Medan, Sulutnews.com - Dua orang pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumut terpilih menjadi komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut.

Ketua SMSI Sumut Ir Zulfikar Tanjung didampingi Wakil Ketua Drs H Agus Lubis dan Sekretaris Erris J Napitupulu, Sabtu (22/1/2022), mengucapkan selamat kepada dua anggotanya yang terpilih sebagai anggota komisioner KPID Sumut 2021-2024.

Kedua pengurus SMSI yang terpilih tersebut Edwar Thahir SSos dari waspada.id dan Drs Hj Ayu Kesuma Ningtyas dari realitasonline.id.

Sekretaris SMSI Sumut Erris J Napitupulu mengingatkan dua anggotanya yang terpilih agar amanah dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai komisioner pengawasan penyiaran tersebut.

"Kami yakin dua anggota SMSI Sumut ini mampu dan amanah mengemban tugas-tugasnya di KPID Sumut sehingga menjadi cerminan bagi daerah lain," ujar Erris.

Masih menurut Erris, terpilihnya dua anggota SMSI Sumut ini adalah salah satu contoh untuk mendorong  anggota lainnya bisa tampil menjadi pemimpin,pekerja yang diamanahkan oleh pemerintah kepada mereka.

Harapan ini adalah menjadi cerminan bagi semua kita dan  SMSI, ujar Erris.

Pemilihan Alot

Sebelum melangkah penetapan nama-nama pemilihan sempat berjalan alot terutama soal pemilihan terbuka atau tertutup. Namun, pada Sabtu (22/1/2022) pukul 00.30 dinihari, Komisi A DPRD Sumut sudah mendapatkan 7 nama terpilih. Ketua Komisi A, Hendro Susanto membacakan hasil didampingi Ricky Anthony (Wakil Ketua); Sekretaris: Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat; dan anggota: Rudi Alfahri Rangkuti, M Subandi, H Santoso, Erni Aryanti Sitorus, Meryl Saragih, Tuani Lumban Tobing, Mahyarudin Salim, Abdul Rahim Siregar, Rusdi Lubis, Rudy Hermanto, Megawati Zebua, dan Timbul Sinaga.

Tujuh komisioner terpilih yaitu:

  1. Dra Hj Ayu Kesuma Ningtyas (Jurnalis/SMSI Sumut)
  2. Anggia Ramadhan SE MSI (Akademisi/Eks Ketum Badko HMI Sumut/Alumni USU)
  3. Muhammad Hidayat SSos MA (Jurnalis Radio/Alumni STIKP)
  4. Drs Muhammad Syahrir MIKom (incumbent/Eks Ketua PWI Sumut)
  5. Dr Dearlina Sinaga SE MM (Akademisi Universitas HKBP Nommensen)
  6. Ramses Simanullang SE MI (incumbent/alumni Universitas HKBP Nommensen)
  7. Edwar SSos (Jurnalis/SMSI Sumut)

 

Hasil pemilihan peringkat 8-14 juga disebutkan, yaitu:

  1. Mekar Sinurat SH
  2. Robinson Simbolon
  3. Valdesz Junianto Nainggolan SSos MSP
  4. Ara Auja SSos
  5. Eddy Irawan SSos
  6. Viona Sekar Bayu SKom
  7. Toyib Prasetyo MIKom

Bila peringkat 1-7 nantinya berhalangan tetap, maka akan digantikan mereka yang berada di peringkat 8-14.

Ketua Komisi A, Hendro Susanto, berharap, komisioner terpilih dapat mengemban amanah sesuai tupoksinya. “Mereka adalah calon terbaik yang dipilih dewan sesuai mekanisme dan kesepakatan,” kata Hendro Susanto.(/Daniel)

Sei Rampah, Sulutnews.com - Dukungan masyarakat terhadap relokasi Pekan Lelo ke Pasar Rakyat Sei Rampah terus berdatangan. Bahkan dukungan ini muncul dari pihak yang sebelumnya keras menolak kebijakan relokasi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai).

Ini terlihat ketika salah seorang eks-pedagang Pekan Lelo, Nita Yulida Marpaung, hadir langsung untuk menemui Bupati Sergai H. Darma Wijaya, di ruang kerjanya di Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Jumat (21/1/2022).

“Kedatangan saya pada hari ini adalah bentuk pernyataan dukungan terhadap kebijakan Pemkab Sergai untuk merelokasi pasar demi menata ibu kota,” ungkap Nita Yulida.

Dirinya mengaku, sudah mulai bisa melihat dari perspektif yang lebih jernih dan mau menerima rencana yang lebih besar yang melatarbelakangi kebijakan ini. Selain itu, Ia juga baru memahami maksud baik Pemkab Sergai terkait keberadaan Pekan Lelo yang memang menyalahi Peraturan daerah (Perda) Kabupaten Sergai, ungkapnya sembari menambahkan jika niat baik Pemkab Sergai adalah untuk menata ibukota Kabupaten Sergai sekaligus memberikan kepastian berusaha bagi para pedagang yang tergolong dalam UMKM.

