Jawa Barat

Jawa Barat (87)

Bogor, Sulutnews.com - "Ternyata Penghapusan tenaga honorer jadi isu paling penting bagi seluruh Kepala Daerah", demikian dikatakan Mentri Dalam Negri RI Tito Karnavian dalam sambutannya pada Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia di Hotel Pullman Ciawi Bogor Jawa Barat, Sabtu 18 Juni 2022.

Selain isu penghapusan tenaga honorer, mendagri juga singgung tentang banyaknya usulan kepala daerah terkait bagi hasil pertanian dan perkebunan, Iklim Investasi,  Pepengelolaan Tambang, Hak Kepala Daerah, sejumlah perijinan yang diterbitkan pemerintah pusat dan isu Perpres No 33 Tahun 2020.

Tito menegaskan bahwa Kementrian yang dipimpinnya adalah merupakan induk semang bagi seluruh kepala daerah di Indonesia. Tito yg juga selaku Penasihat Apkasi menegaskan bahwa kementriannya akan membuka pintu yg lebar atas seluruh sumbang saran dari Kepala Daerah yang menjadi bawahan sekaligus mitranya.  Segala saran dan usulan kepala daerah  akan sangat kita pertimbangkan, imbuhnya.

Bupati Sergai selaku Kordinator Wilayah Apkasi Sumatera Utara sangat intens menyuarakan hasil Rekomendasi Rakerwil Apkasi Sumut 19 Mei yg lalu. Dalam Rakernas tersebut Darma Wijaya menyampaikan Rekomendasi  hasil Rakerwil yaitu diantaranya, Penerimaan P3K diserahkan kepada  Pemerintah Daerah dan penggajiannya dimasukkan dalam Dana Alokasi Umum,   Bagi Hasil Perkebunan bagi Daerah, Peninjauan Ulang terhadap Perpres no 33 Tahun 2020, Penerbitan ijin  SPBU dengan Rekomendasi Pemerintah Daerah terlebih dahulu, Penggunaan Dana Perimbangan ,  Peningkatan Efektifitas SIPD, kerjasama BPN dan Kemendagri terkait Pembuatan Zona Nilai Tanah,serta usulan straegis lainnya. Dalam sesi penutupan, Darma Wijaya menyempatkan berkomunikasi dengan Menteri Investasi Bahlil Lahadahlia terkait peningkatan Investasi di Tanah Bertuah Negeri Beradat, Segala bentuk Komunikasi Strategis terus dilaksankn guna mensukseskan Pembanagunan di Serdang Bedagai yang merupakan Janji Politiknya.

Dalam Rakernas tersebut disampaikan sejumlah Rekomendasi hasil Rakerwil masing masing wilayah. 

Hadir dalam Rakernas Tersebut  Mentri Investasi Bahlil Lahadahlia, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,  Ketum Apkasi   Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Sekum Apkasi Adnan Purichta Ichsan, Korwil Apkasi se Indonesia ,  Bupati Bogor dan puluhan Bupati lainnya.

Usai Rakernas, Darma Wijaya optimis rekomendasi Apkasi Wilayah Sumut yanh dihimpun dengan Reomendasi Apkasi wilayah lainnya yang dirangkum menjadi Rekomendasi Rakernas Apkasi akan diterima Pemerintah Pusat. Menurutnya Pemerintah Pusat dan Daerah harus singkron sehingga pemerintahan berjalan lancar  dan Maju.

Dalam Rakernas tersebut bupati turut didampingi Wakil Bupati H Adlin Tambunan, Sekda H M Faisal Hasrimy, Asisten Pemerintahan Umum Nina Deliana Hutabarat, Kadis Kominfo Akmal serta beberapa OPD terkait.(/Daniel)

Bogor,Sulutnews.com - Prajurit Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir (Yontaifib 1 Mar) berhasil melumpuhkan sekelompok separatis dengan melaksanakan serbuan kilat, Hal tersebut di kemas di akhir latihan satuan dasar (LSD) II Triwulan II tahun anggaran 2022, bertempat di wilayah kaki Gunung Batu, Sukamakmur, Bogor. Senin (13/06/2022).

Latihan kali ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan naluri tempur prajurit Yontaifib 1 Mar serta sebagai wujud implementasi perintah harian Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E.,M.M., tentang membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan profesional serta tangguh.

