Jawa Barat

Jawa Barat (106)

Depok, Sulutnews.com - Pemerintah terus mendukung upaya vaksinasi nasional, agar masyarakat dapat menerima vaksin Covid-19.

Begitu pula yang dilaksankan oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Pondok Sukmajaya mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun.

Sebanyak 5.538 anak ditargetkan menerima vaksin anak usia 6-11 tahun tersebut.

Sementara itu Kepala UPTD Puskesmas Pondok Sukmajaya, Ihyani Nurdiena menjelaskan, vaksinasi dilaksanakan di Sekolah Dasar (SD) maupun Madrasah Ibtidaiyah (MI). Terdapat 11 SD dan MI di wilayah Kelurahan Sukmajaya.

"Tanggal 15 Desember kemarin kami mulai pelaksanaan vaksin ke sekolah. Saat ini sedang berjalan," kata Ihyani Nurdiena, Jumat (17/12/2021) kemarin.

Kepala UPTD Puskesmas mengatakan, jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac. Pihaknya menargetkan seluruh anak usia 6-11 tahun di wilayahnya kerjanya bisa tervaksinasi hingga akhir Desember nanti.

Dirinya mengungkapkan, terdapat sejumlah syarat bagi anak yang akan divaksinasi. Antara lain dalam keadaan sehat, tidak terkonfirmasi Covid-19, berusia 6-11 tahun, membawa fotokopi Kartu Keluarga, serta menunggu empat minggu jika baru saja menerima imunisasi atau vaksin lain.

"Jadi, bagi yang baru mendapat imunisasi atau vaksin lain tunggu dulu empat minggu. Misalnya yang baru kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS)," ungkapnya.

Begitu pula yang dilakasanakan di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Harjamukti dalam memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun.

Vaksin tersebut diberikan melalui sekolah yang ada di wilayah Harjamukti.

Kepala UPTD Puskesmas Harjamukti, Eni Ernawati mengatakan, pemberian vaksinasi anak usia 6-11 tahun sudah dimulai sejak kemarin di SDN Harjamukti II. Adapun jenis vaksinasi yang digunakan adalah Sinovac.

“Vaksin untuk anak sudah dilaunching kemarin, diberikan kepada 318 siswa,” tuturnya.

Menurut Eni, pemberian vaksin di sekolah dimulai pada 15 Desember 2021 hingga 4 Januari 2022. Adapun sekolah yang menjadi tempat vaksin antara lain, SDN Harjamukti III, SDK Permata Bunda II, SD EMAUS, dan SDN Harjamukti I.

Kemudian, akan dilaksanakan di SDIT AT Taufiq, MI Miftahul Khair, dan SD Nur Iman. Juga di SD ABC Kids, SD Springfield, dan SD AlJannah.

“Sekolah tersebut bersedia dan sudah dijadwalkan untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19,” jelasnya.

Eni berharap pelaksanaan vaksinasi di sekolah dapat berjalan lancar sesuai jadwal yang ditentukan. Agar bisa mewujudkan herd immunity bagi anak-anak sebagai upaya mencegah penyebaran virus Corona, tambahnya. (Mercys)

Ciamis,Sulutnews.com - Tepat Hari Juang TNI Angkatan Darat yang jatuh pada tanggal 15 Desember, Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Agus Subiyanto, SE., M.Si., melakukan karya bakti di wilayah teritorial Kodim 0613/Ciamis. Karya bakti ini dilakukan di sejumlah Koramil dan Makodim 0613/Ciamis.

Selama kegiatan di wilayah teritorial Kodim 0613/Ciamis, Pangdam didampingi oleh Letkol Czi Dadan Ramdani, S.Sos., M.A.P., selaku Komandan Kodim 0613/Ciamis dan Komandan Korem 062/Tarumanagara Kolonel Inf Kosasih. Selain itu tampak hadir Pejabat Jajaran Kodam III/Siliwangi dalam rombongan Pangdam.

Kegiatan karya bakti ini dimulai dari wilayah selatan teritorial Kodim 0613/Ciamis tepatnya di Koramil Cijulang dan Lapang Sepak Bola Nusawiru. Kemudian dilanjutkan ke Koramil Bojong dan puncaknya dilaksanakan di Makodim 0613/Ciamis.

