Sulutnews

Sulutnews

Manado, Sulutnews.com - Tokoh Masyarakat Nyiur Melambai Ir Stefanus Berty Arnicotje Nicolaas Liow MAP (SBANL), meminta semua elemen masyarakat untuk tenang dan tidak terprovokasi dalam menyikapi peristiwa yang terjadi di Rumah Sakit Pancaran Kasih (RSPK) Manado, belum lama ini.

Dia berharap semua pihak senantiasa mengedepankan persatuan, kesatuan, kerukunan dan kedamaian. “Artinya, jangan main hakim sendiri, tetapi serahkan prosesnya kepada aparat hukum,” ujar Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Utara (Sulut) itu.

Di sisi lain, Ketua Komisi Pria Kaum Bapa (P/KB) Sinode GMIM Periode 2014-2018, mendesak pihak kepolisian untuk segera memproses kejadian di RSPK Manado. “Tentu kami meminta pihak yang berwajib untuk mencari pelaku perusakan fasilitas umum apalagi RSPK sebagai fasilitas kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Selanjutnya, mencari pelaku penghasutan serta  pembuat dan penyebar hoax. Itu berkaitan UU ITE,” sembur Liow.(/Arp)

Tomohon,Sulutnews.com - Team Unit Reaksi Cepat ( URC ) TOTOSIK di anugerahi penghargaan  oleh  berbagai pihak baik masyarakat,tokoh-tokoh agama,tokoh – tokoh pemuda hingga Kepala Polres Tomohon AKBP Bambang Ashari S.IK,M.H,. Atas kinerja yang di capai oleh TEAM URC TOTOSIK yang di nahkodai oleh Bripka Yanny Watung.

Atas kinerja yang di capai Team URC TOTOSIK ini juga mendapat perhatian khusus oleh Kapolda Sulut,Irjen Pol.Royke Lumowa, ketika dalam pelaksananaan Press Conference  pengungkapan sindikat pencurian dan penggelapan kendaraan bermotor  yang dilaksanakan di Mapolda Sulut,,Kapolda Sulut memberikan arahan dan memotivasi kepada TEAM URC TOTOSIK yang sudah menjalankan  tugas dengan baik,Selasa 2 juni 2020.

Selaku Kapolda Sulut Irjen.Pol. Royke Lumowa memberikan  apresiasi atas prestasi yang di capai Team URC TOTOSIK yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan tetap semangat dalam menjalankan tugas .”kata Lumowa.

Bripka Yanny Watung pun mengucapkan kembali terima kasih kepada Kapolda Sulut, di samping itu Yanny menyatakan  “apresiasi ini adalah bentuk perhatian Pak Kapolda kepada kami selaku sebagai anak buah dan motivasi dan arahan ini pasti kami akan jalankan dengan baik.”ungkap Yanny.

Disamping itu juga Yanny pun mengucapkan terima kasih yang sebesar –besarnya kepada Kapolres Tomohon  AKBP Bambang Ashari Gatoto S.IK.M.H yang selalu memberikan arahan dan selalu juga memotivasi serta perhatian sehingga kami tidak sukit dalam menjalankan tugas, meski belum lama ditugaskan sebagai pemimpin kami di POLRES TOMOHON,’kata yanny.

Pasti kami akan memberikan  yang terbaik dalam menjalan kan tugas dan siap diberikan bimbingan dan arahan.Ungkap yanny.(/prise)

JAKARTA, Sulutnews.com - PWI Pusat mendorong Dewan Pers agar segera memproses secara hukum serta memidanakan pelaku pemalsuan sertifikat UKW beberapa waktu lalu yang mencatut nama Ketua Umum dan Sekjen PWI Pusat, serta mantan Ketua Dewan Pers, Stenly Adi Prasetyo.

Perbuatan pemalsuan sertifikat UKW ini merupakan tindak pidana. Hal ini tidak boleh didiamkan. "Dewan Pers sebagai lembaga yang sah secara hukum mengeluarkan sertifikat UKW bagi wartawan diharapkan memproses secara hukum perbuatan ini," kata  Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari didampingi Sekjen Mirza Zulhadi, usai rapat pleno Pengurus PWI Pusat, di Kantor PWI Pusat,  Gedung Dewan Pers, Lt 4, Jalan Kebonsirih, Jakarta Pusat, Selasa (2/6).

