Perkuat SDM, Rakernas Marga Simbolon Dapat Apresiasi PDIP

Written by  Dec 12, 2019

Batam, Sulutnews.com - Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) melaksanakan rapat kerja Nasional (Rakernas) yang berlangsung selama 4 hari, 12-15 Desember 2019 bertempat di Harmoni One Hotel, Batam, Kepulauan Riau.

Selain dari pemateri dari internal marga Simbolon, juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristanto.

Sebelum menyampaikan materi dihadapat seribuan peserta Rakernaas PSBI, Hasto menyampaikan dua  pantun.

"Datang ke Batam menghadiri Rakernas keluarga Simbolon, hati saya pun rasanya plong. Salam hormat bagi Ketum Doktor Effendi Sakti Simbolon, kepemimpinanmu bikin terbengong-bengong,"

Selanjutnya Hasto menyampaikan pantun keduanya. Kali ini, pantun kedua berisikan pujian kepada Rakernas PSBI yang dianggap visioner dan membumi.

"Rakernas PSBI visioner dan membumi. Bangun persatu paduan keluarga Simbolon penuh kompetensi diri. PSBI patriot sejati, dari Samosir menyebar ke seluruh negeri," ucap Hasto berpantun, kamis (12/12/2019).

Setelah berpantun, Hasto menyebut PSBI sudah banyak mendukung kebijakan Jokowi. Contohnya, PSBI bisa membentuk manusia handal dengan mempertahankan kebudayaan lokal.

"Kalau saya lihat, boleh jadi orang Batak pendidikannya S3, profesor, dari luar negeri, tapi selalu memiliki akar kebudayaan yang kuat. Tidak pernah melupakan kebudayaannya. Hubungan kerabatannya sungguh luar biasa," ungkap Hasto.

"Ini bisa menjadi inspirasi. Karena ketika kita mengorganisir diri dengan visi yang jelas, yang tadi disampaikan kaitannya untuk mendukung kebijakan Pak Jokowi, agar manusia-manusia yang handal tercipta melalui PSBI," lanjut dia.

Sementara itu, Ketua Umum PSBI Effendi Simbolon menyebut organisasinya memang fokus meningkatkan sumber daya manusia sejak 15 tahun lalu. PSBI memberikan pelatihan kerja bagi para anggota, menyalurkan untuk ikut training di corporate, kerja sama dengan pemerintah," jelas Effendi.

Pria yang merupakan anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP ini menegaskan, paguyuban yang jumlah anggota yang sudah tercatat lebih dari 200 ribu jiwa, sudah memikirkan bagaimana menghadapi tantangan ke depan.

"Jadi kami sekarang lebih fokus ke kaum milenial, kaum muda. Baik dalam pendidikan, lebih virtual, aplikasi dengan kita tetap tidak mengesampingkan masalah kekerabatan dengan seni dan budaya. Karena itu menjadi togak dari paguyuban ini," tutur Effendy Simbolon.

Last modified on Friday, 13 December 2019 10:24