Setelah hampir 15 Tahun Mengabdi Untuk Rarakat di DPRD Sulut

MANADO,Sulutnews.Com - Peringatan HUT ke-56 Provinsi Sulawesi Utara, dijadikan momentum oleh legislator Netty Agnes Pantow (NAP) untuk menyampaikan terimah kasih kepada Masyarakat Sulawesi Utara yang telah memberikan kesempatan bagi dirinya membangun Sulawesi Utara lewat pengabdian di lembaga DPRD Sulut.

" Tanggal 23 September 2020 ini saya akan ditetapkan sebagai calon Wakil Bupati Minahasa Utara, jadi saya harus mundur sebagai anggota DPRD provinsi. Terima kasih untuk masyarakat Minut- Bitung ," kata NAP.

Srikandi asal Minahasa Utara (Minut) yang sudah tiga periode terpilih mewakili masyarakat dapil Minut-Bitung ini juga mengatakan akan tetap melanjutkan kerja sebagai abdi masyarakat apalagi jika dia dipercayakan menjadi Wakil Bupati Minut. “Hampir 15 tahun pengabdian di DPRD Sulut memberi banyak pengalaman dan ini akan berlanjut jika masyarakat mempercayakan saya jadi Wakil Bupati Minut," ujar calon wakil bupati yang berpasangan dengan Shintia Rumumpe ini.

Sosok yang pernah aktif sebagai atlet volley Sulut ini berharap serta berdoa untuk Sulawesi Utara agar di HUT ke-56, Provinsi Sulut selalu diberkati “Perayaan HUT kali ini sangat berbeda. Kita diberi cobaan menghadapi Covid-19. Diharapkan di momen HUT ke-56, Sulawesi Utara akan semakin maju, meski di tengah pandemi Covid-19. Semoga kita bisa melewati fase ini dengan baik,” tutupnya.(josh tinungki)

Minsel, SulutNews.com -- Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19 di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melalui juru bicaranya, dr. Erwin Schouten membantah kalau Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minsel menjadi klaster penyebaran Covid-19.

Informasi ini disampaikannya kepada sejumlah wartawan di halaman Kantor Bupati Minsel, pada Selasa (22/9/2020).

"Tidak benar kalau Kantor DPRD Minsel itu klaster penyebaran Covid-19," ungkap Schouten.

"Memang ada beberapa pegawai di DPRD Minsel yang positif Covid-19, hasil Screening Test secara mandiri oleh Tim Gugus Tugas pada bulan kemarin. Namun perlu diluruskan, setelah menjalani isolasi Mandiri selama 22 hari dan selalu diawasi oleh Puskesmas setempat sampai hari selesai isolasi, mereka tidak ditemukan gejala," katanya.

Ia pun menjelaskan untuk melanjutkan aktivitas di Kantor DPRD Minsel, ruang-ruangannya pun sudah Desinfeksi oleh petugas.

Dikesempatan terpisah, Sekwan DPRD Kabupaten Minsel, Joins Langkun saat dihubungi lewat telepon mengatakan setelah dirilis aman oleh Dinas Kesehatan, maka pegawai sudah bisa masuk kantor.

"Pegawai akan masuk kantor seperti biasa, tentu dengan menerapkan Protokol Kesehatan. Kedepan ada beberapa agenda yang akan dilakukan di DPRD Minsel," pungkas Langkun.

(TamuraWatung)

JAKARTA, Sulutnews.com - Masyarakat & Pers Pemantau Pemilihan Umum (Mappilu) PWI mengunjungi beberapa pihak untuk menggali pandangan atau pemikiran, dari para tokoh terkati pro-kontra pelaksanaan Pilkada Serentak 9 Desember mendatang.

‘Roadshow’ ini dalam rangka persiapan diskusi yang dilatar belakangi oleh gelaran Pilkada Serentak 2020 yang oleh banyak kalangan diminta untuk ditunda meski oleh Pemerintah dan DPR ditetapkan dilaksanakan.

Sehubungan dengan rencana diskusi  itu, Mappilu PWI menemui Kapolri yang diwakili oleh Asisten Operasi (Asops) Kapolri, Irjen. Pol. Imam Sugianto, M.Si. di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (22/9) siang.

