Foto : Nety Agnes Pantouw (NAP) Foto : Nety Agnes Pantouw (NAP)

Tak Peduli SK DPP, Kader :NAP Tetap yang Terbaik

Written by  Jul 24, 2020

Pengurus DPC Demokrat Minut Kecewakan Kader


MANADO, Sulutnews.Com — Keputusan DPP Partai Demokrat yang telah memberikan SK kepada paslon diluar Partai menuai reaksi kader partai berlambang mercy ini, yang berada di Minahasa Utara. Para kader menyampaikan, ketua dan sekretaris DPC Minut telah melakukan pembohongan besar. Pasalnya dalam dua kali melakukan presentasi di DPP Partai Demokrat, Ketua DPC Stenly Rondonuwu dan Sekretaris Reza Pomantow disinyalir hanya membawa misi mempresentasikan calon dari partai lain, yang justru tidak menghargai proses pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Minut beberapa waktu lalu.

“ Keputusan DPP partai Demokrat menimbulkan resistensi yang besar bagi kader dan pendukung Partai Demokrat di Kabupaten Minahasa Utara,” kata Nelson Pengurus ranting partai Demokrat Likupang.

Pengurus dan juga simpatisan partai menyayangkan apa yang dilakukan ketua dan sekretaris DPC Minut ini yang jelas membawa dampak buruk dan merusak tatanan organisasi di Partai Demokrat, tapi kemunduran. “Nantinya ke depan partai ini akan ditinggalkan kalau tidak mau menghargai kader-kader terbaiknya. Karena NAP (Netty Agnes Pantow) adalah kader terbaik di Minahasa Utara." tambah Nelson.

Senada dikatakan Morten yang tak memahami kebijakan buruk dari pimpinan DPC. Pasalnya upaya amanat DPP lewat Surat Rekomemdasi sementara ditindak lanjuti oleh NAP, dan sudah ada titik temu dengan satu partai yang siap membangun kualisi dengan Demokrat di Pilkada Minut."Sudah ada titik temu dengan salah satu partai yang siap berkoalisi, bersama-sama mengajukan pasangan calon bupati dan wakil bupati. Tentu ini sangat mengecewakan dan menyakitkan hati kami,” kata Morten, pengurus ranting di Kecamatan Likupan Barat.

Bahkan salah satu pendukung NAP yang ada di Desa Mapanget berharap DPP dapat meninjau kembali SK untuk pasangan J - K untuk dibatalkan. “ Pengurus Demokrat di desa dan kecamatan mendesak DPP meninjau kembali surat keputusan yang diberikan kepada pihak lain,” kunci Tomy.

Terkait hal ini, Ketua DPC Demokrat Minut Stenly Rondonuwu menilai tahapan penjaringan hingga penyaringan sudah dilakukan dengan benar. Dia membantah jika hanya membawa nama pihak lain yang bukan kader di DPP. Diapun mengklaim, pasangan calon yang menerima SK Demokrat saat ini mendaftarkan diri. “Yang menjadi masalah di sini adalah batas surat tugas yang dikantongi Ibu NAP, sesuai dengan petunjuk DPP dipercepat,” kilah Rondonuwu. Diapun melemparkan ke DPP soal penetapan calon yang akan diusung. “Itu hasil keputusan DPP,” bebernya.
Ketika diminta klarifikasi, Rondonuwu juga mantap mengklaim jika kader Demokrat Minut solid. “Kalau ada kata lebih dari solid, itulah kami. Kita satu komando. Namanya kader harus mengamankan keputusan DPP,” tandasnya.(josh tinungki)