Jawa Tengah

Jawa Tengah (249)

Jateng,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi salah satu pembicara di kegiatan Apel Komandan Satuan (Dansat) TNI AD di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (23/6/2022). Sigit memaparkan soal optimalisasi sinergitas TNI-Polri dalam menyelesaikan permasalahan bangsa menuju Indonesia berdaulat, adil, dan makmur 2045.

Dalam kesempatan tersebut Sigit menekankan, penguatan sinergitas TNI-Polri menjadi salah satu kunci utama dalam menyukseskan dan mewujudkan visi Indonesia Emas di tahun 2045 mendatang.

"Harapan saya, sinergitas TNI-Polri yang selama ini terbangun terus bisa kita jaga. Sehingga dapat mengawal kebijakan pemerintah serta mampu menghadapi ancaman, tantangan dan gangguan kamtibmas dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045," kata Sigit dalam pemaparannya dihadapan seluruh Dansat TNI AD.

Terkait mewujudkan Indonesia Emas, Sigit mengungkapkan bahwa, Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) telah menuangkan tujuh impian Indonesia mulai tahun 2015 - 2085. Kebijakan Pemerintah saat ini, kata Sigit mengarah untuk melaksanakan Road Map tersebut.

Dari visi itu, Sigit menyebut, ada empat pilar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, yakni, manusia Indonesia yang unggul, berbudaya, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Kedua, ekonomi yang maju dan berkelanjutan. Ketiga, pembangunan yang merata dan inklisif. Dan keempat, negara yang demokratis, kuat dan bersih.

"Ini semua bisa terwujud apabila syaratnya satu, stabilitas kamtibmas, kedaulatan negara, soliditas TNI-Polri terjaga dengan baik. Namun kalau tidak, jangan pernah mimpi mewujudkan visi ini. Ini pentingnya pertemuan kita hari ini. Sehingga kita bisa melihat kembali ada tujuan besar yang harus kita kawal sebagai pilar utama bangsa," ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit menjelaskan soal skenario pertumbuhan perekonomian Indonesia, untuk saat ini sudah mulai masuk ke tahapan Take Off yang dimana didalamnya Pemerintah sedang menyiapkan pembangunan SDM unggul hingga menyiapkan infrastruktur yang bertujuan sebagai fondasi perekonomian industri dan manufaktur. Dengan begini, diharapkan pada tahun 2030 hingga 2035, pertumbuhan perekonomian Indonesia jauh lebih baik.

"Kita lihat, harapan kita saat di 2036, masuk ke tahapan lepas dari Middle Income Trap dan masuk Upper Income. Walaupun kondisi Pandemi dan global yang ada kita membuat skenario yang realistis. Namun kita harapkan pertumbuhan ekonomi, kita jaga di atas 5 persen. Dengan posisi ini tahapan menuju Indonesia Emas dapat  tercapai," ucap eks Kabareskrim Polri tersebut.

Dalam hal ini, Sigit pun menyinggung soal pesan Presiden Jokowi di Rapim TNI-Polri beberapa waktu lalu. Sigit mengingatkan, ketika itu Presiden Jokowi benar-benar mengingatkan untuk menjaga cita-cita mewujudkan Indonesia menjadi negara produksi bukan konsumsi.

"Pesan ini tentu harus diingat. Karena saat ini Indonesia melakukan kebijakan merubah pola dari negara konsumtif bergeser ke produktif. Jadi pasar akan berubah dari negara lain, menjadi pasar kita. Dan ini akan membuat situasi global yang tentunya akan memunculkan kondisi, yang kita harus waspada," tutur mantan Kapolda Banten ini.

Lebih dalam, Sigit menuturkan bahwa, TNI- Polri juga harus terus memantau dan mengawasi situasi dinamika lingkungan strategis ditingkat global, nasional hingga regional. Seperti Pandemi Covid-19, perang Ukraina-Rusia, kemunculan kelompok terorisme, masalah soal kedaulatan, Pemilu serentak di tahun 2024 mendatang, mengawal pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan dinamika dalam negeri lainnya.

"Arahan pak Presiden beliau ingin TNI-Polri menjadi institusi yang profesional dan bekerja secara sinergis. Dan ini tentunya perintah Panglima tertinggi untuk kita semua. Terkait kerja sama dan sinergitas kita tindaklanjuti dengan dasar hukum yang ada," ungkap Sigit.

Masih dalam pemaparan materinya, Sigit pun menegaskan, TNI-Polri saat ini terus melakukan optimalisasi dalam penguatan sinergitas dan soliditas. Hal itu diimplementasikan mulai dari pendidikan dasar, pengembangan, hingga pendidikan pengembangan umum.

"Bahkan khusus dengan TNI AD kita membuat perjanjian kerja sama kegiatan terintegrasi terkait pendidikan untuk perwira. Perbantuan banyak sekali mulai dari unjuk rasa, pengamanan event baik nasional dan internasional. Kita saling mengisi kapan Polri dan TNI harus selalu berada di depan, ini berjalan dengan baik. Bagi kami, ini kita masukkan dalam program menuju Polri yang Presisi," jelas Sigit.

