MANADO,Sulutnews.Com-Jelang pelaksanaan PIlkada tanggal 09 Desember 2020, PDI Perjuangan Manado sementara bergerak menyiapkan semua infrastukrur dalam rangka memenangkan pasangan calon Andrei Angouw-Richard Sualang (AA-RS).Selain menyiapkan 1.958 saksi di TPS, PDI Perjuangan juga menyiapkan Regu Penggerak Pemilih (Guraklih) yang akan bertugas di 978 TPS se-Kota Manado.

Wakil Ketua Tim Kampanye AA-RS Novie Lumowa dan Sekretaris Tonny Rawung, Jumat (27/11/2020) menjelaskan nantiya saksi dan guraklih selain bertugas mengawal dan membantu pemenangan AA-RS, juga ditugaskan untuk memastikan tidak ada kecurangan dalam proses pemilihan di TPS pada tanggal 9 nanti.

Kata keduanya, pengawasan kecurangan juga termasuk pengawasan terhadap “pemilih siluman” atau pemilih yang bukan warga sekitar TPS yang ingin melakukan pencoblosan.

"Terkait “pemilih siluman” PDI Perjuangan Manado memberikan perhatian serius, mengingat adanya beberapa indikasi yang ditemukan oleh tim hingga saat ini seperti DPT ganda, NIK ganda, bahkan keganjalan proses perekaman e-ktp yang dilakukan oleh Pemkot Manado yang terindikasi dimanfaatkan untuk memenangkan salah satu Paslon dan mencederai proses demokrasi," ujar Lumowa.

Nantinya tambah Wakil Sekretaris DPD PDIP Sulut ini, saksi dan Guraklih PDI Perjuangan akan dibekali dengan peraturan perundang-undangan terkait Pilkada serta simulasi pencoblosan di TPS.

Selain itu, mereka juga akan dibekali dengan pengetahuan tentang protokol kesehatan (prokes). Akan diarahkan melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar TPS satu hari sebelum pencoblosan serta aktif membantu dan menerapkan prokes pada hari pencoblosan. Aktifitas tersebut sebagai salah satu upaya PDI Perjuangan berperan aktif mendukung pemerintah dalam mencegah terjadinya penularan Covid-19.(tim)

Tomohon,Sulutnews.com - Ketua Tim Pemenangan Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Tomohon Johny Runtuwene yang disapa akrabnya Jonru menegaskan kepada masayarakat agar tidak terpengaruh dengan berita atau informasi hoax atau dusta,bahwa dengan mengatakan para pendukung Jonru dan Vonny Paat yang sapa dengan akrab ( VOP ) mendukung paslon lain bukan mendukung kepada Caroll – Wenny.

Dengan memklarifikasi isu tersebut,Jonru mengatakan bahwa “Saya dan VOP berada di barisan pemenangan yakni, Calon Walikota/Wakil Walikota, Caroll Senduk-Wenny Lumentut serta Calon Gubernur/Wakil Gubernur, Olly Dondokambey-Steven Kandow,” kata Jonru saat memperjelas tentang isu atau informasi hoaks tersebut,Jumat ,27 November 2020.

“Maka dari itu saya menghimbau kepada seluruh rakyat jangan sampai mudah percaya dengan Informasi hoax dan murahan,karena mereka diluar sana,sudah kehabisan akal sehat berpolitik.”Ketus Jonru”.( prise )

MANADO,Sulutnews.Com -Dukungan pada Andrei Angouw dan Richard Sualang (AARS), calon Walikota dan Wakil Walikota Manado dari PDIP dan Gerindra terus berdatangan baik itu dari kelompok maupun perorangan. Siantaranya, salah satu loyalis Walikota Manado GSVL, Michael Lantu menyatakan komitmen dukung AARS. Bahkan lelaki yang beken disapa Pato Anoa dan tercatat sebagai Ketua Tim Searah Dari Dulu (Serdadu-GSVL), secara terbuka menggelorakan dukungan pada AARS dan ODSK.

"Harus bersinergi ayo dukung AARS dan ODSK, pilih nomor 1 di Manado dan nomor 3 di Provinsi," teriak Pato, di sela pengukuhan Relawan Banteng Anoa yang diketuai Pato, Kamis (26/11) pagi di lorong Anoa Teling Bawah.

