Advertorial

Advertorial (27)

Manado, Sulutnews. Com - Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulawesi Utara menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pembuatan Tata Tertib dan Kode Etik DPRD. Pada  kegiatan yang dibuka pelaksanaanny oleh Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw bertempat di Ruang Rapat serba guna Gedung Cengkih, Jalan Manado-Bitung, Kairagi, Manado, Selasa (19/11/2019), diikuti oleh Pimpinan dan Anggota BK DPRD Kabbupaten Kota se Sulawesi Utara.

 

Rapat yang dihadiri juga Wakil Ketua  DPRD Sulut James Arthur Kojongian dan Ketua Badan Kehormatan Sandra Rondonuwu serta para pimpinan dan anggota DPRD kabupaten/kota tersebut, mendapat apresiasi dimana momentum tersebut menjadi sarana untuk saling memberikan pendapat dan masukan untuk menyatukan persepsi dalam menyusun kode etik dan tata tertib DPRD.


 

" DPRD memang harus berkoordinasi, supaya masukan aspirasi pokok pikiran yang bukan tupoksi DPRD Kabupaten/kota bisa sampai ke Provinsi, begitu sebaliknya." kata Angouw saat menyampaikan sambutannya

 

Juga dikatakan Bendahara DPD PDIP Sulut ini, Kegiatan Rakor BK, selain memperkaya pengetahuan lewat inovasi, tapi juga membuka networking dan pertemanan antara Anggota DPRD

 

"Pesan saya, torang sama-sama menjaga lembaga DPRD. Karna torang adalah simbol demokrasi. Jika Image kita jelek, demokrasi juga jelek. Kalau image demokrasi jelek, revolusi pasti kacau. Torang harus menjaga marwah lembaga DPRD," kata dia sambil berharap, peran menjaga marwah DPRD, bukan hanya dari Badan Kehormatan tetapi adalah tugas semua."BK membuat aturan internal. Dan  Ini penting, agar lembaga DPRD lebih dipercaya oleh masyarakat," tegas Angouw

 

Hadir sebagai pembicara pada Rakor BK yang berlangsung sehari tersebut, Toar Palilingan, SH, MH dan Prf Dr Johanis Ohoitimur Rektor Universitas Delasale Manado. (Advetorial) )

Manado, Sulutnews.Com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara, Jumat (15/11/2019) mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Tahun Anggaran 2020 menjadi Peraturan Daerah. Pengesahan yang digelar lewat rapat paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dan dihadiri Gubernur Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw tersebut, menjadi momentum bersejarah karena DPRD bersama Pemerintah telah menyelesaikan tugas yang diamanatkan oleh rakyat dengan menghasilkan penetapan APBD Tahun 2020.

Foto : Ketua DPRD bersama para wakil Ketua, saat memimpin rapat paripurna pengesahan APBD 2020

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, menyampaikan terima kasih dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada segenap Anggota DPRD Sulut, atas penyelenggaraan rapat paripurna dan telah menetapkan Rancangan Peraturan Daerah APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2020,” kata Olly.

Foto : Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw saat menandatangani APBD 2020

Penetapan Perda APBD secara teknis program dan kegiatan dalam Ranperda APBD Provinsi Sulut T.A. 2020 mengacu pada Tema RKPD Tahun 2020, yaitu : Memantapkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan peningkatan pemerataan Infrastruktur yang tersebar di 7 prioritas pembangunan.

Foto  : Penyerahan Buku APBD 2020

“Penanggulangan kemiskinan dan pengangguran; Pemantapan Sumber Daya Manusia; Pariwisata, ketahanan pangan dan industri ekonomi kreatif; Pemerataan Infrastruktur; Ketentraman dan ketertiban masyarakat, dan sukses Pemilu Kepala Daerah; Reformasi Birokrasi; serta Mitigasi bencana dan pengelolaan lingkungan hidup,” ungkap Olly.

Lebih lanjut, Olly mengajak semua pimpinan dan anggota DPRD Sulut untuk terus mengawal kebijakan dan program kerja yang tertata dalam APBD T.A 2020 hingga akhir pelaksanaannya dan menjaga sinergitas dan komitmen kerja bersama dalam mendukung setiap prioritas pembangunan daerah.