“Niat Pak Bupati Sergai saya akui sudah baik. Karena itu akhirnya saya ambil keputusan untuk ikut mendukung kemajuan Sergai,” tegasnya.

Wanita yang dijuluki sebagai “Ratu Lelo” ini juga mengaku dirinya sebagai korban provokasi. Hal inilah yang membuatnya sempat tidak mampu melihat sisi positif kebijakan relokasi.

Karena itu dia mengajak pedagang yang masih bertahan dan tidak mau direlokasi agar segera mengubah pendirian dan mulai membuka diri menerima kebijakan positif yang ditawarkan Pemkab Sergai.

“Untuk teman-teman yang masih belum pindah, mari berpikir bijak. Tidak perlu mempersulit diri. Kita sama-sama dukung kebijakan pemerintah. Tidak ada pemerintah yang ingin rakyatnya menderita,” tutupnya.

Bukan cuma Nita, hari ini ruang kerja Bupati juga kedatangan tamu dari latar belakang yang sama. Adalah Muhammad Yunus, yang juga eks pedagang Lelo yang memutuskan untuk menerima kebijakan relokasi.

“Ini murni kesadaran pribadi. Tidak ada paksaan dari pihak manapun. Saya minta maaf kepada masyarakat dan Pemkab Sergai jika keputusan saya sebelumnya mungkin membuat kericuhan,” ucapnya.

Adapun alasan Muhammad Yunus untuk beralih mendukung kebijakan relokasi ialah bukti nyata yang ia lihat dari lokasi pasar relokasi yang menurutnya sudah tertata rapi.

“Saya sudah lihat sendiri bagaimana pasar relokasi yang disediakan oleh pemerintah, fasilitasnya sudah baik. Baik dari segi lapak atau fasilitas pendukung lainnya, sudah baik” ungkapnya.

Pria yang sudah hitungan tahun berdagang di Pekan Lelo ini akhirnya juga mengajak seluruh pihak yang masih kontra terhadap relokasi agar berkenan pindah dan mengikuti imbauan pemerintah. 

“Ini semua tentu jadi salah satu upaya kita sebagai masyarakat untuk membantu pemerintah mewujudkan Sergai yang Maju Terus,” tandasnya.

Ikut mendampingi, Asisten Ekbangsos Nasrul Azis Siregar, Kadis Perindag, Roy C P Sitorus Pane, Kasatpol PP Muhammad Wahyudhi, Kabid Pasar Disperindag Janatal Manurung dan Kabid Penegakan Perda Satpol PP Sergai Ewin Tarigan.(/Daniel)

Sergai, Sulutnews.com - Kepercayaan insan olahraga terhadap kemampuan kepemimpinan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya kembali terlihat ketika dirinya dipercaya sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) untuk periode 2022-2026.

Bang Wiwiek, sapaan akrab Bupati Sergai, dikukuhkan sebagai Ketua Umum Pengrov di Hotel Alam, Medan, Jumat (21/1/2022).

Harapan dan optimisme disampaikan oleh Bang Wiwiek dalam sambutannya di hadapan para hadirin. Ia menyebut, Sumut merupakan daerah yang memiliki potensi untuk memproduksi atlet-atlet handal. Dengan kerja sama, ia yakin potensi itu bisa dimaksimalkan untuk kembali membangkitkan kejayaan dunia gulat di Sumut.

Saya yakin minimal 5 medali bisa kita sabet di Pekan Olahraga Nasional (PON) nanti. Kita punya kemampuan dan daya saing yang tak kalah dari daerah lain. Apalagi kita juga didapuk sebagai tuan rumah. Kombinasi kedua hal ini adalah peluang yang sangat baik,” tegas Bupati Sergai yang langsung disambut riuh tepuk tangan.

Namun untuk merealisasikan hal tersebut, Darma Wijaya menekankan perlunya dukungan, kemauan dan tekad yang kuat dari seluruh pihak terkait, terutama dalam regenarasi dan proses penjaringan bibit atlet baru. Bupati Sergai meyakini, pengurus cabang adalah mata tombak dari upaya memajukan gulat Sumut. Dari sanalah, sebutnya, potensi atlet ditemukan untuk kemudian digembleng dengan sungguh.

“Di tahun 2022 ini, akan digelar beberapa even tingkat provinsi, seperti Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara, Kejuaraan Daerah Provinsi Sumatera Utara dan Seleksi Daerah Provinsi Sumatera Utara, serta Pelatda jangka panjang menuju PON XXI Sumut-Aceh tahun 2024. Tentunya cabor gulat akan mengikuti salah satu dari even tersebut. Untuk itu dengan adanya gelaran kegiatan ini, mari kita berperan mempersiapkan segala sesuatunya dalam mendukung, menyukseskan even dimaksud dan tidak lupa kami akan tetap berkoordinasi dengan KONI Sumut maupun Pengurus Pusat PGSI,” tandasnya.

Ketua Pengurus Pusat PGSI Trimedya Panjaitan, yang juga hadir dalam pengukuhan ini, pun menaruh kepercayaan dan harapan yang besar di pundak Bang Wiwiek.