Jelly Wensy Siwi (JWS), salah satu warga Teling yang juga pengurus Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) Sulut selaku partai pendukung AARS dan ODSK menyebut, bergabungnya Pato sebagai pendukung AARS adalah sebuah keberuntungan karena lelaki tersebut cukup gaul dan merakyat serta dikenal di daerah Teling. "Pato ini orangnya baik makanya kalo mo cari pendukung dia bisa diandalkan," ujar Ching, panggilan akrab Siwi.

Dia sendiri selaku kader partai yang kini tergabung dalam koalisi pendukung AARS, menyebut akan all out memenangkan ODSK dan AARS. "Suara saya ada sekitar 500an di wilayah Teling saat maju sebagai caleg dapil Manado lalu, dan saya akan berjuang untuk mengalihkan suara tersebut ke AARS dan ODSK," papar Ching.

Sementara itu kegiatan AARS, di lorong Anoa ikut melakukan pengukuhan pada Relawan The Jokers dan Relawan Gorango Anoa. Usai pengukuhan, AA diajak mengunjungi beberapa rumah pemenangan dan berdialog dengan pendukung yang ada dilingkungan-lingkungan.

Hadir dalam kegiatan AARS, Ketua Umum Relawan Gorango Roy Tamo, Ketua Umum Relawan Bela RS Allen Rantebua, Tim Pemenangan AARS Paulus Adrian Sembel, Zeth Natan dan Mirro Lengkong.

Sore harinya, AARS melakukan konsolidasi di Kelurahan Buha Kecamatan Mapanget. Saat tiba, keduanya dijemput di depan Buha Griya Permai dengan Tarian Cakalele. Disini AARS melakukan peresmian rumah perjuangan dan pengukuhan relawan .

Selesai pengukuhan, AARS secara spontan diajak mengunjungi beberapa rumah pemenangan, berjalan keluar masuk lembah dan menyempatkan diri berdialog dengan pendukung yang ada dilingkungan-lingkungan.

Mantan ketua DPRD Sulut ini menyampaikan terima kasih atas sambutan warga Buha, sambil meminta untuk tetap merapatkan barisan guna meraih kemenangan di tanggal 9 Desember nanti.( tim)

Boroko, Sulutnews.com - Pjs Gubernur Sulut Dr. Drs. Agus Fathoni, M.Sc bersama Forkompinda berkunjung resmi ke Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Kamis (26/11/2020).

Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh mengawali sambutannya dengan mengucapkan terima kasih atas kedatangan Pjs Gubernur Sulut dan rombongan.

Perkembangan akhir tahun 2020 tentang standar protokeler dan menjelang hari pemungutan suara Pilgub Sulut  tanggal 9 Desember 2020 Kabupaten Bolmut sudah siap melaksanakan sesuai regulasi tahapan penyelenggaraan  ditetapkan KPU.

"Dampak covid-19 di Kabupaten Bolmut untuk sampai saat ini sudah 24 orang, dan sudah sembuh 23 orang. Bersyukur belum ada dampak kematian karena kita setiap saat telah melaksanakan standar protokoler pencegahan dampak covid-19 secara ketat," ungkap Depri Pontoh.

Agus Fathoni dalam menjalankan tupoksinya sebagai Pjs Gubernur Sulut dengan waktu yang singkat menggunakan helikopter untuk datang berkunjung ke wilayah Bolaang Mongondow Utara, khususnya Kabupaten Bolmut.

"Saya melihat wajah masyarakat Bolmut sangat bahagia, dan memang masyarakat Sulut mendapat rangking ke tiga dalam skala nasional yang memiliki wajah ceria dan bahagia. Bolmut memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, oleh sebab itu marilah kita berinovasi dan kreatif mengelelolah kekayaan alam ini untuk kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

Ditambahkannya, kita pergunakan hak kita dalam Pilgub Sulut 2020 memilih pemimpin daerah karena akan memimpin lima tahun kedepan.