Materi yang dilatihkan pada LSD II Triwulan II Yontaifib 1 Mar diantaranya yaitu teknik infiltrasi udara (combat freefall), pengintaian setitik dan daerah, intai rute dan diakhiri dengan serbuan kilat.

Komandan Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir (Danyontaifib 1 Mar) Letkol Marinir Jan Risa Romy U., M. Tr.Opsla., mengungkapkan, dalam pelaksanaan latihan kali ini diharapkan segenap prajuritnya dapat memahami tugas dan fungsi sebagai prajurit Tri Media serta dapat mengaplikasikan pada penugasan yang di berikan oleh satuan atas kedepanya.

Penulis: ARP

Depok,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka kegiatan lomba menembak bersama TNI-Polri dan insan media di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Sabtu (11/6). Acara ini merupakan salah satu rangkaian dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-76 pada 1 Juli 2022.

"Baru saja kita melaksanakan kegiatan kejuaraan menembak. Dimana, didalamnya yang ikut kegiatan lomba ini adalah rekan-rekan dari TNI, Polri, dan media, ada teman-teman Pimred, Wapimred, Korlip, wartawan dan Dewan Pers. Saya kira hari ini kegiatan yang cukup lengkap dan solid," kata Sigit.

Sigit menegaskan, TNI-Polri serta insan Pers merupakan mitra strategis dalam menghadapi segala bentuk situasi dan kondisi yang berkembang di Negara Indonesia. Diantaranya, dikatakan Sigit, media bersama TNI-Polri bersama-sama berjuang melakukan penanganan Pandemi Covid-19 dan arus mudik Lebaran 2022 untuk masyarakat, dengan perannya masing-masing.

"Selama ini kita TNI-Polri dan media selalu sama-sama di lapangan. Khususnya penanganan masalah beberapa waktu lalu, Pandemi Covid-19, kemudian, masalah mudik yang mungkin sebagian masyarakat libur, tapi kita semua berada di lapangan, ditengah-tengah masyarakat untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik," ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Oleh sebab itu, Sigit menyatakan, dengan adanya lomba menembak ini, diharapkan soliditas dan sinergitas antara TNI, Polri dan awak media, dapat terus meningkat serta terjaga dengan baik kedepannya. 

"Dan juga kedepan, banyak sekali kegiatan yang tentunya kami harus bersama-sama. Sehingga kegiatan hari ini, dalam rangka lebih meningkatkan soliditas, dan sinergitas antara kita semua, TNI, Polri dan teman-teman media. Sehingga kita semua bisa melaksanakan tugas secara bersama-sama di lapangan. Tentunya tugas sesuai dengan fungsinya masing-masing," ucap mantan Kapolda Banten tersebut.

Dengan adanya sinergitas dan soliditas tersebut, Sigit menekankan, TNI, Polri dan media dapat ikut menyukseskan serta mengawal seluruh agenda berskala nasional maupun internasional yang akan diselenggarakan di Indonesia kedepannya.

Kegiatan yang memerlukan sinergitas TNI, Polri dan media diantaranya, kata Sigit adalah Presidensi G-20, Idul Adha, Hari Bhayangkara, Hari Kemerdekaan Indonesia, Pemilu serentak tahun 2024, dan event-event lainnya.

"Sehingga untuk melaksanakan ini semua, tentunya kita harus tingkatkan kesatuan. Dan ini juga kesempatan bagi kita untuk mengingatkan bahwa pengalaman yang ada pada tahun 2019, sisa-sisa dari Pileg, Pilpres dan Pilkada menyisakan polarisasi harus kita antisipasi dan cegah bersama," tutur Sigit.

Belajar dari pengalaman yang ada, Sigit menekankan bahwa, pelaksanaan pesta demokrasi 2024 mendatang harus dilandasi dengan semangat menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. Apalagi, event politik itu, menurut Sigit, terjadi ketika seluruh dunia bahkan Indonesia sedang menghadapi dampak global yang berkembang.

"Jadi kita harapkan tahun 2024, kita semua mendorong agar yang diutamakan adalah semangat persatuan dan kesatuan. Jadi semangat hari ini, kita ingin betul-betul bisa kita glorifikasi menjadi semangat bersama menghadapi event-event yang tadi saya sebutkan. Baik event nasional, internasional maupun event perhelatan politik," papar Sigit.

