Siapkan Fasilitas Kesehatan, Pemkab Tangerang Antisipasi Varian Baru COVID-19 Omicron

Written by  Mercys Loho Dec 08, 2021

Kab Tangerang,Sulutnews.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan sejumlah fasilitas kesehatan (faskes) menghadapi jika nantinya ditemukan varian COVID-19 Omicron.

Persiapan tersebut dilakukan, mulai dari rumah sakit pemerintah yang ada di Kabupaten Tangerang, juga rumah sakit swasta, hingga tempat isolasi terpusat. 

Juru Bicara Pananganan dan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi mengatakan, pihaknya sudah jauh-jauh hari menyiagakan rumah sakit di Kabupaten Tangerang, mengingat varian virus bernama B.1.1.529 asal Afrika itu sudah teridentifikasi di beberapa negara bagian Asia.

"Kita sudah siapakan tempat isolasi di hotel Yasmin. Selain itu, kami juga sudah menyiapkan 1.200 tempat tidur dari 26 Rumah Sakit (RS) milik pemerintah maupun swasta yang ada di Kabupaten Tangerang," kata Hendra, Rabu (08/12/2021).

Lebih jauh Juru Bicara Pananganan dan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Tangerang menjelaskan,  Satgas COVID-19 Kabupaten Tangerang akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, dan juga Kementerian Kesehatan RI.

Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan akan virus varian baru tersebut di lingkungan masyarakat.

Dikatakan Hendara, nantinya Satgas COVID-19 dapat segera menyiapkan infrastruktur kebutuhan kesehatan dan ketersediaan obat-obatan.

"Jadi sesuai instruksi dari Kemenkes, kita harus waspada dan selalu berkoordinasi dengan Satgas COVID-19 (pusat), dan kami akan selalu mengirimkan sampel ke litbangkes Kemenkes setiap kami menemukan kasus baru dan dicurigai," ujarnya.

Kendati demikian, ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak lengah menerapkan protokol kesehatan 6M dalam setiap aktivitas, seperti tetap memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, selalu mencuci tangan dengan air yang mengalir, mengurangi mobilitas, dan juga melakukan vaksinasi.

Hendra juga meminta agar masyarakat di Kabupaten Tangerang untuk tidak bepergian saat libur Natal dan Tahun Baru.

Menurut dia, masyarakat harus tetap menjalani protokol kesehatan 6M, dan juga harus menaati kebijakan pemerintah terkait PPKM.

Selain itu untuk masyarakat yang belum melakukan vaksinasi diimbau untuk segera mendaftarkan diri untuk divaksin.

Sebab Vaksinasi ini dapat membantu mengurangi keparahan penyakit dan angka kematian dari varian Omicron.

"Ini juga kan untuk menjaga kita dari paparan virus COVID-19 atau virus varian baru seperti Omicron yang kita ketahui sangat berbahaya," tambahnya.

Sementara itu, Virus Corona varian Omicron  pertama kali ditemukan di wilayah Afrika Selatan (Afsel). Untuk itu keberadaan virus tersebut kini mulai mengkhawatirkan masyarakat dunia.

Meski disebut lebih cepat menular, namun menurut seorang dokter yang pertama kali mendeteksi Covid-19 varian Omicron di Afsel, Angelique Coetzee mengatakan, sejauh ini pasien yang terinfeksi varian virus Corona tersebut hanya menunjukkan gejala ringan. (Mercys)