Bahkan, sinergitas dan soliditas TNI-Polri yang konkret, menurut Sigit, sangat dirasakan dalam penanganan serta pengendalian Pandemi Covid-19. Pasalnya, kedua lembaga ini terus berada di lini terdepan terkait hal tersebut.

"Salah satu success story adalah bagaimana penanganan Pandemi Covid-19. Pada saat itu kita tidak tahu harus berbuat apa. Kita semua yang harus di belakang tiba-tiba harus ada di lini terdepan. Alhamdulilah tahun 2021 menempati tempat pertama di ASEAN terkait penanganan covid. Lalu, kita di peringkat 5 vaksinasi terbanyak. Dampaknya pandemi dapat dikendalikan. kita mulai coba PON, bulutangkis internasional, Presidensi dan lain lain," kata Sigit.

"Dan dampaknya pertumbuhan ekonomi sempat minus 5 persen  meningkat menjadi 7 persen. Kuartal kedua, ketiga sempat turun tapi kuartal keempat 2021 dan kuartal pertama 2022 bisa naik 5 persen dan ini semua bisa tercapai berkat sinergitas dan soliditas TNI-Polri," tambah Sigit menekankan.

Meski begitu, Sigit mengatakan bahwa, masih ada hal lain permasalahan bangsa yang memerlukan implementasi dari sinergitas dan soliditas TNI-Polri. Diantaranya, pencegahan serta penanganan konflik sosial masyarakat. Kemudian, mitigasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Lalu, antisipasi hingga memberikan bantuan apabila terjadinya bencana alam. Penanganan dan penanggulangan terorisme. Isu di Papua yang memerlukan peran dari TNI-Polri. Kemudian, memastikan pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan kondusif, aman dan tertib, hingga munculnya kelompok yang menentang ideologi Pancasila.

"Terkait ideologi Pancasila, harga mati untuk kita semua. Jangan sampai dari luar masuk dan mengganggu nilai-nilai yang tertanam dalam ideologi Pancasila. Justru sebaliknya, kita harus merubah ideologi Pancasila untuk kita globalkan. Karena dulu negara kita terkenal negara toleran dan ramah," papar Sigit.

Lebih lanjut, ditegaskan Sigit, sinergitas TNI-Polri juga sangat dibutuhkan untuk mengawal dan memastikan proses pembangunan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur. Mengingat, Pemerintah mengeluarkan kebijakan Indonesia sentris dengan semangat pemerataan perekonomian di seluruh Indonesia.

"Hambatan pembangunan IKN menjadi kewajiban TNI-Polri mengawal kegiatan IKN, terkait distribusi bahan pembangunan, permasalahan tanah dan permasalahan lainnya," tutup Sigit mengakhiri pemaparannya.

Penulis: ARP

Cilacap,Sulutnews.com - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., meresmikan  Lapangan Sepakbola TNI AD Jenderal Soedirman yang merupakan pemanfaatan aset TNI AD (Eks lapangan Yonif 405) di Kecamatan Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Selasa, (21/6/2022).

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dalam sambutannya pada peresmian itu, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kasad atas tergelarnya fasilitas olahraga di Kabupaten Cilacap tersebut.

"Bukan hanya lapangan sepakbola, disini juga akan menjadi sports center dan wisata kuliner yang telah lama menjadi impian dan akan menjadi ikon kebanggaan masyarakat Cilacap," kata Bupati.

Sementara itu, Kasad dalam sambutannya berharap keberadaan lapangan sepakbola ini bukan saja menjadi pusat keramaian, namun mampu meningkatkan perekonomian masyarakat serta dapat meningkatkan sumber daya manusia dalam bidang olahraga.

"Selain itu, dengan adanya fasilitas olahraga ini diharapkan akan meningkatkan hubungan baik antara TNI AD dengan Pemerintah dan komponen bangsa lainnya untuk kemajuan bangsa dan negara," ucap Kasad.

"Kalo untuk kepentingan bangsa dan negara, jangan banyak pikir tapi lakukan," tambahnya.

Kasad juga berpesan agar semua pihak mempunyai rasa memiliki  terhadap lapangan sepakbola TNI AD Jenderal Soedirman maupun sarana lainnya yang ada di sports center baik dari segi pemakaian maupun perawatannya, sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang.

Dalam peresmian ini, Kasad juga berkesempatan melakukan penandatanganan prasasti dan meninjau fasilitas yang ada di lapangan sepakbola tersebut.

