Program TMMD 101 Kodim 0718/Pati Akan Ditutup Oleh Kasdam IV/Diponegoro

Written by  Syaiful Apr 30, 2018

Pati, Sulutnews.com -Terasa sangat singkat dirasakan kebersamaan yang terjalin antara Satuan tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-101 Kodim 0718/Pati bersama warga Desa Godo Kecamatan Winong Kabupaten Pati Jawa Tengah yang pada hari senin  (30/04/2018) sudah memasuki hari yang ke-27. Praktis sesuai hitungan tinggal tiga hari lagi untuk mengahiri kebersamaan pelaksanaan kegiatan TMMD karena pada tanggal 3 mei 2018 rencana akan ditutup oleh Kasdam IV/Diponegoro. 

Kegiatan TMMD Reguler ke-101 Kodim Pati sekarang ini yang diberikan kepada desa Godo, karena berbagai pertimbangan diantaranya adalah karena situasi serta kondisi yang telah dialami desa Godo Kecamatan winong khususnya Dukuh selowire yang sudah lama ada, bahkan sudah puluhan tahun keberadaanya, namun letak geografisnya yang terpisah dari Desa Godo kurang lebih 2 KM dan tersekat hutan jati yang terhampar, sehingga membuat Dukuh tersebut seakan terisolir, hal ini disebabkan karena infrastruktur jalan menuju ke Selowire sangatlah buruk, berlumpur, jalan tak rata sehingga tidak jarang untuk menuju kesana harus melalui perjuangan yang acap kali harus jatuh bangun karena terhalang buruknya kondisi jalan.

Namun seiring datangnya Program TMMD Reguler ke-101 Kodim Pati ini, sedikit-demi sedikit harapan warga Desa Godo khususnya Dukuh Selowire mulai terwujud. Jalan yang kondisi semula layaknya sebagai jalur motor cross, setelah datang bantuan program TMMD ini telah merubah 180° kondisi jalan tersebut seperti kondisi jalan TOL (jalan bebas hambatan) sepanjang 1700 meter X 2,5 meter  dengan ketebalan 12 cm, memang tak sia-sia selama kurang lebih satu bulan warga bersama Satgas TMMD Kodim Pati bergotong-royong silih berganti menyelesaikan pekerjaan yang menjadi sasaran utama TMMD Reguler ke-101 Tahun anggaran 2018.

Bukan hanya itu saja sasaran pembangunan infrastruktur yang dibangun, dalam kegiatan ini juga diberikan bantuan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 3 unit, pembuatan pos Kamling 2 unit, bantuan jambanisasi untuk warga 20 unit dan sasaran tambahan lainya, tak sampai disitu saja masih banyak kegiatan yang sifatnya Nonfisik juga yang dilaksanakan dalam kegiatan TMMD ini, artinya bukan hanya membangun bangunan fisik saja tetapi juga membangun non fisik melalui pelatihan-pelatihan Yang bermanfaat untuk masyarakat seperti pelatihan membatik, meubeler, pengobatan gratis, pelayanan KB, dan masih banyak lagi kegiatan nonfisik yang lainya.

Komandan satgas TMMD Reguler ke-101 Kodim Pati Letnan Kolonel Arm Arief Darmawan, S.Sos saat ditemui media (30/04) mengatakan, “Program TMMD yang sedang berlangsung di Desa Godo ini secara umum sesuai dalam UU TNI diartikan sebagai membantu tugas pemerintahan di daerah, ini merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat untuk ikut membangun bangsa dan negara bersama komponen bangsa lainnya,” ujarnya.

“Program ini juga merupakan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, serta daerah lain yang terkena dampak akibat bencana, disinilah kehadiran TNI bersama Pemerintah dibutuhkan dan Insya Allah TNI akan selalu siap,” Pungkasnya.

Dalam kesempatan itu juga Suwondo Kepala Desa Godo juga menyampaikan, “Program semacam inilah yang kami butuhkan yang ternyata program-programnya menyentuh langsung ke masyarakat kecil yang berada di daerah pinggir/pelosok dan langsung bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kami, bantuan pembangunan infrastruktur dan juga banyak pelatihan serta kegiatan yang lain yang sangat bermanfaat untuk warga kami,” ungkap Kepala Desa.

“Kami berharap untuk program TMMD ini selalu berlanjut jangan berhenti sampai disini, kalau bisa tahun depan apabila diijinkan lagi saya bersana warga desa Godo mau nenerima bantuan lagi,” seloroh suwondo sambil tersenyum.(/Syaiful)

Last modified on Monday, 30 April 2018 08:04