Foto : GSV Lumenrut dan WL Foto : GSV Lumenrut dan WL

Kebijakan Walikota Manado Tunda Oprasional Mall, 5.000 Pekerja Kembali Dirumahkan

Written by  Jul 02, 2020

WL : Walikota Hanya Cari- cari Alasan

MANADO, Sulutnews.Com - Sikap Walikota Manado GSV Lumentut yang masih belum memberikan kepastian kapan batas penundaan oprasional Mall dan Restoran akan ditetapkan kembali mendapatkan sorotan dari Ketua Fraksi Nyiur Melambai (F- NM) DPRD Sulut Wenny Lumenrut.

Menurut politisi yang akrab disapa WL ini, apa yang dilakukan Walikota Manado, selain tidak menghormati Pergub 40 terkait tatanan hidup New Normal, tetapi juga membuat nasib 5.000 pekerja terancam kembali dirumahkan.' Sangat ironis pasar yang justru jadi kewenangan langsung Walikota tidak mampu diorganisir dengan baik sesuai Protokol Covid 19 justru tetap dibuka,dan terus menjadi epicentrum Covid19 di Manado.Sementara Mall yg dapat diatur ,dioptimalkan Protocol Covid 19 oleh pengelola tetap dilarang.Ada apa?," tegas WL

Bahkan WL mempertanyakan, kenapa kondisi pasar yang rentan dengan penyebaran virus covid 19 karena tidak memberlakukan protokol kesehatan dengan ketat ltetapi dibiarkan, sementara oprasional Mall dengan APD lengkap dan akan memberlakukan protokol kesehatan standar WHO, justru belum diijinkan." Kita semua harus tetap produktif dan aman dari COVID 19, Pergub 44 thn 2020 adalah implementasi dari kebijakan "New Normal" presiden Jokowi,yang disesuaikan dengna keadaan lokal.Tetap sehat,tetap semangat,tetap produktif," kata WL

Ketua Fraksi Nyiur Melambai ini juga menyebut Walikota GSVL sebagai Walikota yang hanya mencari-cari alasan. “Waktu lalu alasannya belum ada Pergub tapi setelah ada Pergub alasan beliau sudah lain lagi,” sesal WL. Sambil menambahkan jika Forkopimda telah melihat langsung protokol kesehatan yang siap diberlakukan pihak pengelola Mall di Manado, dan telah dinilai memenuhi syarat.( josh tinungki)