melakukan tindakan kepolisian yaitu memanggil, memeriksa, tangkap, tahan, apalagi melakukan sweeping. Kewenangan tersebut sebagaimana pada Undang-Undang hanya ada di kepolisian.

Tersangka diancam dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara, diantaranya Pasal 170 ayat (1) dan (2), dan /atau Pasal 351 ayat (1), dan/atau Pasal 363 ayat (1) ke-4, dan/atau Pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHP, dan/atau Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. (Dyah)

Magelang, Sulutnews.com - Pelantikan kepala Daerah pemenang Pilkada 2020 yang akan di gelar besok. Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi melarang kerumunan saat momen pelantikan kepala daerah tersebut.

"Wali kota dan bupati yang dilantik juga diminta tak menggelar pesta. Dalam pemenang Pilkada 2020 yang akan berlangsung besok," kepada wartawan di sela-sela acara 'Launching Cashless Polres Magelang & SKCK Door To Door' di Polres Magelang, Kamis (25/2/2021).

Bukan hanya dilarang, kata Kapolda, hal ini memang tidak di perbolehkan. Karena itu ia mengharapkan kepada paslon yang menang terpilih tidak perlu untuk membuat pesta, tidak usah ada euforia para pendukungnya.

"Kita lakukan pengamanan ini, secara tegas dengan protokol kesehatan, hal ini mencegah klaster baru," ucap Kapolda.

"Ini kan bagian terakhir dari Operasi Mantap Praja. Ini sudah kondusif sekali, tidak ada yang bersengketa, sudah selesai," imbuh Luthfi.

Dia juga mengungkap, dengan adanya skala prioritas. Menurutnya, sejauh ini tak ada kerawanan sehingga pengamanan dilakukan oleh masing-masing Polres, hingga pengamanan acara pelantikan kepala daerah besok.

"Di Jateng tidak ada yang fluktuatif jadi seperlunya saja. Tidak ada kerawanan, Tidak ada euforia, tidak ada destruktif pengerahan massa. Cukup Polres masing-masing. Tidak ada backup kesatuan," jelasnya.

Sebelumnya, pelantikan para pasangan pemenang Pilkada 2020 oleh Gubernur Jawa Tengah akan berlangsung besok secara virtual. Salah satu yang akan dilantik besok yakni Wali Kota Solo terpilih, Gibran Rakabuming Raka.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Solo, Wahyu Kristina, menjelaskan acara pelantikan Walkot Solo akan berlangsung di gedung DPRD Solo.

"Jadi hari Jumat itu pelantikan oleh Gubernur Jawa Tengah secara virtual, dilanjutkan serah terima jabatan sekaligus pidato pertama Wali Kota Solo," ujar Wahyu

Diketahui, untuk tamu undangan hanya dibatasi 25 orang, di antaranya Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, KPU, Bawaslu, mantan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo. (Dyah)

Magelang, Sulutnews.com - Pelaksanaan program pelayanan SKCK DOOR TO DOOR kepada masyarakat, dilakukan Polres Magelang, Polda Jawa Tengah, sejak 18 Februari 2021 kemarin, di Jalan Raya Candirejo, Dusun Kaliduren, Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, KabupatenMagelang.

Kapolres Magelang, Akbp. Ronald A. Purba, SIK, MSi., mengatakan, hal ini merupakan program 100 hari Kapolri yang ke enam, dalam memberikan pelayanan kepolisian masyarakat.

"Program ini, adalah program yang ke enam dalam pelayanan Polri. Hal ini untuk mempermudah masyarakat untuk mengurus SKCK, Sim dan yang lain lainnya," jelas Kapolres Magelang dalam memberikan kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).

Dikatakan Ronald, Kegiatan SKCK DOOR TO DOOR ini, merupakan terobosan kreatif dari Polres Magelang dalam rangka peningkatan pelayanan kepada Masyarakat secara Prima dan sebagai tindak lanjut perintah pimpinan tertinggi Polri.

Pelayanan SKCK Door to door ini, lanjut Kapolres, memang di prioritaskan bagi Difabel, kelompok rentan dan pemohon yang memerlukan SKCK misalnya terjadi bencana dll (mengingat keterbatasan petugas SKCK dan SIDIK jari /identifikasi).