"Mudah-mudahan kita terus menjaga soliditas dan sinergitas ini dan menjadi contoh bahwa semangat yang kita lakukan hari ini, juga kita harapkan bisa diikuti rekan-rekan kita yang akan menjadi peserta, tim pendukung dan tim yang ikut turun ke dalam event politik mendatang. Dan ini adalah pesan dari kita semua," tambah Sigit sekaligus mengakhiri.

Penulis: ARP

Depok,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan penguatan struktur organisasi Korps Brigade Mobile (Korbrimob) Polri. Hal ini dilakukan setelah disetujui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Peresmian itu diselenggarakan dalam upacara yang dipimpin oleh Kapolri di Mako Korbrimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat (10/6/2022).

"Baru saja kita melaksanakan kegiatan pengukuhan terkait dengan struktur Korps Brimob yang baru. Di mana, beberapa waktu yang lalu Bapak Presiden berkenan memberikan kepada Korps Brimob Polri, penguatan struktur dan organisasi," kata Sigit dalam amanat upacaranya.

Dengan penguatan struktur organisasi, kata Sigit, Dankor Brimob Polri nantinya akan dipimpin oleh Jenderal bintang tiga atau Komisaris Jenderal. Kenaikan setingkat lebih tinggi itu juga terjadi di beberapa struktur organisasi dibawahnya.

"Sehingga untuk Dankor Brimob bisa naik satu level menjadi bintang tiga, kemudian Wadankor Brimob naik bintang dua, dan Karo menjadi Brigjen serta tiga komandan pasukan, Danpas I yang ada di Aceh, Danpas II di Kalimantan tepatnya di dekat IKN, dan yang ketiga Danpas III di tempatkan di Papua," ujar Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini menekankan, Korps Brimob merupakan satuan pamungkas yang harus selalu diterjunkan dalam situasi penting, misalnya seperti menghadapi segala macam bentuk ancaman hingga kondisi bereskalasi tinggi.

Personel Brimob, kata Sigit juga akan dikerahkan dalam melakukan penjagaan dan pengamanan di beberapa event besar yang diselenggarakan di Indonesia kedepannya. Mereka dibutuhkan perannya dalam memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif dan aman.

"Seperti diketahui bahwa ke depan banyak event yang akan kita laksanakan pasca pandemi Covid-19. G-20 akan kita hadapi dan perlu pengamanan yang sangat ekstra sehingga event-event bisa berjalan dengan baik," ucap eks Kapolda Banten itu.

Tak hanya itu, Sigit menekankan, peran dari Korps Brimob juga dibutuhkan dalam melakukan pengamanan agenda nasional di Indonesia. Diantaranya adalah, pengamanan Pemilu 2024 hingga pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua.

"Dan tentunya rangkaian dari proses Pileg, Pilpres dan Pilkada. Yang sebentar lagi akan kita selenggarakan, dan tahapannya sudah mulai 14 Juni besok, di mana kegiatan tersebut dilakukan secara serentak. Dan pengembangan DOB di Papua juga tentunya perlu pengamanan ekstra. Sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik, karena itu dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat Papua menjadi yang utama," papar Sigit.

Adanya agenda nasional dan event internasional tersebut, menurut Sigit maka dibutuhkan perkuatan personel untuk menghadapi potensi-potensi terjadinya gangguan kamtibmas.

"Polri khususnya Korps Brimob harus siap untuk hadir memberikan pelayanan terbaik dengan seluruh jajarannya. Sehingga seluruh rangkaian acara tersebut bisa berjalan dengan lancar dan aman," tutur Sigit.

Menurut Sigit, dengan terciptanya kondisi kamtibmas yang kondusif, maka Polri telah memberikan bukti konkret mendukung program Pemerintah dalam rangka pembangunan nasional hingga pemulihan ekonomi nasional (PEN).

"Karena kita tentunya ingin mengawal apa yang menjadi kebijakan Bapak Presiden, transformasi kita menuju transformasi ekonomi yang tentunya ini juga harus kita perjuangkan dan dikawal. Karena situasi kamtibmas menjadi kunci pertumbuhan ekonomi. Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada Korps Brimob Polri. Terus semangat, beri pengabdian terbaik," tutup Sigit.

Penulis:ARP

Depok,Sulutnews.com - Peran Pemerintah Daerah (Pemda) terbilang krusial dalam mengatur dan mengelola sektor energi dimasing-masing daerahnya. Namun, tumpang tindih regulasi yang terjadi saat ini membuat Pemda tidak mempunyai ruang gerak dan keterbatasan anggaran untuk mengelola sektor energi.