Di Lapang Sepak Bola Nusawiru, Pangdam beserta rombongan memantau kegiatan vaksinasi dan memberikan tali asih kepada warga masyarakat sekitar. Sedangkan di Koramil Cijulang dan Bojong dilakukan pemberian bantuan sosial berupa paket sembako kepada anggota Babinsa masing-masing Koramil.

Sementara itu, di Makodim 0613/Ciamis, Pangdam menyalurkan bantuan berupa santunan rehab rutilahu kepada seorang veteran TNI Angkatan Darat dan Pemberian santunan serta paket sembako kepada anak yatim piatu. Penyerahan bantuan di Makodim 0613/Ciamis juga disaksikan secara langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman secara virtual.

Selain itu juga dilakukan silaturahmi Pangdam bersama para tokoh agama di wilayah Kabupaten Ciamis. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan video conference bersama KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman dalam rangka peringatan Hari Juang TNI AD ke-76.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Agus Subiyanto didampingi Para Tokoh Agama, Dandim 0613/Ciamis Letkol Czi Dadan Ramdani, Wakil Bupati Ciamis Yana D. Putra menyampaikan, di Hari Juang TNI AD ke-76 ini pihaknya melakukan doa bersama. Ini dilakukan agar TNI AD tetap jaya dan bisa melaksanakan tugas yang diemban dengan baik.

"Di momen ini kita juga memberikan bantuan kepada veteran TNI AD berupa renovasi rumah tidak layak huni. Bantuan ini berikan oleh Bapak Kasad (Jenderal TNI Dudung Abdurachman)," kata Pangdam.

Selain itu, Pangdam menuturkan, kehadiran tokoh agama dan tokoh masyarakat disini untuk bersama-sama berdoa agar Indonesia segera terbebas dari bencana Covid-19. "Saat ini saya sedang berada di Ciamis sedang melaksanakan safari vaksinasi. Dari mulai Ciwidey, Cidaun, Pameungpeuk, Cipatujah, Batukaras, Pangandaran, dan sampai di Ciamis. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan Covid-19 ini cepat selesai," ucap Pangdam.

Pangdam menyebut, pelaksanaan centralisasi vaksinasi saat ini sudah mulai sedikit diminati lantaran sudah banyaknya warga yang melakukan vaksinasi. Untuk itu, TNI AD melakukan terobosan dengan vaksinasi door to door mendatangi warga yang belum di vaksin.

"Kalau centralisasi sudah mulai susah maka kita lakukan door to door ke tempat-tempat wilayah terpencil. Kita juga melakukan vaksinasi sampai malam hari kita datengin ke rumah-rumah warga yang belum di vaksin sambil kita memberikan bantuan sosial kepada warga terdampak Covid-19," pungkasnya.(/Sugeng)

Depok,Sulutnews.com - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun resmi dimulai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyaksikan langsung vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun yang dilaksanakan perdana di SDN 01 Depok, Jawa Barat, Selasa (14/12/2021).

Menko PMK juga turut memberikan semangat kepada anak-anak yang akan divaksinasi Covid-19. Bahkan mengajak berbincang hingga bernyanyi bersama, seraya menenangkan anak-anak agar tidak menangis saat disuntik.

Jumlah anak yang akan divaksin di SDN 01 Depok adalah 397 anak usia 6-11 tahun.

Menko PMK menegaskan vaksinasi anak usia 6-11 tahun merupakan langkah positif dari pemerintah dalam rangka melindungi anak dari Covid-19. Selain itu, untuk meningkatkan rasa percaya diri orang tua ketika anak akan memulai pembelajaran tatap muka di sekolah.

“Jadi yang penting kita harus dukung vaksinasi anak 6-11 tahun ini. Karena ini terutama untuk meningkatkan percaya diri orang tua untuk menyekolahkan anaknya sehingga tidak khawatir lagi karena sudah terlindungi oleh vaksin Covid-19,” jelas Muhadjir.
Penyuntikan vaksin kepada anak usia 6-11 tahun dilakukan dengan intramuskular atau injeksi ke dalam otot tubuh di bagian lengan atas dengan dosis 0,5 mili.

