Ratahan, Sulutnews.com – “LUAR BIASA” Itulah kalimat yang tepat diberikan pada sistem pemerintahan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).  Mengapa? Karena, kembali lagi Pemkab Mitra dibawah kendali Bupati James Sumendap SH,  menorehkan sistem pemerintahan yang baik.

Dimana tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi di lingkungan Pemkab Mitra selang tahun 2017 mendapatkan penghargaan predikat Baik (B) dalam Laporan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) tahun 2017 oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Penghargaan ini pun,  langsung diserahkan MenPAN-RB Abnan Abnur kepada Bupati James Sumendap SH di Jogjakarta, Selasa, (13/02) kemarin.

Hasil ini juga merupakan kado manis bagi jajaran Pemerintahan Kabupaten Mitra, termasuk bagi Bupati James Sumendap di tahun terakhir kepemimpinan.

Keberhasilan ini tak lepas dari komitmen Pemkab Mitra pada percepatan implementasi reformasi birokrasi, memberi perhatian terhadap terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, pelayanan publik yang profesional hingga pencapaian progran kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Bupati dalam kesempatan tersebut mengatakan, hasil kali ini dengan predikat B, menunjukkan perbaikan dari tahun sebelumnya yang hanya mendapatkan CC.

“Ini adalah bagian dari kedisiplinan hingga kerja keras dan dukungan semua jajaran Pemkab Mitra, termasuk dukungan masyarakat hingga stakeholder dan wajib untuk kita syukuri. Saya persembahkan ini untuk seluruh masyarakat Kabupaten Mitra,” ujar Sumendap.

Ia pun berharap, hasil ini akan menjadi pelecut semangat bagi jajarannya untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan dan memaksimalkan pelayanan publik.

“Kita tidak akan berpuas. Tapi ini momentum bagi kita untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Tata kelola pemerintahan yang baik, dampaknya juga bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur, memberikan apresiasinya kepada pemerintah daerah yang telah melakukan upaya-upaya perbaikan nyata bagi peningkatan efisiensi birokrasi.

“Saya berterima kasih kepada bupati, walikota, dan sekretaris daerah yang telah fokus dan lebih serius lagi dalam memberikan perhatian guna terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan sekaligus berorientasi hasil,” ujarnya.

Lanjut dikatakan Abnur, saat ini efisiensi dalam birokrasi juga menjadi salah satu kriteria. Hal tersebut hanya dapat terjadi apabila akuntabilitas dapat diwujudkan oleh birokrasi itu sendiri.

“Akuntabilitas yang berorientasi pada hasil atau kinerja hanya akan tercapai apabila birokrasi dapat menerapkan manajemen berbasis kinerja dengan baik atau SAKIP,” jelasnya.(Advetorial)

Mitra, Sulutnews.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) untuk terus meningkatkan fasilitas publik di semua pelosok daerah, sungguh sangat luar biasa. Tekad untuk menjadikan Mitra semakin sejahrera terus ditunjukkan Pemkab Mitra dibawah pimpinan Bupati James Sumendap SH.

Lihat saja,  secara beruntun ecara dalam beberapa hari terakhir ini, fasilitas publik berupa sejumlah puskesmas diresmikan guna memperluas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Yang terbaru, Sumrndap meresmikan Resting Area di kawasan puncak Gunung Potong, Desa Pangu, Kecamatan Ratahan Timur, pada, Kamis (8/2) kemarin.

Bangunan ini menjadi ikon baru destinasi wisata, dan kini sebagai salah satu Resting Area termegah ditambah berada di kawasan hutan pinus dengan pemandangan menakjubkan.

   

“Ini sebetulnya bukan hanya sekedar resting area. Sebab dibangun melebih bangunan resting area. Tapi tak masalah untuk sebutannya. Ini ibarat resting area bintang lima,” ujar bupati dalam sambutannya disambut tepuk tangan para tamu undangan yang hadir.