"Namun jika, akan membuat bersama-sama misalnya ada pilkades yang memerlukan SKCK, maka petugas SKCK dapat hadir di Kelurahan / Kecamatan secara kolektif jemput bola," kata Ronald.

Dia menambahkan, gambaran singkat pelayanan SKCK door to door, sebagai berikut, pelayanan skck memberikan nomer hotline yang bisa dihubungi oleh masyarakat yang membutuhkan skck, kedua, Petugas SKCK bersama Ident datang dengan membawa blangko biodata pemohon yang harus disi.

Ketiga, kata Ronald, Pemohon menyiapkan FC KTP, FC KK dan pas phito 4X6 dengan backgound Merah sebanyak 4 lembar. Setelah blangko diisi pemohon dan sudah melaksankan sidik jari maka proses selesai.

"Kemudian blangko dibawa ke Polres Magelang untuk dilakukan pencetakan SKCK, selanjutnya akan diantar ke rumah pemohon dan pemohon bayar Rp. 30.000 sesuai PNBP," jelasnya.

Sementara itu, Kaploda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, dalam sambutannya mengatakan, program ini merupakan program bank, bahkan BI akan monitor program ini.

"Kegiatan ini merupakan progam Kapolri yang no 6, dalam 100 hari kerja polri dan hal ini sudah dijalankan di Polres Magelang. Hal ini untuk memberikan pelayanan dengan mudah kepada masyarakat menggunakan tekhnologi elektronik saat ini," jelas Kapolda Jateng.

Dijelaskan Kapolda, hal ini merupakan terobosan kreatif untuk dikembangkan di daerah lain. Dan diharapkan juga, daerah lain bisa mengembangkan hal seperti ini.

"Program ini merupakan program yang tepat, disaat kondisi seperti ini yaitu pandemi covid 19. Sehingga tidak terjadi satu kerumunan dalam mengurus surat surat di kepolisian, dan tanpa harus bersentuhan langsung dengan masyarakat melalui program ini," terangnya.

Masih Kata Kapolda Jateng, hadirnya program SKCK DOOR TO DOOR ini, dalam memberikan pelayanan masyarakat, untuk melayani masyarakat. Hal ini sudah menjadi tugas dan kewajiban kepolisian.

"Tidak ada polisi kayak ndoro sekarang ini, wajib memberikan pelayanan yang terbaik, untuk itu polisi harus siap menerima kritikkan dan saran dari masyarakat," pungkasnya.

Acara launcing program SKCK DOOR TO DOOR di Kapolres Magelang ini, dihadiri Kapolda Jawa Tengah, pejabat polda jateng, jajaran Polres Magelang, Sekda Kabupaten Magelang, DPRD Kabupaten Magelang, sert Kepala Bank BRI Yogyakarata dan Magelang. (BD/Dyah).

Banjarnegara,Sulutnews.com – Akhir-akhir ini sejumlah wilayah di Jawa Tengah terendam banjir akibat dari curah hujan tinggi, sebagai persiapan menghadapi bencana alam Jajaran Sat Sabhara Polres Banjarnegara bersama dengan prajurit TNI Kodim 0704 Banjarnegara menggelar latihan penanganan bencana banjir bandang di Sungai Serayu The Pikas Resort Banjarnegara, Sabtu (20/2/2021).

Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto, SH, SIK, MH, M.Si mengatakan, pelatihan tersebut dilakukan untuk mempersiapkan personel dalam menghadapi ancaman bencana, khususnya banjir di Wilayah Banjarnegara.

"Kita sebagai aparat dituntut untuk siap dan sigap apabila dibutuhkan dalam membantu penanganan bencana alam banjir, baik di wilayah Banjarnegara maupun di wilayah lain," katanya saat memberikan sambutan pembukaan pelatihan.

Menurutnya, selain melatih kemampuan fisik, personel juga harus memiliki skill yang mumpuni. Latihan ini dimaksudkan untuk memupuk sinergi antara Polri dengan TNI maupun dengan instansi lain.