Foto : Anggota DPRD saat mengikuti paripurna pengesahan APBD 2020

"Tahun 2020 juga merupakan tahun pesta demokrasi, dimana kita akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah baik di tingkat Provinsi, maupun di 7 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara. Karena itu, sukses Pilkada merupakan target utama kita bersama,” ujar Olly.

Sukses Pilkada ini, antara lain ditandai dengan berlangsungnya tahapan Pilkada sesuai dengan ketentuan yang berlaku, terpilihnya kepala daerah yang berkualitas, kompeten, dan berbasis pada keinginan masyarakat banyak, serta budaya pemilu yang bersifat Luber dan Jurdil,

Foto : Pimpinan DPRD bersama Forkopimda Sulut

Adapun rapat paripurna turut dihadiri jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Andrei Angouw, Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen serta para pejabat di lingkup Pemprov Sulut.

Berikut penyusunan struktur APBD T.A. 2020 untuk mencapai target 7 prioritas pembangunan tersebut.

1.Pendapatan Daerah

   Total pendapatan ditetapkan sebesar Rp. 4.105.706.151.102,- dengan rincian:

   A.Pendapatan Asli Daerah (PAD), sebesar Rp. 1.306.462.695.102,-

   B.Dana Perimbangan, sebesar Rp. 2.778.993.456.000,-

   C.Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah, Sebesar Rp. 20.250.000.000,-

 2.Belanja Daerah

   Total Belanja Daerah, ditetapkan sebesar Rp. 4.510.706.151.102,- dengan rincian:

    A.Belanja Tidak Langsung, ditetapkan sebesar Rp. 2.479.309.063.000,-

    B.Belanja Langsung, ditetapkan sebesar Rp. 2.031.397.088.102,-

    C.Pembiayaan Daerah

Penerimaan Pembiayaan Daerah, ditetapkan sebesar Rp. 425.000.000.000,-

Sementara Pengeluaran Pembiayaan Daerah, ditetapkan sebesar Rp. 20.000.000.000,-Dengan skema APBD ini, Gubernur Olly berharap bahwa pada akhir tahun anggaran nantinya dapat merealisasikan berbagai target pembangunan yang telah ditetapkan, antara lain: pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 6,2 %, inflasi pada angka 5 %, tingkat pengangguran turun menjadi 6.63 %, Rasio Gini di level 0,39, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada angka 73%. (/(Advetorial)

Manado, Sulutnews.Com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara Selasa (5/11/2019) menggelar rapat paripurna dalam rangka mendengarkan pengantar nota keuangan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2020.

Pada paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw didampingi para Wakil Ketua masing - masing Victor Mailangkay, James Arthur Kojongian dan Billy Lombok tersebut yang juga dihadiri oleh Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven O E Kandouw, diawali dengan penyampaian Gubernur yang memaparkan keberberhasilan tahun 2018."Keberhasilan program pembangunan yang progresnya bisa dilihat dari capaian makro pembangunan daerah Sulut," kata Dondokambey.

Sejumlah progres pembangunan  yang dituangkan lewat rencana anggaran APBD Tahun 2020 dimana untuk Pendapatan direncanakan sebesar Rp.4.042.119.332.102  dengan rincian PAD sebesar Rp1.303.962.695.102 dana perimbangan Rp.2.702.511.639.000 lain lain pendapatan daerah yang sah  ditetapkan sebesar Rp 35.641.998.000  Belanja daerah direncanakan Rp. 4.347.116.332.102. Belanja tidak langsung terdiri dari Belanja Pegawai, Belanja Bunga, Belanja Hibah, Belanja Bantuan Sosial, Belanja Bagi Hasil, Belanja Bantuan Keuangan dan Belanja tidak Terduga sebesar Rp 2.544.470.457 Belanja Langsung terdiri dari Belanja Pegawai, Belanja Barang dan Jasa dan Belanja Modal sebesar Rp 1. 822.645.875.102.

