Jawa Tengah

Jawa Tengah (53)

Surakarta,Sulutnews.com - Polresta Surakarta gelar pers rilis atas kasus penembakan mobil Alphard milik seorang pengusaha tekstil di Kota Solo yang terjadi pada Rabu (2/12/2020). Hingga saat ini polisi telah mengamankan pelaku berinisial LJ (72) yang tak lain adalah rekan korban I (72). Jumat (04/11/2020).

Pers rilis tersebut dihadiri Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, Kasat Reskrim Polresta Surakarta Purbo Adjar Waskito, dan Kasubaghumas Polresta Surakarta Iptu Umi Supriati.

Tersangka LJ telah di tangkap paksa oleh tim gabungan Satreskrim Polresta Surakarta dan Den C Brimobda Polda Jateng, petugas pun langsung menggeledah rumah LJ dan menemukan senjata api beserta peluru yang kini telah diserahkan pada Wasandap Polda Jateng.

Dalam pers rilis tersebut Kapolresta Surakarta menyampaikan bahwa Peristiwa itu berawal pada tahun 2008 LJ memiliki aset tanah yang ada di Jaten Karanganyar seluas kurang lebih 10.000 M2 yang akan di lelang oleh Bank BNI. Selanjutnya LJ melalui isterinya TW meminta kepada korban I untuk mendaftar sebagai peserta lelang.

"Akhirnya lelang yang dilakukan oleh KPKNL dimenangkan oleh korban I senilai 10 Milyar dan hak atas tanah tersebut beralih menjadi atas nama korban I." terang Kapolresta Surakarta, Jumat (04/11/2020).

Pada tahun 2016 tersangka LJ kembali mengungkit masalah tersebut setelah bertemu dengan seorang berkebangsaan Korea yang hendak membeli tanah tersebut seharga 26 Milyar.

"Tersangka LJ menganggap korban I masih mempunyai kekurangqan sebesar 16 Milyar dan meminta kekurangan uang tersebut namun korban tidak mau." terang Kapolresta Surakarta, Jumat (04/11/2020)

Sebelum penembakan terjadi, LJ sempat meminta kepada saksi SLW untuk membujuk dan mengajak korban I guna datang ke lokasi rumah di Jl. Monginsidi No. 46 RT 01 RW 12 Margoyudan, Kel Gilingan, Kec. Banjarsari Kota Surakarta (TKP) dengan dalih untuk ditunjukan lokasi sarang burung walet yang diakui milik tersangka LJ.

"Namun SLW tidak menurutinya meski sudah dijanjikan imbalan uang, justru SLW memberitahukan perihal tersebut kepada korban  I." terang Kapolresta Surakarta, Jumat (04/11/2020).

Setelah berhasdil mengajak  korban pergi ke rumahnya di Jalan Monginsidi,  LJ meminta korban keluar dari dalam mobilnya. Namun, korban menolak dan tetap berada di dalam mobil. Saat itu, sopir korban mengaku melihat senjata api yang ditaruh di bagian depan celana LJ, sontak sopir korban memutar balikan mobil Alphard yang dikendarainya bersama korban.

"Tembakan pertama dilepaskan oleh tersangka ketika saksi akan memutar balikan kendaraan Alphard warna hitam dengan jarak kurang lebih 2 meter."ungkap Kapolresta Surakarta.

Diketahui korban dan tersangka masih memiliki hubungan kerabat, TW istri tersangka merupakan adik kandung dari korban I.

Polisi kini telah mengamankan barang bukti berupa 1 Unit Toyota Alphard AD 8945 JP berikut STNK, 1 senjata api gengam merk Carl Walther warna silver, 3 magazine, 63 butir peluru Cal 22 LR, 1 serpihan proyektil, 8 selongsong peluru, 1 potongan gril depan mobil Alphard, 1 stel pakaian, 1 lampu tongkat lalu lintas, 1 kemeja dan celana abu-abu, serta 1 sepatu merk Nike.

Tersangka LJ telah ditahan dan diancam dengan Pasal 360 KUHP Jo 53 KUHP dengan ancaman pidana mati, pidana seumur hidup atau penjara selama-lama 20 tahun.(/Dyah)

BATANG,Sulutnews.com -- Dandim 0736/Batang Letkol Arh. Yan Eka Putra dan Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka memberikan semangat para petugas yang sedang mengolah bahan makanan di dapur umum bagi warga terdampak COVID-19 di Halaman belakang Mapolres Batang, Kamis (3/12/2020).