 “Pak Darma sudah dikenal sebagai orang yang concern terhadap olahraga. Apalagi beliau punya track record sebagai Ketua KONI Sergai. Pengalaman beliau sebagai pemimpin juga sudah teruji dan hal ini akan menjadi modal penting untuk menjaga optimisme akan bangkitnya gulat Sumut,” ucapnya.

Untuk itu, Trimedya meminta agar Darma Wijaya segera melakukan koordinasi intens, terutama menyikapi Pengurus Cabang yang saat ini 10 di antaranya sudah akan habis masa kepengurusannya.(/Daniel)

“Saya sepakat dengan Pak Darma Wijaya jika Pengurus Cabang adalah garda terdepan dalam menggali potensi atlet kita. Karena itu saya berharap agar Pak Darma bisa segera melakukan aksi nyata lewat konsolidasi. Saya juga berharap, agar digelar juga kejuaraan untuk tingkat SMP dan SMA karena dari sana kita bisa temukan potensi atlet baru,” tuturnya.

Dukungan penuh disampaikan Ketua KONI Sumut Jhon Ismadi Lubis. Ia mengistilahkan kepemimpinan Bang Wiwiek sebagai “Era Baru Dunia Gulat Sumut”.

“Terima kasih kepada Pak Wiwiek yang bersedia mencurahkan kemampuan kepempimpinannya demi kemajuan gulat Sumut. Kami dari KONI jelas akan memberi support terbaik,” kata John Ismadi.

Pengukuhan Darma Wijaya sebagai Ketua Pengprov PGSI Sumut ditandai dengan Surat Keputusan Pengurus Pusat PGSI Nomor 01 Tahun 2022. Dalam surat ini ditetapkan juga Sekretaris Daerah Kabupaten Sergai H. M. Faisal Hasrimy, AP, MAP sebagai sekretaris dan William sebagai bendahara.

Turut hadir dalam pengukuhan yakni Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PGSI Gusti Randa, Kepala BNN Sumut Brigjen Drs. Toga H Panjaitan, Pengcab kabupaten/kota, Kapolsek Medan Area Kompol Sawangin, SH, para Asisten, Staf Ahli, kepala OPD, dan undangan lainnya.(/Daniel)

Sergai, Sulutnews.com - Mensyukuri berkah atas pertambahan usia yang semakin matang, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) bersama Madrasah Alwasliyah Swasta (MAS) 12 Perbaungan, menggelar Tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Sergai ke-18 di MAS 12 Kecamatan Perbaungan, Kamis (20/1/2021).

Wakil Bupati Sergai H. Adlin Umar Yusri Tambunan, S.T., M.S.P, saat menghadiri tasyakuran menyampaikan bahwa diusia ke-18 tahun ini, dengan mengusung visi misi Sergai Maju Terus; Mandiri, Sejahtera, dan Religius diharapkan mampu menguatkan nilai-nilai religius yang berimbang serta berakhlak pendidikan yang baik, katanya dihadapan siswa-siswi dan jajaran MAS 12 Perbaungan serta undangan lainnya.

“Kami berharap seluruh sekolah yang ada di Tanah Bertuah Negeri Beradat diperkuat dengan nilai keagamaan dan melahirkan karakter anak yang baik serta beretika. Dan yang tak kalah penting mampu mewujudkan sekolah mantab (mandiri, terambil, asri dan berkualitas) sesuai dengan visi misi Sergai yang tertuag dalam 7 Sapta Dambaan (Sapda),” terangnya.

Wabup menambahkan, untuk kedepannya segala prestasi yang telah diraih di sekolah ini, agar dapat ditingkatkan lagi. Oleh karenanya teruslah belajar, berinovasi dan berkreativitas tanpa henti. Karena pendidikan menjadi hal yang sangat penting untuk mencapai kesuksesan, ujarnya.

Terkait dengan kemajuan di era digital, pengaruh dunia luar yang didapat melalui plafon media sosial dan lainnya, Wabup Adlin berpesan kepada seluruh yang hadir untuk pandai-pandai memilah informasi. Yang bermanfaat dapat kita ambil dan yang tidak bermanfaan kita tinggalkan, ungkap Adlin, sembari mengingatkan kepada para siswa untuk terus mengenang jasa  dan menghormati guru sekaligus orang tua yang sudah mendidik kita.

Jangan lupakan jasa orang tua dan guru yang telah mendoakan dan mengajarkan ilmu bagi kita hingga mencapai kesuksesan. Selain itu jangan lupakan juga tempat dimana kita menuntut ilmu, di sekolah ini. Mari kita bersama memajukan daerah kita dengan ilmu dan kemampuan yang kita miliki. Semoga akan menjadi berkah bagi kita semua,” tutup Wabup Adlin Tambunan.

Jumain, S.PdI Kepala Madrasah Alwasliyah 12 Perbaungan, dikesempatan serupa mengemukakan bahwa dengan tasyakuran ini diharapkan dapat menyatukan visi untuk menuju hal yang lebih baik lagi dan mewujudkan harapan kita bersama.