Pada paripurna tersebut, Enam Fraksi yang ada di DPRD Sulut yakni Fraksi PDIP, Fraksi Nasdem, Fraksi Golkar, Fraksi Demokrat dan Fraksi Nyiur Melambai (FNM) juga menyampaikan pemandangan UMUM dengan berbagai catatan yang disampaikan, sambil menyatakan setuju membahas Ranperda APBD 2020 ke tahap selanjutnya ya.(Adv/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.Com - Peran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara  mendapatkan apresiasi dari Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey atas sukses pelaksanaan Archipelagic and Island States (AIS) Startup and Business Summit 2019. Hal ini disampaikan Gubernur saat menyampaikan sambutannya dihadapan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan pada acara pemebukaan Archipelagic and Island States (AIS) Startup and Business Summit 2019 yang dilaksanakan di kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara, Kamis (31/10/2019).

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan DPRD tidak menanyakan besaran anggaran yang digunakan untuk sukses AIS langsung disetujui."DPRD Sulut melalui Ketua Andrei Angouw mensuport penuh pelaksanaan AIS, mereka tidak bertanya besaran anggaran tapi langsung menyetujui," kata Dondokambey dihadapan Mentri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan seluruh peserta AIS.

Menanggapi penyampaian tersebut Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw menyatakan dukungan DPRD adalah bentuk sumbangsi untuk sama sama membangun Indonesia Hebat dari Provinsi Sulawesi Utara. terutama dibidang ekonomi kreatif."Tantangan kedepan semakin kompleks, untuk itu penting menyiapkan SDM kreatif dibidangnya yang mampu menampilkan karya terbaik untuk kemajuan Indonesia," kata Angouw disela-sela kegiatan tersebut.

Juga disampaikan Angouw, ekonomi kreatif ini akan menciptakan lapangan pekerjaan bagi mereka yang mampu menampilkan karya terbaik yang bermanfaat bagi banyaknya orang."Kreatifitas generasi muda perlu terus dipacu agar dapat menghasilkan inovasi yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru untuk tujuan mengurangi angka pengangguran serta mengurangi tindakan Kriminal." ungkap Angouw.

Manusia Sulawesi Utara sudah sejak lama dikenal memiliki kecerdasan intelektual yang handal sehingga mampu mengikuti perkembangan era teknologi yang ada dan juga pasti dapat menciptakan karya Kreatif.

"Persaingan dalam bisnis yang akan membuat bisnis itu sendiri jadi lebih menarik untuk ikut serta didalamnya. Sehingga akan tercipta pertumbuhan ekonomi yang signifikan dan mempercepat pembangunan," tegasnya.

Kegiatan AIS dinilai dapat menjadi ajang promosi bagi Sulawesi Utara sehingga bisa dijadikan wadah berkumpul bagi para kreatif dalam mengembangkan keahlian masing - masing ."Sangat bagus sebagai sarana promosi pariwisata Sulut, dan semoga acara acara seperti ini lebih sering dilaksanakan di Sulut," tandasnya.

pelaksanaan AIS Startup dan Business Summit 2019 ini merupakan bagian kerja sama enam negara kepulauan dan 41 negara-negara pulau yang dimulai sejak tahun 2018.(Advetorial)

Manado, Sulutnews.Com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara, Rabu (2/10/2019) menggelar Rapat Paripurna dalam rangka pengucapan Sumpah/Janji Pimpinan DPRD Sulut Masa Jabatan Tahun 2019-2024. Pada paripurna yang dipimpin Andrei Angouw dan Victor Mailangkay sebagai pimpinan sementara, tersebut, dihadiri Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw, Ketua Pengadilan Tinggi Manado Arif Supratman, Forkopimda Sulut, Anggota DPRD Sulut dan pejabat eselon, serta undangan lainnya.

Foto  : Wakil Gubernur Steven OE Kandouw, bersama Ketua Pengadilan Tinggi Manado Arif  Supratman didampingi Andrei Angouw saat memasuki ruang paripurna

Pimpinan definitif DPRD Sulut periode 2019-2024 yang diambil Sumpah Janji yang dipandu Ketua Pengadilan Tinggi Manado masing-masing Ketua DPRD Andrei Angouw (PDI Perjuangan) , Wakil Ketua J Victor Mailangkay (Partai Nasdem), James Arthur Kojongian (Partai Golkar) dan Billy Lombok (Partai Demokrat).

