Yens HTO Watung, ST

Yens HTO Watung, ST

Minsel, Sulutnews.com -- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menggelar Bakti Sosial Donor Darah di Desa Karimbow Talikuran Kecamatan Motoling Timur.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (29/5/2020) dipantau langsung oleh Ketua PMI Minsel dr Michaela Elsiana Paruntu MARS bersama tim.

Saat dihubungi wartawan Sulutnews.com, Micha (sapaan akrab Ketua PMI Minsel) mengatakan bahwa ini sebagai bentuk kepedulian PMI Minsel. "PMI Minsel mengadakan kegiatan donor darah karena banyak yang membutuhkan darah di tengah wabah Covid-19," tuturnya.

"Semua proses pelaksanaan sesuai anjuran pemerintah yaitu pakai masker dan jaga jarak," katanya.

Tampak antusias warga pun luar biasa karena dalam waktu sehari mampu mendonorkan 30 kantong darah untuk kegiatan kemanusiaan di Provinsi Sulawesi Utara.

"Karena wabah Covid-19 melanda, tapi bukan berarti pasien yang membutuhkan darah tidak terlayani. Sebagai contoh pasien gagal ginjal dan butuh cuci darah, atau ada pasien yang harus operasi dan butuh darah. Tentunya sebagai dokter saya tidak bisa untuk tidak peduli," pungkasnya.

(TamuraWatung)

Minsel, Sulutnews.com -- Pemerintah telah mengalihkan sebagian anggaran yang bersumber dari Dana Desa (Dandes) bagi warga yang terdampak Pandemi Covid-19, lewat Bantuan Langsung Tunai (BLT-Dandes) dengan nilai Rp 600 ribu per bulan selama 3 (tiga) bulan, yakni April, Mei, Juni tahun 2020.

Untuk Desa Teep Trans yang berada di Kecamatan Amurang Barat Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), pada hari Jumat (29/5/2020) telah menyalurkan BLT-Dandes tahap ke-II.

Dari pantauan wartawan Sulutnews.com, penyaluran BLT-Dandes tahap II di Desa Teep Trans bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) dan turut disaksikan oleh Camat Amurang Barat Sonny Makaenas, Babinsa, Babinkamtibmas, Pendamping Desa dan Hukum Tua Silvana Wahongan serta Ketua BPD Ni' Umboh.

"Buat masyarakat yang akan menerima BLT-Dandes diwajibkan pakai masker dan gunakan pulpen masing-masing," tukas Kumtua Silvana, menyampaikan pengumuman lewat pengeras suara, beberapa waktu sebelum kegiatan dimulai.

Tak lupa pula, dirinya mengumumkan agar warga masyarakat yang datang harus perjaga, agar tidak terjadi penumpukan. "Kami tetap menerapkan jaga jarak seperti anjuran Pemerintah, saat warga menerima BLT-Dandes di BPU," kata Kumtua Silvana.

Dihadapan para warga masyarakat saat penyerahan BLT-Dandes, Camat Amurang Barat Sonny Makaenas mengharapkan bantuan ini oleh masyarakat yang menerima dapat dimanfaatkan untuk berbelanja kebutuhan bahan makanan dalam rumah tangga. "Tenggang waktu yang singkat ketika menerima BLT-Dandes tahap I dan tahap II mengharuskan saya untuk mengingatkan agar dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan, jangan dibelikan keperluan lain," tutur Camat Sonny.

"Biarlah dalam melewati Pandemi ini masyarakat harus dengan hati yang gembira. Jangan lupa untuk rajin cuci tangan, gunakan masker serta tetap terapkan pola hidup bersih dan sehat," pintanya.

Di kesempatan yang sama, Ketua BPD Desa Teep Trans Ni' Umboh mengapresiasi langkah yang diambil Hukum Tua dalam penanganan Pandemi Covid-19. "Saya apresiasi langkah yang diambil Hukum Tua, sampai saat ini sudah menyalurkan BLT-Dandes tahap kedua. Masyarakat yang menerima pun merupakan hasil dari musyawarah Desa khusus beberapa waktu lalu," pungkas Ni' Umboh.

(TamuraWatung)

Minsel, Sulutnews.com -- Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Eugenia Paruntu SE menyampaikan ucapan selamat kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia perwakilan (BPKP) Sulawesi Utara (Sulut).