"Dampaknya pada kesejahteraan daerah dan tentunya masyarakat itu sendiri.

Hal ini disampaikan Anggota Komite II DPD RI Daerah Pemilihan Sulawesi Utara Ir. Stefanus BAN Liow, MAP (SBANL) pada kegiatan Seminar  Ujih Sahih dalam rangka penyusunan RUU perubahan atas UU Nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi, di Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok Jawa Barat, Senin (30/5).

Dikatakan SBANL Daerah harus diberikan ruang gerak yang signifikan dan ditunjang anggaran yang memadai untuk mengelola sektor energi, karena daerah adalah terdepan untuk kesejahteraan rakyat," Ucap Senator Stefanus Liow yang terus menjembatani aspirasi dan kepentingan daerah baik dari segi regulasi maupun non regulasi.

Dalam Seminar Uji Sahih, atas kerjasama Komite II DPD RI dengan Fakultas Teknik UI, Senator Stefanus Liow mengatakan bahwa oleh karena itu adalah penting dan strategis adanya Perubahan UU Nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi.

"Perlu adanya penegasan pelibatan dan pemberdayaan masyarakat secara aktif dalam pemanfaatan dan konversi energi, ujarnya.

Muatan lain yang dikemukakan Senator SBANL disela-sela seminar yang berlangsung dari Jam 09.00-13.00 WIB adalah peran penting pemda dalam peningkatan pemanfaatan energi terbarukan maupun memanfaatkan sumber energi setempat.

Namun implikasi keberlakuan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menarik kewenangan pemda dalam perencanaan pemanfaatan dan konservasi energi kembali ke pusat, seakan tersandera sehingga mutlak disesuaikan. Dalam sambutannya, Ketua Komite II DPD RI Yorrys Raweyai mengatakan bahwa pihaknya mendorong adanya perubahan UU Nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi, dengan sasaran utama diarahkan untuk optimalisasi pengaturan tata kelola pemanfaatan dan konversi energi nasional untuk mewujudkan ketahanan, kemandirian dan keberlanjutan energi nasional di Indonesia dan mengantisipasi perubahan pola penggunaan energi ditingkat global. 

Sejumlah pakar dibidang hukum, energi dan lainya baik dari kalangan akademisi, lembaga-lembaga dibidang energi, termasuk mahasiswa   pascasarjana UI menjadi narasumber dan peserta seminar uji sahih. Dekan Fakultas Teknik UI Prof. Dr. Heri Hermansyah, ST,M.Eng,IPU membukan kegiatan uji sahih tersebut.

Penulis: ARP

Bogor,Sulutnews.com - Dalam rangka meningkatkan keterampilan dan kemampuan Prajurit Satbravo 90 Kopasgat di bidang penanggulangan aksi terorisme khususnya yang terjadi di Pesawat dan Bandara.

Komandan Satbravo 90 Kopasgat Kolonel Pas Dedy Agung S. S,E., M. Si.(Han)., CHRMP beserta 8 Anggota Satbravo 90 Kopasgat terbang ke King Abdullah II Special Operation Training Center (KASOTC) Yordania untuk mengikuti pelatihan Aircraft Assault Course For Special Force (AACFSF) yang dilaksanakan selama 2 Minggu dari tanggal 8 - 21 Mei 2022.

Komandan Satbravo 90 Kopasgat Kolonel Pas Dedy Agung S. S,E., M. Si.(Han)., CHRMP meninjau secara langsung dalam pelaksanaan latihan sebagai Tim Supervisi dan Evaluasi program tersebut.

"Pelatihan diisi dengan pelajaran teori dan dilanjutkan praktek dalam penanggulangan aksi terorisme di Pesawat Sipil Mock Up Airbus 300 yang divisualisasikan dalam bentuk Full Mission Profile kemampuan perorangan dan tim prajurit Satbravo 90 Kopasgat pada saat puncak acara penutupan pelatihan.

Kegiatan ini disambut baik dan rasa bangga oleh personel Satbravo 90 Kopasgat yang terlibat, pasalnya dengan adanya pelatihan dan sertifikasi dari Luar Negeri ini dapat menambah skill kemampuan dan profesionalisme personel Satbravo 90 Kopasgat dalam menghadapi aksi terorisme di Bandara dan pembajakan di Pesawat sehingga dapat meningkatkan profesionalisme dalam menunjang tugas-tugas Satuan Bravo 90 Kopasgat ke depan.