Foto  : Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw saat menyampaikan sambutan pada rapat paripurna pengambilan Sumpah/Janji

Usai mengucapkan Sumpah/Janji, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dalam sambutannya menyampaikan syukur dan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, juga kepada Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri, Ketua DPD PDIP Sulut Olly Dondokambey, para Ketua PAC dan Anak Ranting PDIP se Sulut, serta segenap masyarakat yang telah memberikan kepercayaan memimpin DPRD Sulut sekaligus mengungkapkan pandangannya terhadap langkah-langkah kongkrit pembangunan di Sulut kedepan dengan menjaga persatuan ketertiban, menjaga kinerja, komunikatif dan selalu membangun koordinasi agar dapat melaksanakan tugas secara maksima."Semua Anggota Dewan diharapkan hadir setiap rapat DPRD, ini adalah kewajiban guna memerjuangkan aspirasi rakyat," kata Angouw.

Foto : Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw saat foto bersama Pimpinan DPRD Sulut

Politisi yang telah dua kali menjadi Ketua DPRD Sulit ini juga berharap agar setiap aspirasi masyarakat yang disampaikan tidak hanya didengar tetapi harus dianalisa dan diolah, untuk kemudian diperjuangkan lewat rapat DPRD."Anggota DPR harus berbicara tetepi jangan asal bicara, menjaga persatuan dan kesatuan serta toleransi agar tercipta kedamaian ditengah masyarakat, penting sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik." kata Angouw.

Foto : Penandatanganan berita acara pelantikan

Dalam melaksanakan tugas dan fungsi Anggota DPRD secara kelembagaan bertanggungjawab merawat dan menjaga demokrasi itu sendiri agar tidak menjadi bumerang bagi kita semua termasuk untuk bangsa dan negara serta daerah kita tercinta Sulawesi Utara.

Foto : Wakil Gubernur Sulut saat menyampaikan sambutan pada paripurna pengambilan Sumpah/Janji Pimpinan DPRD Sulut periode 2019/2024

Sementara itu Wakil Gubernur Steven OE Kandouw dalam sambutannya mengatakan, atas nama Gubernur dan segenap masyarakat menyampaikan selamat atas pelantikan Pimpinan DPRD Sulut dan kiranya dapat bekerja sesuai koridor, karena ada banyak tugas yang menanti, dengan mengutamakan kesejahtraan masyarakat, "Mari bekerja bersama dan saling bermitra untuj mensinergikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Sulut," kata Kandouw.

Pelantikan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut didasarkan atas Surat Keputusan (SK) Mendagri Nomor 161.71-4368/2019 tertanggal  27 September 2019.(Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.Com - Senin,  23 September 2019, dilaksanakan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka memperingati HUT Provinsi Sulawesi Utara ke 55.

Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD sementars Andrei Angouw didampingi Victor Malailangkay selaku Pimpinan sementara DPRD Provinsi Sulut juga dihadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven O. E. Kandouw juga Forkopimda Sulut serta sejumlah undangan lain .

Dalam sambutanya Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, SE berharap agar daerah Sulut akan terus  maju dan rakyatnya sejahtera."Semua  lapisan masyarakat wajib  menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di Sulut, karena persatuan dan kesatuan adalah  hal utama dalam menjaga keamanan dan kedamaian yang sudah terbina selama ini," ungkap legislator PDIP ini.

Angouw juga mengatakan, Indonesia baru saja melewati kontestasi politik dimana politik identitas menjadi berisiko dapat memecah belah persatuan bangsa."Hasrat kekuasaan kerap mengabaikan etika dan semangat persatuan, untuk apa berkuasa jika keadaan masyarakat kacau balau," tegasnya.

 

Ia berharap dengan Persatuan dan Kesatuan maka akan mampu menciptakan SDM yang unggul, sehingga tujuan menjadikan Sulut Hebat dan Indonesia maju, dapat diraiih karena komitmen bersama.

Sementara itu Gubernur Sulut Olly Dondokambey,  dalam sambutannya, mengatakan peringatan HUT ke-55 Provinsi Sulut menjadi momentum untuk melipatgandakan semangat, sumberdaya dan kekuatan untuk merealisasikan Sulawesi Utara sebagai Pacific Gateway of Indonesia. Menurutnya, eksistensi Provinsi Sulut yang diraih tahun demi tahun, sejatinya tidak terlepas dari perjuangan dan kerja keras para leluhur,  pejuang dari Sulawesi Utara yang telah merancang dan meletakkan dasar dasar pembangunan."Semua yang sudah dicapai tidak lepas dari perjuangan para pendahulu kita yang berhasil meletskan dasar untuk berpijak bagi kita dalam mengisi pembangunan di bumi Nyiur Melambai," kata Dondokambey.

