Semarang, Sulutnews.com - Ditreskrimum Polda Jawa Tengah laksanakan pers rilis kasus pencabulan yang dilakukan tersangka berinisial S (39) terhadap anak di bawah umur dengan korban mencapai 9 (sembilan) orang yang berusia 13-15 Tahun pada hari ini, Kamis (26/11/2020).

Pers Rilis dipimpin oleh Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, hadir juga Kasubdit IV AKBP Sunarno, Kanit I (PPA) Kompol Agus Sunandar, Panit I Unit I AKP Pudji Hari S, dan Panit II Unit I : Iptu Yuni Utami.

Kabidhumas menjelaskan modus operandi tersangka mengaku dapat mendeteksi makhluk halus yang ada di tubuh orang, dan mengusir dengan melakukan penyatukan raga (berhubungan badan) dan memberikan pil koplo atau pil putih.

"Kita mendasari dari laporan polisi, modusnya dari tersangka berinisial S ini mengagetkan kita semua ya, dengan mengatakan pada korban bisa mendeteksi mahluk halus yang ada di tubuh orang." ungkap Kabidhumas, Kamis (26/11/2020).

Adapun kesembilan korban berinisial AAP (14) APS (15) IA (14) SE (14) BMP (14) SHN (15) UTH (13) B (14) AC (15) selain itu ada juga terduga korban lain berjumlah empat orang berinisial S (14) W(14) T (14) A (14).

"TKP ada beberapa tempat, ada di kamar mandi, di hotel, di kos-kosan dan di rumah pelak. untuk wilayah ada di Semarang dan Boja" ungkap Kabidhumas, Kamis (26/11/2020).

Pelaku mengaku menjalankan aksi bejatnya sejak 2018, aksinya terungkap karena salah satu korban menceritakan kepada orang tuanya kemudian orang tuanya membuat pengaduan dan melaporkanya pada polisi.

"Pelaku tidak membuka praktik tapi aksinya berjalan dari mulut ke mulut, temanya di kenalkan oleh temanya lagi jadi bila korban ingin lepas dari pelaku maka korban harus mencarikan korban baru baru dilepaskan oleh pelaku." ungkap AKBP Sunarno, Kamis (26/11/2020).

Polisi menyita barang bukti berupa akta kelahiran korban, pakaian korban dan Hinda Civic Nopol H 7765 AM milik tersangka.

Atas perbuatanya tersangka diancam dengan Pasal 76 D Jo Pasal 81 Ayat (1) dan atau Pasal 76EJo Pasal 82UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp5.000.000.000 (lima miliyar rupiah). (/Dyah)

JAKARTA,Sulutnews.com – Divisi Humas Polri menggelar kegiatan workshop di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (23/11/2020). Kegiatan ini mengangkat tema “Manajemen Media Pilkada dalam Strategi Humas Polri Menciptakan Situasi Kamtibmas yang Kondusif” dan diikuti seluruh Kabid Humas Polda jajajan se-Indonesia melalui virtual.  

Sejumlah pejabat utama Divisi Humas Polri juga turut hadir dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, kegiatan workshop ini untuk mempersiapkan Pilkada serentak 2020 dengan melihat sudut pandang yang diberikan para narasumber berikut konsolidasi Divisi Humas jajaran dalam penggunaan manajemen maedia secara tepat.

 “Dari diskusi ini diharapkan memberikan jukrah kepada jajaran Humas dalam menghadipi Pilkada dengan keypoint informasi sebagai fasilitas. Misalnya pembajakan, pornografi, pemalsuan atau pencurian data kartu kredit, penipuan lewat email, terorisme, pencurian akun internet serta kejahatan yang menjadikan teknologi sebagai sarana,” kata Argo dalam sambutannya.

Menurut dia, Humas Polri memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung manajemen media untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. “Kami berharap kegiatan dapat memberikan masukan kepada jajaran Humas dalam menjalankan tugasnya,” terangnya.

Wokshop ini terbagi dalam 3 sesi. Sesi pertama dengan pembicara Ketua KPI Pusat Agung Supriyo, Ketua Divisi Sosdiklih KPU I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Staf Ahli Menkoinfo Hendri Subiakto serta Koordinator Divisi Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu RI Fritz Adward Siregar.