Kita berharap agar generasi muda Bolmut kedepan, terutama para birokrat dapat berkarier di tingkat propinsi, nasional, dan internasional. Ini bukan salah kita, tapi para birokrat lebih senang bekerja di kampungnya. Tapi kedepan, diharapkan pada pak bupati untuk menyiapkan sumber daya manusia terutama para birokrat untuk dapat berkarier di Depdagri, saya sudah bagian dari orang Sulut. Jangan sungkan membangun komunikasi dan bersilaturahmi.

"Akhir tahun anggaran 2020 kita selesaikan sesuai penggunaannya, namun memasuki anggaran tahun 2021, dalam pengadaan barang dan jasa kita mulai awal tahun, karena pergerakan ekonomi masyarakat sangat tergantung dari anggaran pemerintah," ungkap Agus Fathoni. (/Adv//Gandhi Goma).

Boltim-Pjs. Bupati Christiano E. Talumepa, SH. M.Si memimpin Rapat Koordinasi forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Rabu, (25/11/2020) berlangsung di aula wisata Danau Mooat. Kamis (26/11)

Rakor diikuti unsur Forkopimda Dandim  1303 Bolmong hadir langsung, yang mewakili Kejari, yang mewakili Kapolres, turut di hadiri juga oleh ketua KPU Boltim, ketua Bawaslu, para asisten dan SKPD teknis, camat, Kapolsek, Danramil dan Sangadi.

Pjs. Bupati dalam sambutan menyampaikan bahwa agenda ini sudah direncanakan dan beberapakali tertunda karena kesibukan masing-masing. Rapat ini dilaksanakan dalam rangka untuk mengantisipasi terkait dengan kondisi dalam rangka pelaksanaan pilkada 9 Desember nanti dan tahapan tahapan sudah dilaksanakan.

 “Pilkada dilaksanakan pada dituasi dan kondisi negara kita secara nasional bahkan global masih fokus pada penanganan covid 19. Saya selaku Pjs. Bupati minta saran dan masukan dari unsur Forkopimda, KPU dan Bawaslu bahkan SKPD terkait penyelenggaraan pilkada dan penangan covid-19.  Di beberapa daerah terutama pulau jawa yang berpenduduk banyak dan padat ada kekuatiran terhadap pelaksanaan pilkada di tengah pandemi sekarang ini, sehingga muncul resistensi oleh karena itu tentu untuk menjawab ini tergantung respon pemerintah dalam arti luas bukan hanya pemerintah kabupaten tetapi semua unsur negara, termasuk pemerintah, TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan dan aparat desa, tokoh  masyarakat yang mampu meyakinkan masyarakat agar patuh dan taat pada protokol kesehatan penanganan covid sehingga dapat memutus mata rantai penularan, maka pilkada bisa di laksanakan. Dampak pandemi covid di daerah Sulawesi Utara dengan penduduk sedikit mungkin tidak begitu terasa seperti di pulau Jawa yang berpenduduk banyak dan padat. Namun butuh sinergitas semua sektor antara pemerintah daerah, TNI, Polri, Pengadilan, Kejaksaan , KPU, Bawaslu untuk kensukseskan agenda nasional di tengah pandemi covid yang harus kita seriusi sehingga protokol kesehatan sangat penting bahkan harga mati untuk di patuhi. Kemudian kita harus melakukan pengawasan pemantauan, pengendalian serta antisipati konflik yang terjadi di lapangan agar dalam tahapan pilkada ini tidak terjadi konflik horizontal dimana aparat TNI dan Polri mempunyai tugas yang berat juga memiliki personil yang sangat minim,” kata Pjs. Bupati.

Isu isu pada tingkat masyarakat yang di bahas  pada rapat tersebut secara garis besar adalah sebagai berikut :

  • Menjelang pelaksanaan tahapan lanjutan kampanye, masa tenang, pencoblosan, penghitungan suara serta pasca penghitungan suara pada pilkada 9 Desenber 2020.
  • Penanganan pengendalian pelanggaran protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran covid 19.
  • Keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang pelaksanaan pilkada serentak tahun 9 Desember tahun 2020 serta pasca pemungutan suara.
  • Kesiapsiagaan Penanggulangan bencana menjelang pergantian musim di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
  • Semua anggota forum koordinasi pimpinan daerah memaparkan isu isu strategis sesuai tugas, fungsi serta kewenangan masing masing.