Juga kata Gubernur yang berhasil membawa Sulut semakin hebat ini, posisi Sulut di bibir pasifik memberikan akses yang luarbiasa sehingga keunggulan komparatif dan kompetitif sudah berada di Sulut." Kita harus siap menyongsong tantangan yang semakin berat agar kita tidak tertinggal," pungkas Gubernur yang dipersiapkan menjadi Mentri dikabinet Jokowi - Maaruf

Hadir juga para Anggota DPR RI dan DPD RI yang mewaliki Dapil Sulut,  Mantan Gubernur Sulut Lucky Korah, para istri Mantan Gubernur Sulut, beberapa Konsulat RI, Pimpinan Forkopimda Sulut, Pimpinan TNI dan Polri, Pimpinam KPU dan Bawaslu Sulut, Rektor Unsrat,  Sekprov Edwin Silangen dan Pejabat Eselon Pemprov Sulut, Sekwan Bartolomeus Mononutu, Tokoh-Tokoh Masyarakat, Ormas dan LSM, Jajaran Media Cetak dan Elektronik, serta para undangan lainnya.

Rapat Paripurna ini juga dihadiri Para teladan/penerima penghargaan baik Tingkat Nasional maupun Tingkat Provinsi. Meramaikan rapat paipurna ini,  juga diselingi Musik Bambu, Tarian dan Masamper.(Advetorial/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.Com - Senin,  23 September 2019, dilaksanakan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka memperingati HUT Provinsi Sulawesi Utara ke 55.

Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD sementars Andrei Angouw didampingi Victor Malailangkay selaku Pimpinan sementara DPRD Provinsi Sulut juga dihadiri Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven O. E. Kandouw juga Forkopimda Sulut serta sejumlah undangan lain .

Dalam sambutanya Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, SE berharap agar daerah Sulut akan terus  maju dan rakyatnya sejahtera."Semua  lapisan masyarakat wajib  menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di Sulut, karena persatuan dan kesatuan adalah  hal utama dalam menjaga keamanan dan kedamaian yang sudah terbina selama ini," ungkap legislator PDIP ini.

Angouw juga mengatakan, Indonesia baru saja melewati kontestasi politik dimana politik identitas menjadi berisiko dapat memecah belah persatuan bangsa."Hasrat kekuasaan kerap mengabaikan etika dan semangat persatuan, untuk apa berkuasa jika keadaan masyarakat kacau balau," tegasnya.

 

Ia berharap dengan Persatuan dan Kesatuan maka akan mampu menciptakan SDM yang unggul, sehingga tujuan menjadikan Sulut Hebat dan Indonesia maju, dapat diraiih karena komitmen bersama.

Foto 6

Sementara itu Gubernur Sulut Olly Dondokambey,  dalam sambutannya, mengatakan peringatan HUT ke-55 Provinsi Sulut menjadi momentum untuk melipatgandakan semangat, sumberdaya dan kekuatan untuk merealisasikan Sulawesi Utara sebagai Pacific Gateway of Indonesia. Menurutnya, eksistensi Provinsi Sulut yang diraih tahun demi tahun, sejatinya tidak terlepas dari perjuangan dan kerja keras para leluhur,  pejuang dari Sulawesi Utara yang telah merancang dan meletakkan dasar dasar pembangunan."Semua yang sudah dicapai tidak lepas dari perjuangan para pendahulu kita yang berhasil meletskan dasar untuk berpijak bagi kita dalam mengisi pembangunan di bumi Nyiur Melambai," kata Dondokambey.