“ Hari ini kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Bupati Sergai. Kami para guru dan siswa dapat langsung melihat sosok pemimpin Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat yang kita cintai ini,” cetusnya.

Jumain sedikit bercerita tentang sekolah yang bangunanya sudah berdiri sejak tahun 2006 ini. Sekolah ini merupakan satu-satunya di Sergai dan termasuk dalam 43 madrasah negeri dan 5 madrasah swasta di Provinsi Sumut yang ikut dalam expo keterampilan se-Sumut. Oleh karenanya kami akan terus belajar tanpa henti, berkreativitas untuk meningkatkan prestasi.

Diakhir sambutannya, Jumain mengajak para siswa dan jajaran sekolah untuk menyukseskan program vaksinasi ini. Hal ini agar kita dapat melaksanakan sekolah tatap muka secara penuh dan terhindar dari pandemi sehingga hidup normal seperti biasa. Selian itu juga dapat membangkitkan perekonomian masyarakat yang sempat terpuruk akibat dampak pandemi, pungkasnya.

Hadir juga dalam kegiatan, Assisten Administrasi Umum, Ir H Kaharuddin, MM, Camat Perbaungan M. Fahmi, S.STP dan Forkopimcam Perbaungan.(/Daniel)

Jakarta, Sulutnews.com - Pemerintah memutuskan melakukan vaksinasi booster mulai 12 Januari 2022 lalu. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pun telah menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) 5 vaksin Covid-19 untuk vaksinasi dosis ketiga atau booster di Indonesia. 

Kepala BPOM, Penny K Lukito mengatakan, EUA diberikan untuk program vaksin booster homologous alias pemberian dosis vaksin 1-3 menggunakan platform dan merek yang sama, serta heterologous alias pemberian vaksin dosis ketiga berbeda dengan pemberian vaksin dosis 1 dan 2.

"Pada hari ini kami melaporkan ada lima vaksin yang telah mendapatkan EUA," kata Penny K Lukito, dalam keterangan pers, Senin lalu (10/1).

Kelima vaksin tersebut yakni, Sinovac, Pfizer, AstraZeneca untuk homologous. Sementara Moderna untuk homologous dan heterologous serta Zifivax untuk heterologous.  

Di sisi lain, vaksin buatan dalam negeri yakni Vaksin Nusantara dan Vaksin Merah Putih justru tak mendapat atensi dari pemerintah untuk dijadikan booster.

Dalam kesempatan yang sama Penny mengatakan, Vaksin Nusantara bersifat autologus atau pemberian individual.

Dengan demikian, kata dia, tidak bisa digunakan sebagai program vaksinasi massal, melainkan lewat skema terapi atau berbasis pelayanan.

"Tidak ada hubungannya dengan BPOM, tidak perlu mendapatkan izin dari kami, BPOM. Karena itu kan satu orang satu orang, individual," ujar Penny. 

Dikatakan Penny, seluruh pengawasan terkait penelitian dan pengadaan Vaksin Nusantara wewenang sepenuhnya ada di Kementerian Kesehatan.

Keheranan pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan tak mengeksekusi Vaksin Nusantara dan Vaksin Merah Putih menjadi booster diungkapkan salah satu Penasehat Serikat Media Siber Indonesia yang juga pendiri Beranda Ruang Diskusi, Dar Edi Yoga.

Menurutnya, Vaksin Nusantara yang merupakan hasil karya anak bangsa sangat tepat digunakan sebagai booster bagi masyarakat Indonesia.

"Vaksin Nusantara mampu melawan berbagai varian Covid-19 dan cukup satu kali disuntikkan untuk seumur hidup," kata Dar Edi Yoga.

Sementara, kata Yoga, vaksin konvensional masa berlakunya hanya sampai 7 bulan. 

Selain itu, jika pemerintah memutuskan menggunakan vaksin buatan dalam negeri sebagai booster justru akan lebih menguntungkan secara ekonomi.

"Justru akan menghasilkan devisa negara, bilamana ada tawaran dari negara lain," ujarnya.

Menurut Yoga, momentum menjadikan vaksin buatan dalam negeri, khususnya Vaksin Nusantara sebagai booster sangat tepat dilakukan ketika Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memutuskan melakukan booster dengan vaksin yang digagas mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto itu.

"Pak Prabowo sudah memutuskan vaksin booster dengan Vaksin Nusantara, tunggu apalagi pemerintah?" tanya Yoga.

Diketahui sebelumnya,  melakukan vaksinasi booster dengan Vaksin Nusantara setelah sebelumnya dua kali melakukan vaksinasi Covid-19. 

Penyuntikan Vaksin Nusantara kepada Prabowo dilakukan langsung Mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto.

Prabowo membagikan momen penyuntikan Vaksin Nusantara di akun Instagram miliknya yang diunggah pada, Kamis (13/1). 

Dalam foto tersebut, Prabowo terlihat disuntik Terawan yang duduk di kursi.

"Meningkatkan imun dan kekebalan tubuh dengan Vaksin Nusantara," tulis Prabowo.