Dalam peninjauan tersebut, Dandim dan Kapolres Batang melihat aktivitas dapur umum yang sedang mempersiapkan makan siang untuk warga terdampak pandemi.

 “Tetap semangat semuanya. Landasi bekerja dengan keikhlasan untuk membantu saudara-saudara kita ditengah pandemi, berikan yang terbaik,” ucap Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka penuh semangat.

Kapolres menjelaskan petugas yang melayani di dapur umum berasal dari anggota Polres, Kodim dan Tagana.

Dalam seminggu, dapur umum dibuka 2 kali yaitu pada hari Selasa dan Kamis. Para petugas memasak untuk makan siang warga.

 “Kita targetkan 500 nasi siap saji yang akan dibagikan pada masyarakat. Harapanya, dengan kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan makanan di masa pendemi COVID-19,” tutur AKBP Edwin Louis Sengka.

Dandim Batang Letkol Arh. Yan Eka Putra mengatakan dapur umum TNI - Polri dan Pemda ini adalah bukti sinergitas bersama membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

"Kegiatan ini wujud sinergi tiga pilar Kabupaten Batang membantu warga terdampak pandemi, dengan sasaran yang akan mendapatkan bantuan nasi kotak ini adalah warga yang benar-benar terdampak Covid 19,” ujar Dandim. (Dyah)

Semarang,Sulutnews.com - Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 tinggal menghitung hari, berbagai persiapan telah dilakukan Polda Jawa Tengah. Lebih dari 14. 500 personil telah di siagakan untuk mengamankan Pilkada Serentak yang akan di gelar di 21 Kabupaten/Kota. Kamis (3/11/2020).

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Wakapolda Jateng Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji kembali mengingatkan pada Personil yang terlibat dalam pengamanan agar menjaga stamina agar sehat dan siap menjalankan tugas.

Untuk meyakinkan bahwa para Personil yang terlibat dalam pengamana Pilkada sehat, Polda Jawa Tengah telah melaksanakan langkah-langkah yang pertama melakukan testing melalui test swab anti gen, kedua treching dan ketiga treatment.

"Dari hari kemarin sampai sekarang sudah ada sekitar 4.500 anggota yang dilakukan swab" ungkap Kabidhumas, Kamis (3/11).

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna juga mengungkapkan dari 4.500 anggota yang telah di Swab ditemuakn  30 anggota yang hasilnya reaktif.

"Hari besok juga tetap akan kita lakukan sampai seluruhnya 14.500 personil ini betul-betul sudah dilakukan swab."ungkap Kabidhumas. Kamis (3/11).

Meninjaklanjuti personil yang reaktif, Polda Jateng selanjutnya melakukan swab PCR dan isolasi mandiri di tempat yang sudah di siaokan oleh masing-masing Kapolres/Kapolrestabes Semarang.

"Tentu semuanya dalam pengawasan oleh Kapolres masing-masing supaya anggota yang isolasi mandiri betul-betul sehat."terang Kabidhumas. Kamis (3/11).

Langkah tersebut diambil untuk meyakinkan supaya sebelum PAM TPS nantinya 30 anggota yang reaktif tadi betul-betul sehat.

Apabila anggota yang reaktif belum dinyatakan sembuh atau sehat maka Polda Jawa Tengah akan melakukan penggantian personil sehingga dipastikan semua anggota PAM TPS sehat dan bebas Covid-19. (/Dyah)

Purbalingka, Sulutnews.com – Polres Purbalingga menjamin personel yang ditugaskan untuk pengamanan pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 9 Desember 2020 mendatang tidak terpapar dari Covid-19. Hal itu disampaikan Kabag Ops Polres Purbalingga AKP Pujiono, saat rapat Pengamanan Pilkada di Ruang Pringgitan Pendopo Dipokusumo Purbalingga, Rabu (2/12/2020).

Kabag Ops menjelaskan bahwa pihaknya juga menyiapkan personel cadangan yang disiapkan mendukung pengamanan. Menurutnya petugas pengamanan sudah menjalani rapid tes dan swab jika menjelang hari H pemungutan suara hasil tes swabnya positif maka akan digantikan personel lainnya.

“Untuk pengamanan Pilkada, kami menyiapkan personel sebanyak 700 orang. Selain itu kami juga menyiapkan 78 personil cadangan yang sewaktu-waktu diterjunkan untuk mengganti personil yang reaktif atau hasil swab positif menjelang hari pemungutan suara," ucapnya. 