Sementara itu, Vaksinasi diberikan sebanyak 2 kali dengan interval minimal 28 hari. Sebelum pelaksanaan vaksinasi harus dilakukan skrining dengan menggunakan format standar oleh petugas vaksinasi.

Adapun pelaksanaan vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun didasari terbitnya rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (Indonesian Technical Advisory Group on Immunizational/ ITAGI) perihal kajian vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun dan sudah adanya Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM untuk penggunaan vaksin Sinovac bagi anak usia 6-11 tahun.

“Vaksin ini sudah mendapatkan status EUA dari BPOM dan BPOM sudah mengkaji sudah sangat lama. Bahkan izin ini sudah dikeluarkan BPOM jauh-jauh hari, jadi Insya Allah aman,” papar Menko PMK. (Mercys)

Sukabumi, Sulutnews.com - Paguyuban Warga Mitra Usaha Bersama (Pamiarsa) melaksanakan penyuluhan pengelolaan sampah rumah tangga dan bank sampah di sekretariatnya di Kampung Cirangkong No. 39, Rt 17 Rw 007, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (11/12/2021).

Materi penyuluhan diberikan oleh Haris petugas kesehatan lingkungan (Kesling) Puskesmas Kalapanunggal, diikuti oleh anggota dan pengurus Pamiarsa, dan dihadiri juga oleh kepala dusun (Kadus) Cirangkong serta ketua Rt setempat.

"Acara ini muncul ketika kami dari Pamiarsa berpikir beberapa tahun yang akan datang jumlah penduduk akan semakin banyak. Pengelolaan sampahnya mau bagaimana?. Dan jika tidak dikelola maka tak terbayangkan bagaimana dampaknya terhadap kesehatan lingkungan. Akhirnya kita meminta kepada pihak puskesmas untuk memberikan penyuluhan kepada kami. Dan Alhamdulillah permohonan kami direspon positif hingga kegiatan ini bisa terselenggara", papar Ujang Yusuf, pengurus Pamiarsa, usai kegiatan.

Sementara itu, Sekretaris Pamiarsa Ella Nurlaela mengucapkan syukur dan terimakasihnya kepada pihak Puskesmas yang telah memberikan apresiasi dan suportnya kepada Pamiarsa.

"Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar. Terimakasih kepada Bapak Haris selaku bagian Kesling Puskesmas Kalapanunggal yang telah memberikan tambahan ilmu kepada kami, terimakaih juga kepada Rizki Rahman sebagai Kadus Cirangkong dan Yusuf selaku ketua RT 17 yang berkenan hadir dalam kegiatan ini. Kami bertekat akan mengamalkan ilmu yang kami dapat pada hari ini agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat", tandasnya.(*/Melvin)

Bekasi, Sulutnews.com - Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Kesehatan, secara khusus menggelar Gebyar Vaksinasi untuk lansia dan orang dengan penyakit komorbid.

Kegiatan vaksinasi tersebut di gelar Stadion Patriot Candrabhaga, Sabtu, (11/12/2021).

Dasar pelaksanaan Gebyar Vaksinasi untuk lansia dan orang dengan penyakit komorbid tertuang dalam Surat Edaran Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Transformasi Pemulihan Ekonomi Kota Bekasi Nomor 440/1919/SET.COVID-19.

Dalam Surat Edaran tersebut tertulis bahwa vaksinasi Covid-19 untuk lansia di Kota Bekasi masih di bawah 60 persen. Terhitung per tanggal 2 Desember 2021, untuk lansia baru mencapai 56,1 persen yaitu sebanyak 87.603 jiwa dari target 156.149 jiwa.

Hal ini menjadi latar belakang digelarnya Gebyar Vaksinasi untuk lansia dan orang dengan penyakit komorbid.

Semenjak pendaftaran online dibuka pada Selasa tanggal 07 Desember 2021,  sebanyak 500 warga yang terdaftar dan di hari pertama. Kegiatan vaksinasi ini berlangsung selama dua hari dari 11 - 12 Desember 2021.

Pada hari pertama jumlah warga yang di vaksin sebanyak 450 jiwa hal tersebut  berdasarkan keterangan dr. Sudirman selaku penanggungjawab Gebyar Vaksinasi.

dr Sudirman menyampaikan pendaftaran masih dibuka untuk besok (12/12/2021) baik secara online maupun offline.