Foto 7

Juga kata Gubernur yang berhasil membawa Sulut semakin hebat ini, posisi Sulut di bibir pasifik memberikan akses yang luarbiasa sehingga keunggulan komparatif dan kompetitif sudah berada di Sulut." Kita harus siap menyongsong tantangan yang semakin berat agar kita tidak tertinggal," pungkas Gubernur yang dipersiapkan menjadi Mentri dikabinet Jokowi - Maaruf

Hadir juga para Anggota DPR RI dan DPD RI yang mewaliki Dapil Sulut,  Mantan Gubernur Sulut Lucky Korah, para istri Mantan Gubernur Sulut, beberapa Konsulat RI, Pimpinan Forkopimda Sulut, Pimpinan TNI dan Polri, Pimpinam KPU dan Bawaslu Sulut, Rektor Unsrat,  Sekprov Edwin Silangen dan Pejabat Eselon Pemprov Sulut, Sekwan Bartolomeus Mononutu, Tokoh-Tokoh Masyarakat, Ormas dan LSM, Jajaran Media Cetak dan Elektronik, serta para undangan lainnya.

Rapat Paripurna ini juga dihadiri Para teladan/penerima penghargaan baik Tingkat Nasional maupun Tingkat Provinsi. Meramaikan rapat paipurna ini,  juga diselingi Musik Bambu, Tarian dan Masamper.(Advetorial/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.Com – 45 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara periode 2019-2024 resmi dilantik.

Acara pelantikan yang dilakukan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Manado, Robinson Tarigan ditandai dengan pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Sulut masa jabatan 2019-2024 lewat rapat paripurna yang digelar di ruang rapat paripurna kantor DPRD Sulut, Senin (9/9/2019).

Pada acara yang juga dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut tersebut, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey saat menyampaikan sambutannya menyampaikan selamat kepada seluruh anggota DPRD yang baru dilantik.

“Selamat kepada anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara yang hari ini telah diambil sumpah,"kata Dondokambey, sambil berharap kedepan dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab serta mampu menjawab amanah rakyat Sulawesi Utara dengan kinerja yang optimal dan mendukung gerak langkah pembangunan di Propinsi Sulut,” kata Dondokambey

Juga kata kandidat kuat Mentri dipemerintahan Presiden Jokowi-Maaruf, agar seluruh anggota DPRD yang baru dilantik senantiasa dapat mengimplementasikan tugas dan tanggungjawab dengan baik sebagai unsur penyelenggara pemerintah daerah dan mendukung gerak langkah pembangunan di daerah.

“Dapat menempatkan kepentingan masyarakat luas di atas kepentingan kelompok dengan melaksanakan tugas tanggung jawab kita agar janji-janji politik sebagai anggota DPRD sebagai pemerintah dan semua eksekutif yang bercita-cita untuk membangun Sulawesi Utara lebih maju ke depan,”pungkas Dondokambey

Pada acara pelantikan yang dijaga ketat tersebut hadir juga Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, Sekprov Edwin Silangen dan para tamu undangan serta pejabat dilingkup pemerintah propinsi Sulut.(josh tinungki)

Daftar 45 anggota DPRD Provinsi Sulut masa jabatan 2019-2024.

Dapil I Manado

  1. Andrei Angouw (PDIP)
  2. Richard Sualang (PDIP)
  3. Kristo Ivan Lumentut (Demokrat)
  4. Victor Mailangkay (Nasdem)
  5. Yongkie Limen (Golkar)
  6. Arthur Anthonius Kotambunan (PDIP)
  7. Ayub Ali (PAN)
  8. Amir Liputo (PKS)

Dapil II Minut-Bitung

  1. Hengky Honandar (PDIP)
  2. Nick Adicipta Lomban (Nasdem)
  3. Pricilya Cindy Wurangian (Golkar)
  4. Berty Kapojos (PDIP)
  5. Netty Agnes Pantouw (Demokrat)
  6. Fabian Kaloh (PDIP)
  7. Johny Panambunan (Nasdem)
  8. Melky Pangemanan (PSI)

Dapil III Nusa Utara

  1. Toni Supit (PDIP)
  2. Winsulangi Salindeho (Golkar)
  3. dr Fransiskus Andi Silangen (PDIP)
  4. Ronald Sampel (Demokrat)
  5. Syerly Tjanggulung (Nasdem)