AKP Pujiono menegaskan, pihaknya akan total mengamankan agenda politik Pilkada di Purbalingga untuk menjamin suksesnya kegiatan. Untuk personel cadangan juga bisa difungsikan sebagai pengganti petugas KPPS jika terjadi bencana atau keadaan darurat. 

“Kami juga mendapat personel Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Brimob, Kodim 0702 Purbalingga, Batalyon 406, Lanud JB Soedirman, Polresta Banyumas dan Polres Banjarnegara,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pasukan BKO dari Brimob sebanyak 25 orang akan disiagakan di Mapolres Purbalingga. Selain itu, 100 personel Kodim 0702, 30 personel Batalyon dan 30 personel Lanud bersiap di markas masing-masing. Sedangkan 30 personel dari Polresta Banyumas disiagakan di wilayah Bobotsari dan 30 personel dari Polres Banjarnegara disagakan di wilayah Bukateja. 

“Pasukan BKO ini siap sewaktu-waktu dikerahkan jika terjadi gangguan keamanan atau dibutuhkan sesuai situasi dan kondisi di lapangan,” pungkas Kabag Ops.(/Dyah)

Semarang,Sulutnews.com - H-7 Jelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 yang akan di selenggarakan di 21 Kabupaten/Kota, Polda Jawa Tengah gelar Apel dan Pemeriksaan kesehatan Swab Test Covid-19 untuk para Personel pengamanan Pilkada Serentak tahun 2020  pada tahap pemungutan suara. Pada hari ini (2/12/2020).

Dalam Apel tersebut, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi terjun langsung untuk mengecekan para Personil Polda Jawa Tengah yang akan diberangkatkan sebagai BKO di berbagai wilayah Jawa Tengah

Tak lupa para anggota melakukan Rapid Test dan Swab Test di Aula Lantai 2, Mapolda Jawa Tengah. Jumlah personil yang melaksanakan Rapid Test dan Swab Test hari ini sejumlah 509 personil dengan rincian 180 Personil Samapta, 245 Personil Staf BKO Satwil dan 84 Personil Staf Siaga Mako.

Pada Apel kesiapan Rapid Test dan Swab Test anggota Yang akan di terjunkan ke wilayah yang melaksanakan Pilkada tersebut  Kapolda Jateng berpesan pada seluruh personil agar membantu kewilayahan dalam pengamanan Pilkada 2020 di Jawa Tengah harus sehat

"Polda Jateng melakukan tes swab kepada anggota yang terlibat dalam pengamanan Pilkada serentak 2020 di Jawa Tengah tujuanya agar personil selalu sehat dan dapat membantu pengamanan Pilkada dengan maksimal."ucap Kapolda Jateng

Kapolda juga menyampaikan apabila dalam pelaksanaanya ada personil yang positif atau reaktif Covid-19 maka akan ditarik dan diganti oleh personil lain yang sehat.

Selain melakukan Rapid Test dan Swab Test pada personil pengaman Pilkada Serentak 2020, sebelumnya Polda Jawa Tengah telah banyak melakukan kesiapan lain yaitu dengan menyiapkan lebih dari 14,000 Personil yang akan disiagakan terutama untuk  pengamanan Pilkada Serentak yang akan di laksanakan pada 9 Desember mendantang.(/Dyah)

Kebumen, Sulutnews.com - Jabatan Kapolres Kebumen kini resmi diserahkan dari AKBP Dr. Rudy Cahya Kurniawan, M.Si. kepada AKBP Piter Yanottama, S.H., S.I.K.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memimpin langsung jalannya Upacara Serah Terima Jabatan di Mapolda Jateng, Selasa (1/12).

Dijelaskan Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Sugiyanto, Upacara Serah Terima Jabatan dilaksanakan kurang lebih pukul 13.00 WIB di ruang kerja Kapolda Jateng dengan dihadiri pejabat utama Polda dengan pola protokol kesehatan.

"Upacara Serah Terima Jabatan Kapolres Kebumen telah dilaksanakan. Upacara digelar di Polda Jateng," jelas Iptu Sugiyanto.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, AKBP Piter sebelum menjabat Kapolres Kebumen, menjabat Kasubdit V Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Pria kelahiran tahun 1981 itu lama bertugas di pasukan elite Sat Brimob Polda Sulteng dari tahun 2004 sampai dengan 2007.