Turut hadir dalam peresmian ini, Aspers Kasad, Aslog Kasad, Aster Kasad, Asrena Kasad, Pangdam IV/Diponegoro, Danrem 071/Wijayakusuma, Dandim 0703/Cilacap, Forkopimda Kabupaten Cilacap, Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Pengurus Persit Pusat Kartika Chandra Kirana, Direktur PT. PSF, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Cilacap.(/Sugeng)

Pangandaran - Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat Letnan Jenderal TNI Agus Subiyanto, SE., M.Si., meresmikan Jembatan Gantung Simpay Asih di Dusun Mandala, Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Kamis (9/6/2022).

Saat peresmian, Letjen TNI Agus Subiyanto didampingi oleh Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan, Dandim 0613/Ciamis Letkol Inf Wahyu Alfiyan Arisandi, S.I.P., M.I.Pol., bersama Ketua Yayasan Budha Tzu Chi Bandung. Selain itu juga tampak hadir Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Asep Syaripudin, Danrem 062/Tarumanagara Kolonel Czi Irfan Sidiq, dan para Asisten serta para tokoh masyarakat dan pemuda Desa Cijulang dan Batukaras.

Jembatan Gantung Simpay Asih diresmikan ditandai dengan penandatangan prasasti dan gunting pita oleh Wakasad Letjen TNI Agus Subiyanto. Selain itu, juga dilakukan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat sekitar.

Saat menyampaikan sambutan, Wakil Kepala Staf TNI AD bercerita tentang masa kecil dan kenangan dengan Jembatan Sasak Gantung yang kini telah diperbaiki. Semasa kecil Letjen TNI Agus Subianto pernah menghabiskan waktu bermain di sungai Cijolang dan melintasi jembatan sasak gantung ini untuk ke kebun bersama nenek kakek.

"Jadi rute ini rute saya ke kebun. Kebun jagung bersama nenek kakek saya itu," kata Letjen TNI Agus Subiyanto kepada awak media seusai meresmikan Jembatan Gantung Simpay Asih di Dusun Mandala, Desa Batukaras.

Mantan Pangdam III/Siliwangi ini juga bercerita kesan yang selalu membekas dengan tempat ini. "Kesan yang membekas ya sering mandi-mandi disini. Dan dulu disini kalau musim kemarau ada Taritip. Taritip itu semacam kerang tetapi di batu. Jadi enak, dibakar dan dimakan. Banyak kenangan manis disini lah," ungkapnya.

Tidak hanya masa kecil, Letjen TNI Agus Subiyanto menuturkan bahwa Jembatan Sasak Gantung atau yang kini diberi nama Jembatan Gantung Simpay Asih dibangun sejak tahun 1970-an oleh para sesepuh disini.

"Waktu itu dibangunnya sasak gantung makanya dinamai jembatan sasak gantung. Bahannya hanya menggunakan bambu dan sling. Itu jembatan bertahan hingga sampai kita perbaiki bentuk seperti itu," tuturnya.

Jembatan Gantung Simpay Asih ini dibangun oleh para sesepuh, kata Letjen TNI Agus Subiyanto untuk mempermudah akses masyarakat menjajakan hasil perkebunan dan perikanan ke pasar. "Jembatan ini digunakan untuk akses membawa kelapa dari Desa Batukaras ke Desa Cijulang, karena Pasarnya berada disana. Demikian dengan nelayan menangkap ikan dan menjualnya," katanya.

"Ini sangat strategis untuk masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan, meningkatkan roda perekonomian masyarakat yang ada di Batukaras ini," tambahnya.

Perwira Tinggi TNI AD lulusan Akademi Militer 1991 ini berharap dengan pembangunan Jembatan Gantung Simpay Asih ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Masyarakat semakin bergeliat bercocok tanam dan tentunya menggerak roda perekonimian masyarakat.

"Harapannya kesejahteraan masyarakat meningkat, masyarakat lebih giat untuk kembali bercocok tanam, UMKM bisa menggeliat lagi karena menjualnya lebih mudah. Dari kebun, laut bisa ke pasar dengan cepat," pungkasnya.(Sugeng)

Yogyakarta,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mewakili keluarga besar institusi Polri menyampaikan duka cita dan belasungkawa yang mendalam atas  wafatnya mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau akrab disapa Buya Syafii.

"Innalillahi wa innailaihi rajiun, tentunya dalam kesempatan ini kita semua mengucapkan turut berduka cita kepada seluruh keluarga," kata Sigit saat melayat Buya Syafii di Masjid Gede Kauman, Jumat (27/5/2022).

Dalam hal ini, Sigit menyatakan bahwa Buya Syafii, adalah sosok tokoh dan bapak bangsa yang selalu memberikan pesan-pesan positif kebangsaan.

"Kita telah kehilangan tokoh dan bapak bangsa yang selama ini selalu memberikan pesan-pesan kepada kita semua. Tentunya kita semua kehilangan," ujar Sigit.

Meski telah kehilangan sosok tokoh dan bapak bangsa, Sigit berharap, semua pesan positif ataupun amanah yang selalu disampaikan Buya Syafii harus terus bisa dilanjutkan oleh generasi penerus bangsa saat ini.