“Bagi peserta yang sudah mendaftar secara online, namun hari ini (11/12/2021) tidak datang atau belum sempat datang, silahkan datang besok (12/12/2021) ke Stadion Patriot Candrabhaga Gate 11-12, jangan lupa untuk membawa fotocopy KK dan KTP, dan bagi yang belum mendaftar, silahkan daftarkan diri secara online melalui https://bit.ly/SentraVaksinasiLansiaKomorbid dan kami pun tidak menutup kemungkinan bagi peserta untuk mendaftar offline dengan datang langsung ke lokasi," paparnya.

Ia menyebutkan untuk jenis vaksin yang digunakan di Gebyar Vaksinasi untuk lansia dan orang dengan penyakit komorbid adalah Sinovac, juga tersedia untuk dosis 1 dan 2.

Dibuka dari jam 08.00 sampai dengan 12.00 WIB, namun jika ada masyarakat umum yang butuh vaksin jenis Sinovac juga, akan kami layani, namun tetap prioritas utama kami di Sabtu dan Minggu pekan ini adalah lansia dan komorbid, karena Sentra Vaksinasi akan tetap buka normal setelah kegiatan ini.

Layanan vaksinasi untuk lansia dan orang dengan penyakit komorbid tentunya disediakan maksimal oleh Dinas Kesehatan Kota Bekasi agar peserta merasa nyaman dan tenang tidak takut dan ragu untuk divaksin, yakni dengan menghadirkan Dokter Spesialis dari RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid untuk kebutuhan konsultasi kesehatan.

“Kami siapkan Dokter Spesialis untuk mengkonsultasikan kesehatan jika masih ada peserta yang merasa ragu atau takut, silahkan konsultasikan diri terlebih dahulu, karena untuk konsultasi Dokter Spesialis tidak dikenakan biaya sama sekali, yang terpenting jujur saat konsultasi dan skrinning kesehatan, serta pastikan dalam kondisi yang benar-benar fit,” jelas dr. Sudirman.

Salah satu peserta lansia, Dani 66 tahun, mengutarakan pelayanan para petugasnya ramah, serta sigap, dan untuk tempat pun nyaman-nyaman saja bagi lansia seperti saya, aksesnya tidak sulit, saat pemeriksaan kesehatan pun ada Dokter Spesialis yang berjaga sehingga.

"Saya merasa aman, disiapkan kursi roda untuk yang mobilitasnya sudah agak terbatas, pendaftarannya pun tidak disulitkan," ujarnya. (Mercys)

Bogor,Sulutnews.com - Sejumlah wartawan dan warga di Kota Bogor menggelar doa bersama untuk korban bencana erupsi Gunung Semeru di Masjid An Naba, kompleks sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, pada Jum'at (10/12/2021).

Doa bersama yang dipimpin oleh KH Komaludin digelar selepas salat Jumat. Jamaah yang hadir juga tampak khusyuk berdoa sembari menengadahkan tangannya ke atas. Mereka terus mengaminkan doa-doa yang dipanjatkan KH Komaludin.

"Kita doakan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah Gunung Semeru di Jawa Timur khususnya saudara-saudara kita yang wafat semoga dalam keadaan husnul khotimah, diampuni segala dosanya, dijadikan ahli surga oleh Allah SWT. Untuk keluarga yang ditinggakan semoga diberikan kesabaran dan ketabahan oleh Allah SWT," ucap KH Komaludin.

Terpisah, Bendahara Umum Masjid An Naba Rusli Prihatevy menyampaikan turut prihatin atas musibah erupsi Gunung Semeru yang menerjang beberapa wilayah Lumajang, Jawa Timur, pada 4 Desember 2021.

"Intinya prihatin atas musibah erupsi Gunung Semeru, yang mana disana saudara-saudara kita yang terkena musibah, tidak hanya keseharian mereka bahkan tempat tinggal pun kita tidak bisa bayangkan akan posisi bencana tersebut," kata Rusli.

Rusli yang juga Ketua Fraksi PG Kota Bogor menyampaikan, dirinya dan masyarakat Kota Bogor khususnya jamaah Masjid An Naba mendoakan masyarakat yang ada di sekitar Gunung Semeru agar semuanya senantiasa kuat, tabah dan dapat segera melalui ujian ini.