Dalam pertemuan tersebut Imam Sugianto mengatakan kepolisian republik Indonesia akan bertindak tegas untuk menegakkan aturan dengan berpedoman pada Undang-undang (UU) 4/1984 tentang Wabah Penyakit Menular, dan UU 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

"Apabila terdapat pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan, bukan hanya masyarakat tapi mereka yang menjadi penanggunjawab atau ‘provokator’ yang membuat warga berkerumun, kapolri secara tegas dalam maklumatnya mengatakan jika perlu bubarkan,” ujar Imam.

Imam menambahkan, polisi tidak akan mengeluarkan izin keramaian untuk para kandidat dalam Pilkada serentak 2020 ini.

"Jadi tidak ada acara hiburan, musik, atau kampanye terbuka," katanya

Mantan ajudan Presiden SBY yang juga pernah menjadi Wakapolda DIY dan Kalbar ini menambahkan, Polri senantiasa berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu, termasuk pemerintah daerah  guna memastikan tahapan pilkada serentak berjalan sehat, jujur dan adil.

"Kami juga baru saja melakukakan rakor virtual bersama para kapolda se-Indonesia untuk memprioritaskan kesehatan dan keamanan di Pilkada Serentak di 270 daerah yang akan digelar pada 9 Desember 2020. Di mana tahapannya akan memasuki pencabutan nomor urut,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Mappilu PWI , Soeprapto Sastro Atmojo mengatakan pihaknya berpegang teguh pada dua prinsip pelaksanaan pilkada di tengah pandemi Covid-19. Pertama, protokol kesehatan pencegahan dan penyebaran Covid-19 cara ketat. Kedua, perhatian penuh terhadap kesehatan dan keselamatan penyelenggara, termasuk para pihak yang terlibat.

“Mappilu PWI mendukung Polri bertindak tegas, karena konsen kami jika Pilkada jalan maka dua prinsip itu harus dilakukan. Protokol kesehatan harus ditaati oleh seluruh pihak agar bisa menghasilkan Pilkada yang sukses di tengah Pandemi,” jelasnya.

Dalam hal itu Mappilu mengatakan mendukung sikap tegas kepolisian untuk menghentikan segala bentuk pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh masyarakat maupun pasangan calon Pilkada.

"Kami mendorong jangan saja kesadaran masyarakat yang diharapkan tapi juga kesadaran politisi pak. Kita harus berani mengkritisi politisi ini agar menghimbau tidak ada kerumunan,," kata Suprapto.

Suprapto pun berpesan agar kepolisian turut melibatkan pers untuk membantu sosialisasi tentang aturan protocol kesehatan pilkada, sebab dalam konteks pilkada serentak, PWI akan menggunakan media anggotanya untuk mewujudkan pemilu yang sehat.

“Jadi bayangkan saja anggota kami di kabupaten provinsi dan pusat luar biasa banyaknya, ada 16 ribu jejaring makanya melalui Mappilu PWI ini kita dapat bersama-sama menggunakan jejaring kita yang luas dan panjang itu Pak,” ungkap Suprapto Sastro yang dalam pertemuan itu didampingi oleh Mirza Zulhadi (Sekjen PWI Pusat), Tubagus Adi (Wakil Direktur Eksekutif Mappilu-PWI), Naek Pangaribuan (Divisi Pengawasan dan Pemantauan Mappilu-PWI), dan Mercys Charles Loho (Humas PWI Pusat).

Mappilu pwi juga meminta KPU juga mengeluarkan Peraturan KPU (PKPU) yang mengatur sanksi tegas kepada peserta pilkada jika pendukungnya melanggar protokol kesehatan.

termasuk meminta KPU tidak mengeluarkan ketentuan terkait kampanye terbuka karena berpotensi menjadi klaster Covid-19.

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis sendiri sebelumnya telah mengeluarkan maklumat tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan pemilihan tahun 2020.(*/PS)

MANADO, Sulutnews.com - Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 di Kota Manado, mengukuhkan Satuan Gugus Tugas COVID-19 tingkat lingkunga se-Kota Manado.