"Namun demikian apa yang menjadi pesan, apa yang menjadi amanah beliau tentunya akan terus kita lanjutkan. Sehingga bangsa ini tentunya kita harapkan bisa menjadi lebih baik dan tentunya kita doakan almarhum Husnul Khotimah dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan," ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit menekankan, sosok Buya Syafii akan terus menjadi teladan dalam mewujudkan Bangsa Indonesia yang jauh lebih baik lagi kedepannya.

"Dan semuanya bisa berjalan dengan lancar, aman dan semua yang menjadi amanah serta teladan beliau tentunya jadi kewajiban kita semua untuk terus melanjutkan," tutup Sigit.

Penulis: ARP

Yogyakarta,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menutup kegiatan festival musik jalanan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-76 di museum Benteng Vrederburgh, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (26/5/2022) malam.

"Baru saja kita melaksanakan kegiatan penganugerahan terhadap 10 peserta finalis terbaik festival musisi jalanan yang kita selenggarakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Bhayangkara ke-76. Tentunya ini bagian dari rangkaian yang ada," kata Sigit.

Menurut Sigit, kegiatan ini mewakili komitmen dari Polri yang terus berbenah dan memperbaiki diri dalam memberikan wadah ataupun membangun ruang demokrasi bagi masyarakat yang positif demi menjaga persatuan dan kesatuan Negara Indonesia.

Dalam memberikan ruang demokrasi, Sigit menekankan, Polri telah membuat beberapa kegiatan untuk masyarakat menyampaikan aspirasi dan ekspresinya. Sebelum festival musik ini, Korps Bhayangkara telah sukses menggelar lomba mural dan orasi.

"Maka hari ini kita ajak rekan-rekan untuk memanfaatkan musik sebagai bagian dari kegiatan perayaan hari bhayangkara, untuk bisa digunakan menyampaikan ekspresi. Jadi ini ruang-ruang demokrasi yang kita bangun untuk selalu dimanfaatkan. Karena kita lihat banyak seniman-seniman besar yang kemudian juga menyampaikan ekspresi-ekspresi melalui musik," ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Kegiatan festival musik Bhayangkara 2022 yang bertemakan 'Setapak Perubahan, Pesan Cinta Untuk Indonesia' ini dibagi ke dalam dua sub tema, yakni 'Suara Hati untuk Polri' dan 'Persembahan Karya Jalanan untuk Indonesia'. Komunitas musisi jalanan hingga kelompok musisi difabel diberikan kesempatan menyalurkan, kritik, saran dan aspirasinya dalam kegiatan tersebut.

Lebih dalam, menurut Sigit, penyampaian ekspresi atau aspirasi melalui musik bisa menjadi lebih efektif dan dapat mewakili suara hati masyarakat luas. Sehingga, pesan yang disampaikan kepada para pemangku kebijakan akan lebih mudah diserap.

"Tentunya kami akan terus mendorong hal-hal seperti ini. Sehingga disatu sisi bagaimana kita menghadapi situasi di tahun politik tentunya akan banyak kegiatan yang menjadi bagian dari menyampaikan ekspresi. Yang selalu kita ingatkan bagaimana bahwa ruang demokrasi dan politik tersebut dapat kita manfaatkan dengan baik, dengan memanfaatkan ruang ekspresi yang betul-betul bisa kita jaga, kita salurkan secara positif," ucap eks Kapolda Banten tersebut.

Meski begitu, Sigit menekankan, yang paling terpenting adalah penyampaian ekspresi di ruang demokrasi tersebut, tetap selalu mengutamakan untuk menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

"Namun disisi lain aspirasi tersebut, yang paling penting adalah bagaimana kedepan kita selalu menjaga persatuan dan kesatuan. Walaupun kita berbeda-berbeda, karena kemajemukan, itu yang harus kita jaga. Polri tentunya selalu siapa mengawal, mengamankan ruang demokrasi yang tentunya menjadi bagian untuk terus-menerus harus diisi, diekspresikan sebagai bentuk kritis kita, bentuk kepedulian, kecintaan kita terhadap masyarakat, bangsa dan negara," papar Sigit.

Sebelum mengakhiri pernyataannya, Sigit menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, dewan juri, musisi jalanan dan pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara festival ini.

Sigit berharap, dengan adanya ruang aspirasi dan ekspresi ini, seluruh kritik ataupun masukan dapat dijadikan bahan evaluasi untuk menjadi institusi yang lebih baik lagi kedepannya agar dapat semakin dicintai dan menjadi seperti yang diharapkan oleh masyarakat Indonesia.

"Silahkan untuk sampaikan hal-hal yang khususnya buat kami Polri untuk bisa di kritik. Sehingga kita juga mendapatkan masukan-masukan, untuk kita terus berbenah diri. Dan tentunya kami juga titip kepada seluruh musisi jalanan bagaimana kita terus membangun kecintaan terhadap Bangsa dan Negara Indonesia," tutup Sigit.