"Alhamdullilah di rumah Allah Masjid An'Naba PWI Kota Bogor seusai salat Jumat semua terketuk untuk mendoakannya bagian sesama umat untuk kebaikan dan semoga disana agar selalu kuat dan tabah akan ujian dan dapat dilalui," ucap Rusli.(/Melvin)

Bandung, Sulutnews.com - Ketua PWI Jawa Barat, Hilman Hidayat mengatakan PWI Peduli memiliki tugas diantaranya melaksanakan kegiatan bidang sosial, menghimpun dan menyalurkan bantuan kepada korban Bencana, kemiskinan akut, dan bantuan pendidikan.

"PWI Peduli Jawa Barat pun haru menjalin kerjasama dengan donatur dan mempertanggung jawabkannya secara terbuka. Mempublikasikan setiap kegiatan sosial PWI Peduli di Media Massa," ungkap Hilman Hidayat saat melantik Pengurus PWI Jawa Barat di Aula PWI Jabar Jl Wartawan II No.23 A Bandung, Rabu lalu (1/12/2021).

Sementara itu, Ketua PWI Peduli Jawa Barat, Dr. Yus Hermansyah, M.Si mengatakan pihaknya akan berusaha meningkatkan kesejahteraan wartawan yang dimulai dari wartawan para pengurus PWI Peduli Jawa Barat. 

"Selain itu PWI Peduli Berusaha memberikan subsidi BPJS kepada semua anggota PWI Jawa Barat dan akan menyediakan mobil Ambulan bagi keperluan anggota," tutur Yus Hermansyah.

Ketua PWI Peduli Jawa Barat juga menyerahkan kursi roda kepada Ny. Alm. Dadi Ruswandi yang diterima perwakilan keluarga.

Dalam pelantikan tersebut hadir pula Ketua PWI Kota Bandung, Hardiansyah, Ketua PWI Sumedang, Ade Adli, Ketua PWI Bandung Barat, Agus dan Ketua PWI Cimahi, Hendra.

Berikut susunan Pengurus PWI Peduli Jawa Barat:

Dewan Pembina:

Hilman Hidyat,S.Sos,M.Si,

Dr Naungan Harahap, SH,MH

Jean Ajiyanpi Novalia, S.Sos.

Dewan Pengawas:

Drs Firman Rachmat NR

Erwin Kustiman, SS,S.Sos, M.Ikom

Drs Wawan Ruswana

Drs Baidarus.

Dewan Pengurus:

Ketua: Dr Yus Hermansyah, MSi.

Sekretaris: Dedy Suhaeri,S.IP.

Bendahara: Lelly Indrawati.

Bidang Kerjasama:

Ketua: Boedi Azwar

Anggota: Anna Gardina Sari,S.IP

Cucu Ratnaningsih.

Bidang Pengkajian dan Survey Kelayakan Bantuan:

Ketua: Iswan Darsono

Anggota: Rika Rachmawati

Solikhah, S.Pd,MM.

Bidang Distribusi Bantuan/Penerimaan/Pengadaan Barang:

Ketua: Sri Sumarni, S.Pd.I,M.Si

Anggota:

Cecep Wakhdiana Prihatin SAP,Msi,

Farida Erlinda Siregar

Oyat Rohayati Ramadhan.

Bidang Publikasi dan Informasi:

Ketua: Ersan Syamsudin

Anggota: Drs Lyster Marpaung.

Bidang Umum:

Ketua: Kiki Marzuki

Anggota: Asep Syahrial.

(/Melvin)

Kota Bekasi, Sulutnews.com  - Kian hari kedisiplinan warga dalam mematuhi protokol kesehatan sudah mulai menurun dan mulai merasa bosan dengan menganggap biasa yang seakan pandemi Covid-19 sudah tidak ada.

Melihat hal ini para Babinsa di jajaran Koramil 03/Teluk Pucung Kodim 0507/Bekasi tidak tinggal diam, dengan terus melakukan operasi PPKM yang salah satunya di Pasar Baru Bekasi di jalan Ir.H.Juanda, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Rabu (24/11/2021).

