Foto : Kunjungan Komisi IX saat berada di RSUP Prof Kandouw Foto : Kunjungan Komisi IX saat berada di RSUP Prof Kandouw

Komisi IX DPR-RI Kunjungi RSUD Prof Kandouw Mallayang

Written by  Josh Tinungki Dec 18, 2019

Manado, Sulutnews.Com - Komisi IX DPR-RI menggelar kunjungan ke Sulawesi Utara, saat tiba di bumi Nyiur Melambai rombongan Komisi IX DPR-RI yang dipimpin langsung Ketua Komisi Felly Estelita Runtuwene langsung mengunjungi RSUD Prof Kandouw Malalayang.

Foto :Ketua Komisi IX Felly Estelita Runtuwene

Saat tiba di rumah sakit umum daerah terbesar di Sulut tersebut Rabu (18/12/2019) rombongan langsung mengunjungi ruang perawatan diantaranya ruang IGD, kemudian menuju ruangan Edelweis tempat perawatan pasien umum, lalu keruangan CardioVascular Brain Centre (Pembuluh Darah dan Otak) kelas 1 dan Presiden swet room lantai 3 ruang perawatan penyakit jantung.

Usai memantau sejumlah ruang perawatan dan melakukan wawancara dengan pasien, Ketua Komisi IX DPR-RI Felly Runtuwene didampingi Direktur RSUP Prof Kandouw Dr Jemmy Panelewen kepada wartawan menjelaskan, untuk pelayanan pasien pengguna kartu BPJS tidak ada masalah.

"Saya mewawancara langsung beberapa pasien dan tidak ada kendala soal pelayanan bagi pengguna kartu BPJS," jelas Runtuwene.

Dalam kunjungan kerja Komisi yang membidangi, Kesehatan, Ketenaga kerjaan dan Kependudukan DPR-RI, Ketua Komisi juga Runtuwene memberi apresiasi pengelolaan management RSUP Kandouw yang melakukan upaya penambahan kamar untuk kelas 3. "Setiap kami rapat dipusat kami meminta RS untuk menambah ruangan untuk kelas 3 karena pasti pasien akan meledak untuj pasien kelas 3 akibat dari kenaikan iuran BPJS” ungkap politisi Nasdem itu sambil berharap ada pembenahan yakni terkait jarak di Irina terlalu jauh. "Rumah sakit yang telah terakreditasi internasional harusnya segera mendapat ijin transparasi ginjal, agar sudah bisa dilakukan disini, sehingga sangat membantu keluarga pasien yang akan mendonorkan ginjal untuk pasien” imbuhnya.

Pada kunjungan kerja ke Sulawesi Utara yang diikuti 21 Orang Anggota dari total 51 Orang personil Komisi yang membidangi Kesejahtraan Rakyat DPR-RI ini akan dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 18-19 Desember 2019.(/Josh Tinungki)