Dalam sertifikat itu, jelas Atal, sangat jelas terlihat palsunya, seperti tertera yang bertanda tangan Ketua Dewan Pers Pak Adi Prasetyo, padahal sejak 21 Mei 2019 Ketua Dewan Persnya sudah Pak Prof. M. Nuh. Jadi bukan Pak Adi Prasetyo lagi.

"Kami juga tidak pernah menandatangani sertifikat yang dimaksud," tambah Atal S Depari.

Atal juga menjelaskan, hingga saat ini, baik PWI Pusat dan PWI Daerah, belum dan tidak pernah menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan secara virtual. Pasalnya, materi uji UKW ini belum memungkinkan untuk dilakukan secara virtual atau online.

"Jadi kami himbau juga kepada seluruh wartawan serta lembaga-lembaga mitra PWI, baik pusat dan daerah, jika mendapatkan adanya Informasi terkait Uji Kompetensi Wartawan secara virtual, yang mengatasnamakan PWI, sebaiknya dikonfirmasi dulu ke Pengurus PWI Pusat atau PWI Daerah. Atau bisa juga di konfirmasi kepada lembaga penguji lainnya," terang Atal.

Sementara itu Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers Agung Dharmajaya mengaku mendukung langkah PWI yang disebut dalam kasus sertifikat UKW Palsu, kami juga sudah mempelajari sertifikat UKW palsu tersebut, bahkan pihaknya juga sudah mengklarifikasi ke mantan Ketua Dewan Pers Adi Prasetyo dan Pak Adi tidak pernah menanda tangani sertifikat UKW palsu tersebut.

"Dewan Pers juga sudah megeluarkan Surat Edaran yang ditandatangani oleh Ketua Dewan Pers M.Nuh, dengan nomor 02/SE-DP/V/2020, tentang Uji Kompetensi Wartawan Online itu adalah kegiatan ilegal. Hingga saat ini belum ada payung hukum tentang UKW Online," tegas Agung.

Dewan Pers juga menegaskan sesuai kesepakatan DP dengan konstituennya yang telah ditetapkan dalam peraturan Dewan Pers nomor 01/Peraturan-DP/X/2018 tentang standar kompetensi wartawan bahwa UKW dilakukan secara langsung tatap muka dengan penguji dan wartawan sebagai peserta uji.(HumasPWI)

Manado, Sulutnews.com – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2019 kepada Pemerintah Kota Manado melalui Video Conferance (Vcon).

Dalam LHP tersebut, BPK-RI memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap LKPD 2019 Pemerintah Kota Manado

Penyampaian LHP melalui Vcon itu dihadiri Walikota, DR, Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, Wakil Walikota, Mor D. Bastiaan, SE, Ketua DPRD Kota Manado, Altje Dondokambey, Sekretaris Daerah Kota Manado, Micler CS Lakat SH, MH, Kepala inspektorat Kota Manado, Atto Bulo, SH, MH, Kaban Keuangan dan Aset Daerah Kota Manado, Johnly Tamaka, SE, serta jajaran pejabat eselon II dilingkup pemerintahan kota Manado. Bertempat di Pendopo lantai II Kantor Walikota, Senin (11/05/2020).

Kepala Perwakilan BPK-RI Perwakilan Sulut, Karyadi, SE,MM, Ak. CA. CFrA, CSFA, mengatakan, bahwa pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK-RI Perwakilan Sulut ditujukan untuk memberikan opini atas kewajaran Laporan Keuangan kepada Kabupten/Kota di Sulut, dengan memperhatikan kesesuaian Laporan Keuangan dengan Standar Akutansi Pemerintahan, Efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

Kepada Pemerintah Kota Manado, Kepala BPK-RI juga menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, menyatakan bahwa LKPD Pemerintah Kota Manado, tahun anggaran 2019 memperoleh Opini WTP.

Sementara itu, Walikota Manado yang diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutan mewakili pemerintah kabupaten/kota se-Sulut, menyampaikan pujian dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dalam suasan bulan Ramadhan serta ditengah situasi dimana kita masih sama-sama berjuang melawan pandemi covid-19, dan dihari ini kita diberikan kesehatan kekuatan, dan kesempatan untuk bisa bersua meskipun tanpa melalui tatap muka, tetap melalui ‘tatap layar’ via Vcon, dalam rangka penyerahan LHP LKPD tahun anggaran 2019 serentak pada kabupaten/kota Sulut.