Dapil IV Bolmong Raya

  1. Rocky Wowor (PDIP)
  2. Alfian Bara (Nasdem)
  3. Muslimah Mongilong (PDIP)
  4. Raski Mokodompit (Golkar)
  5. Nursiwin Dunggio (PAN)
  6. Yusra Alhabsyi (PKB)
  7. Mohammad Wongso (Nasdem)
  8. Jems Tuuk (PDIP)
  9. Sjenny Kalangie (Gerindra)
  10. I Nyoman Sarwa (Nasdem)

Dapil V Minsel-Mitra

  1. Jein Rende (PDIP)
  2. James Arthur Kojongian (Golkar)
  3. Sandra Rondonuwu (PDIP)
  4. Billy Lombok (Demokrat)
  5. Boy Tumiwa (PDIP)
  6. Stela Runtuwene (Nasdem)

Dapil VI Minahasa-Tomohon

  1. Melisa Gerungan (PDIP)
  2. Careigh Naichel Runtu (Golkar)
  3. Vonny Paat (PDIP)
  4. Braiyen Waworuntu (Nasdem)
  5. Wenny Lumentut (Gerindra)
  6. Imelda Novita Rewah (PDIP)
  7. Fanny Legoh (PDIP)
  8. Inggried Sondakh (Golkar).

Manado, Sulutnews.Com - Rapat paripurna DPR-RI dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74 yang dirangkaikan dengan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo, turut disaksikan melalui media elektronik oleh Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut.

Foto :  Hadir Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Propvinsi Sulut

Pada paripurna yang dilaksanakan di ruang paripurna DPRD Sulut, Jumat (16/8/2019), saat membuka sidang paripurna, Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw mengatakan HUT Kemerdekaan RI ke-74 menjadi energi untuk merawat persatuan dan kesatuan. Sebab kemerdekaan itu direbut oleh para pahlawan dengan mengorbankan jiwa dan raga.

Foto : Sekertaris Provinsi, bersama pimpinan BPK, Direktur BSGO, Kepala BI dan pejabat OJK

"Marilah kita tanamkan nilai-nilai luhur Pancasila dan menjaga keutuhan NKRI serts mengisi kemerdekaan dengan cita-cita bangsa. Mari kita tingkatkan kualitas SDM, dengan bekerja keras dan keahlian di bidang masing-masing sehingga bangsa Indonesia menjadi bangsa yang disegani lewat kepribadian maupun kebudayaan," kata Angouw.

Foto : Foto bersama Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut, Gubernur dan Wakil Gubernur, Forkopimda dan pejabat teras dijajaran pemprov

Juga kata Angouw, Kemerdekaan harus diisi dengan menyebarkan nilai-nilai Pancasila, bertoleransi dan bergotong-royong antar sesama anak bangsa, berpikir positif agar supaya menghasilkan tindakan positif bagi kita dan bangsa Indonesia."Tindakan -tindakan  yang positif akan menghasilkan kehidupan yang positif bagi kita dan bangsa Indonesia. Karena pikiran negatif hanya akan memberikan kehidupan yang negatif dan kalau sebagian besar masyarakat berpikir negatif maka kehidupan berbangsa akan negatif," ujarnya.

Foto: Anggota DPRD Sulut saat mengikuti sidang paripurna

Pidato Presiden RI ini, intinya mengingatkan semua pihak agar bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi dan informasi. "Arus komunikasi dan interaksi yang semakin mudah dan terbuka harus dimanfaatkan sekaligus diwaspadai. Demikian juga dengan kemudahan informasi dan interaksi yang membawa ancaman-ancaman. Terutama terhadap ideologi Pancasila, ancaman adab, sopan santun kita, ancaman terhadap tradisi seni budaya kita, ancaman terhadap warisan dan kearifan lokal bangsa kita, dalam bidang pertahanan keamanan. Kita harus tanggap dan siap menghadapi intoleransi, menghadapi radikalisme, menghadapi terorisme serta menghadapi ancaman kejahatan lainnya," kata Jokowi.