Keikutsertaan Satbravo 90 Kopasgat dalam pelatihan di KASOTC Yordania merupakan yang pertama kali namun dapat memaksimalkan kesempatan yang diberikan, hal ini dapat dilihat dari hasil yang dicapai dan penilaian instruktur dari KASOTC atas antusiasme, semangat dan disiplin prajurit dalam belajar dan berlatih. Sehingga diharapkan kedepan program tersebut dapat secara kontinu dilanjutkan dalam bentuk Course, Training maupun Exchange Program sebagai bentuk diplomasi militer berupa kerjasama di bidang Militer kedua belah pihak Negara khususnya Special Forces.

Brigjen Ra'd Doura menjelaskan bahwa KASOTC adalah tempat latihan bertaraf internasional yang telah melatih pasukan khusus dari berbagai Negara dalam penanganan aksi terorisme yang disimulasikan dalam beberapa skenario latihan sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Turut hadir Dubes Amman Bapak Ade Padmo Sarwono yang mengapresiasi kegiatan pelatihan tersebut dan diharapkan kegiatan ini akan menjadi titik awal peningkatan kerja sama bidang pertahanan Indonesia – Yordania, sebagai upaya untuk meningkatkan kerja sama kedua negara diberbagai bidang lainnya.

Suatu kehormatan dalam penutupan acara pelatihan Aircraft Assault Course For Spesial Force tersebut dihadiri Oleh Duta Besar RI Amman Ade Padmo Sarwono dan Direktur Jendral KASOTC Brigadir Jendral Ra’d Doura, disamping Tim Pengawas dan Evaluasi ( Wasev) Dansatbravo 90 Kopasgat Kolonel Pas Dedy Agung S. S,E., M. Si.(Han)., CHRMP, serta Letkol Pas Togap Marlon Siburian.

Penulis: ARP

Jabar,Sulutnews.com- Prajurit Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir (Yontaifib 1 Mar) bersama United States Special Operations Command Pacific (US SOCPAC) melaksanakan zeroing senapan dan pistol organik perorangan serta melaksanakan menembak reaksi ditempat yang dikenal dengan istilah "Static Shooting ringe" pada latihan bersama (latma) The Millitary to Millitary Connection (M2MC) 2022 Torchlight bertempat di lapangan tembak Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (23/05/2022).

Pelaksanaan Nol benar penembakan atau sering dikenal dengan Zeroing merupakan prosedur awal sebelum melakukan penembakan, kegiatan tersebut bermaksud untuk melakukan kalibrasi senjata (zero) sehingga dapat menemukan titik tembak, dengan menghasilkan ketepatan dalam menembak sesuai dengan keinginan.

Setelah kegiatan kalibrasi (zero) dirasa cukup, kemudian dilanjutkan dengan Combat Marksmanship dengan materi Static Shooting ringe dengan sasaran bidik dada serta kepala, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengasah naluri tempur prajurit Yontaifib 1 Marinir agar dapat lebih cepat dan tepat dalam pengambilan keputusan pada saat melakukan penembakan pada target sasaran terpilih.

Sebelum pelaksanaan penembakan peserta latihan dibekali dengan teori kelas untuk mengingat kembali tentang teknik menembak yang baik dan benar, serta memberikan penjelasan tentang prosedur keamanan selama pelaksanaan latihan menembak.

Sementara itu, Komandan Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir (Danyontaifib 1 Mar) Letkol Marinir Jan Risa Romy U., M. Tr.Opsla., menjelaskan bahwa, kegiatan tersebut merupakan wujud implementasi perintah harian Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E.,M.M., tentang membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan profesional serta tangguh.

"Latihan menembak ini lanjut Letkol Marinir Jan Risa Romy U., M. Tr.Opsla bertujuan untuk mengasah kemampuan prajurit Yontaifib 1 Mar agar bisa lebih profesional untuk melaksanakan tugas kedepanya, ujarnya.

Penulis: ARP

Cikampek,Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan pengecekan langsung terkait dengan situasi arus balik Lebaran 2022 serta penerapan rekayasa lalu lintas skema one way, di Tol Cikampek Utama (Cikatama) KM 70, Sabtu (7/5/2022) malam.