Prabowo juga mengucapkan terima kasih kepada Terawan atas vaksinasi booster yang disuntikkan Terawan itu.

"Terima kasih Letnan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad, atas booster Vaksin Nusantara yang telah diberikan kepada saya," katanya.(*/Parmin)

Siak, Sulutnews.com - Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2022 Tingkat Provinsi Riau dan HUT ke-76 PWI, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau H Zulmansyah SSos melakukan audensi dan silaturrahmi dengan Bupati Siak Drs H Alfedri MSi, Rabu (19/01/2022).

Pada pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Jalan Raja Kecik Kabupaten Siak ini, Bupati didampingi Plt Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Kabupaten Siak Jamaluddin dan Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Statistik (IKPS) Dinas Kominfo Siak, Paula Chandra.

Sedangkan turut bersama Ketua PWI Riau antara lain  Wakil Bendahara Herlina, Sekretaris Panitia Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2022 Tingkat Provinsi Riau dan HUT ke-76 PWI Zulmiron, Wakil Seksi Hukum Ipung Sadewo, Ketua PWI Siak Wiwik Widaningsih, Sekretaris PWI Siak Sahril, Bendahara PWI Siak Indra, Wakil Bendahara PWI Siak Diana Sari dan anggota PWI Siak Yanti Sugerrianti.

Usai melakukan pertemuan, Bupati Siak Drs H Alfedri MSi atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak mengucapkan terima kasih kepada Ketua PWI Riau yang telah menunjuk dan menetapkan Siak sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional Tingkat Provinsi Riau tahun 2022 dan HUT ke-76 PWI. Yang mana kegiatan ini akan diselenggarakan pada tanggal 18 sampai 20 Maret 2022 mendatang. Dan tentu ini adalah momentum yang sangat baik bagi Kabupaten Siak untuk mempromosikan pariwisata, kebudayaan dan pembangunan daerah. Karena nanti akan banyak wartawan dari berbagai daerah datang ke Kabupaten Siak.

"Tentu nanti kami akan membutuhkan publikasi baik itu terkait dengan Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) maupun pariwisata. Karena Ketua PWI Riau menyampaikan salah satu temanya UMKM Bangkit di Riau, termasuk di Kabupaten Siak. Karena di Siak Insya Allah, program kami yang sudah masuk di RPJMD adalah 1.000 UMKM. Dan Insya Allah ini bisa 1.000 sampai 1.200 tahun ini," jelas Alfedri.

Kemudian untuk pariwisata, sebut Bupati, Kabupaten Siak ini adalah salah satu ikon pariwisata di Provinsi Riau, yakni Siak The Truly Malay. Banyak wisata sejarah di Siak yang layak dipublikasi untuk diketahui masyarakat luas.

Tidak itu saja, Pemkab Siak juga saat ini mengusulkan Tengku Buang Asmara sebagai Pahlawan Nasional. Sultan Siak ke-2 yang telah berjuang melawan Belanda di Selat Guntung yang terkenal dengan Perang Guntung.

"Selat Guntung ini berada di Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak. 71 orang Belanda meninggal saat itu. Ini yang akan kita upayakan. Karena pengusulannya sudah mulai beberapa tahap sebelumnya, bahkan sudah sampai ke seminar lokal. Dan tahun ini Insya Allah seminar nasional. Pengusulannya telah disampaikan ke Kementerian Sosial melalui Pemerintah Provinsi Riau. Ini juga perlu dukungan wartawan," terang Alfedri.

"Tentu, HPN Siak ini akan memberikan motivasi bagi kami. Apalagi ditunjuk sebagai tuan rumah, tentu kami akan menyiapkan acara ini sebaik-baiknya dan menyukseskan acara ini. Sukses HPN, Sukses Promosi Daerah. Ini akan kami sambut dengan baik dan akan kita upayakan sebaik mungkin. Tentu ini akan menambah keinginan kami untuk membangun daerah ini menuju masyarakat Siak yang lebih sejahtera dimasa mendatang," ujar Bupati menambahkan.

Pada kesempatan itu, Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang menyampaikan, pada puncak perayaan HPN Tahun 2022 Tingkat Provinsi Riau dan HUT ke-76 PWI di Kabupaten Siak nanti Insya Allah akan dihadiri oleh Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari atau Sekretaris Jendral PWI Pusat Mirza Zulhadi. Disamping itu juga akan dihadiri Gubernur Riau Drs Syamsuar MSi, Kapolda Riau Irjen Pol M Iqbal SIk MH dan Danrem 031 Wira Bima Brigjen TNI M Syech Ismed SE MHan.

"Pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih sudah diterima hari ini. Setelah ini kami akan temui Pak Gubernur dan akan kami sampaikan juga salam Pak Bupati. Dan nanti akan kami sampaikan siapa-siapa yang akan hadir. Namun yang sudah menyatakan hadir pada HPN Siak adalah Pak Kapolda Riau dan Pak Danrem. Kemarin sewaktu datang ke PWI menyatakan siap datang ke Siak," sebut Zulmansyah.(*/Merson)

Kalbar,Sulutnews.com  - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bersama dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung vaksinasi serentak se-Indonesia dengan menghadiri secara langsung di Lapangan Kantor Bupati Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (19/1/2022).