Sesi kedua sebagai pembicara Kabaintelkam Polri Komjen Pol Ryko Amelza Daniel diwakili oleh Kasubdit Politik Kombes Ahmad Ibrahim, Kemudian Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Ardiantoro diwakilkan Plh Kakorbinmas Brigjend Pol Agus Pranoto. Asisten Operasional Kapolri diwakilkan oleh Karo Binops Sops Polri Brigjend Pol Rusdi Hartono dan Kabareskrim Polri diwakili oleh Kasubdit V Kombes Rofi.

Dan sesi ketiga dengan pembicara para karo di lingkungan Divisi Humas Polri yakni Karo Penmas Brigjen Awi Setiyono, Karo PID Brigjen Muhammad Hendra dan Karo Multimedia Brigjen Mukkarom Riyadi. (/Dyah)

PURBALINGGA,Sulutnews.com - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Purbalingga kembali mengalami peningkatan, setelah beberapa hari sebelumnya ditemukan klaster pabrik sebanyak 20 karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu 19 orang dari pabrik rambut dan 1 orang  dari pabrik mie serta berujung penutupan sementara aktifitas di 2 pabrik tersebut selama sepekan, kini muncul kembali klaster baru sebanyak 52 orang dari Desa Karanggambas dan bahkan jumlahnya dimungkinkan masih dapat terus bertambah.

Seperti diungkapkan oleh drg. Hanung wikantono selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga bahwa betul adanya penambahan kasus yang terjadi, yaitu di Desa Karanggambas, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga, diketahui ada 52 orang  terkonfirmasi positif Covid-19.

“Tercatat  ada 52 orang jumlahnya,” kata drg. Hanung, (23/11/2020).

Terpisah seperti diungkapkan oleh Kadus III Desa Karanggambas Surip Supriyanto bahwa total sampai saat ini ada 52 kasus positif sebagai pengembangan dari kasus yang terjadi sebelumnya.

 “Mulanya terdeteksi dari tracking  kasus sebelumnya dimana ada pasangan suami istri yang berprofesi sebagai petugas medis terkonfirmasi positif, selanjutnya dilaksanakan tracking kepada 15 orang yang telah melaksanakan kontak erat dan hasinya 10 orang  positif, selanjutnya dari 10 orang tersebut ternyata sebelumnya telah  melaksanakan pengajian yang dilaksanakan dari rumah ke rumah sehingga warga yang pernah berinteraksi sebanyak 63 orang di tes Swab, hasilnya 47 orang  positif. Penambahan kasus selanjutnya dari anggota KPPS yang di tes Swab sebanyak 5 orang juga positif sehingga jumlah sementara menjadi 52 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Jumlah tersebut dimungkinkan masih dapat bertambah sebab, pada Rabu, Jumat dan Sabtu  pekan lalu juga dilaksanakan tes Swab masal sehingga masih menunggu hasil selanjutnya," katanya.

Sementara itu seperti diungkapkan oleh Peltu Yamroni Selaku Kaposramil Padamara tentang perkembangan Covid-19 di wilayah binaannya saat dikonfirmasi menuturkan dengan  adanya perkembangan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Desa Karanggambas, pihaknya bersama Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan Padamara telah melaksanakan antisipasi memutus rantai penyebarannya dengan melaksanakan  penyemprotan disinfektan di pemukiman Desa Karanggambas pada Jumat dan Minggu lalu.

 “Langkah awal telah dilaksanakan penyemprotan disinfektan khususnya di pemukiman warga dan sarana ibadah yang ada, selanjutnya warga yang terkonfirmasi positif melaksanakan isolasi mandiri di rumah masing-masing karena rumah sakit rujukan dan rumah karantina dalam kondisi penuh pasien, selanjutnya pengawasan dilaksanakan dari petugas medis dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19  tingkat kecamatan, pasokan logistik sementara didukung dari pihak pemerintah desa karena wilayah Desa Karanggambas saat ini melaksanakan PSBB lokal,” terangnya.(/Dyah)

Jakarta, Sulutnews.com - Kasat Lantas Restro Jakarta Timur, Kompol Telly Bahute SH.MM bersama Dinas Perhubungan Jakarta Timur dan Satpol PP Jakarta Timur, melaksanakan himbuan kepada masyarakat yang sedang melakukan olah raga pagi dan bersepeda, memberi himbuan untuk selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Minggu, 22 November 2020).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lokasi yang memang selalu ramai digunakan masyarakat untuk berolah raga di pagi hari di saat masyarkat memang tidak ada kegiatan atau di hari libur, lokasi tersebut yaitu di TL MCD Jl Raden Inten BKT. Di lokasi tersebut Kasat Lantas Restro Jakarta Timur juga membagikan masker kepada masyarakat yang lupa memakai masker dan masker yang sudah tidak layak pakai.