"Saya Christiany Eugenia Paruntu, Bupati Minahasa Selatan atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan, saya mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada BPKP yang selama ini telah banyak membantu dalam mengangkat dan mengawal akuntabilitas keuangan, perencanaan dan pembangunan di Kabupaten Minahasa Selatan," tutur Bupati Tetty (sapaan akrab Bupati Minsel).

"Dukungan dan topangan BPKP sangat kami rasakan melihat bagaimana transformasi Minsel yang di 10 tahun pertamanya sebagai daerah otonom, dalam pengelolaan keuangan dan pembangunan selalu mendapat opini disclaimer dan tidak wajar dari BPK RI," katanya.

Bupati Tetty menambahkan, namun melalui asistensi dan dukungan BPKP perwakilan Sulawesi Utara mulai tahun 2014 perbaikan itu mulai terlihat dengan raihan opini wajar dengan pengecualian atau WDP dari BPK.

"Hingga kini Minsel sudah berhasil memperoleh opini WTP dari BPK RI 4 tahun berturut-turut dan akan terus kita tingkatkan di tahun-tahun selanjutnya," ujar Bupati Minsel 2 periode ini.

Menurut Bupati Minsel, BPKP selalu siap membantu dalam perbaikan dan pengembangan kegiatan perencanaan serta pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan sehingga dapat berjalan dengan baik, efektif dan efisien dan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

"Terima kasih BPKP, terus maju dan sukses selalu. Selamat hari jadi BPKP yang ke-37 tahun. BPKP hadir, BPKP bermanfaat," pungkas Bupati Tetty Paruntu.

(TamuraWatung)

Minsel, Sulutnews.com -- Pandemi Covid-19 atau yang akrab dikatakan orang Virus Corona sangatlah memprihatinkan, namun Pemerintah senantiasa berupaya untuk meminimalisir penyebarannya di Indonesia.

Desa Tumpaan, salah satu Desa di Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), juga telah menjadi garda terdepan penanganan penyebaran Covid-19 dan menjadi Desa yang telah mengoptimalkan perannya sebagai Desa tanggap Covid-19.

Berbagai upaya telah dioptimalkan Desa Tumpaan untuk membuat ketahanan sosial baik dari segi pencegahan penyebaran Covid-19 maupun ketahanan ekonomi masyarakat desa dalam menghadapi pandemi ini.

Hukum Tua Desa Tumpaan Lucky Lumenta kepada wartawan Sulutnews.com, pada Selasa (26/5/2020) mengatakan bahwa apa yang dilakukannya adalah dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia dan Bupati Minsel.

"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo dan Bupati Christiany Eugenia Paruntu terkait dengan prioritas penggunaan dana desa untuk memperkuat sendi-sendi ekonomi, maka kami telah melaksanakan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dan penguatan kesehatan masyarakat melalui upaya pencegahan dan penanganan Covid-19," tutur Hukum Tua Lucky Lumenta.

"Untuk program PKTD, dilakukan secara swakelola dengan melibatkan pekerja dari masyarakat Desa Tumpaan, baik para tukang ojek dan sopir yang telah kehilangan pekerjaannya serta keluarga miskin yang terkena dampak Pandemi Covid-19 ini," katanya.

Menurut Hukum Tua Lucky, untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di Desa Tumpaan telah dibentuk Relawan Desa Lawan Covid-19 yang terdiri dari semua elemen perangkat desa, tokoh masyarakat dan bermitra dengan Babinkamtibmas, Babinsa dan Pendamping Desa.

"Para relawan telah melakukan sosialisasi Covid-19, pendataan penduduk yang terdampak dan melakukan penyemprotan disinfektan. Relawan juga telah merekomendasikan kepada warga yang pulang dari daerah terdampak Covid-19 untuk melakukan isolasi diri," terang Lucky.

"Untuk menunjang kerja para Relawan ini telah disiapkan pula alat pelindung diri (APD) berupa Baju Pelindung dan Masker," tambahnya.

Perhatian pemerintah Desa Tumpaan juga diberikan kepada masyarakat untuk kesehatan dan memperkuat imunitas tubuh.

"Untuk warga masyarakat telah dibagikan 532 set yang terdiri dari Masker, Sabun Detol dan Hand Sanitizer. Warga juga telah dibagikan beras 6 liter per kepala keluarga," ujar Lucky.

Selain itu menurutnya, pemerintah Desa Tumpaan telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa (BLT-Dandes) kepada warga yang terkena dampak Pandemi Covid-19 dan didampingi oleh Camat, pihak Kepolisian, Babunsa dan pendamping Desa.