Penulis: ARP

Pati,Sulutnews.com - Kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak jenis solar bersubsidi di Kabupaten Pati diungkap tim Direktorat Tipidter Bareskrim Polri.

Dalam kasus yang disebut sebagai yang terbesar sepanjang 2022 tersebut Polisi menetapkan 12 orang tersangka.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto saat memimpin konferensi pers ungkap kasus di TKP Gudang PT Aldi Perkasa Energi di Jl. Juwana-Pucakwangi, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati pada Selasa, (24/05/2022) siang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Kadivhumas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto, dan General Manager Pertamina Jateng, Dwi Puji Ariestya.

Di hadapan sekitar 60 awaknmedia, Kabareskrim mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2022 Polri telah berhasil mengungkap 230 kasus dan menangkap 335 tersangka kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi.

"Kasus yang digelar ini terungkap pada 18 Mei 2022 lalu dan merupakan yang terbesar sepanjang tahun 2022. Petugas berhasil mengamankan sejumlah pelaku di beberapa wilayah Kabupaten Pati," terangnya.

TKP pertama yang berhasil diungkap berada di sebuah gudang di jalan Pati-Gembong, Kelurahan Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Selanjutnya dari hasil pengembangan terungkap TKP kedua yang berada di gudang di Jl. Juwana-Pucakwangi, Desa Dukuhmulyo, Kec. Jakenan, Kab. Pati, Jawa Tengah.

Petugas selanjutnya juga mengamankan rombongan mobil heli (pengangkut BBM yang modifikasi) yang ditangkap TKP ketiga di Jl. Juwana Puncakwangi Desa Dukuhmulyo, Kecamatan Jakenan.

Masing-masing dari 12 tersangka yang ditangkap, memiliki peran spesifik mulai dari pemilik modal sampai dengan pengangkut BBM jenis solar bersubsidi tersebut.

Adapun para tersangka yang diamankan masing-masing berinisial MK sebagai pemilik gudang, EAS sebagai pemodal, AS sopir mobil heli, MT sopir mobil, SW sopir mobil, FDA sopir mobil, FDA sopir mobil, AAP kepala gudang, MA sopir truk tangki kapasitas 24 ribu liter, TH sopir truk tangki kapasitas 24 ribu liter, JS pemodal, AEP sopir mobil, dan S sopir mobil.

"Modus para pelaku yakni dengan cara menampung BBM jenis solar bersubsidi di gudang tempat penyimpanan yang diperoleh dari sejumlah SPBU. Mereka mengangkut solar menggunakan kendaraan yang sudah di modifikasi kemudian dikirim," ungkapnya.

Dari sejumlah SPBU tersebut, para pelaku membeli solar subsidi seharga Rp.5.150,- per liter. Solar tersebut kemudian dijual ke pemilik gudang seharga Rp. 7.000 perliternya.

Oleh para pemilik gudang, BBM solar subsidi yang telah dibeli tersebut kemudian diangkut menggunakan mobil truk tangki kapasitas 24.000 liter dan 16.000 Liter dan dijual ke kapal-kapal nelayan senilai Rp. 10.000 hingga Rp. 11.000 per liternya.

"Kami juga telah mengamankan Kapal Tanker bernama Permata Nusantara di Pelabuhan Tanjung Priok yang memuat 499 ribu liter solar diduga hasil dari proses penyalahgunaan BBM bersubsidi yang dilakukan para tersangka," tuturnya.

Tindak pidana tersebut dilakukan para tersangka sejak tahun 2021 hingga sekarang. Diperkirakan omzet yang diraup dari kejahatannya mencapai 4 milyar rupiah.

"Ini (penindakan penyalahgunaan BBM subsidi) merupakan upaya yang terus menerus kita lakukan guna melindungi masyarakat dari perbuatan oknum yang menyalahgunakan BBM bersubsidi," pungkasnya.

Sementara Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengungkapkan, pihaknya terus menerus berkoordinasi dengan Pertamina untuk melakukan monitoring distribusi hingga penjualan BBM di pasaran.

"Lewat satgas Puser Bumi, Polda Jateng bekerjasama dengan Pertamina untuk memantau BBM di pasaran. Masalah monitoring distribusi dan penyaluran BBM merupakan salah satu arahan penting Kapolri dan ini tentunya ini wujud pelaksanaan dari kebijakan Presiden, " kata Kapolda.

Atas keberhasilan Polri mengungkap kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi ini, Dwi Puji Ariestya selaku General Manager Pertamina Jateng memberikan apresiasi tinggi. Dirinya mengungkapkan akan terus berkoordinasi dengan Polri untuk mengamankan penyaluran BBM di wilayah Jateng.

"Bila ada kelangkaan di suatu tempat, pasti kita laporkan ke Polda. Kemudian kita turun ke lapangan bersama untuk melihat penyebabnya. Atas prestasi yang luar biasa ini saya mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya," kata dia.