"Bapak GSVL telah bekerja sangat cepat, dan secara marathon telah  selesai melakukan pengukuhan tim satgas dan sosialisasi protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Manado," demikian press rilies yang dikeluarkan humas setda Pemerintah Kota Manado melalui whatsapp, Selasa (22/9).

Pengukuhan Satgas Covid-19 tingkat lingkungan se-Kota Manado dilakukan di tiap kelurahan pada 11 Kecamatan bertahap mulai dari Kecamatan Paal Dua dan selesai di Kecamatan Bunaken Kepulawan.

Pembentukan Satgas Covid-19 itu berdasarkan Peraturan Walikota Nomor 24 Tahun 2020 Tentang Penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian corona virus di Kota Manado.

Hal inipun senada dengan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 Tentang peningkatan disiplin dan penegakkan hukum Protokol Kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019, "Diktum kedua angka 6  mengatur soal ini," tambahnya.

Satgas COVID-19 Tingkat Lingkungan beranggotan 3 sampai 5 relawan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan lingkungan. Jadi pada 11 Kecamatan beranggotakan 435 orang.

Dengan hadirnya Satgas Covid-19 diharapkan bisa efektif membantu warga lainnya tetap hidup sehat dengan protokol kesehatan.

Untuk memberikan aspirasi, Satgas COVID-19 akan diikutsertakan dalam lomba-lomba dengan tujuan turut berpartisipasi dalam penanggulangan wabah Covid-19.

Dikabarkan pula, pembentukan Satgas Covid-19  Lingkungan dilakukan untuk mengantisipasi masa kampanye damai, cerdas dan sehat menyambut Pilwako 9 Desember 2020, disenergiskan dengan program Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado. (*/yuk)

Cilacap, Sulutnews.com - Babinsa Karang Tengah, Koramil 07 Maos, Kodim 0703 Cilacap, Serma Eko Widodo mewakili Danramil menghadiri peletakan batu pertama pembangunan  Gedung Sekretariat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacp, Senin (21/09/20).

Dalam sambutanya Camat Sampang Ahmad Khairudin mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar Nahdlatul Ulama yang sudah berupaya membangun kantor sekretariat MWC di Kecamatan Sampang.

"Semoga kedepan hubungan warga NU dengan pemerintah dalam hal ini forkompicam Sampang selalu sinergis. Kita tahu fasilitas ini nantinya dapat dijadikan sebagai wadah untuk menampung aspirasi jamaah umat khususnya warga  Nahdatul Ulama dan masyarakat pada umumnya," katanya.

Sementara itu, Ketua panitia  pembangunan gedung seketariat MCW NU Sampang H. Imam Ashari menerangkan bahwa pembangunan fasilitas tersebut dianggarkan menelan biaya sekitar 374 juta rupiah.

"Adapun sumber dana berasal dari uang infak masjid NU yang  ada di Kecamatan Sampang, ditambah uang bantuan dari PBNU Pusat dan uang koin yg dikumpulkan dari Banom NU," terangnya.

Dalam kesempatan itu, Danramil 07 Maos melalui Serma Eko Widodo menuturkan pihaknya akan mendukung pembangunan Gedung Sekretariat MWC NU di wilayah binaanya. Mengingat para pengurus dan warga NU adalah bagian dari mitra TNI Koramil Maos yang selalu mendukung tugas aparat dalam menjaga kondusifitas wilayah.

"Kami berharap hubungam silaturrahim  terus terjaga, agar terjalin kerukunan antar sesama umat beragama dan diharapkan agar menjaga toleransi antar umat beragama. Kami mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas diwilayahnya serta menolak paham radikalisme di wilayah Kecamatan Sampang," harapnya.