Kompol Telly Bahute selaku Kasat Lantas Restro Jakarta Timur menjelaskan kepada masyarakat untuk selalu mengedepankan dan mematuhi Protokol Kesehatan dengan mengedepankan 3 M yaitu, Menggunakan Masker dimanapun masyarakat berada, Mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir selama 20 detik dan selalu menjaga jarak dan menghidari dari kerumunan masyarkat.

Kompol Telly dalam kesempatan ini juga memberi himbauan khususnya bagi masyarakat yang berolah raga yang menggunakan sepeda untuk selalu berhati hati dalam bersepeda terutama bersepeda tidak sendirian dan menghindari dari jalan yang sepi, berhati hati dalam bersepeda dari orang yang mencurigakan untuk menghindari dari aksi aksi begal pesepeda dan memahami benar jalur khusus bagi pesepeda yaitu jalur di sebelah kiri jalan.(/Dyah)

Samosir, Sulutnews.com - Anggota DPR RI, DR Effendi Muara Sakti Simbolon melempar pujian kepada Bupati Samosir Rapidin Simbolon dan Wakil Bupati Juang Sinaga. Efendi menyebut pasangan Bupati dan Wakil Bupati dengan slogan Rapberjuang merupakan pasangan kompak majunya pembangunan Samosir dan wisata Danau Toba.

Effendi yang juga sebagai Ketua Umum Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) mengaku sudah melakukan kunjungan ke sejumlah desa yang ada di kabupaten seluas 1.444,25 kilo meter persegi itu.

Dalam kunjungannya, Effendi melihat banyak pembangunan di kabupaten yang beribukota Pangururan itu sedang berlangsung. Mulai dari pembangunan drainase, jalan kabupaten, jembatan hingga infrastruktur pariwisata yang anggarannya bersumber dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir, Pemerintah Provinsi Sumatra Utara (Pemprov Sumut), dan pemerintah pusat.

Realisasi pembangunan ini sejalan dengan capaian Pemerintah Kabupaten Samosir yang berhasil meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2020 sesuai dengan surat Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi, dan Pengendalian Pembangunan Kementerian PPN/ Bappenas RI.

 “Tentunya ini menjadi momentum bahwa Pemkab Samosir mendukung majunya destinasi wisata yang sudah ditetapkan oleh UNESCO. Selain itu, dukungan tersebut pun turut disertai dengan kucuran anggaran dari pemerintah pusat untuk sejumlah kabupaten yang mengelilingi danau terbesar se-Asia Tenggara, salah satunya Kabupaten Samosir,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (18/11/2020)

Effendi menerangkan dari kunjungannya ke kabupaten yang resmi berdikari pada 18 Desember 2003 itu, terdapat pelebaran alur tano ponggol, rehabilitasi embung nadeak, penataan trotoar dan drainase kawasan pariwisata Samosir, pelebaran jalan pembangunan jalan lingkar pesisir Danau Toba untuk konektivitas 7 kabupaten, dan lainnya. 

Dia menilai bahwa kepemimpinan Rapidin Simbolon sebagai Bupati Samosir dianggap berhasil melakukan pembangunan di sejumlah sektor seperti pariwisata dan sektor pertanian-perikanan yang menjadi tumpuan utama mata pencaharian masyarakat Samosir dengan tetap menjaga kelestarian seni, adat dan budaya warisan leluhur “Dalihan na tolu” yang tidak bertentangan dengan ajaran agama yang dianut oleh mayoritas masyarakat Samosir.

 “Masih banyak yang harus dilakukan guna kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu saya sebagai Anggota DPR RI dan juga yang berasal dari Bonapasogit Pulo Samosir sangat berharap kelangsungan kepemimpinan Rapidin Simbolon guna menjamin terwujudnya semua program pembangunan baik yang ditargetkan oleh Presiden Jokowi maupun aspirasi dari musrenbang di tingkat kabupaten dan provinsi sumut,” ujarnya.