Atas perbuatannya dalam menyalahgunakan BBM solar bersubsidi pemerintah, para tersangka dijerat dengan Pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas sebagaimana telah diubah dengan pasal 40 angka 9 UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dengan ancaman hukuman maksimal 6 (enam) tahun penjara dan denda paling tinggi 60 milyar rupiah.

Penulis: ARP

Cilacap,Sulutnews.com - Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Inf Drs. Abdul Asis Lallo menghadiri Upacara Pengibaran Bendera dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke -114 Tahun 2022 Tingkat Kabupaten Cilacap yang diselenggarakan Pemkab Cilacap bertempat di Alun - alun Kabupaten Cilacap Jln. Sudirman No. 32 Cilacap, Jumat (20/03).

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji, Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, S. STP., MSI, Danlanal Cilacap Kolonel Laut (PM) Sugeng Subagyo, S.Sos, Dandim 0703/Cilacap yang diwakili Mayor lnf Drs. Abdul Asis Lallo, Wakapolres Cilacap Kompol Suryo Wibowo, S.I.K, Kepala Kejaksaan Cilacap Sunaryo, SH., M.H, Wakil Pengadilan Negeri Cilacap Indrawan, S.H., M.H, Wakil Ketua Pengadilan Agama Cilacap Drs. Khairuddin, M.H, Wakil Ketua DPRD Cilacap Saiful Musta'in, para Asisten Setda Kabupaten Cilacap, Kepala OPD Kab. Cilacap dan peserta upacara dan tamu undangan lainnya.

Bertindak selaku Inspektur upacara Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Komandan Upacara Kapten Cba. M lsa Saefudin yang sehari hari menjabat sebagai Danramil 07/Maos, Perwira Upacara Kapten Cpm. Agus Santoso pejabat Danramil 01/Cilacap.

Adapun susunan pasukan upacara terdiri dari 1 SST bersenjata dari Kodim, 1 SST Lanal Cilacap dan 1 SST Polres Cilacap, 1 SST Satpol PP, 1 SST Dishub, 1 SST Linmas, 2 Kompi ASN Kabupaten Cilacap dan 1 SST Korsik dari SMA 5 Negeri Cilacap.

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan lnformatika Republik Indonesia yang dibacakan oleh Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji mengatakan Tahun ini, kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke-114. Pada tahun ini, "Ayo Bangkit Bersama”

menjadi tema peringatan Hari Kebangkitan Nasional sebagai bentuk seruan agar kita bisa bangkit bersama dari pandemi COVID-19 yang sudah melanda dua tahun terakhir.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini hendaknya tidak hanya kita maknai sebagai seremonial saja. Guna memahami esensi sejarah Kebangkitan Nasional, mari sejenak kita telaah sisi historis di balik peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Pada tanggal 20 Mei 1948, Presiden Soekarno menetapkan hari lahirnya perkumpulan Boedi Oetomo sebagai Hari Bangkitnya Nasionalisme lndonesia.

"Di masa itu, terdapat ancaman perpecahan antar golongan dan ideologi di tengah perjuangan Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda yang ingin kembali berkuasa. Sehingga, semangat persatuan yang digagas oleh Boedi Oetomo diharapkan menjadi spirit dalam menghimpun kekuatan dan mencegah perpecahan Bangsa.

Boedi Oetomo adalah organisasi pertama di Indonesia yang bersifat nasional dan modern dalam sejarah pergerakan kemerdekaan," katanya.

Didirikan oleh Dr. Sutomo beserta para mahasiswa STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen) pada tahun 1908, Boedi Oetomo lahir untuk mengejar ketertinggalan bangsa Indonesia dari Bangsa bangsa lain. Organisasi yang menyatukan pergerakan di lndonesia dari yang bersifat kedaerahan menjadi nasional dengan tujuan akhir kemerdekaan.

Tujuan didirikannya Boedi Oetomo yang tercetus dalam kongres pertamanya ialah untuk menjamin kehidupan sebagai bangsa yang terhormat dengan fokus pergerakan di bidang

pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan. Boedi Oetomo telah meletakkan tiga cita-cita bagi kebangkitan nasional yakni memerdekakan cita-cita kemanusiaan, memajukan nusa dan bangsa, serta mewujudkan kehidupan bangsa yang terhormat dan bermartabat di mata dunia.

Kelahiran Boedi Oetomo mempelopori terciptanya organisasi pergerakan di masa selanjutnya seperti Indische Partij, Perhimpunan lndonesia dan Muhammadiyah.