Hadir dalam acara tersebut Camat Sampang Ahmad Khairudin,  M.Sc, Danramil 07 Maos yang diwakili Serma Eko Widodo, Kapolsek Sampang AKP Fuad, Ketua KUA, Rois Syuriah NU KH Suada Aldiya,Ketua PC NU KH Maslahudin, Rois Syuriah MWC NU Sampang Muhammad Jahrir, Ketua MWC NU Sampang H.Imam Ashari, Kepala Des Karang Tengah  Soehartono SH, Pengurus muslimat Fatayat NU Kecamatan Sampang dan jamaah NU setempat.(/Sugeng)

Tomohon,Sulutnews.com,- Satuan Pelaksana ( Satlak ) Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Pengedaran Gelap Narkoba (P4GN) Kota Tomohon, yang di nakhodai Ketua Virgie Baker Bororing SS MSi (VB2), menggelar pelatihan, Pelatiahan tersebut bertempat di Anugerah Hall, Senin,21 September 2020.

 Selaku Ketua Satlak P4GN Virgie Baker Bororing SS MSi (VB2) melalui Sekretaris Satlak P4GN Kota Tomohon Rooije Rumende membacakan sambutan menjelaskan mengenai Tugas dan fungsi yang berperan sebagai relawan anti narkoba.

Relawan anti narkoba akan memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahayanya penyalahgunaan narkoba.Maka dari itu relawan yang bertugas sebagai inisiator yang merancang dan mengimplementasikan program pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba.Maka dari itu menegajak kepada seluruh relawan narkoba agar menyatukan staekholder agar bisa bersama – sam menjalankan P4GN,Karena relawan narkoba juga sebagai motivator sekaligus penggerak masyarakat dalam menolak bahaya narkoba.’tutur Rumende”.

Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE Ak CA yang diwakili oleh Ronny Lumowa S.Sos, Pemerintah Kota Tomohon memberikan apresiasi kepada pihak Satlak P4GN Kota Tomohon yang telah melakukan pelatihan ini, dengan dilaksanakannya kegiatan yang sangat berkomitmen kuat untuk memberantas peredaran gelap narkoba di daerah ini.

"Ini adalah satu upaya yang dilakukan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba di Kota Tomohon. Jadi Saya mengajak kita semua untuk bersama-sama dalam aksi nyata yang melibatkan semua jajaran pemerintah, aparat penegak hukum, sektor pendidikan maupun pihak legislatif serta partisipasi aktif seluruh masyarakat dalam pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Sehingga Kota Tomohon bisa terbebas dari penyalahgunaan narkoba." ajak Lumowa.

Lumowa menambahkan, setelah dilaksanakanya pelatihan ini, semoga depannya akan membawa perubahan dalam meminimalisir kasus narkoba di Kota Tomohon dan mempersempit ruang gerak peredaran narkoba yang bisa merusak kehidupan generasi penerus bangsa.

Hadir dalam, Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Ketua Pelita Kota Tomohon Toar Pangkey, dan para Relawan Satlak P4GN dari 44 Kelurahan se-Kota Tomohon.(prise)

 

Tomohon,Sulutnews.com - Anggota DPRD kota Tomohon Carrol Senduk SE dan Jhon Runtuwene, menghadiri kegiatan “Gerakan Sejuta Masker” Mempringati Hari Ulang Tahun yang ke – 55 pada tanggal 9 September 2020,SMK Kristen 1 Tomohon yang didatangi  Ketua Tim Penggerak PKK Prov.Sulut beserta wakil bersama para guru dan para kepala sekolah yang ada di Tomohon – minahasa,dan para siswa – siswi.

Kepala Dinas Pendidikan SULUt dr.Liesje  Punuh berserta Jajaran dari dinas pendidikan provinsi Sulut Seluruh Pengurus tim penggerak PKK Prov.SULUT sudah berkeliling Manado,minahasa utara bitung dan pada hari ini ditomohon.Dalam tujuan melaksanakan Gerakan Sejuta Masker dan hari ini bertempat di SMK Kristen Tomohon.Selasa 22 September 2020.