Meski begitu, Sumendap sendiri mengaku belum puas dengan hasil ini. Dia mengatakan ini baru 60 persen dari hasil yang diharapkan. Pasalnya, masih akan dilanjutkan dengan penataan halaman hingga pembangunan tangga raksasa.

“Kawasan ini tidak saja indah, tapi juga memiliki nilai historis sebab kawasan Gunung Potong adalah lokasi pertahanan di zaman perang Permesta. Jadi, sangat potensial dikembangkan menjadi kawasan wisata terpadu,” terang Sumendap.

Dalam kesempatan tersebut bulati juga mengajak sejumlah tamu undangan diantaranya Forkompimda untuk menikmati keindahan alam dari lantai dua resting area.

Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Mitra Drs Desten Katiandago, mengungkapkan, bangunan resting area yang dibangun dengan anggaran Rp1,6 miliar atas prakarsa Bupati James Sumendap, dipersembahkan untuk warga Mitra.

   

"Lokasi ini kami bangun untuk bisa dimanfaatkan saat warga Mitra sudah lelah melakukan perjalanan,  ataupun warga luar Mitra yang akan melewati jalur ini,  untuk bisa beristirahat sejenak. Tetapi juga resting area ini akan memberikan informasi soal Mitra," ucap Katiandagho.

Dia menambahkan,  ini bagian komitmen bupati untuk menopang pariwisata di Mitra.

"Pak bupati meminta ini dilakukan secara bertahap sampai nantinya lokasi ini tertata dengan baik," jelasnya, sembari mengatakan kegiatan ini juga ikut ditandatangani prasasti sejumlah sarana pariwisata berupa rest room Pantai Lakban dan kios cendra mata.

PERESMIAN RESTING AREA KAWASAN GUNUNG POTONG, DESA PANGU, KECAMATAN RATAHAN: PAGU 1,6 MILIAR

Peresmian 12 Bangunan PKM

Rehabilitasi Bangunan:

  1. Rehabilitasi Puskesmas Touluaan, DAK 2016 Rp511.003.000
  2. Rehabilitasi Puskesmas Molompar Tombatu, DAK 2016 Rp505.900.000
  3. Rehabilitasi UPT Instalasi Farmasi, DAK 2016 Rp411.164.000

Pembangunan Rumah Dinas Dokter Puskesmas:

  1. Pusomaen, DAU 2016 Rp412.500.000
  2. Basaan, DAU 2016 Rp416.500.000
  3. Molompar Belang, DAU 2016 Rp416.656.000
  4. Tambelang, DAU 2016 Rp416.000.000
  5. Touluaan, DAU 2016 Rp417.021.000

Pembangunan Puskesmas:

  1. Ratahan Timur, DAK 2016 Rp1.463.379.000
  2. Ratahan, DAU 2017 Rp2.500.000.000
  3. Tombatu, DAU 2017 Rp1.000.000.000
  4. Ratatotok, DAK 2017 Rp878.000.000

(advetorial)

 

Ratahan, Sulutnews.com - KOMITMEN Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) lewat kepemimpinan Bupati James Sumendap SH untuk menghadirkan berbagai fasilitas publik yang memadai bagi masyarakat sepertinya tak pernah berhenti.

Langkah untuk menjadikan warga Mitra sehat dan sejahtera,  terus dipacu Pemkab Mitra.

Lihat saja,  pembangunan pasar Belang yang selama ini menjadi harapan warga. Dulunya sangat sembrawut dan tak memunkingkan,  kini menjadi megah dan nyaman.

Kini pasar yang diberi nama Pasar Rakyat Belang diresmikan oleh Bupati Mitra James Sumendap SH.


 
 

Pasar Belang yang sekira sudah puluhan tahun ditempati ini,  kini tampil dengan sangat representatif atau sangat layak untuk dihuni oleh warga pedagang sejak Senin, (5/2/2018).

Hadirnya dua bangunan ini sekaligus menjawab kerinduan masyarakat untuk menikmati fasilitas yang layak. Bahkan dinilai sebagai maha karya memasuki akhir periode pertama selama kepemimpinan empat tahun terakhir.