"Sinergi sangat diperlukan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Baik pada saat penanganan bencana maupun sektor lain," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Shabara AKP Agustinus Krisdwiantoro, SH mengatakan, saat pelarihan peserta didampingi oleh resque dari The Pikas sebagai pemandu lapangan, pelatihan ini menerapkan skenario yang telah disesuaikan dengan kondisi sebenarnya. Terutama, saat terjadi banjir terjadi di wilayah Banjarnegara.

"Dalam pelaksanaan pelatihan ini kami melibatkan TNI Polri tim resque dan anjing pelacak K-9 yang memiliki keahlian mencari mayat," tuturnya.

Ia mengungkapkan, dalam latihan ini diasumsikan ada masyarakat yang terjebak banjir dan tim melakukan evakuasi dan pertolongan pertama oleh tim medis Sarsipol, mengecek pernafasan, denyut nadi, melakulan CPR, membantu dengan alat oksigen

"Simulasi evakuasi korban banjir dari awal evakuasi sampai dengan pertolongan pertama oleh tim medis Sarsipol, kami juga siapkan posko bencana dan tempat pengungsian," tandasnya.(/Dyah)

Semarang.Sulutnews.com - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.S.T. M.K. turun langsung membagikan masker dan makan malam gratis untuk kaum duafa dan ojol di seputar Simpang Lima,Semarang, pada Sabtu malam (20/02/2021).

Bakti sosial pembagian sebanyak 2000 masker dan 1. 000 makan malam gratis tersebut dilaksankan oleh Satlantas Polrestabes Semarang  bersama dengan 9  Komunitas Kota Semarang.

Kapolda Jateng mengungkapkan kegiatan tersebut dalam rangka untuk memutus mata rantai covid-19 dan meringankan warga masyarakat yg sangat membutuhkan bantuan makanan ditengah Pandemi covid 19 yang masih belum berakhir.

 “Dengan pembagian masker ini kami harap bisa membatu upaya pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19, selain itu kita juga bagikan makan malam tujuan yang utama yaitu membantu meringankan beban warga,” terang Kapolda.

Sementara itu, Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit, S.I.K., M.H., mengatakan, selain membagikan makanan, kepolisian Satlantas Polrestabes Semarang bersama TNI membagikan 2000 masker kepada warga kota Semarang.

"Pembagian masker Gratis ini, dalam rangka memutus penyebaran virus covid 19 dan pembagian makan gratis untuk warga yg melintas dikawasan simpang 5 Semarang," jelas Sigit.

Meskipun tidak seberapa, lanjut Sigit, hal ini bisa memberikan atau meringankan sedikit beban terhadap mereka yang membutuhkan disaat pademi seperti ini.

"Semoga masker yang kami bagikan ini, dapat bermanfaat bagi warga semarang. Dan kita harapkan kepada warga Semarang, untuk tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan," ungkapnya.

Ketua PSMTI, Dewi Susilo Budihardjo mengungkapkan, adapun nasi kotak yanh dibagikan tersebut, memang di prioritaskan untuk kaum duafa dan pengemudi ojol yang ada di Kota Semarang.

"Hal tersebut dilaksanakannya dalam mendukung program Walikota Semarang, dalam mengatasi pandemi ini dan mencegah penyebaran Covid 19, apalagi sunggung suatu kehormatan dan kebanggan bagi kami kegiatan kami sekarang di Tinjau langsung oleh Kapolda Jateng, Terima Kasih Bapak kapolda atas dukungannya berkenan hadir dalam kegiatan kami" kata Dewi.

Lanjut Ketua PSMTI ini, Pihaknya menggerakan beberapa komunitas untuk menanggulangi dan memberi empati, serta support dengan makan malam yang diberi tema "Berbagi Meja" tersebut.

 

"Dalam berbagi ini, karena kami mengerti kondisi saudara kita yang kesulitan karena Pandemi," ucapnya.

Dewi Susilo juga mengungkapkan, pihaknya setiap hari mengeluarkan 1.000-1500 nasi kotak makan malam yang siap dibagikan kepada masyarakat sekitar yang telah digelar dari tanggal 17-23 Februari.