Dalam kesimpulan akhir rapat Pjs. Bupati Christiano E. Talumepa memberi apresiasi terhadap saran, masukan dan upaya yang telah dilakukan oleh pihak TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan, KPU dan Bawaslu.

 “Saya juga menyampaikan dari kasus yang telah terkonfirmasi covid agar kadis kesehatan terus melakukan tracing karena masyarakat memang ada yang kurang terbuka karena dengan adanya kasus terkonfirmasi covid maka masyarakat berpikir bukan sekedar karena epidemi lagi tetapi sudah ke masalah psykhis, takut di kucilkan apabila terkonfirmasi, yang ditakuti bukan penyakitnya tetapi stigma yang ada di masyarakat dan takut tidak bisa berinteraksi dan bersosialisasi lagi. Sehingga Kepada camat dan sangadi agar terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar stigma negatif tidak akan muncul di tengah masyarakat. Saya juga sampaikan apresiasi kepada kepala SKPD karena sesuai penyampaian ketua KPU tadi bahwa di dalam tahapan tahapan pilkada ini kepala kepala SKPD sangat kooperatif saling mendukung sinergitas terhadap tugas KPU sehingga tidak ada kendala di lapangan, demikian juga dengan Bawaslu. Semoga ini tetap dipertahankan bahkan  ditingkatkan lagi soliditas dan sinergitas dalam rangka suksesnya Pilkada 9 Desember 2020,” imbuh Pjs. Bupati.

Pelaksanaan rapat tersebut sempat break berenti sebentar karena Pjs. Bupati harus mengikuti acara vidio cenference Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2021 oleh Presiden Republik Indonesia.(Iki)

Boltim,Sulutnews.com - Progres serapan anggaran untuk Dana Desa sekaligus Alokasi Dana Desa (DD-ADD) tahun 2020 yang tersebar di 81 Desa se-Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) cukup menggembirakan. Pasalnya, hingga triwulan keempat bulan November tahun ini, penyerapan anggaran dana desa rata-rata sudah berada diatas 80 persen. Apakah itu kegiatan fisik, operasional dan lainnya sesuai dengan Rencana Kegiatan Anggaran Desa (RKADes). Kamis (26/11).

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Boltim Rusli Dajoh, ia mengatakan,  Berdasarkan laporan dan data yang kami terima dari setiap desa, sampai sekarang ini serapan anggaran APBDes di 81 Desa sudah diatas 80 persen. Harus kami diakui capaian ini masih tergolong cukup baik, ungkap Dajoh.

Lanjutnya juga, ia pun memastikan, sampai dipenghujung akhir tahun anggaran 2020, semua desa pengelolah APBDes dapat terserap dengan baik. Meskipun begitu, DPMD akan terus melakukan pengawasan rutin baik administrasi maupun kegiatan dilapangan. Namun dipihak lain, Dajoh mengaku, bahwa pendapatan DD-ADD tahun ini sangat terganggu karena dampak Covid-19. Salah satu adalah Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) khususnya yang bergerak disektor usaha pariwisata dan simpan pinjam yang ada di desa.

"Tidak bisa dipungkiri, dampak Covid maka pendapatan BUMDES  dari usaha pariwisata serta simpan pinjam menurun dan melambat,” tukasnya.

Lanjutnya, beberapa BUMDES dilaporkan bermasalah dengan program simpan pinjam. Karena tidak sedikit masyarakat yang mendapat pinjaman dana dari BUMDES ternyata tidak secara rutin melakukan penyetoran sebagaimana ketentuan yang berlaku.

"Uang pinjaman dari BUMDES tidak dikembalikan. Kebanyakan beralasan  sudah pindah keluar daerah," tutupnya. (Iki)

Semarang, Sulutnews.com - Ditreskrimum Polda Jawa Tengah laksanakan pers rilis kasus pencabulan yang dilakukan tersangka berinisial S (39) terhadap anak di bawah umur dengan korban mencapai 9 (sembilan) orang yang berusia 13-15 Tahun pada hari ini, Kamis (26/11/2020).

Pers Rilis dipimpin oleh Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, hadir juga Kasubdit IV AKBP Sunarno, Kanit I (PPA) Kompol Agus Sunandar, Panit I Unit I AKP Pudji Hari S, dan Panit II Unit I : Iptu Yuni Utami.