Di waktu yang sama,  bupati juga meresmikan Puskesmas Belang.  Puskesmas ini juga terbilang sudah representatif. Dan menjadi harapan warga dalam pelayanan kesehatan.

“Saya ingin masyarakat bisa mengakses layanan kesehatan secara mudah dan gratis. Semua warga tanpa terkecuali harus menikmati ini,” kata bupati, sembari ikut membagikan Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) secara simbolis bagi warga.

Sumendap berharap,  bangunan pasar yang terletak strategis dipusat Kecamatan Belang, dan berdiri kokoh dapat menjadi urat nadi perekonomian masyarakat.

"Bangunan ini akan menjadi ikon Kecamatan Belang, setelah sebelumnya di Ratahan juga ada Pasar Rakyat Plaza Ratahan yang sudah terlebih dahulu dibangun.

Selain itu,  bangunan pasar rakyat ini hadir untuk menjawab kerinduan masyarakat terkait keberadaan pasar yang nyaman bersih. Tidak tanggung-tanggung kita bangun lengkap dengan bangunannya yang megah. Pasar ini nantinya akan menopang perekonomian masyarakat. inilah wujud dari komitmen saya bagi masyarakat,” ujar Sumendap.

Pasar Rakyat di Kecamatan Belang ini dibangun dengan gelontoran anggaran Rp9,8 miliar, dengan dua lantai ditambah fasilitas 33 kios hingga pasar basah pada bagian belakang yang tertata rapi.

Sekedar diketahui,  bagi para pedagang yang nantinya akan menempati pasar Rakyat Belang ini,  pemerintah menggratiskan retribusi selama 6 bulan kedepan. (Advetorial).

 

Minsel, Sulutnews.com - Dalam rangka Hari Jadi ke-15 Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sabtu (27/1/2018), mewakili Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Minsel, Drs Danny Rindengan, M.Si menjadi Inspektur Uparaca. 

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Minsel, Drs Danny Rindengan saat membacakan sambutan Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE, mengatakan diharapkan menjadi kilas balik sejarah untuk menemukan jejak momentum yang menandai tahapan perjalanan daerah. 

Ini juga merupakan momentum instrospeksi diri, sebagimana Tema, Minahasa Selatan berkarya untuk menjadi berkat, dan Sub Tema, dengan semangat hari jadi ke-15 Minahasa Selatan kita tingkatkan Pembangunan, Persahabatan dan Pariwisata menuju Minahasa Selatan Hebat dan Terdepan.

“Peringatan hari jadi ke-15 adalah kilas balik dimana kita lagi diingatkan kembali komitmen kita dalam menjaga keutuhan dan persatuan Kabupaten Minahasa Selatan. Tentunya sinergisitas dan kebersamaan merupakan kunci utama dalam mencapai keberhasilan dan cita-cita kita bersama,” tukas Danny Rindengan.

Dengan semangat membangun, kiranya seluruh komponen masyarakat bisa bergandengan tangan untuk terus menjadikan Minsel Kabupaten hebat dan terdepan. Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE menyampaikan rasa syukur 15 tahun telah berdirinya Kabupaten Minahasa Selatan. untuk itu diharapakan komitmen kita dalam pengembangan pembangunan dalam segala bidang.

“Harapan saya, kedepan pembangunan yang ada pencapaiannya dapat berkesinambungan. Diharapkan pembangunan dari segala segi akan meningkat,” tutur Bupati Tetty Paruntu.

Upacara peringatan hari jadi ke-15 Kabupaten Minsel turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Minsel Franky J. Lelengboto ST dan Rommy Pondaag MH. Unsur Forkopimda Minsel, sejumlah anggota DPRD Minsel, para Asisten, Pimpinan OPD, Camat, Hukum Tua, Veteran, serta undangan lainnya. (Advetorial/ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Bupati Kabupaten Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu, SE menghadiri undangan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat jenderal Sumberdaya Air, di Hotel Bidakara, Jakarta. Rabu (14/2/2018).

Kehadiran Bupati Tetty Paruntu kali ini sehubungan dengan telah diterbitkannya Surat Penetapan Pemberian Hibah (SPPH) nomor: S 591 MK.7 2017 tanggal 6 Desember 2017.