Untuk diketahui, pekerjaan fisik dari Dana Desa tahap 1 di Desa Tumpaan telah direalisasikan pembangunan jalan setapak sepanjang 145 meter, saluran air 80 meter, lampu jalan 10unit dan peningkatan Balai Pertemuan Umum (BPU).

(TamuraWatung)

Minsel, Sulutnews.com -- Pemerintah Desa di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) beberapa waktu lalu telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa (BLT-Dandes) kepada keluarga penerima manfaat.

Tak ingin dilewatkan, Pemerintah Desa Pungkol Kecamatan Tatapaan Kabupaten Minsel, pada Selasa (26/5/2020) menyalurkan BLT-Dandes kepada salah seorang warganya yang sementara ditahan pihak kepolisian.

Adalah Kaliopas David (73), warga Desa Pungkol terpaksa menerima BLT-Dandes di Polsek Tumpaan, dimana diserahkan oleh Hukum Tua Sefnat Korobitua yang diwakili oleh Sekretaris Desa Leond Walukow.

Hukum Tua melalui Leond Walukow mengatakan bahwa David terdata sebagai warga Desa Pungkol yang berhak menerima bantuan tersebut.

"Hari ini, saya mewakili Hukum Tua Desa Pungkol telah menyerahkan uang sebesar Rp 600 ribu dan disaksikan sejumlah petugas kepolisian sebagai bantuan dampak Virus Corona kepada warga desa kami yang sementara ditahan di Polsek Tumpaan," ujar Walukow.

"Meskipun pak Kaliopas David sementara menjalani pemeriksaan atas masalah hukumnya, tapi dirinya yang sudah renta dan hidup seorang diri sangatlah layak untuk menerima bantuan ini," katanya.

Penyerahan bantuan di Kantor Polsek Tumpaan, selain disaksikan oleh pihak kepolisian dari Polsek Tumpaan, juga disaksikan pula oleh keluarga yang bersangkutan, Nelci David.

"Memang opa ada beking salah dan sementara menjalani pemeriksaan polisi. Namun kami sebagai keluarga menyampaikan terima kasih, bantuan ini akan sangat membantu kami memenuhi kebutuhan opa Kaliopas selama ditahan," tambahnya.

(TamuraWatung)

Minsel, Sulutnews.com -- Desa-Desa di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), telah tanggap terhadap dampak Pandemi Covid-19, dengan mengalokasikan Dana Desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT-Dandes).

Desa Raprap, Kecamatan Tatapaan di Kabupaten Minsel, telah menetapkan sebanyak 135 Kepala Keluarga sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari bantuan tersebut dalam Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang digelar pada (28/4/2020) lalu.

Sejumlah persyaratan harus dipenuhi para penerima BLT-Dandes, seperti penerima tidak boleh menerima bantuan lain seperti Program Keluarga Harapan  (PKH) dan telah kehilangan penghasilan akibat dari Covid-19.

Hukum Tua Desa Raprap Sonny Lumintang menjelaskan bahwa untuk pendataan awal dilakukan Tim Relawan Covid-19.

"Dalam Musdesus, kami melibatkan kepala desa, Babinsa, Babin Kamtibmas, BPD, Pendamping Lokal Desa dan pendamping PKH, serta para tokoh masyarakat," terang Lumintang, pada Jumat (22/5/2020).

"Hari ini kami telah menyalurkan bantuan ini secara door to door ke rumah-rumah warga penerima dengan disaksikan Camat, Babinsa dan pendamping Desa. Setiap penerima BLT-Dandes nominalnya sama, yakni Rp 600 ribu per bulan," katanya.

Hukum Tua Lumintang berharap, dengan adanya BLT-Dandes yang akan diterima bulan April, Mei dan Juni akan dapat membantu dan meringankan beban masyarakat.

Sementara itu Camat Tatapaan Meylisa Aring mengatakan bahwa bantuan ini adalah wujud perhatian pemerintah yang sangat luar biasa.

"Usahakan para penerima membelanjakan untuk memenuhi kebutuhan dalam keluarga. Sedapat mungkin belanjakan dana tersebut di warung-warung yang ada di dalam Desa Raprap, untuk membantu menggerakkan roda perekonomian di desa," ujarnya.