Kabidhumas menjelaskan modus operandi tersangka mengaku dapat mendeteksi makhluk halus yang ada di tubuh orang, dan mengusir dengan melakukan penyatukan raga (berhubungan badan) dan memberikan pil koplo atau pil putih.

"Kita mendasari dari laporan polisi, modusnya dari tersangka berinisial S ini mengagetkan kita semua ya, dengan mengatakan pada korban bisa mendeteksi mahluk halus yang ada di tubuh orang." ungkap Kabidhumas, Kamis (26/11/2020).

Adapun kesembilan korban berinisial AAP (14) APS (15) IA (14) SE (14) BMP (14) SHN (15) UTH (13) B (14) AC (15) selain itu ada juga terduga korban lain berjumlah empat orang berinisial S (14) W(14) T (14) A (14).

"TKP ada beberapa tempat, ada di kamar mandi, di hotel, di kos-kosan dan di rumah pelak. untuk wilayah ada di Semarang dan Boja" ungkap Kabidhumas, Kamis (26/11/2020).

Pelaku mengaku menjalankan aksi bejatnya sejak 2018, aksinya terungkap karena salah satu korban menceritakan kepada orang tuanya kemudian orang tuanya membuat pengaduan dan melaporkanya pada polisi.

"Pelaku tidak membuka praktik tapi aksinya berjalan dari mulut ke mulut, temanya di kenalkan oleh temanya lagi jadi bila korban ingin lepas dari pelaku maka korban harus mencarikan korban baru baru dilepaskan oleh pelaku." ungkap AKBP Sunarno, Kamis (26/11/2020).

Polisi menyita barang bukti berupa akta kelahiran korban, pakaian korban dan Hinda Civic Nopol H 7765 AM milik tersangka.

Atas perbuatanya tersangka diancam dengan Pasal 76 D Jo Pasal 81 Ayat (1) dan atau Pasal 76EJo Pasal 82UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp5.000.000.000 (lima miliyar rupiah). (/Dyah)

Minsel, SulutNews.com -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Rommy Sambuaga, mengungkap ada 15 (lima belas) hal baru akan ada di tempat pemungutan suara (TPS) saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020.

Hal ini disampaikan dirinya kepada wartawan SulutNews.com, pada Kamis (26/11/2020), saat dihubungi lewat sambungan telepon.

"Di masa Pandemi Covid-19, hal terbaru pertama adalah dibatasnya jumlah pemilih, sehingga totalnya menjadi 500 pemilih untuk 1 (satu) TPS," kata Sambuaga.

Hal kedua ungkap Ketua KPU Minsel yang akrab dengan wartawan ini adalah pengaturan kedatangan pemilih ke TPS.

"Diatur juga pemilih saat antri di luar dan dalam TPS untuk menjaga jarak/tidak berkerumun dan tidak bersalaman", ungkap Sambuaga.

"Disediakan juga cuci tangan, pemilih yang datang ke TPS harus menggunakan masker dan tersedianya sarung tangan plastik di TPS untuk para pemilih", katanya.

Kedelapan menurut Sambuaga, petugas TPS akan menggunakan pelindung wajah, menggunakan sarung tangan selama bertugas dan disediakan masker ganti. Juga petugas KPPS telah menjalani Rapid Test sebelum bertugas.

"Para pemilih juga diharuskan membawa alat tulis sendiri dan tersedianya tisu kering yang akan digunakan usai cuci tangan", tambahnya.

Ia juga menyampaikan, setiap pemilih yang akan masuk ke TPS akan dicek suhu tubuhnya, serta lingkungan TPS akan didesinfeksi.

"Setiap pemilih yang selesai mencoblos, tintanya akan di tetes, tidak lagi di celup. Terakhir ada bilik khusus yang disiapkan bagi pemilih bersuhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius", terang Ketua KPU Minsel.

"Kita ingin meyakinkan masyarakat bahwa TPS kita aman", ujar dia.

Ia pun mengajak masyarakat untuk datang di hari pemungutan suara Pilkada serentak yang rencananya akan dilaksanakan pada 9 Desember nanti.