“Surat Hibah ini untuk kegiatan Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP),” ujar Bupati Tetty Paruntu.

Dalam Kesempatan Ini Bupati Tetty Paruntu diberikan kehormatan untuk mewakili 74 Kabupaten untuk penandatanganan Perjanjian Hibah Daerah (PHD).

Kepada media ini, Kabag Humas Pemkab Minsel, Henri Palit, SH mengatakan, inilah bentuk upaya pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan lewat kepemimpinan Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE dalam komitmen, usaha dan kerja keras dalam membangun dan mensejahterahkan rakyat Minahasa Selatan.

“Ini adalah komitmen Bupati Tetty Paruntu untuk selalu memperhatikan kebutuhan rakyatnya terutama dalam pengembangan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan,” tukas Henri Palit.

Diketahui, penandatanganan PHD di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) hanya dilakukan oleh 2 Kabupaten, yakni Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Bolaang Mongondow. (Advetorial/ferrowaney)

 

 

Minsel, Sulutnews.com - Keseriusan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam memajukan pertanian terus diupayakan. dibawah pimpinan Bupati Dr (Min) Christiany Eugenia Paruntu, SE, Jumat (6/4/2018), Pemerintah daerah, menerima kunjungan sejumlah petinggi dari Kementrian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI).

Adapun kegiatan tersebut didampingi Kepala Dinas Pertanian Minsel Ir. Frans Tilaar, Sekretaris Dinas Pertanian Ronald Paath, Kabid Holtikultura dan Tanaman Pangan Allbrian Rantung, SPt, MSi dan Kabid Prasarana dan Sarana Augus Sumajow.

   

Informasi yang didapat media ini, kunjungan pejabat Kementan RI adalah Dr. Ir. Prihasto Setyanto, M.Sc selaku Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Ditjen Hortikultura, DR. Prayudi, selaku Kabag Kebijakan dan Program Biro Perencanaan Kementan RI, serta yang datang terakhir adalah Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI, DR Sumarjo Gatot Irianto. Kunjungan tersebut dalam rangka modernisasi pertanian, mulai dari menanam Cabe di Green House, Panen Padi Ladang, menanam Padi Ladang, dan menanam jagung melalui modernisasi pertanian.

Mewakili Menteri Pertanian RI, Prihasto Setyanto, mengatakan sangat mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Mihasa Selatan di bawah pimpinan Bupati Tetty Paruntu dalam mengembangkan dan memajukan pertanian di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja serta upaya Bupati Tetty Paruntu dalam melakukan lobi ke pemerintah pusat. Tentunya tidak sia-sia, hasilnya begitu banyak bantuan yang datang di Minahasa Selatan, seperti alat-alat pertanian, benih serta dana-dana, untuk kemajuan pertanian yang ada”, tukas Prihasto Setyanto.

Iapun mengakui, sangat mengagumi Kabupaten Minahasa Selatan yang memiliki sumber daya alam yang luar biasa. Dimana tanah Minahasa Selatan memliki potensi yang menjanjikan dalam menggali dan mengembangkan bidang pertanian.

   

Sementara itu Bupati Tetty Paruntu mengajak kepada seluruh masyarakat petani Minsel untuk membantu dan menopang dalam doa dalam menunjang kerja pemerintah memajukan kesejahteraan petani serta bidang lainnya demi kemajuan Kabupaten Minahasa Selatan.

“Tanah kita subur, punya SDM, ditambah bantuan dari pemerintah pusat, saya yakin hasil dari Minahasa Selatan dapat menjadi lumbung untuk Sulawesi bahkan Indonesia”, ujar Bupati Tetty Paruntu.

Dengan adanya keseriusan Bupati Tetty Paruntu dalam membangun sektor Pertanian di Kabupaten Minsel, maka Kementrian Pertanian RI akan mendukung penuh dan berperan aktif menunjang program-program pemerintah Kabupaten Minsel.