“Meskipun dilaksanakan dalam kondisidan situasi yang agak berbeda, semoga tidak akan mengurangi subtansi tujuan dan manfaat dari pertemuan kita pada hari ini,” ucap Walikota GSVL.

Hari ini, kita sampai pada tahapan puncak dari proses administrasi ini, yakni penyerahan laporan hasil penilaian ataa laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2019 untuj kabupaten/kota se-Provinsi Sulut.

Untuk itu, atas nama segenap Kepala daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulut, saya menyampaikan terimkasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BPK RI Perwakilan Sulut, atas perkenaan serta kerja kerasnya dalam melakukan audit terhadap laporan keuangan pemerintah daerah.

” Walaupun bekerja dalam suasana dan mekanisme kerja yang berbeda dari sebelumnya karena penyesuaian dalam menghadapi pandemi covid-19, seluruh prosedur pemeriksaaan mulai dari pemeriksaan interim sampai pemeriksaaan substantif bisa diselesaikan dengan baik dan tepat waktu, hingga kita bisa tiba pada tahap ini,” ujar Walikota GSVL.

Ditambahkan, Walikota GSVL sebagaimana dinamika penyelenggaraan pemerintahan yang terus berproses untuk menjadi lebih baik dari waktu ke waktu, tentu saja dalam hasil pemeriksaan ini masih saja terdapat temuan-temuan yang harus ditindaklanjuti demi perbaikan kedepan. oleh karenanya, kami mohon bimbingan dan arahan dari BPK untuk menyusun action plan agar tindaklanjut hasil audit dapat terselesaikan secara akurat dan tepat waktu.

“Semoga sinergitas dan kerjasama yang baik ini antara pemerintah daerah bersama BPK bisa terus terjaga dan ditingkatkan, agar penyelenggaraan pemerintahan di daerah dapat mencapai muaranya, yakni peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Walikota GSVL.(/Liputan Khusus)

 

Tomohon,Sulutnews.com - Perayaan hari Pentakosta,di rangkaikan dengan ibadah hari  Persatuan Pria Kaum Bapa GMIM,Wilayah Tomohon Satu,dan di ikuti seluruh anggota kaum pria melalui  streaming dan radio,dan diikuti oleh umat / jemaat  menyaksikan dan yang dapat menjangkau siaran,dan Ibadah pelaksaan ini dipusatkan di Gedung Gereja GMIM maranatha Paslaten dan dengan tetap memperhatikan dan mengikuti protokol kesehatan yang ada.Minggu,31 mei 2020.

Ibadah ini di pimpin langsung oleh Ketua Badan Pekerja Majelis  sinode GMIM Pdt.DR.Hein Arina yang dalam khotbahnya menyatakan Di hari mempringati Hari Pentakosta,merupakan hari ketuangan Roh kudus,yang dirayakan oleh orang yahudi di zaman perjanjian lama yang  merayakan hari ke – 50 sesudah paskah ,keluarnya bangsa Israel dari Mesir.

Usainya ibadah tersebut,Walikota  Tomohon Jimmy feidy Eman SE,Ak CA dalam kesempatan  menyampaikan bahwa Sesuai denagn  Progam tahunan PKB GMIM ini setiap tahun nya di laksanakan hari Pentakosta.”kata eman,

Lanjutnya,memang di tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya ,kali ini di laksanakan secara sederhana,yaitu hanya melaksnakan ibadah.Kalau ditahun –tahun sebelumnya ada berbagai kegiatan – kegiatan seperti lomba –lomba Olahraga dan Kesenian.Mengingat  karena saat ini di perhadapkan dengan situasi dan kondisi di tengah Pandemi COVID 19 maka dari itu kita tetap mengikuti alur protokol kesehatan yang di tetapkan oleh pemerintah.”jelas eman”.

Eman pun  berharap walaupun di hari Persatuan PKB GMIM wilayah Tomohon satu tahun 2020 ini hanya dilaksanakan ibadah yang sederhana,kiranya tidak mengurangi makna sukacita,kebersamaan  dan persatuan yang telah tercipta selama ini bagi seluruh PKB wilyah Tomohon satu.”harap eman”.