Seperti yang diketahui bahwa Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,4 triliun untuk mengembangkan Kawasan Danau Toba. Anggaran itu diantaranya diperuntukkan bagi Kabupaten Samosir yang melingkupi pembangunan sumber daya air, bina marga, perumahan dan cipta karya.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan pariwisata bukan hanya didukung oleh infrastruktur yang memadai saja, tapi juga harus didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM). Untuk itu, ia berharap di kepemimpinan nantinya peningkatan kualitas SDM harus diutamakan. 

 “Ini bertujuan untuk meningkatkan kepariwisataan kita. Bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik buat pengunjung atau turis baik lokal maupun mancanegara. Saya kira, Samosir sudah banyak berbenah dan banyak perubahan ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.(/MS)

Dispen Kormar (Jakarta). Hakikat keberadaan Korps Marinir TNI AL sebagai pasukan pendarat menuntut kecepatan respon, daya gerak dan daya gempur yang tinggi. Sebagai bentuk proyeksi kekuatan Angkatan Laut baik pada masa krisis dan masa perang, Korps Marinir TNI AL selalu hadir untuk NKRI. Di saat kedaulatan negara ini terancam, Marinir hadir…. Saat situasi tak terkendali, Marinir hadir menengahi…. Jadi wajar saja, apabila di dalam benak rakyat dan pemimpin bangsa ini, apabila negara ini dalam ancaman …. Satu jawabannya…. Kerahkan Marinir ….!!!

Demikian dikatakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. saat memimpin upacara peringatan HUT ke-75 Korps Marinir di Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar) Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun No.40 Kwitang Jakarta Pusat, Senin (16/11/2020).

Lebih lanjut Kasal yang saat itu juga bertindak selaku Inspektur Upacara mengatakan, dengan kematangan usia Korps kebanggaan rakyat Indonesia ini, hendaknya prajurit Korps Marinir TNI AL tetap mengedepankan sikap rendah hati, humanis, serta tidak lekas puas dengan pencapaian keberhasilannya.  Tanamkan dalam diri masing-masing bahwa kepercayaan ini merupakan amanah sekaligus tantangan untuk terus meningkatkan kinerja, dedikasi dan semangat pengabdian ke depan” kata Kasal.

Di penghujung sambutan, Kasal berharap kepada seluruh prajurit Korps Marinir di manapun berada agar kemanapun dan kapanpun Marinir dikirim, pastikan Marinir hadir dan bertempur sebagai pasukan pendarat yang menjunjung tinggi kepercayaan rakyat, tangguh dan berwibawa. “ Ingatlah selalu bahwa negara yang besar adalah negara yang memiliki angkatan bersenjata yang kuat, namun negara yang disegani adalah negara yang memiliki Marinir yang hebat” tambah Kasal.

Sejatinya Hari Ulang Tahun Korps Marinir jatuh pada tanggal 15 November, namun pelaksanaan Upacara peringatan HUT ke-75 Korps Marinir  tahun ini digelar dengan mengedepankan protokol Kesehatan pada Senin (16/11/2020).  Upacara militer tidak melibatkan banyak personel dan peralatan tempur dengan Komandan Upacara Kolonel Marinir Danuri, SE yang sehari-hari menjabat Asisten Operasi Pasmar 1 Jakarta. Upacara diikuti secara virtual oleh Komando Pelaksana (Kolak) Korps Marinir antara lain Pasmar 1, Pasmar 2, Pasmar 3, Brigif 4 Mar/BS, Denjaka, Kolatmar, Lanmar Jakarta, Lanmar Surabaya, Kolak Pasmar, Yonmarhanlan I sampai dengan XIV serta personel Satgas Marinir yang sedang bertugas di dalam dan luar negeri seperti Satgas UN RDB MONUSCO, Satgas Puter (P. Berhala), Satgas Covid-19 Wisma Atlit, serta Satgas Percepatan Pembangunan di Lombok NTB.  Material tempur Korps Marinir yang tergelar dalam upacara ini antara lain, 2 unit Sea Rider, 2 BTR-4, 2 Twin Gun, 2 Atav serta 2 RM-70 Grad.