Untuk diketahui selain menganggarkan BLT-Dandes, Desa Raprap juga sudah melakukan sejumlah untuk pencegahan seperti penyemprotan Disinfektan, pembuatan tempat cuci tangan dan pembagian hand sanitizer serta sejumlah usaha lainnya.

(TamuraWatung)

Minsel, Sulutnews.com - Guna memutus penyebaran Covid-19 dan menopang Pemerintah, TNI/Polri serta Dinas Kesehatan maka kegiatan humanis dilaksanakan oleh FKPPI Cabang 2211 Minahasa Selatan (Minsel), sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan melalui bantuan sosial kepada masyarakat sekitar Amurang, yang dilaksanakan pada Jumat (22/5/2020).

Dalam kesempatan tersebut disalurkan bahan pokok (bapok) dan masker oleh pengurus Cabang dan segenap anggota FKPPI Cabang 2211 Minsel, dilanjutkan dengan buka puasa bersama dengan keluarga besar Koramil 1302-15/Amurang. Kepada awak media,

Ketua FKPPI Cabang 2211 Minsel, Rolly Makauli, mengatakan bahwa giat sosial FKPPI Cabang 2211 Minsel adalah dalam rangka memutus penyebaran Covid-19.

"Selain ingin memutus penyebaran Covid-19, kami juga ingin menopang pemerintah dan TNI dengan melakukan upaya mendistribusikan masker serta paket bapok guna membantu masyarakat yang terdampak Covid-19," ucap Rolly. 

"Saat ini masih dalam suasana hari kebangkitan nasional sehingga menjadi momen bagi FKPPI Cabang 2211 Minsel untuk mengajak seluruh elemen bangsa bangkit dan bersama lawan penyebaran Covid-19. Salah satu upaya adalah dengan membagikan masker kepada masyarakat sekitar Amurang," terangnya.

Hal senada disampaikan juga oleh Ketua Dewan Penasehat (Wanhat), Harry Runtunuwu. "Kegiatan sosial FKPPI Cabang 2211 Minsel merupakan kepedulian sosial FKPPI sebagai organisasi yang senantiasa menopang pemerintah dalam upaya memutus Pandemi Covid-19, selain itu kegiatan sosial ini menjadi media untuk terus menjaga kekompakan, soliditas dalam melaksanakan program kerja FKPPI Cabang 2211 Minsel," terang Runtunuwu.

Pada kesempatan yang sama Wakil Ketua FKPPI Cabang 2211 Minsel, Jopie Lintong, S.Th, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan sosial paket masker sebanyak 100 paket dan 100 paket bapok (telur 10 buah, Mi instan 10 pcs, beras 5 liter).

"Kedepannya FKPPI Minsel akan bekerja sama dengan Garda Satya Nusantara dan Polda Sulut dalam rangka penyaluran 850.000 paket dari pusat dan saat ini yang masuk kurang lebih 10%," jelasnya.

"Program kerja lanjutan atas kegiatan sosial, dimana akan tetap melaksanakan pembagian bapok sampai dengan bulan Desember 2020. Sasaran bantuan adalah bagi mereka yang layak dibantu," pungkas Jopie Lintong.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua FKPPI Cabang 2211 Minsel Rolly Makauli, Wakil Ketua FKPPI Minsel Jopie Lintong, S.Th, Bendahara Deny Wongkar ST, Sekretaris Judi Samali S.Sos, Danramil 1302-14/Amurang Kapt (Inf) Ferdinand Tedampa, Batuud 1302-14/Amurang Peltu J. Sondakh, Ketua Wanhat Harry Runtunuwu, personil FKPPI Cabang 2211 Minsel, personil Koramil 1302-14/Amurang dan masyarakat Amurang.

(***/TamuraWatung)

Minsel, Sulutnews.com -- Pemerintah Desa Sulu Kecamatan Tatapaan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-Dandes) kepada 125 kepala keluarga yang terkena dampak Pandemi Virus Corona.

Diawali dengan penyerahan secara simbolis kepada sejumlah warga oleh Hukum Tua Donald Lamia di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Sulu yang disaksikan oleh Camat Tatapaan Meylisa Aring dan pendamping Desa di Kecamatan Tatapaan. Selanjutnya penyalurannya dilakukan secara "door to door" ke rumah warga penerima.