"Di Kubu Raya sendiri target vaksinasinya 2.000. Namun total hari ini 24.000 untuk seluruh wilayah Kalbar. Saya kira ini perlu saya apresiasi. Kita juga tadi tersambung secara nasional dan target kita hari ini minimal di angka 1 juta," kata Sigit usai meninjau vaksinasi serentak.

Menurut Sigit, akselerasi percepatan vaksinasi merupakan hal yang harus terus dilakukan. Mengingat saat ini, kata Sigit, selain sudah masuk ke Indonesia, virus Covid-19 varian Omicron telah memberikan dampak adanya peningkatan laju pertumbuhan virus corona.

"Tentunya kita harus waspada karena ini terus meningkat. Jadi dalam kesempatan ini saya sampaikan pesan kepada seluruh masyarakat, bagi yang belum vaksin tolong segera vaksinasi. Pemerintah dalam hal ini Pemerintah Daerah (Pemda), TNI, Polri telah menyiapkan gerai-gerai," ujar mantan Kapolda Banten tersebut.

Disisi lain, Sigit juga kembali mengingatkan kepada masyarakat yang sudah mendapatkan suntikan vaksin dosis dua dan telah melewati waktu enam bulan, untuk segera mengikuti vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Menurut mantan Kabareskrim Polri itu, Pemerintah telah memberikan kesempatan untuk masyarakat mendapatkan vaksinasi booster. Dalam hal ini, Sigit menekankan, dengan dilakukannya booster hal itu akan kembali meningkatkan imunitas seseorang terhadap virus Covid-19.

"Masyarakat silahkan yang belum vaksin untuk segera vaksin. Yang sudah dua kali namun sudah lewat dari enam bulan silahkan daftar ikuti vaksin booster. Karena memang ada kecenderungan setelah enam bulan pasti tingkat imunitas atau kekebalan akan turun. Sehingga perlu ada booster ulang untuk tingkatkan lagi," ucap Sigit.

Tak hanya mengingatkan pentingnya vaksin maupun booster, Sigit juga menekankan soal perlunya kedisiplinan serta penguatan penerapan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari masyarakat dalam menjalankan aktivitas. Mulai dari memakai masker, mencuci tangan hingga menjaga jarak.

Sigit menegaskan, hal itu juga harus diperhatikan lebih khususnya untuk wilayah yang sudah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Ia meminta agar pendidikan yang dihadiri fisik oleh para pelajar tersebut disesuaikan dengan aturan yang ada. Dengan kata lain, setiap wilayah harus bisa menentukan apakah PTM sudah bisa berjalan 100 persen atau masih harus 50 persen.

"Khususnya bagi yang laksanakan kegiatan tatap muka. Aturan terkait prokes di sekolah. Ikuti ketentuan. Mana yang sudah bisa 100 persen, mana yang 50 persen disesuaikan. Karena memang disatu sisi anak-anak kita tentunya harus dapatkan pembelajaran secara langsung. Karena memang ini sangat penting bagi anak-anak kita. Sehingga tidak ada risiko learning loss dan juga risiko kemiskinan belajar atau learning poverty," papar Sigit.

Akselerasi vaksinasi dan penguatan prokes, kata Sigit, sebagai upaya untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 varian Omicron. Pasalnya, selain Imported Case, penyebaran jenis virus itu kini juga sudah ditemukan dari transmisi lokal.

"Tolong untuk yang belum vaksin segera vaksin dan yang sudah dua kali vaksin harus booster silahkan laksanakan. Dan paling utama walaupun sudah vaksin tetap jaga prokes. Pakai masker terus jangan lupa. Cuci tangan jangan lupa dan selalu memastikan kita laksanakan cek rutin bila perlu swab antigen satu minggu sekali atau PCR. Itu menjadi kebiasaan yang harus dilakukan untuk memastikan bahwa kita dalam kondisi sehat," tutur Sigit.

Dikesempatan yang sama, Menkes Budi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati, namun tidak panik dalam menghadapi Covid-19 varian Omicron. Ia juga memaparkan varian itu kini paling banyak terdeteksi di wilayah DKI Jakarta.

"Ciri-ciri Omicron kita akan lihat kenaikan kasus yang cepat dan tinggi. Kita sudah mulai lihat nasional naik dari 300 ke 1.400. Teman-teman harus terus waspada dan hati-hati tapi jangan panik," kata Budi.

Selain meninjau vaksinasi di Kalbar, Menkes dan Kapolri juga melakukan dialog interaktif secara virtual di beberapa wilayah Indonesia yang menggelar kegiatan akselerasi percepatan vaksinasi tersebut. (Adrian)

Jayapura,Sulutnews.com - Polri menyakini Operasi Damai Cartenz 2022 akan menjadi strategi yang efektif dalam menangani kelompok kriminal bersenjata (KKB), di Papua. Sebab, operasi tersebut mengedepankan pendekatan humanis. 