Sedangkan AKBP Rudy sebagai pejabat lama Kapolres Kebumen, setelah serah terima itu akan menjabat sebagai Kasubbagdianmas Bagkermadian Ditbintarlat AKPOL.(/Dyah)

Pemalang, Sulutnews.com - Polres Pemalang terus melakukan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam pembangunan Zona Integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM), salah satunya dengan melakukan perbaikan sarana prasarana dan fasilitas pelayanan dengan melaksanakan pembangunan kantor Sat Binmas serta ruang parkir untuk masyarakat.

Setelah pembangunan selesai, Selasa (01/12), Polres Pemalang menggelar acara tasyakuran sekaligus doa bersama yang dipimpin oleh Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho, acara tersebut juga dihadiri wakapolres beserta pejabat utama Polres Pemalang.

 “Semoga dengan selesainya pembangunan kantor yang baru, Sat Binmas semakin erat dalam menjalin kemitraan dengan masyarakat Kabupaten Pemalang,” harap AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho.

Kapolres Pemalang mengatakan, sarana prasarana dan fasilitas pelayanan Sat Binmas sudah cukup memadai dengan dilengkapinya ruang pertemuan yang dapat menampung 20 orang dengan protokol kesehatan covid 19.

 “Sebelumnya Sat Binmas tidak memiliki ruang pertemuan, kini dengan adanya ruang pertemuan, dapat digunakan dalam kegiatan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat, namun saya berpesan untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam pelaksanaannya,” tutur Kapolres.

Bangunan dua lantai yang baru selesai, terdiri dari kantor dan ruang pertemuan Sat Binmas pada lantai kedua, serta lahan parkir untuk masyarakat pada lantai pertama.

 “Selain kantor Sat Binmas, ruang parkir pada lantai 1 juga telah selesai dibangun dan bisa digunakan masyarakat saat ke tempat pelayanan di Polres Pemalang,” jelas Kapolres.

Pembangunan kantor Sat Binmas Polres Pemalang dikerjakan oleh PT Karya Bangun Nusaindo Semarang selama 120 hari dimulai tanggal 27 Juli 2020 sampai dengan tanggal 23 November 2020, sumber dana yang digunakan dari APBD Kabupaten Pemalang tahun anggaran 2020.

Pemalang, Sulutnews.com - Bertempat di halaman Mapolres Pemalang, Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho memimpin upacara korp raport kenaikan pangkat pengabdian dari Aiptu menjadi Ipda terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Desember 2020 dan memberikan penghargaan bagi anggota yang berprestasi di bidang pembinaan, Senin (30/11).

Polres Pemalang memberikan kenaikan pangkat pengabdian kepada Ipda Abdul Karim menjelang purna tugas, dan memberikan penghargaan kepada 3 personil Subbaghumas Polres Pemalang, yakni Bripda Jakaria Febriyanto, Bripda Sahrul Sidiq dan Bripda Mukti Arief Wibowo yang telah berprestasi meraih terbaik ketiga dalam pembuatan konten produk kreatif tingkat Polda Jateng periode 2020. 

Meskipun kenaikan pangkat pengabdian diberikan kepada anggota menjelang purna tugas, Kapolres Pemalang mengatakan, tidak semua anggota yang akan purna tugas diberikan pangkat pengabdian, karena diperlukan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

 “Yang harus dipenuhi antara lain, memiliki tanda kehormatan bintang bhayangkara nararya, serta tidak pernah melakukan pelanggaran berupa hukuman disiplin, kode etik profesi polri dan tindak pidana,” jelas Kapolres.

Kapolres Pemalang berharap, kenaikan pangkat pengabdian yang diberikan kepada Ipda Abdul Karim dapat menjadi suport dan semangat baru untuk terus meningkatkan pengabdian kepada Institusi Polri.

Kepada personil yang menerima penghargaan, Kapolres Pemalang juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas prestasi yang telah diraih.

 “Agar prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan, bahkan untuk ditingkatkan dengan cara mengoptimalkan kinerja, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi institusi Polri, khususnya Polres Pemalang,” pesan Kapolres.

Kapolres Pemalang mengungkapkan, kenaikan pangkat pengabdian dan penghargaan yang diberikan kepada anggota sebagai bentuk perhatian dan motivasi dari pimpinan Polri.