Manurut Danramil 03/Taluk pucung Kapten Inf Tomy Abdullah dala rilis tertulisnya menyampaikan bahwa dengan kegiatan PPKM Mikro yang dilakukan Babinsa Koramil 03/Teluk Pucung dengan personil BKO Yonif 202/TM, senantiasa mengingatkan dan menghimbau protokol kesehatan demi mencegah serta menjaga warga dari penularan dan penyebaran Covid-19, ujarnya.

"Selama kegiatan operasi PPKM tersebut, masih saja ditemukan warga yang tidak menerapkan disiplin prokes seperti tidak menggunakan masker dan berkerumun," ungkapnya.

Dengan adanya himbauan prokes kepada warga, harapan kami agar warga tidak menganggap biasa dengan Covid-19 ini, karena virus ini akan semakin mengganas apabila kita lengah dalam menerapkan prokes, lanjut Tomy.

“Jangan lupa terus lakukan pola hidup sehat dengan makan yang bergizi dan berolahraga yang teratur itu demi menjaga imun kita agar terus terjaga,” tambahnya. (Mercys)

Kab Bekasi, Sulutnews.com - Kabupaten Bekasi perpanjang Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 hingga dua pekan ke depan sampai 29 November 2021.

Perpanjangan ini berdasarkan ketetapan pemerintah yang tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 60 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, 2, dan 1 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali.

"Kami mengacu kebijakan pemerintah pusat dengan memperpanjang PPKM Level 1 terhitung mulai hari ini hingga 29 November 2021," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, Selasa (16/11/21).

Juru Bicara Satgas Covid-19 menjelaskan, selain Kabupaten Bekasi ada empat daerah lain di Provinsi Jawa Barat yang juga berstatus PPKM Level 1, yakni Kota Cirebon, Kota Bogor, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran.

Menurut Alamsyah, keberhasilan program akselerasi vaksinasi serta penanganan kasus secara keseluruhan yang semakin baik menjadi indikator epidemiologi sehingga Kabupaten Bekasi masih berstatus Level 1 kewaspadaan Covid-19.

"Termasuk di dalamnya penurunan angka kasus aktif, penurunan keterisian rumah sakit, hingga capaian vaksinasi di atas 70 persen baik masyarakat umum maupun lansia," ujarnya.

Alamsyah juga meminta kewaspadaan segenap masyarakat Kabupaten Bekasi terhadap potensi gelombang ketiga penyebaran Covid-19 dengan meningkatnya pergerakan masyarakat menjelang libur akhir tahun 2021.

"Status Level 1 ini hanyalah statistik yang sewaktu-waktu bisa berubah. Kunci utama penanganan Covid-19 tetap bertumpu pada kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan ketat. Jadi mohon jangan diabaikan," tambah Alamsyah. (Mercys)

Depok,Sulutnews.com - Percepatan vaksinasi Covid 19 juga dilakukan oleh Kecamatan Bojongsari bersama bersama TNI, Kepolisian dan UPT Puskesmas, dengan melaksanakan  optimalisasi pendataan bagi warga yang sudah tervaksinasi.

Saat ini jika dirinci untuk capaian dari kegiatan vaksinasi tersebut sebanyak 60.559 warga Bojongsari.

Camat Bojongsari, Dede Hidayat mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mengakuratkan data capaian vaksin di Kota Depok. Dari data tersebut progres pendataannya sudah mencapai 63 persen.

"Data capaian ini masih akan terus bertambah seiring berjalannya proses pendataan," kata Dede seperti dikutip dari berita.depok.go.id, Jumat (12/11/21).

Lebih jauh Camat Camat Bojongsari menjelaskan, pihaknya melakukan pendataan dengan mendatangi rumah warga.

Ia berharap kegiatan yang sedang berlangsung berjalan lancar dan selesai dengan cepat, sehingga segera diketahui jumlahnya secara pasti warganya.

Dede meminta kepada warga yang belum divaksin  agar segera memanfaatkan gerai-gerai vaksin yang tersedia. Saat ini di kelurahan maupun lingkungan RW gencar mengadakan kegiatan vaksinasi.

"Warga bisa segera memanfaatkan gerai yang ada, agar segera tervaksinasi Covid-19," tambahnya. (Mercys)