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan pihaknya telah menginstruksikan jajarannya untuk tidak lagi melakukan penyerangan terlebih dulu dan lebih banyak bersikap bertahan. Operasi ini mulai diberlakukan pada awal Februari hingga Desember 2022. 

"Selama ini kita dalam kasus penembakan selalu aktif merespon. Dalam merespon ini selalu terjadi kontak tembak ini (lebih banyak) sisi negatif, karena (KKB) memanfaatkan moment menjatuhkan pemerintah," ujar Matihus di Gedung Mabes Polda Papua, Selasa, 18 Januari 2022. 

Saat ini, aparat gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi masih diberlakukan hingga 25 Januari mendatang. Mathius menyebut operasi tersebut juga mulai mengedepankan pendekatan persuasif. 

"Kita lihat operasi terakhir mengurangi korban masyarakat yang dampaknya ke kegiatan itu, sehingga korban menurun termasuk masyarakat. Dan banyak (KKB) yang kita tangkap," terangnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2022 itu berharap ke depan banyak anggota KKB yang dapat diedukasi menyerahkan diri. Sehingga dapat kembali ke lingkungan masyarakat secara normal.

Sebelumnya, Polri mengganti nama Operasi Nemangkawi. Operasi Pemburu KKB di Papua itu berganti nama menjadi Damai Cartenz.

"Iya betul menjadi Damai Cartenz. Pendekan soft approach diutamakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Senin, 10 Januari 2022.7. (Adrian)

Jakarta, Sulutnews.com - Senin yang menyenangkan. Udara malam yang menyegarkan. Menjejakkan kaki di lingkaran Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), memutarinya berulangkali, menumbuhkan sensasi tersendiri.

Cak Herry Sarsongko Ludiro, yang tertua di antara kami, bahkan mengaku tidak merasa lelah setelah tiga putaran menjalani SUGBK. Itu berarti sekitar tiga km. Jika ditambah dengan jarak tempuh dari tempat awal kami berjalan, itu menjadi lebih dari empat km. Kami memulainya dari pelataran kantin KONI Pusat, di belakang Hotel Fairmont, Senayan.

"Baru kali ini saya memutari SUGBK," lanjut Cak Herry, 68 tahun pada Mei 2022 nanti. "Bahkan, ini juga pertama kalinya saya berjalan kaki dengan jarak dan durasi selama ini," ujar pendiri Mingguan dan online "Laraspost" itu.

Cak Herry sebenarnya tidak punya rencana untuk memutari SUGBK pada Senin (17/1/2022) malam ini. Lihat, dia mengenakkan baju hitam lengan panjang dengan celana blue-jean. Kebetulan saja dia memakai sepatu olahraga.

"Lha iya, tumben juga saya memakai sepatu olahraga," katanya setelah kami beristirahat di Alfaexpress.

Cak Herry memutuskan ikut berolahraga ringan karena melihat antusiasme rekan-rekannya untuk memutari SUGBK malam ini. Rekan-rekannya, dari PWI Jaya, yang selama ini memang rutin melakukan olga, minimal dua kali dalam sepekan.

Begitu juga dengan Kadirah, wakil bendahara PWI Jaya. Kadir juga menjalani tiga putaran SUGBK dengan baju dan celana panjang biasa, hanya sepatunya yang mendukung.

"Jumat atau Sabtu sore saya mau bawa keluarga ke sini," ujar Kadirah, pendiri Satu Tv dan Koran Satu itu.

Dar Edi Yoga, Wakil Bendahara Umum PWI Pusat, yang paling lama durasinya di antara kami. "Saya lima putaran, durasi 70 menit," katanya.

Dar Edi Yoga mengaku bahwa sejak pandemi dia sudah tidak pernah berolahraga di SUGBK dan baru kali ini mencoba untuk melakukan olahraga rutin.

"Biasanya dalam tempo 1 jam saya bisa menyelesaikan jalan cepat antara 6 hingga 7 putaran," terang Yoga pemilik media askara.co.(*/Parmin)

Sergai, Sulutnews.com - Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Masa Bakti 2022-2027 resmi dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pengurus KORPRI Sumatera Utara (Sumut) Dr H Arsyad Lubis, MM di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Senin (17/1/2022).

Usai dikukuhkan, Ketua Terpilih Dewan Pengurus KORPRI Sergai H M Faisal Hasrimy, AP, M.AP yang juga sebagai Sekdakab Sergai menyampaikan semangat untuk tetap bekerja keras, tetap kompak dalam menjalankan tugas sebagai ASN.

Ia mengajak kepada seluruh pengurus yang baru dilantik untuk sama-sama bekerja keras menggali potensi yang dimiliki sehingga dapat menciptakan inovasi dan kreativitas dalam memberikan yang terbaik kepada masyarakat Sergai.