Selesai pelaksanaan Upacara dilanjutkan acara syukuran yang dilaksanakan di Gedung Graha Marinir. Acara tersebut juga diikuti secara virtual serta melaksanakan potong tumpeng di tempat masing-masing. Selain Kasal, acara syukuran ini dihadiri pula oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubowono X, Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI Marinir Suhartono, M. Tr (Han), Pejabat Utama Maebesal,  Pejabat Utama Mako Kormar, dan para  Dankormar dari masa ke masa.  Acara diisi dengan pemutaran filler ucapan selamat ulang tahun dari masyarakat dan dari Purnawirawan Marinir, sambutan Dankormar, pemotongan tumpeng, pemutaran filler Kaleidoskop 2019-2020 Korps Marinir, Launching Buku Korps Marinir “75 Tahun Korps Marinir. Setia pada NKRI di Tengah Rakyat”, pemutaran filler “Suara Hati Untuk Marinir” (Warakawuri dan putra/putri keluarga besar Korps Marinir), pengumuman dan pemutaran pemenang Lomba Video Demo dan Parodi.

Selain upacara militer, dalam rangka memeriahkan HUT nya yang ke-75, Korps Marinir menyelenggarakan serangkaian kegiatan antara lain Lomba Video Demo, Lomba Panahan Dankormar Cup di Lapangan Panahan Jusman Puger Cilandak (6/11/2020), Lomba Menembak Dankormar Cup (20-22/11/2020), Anjangsana kepada Warakawuri (keluarga prajurit yang gugur di daerah operasi) dan prajurit dan keluarga yang sakit kronis serta kepada sesepuh atau pelaku sejarah Korps Marinir (2-6/11/2020), Ziarah dan Tabur Bunga (9-10/ 11/2020) dan Istighosah / Do’a Bersama (13/11/2020).(/PS)

Salatiga, Sulutnews.com - Pembangunan Indonesia Kawasan Timur menjadi salah satu fokus Pemerintah saat ini, hal tersebut guna mewujudkan keinginan bersama guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara umum dan khususnya Indonesia Bagian Timur yaitu Papua dan sekitarnya yang merupakan wilayah yang sangat eksotik dan memiliki daya tarik salah satunya sebagai tujuan pariwisata.

Dalam rangka membangun wawasan Kebangsaan Indonesia Timur bagi generasi milenial, pagi ini Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga gelar webinar melalui Zoom Meeting. Kamis (12/11/2020).

Webinar yang mengangkat tema  "Membangun Kawasan Indonesia Timur sama dengan Membangun Indonesia" Merajut Kebhinekaan Mewujudkan NKRI Yang Kuat tersebut mengundang beberapa pembicara diantaranya Rektor UKSW Neil Semuel Rupidara, Tenaga Ahli Madya Kedeputian V Bid Polhukam dan HAM Laus Deo Calvin Rumayom, Perwakilan generasi muda Papua Pemerhati Pembangunan di Papua, Herepa Hesegem.

Thomas E Alunat Selaku Ketua Panitia Webinar menyampaikan Webinar ini diikuti tidak kurang dari 700 peserta yang tersebar di berbagai Kampus yang ada di Indonesia,.

"Webinar secara online karena saat ini masih pada masa pandemi covid19." ungkapnya.

Kepala Lembaga Kemahasiswaan UKSW Giner Maslebu menyebut, Indonesia yang beragam suku budaya dan memiliki ribuan pulau perlu ada sentuhan pembangunan infrastruktur. Hal itu bertujuan untuk memajukan fundamental ekonomi Indonesia.

Pasalnya pembangunan infrastruktur sangat dibutuhkan dalam mempercepat perekonomian nasional, apalagi di kawasan daerah timur.

 “Indonesia sangat membutuhkan sentuhan pembangunan. Ini bukan sifat mewah membangun Indonesia tapi ini suatu keharusan membangun Indonesia pada saat estafet mengemban amanah pendiri bangsa untuk mendorong memajukan ekonomi,” ujarnya

Senada Rektor UKSW Neil Rupidara, infrastruktur tersebut merupakan pembangunan yang melibatkan dimensi kompleks. Dalam hal ini, banyak yang mengkritik pembangunan infrastruktur yang dinilai tidak terlalu penting.

 “Jadi ini dimensi yang kompleks orang sangat cepat kritik. Itu enggak penting, padahal pembangunan infrastruktur ini sangat dibutuhkan,” tuturnya.

"Semangat untuk menjadi Indonesia harus tetap kuat dan solid dalam perkembangan zaman yang sedang kita hadapi saat ini." ucapnya, Kamis (12/11/2020).