"Baru saja kita melaksanakan peninjauan dan melakukan rapat untuk mengetahui perkembangan terkait dengan arus balik khususnya pantauan dari KM 70 di Tol Cikatama," kata Sigit dalam pengecekan langsungnya.

Berdasarkan tinjauan langsungnya, Sigit mengungkapkan bahwa, volume kendaraan terus mengalami peningkatan hingga saat ini. Menurut Sigit, berdasarkan laporan, diprediksi malam ini jumlah kendaraan yang melintas akan mencapai angka 160 ribu per jamnya, dan akan terus meningkat sampai dengan esok hari.

"Tentunya angka-angka ini menjadi perhatian kita. Kemudian di Kalikangkung kita lihat juga terjadi peningkatan khusus mulai dari jam 15.00, 16.00, 17.00 WIB, angkanya terus naik di atas 5.000. Sehingga kecenderungan akan berdampak enam atau tujuh jam kemudian di wilayah Cikatama. Oleh karena itu terkait evaluasi terhadap fluktuasi kenaikan angka-angka tersebut terus kita lakukan bersama," ujar mantan Kabareskrim Polri itu.

Dengan adanya peningkatan volume kendaraan yang signifikan tersebut, Sigit menyatakan bahwa, kemungkinan strategi kebijakan lalu lintas skema one way akan diperpanjang waktunya serta ruas jalannya.

"Maka ada kemungkinan bahwa akan dilakukan perpanjangan waktu one way. Nanti secara detail dan teknis akan disampaikan Kakorlantas. Karena memang dari angka-angka yang ada one way harus kita tambahkan waktunya. Kemudian khusus untuk one way sampai di KM 28 ataukah Sampai di KM 3.500 Halim tentunya akan kita lihat, kita sesuaikan dengan kondisi dilapangan," ucap Sigit.

Meski begitu, Sigit menekankan, hal itu akan dilakukan dengan memperhatikan situasi dan kondisi yang terjadi setiap waktunya. Sehingga, waktu ataupun perpanjangan ruas tetap melihat dinamika arus lalu lintas yang berkembang dilapangan.

"Namun demikian perkembangannya tentu akan disesuaikan dengan tingkat kepadatan arus balik yang akan kita hadapi malam hari ini dan besok. Jadi beberapa hal yang tentunya menjadi perhatian rekan-rekan Kepolisian dan Jasa Marga untuk memantau kemudian melakukan langkah-langkah koordinasi di lapangan untuk  mengevaluasi dan sekaligus penyesuaian perpanjangan waktu one way," papar eks Kapolda Banten ini.

Lebih lanjut, Sigit pun mengimbau kepada masyarakat untuk terus mengupdate informasi terkini soal kebijakan strategi rekayasa lalu lintas yang diterapkan oleh kepolisian untuk mencegah kepadatan serta mengurai kemacetan.

Ia telah meminta kepada seluruh jajarannya untuk terus menyalurkan informasi terbaru soal penanganan arus balik Lebaran kepada masyarakat melalui media sosial ataupun media massa.

"Namun demikian kita terus informasikan kepada masyarakat khususnya pengguna jalan. Sehingga informasi ini bisa sampai lebih awal dan juga tentunya bisa dipergunakan oleh masyarakat yang akan melaksanakan balik ke Jakarta atau sebaliknya dari Jakarta ke Jawa Tengah. Kemudian bisa menyesuaikan dengan informasi-informasi yang disampaikan," tutup Sigit.

Penulis: ARP

Jabar, Sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mensosialisasikan kemungkinan diperpanjangnya waktu penerapan rekayasa lalu lintas (lalin) arus mudik One Way dan Ganjil Genap (GaGe) dari Tol Cikampek KM 47 hingga Kalikangkung KM 414, pada H-3 Lebaran.

Strategi rekayasa lalu lintas yang tadinya berakhir pada pukul 24.00 malam, kemungkinan akan diperpanjang hingga pukul 07.00 atau 08.00 WIB, hari ini.

Hal itu disampaikan Kapolri saat meninjau langsung situasi terkini arus mudik di Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama), Jawa Barat, Jumat (29/4).

Menurut Sigit, penyesuaian kebijakan tersebut lantaran terdapat prediksi masih ada sekitar 211 ribu masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. Dimana, angka tersebut mengalami peningkatan 45 persen jika dibandingkan dengan volume kendaraan pada kemarin malam atau H-4 Lebaran.