HukumTua Donald Lamia pada Jumat (22/5/2020) mengatakan bahwa jumlah keluarga penerima BLT-Dandes di Desa Sulu sudah sesuai dengan hasil Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

"Sebelum dibahas dalam rapat Musdesus, calon keluarga penerima BLT-Dandes, telah didata terlebih dahulu oleh relawan. Selain itu, telah dipastikan bahwa calon penerima bantuan sosial (bansos) ini tidak termasuk ke dalam penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, dan Kartu Prakerja," terang Hukum Tua Donald Lamia.

"Pendataan calon penerima BLT-Dandes, juga mempertimbangkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementerian Sosial (Kemensos)," katanya.

Besaran BLT-Dandes yang akan diberikan, adalah sebesar Rp 600.000/keluarga per bulan selama 3 bulan, dimulai pada bulan April, Mei dan Juni.

"Hasil Musdesus tersebut, kemudian ditetapkan dalam Peraturan Kepala Desa (Perkades) Sulu, dan selanjutnya disahkan oleh Camat Tatapaan atas nama Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE," jelas Hukum Tua Donald.

Tak lupa dirinya berpesan agar BLT-Dandes dapat dibelanjakan di warung-warung di dalam desa, untuk menggairahkan ekonomi masyarakat yang ada di Desa Sulu.

(TamuraWatung)

Minsel, Sulutnews.com -- Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa (BLT-Dandes) telah disalurkan kepada masyarakat yang terkena dampak Pandemi Covid-19 di Desa Popareng Kecamatan Tatapaan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Penyerahan bantuan dilakukan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Popareng, pada Rabu (20/5/2020) dan diawasi langsung oleh Camat Tatapaan Meylisa Aring, Kapolsek Tumpaan Iptu Karel Efraim Lasut, Babinsa dan sejumlah pendamping Desa.

Kepada wartawan Sulutnews.com, Hukum Tua Desa Popareng Servie Rattu mengatakan ada sebanyak 107 penerima yang menerima BLT-Dandes.

"Penerima BLT-Dandes sudah berdasarkan musyawarah Desa (Musdes) yang dihadiri oleh perangkat desa, BPD, LPM dan tokoh masyarakat serta tokoh agama yang telah dilaksanakan pada hari Kamis 14 Mei kemarin," kata Rattu.

"Masyarakat yang menerima dana ini sebesar 600 ribu rupiah per bulan dan akan diberikan selama 3 bulan mulai April, Mei dan Juni," terangnya.

Dirinya berharap, dana yang diterima tersebut oleh keluarga penerima manfaat dapat dibelanjakan di warung-warung yang ada di desa.

"Penyaluran BLT-Dandes diawasi langsung oleh Ibu Camat Tatapaan, Kapolsek Tumpaan, Babinsa dan pendamping desa agar terlaksana dengan baik," pungkasnya.

(TamuraWatung)

Minsel, Sulutnews.com -- Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Minahasa Selatan dr. Michaela Elsiana Paruntu MARS dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara James Arthur Kojongian ST, MM menghadiri tradisi "Malam Pasang Lampu" di Desa Tanamon, Kecamatan Sinonsayang.

Datang pada Kamis (21/5/2020), MEP dan JAK (sapaan akrab kedua pasangan ini) didaulat untuk bersama-sama umat Muslim di Desa Tanamon melihat tradisi ini, usai para jamaah buka puasa di rumah mereka masing-masing.

Dihadapan sejumlah warga Desa Tanamon, MEP mengatakan bahwa ini tradisi yang baik dan harus dipertahankan.

"Saya pikir hal ini hanya ada di Gorontalo, ternyata di Desa Tanamon Kabupaten Minsel tradisi ini juga ada dan dipertahankan oleh warga," ujar MEP.

"Saya berharap tradisi religius yang baik ini dapat terus dipelihara warga masyarakat," katanya

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Minsel Abdul Salman Katili yang hadir pada kesempatan ini mengatakan bahwa biasanya para pemuda dan remaja yang menyiapkan lampu-lampu tersebut.

"Tradisi Malam Pasang Lampu mulai dilakukan pada 3 malam terakhir pelaksanaan puasa Ramadhan," ujar Katili.

Tampak hadir pula Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPMRI) Sudarwin Tompunu dan anggota DPRD Kabupaten Minsel Abdul Salman Katili serta para mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah Minahasa Selatan.

Sebelumnya, MEP dan JAK mengunjungi Keluarga Saleh-Gobel, dimana di keluarga ini ada anggota keluarga yang menderita Rabun Senja dan butuh perawatan lanjutan.

(TamuraWatung)