Neil berharap kegiatan ini bisa menjadi bagian dari pendidikan wawasan nasional bagai mahasiswa UKSW maupun bagi mahasiswa di kampus lain.(/Dyah)

Semarang,Sulutnews.com - Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Tengah laksanakan konferensi pers terkait aksi pencurian kabel telkom yang dilakukan 14 komplotan di Jl. Supriyadi Semarang pada Kamis (12/11/2020)

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan aksi yang dilakukan pada Kamis (22/10) beberapa waktu lalu ini terungkap setelah Saksi berinisial AK mendapat informasi bahwa di Jalan Supriyadi, Kota Semarang ada pekerjaan kabel Telkom. Lalu AK menghubungi rekannya berinisial M, untuk melakukan pengecekan.

 “Karena merasa curiga, Saksi AK mengajak M, menuju ke lokasi. Sesampainya di tempat, mereka menanyakan kepada pekerjanya, apakah pekerjaan ini ada surat resmi dari PT. Telkom Pusat. Dijawab oleh salah seorang pekerja berinisial B, bahwa pekerjaan ini resmi,” kata Kabidhumas saat konferensi pers di Lobby kantor Ditreskrimum Polda Jateng. Kamis (12/11/2020).

Setelah di konfirmasi dengan pihak Manager Telkom Witel Semarang ternyata tak ada pekerjaan di Jl. Supriyadi kota Semarang, pekerjaan ada di tempat lain yaitu di Sendangguwo kota Semarang.

"Atas keterangan tersebut akhirnya kejadian ini dilaporkan ke pihak berwajib.” ungkap Kabidhumas.

Lebih lanjut Kabidhumas menjelaskan, pencurian itu dilakukan dengan modus berpura-pura sebagai karyawan Telkom, dengan membuat surat palsu sebagai karyawan Telkom. Aktor pelaku pencurian tersebut berinisial "H" dulu pernah bekerja sebagai pihak ketiga di PT. Telkom.

Kabidhumas mengungkapkan aksi pencurian tersebut sudah dilakukan oleh komplotan itu sebanyak 4 kali, dengan total keuntungan yang diperoleh pelaku sebanyak 150 juta.

"Aksi dilakukan setiap malam dengan berpura-pura sebagai petugas Telkom dengan menunjukkan surat keterangan palsu dari Telkom." Lanjut Kabidhumas

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Wihastono Yoga Prinoto di tempat yang sama menambahkan, rata-rata tersangka berhasil mencuri kabel Telkom sepanjang 400 meter. Bila dijual harganya 70 ribu per kilogram.

Atas kejadian tersebut PT. Telkom Witel Semarang mengalami kerugian materil sekitar Rp.120.000.000,- dan kerugian imateriil gangguan jaringan telekomunikasi di sekitar Jl Supriyadi Semarang.

Kini 14 orang telah ditetapkan sebagai tersangka berikut barang bukti yang disita Ditreskrimum Polda Jawa Tengah antara lain: satu unit mobil inova, satu unit mobil avansa 1(satu) unit mobil toyota rush, Surat (diduga palsu) untuk melaksanakan pekerjaan pelolosan kabel Telkom, 2 kapak, 4 linggis, rantai, 3 HP, meteran, lampu senter dan gulungan kabel serta 15 balok kayu.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya para tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (/Dyah)

BATANG,Sulutnews.com - Danramil 10/Kota Kapten Inf. Bardi yang mewakili  Kodim Batang menghadiri sosialisasi rencana alih fungsi terminal truk Petamanan menjadi Islamic Center di aula Dinas Perhubungan , Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Rabu (11/11/20).

Murdiono selaku Ketua Dinas perhubungan mengatakan, "Sosialisasi rencana alih fungsi terminal truk petamanan menjadi Islamic Center sudah dilakukan sampai beberapa kali, saya diberi kewenangan perlu menjelaskan, terkait alih fungsi lahan tersebut, Kami beri waktu dari tanggal 17 November sampai 12  Desember untuk mengurus uang kerohanian terkait alih fungsi lahan dengan syarat membawa surat kontrak penyewa lahan, KTP, Buku rekening Bank Jateng. Apabila belum ada yang memenuhi persyaratan, maka akan ditinggal agar tidak menghambat pencairan dana." tegasnya

Sementara Kapolres Batang yang di wakili oleh Kabag Ops Res AKP Asfauri juga menambahkan, '' Kami dari TNI dan Polri hanya sekedar mengamankan jika terjadi sesuatu yang anarkis, kami akan bertindak sesuai dengan perintah. Untuk itu yang hadir disini agar kasih tahu pada temen atau saudara yang tidak hadir agar segera menyelesaikan persyaratan, biar segera cair dananya." ungkapnya