Disamping itu juga eman mengajak kepada Pemerintah kota  Tomohon  dimana dalam menghadapi COVID 19 ini agar terus berupaya melakukan yang terbaik bagi masyarakat.Dengan memberi perhatian extra dalam penanganan dan penanggulanagan penyebaran  COVID 19 ini.dan Eman juga berharap kepada seluruh PKB Wilayah Tomohon satu dan PKB dan masyrakat agar bersama –sama selalu disiplin dan mengedapankan protokol  kesehatan bagi manusia dan dalam rangka menyongsong kehidupan atau new normal untuk kota Tomohon yang semakin maju dan sejahterah.

Kegiatan ini turut dihadiri  oleh : WalikotaTomohon Pnt,Jimmy F.Eman SE,AK.CA yang selaku Ketua Komisi PKB wilayah Tomohon satu,Sekum BPS GMIM,Pdt,Evert A.A Tangel,STh.MPdk; Ketua Jemaat GMIM Maranatha Paslaten Pdt.Santje Tangel –Tombeng,M.Teol ; Ketua –Ketua komisi PKB Jemaat se-wilayah Tomohon.(/Prise)

Tomohon,Sulutnews.com - Semakin banyak bertambah kasus cabul disituasi menghadapi keadaaan Pandemi CoVid 19 bukannya membenah diri agar berbuat kebaikan melainkan semakin banyak kejahatan yang ditemui. Kali ini di temui anak masih di bawah umur  mensodomoi anak yang masih dibawah umur juga, hal tersebut langsung di tindak lanjuti dan di respon  oleh TEAM URC  TOTOSIK yang  dinakodai Bripka Yanny watung,serta mengamankan Pelaku pencabulan. Jumat ,29 Mei 2020.

Kejadian tersebut pada hari Rabu 27 mei 2020, berawal dari ketika bocah laki – laki  (6) Tomohon selatan, sedang melihat teman-temannya bermain layang–layang yang tidak jauh dari rumahnya, tiba-tiba seketika itu Tersangka  (16 )  Tomohon Tengah, sambil membawa layangan datang menghampiri sih bocah dan membujuk bocah akan memeberikan layangan asalkan sih korban  mau ikut dengan tersangaka. Kemudian tersangaka membawa korban menuju ke pohon bambu yang berada di samping rumah korban. Sesampainya disana tersangka langsung melakukan sodomi terhadap sikorban itu dengan pemaksaan dan ikuti maunya tersangaka. Selesai lakukan aksi bejat nya terhadap si bocah tersangaka menyuruh pulang, ketika itu sikorban pulang kerumah dan langsung melaporkan kepada orang tuanya atas perbuatan yang dilakukan oleh tersangka. Mendengar hal itu kemudian orang tua dari sikorban itu langsung menuju ke TKP, sesampai di TKP tersangka sudah melarikan diri.

Tanpa terpikir oleh tersangka, dia  baik–baik  saja, korban pasti tidak akan melaporkan kepada orang tua dari korban “pikinya”,tersangkapun   kembali lewat di depan rumah siKorban, seketika itu tatapan korban langsung tertuju melihat si tersangka, korban pun langsung melaporkan kepada neneknya, bahwa pelaku baru saja lewat. Nenek dan sekeluarga langsung menghubungi TEAM URC TOTOSIK  yang secara kebetulan sedang  mobile di wilayah Tomohon selatan.Seketika itu juga team langsung meluncur ke TKP kemudian mengamankan pelaku yang sementara dengan asyiknya menonton anak-anak yang sedang bermain layang–layang.

Tersangka langsung diamankan dan digiring ke Mapolres Tomohon, mengetahui Informasi yang ada kasus ini telah di benarkan Oleh Kapolres AKBP Bambang ashari Gatot S.Ik.M.H.(prise)

PERNYATAAN FORUM PEMRED

Jakarta, Sulutnews.com - Forum Pemimpin Redaksi Indonesia (Forum Pemred) mendesak pihak kepolisian untuk memroses pelaku teror dan bahkan ancaman pembunuhan terhadap wartawan detik.com. Tindakan pelaku selain mencederai kemerdekaan pers juga menghianati kehidupan demokrasi di Tanah Air. Forum Pemred  mengingatkan jika terjadi kekeliruan dalam pemberitaan semestinya masyarakat menempuh mekanisme  hak jawab sesuai ketentuan UU Pers 40/1999. Jika belum puas dengan cara itu bisa mengadukan permasalahan ke Dewan Pers.