Dalam kegiatan pembagian masker dan nasi kotak ini, Kapolda Jawa Tengah ditemani oleh, Wadirlantas Polda Jateng, Kasatlantas Polrestabes Semarang, Wakasatlantas Polrestabes Semarang, KBO satlantas Polrestabes Semarang, Perwira dan personil Polrestabes Semarang, TNI, Paguyuban sosial marga tionghoa indonesia (PSMTI), Nahdatul Ulama ( NU ), GP. Ansor, Perempuan Relawan Jokowi (Pertiwi), Lindu aji, Komite Pengusaha UMKM kota Semarang, Badan Musyawarah Antar Gereja( BAMAG), Persaudaraan Wanita Tionghwa Indonesia (Perwanti ) dan Yayasan Berkah bagi bangsa. (Dyah)

Banyumas,Sulutnews.com -  Bertempat di Balai Desa Gunung Lurah Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas telah dilaksanakan Launching PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Berbasis Mikro, Senin 15/2/2021.

Hadir dalam Kegiatan Bupati Banyumas H. Achmad Husain; Kapolresta Banyumas Kombes Pol Muchamad Firman Lukmanul Hakim, SH, S.I.K, M.Si, Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf. Chandra, S.E., MIPol, Forkopimda Banyumas, Muspika Kecamatan Cilongok, Perwakilan Kades Kec Cilongok, Perwakilan Ketua RT dan RW Desa Gunung Lurah.

Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf. Chandra, S.E., MIPol dalam sambutannya menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap Budayakan dan patuhi Protokol kesehatan supaya bisa mengurangi dan mencegah penularan Covid - 19.

Sedangkan Kapolresta Banyumas Kombes Pol Muchamad Firman Lukmanul Hakim, SH, S.I.K, M.Si dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa TNI Polri akan bersinergi dengan aparat terkait tentang penangan Covid 19.

"Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus Proaktif dalam penanganan membantu tenaga kesehatan, karena mereka berada di garda depan terjun langsung dengan warga binaannya," pungkas Kapolresta.

Bupati Banyumas  H. Achmad Husain menyampaikan bahwa tujuan kita mematuhi 5 M adalah untuk menjadikan hidup yg lebih sehat seperti semula.

"Posko RT RW harus aktif dalam pelaksanaan ini, Kami harapkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus aktif dan di tambah unsur-unsur lain seperti BPD, PKK, dan tokoh mayarakat.

"Jika ada warga masyarakat yang sakit segera di Rapid tes supaya segera di tangani secara maksimal," jelas Bupati. (pen/sugeng)

Banyumas,Sulutnews.com - Bertempat di Ruang Joko Kaiman Komplek Pendopo Si Panji Kabupaten Banyumas, Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra, S.E., M.I.Pol bersama Forkopimda Kabupaten Banyumas mengikuti Rapat Koordinasi Penanganan Pandemi Covid 19 di Jawa Tengah melalui Video Conference. Senin (15/02/2021)

Menteri Kesehatan Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU. menyampaikan tentang pentahapan vaksinasi. Bagi para pimpinan daerah yang belum menyelesaikan vaksinasi tahap 1 dimohon segera diselesaikan. Di Bulan Maret kita akan menerima 4,6 juta vaksin gratis.

Lebih lanjut juga disampaikan bahwa untuk daerah yang belum atau kesulitan pendistribusian vaksin, akan di kirim tim khusus untuk menangani masalah tersebut. Para kepala daerah harus bisa bekerja sama dengan seluruh Forkopimda di daerah masing-masing dalam penanganan permasalahan yang muncul di lapangan.

 “TNI Polri bersama pemerintah Daerah sudah bekerja sama untuk bersama – sama mengurangi secara siginfikan perkembangan virus ini. Terima kasih kepada Bapak Panglima TNI dan Kapolri, semoga program ini berjalan dengan lancar,” jelas Gubernur.

Usai pelaksanaan Rakor, Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra, S.E., M.I.Pol menyampaikan bahwa rapat Koordinasi Penanganan Pandemi Covid 19 di Jawa Tengah melalui Video Conference bertujuan untuk mengevaluasi PPKM tahap 3 (Berbasis Mikro) di Wilayah Jawa Tengah, evaluasi pemberian Vaksin Tahap 1 dan kesiapan pemberian Vaksinasi tahap selanjutnya.

 “Harapan kita semua, pelaksanaan kegiatan ini bisa lancar, tentunya tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi semua pihak,” jelas Dandim (pen/sugeng)