“Ciptakanlah ide-ide yang terbaik untuk kemajuan Tanah Bertuah Negeri Beradat. Kita jaga dan jalankan amanah yang telah diberikan sehingga dapat bekerja dengan maksimal. Mari kita tunjukkan bahwa korps KORPRI ini adalah korps yang terbaik. Tetap semangat dalam menjalankan amanah, tetap semangat untuk membantu visi dan misi Bapak Bupati Darma Wijaya dan Wakil Bupati Bapak Adlin Tambunan menakhodai Kabupaten Sergai. Jangan pernah   lelah untuk mencintai kabupaten tercinta ini,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengurus KORPRI Sumut Dr H Arsyad Lubis, MM menyampaikan bahwa kehadiran organisasi KORPRI ini diharapkan membawa manfaat bagi anggota dan juga masyarakat.

Ia menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus KORPRI yang baru saja dikukuhkan sekaligus berpesan, jika dalam menjalankan tugas harus menjunjung tinggi profesionalitas serta memahami tugas pokok dan fungsi serta menjalankan pekerjaan tersebut dengan baik, yang meliputi, akuntabilitas, nasionalisme (netralitas), etika publik, komitmen mutu, anti korupsi dan integritas.

Ada tiga pesan yang harus dilaksanakan, pertama bertanggung jawablah terhadap tugas yang diamanahkan disertai dengan motivasi yang tinggi dan semangat pengabdian. Kedua, laksanakan konsolidasi organisasi sesuai ketentuan yang sudah diatur dalam AD/ART, dan yang terakhir, laksanakan semua hasil keputusan musyawarah KORPRI untuk kepentingan anggota dan organisasi demi memajukan masyarakat pada umumnya,” pungkasnya.

Adapun susunan personalia Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Sergai Masa Bakti 2022 -2077 yaitu; H M Faisal Hasrimy,AP, M.AP sebagai Ketua, Drs Fajar Simbolon, M.Si, sebagai Ketua I, Nina Deliana Hutabarat, S.Sos, M.Si sebagai Ketua II. Kemudian Dingin Saragih, S.IP, MM sebagai Ketua Bidang Organisasi dan Kelembangaan, Drs Dimas Kurnianto, SH, MM, M.SP sebagai Ketua Bidang Pembinaan Disiplin, Jiwa KOPRS dan Wawasan Kebangsaan, M. Zuhri Lubis, SE, M.AP sebagai Ketua Bidang Perlindungan dan Bantuan Hukum, Arianto, S.Pd, M.Si sebagai Ketua Bidang Kesejahteraan Sosial.

Selanjutnya, dr. Helminur Iskandar Sinaga, M.Kes sebagai Ketua Bidang Peningkatan Pemberdayaan Perempuan Keluarga Berencana, Suwanto Nasution, S.Pd, MM, sebagai Ketua Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Pembinaan Generasi Muda, Drs Zulfikar, sebagai Ketua Bidang Seni dan Budaya, Drs H Akmal, AP, M.Si, sebagai Ketua Bidang Informasi, Komunikasi dan Publikasi,     Ir H Kaharuddin, MM, selaku Ketua Bidang Kerohanian, Selamet Hartono, S.KM, M.KM, sebagai Ketua Bidang Kesehatan, Ikhsan, AP, M.Si, selaku Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga dan Drs Nasrul Aziz Siregar, sebagai Ketua Bidang Usaha dan Kemitraan.

Gelar Muskab dan Raker KORPRI

Sebelum acara pengukuhan, pada pagi harinya di tempat yang sama, terlebih dahulu dilaksanakan Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang dirangkai dengan Rapat Kerja (Raker) KORPRI Kabupaten Sergai.

Dalam sambutan Bupati Sergai H Darma Wijaya yang diwakili Sekdakab H. M. Faisal Hasrimy, AP, M.AP, menyarankan agar lebih mencermati program dan kegiatan sekaligus melakukan evaluasi dalam menyusun program kerja yang lebih baik serta berdampak positif bagi masyarakat luas.

Susunlah program kerja lima tahun kedepan yang realistis dan program yang dapat dirumuskan dengan baik pula. Saya berharap musyawarah ini dapat menghasilkan anggota KORPRI yang mandiri, sejahtera dan religius sekaligus berjalan sesuai dengan yang kita harapkan bersama,” tutupnya.

Hal serupa juga disampaikan Ketua Dewan Pengurus KORPRI Sumut Dr H Arsyad Lubis, MM yang mengajak seluruh pengurus untuk terus menurus meningkatkan kompetensi dalam menciptakan inovasi serta kreativitas yang berkualitas.

Ketua Dwan KORPRI Sumut berharap kedepannya program yang dirancang oleh seluruh Dewan Pengurus lebih berdampak positif lagi bagi seluruh anggota serta masyarakat Sergai. Kemudian seluruh kegiatan yang mendukung kesejahteraan harus dikembangkan secara terus-menerus dan berkelanjutan.

“Saya berpesan kepada seluruh anggota Dewan KORPRI untuk melaksanakan pemilihan secara demokratis. Kepada siapapun nanti yang terpilih agar melaksanakan program kerja yang realistis dan bermanfaat bagi banyak orang,” pungkasnya.(/Daniel)