Sejak Selasa 26 Mei 2020 lalu, wartawan detikcom mengalami intimidasi, doxing, teror, bahkan diancam akan dibunuh. Ini karena sang jurnalis menjalankan profesinya sebagai wartawan. Dia menulis berita tentang salah satu kegiatan Presiden Joko Widodo.

Jurnalis dan Pers tentu tidak luput dari kesalahan. Namun, kekeliruan pemberitaan jelas tidak boleh menjadi alasan adanya intimidasi, kekerasan, teror, bahkan ancaman pembunuhan. UU Pers dibuat supaya ada kepastian koreksi dapat dilakukan, dengan tetap menjunjung perlindungan terhadap kebebasan pers. Dengan adanya kebebasan pers, antara lain, masyarakat diuntungkan dengan adanya mekanisme check and balances untuk memastikan akuntabilitas Pemerintah melayani kepentingan publik.

Terkait dengan intimidasi, doxing, teror, dan ancaman pembunuhan terhadap wartawan detikcom, Forum Pemred memberikan pernyataan sikap sebagai berikut:

  1. Tindakan mengintimidasi, doxing, teror, bahkan melakukan ancaman pembunuhan adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan kepada siapa pun. Tindakan keji ini tak boleh dibiarkan. Kami mendorong Polri untuk segera memroses pelaku.

 

  1. Bila ada berita yang dianggap salah, silakan melakukan koreksi melalui jalur yang sudah ada, dengan mengirimkan permintaan hak jawab ke media bersangkutan. Jika tidak memperoleh tanggapan seperti diharapkan, dapat mengadukan masalahnya ke Dewan Pers. Bukan lewat pengerahan buzzer dan intimidasi di media sosial.

 

  1. Jurnalis dalam bekerja dilindungi oleh Undang-undang. Apabila ada tindakan-tindakan yang menghalangi kebebasan pers termasuk mengintimidasi jurnalis, maka aparat penegak hukum harus menegakkan hukum dengan adil.

 

  1. Mendorong semua media massa untuk terus menjunjung tinggi profesionalisme yang bertanggung jawab dan selalu menghadirkan jurnalisme yang berkualitas.

 

 Demikian Pernyataan ini kami sampaikan.

Jakarta, 28 Mei 2020

Forum Pemimpin Redaksi Indonesia

                                                                                                   

             Ketua                                                                                         Sekretaris

                                                                 

 

          Kemal Gani                                                                                Arifin Asydhad

 

 

Tomohon,Sulutnews.com - Perbuatan yang tidak terpuji yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri. Tidak mampu menahan birahi, tergiur pula dengan anak gadisnya yang masih dibawah umur yang semestinya menjadi permata di keluarga kini masa depannya hancur karena di nodai oleh  ayahnya, Kamis,28 Mei 2020.

Sungguh malang nasib anak gadis ini sebut saja Rindu (16, nama samaran), kini harus mengalami Ketakutan dan Trauma, ini berawal ketika keluarga lain tidak berada dirumah Pelaku  JT (53) alias Koyo, yang adalah ayah dari Rindu, iblis pun merasuki pikiranya sehinnga tidak menahan birahinya, Rindu menjadi sasaran empuknya dan langsung dinodai. Tindakan dari kebejatan ayanhya itu telah dilakukan  secara berulang-ulang sejak tahun 2016 sampai dengan Maret 2020, di rumah pelaku dan korban. Tanpa di ketahui oleh ibunya, karna sudah mendapat ancaman dari ayahnya.

Gadis yang malang ini juga dapat perlakuan seperti yang di lakukan oleh ayahnya kini giliran Pamannya YLM alias anis  (70) melakukan aksi bejat sebanyak tiga kali pada bulan maret 2020. Dengan membujuk dan mengancam sehingga Rindupun layani dengan kepasrahannya.

Pada akhirnya kasus ini pun terbongkar dan di ketahui oleh ibunya dan tidak diterima oleh ibu korban dan langsung melaporkan peristiwa ini ke Team  Buser  yang dikomandai Bripka Bima Pusung.