Dalam kesempatan yang sama Kades Banyu Putih Adiakso menyampaikan, ''Jauh - jauh hari sudah saya sampaikan kepada para penyewa lahan tentang uang kerohaniaan berapapun besar kecil nominalnya semoga dapat membantu untuk modal usaha baru.'' Tuturnya

Upaya kerohanian dari Dinsos juga sudah di sosialisasikan dan ada segelintir kelompok warga yang tidak setuju akhirnya mempengaruhi besarnya dana yang akan di berikan, yang mempunyai KTP Batang akan mendapat dana sebesar 3 juta, sedangkan yang mempunyai KTP luar wilayah Batang akan mendapat dana 1juta.

Acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh Kodim Batang yang di wakili Danramil 10/Batang Kapten Inf Bardi, Polres Batang yang di wakili Kabag OPS Res Batang AKP Asfauri, Ka Din Sos Kab .Batang Yulianto, Ka Dishub Murdiono Cahyono, Kasat Pol PP, Kades Banyu Putih, Warga masyarakat Banyu Putih.(Pen 0736/Dyah)

PURBALINGGA,Sulutnews.com - Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan oleh warga telah mengambang di aliran Sungai Klawing yang masuk di wilayah RT 02/RW 03 Desa Onje Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga, (11/11/2020).

Mayat kali pertama di lihat oleh Sirun (50) warga desa setempat yang saat itu sedang berada di sekitar sungai sekira pukul 10.00 WIB, dimana saat itu sesuai pengakuannya mayat terlihat tersangkut bebatuan dalam kondisi telentang dengan posisi bagian bawah sudah tidak menggunakan busana.

Melihat kejadian tersebut Sirun segera memberitahu kepada warga yang ditemuinya yaitu Yitno (37) tukang ojek yang juga warga setempat dan kemudian bersama melihat korban yang selanjutnya mereka segera melaporkan kejadian tersebut kepada Mugi Ari Purwanto Kades Onje, piket Koramil 10/Mrebet dan Polsek Mrebet yang selanjutnya bersama unsur Forkopimcam Mrebet, SAR Purbalingga dan petugas dari puskesmas Mrebet bersama mendatangi TKP.

Bersama warga masyarakat sekitar TKP, petugas melaksanakan evakuasi korban dan selanjutnya dari Puskesmas melaksanakan pemeriksaan kepada jenazah Korban, anggota Polsek Mrebet dan Koramil 10/Mrebet bersama menggali data serta informasi dari masyarakat sekitar  tentang diri korban.

Disampaikan oleh dr. Patriece Yuan selaku petugas dari Puskesmas Mrebet," pada diri korban ditemukan tanda lebam mayat di punggung dan kuku membiru, terdapat Hematum atau penumpukan darah abnormal di luar pembuluh darah yang terjadi akibat kerusakan pada salah satu pembuluh darah yang lebih besar pada dahi, keluar cairan dari hidung, belum ditemukan kaku mayat. Dimungkinkan kematian korban belum ada 6 jam dari diketemukan, tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban, besar kemungkinan korban meninggal karena hipoksia disebabkan tenggelam dalam air," ungkapnya.

Korban sesuai informasi dari warga sekitar TKP adalah wanita bernama Siti Fatonah (30) warga RT 02/RW 01 Desa Tangkisan Kecamatan Mrebet, dan setelah pihak keluarga korban dihubungi untuk mengecek didapat keterangan dari salah satu pihak keluarga yang tidak mau disebutkan namanya menyebutkan bahwa korban memang sudah sekitar 7 tahun mengalami gangguan kejiwaan dan keluarga juga menerima keadaan tersebut.

Selanjutnya dari pihak petugas Polsek Mrebet,  Koramil 10/Mrebet, SAR Purbalingga dan Puskesmas  menyerahkan korban kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan oleh Serka Rakimin selaku Babinsa Koramil 10 Mrebet yang turut melaksanakan evakuasi korban," cuaca memasuki musim penghujan dimana debit air sungai biasanya tinggi serta air mengalir deras, diharapkan bagi warga agar lebih berhati-hati bila beraktifitas di sekitar sungai. Bila ada kejadian untuk segera melaporkan kepada Koramil, Polsek maupun unsur desa agar segera ditindaklanjuti," pesannya.

(Pendim 0702/Dyah)