Adapun kegiatan yang dilakuan dalam rangka modernisasi Pertanian di Minsel adalah:

  1. Penanaman cabe dalam Green House yang menandai dimulainya pemanfaatan Green House yang dibangun dengan dana APBD 2017.
  2. Panen padi ladang sebagai upaya mendukung program swasembada beras dan kedaulatan pangan.
  3. Pencanangan gerakan moderenisasi pertanian dengan memanfaatkan alat dan mesin pertanian bantuan Kementan RI yang dikelola dalam bentuk Brigade Alsintan Kabupaten Minsel.
  4. Pemeriksaan kesehatan reproduksi ternak sapi dan Inseminasi buatan dalam rangka upaya khusus sapi indukan wajib bunting (SIWAB). (Advetorial/ferrowaney).
  5. Tatap muka dengan masyarakat petani se-Kabupaten Minsel dilanjutkan dengan penyerahan bantuan benih dan Alsintan kepada kelompok tani. (Advetorial/ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE diundang untuk menerima penghargaan Bakti Koperasi dan Usaha Kecil Menengah tahun 2018 dari Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut, diberikan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, dalam acara Pembukaan Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) Koperasi dan UKM yang dilaksanakan di Ramayana Ballet Kompleks Candi Prambanan Daerah Istimewa Yokyakarta, Rabu, (4/4/2018).

Adapun penerimaan penghargaan ini, karena Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE dan Wakil Bupati Franky Donny Wongkar, SH lewat dinas terkiat, peduli serta mampu mengembangkan dan mengangkat potensi usaha kecil menengah lewat koperasi yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan.

“Koperasi sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk itu pemerintah terus berupaya membangun perekonomian lewat pengembangan usaha kecil menengah, karena dengan begitu, masyarakat dapat terbantu baik dari segi ekonomi keluarga maupun lainnya. Semoga kedepan Koperasi ini akan terus lebih baik, guna menjadikan Kabupaten Minsel makin Hebat dan Terdepan lagi,” ujar Bupati disela-sela acara, didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Minsel Meyti Adi Tumbuan dan Kabag Humas dan Protokol Henri Palit SH.

Ia menambahkan, dengan penghargaan yang diraih Pemkab Minsel dalam bidang koperasi dan UKM ini, akan menjadi pemicu semangat bagi pemerintah dan pengurus koperasi di Minsel untuk terus berkiprah dalam pengembangan koperasi yang berpihak pada kepentingan rakyat. (Advetorial/ferrowaney)

 

Minsel, Sulutnews.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Jumat (12/1/2018) menggelar rapat paripurna penutupan masa persidangan ketiga tahun sidang 2017, dan pembahasan masa persidangan kesatu tahun sidang 2018, serta penetapan rencana kegiatan tahunan (RKT) DPRD Minsel dan penyampaian laporan hasil reses masa persidangan ketiga tahun sidang 2017.

Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota dewan yang selama tahun 2017 telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembawa aspirasi masyarakat.

“Segala aspirasi masyarakat yang telah diterima anggota dewan dalam reses lalu dan telah disampaikan kepada kami. Selaku pemerintah kabupaten akan kami perhatikan, apalagi mengenai pembangunan infrastrukutur. Nantinya akan dikaji lebih dulu sesuai dengan aturan, serta dana yang tersedia,” tukas Tetty Paruntu (sapaan akrab Bupati Minsel).

Hadir pula dalam kegiatan ini mantan Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana SH. SIK, MSi, yang datang berpamitan dengan jajaran pemerintahan kabupaten. Sedangkan AKBP F. X. Winardi Prabowo SIK, hadir memperkenalkan diri sebagai Kapolres Minsel.

Tampak hadir juga dalam kegiatan paripurna ini, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Minsel, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kepala Bagian (Kabag), para Camat dan tamu undangan lainnya. (Advetorial/ferrowaney)

 

 

   

 

 

 

 

 

Minsel, Sulutnews.com - Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan dalam rangka Penyampaian Pokok-pokok pikiran DPRD dalam penyusunan  Rancangan Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Minahasa Selatan tahun 2019. Kamis (15/2).