Team Buserpun langsung merespon dan meninjak lanjuti laporan dan lanjut menuju ke TKP di Tombariri, kedua pelaku tersebut  bersembumnyi di perkebunan Ranotongkor. Setelah didapati kedua pelaku ini dengan tidak ada perlawanan, pelaku JT diamankan pukul 15.30 sedangkan  YLM diamankan pukul 16.30 Kamis, 28 Mei 2020.TEAM  Buserpun langsung mengamankan dan menggiring ke Mapolres  Tomohon.

Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot S.IK,M.H dan Humas  Polres Tomohon Aiptu Jhon Rumagit membenarkan perkara tersebut.(Prise)

Tomohon,Sulutnews.com - Menyambut Hari raya Idul Fitri  1441 H di bawah Kepimpinan Polres kota Tomohon Kapolres AKBP Bambang Ashari Gatot, SIK, MH,melaksanakan Apel kesiapan pengamanan,Sabtu,23 Mei 2020.di lapangan Polres Tomohon.

Dalam apel Kapolres Tomohon memberi arahan kepada seluruh anggota Personil  Polres tomohon,agar dapat melaksanakan  tugas dengan penuh rasa tanggung jawab,saat melakukan pengamanan.

Dan memberi arahan kepada seluruh anggota agar memberi imbuan kepada   umat muslim yang ada untuk melaksanakan ibadah shalad id dan takbir di rumah masing-masing sesuai himbauan pemerintah dan tokoh-tokoh muslim yang ada dalam rangka mencegah penyebaran covid - 19."kata Gatot.

Disamping itu pada kesempatan tersebut Kabag Ops Polres Tomohon Kompol Met Warouw mengatakan kepada anggota Ada 5 mesjid yang ada di Wilkum Polres Tomohon (3 di Kota Tomohon dan 2 di wilayah Polsek Tombariri), agar dapat Antisipasi situasi dan kondisi saat ini, supaya umat muslim boleh melaksanakan hari raya idul fitri dengan aman dan lancar

Turut Hadir dalam apel Pamatwil Polda sulut SPN Polda Sulut AKBP Meity Irawati Wongkar, S.Sos & KA SPKT Polda Sulut AKBP PAWAMA, Waka Polres Tomohon Kompol Deessy A. Bolang, S.pd, Para Kabag, Para Kasat, Para Kapolsek dan Personil Polres Tomohon.(/Prise)

Jakarta, Sulutnews.com — Segenap pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat dan daerah menyatakan siap menjaga integritas, kemerdekaan pers, dan amanah Dewan Pers, setelah mendapat informasi bahwa  SMSI ditetapkan sebagai konstituen Dewan Pers.

Informasi yang diterima SMSI Pusat bahwa seluruh komisioner Dewan Pers menyatakan telah menyetujui SMSI sebagai anggota konstituen Dewan Pers. Persetujuan itu ditandai dengan ketok palu oleh Ketua Dewan Pers Prof.M Nuh melalui zoom meeting Sabtu (23/5) sore.

“SMSI sekarang sudah syah menjadi konstituen Dewan Pers,” kata Wakil Ketua Dewan Pers Hendry CH Bangun ketika dihubungi melalui telepon Sabtu (23/5) malam.

Ketua Umum SMSI Firdaus juga telah mendapat kabar yang sama. “Alhamdulilah, kami segenap pengurus pusat dan daerah siap mengemban amanah yang diberikan oleh Dewan Pers,” tutur Firdaus.

Mendengar kabar SMSI yang kini beranggotakan lebih dari 800 perusahaan media siber ditetapkan sebagai konstituen Dewan Pers, percakapan di WhatsApp (WA) grup SMSI gegap gempita. “Ini adalah hadiah Idul Fitri dari Dewan Pers untuk SMSI. Terima kasih Pak Nuh dan seluruh jajaran komisioner Dewan Pers,” tulis anggota grup WA.

“Para ketua di daerah atau seluruh anggota SMSI lakukan sujud syukur kepada Allah SWT, Ini hadiah terindah di bulan Suci Ramadhan dan bagi kita semua umat  yang beragama lainnya mari berdoa berterima kasih kepada Tuhan,” sambung anggota grup WA lainnya.(/SMSI)