Pada kesempatan tersebut dari pihak Tim Penggerak PKK dr.Kartika D Kandow – Tanos  menyatakan  Tujuan Tim Penggerak PKK dalam rangka meneruskan progam nasional dari Presiden Repoblik Indonesia Ir.Joko Widodo melalui ketua Umum Tim penggerak PKK Pusat Ibu Tito Karnavian,menjadi tujuan PKK pusat mendatangi kota Tomohon yakni Untuk memutuskan mata rantai penyebaran dari pada covid – 19.Maka dari itu dengan menggunakan masker kita bisa terhindar dari tertularnya Covid – 19 dan juga menghindarkan kepada orang lain virus covid -19.Pada penggunaan masker ini juga perlu di perhatikan bukan saja sekedar menggunakan masker saja tapi penggunaan maskernya salah.Semisalnya dalam penggunaan masker dibawah hidung atau penggunaan masker di taruh di leher.Untuk penggunaan masker setidaknya harus diperhatikan,selain menggunakan masker, harus rajin – rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir dan menggunakan handnitaizer dan selalu menjaga jarak berbicara kapada orang atau ditengah keramaian.Itu semua untuk memutus mata rantai covid- 19.

Lanjutnya,seperti yang di jelaskan Kepala Dinas pendidikan Prov.Sulut dr.Liesje Punuh M.Kmenyampaikan juga covid – 19 sudah mencapai 4 ribuan kasus dan dari 3 ribu sekian kasus sembuh.Untuk itu Lebih baik mencegah dari pada sudah terkena dan harus diisolasi.Dalam penggunaan Masker tidak sampai 4 – 6 jam melainkan harus di ganti.Kecuali Masker kain bisa dipakai 4 – 6 jam masih bisa digunakan dan masih bisa dicuci dan digunakan.

Berharap kita semua agar dapat mematuhi sesuai dengan protokol kesehatan dan menggunakan masker dengan baik agar terhindar dari penyebaran covid – 19.”jelasnya.

 

Usainya menghadiri HUT SMK Kristen 1 Tomohon Anggota DPRD Tomohon Carol Senduk dan John Runtuwene mendampingi Wakil Wali kota Syerly Adelin Sompotan beserta Ibu Ir.Rita M dondokambey – Tamuntuan dan Ibu dr.Kartika D Kandow – Tanos selaku pimpinan Tim Penggerak PKK Sulut dan jajaran pengurus masih dalam kegiatan “Gerakan Sejuta Masker”.menuju ke SMA Negeri 1 Tomohon.

Turut dihadiri Wakil Wali Kota Syerli Adelin Sompotan, Anggota DPRD Tomohon  Carol Senduk SE dan Drs.Jhon Runtuwene,Anggota DPRD Provinsi.Sulut Dra. Vonny Paat,Pimpinan Penggerak PKK Ibu.Ir.Rita Dondokambey – Tamuntuan,Wakil Ketua dr.Kartika D kandow, ketua Umum tim penggerak PKK Pusat Ibu Tito Karnavian, Dari pihak Kepala Dinas pendidikan Prov.Sulut dr.Grace Punuh.Para Kepala Sekolah ,Guru – guru dan Murid – murid.( prise )

Tomohon,Sulutnews.com - Komisi Pemilihan Umum Menggelar Rapat Koordinasi terkait Persiapan Tahapan Penetapan dan Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Tomohon 2020.Yang bertempat di Aula KPU Tomohon.Senin 21 September 2020.

Rapat Koordinasi di buka langsung Ketua KPU Tomohon Drs.Harryanto Y.S Lasut MAP serta menjelaskan Bakal Pasanagn Calon Pilkada 2020 di panggil untuk mengikuti Rakor dalam Persiapan penetapan serta pengundian nomor urut Bapaslon Pilwako 2020.Dalam rakor ini masing – masing kandidat hanya terdiri 10 orang termasuk Paslon.

Lanjutnya” ini juga merupakan kesepakatan yang sudah disepakati bersama.Dalam persiapan penetapan dan pengundian nomor urut Paslon yang masuk hanya dibatasi 10 orang.Itu pun sudah termasuk Bapaslon,Pimpinan Partai serta LO ( Liaison Officer)”jelas Lasut.

 Lasut menjelaskan “jika pada saat berlangsungnya penetapan dan pengundian nomor urut,dimana Bapaslon akan menuju ke Kantor KPU Tomohon ada penggerakan massa.Dari pihak KPU akan berkoordinasi dengan bagian POLRES ( Kapolres) Tomohon,untuk bisa mengatasi dan mencegah serta ada tindakan pengamanan.