 “Ini sebagai bentuk perhatian pimpinan Polri, tentunya untuk memberikan motivasi kepada seluruh anggota Polres Pemalang, agar terus meningkatkan kinerja dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” kata Kapolres.(/Dyah)

Semarang,Sulutnews.com -  Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Tengah musnahkan 23 ribu jamu tradisional palsu dengan cara dibakar di Krematorium Kedungmundu, Semarang, Senin (30/ 11/2020).

Jumlah tersebut merupakan perkara kasus Pabrik pembuatan obat dan jamu ilegal yang berada di Dusun Karang RT 008/RW 006, Desa Gentasari, Kecamatan Kroya, Cilacap yang menyeret 2 tersangka berinisial AR (55) dan EH (27).

Pers Rilis dipimpin oleh Direktur Diresnarkoba Polda Jateng, Kombes Pol Ig Agung Prasetyoko, dan dihadiri oleh Kabid Humas Polda Jateng Kombes Polisi Iskandar Fitriana Sutrina, Jaksa Fungsional kejati Novi Amelia, serta  disaksikan Pengawas Farmasi Makanan BPOM Jateng Mustofa, Kasubid Kimbiofor Jateng AKBP Arif Budiarto, Kasiwas Tahti BNNP Jateng Suryanto.

"Ini pelakunya sudah tertangkap dan perkaranya sudah P21 pada 24 November kemarin, dan besok mungkin sudah tahap kedua,” kata kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutrisna di sela-sela pemusnahan.

Iskandar menyebut total sebanyak 23.068 kapsul yang terdiri dari berbagai jenis mulai dari madu, bubuk, kopi hingga obat kuat yang dilekati izin edar palsu.

 “Ada 900 sacet merk gatotkaca, ada juga dalam bentuk kopi 60 saset. Mereka pelaku dijerat Pasal 197 UU RI no 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman 15 tahun penjara dan subsider pasal 196 UU RI 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” ungkap Kabidhumas.

Direktur Diresnarkoba Polda Jateng, Kombes Pol Ig Agung Prasetyoko menambahkan dengan memusnahkan barang bukti tersebut mampu menyelamatkan 40 juta jiwa warga.

 “Ini adalah barang bukti yang berbahayakan manalaka dikonsumsi masyarakat kita, semua ini hanya daya tarik saja, ini semua fiktif semua palsu semua. Ini tidak sesuai dengan standart farmasi kesehatan dan tidak memiliki izin peredaran” tuturnya.

Kasubid Kimbiofor Jateng AKBP Arif Budiarto menjelaskan mengkonsumsi jamu tradisional palsu sangat berbahaya. Dengan dosis yang tidak terukur dapat menyebabkan kerusakan hati dan ginjal hingga berujung sakit dan kematian.

 “Karena dosisnya ga terukur diminum terus menurus dapat menyebabkan kematian,” jelasnya.(/Sugeng)

Semarang, Sulutnews.com - Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Jateng Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji, mengingatkan kembali kepada personel yang terlibat dalam pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 benar-benar dalam kondisi sehat. Hal ini disampaikan oleh Wakapolda saat memimpin apel pagi di Halaman Mapolda Jeteng, Senin (30/11).

 “Pilkada tinggal beberapa hari lagi. Bidang Kedokteran dan Kesehatan pastikan personel H-3 pemungutan suara, tanggal 9 Desember 2020, harus sehat,” Wakapolda Jateng Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji.

Selain itu, Wakapolda Jateng Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji,  juga mengimbau personel pengamanan untuk kembali mengecek perlengkapan perorangan yang harus dibawa saat bertugas.

 “Saat ini kita hidup berdampingan dengan Covid-19. Cek kembali perlengkapan perorangan yang harus dibawa oleh personel yang terlibat pengamanan Pilkada serentak 2020. Selain harus berlangsung aman, lancar, Pilkada juga harus sehat. Sebelum, saat dan setelah pengamanan Pilkada, personel pengamanan harus sehat,” imbuh Wakapolda Jateng Brigjen Pol Abiyoso Seno Ajil.

Diakhir sambutan, Wakapolda Jateng Brigjen Pol. Abiyoso Seno Aji,  kembali mengguggah semangat Kebangsaan personel Polda Jateng dengan yel yel.

 “Siapa Kita, INDONESIA

Apa Idiologi Kita, PANCASILA

Apa Kewajiban Kita, BELA NEGARA

NKRI, HARGA MATI,” ucap Wakapolda ditirukan seluruh personel.(/Dyah)