"Artinya masih ada sisa 211 ribu pemudik yang akan melintas. Sehingga mau tidak mau kita perlu melakukan rekayasa kembali. Yang tadinya One Way kita buka sampai jam 24.00 WIB, kemungkinan akan kita geser disesuaikan dengan jumlah pemudik yang masih ada sisa 211 ribu. Jadi kebijakan akan kita buat sampai jam 07.00 atau 08.00 WIB pagi," kata Sigit dalam pengecekan langsungnya.

Sementara itu, kata Sigit, ketika nanti memasuki pukul 07.00 atau 08.00 WIB esok hari, kebijakan One Way tersebut akan dinormalkan hingga pukul 16.00 WIB. Atau dengan kata lain, kendaraan yang menuju wilayah Jakarta, tetap bisa melintas di jalan tol dengan pengaturan sistem tertentu.

Diketahui, hingga sore hari ini, penerapan rekayasa lalu lintas One Way diberlakukan mulai dari KM 70 Tol Cikatama hingga Tol Kalikangkung 414. Sedangkan, contra flow satu jalur dari Tol Jakarta-Cikampek dari KM 47 hingga KM 70.

"Kemudian dari timur ke barat akan dinormalkan mulai dari jam 08.00 pagi sampai 16.00 WIB. Itu beberala perubahan yang tentunya akan kita sesuaikan dengan kondisi di lapangan. Namun demikian jalur arteri baik yang ada di Pantura, dalam kota, masih bisa dimanfaatkan untuk masyarakat yang akan kembali mudik dari wilayah timur, tengah ke arah barat," ujar Sigit.

Sigit menjelaskan, sosialisasi kemungkinan diperpanjangnya massa penerapan kebijakan rekayasa lalu lintas tersebut disampaikan lebih awal, agar masyarakat dapat melakukan kesiapan sejak dini dalam perjalanan mudiknya.

"Mungkin beberapa hal itu yang ingin saya sampaikan ke masyarakat. Nanti akan secara lebih detail disampaikan Kakorlantas. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan informasi dan kemudian bisa sesuaikan waktu-waktu yang akan dijalankan," ucap Sigit.

Sigit juga menekankan kepada jajarannya untuk melakukan antisipasi dan kesiapan dalam pengendalian arus mudik Lebaran di saat memasuki waktu-waktu favorit masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik.

"Karena memang ada kecenderungan masyarakat lebih memilih jam mudik pada saat pasca buka puasa, kemudian pasca tarawih dan pasca sahur. Jadi jam-jam itu adalah jam yang favorit digunakan masyarakat. Sehingga tentunya ini menjadi perhatian kita," ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit menyampaikan bahwa, alasanya pihak terkait memutuskan untuk melakukan perpanjangan massa penerapan One Way di jalan tol pada tadi malam atau H-4 Lebaran. Menurutnya, kebijakan tersebut mau tidak mau harus dilakukan lantaran, pada tadi malam volume kendaraan rata-rata per jamnya mencapai lima ribu kendaraan.

"Sehingga kemudian kebijakan terkait One Way yang tadinya pukul 17.00 sampai 24.00, kita perpanjang. Karena kepadatannya luar biasa, kalau tidak dilakukan perpanjangan One Way tentunya akan terjadi kemacetan yang luar biasa. Berbagai pengaturan dan diskresi kepolisian yang diambil akan kami lakukan dengan cermat dengan memperhatikan perkembangan situasi arus lalu lintas dari waktu ke waktu," papar Sigit.

Disisi lain, Sigit juga menyinggung soal kondisi terkini arus lalu lintas mudik Lebaran dari arah Jakarta menuju Merak, maupun sebaliknya. Ia mengakui, bahwa hingga siang tadi, wilayah itu masih mengalami kepadatan, khususnya di arah menuju Merak.

Terkait hal itu, Sigit menegaskan, pihaknya bersama jajaran lain telah melakukan sejumlah strategi kebijakan lalu lintas untuk mengurai kepadatan. Diantaranya adalah, memindahkan angkutan logistik ke Dermaga Indah Kiat.