Untuk diketahui pelaksanaan untuk tahapan Penetapan Paslon akan dilaksanakan pada tanggal 23 september 2020 dan untuk Pengundian Nomor Urut Paslon akan dilaksanakan pada tanggal 24 September 2020, yang bertempat di Kantor KPU Tomohon.

Dari Pihaknya berharap agar semua tetap berkomitmen dan patuh pada kesepakata yang sudah disepakati bersama.

Pada pelaksanaan Rakor ini turut dihadiri Ketua Bawaslu Deysi Soputan SPd MHum,AKBP Bambang Ashari Gatot SIK selaku Kapolres Tomohon,Kasat Pol PP Syske Wongkar,Dandim Minahasa 1302 Letkol Inf Herbert Andi Amino Sinaga.Ponce Rantung selaku Kabid Politik dalam negeri Kebangpol Tomohon.(prise)

Tomohon,Sulutnews.com,- Tinggal menghitung hari lagi dalam menghadapi Pemilihan Serentak dilaksanakan pesta demokrasi,maka dari itu Komisi Pemilihan Umum Tomohon mengajak masyarakat kota Tomohon yang sudah berhak memilih agar dapat mempersiapkan diri dengan mengecek nama anda di DPS yang berada disetiap kantor kelurahan,dimana tempat anda berdomisili.”hal tersebut disampaikan Komisioner KPU Tomohon Divisi Perencanaan Data dan Informasi Vierna Pijoh SE.Senin,21 September 2020.

Vierna menjelaskan pada tanggal 19 – 28 September adalah masa Pengumuman Daftar Pemilih Sementara ( DPS ).Dimana  setiap daftar nama  telah di tempelkan disetiap kantor kelurahan.Maka dari itu mengajak kapada masyarakat yang sudah berhak memilih agar dapat mengecek nama di Posko.”silakan mengecek nama anda,keluarga,teman,atau siapa saja apakah sudah terdaftar.Apakah sudah terdaftar tetapi ada elemen data yang keliru,jika menemukan hal demikian segera laporkan kepada PPS dikelurahan atau kepada PPK yang ada di kecaamatan masing – masing atau bisa juga laporkan langsung ke KPU Tomohon dengan membawa data / dokumen autentik.”Jelas Vierna.

Tambahnya,Untuk pengecekan nama bisa juga dengan menghubungi HOTLINE di No.0811 43 300 700,tidak mengurangi akan mengurangi pulsa atau bebas pulsa.Atau bisa juga langsung ke WEBSITE “lindungihakpilihmu”.Atau bisa juga melalui SCAN BERCODE yang tercantum dalam stiker coklit yang tertempel di rumah – rumah.

Vierna mengajak tetap semangat dan upaya maksimal untuk menuju DPT ( Daftar Pemilih Tetap ) berkualitas demi ikut mensukseskan dalam Pemiliahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon 2020 yang telah dinanti – nantikan 9 Desember 2020.”tutupnya”. ( prise )

KENDAL, Sulutnews.com - TMMD Reguler ke -109 Kodim 0715/Kendal mengadakan Table Manner buat ibu ibu Persit,ibu ibu PKK dan Remaja Karang taruna,Minggu (20/09).

Table Manner tata cara perjamuan dirasakan sangat penting,untuk diketahui karena suatu saat pasti kita akan di hadapkannya.

Chef Lia Yabes yang menyampaikan materi Table Manner di hadapan ibu ibu persit,ibu ibu PKK dan Remaja karang taruna di Balai desa Sendang Kulon.

Pada kesempatan ini ibu ibu dan Remaja Karang taruna ,diperkenalkan oleh Chef Lia Yabes berbagai jenis dan bentuk perjamuan,berbagai perangkat makan,cara pelayanan di meja makan,berbagai model penataan meja,juga berbagai jenis makanan yang akan disajikan.

"Untuk mempermudah mengingat para ibu ibu dan Remaja Karang taruna d beri kesempatan untuk mempraktekkannya,sebagai pengajar berharap agar ini mudah dimengerti dan dipahami," ujar Chef Lia Yabes.   (Pendim 0715/Kendal)