"Saudara - saudari Sebangsa dan Setanah Air, kiranya, semangat Boedi Oetomo masih relevan untuk kita kontekstualisasikan pada kehidupan berbangsa saat ini. Di tengah krisis pandemi COVID-19 dan konflik Ukraina - Rusia yang menyebabkan kondisi ekonomi global serta geopolitik menjadi tidak stabil, kita patut memaknai kebangkitan nasional sebagai upaya kolektif bangsa untuk memperkuat persatuan bangsa," tandasnya

 (Pendim)

Cilacap,Sulutnews.com - Komandan Kodim (Dandim) 0703 Cilacap Letkol Inf Andi Afandi, S.I.P secara resmi menerima Program TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2022. Hal ini ditandai dengan Penandatanganan Naskah dan Penyerahan Proyek TMMD oleh pihak Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam hal ini Wakil Bupati Cilacap Samsul Aulia Rahman, S.STP,.M.Si, dalam kegiatan Upacara Pembukaan TMMD yang digelar sederhana bertempat di Aula Desa Cimrutu, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, Rabu (11/05).

Tampak hadir Wakil Bupati Cilacap Samsul Aulia Rahman,S.ST, .MSi, Dandim 0703/Clp Letkol Inf Andi Afandi, S.I.P, Pasi 0ps Lanal Cilacap Mayor Laut (P) Subandi, Asisten satu Sekda Kab.Cilacap Dian Setyabudi, Sekertaris Dispermades Kab.Cilacap Adi Prabowo, wakil Ketua DPRD Kab.Cilacap Mustangin, Ketua Pengadilan Agama Kab. Cilacap Drs.Muhamad Ihsan,M.H, Dansub Denpom IV/1-1 Kapten CPM Ujang, para Danramil jajaran Kodim 0703/ Cilacap dan perwakilan BUMN-BUMD Kab. Cilacap.

Hadir juga unsur pejabat Forkopimcam Patimuan, Camat Patimuan Prio Sutikno, S. Sos. M.Si, Danramil 12/Kedungreja Kapten Inf Saidin, Kapolsek Patimuan Iptu Sugeng Iswantoro para Kades se-Kecamatan Patimuan, dan para tamu undangan serta masyarakat setempat.

Dalam sambutan Bupati Cilacap yang dibacakan oleh Wabup Samsul Aulia Rahman mengatakan TMMD merupakan salah satu upaya bersama untuk merawat, menjaga dan melestarikan kebersamaan serta kegotong royongan untuk mengatasi persoalan-persoalan yang ada dalam masyarakat saat ini.

"Melalui TMMD, kita dapat bersinergi, bahu membahu dalam mengatasi kemiskinan dan pengangguran, mewujudkan kedaulatan pangan dan energi, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara baik, memberantas narkoba memperkuat semangat nasionalisme dan patriotisme," katanya.

Karena tidak mungkin, hanya mengandalkan peran pemerintah pusat saja, TNI/Polri saja, atau Pemerintah Daerah saja dalam mengatasi permasalahan dalam kehidupan masyarakat. Semua harus bersinergi serta bekerjasama untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut.

Senada dengan apa yang disampaikan Bupati, Dandim menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2022 akan dilaksanakan selama 30 hari dimulai tanggal 11 Mei 2022 sampai dengan  9 Juni 2022 dengan sasaran fisik meliputi Pembangunan Talud dengan volume 905 x 1.5 x 0,5 Meter, Pembangunan/Rehab MCK 2 unit dan pembangunan Pendukung TMMD berupa Pemugaran Rumah Tidak Layak Huni sebanyak 14 unit.

Kegiatan Non Fisik, antara lain pembinaan Kader Bela Negara dan Penanaman Nilai-nilai Pancasila, pembinaan Usaha Masyarakat dan Pemanfaatan Lahan Pekarangan Untuk Mendukung Kemandirian Pangan, pembinaan anti radikalisme dan anti narkoba, pembinaan terkait generasi muda, kelompok perempuan, kelompok disabilitas. Kegiatan lainya sesuai tugas pokok dan dan fungsi OPD yang membidangi, pembuatan KIA serta pelayanan KB gratis.

"Adapun tujuan atau manfaat dari program TMMD ini adalah untuk melancarkan arus transportasi, meningkatkan taraf hidup masyarakat, meningkatkan kesadaran masyarakat agar berperan aktif dalam pembangunan dan meningkatkan ketertiban serta keamanan masyarakat," tutup Dandim.(/Sugeng)

Cilacap,Sulutnews.com - Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E bersama Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji melakukan Peletakan batu pertama pembangunan Lapangan Basket di lapangan eks Batalyon 405 Cilacap. Sabtu (30/04/2022)

Hadir dalam acara tersebut Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf  Andi Afandi, S.I.P, Wakil Bupati Cilacap  Syamsul Aulia Rachman, S. STP, MSI, Sekda Cilacap Awaluddin Muuri, AP, MM, Tokoh Agama KH. Hasan Makarim, Direktur Teknis dan Operasi S2P Irfan, para Pasi serta Danramil Kodim 0703/Cilacap.

Dalam sambutannya Danrem 071/Wijayakusuma menyampaikan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi saya diundang untuk meletakan batu pertama Lapangan Basket standar internasional yang sangat membanggakan.