Sekretaris DPRD Minsel, Lucky Tampi, SH, dalam pelaporannya, mengatakan penjaringan aspirasi masyarkat telah dilaksanakan melalui Reses DPRD Kabupaten Minsel. Sebagaimana yang tertuang dalam Pasal 55 huruf (a) Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2010, Pasal 68 huruf A, serta Peraturan DPRD Minsel No. 1 Tahun 2014 tentang tata tertib badan anggaran bertugas memberikan saran dan pendapat berupa Pokok-pokok DPRD kepada kepala daerah dalam rancangan APBD paling lambat 5 bulan sebelum penetapan APBD.

"Dengan mengacu pada peraturan yang berlaku, maka menjadi ketentuan pandangan dan pertimbangan DPRD akan arah prioritas pembangunan sebagaiman usulan kebutuhan program kegiatan, guna pembangunan Kabupaten Minahasa kedepan. “Jelas Tampi

   

Selanjutnya, Wakil Ketua DPRD Rommy Pondaagh SH, MH, di dampingi Wakil Ketua DPRD Franky Lelengboto ST membacakan surat keputusan dari partai Gerindra terkait Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Minsel Fraksi Gerinda atas nama Rosmerry Langi digantikan oleh Vera Mandagi.

Ia juga menyampaikan Apresiasi kepada Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE dalam penghargaan “Pengabdian Kepada Masyarskat Tahun 2018, dengan meraih Gelar Doctor Honoris Causa, oleh Sekolah Tinggi Theologi -IKAT Jakarta, dalam rangka Dies Natalis ke-32 mengsyukuri 32 tahun pengabdian. 

Sementara itu, Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE yang diwakili Wakil Bupati Minsel Franky Donny Wongkar SH, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada DPRD Minsel dalam pokok-pokok pikiran untuk kemajuan dan pengembangan daerah, demi terciptanya Minsel hebat dan terdepan. 

"Tentunya menjadi harapan pihak Legislatif maupun Eksekutif terus berkomitmen menjalankan amanah dalam RKPD sesuai aspirasi masyarakat, demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan. Atas nama Bupati Dr. Christiany Eugenia Paruntu, SE, menerima pokok-pokok pikiran ini.“ Ungkap Wongkar. (Advetorial/ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Dr (HC) Christiany Eugenia Paruntu SE, D.Min menghadiri Musrembang Provinsi Sulut yang dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Steven Kandow, SE di Grand Kawanua International City Manado. Kegiatan tersebut,  Kabupaten Minsel kembali meraih peringkat 1 terbaik dalam pelaksanaan pembangunan se-Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Rabu  (18/4).

   

Bupati Tetty Paruntu mengatakan, Ini merupakan penghargaan ke-3 yang boleh diraih Kabupaten Minsel 3 tahun terakhi ini. Semua ini hasil kerja keras para SKPD serta topangan dan dukungan masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan.

 “Penghargaan Pembangunan Daerah Provinsi Sulut tahun 2018 dan meraih Peringkat 1 terbaik, diterima Pemkab Minsel dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi Sulawesi Utara (Musrembangprov) 2018”, kata Bupati Tetty Paruntu.

   

Dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Dan Kabupaten Minsel mendapat prestasi dengan meraih Piala dan Piagam Penghargaan Anugerah Pangripta Nusantara (Perencanaan Pembangunan Daerah Terbaik).

“Ini bukti bahwa kami sangat menginginkan kemajuan di daerah. Untuk ke tiga kalinya Minsel meraih penghargaan ini. Terimakasih kepada Bapelitbang atas kerjakeras juga seluruh perangkat daerah dalam proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang sesuai dengan mekanisme” kata Bupati Tetty Paruntu.

Tampak hadir bersama Bupati Tetty Paruntu dalam pemberian penghargaan ini Sekdakab Minsel Drs Danny Rindengan, MSi dan Kepala Bapelitbang Dr. Meidy Maindoka, Kabag Humas dan Protokoler Henri Palit. (Advetorial/ferrowaney)