Foto : Suasana sidang paripurna DPRD Sulut pada paripurna mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Ir Joko Widodo

Selain itu Jokowi juga menegaskan berkaitan dengan menghadapi persaingan ketat di era global, perlu disiapkan dengan sumber daya manusia yang unggul."Kita tidak perlu takut terhadap persaingan, karena kita hadapi persaingan dengan kreativitas dan inovasi serta kecepatan yang kita miliki, karena itu kita harus berubah, kita harus berani jadi pemain kelas dunia, itu harus. Kita harus memiliki reputasi yang diperhitungkan oleh dunia internasional. Itu yang harus kita siapkan. Sekali lagi kita harus semakin ekspansif, kita semua harus berbenah bersama saya yakin kita mampu melakukan lompatan-lompatan kemajuan secara signifikan," tandasnya.

Rapat paripurna ini turut dihadiri Gubernur Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven OE Kandouw, Forkopimda Sulut, Pejabat struktural dan masyarakat. (/Adv/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara Selasa (13/8/2019) menggelar paripurna Penyampaian dan penjelasan Gubernur terhadap Ranperda Perubahan APBDP 2019. Pada rapat yang dipimpin langsung Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw tersebut, Wakil Gubernur Sulut Steven OE Kandouw menyampaikan jika Pendapatan dalam APBD Perubahan tahun 2019 yang ditetapkan sebesar Rp 4.098.657.797. 000 Milyar berubah menjadi Rp4.110. 613.637.599 Miliyar atau mengalami kenaikan 0, 92 persen yakni menjadii Rp 11.955.840.599 Milyar.

Sementara Pendapatan Asli Daerah yang ditargetkan sebesar Rp1,269.244.160.000 Triliun berubah menjadi Rp 1.277. 215.768.899,00 bertambah sebesar Rp. 7. 971.608. 899.00, sehingga total belanja daerah ditargetkan sebesar Rp.4,504.485.84.000,00 berubah menjadi Rp 4,770.127.954.299,79 atau mengalami kenaikan 5,90 persen yakni sebesar Rp 265.642. 113.299, 79 Milyar.

 

Foto : Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs. Steven O.E. Kandouw

Sementar itu menanggapi penyampaian Rancangan APBD Perubahan yang sudah disampaikan Gubernur lewat Wakil Gubernur Steven OE Kandouw,, Enam Fraksi pada paripurna tersebut, memberikan tanggapan masing- masing

 

Foto : Anggota Fraksi PDIP Dirk Makagansa saat membacakan pemandangan Umum Fraksi

Fraksi PDIP dibaca oleh Dirk Makagansa, menyoroti soal rektrukturisasi birokrasi agar dapat dilakukan sesuai ketentuan dan mekanism, juga F-PDIP memberikan Empat point patut diantaranya konsisten mendukung kepemimpinan OD-SK, pengembangan sektor pariwisata dan ifrastruktur perlu ditinfkatkan

Pembahasan Ranperda perubahan dpt mematuhi kaidah  dan dapat dibahas profesional sesuai mekanisme, mendukung percepatan realisasi pekerjaan proyek strategis nasional, pemerintah dpt memberi perhatian kepada sektor Perkebunan dan pertanian dan perikanan agar Pemerintah dengan membuat program peningkatan kesejahtraan masyarakat.

 

Foto : Meiva Lintang saat membacakan pemandangan umum Fraksi Golkar

Fraksi Partai Golkar yang dibacakan Anggota Meiva Lintang menyorot soal peningkatan kemiskinan di Sulut, juga soal pemanfaatan asrama mahasiswa di Jogya yang sampai hari ini belum digunakan, juga terkait tindak lanjut pembangunan ring road tiga.

 

Foto : Anggota DPRD Amir Liputo Saat membacakan pemandangan Umum Fraksi Amanat Keadilan

Sementara itu Fraksi Amanat Keadilan yang dibacakan oleh Anggota Amir Liputo juga mengharapkan agar anggatan perubahan yang minim untuj dapat diarahkan keada prioritas program yang lebih nenyentuh langaung bagi peningkatan kesejahtraan masyarakat, juga fraksi ini menyorot soal pengentasan kemiskinan dapat diarahkan pada masyarakat perkotaan.

 

Foto : Anggota DPRD Syenny Kalangi saat menyerahkan pemandangan Umum Fraksi Gerindra

Terkait pemandangan umum fraksi teehadap APBDP Sulut tahun 2019 ini Fraksi Demokrat, Fraksi Gwrindra dan Fraksi Restorasi Nurani untuk Keadilan (FRNK) hanya diserahkan. (josh tinungki)