(TamuraWatung)

Cilacap,Sulutnews.com - Dalam rangka mengawal proses penyaluran bantauan dari pemerintah, Babinsa Koramil 05 Nusawungu melaksanakan pendampingan  penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT) Provinsi Jawa Tengah Tahap V tahun 2020.

Adapun bantuan disalurkan oleh PT Pos Indonesia dan diperuntukan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah desa binaan yang ada di Kecamatan Nusawungu, penyaluran bantuan tersebut bertempat di Balai Desa setempat, Rabu (25/11).

Kegiatan pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Babinsa selaku aparat kewilayahan guna memberikan rasa aman dan nyaman  terhadap para penerima BSNT. Selain itu kegiatan ini sebagai sarana menjalin tali silatuhrahmi dan membangun kedekatan antara Babinsa dengan warga binaan.

Hadir dalam Kegiatan tersebut Camat Nusawungu Agus Supriyono, S.Sos, M.Si, Danramil 05/Nusawungu yang di wakili Bati Tuud Pelda Turut, Kapolsek Nusawungu Iptu Rahmat Jupliyanto, para Kepala Desa, Babinsa Koramil 05/Nusawungu, Bhabinkamtibmas  Polsek Nusawungu, para perangkat desa, Kepala Dusun dan Petugas dari kantor pos.

Dalam kesempatan itu, Danramil Nusawungu melalui Pelda Turut menjelaskan pendistribusian bantuan BSNT Provinsi Jateng Tahap V dari PT Pos Indonesia dibagikan kepada beberapa desa diantaranya Desa Karang Pakis sebanyak 272 KPM, Desa Danasri sebanyak 126 KPM, Desa Nusawangkal sebanyak 71 KPM, Desa Danasri lor sebanyak 130 KPM, Desa Karang Putat 68 KPM, dan Desa Danasri Kidul sebanayak 238 KPM.

"Adapun bantuan yang dibagikan berbentuk paket sembako berupa Beras 10 kg, telor 1 kg , Minyak goreng  2 L, Mie telor 400 Gram, Abon Ayam 100 Gram, dan Kecap  275 ml," katanya.

Lebih lanjut, "Dalam proses penyaluran BSNT Provinsi Jateng Tahap V dari PT Pos Indonesia tersebut tetap mempertimbangan protokol  Pencegahan Covid-19. Dimana seluruh petugas dan penerima wajib memakai masker, pengecekan suhu badan, pengambilan secara bergantian dan menjaga jaga jarak antrian, semua itu dilakukan untuk menjamin keamanan dari Virus Covid-19," jelasnya.(/Sugeng)

Cilacap, Sulutnews.com - Bati Tuud Koramil 09/Kawunganten Serma Mustadi turut serta mengawasi jalannya Ujian Praktek dan Ujian tertulis calon perangkat Desa Bojong formasi Kepala Dusun Jayagiri bertempat di Gedung Berlian dan SMK Negeri Kawunganten yang berlokasi di Desa Bojong Kecamatan Kawunganten, Rabu (25/11/20).

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Panwas Kecamatan  Kawunganten Muji Utomo, AP.MM beserta staf, Danramil 09/Kawunganten yang diwakili Bati Tuud Serma Mustadi, Kapolsek AKP Amirul Mukminim Suryoprobo, Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Toyibin, S.P., Pengawas Pendais Kawunganten Siswoyo, SPd, Kades Bojong Ahmad Masruri,  Ketua BPD Rawin beserta anggota dan Ketua Panitia pengisian kekosongan perangkat Desa Bojong, Fauzin beserta anggota.

Sedikitnya ada 22 orang Bakal calon perangkat desa yang mengikuti ujian ini. Melalui proses Ujian tertulis selama 120 menit dan Ujian praktek komputer 90 menit, dari 22 orang, Alwi Sofyan mendapatkan nilai tertinggi yaitu

Ujian tertulis 55 dan ujian praktek 24, nilai prestasi pendidikan 6. Total nilai 85 sehingga terpilih menjadi calon Kepala Dusun Jayagiri.

Selanjutnya hasil penjaringan perangkat desa Bojong formasi jabatan Kadus Jayagiri diserahkan oleh Ketua Panitia kepada Kepala Desa Bojong untuk di usulkan kepada Camat Kawunganten menjadi Perangkat Desa. (Urip/09)