“Hari ini kita patut bersyukur karena lapangan eks batalyon 405 diperdaya gunakan oleh Pemda atas kerjasama Bupati Cilacap dan Dandim 0703/Cilacap,”Ujarnya.

“Semoga Kabupaten Cilacap kedepannya bisa menjadi sportcity anak-anak mudanya dan  bisa berkarya dalam bidang olahraga, khususnya Basket,”Ungkap Danrem.

Pembangunan lapangan Basket ini merupakan bantuan dari PT. S2P PLTU Karangkandri bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Cilacap dan Kodim 0703/Cilacap.

Dengan adanya sarana Lapangan Basket kedepan anak-anak muda khususnya di Kabupaten Cilacap diharapkan lebih kreatif dan lebih professional, sehingga akan melahirkan bibit-bibit atlet yang handal.

 (Tarone)

Cilacap,Sulutnews.com - Kelangkaan minyak goreng berakibat meningkatnya harga minyak goreng di pasaran. Hal ini tentu sangat berdampak bagi masyarakat terutama masyarakat kalangan menengah ke bawah. Terlebih lagi pada saat mereka menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan 1443 Hijriyah tahun 2022.

Namun menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriyah Tahun 2022 masyarakat khususnya di Kabupaten Cilacap, mendapatkan angin segar, mereka bisa bernafas lega karena mendapat bantuan minyak goreng gratis untuk mereka. Bantuan minyak goreng yang berasal dari Korem 071/Wijayakusuma,Kodam IV Diponegoro ini disalurkan oleh Kodim 0703/Cilacap kepada masyarakat melalui Babinsa Koramil jajarannya.

Tidak hanya warga Kabupaten Cilacap, 6 Ton minyak goreng bantuan dari Satuan Korem 071/Wijayakusuma Kodam IV Diponegoro telah digelontorkan keseluruhan kepada Kodim Jajaran dan harus dibagikan kepada masyarakat. Minyak goreng dibagikan secara gratis untuk masyarakat yang membutuhkan.

Pembagiannya pun dilakukan secara bertahap, untuk Kodim Cilacap hari ini menyalurkan 380 Liter Minyak goreng dari total keseluruhan 6 Ton Minyak goreng yang dibagikan ke semua Wilayah cakupan Korem 071/Wijayakusuma yang meliputi Cilacap sampai dengan perbatasan Kebumen di sektor Pantai Selatan, Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga di sektor tengah, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan dan Batang di sektor Pantai Utara.

Di wilayah Kabupaten Cilacap, mekanisme pembagian disalurkan door to door atau dari pintu ke pintu oleh Babinsa yang tersebar di 18 Koramil jajaran Kodim 0703/Cilacap dimana setiap kepala rumah tangga mendapatkan satu liter minyak goreng. Penyaluran tidak hanya warga di perkotaan, melainkan menjangkau warga pedesaan seperti daerah pegunungan terpencil dan daerah pesisir pantai.

Pihak Korem maupun Kodim berharap dengan kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang sangat membutuhkan, terutama masyarakat yang kesulitan mendapatkan atau membeli minyak goreng. Hal ini diungkapkan Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Andi Afandi, S.I.P saat berada dilapangan memantau pendistribusian minyak goreng kepada masyarakatnya, Kamis (28/4).

"Masyarakat yang menerima bantuan adalah masyarakat yang kesulitan mendapatkan minyak goreng dengan harga yang terjangkau. Bantuan yang diberikan oleh Korem 071/Wijayakusuma yang didistribusikan oleh Kodim 0703/Cilacap diharapkan mampu menyentuh masyarakat yang saat ini kesulitan mendapatkan minyak goreng," Ungkap Dandim.

Sehingga harapannya kedepan sesuai dengan prinsip 8 Wajib TNI yang ke 8, kita hadir beserta seluruh stakeholder untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya," Pungkas orang nomor satu di Kodim 0703/Cilacap tersebut.

 

Dariyah (51)salah satu warga Desa Sidanegara Kecamatan Cilacap Tengah merasa senang dengan adanya bantuan minyak goreng gratis ini. Ia menyampaikan terimakasih atas kepedulian Korem 071/Wijayakusuma melalui Kodim 0703/Cilacap yang telah memberikan bantuan minyak goreng gratis kepadanya serta masyarakat sekitar. Kesulitan mendapatkan minyak goreng dengan harga yang terjangkau, terbantu dengan adanya bantuan ini terlebih lagi menjelang Idul Fitri 1443 H. 

"Melambungnya harga minyak goreng tentu sangat terasa bagi kami. Namun dengan adanya bantuan minyak goreng ini, tentu sangat membantu apalagi menjelang lebaran. Atas bantuan ini, kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Korem 071/Wijayakusuma dan Kodim Cilacap yang telah peduli memberikan minyak goreng secara gratis, sekali lagi terima kasih pak," Ungkapnya. (*/Sugeng)