"Kemudian pengaturan terkait masalah waktu bongkar muat yang tadinya 1 jam dipercepat menjadi 45 menit. Khusus dua dermaga hanya mengangkut penumpang ke Bakauheni, di Bakauheninya tidak memuat dan segera kembali ke wilayah Merak. Sehingga kemudian kepadatan yang ada di Merak khususnya dari dermaga 1 sampai 7 yang sudah dipadati masyarakat segera bisa cair. Pengaturan rekayasa waktu termasuk juga pembagian dermaga-dermaga tersebut. Ini tadi kita dapatkan informasi saat ini antrean sudah berkurang menjadi kurang lebih 3 kilometer," tutup Sigit.

Penulis: ARP

Jabar,sulutnews.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pemantauan langsung hari pertama penerapan strategi rekayasa lalu lintas (lalin) arus mudik, yakni One Way dan Ganjil Genap (Gage) dari Tol Cikampek KM 47 hingga Tol Kalikangkung KM 414.

"Baru saja kita melaksanakan kontrol untuk mengetahui secara langsung kebijakan terkait One Way yang mulai diberlakukan dari tadi sore jam 17.00 WIB, dan sampai saat ini masih berlanjut," kata Sigit di Tol Jakarta-Cikampek KM 48, Jumat (29/4/2022) malam.

Dari pengamatannya secara langsung, Sigit mengungkapkan bahwa, penerapan One Way dan ganjil genap di Cikampek hingga Kalikangkung, dapat mencegah terjadinya kemacetan disaat memasuki prediksi puncak arus mudik seperti saat ini.

Padahal, kata Sigit, pihak Jasa Marga melaporkan bahwa volume kendaraan yang melintas di jalan tol Cikampek terus mengalami peningkatan. Tetapi, Sigit membeberkan, kendaraan pertama yang melintas ketika kebijakan itu diberlakukan, hanya menempuh waktu sekitar tiga jam untuk sampai di Tol Kalikangkung, Jawa Tengah.

"Kemacetannya masih bisa dihindari. Dan laporannya tadi pada saat One Way dibuka dimulai jam 17.25 WIB untuk kepalanya (rombongan pengendara paling depan saat diberlakukannya One Way) dalam waktu tiga setengah jam sudah sampai di Tol Kalikangkung," ujar Sigit.

Meskipun begitu, Sigit menekankan, kepolisian bersama dengan pihak terkait lainnya tidak akan cepat berpuas diri. Pasalnya, terkait kebijakan ini, stakeholder terkait akan terus melakukan evaluasi demi mempertahankan tren positif dan memperbaiki kekurangan terkait dengan pengendalian arus mudik Lebaran 2022.

"Jadi ini akan kita evaluasi terus, harapan kita prediksi puncak arus mudik yang kemarin kita perkirakan akan terjadi kemacetan yang luar biasa tentunya dengan rekayasa One Way ini kita harapkan betul-betul bisa mengurai dan membuat masyarakat yang kembali mudik betul-betul bisa nyaman karena kemacetannya bisa kita kurangi," ucap eks Kabareskrim Polri ini.

Dengan adanya evaluasi rutin tersebut, Sigit menyebut, hal itu juga akan memaksimalkan pengendalian arus lalu lintas di ruas jalan arteri serta alternatif yang dilintasi oleh para pemudik.

"Tentunya kita harapkan juga di arteri betul-betul dimaksimalkan pemantauannya karena memang di bawah tentunya akan banyak pasar tumpah dan kegiatan-kegiatan masyarakat lain. Sehingga, baik di jalan tol maupun arteri semuanya bisa digunakan," tutur Sigit.

Sementara itu, Sigit menuturkan, dari data rekapitulasi di H-4 Lebaran ini, tercatat sudah ada 52 ribu kendaraan yang melintas di Tol Cikampek, dimana rerata per jamnya mencapai angka lima ribu kendaraan.

Sigit pun kembali mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa, penerapan One Way dan ganjil genap akan kembali diberlakukan oleh kepolisian dan pihak terkait. Kali ini, kendaraan ganjil yang diperbolehkan melintas di jalur bebas hambatan tersebut.

"Terima kasih, dan laksanakan kegiatan pengamanan arus mudik, dengan sebaik-baiknya. Dan kita kawal proses masyarakat yang akan melaksanakan mudik. Supaya betul-betul bisa lancar sesuai dengan motto kita 'Mudik Sehat dan Mudik Nyaman'," tutup Sigit mengakhiri tinjauannya secara langsung malam ini.

Penulis: ARP