Sosialisasi Konsep Perubahan Tata Gereja GMIM 2016 Tuntas

Written by  Adrianus RP Mar 22, 2021

Tangel: SMSI ke -80 Siap Digelar

Tomohon,Sulutnews.com - Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa  (BPMS GMIM), diketahui telah melaksanakan Sosialisasi Draft Perubahan Tata Gereja GMIM Tahun 2016 bagi peserta Sidang Majelis Sinode Istimewa (SMSI) ke-80 GMIM, pada tanggal 15 -20 Maret 2021 bertempat di Auditorium Bukit Inspirasi (ABI) Tomohon.

Kepada awak media, Senin (22/03), Sekretaris BPMS GMIM Pdt. Dr. Evert A.A. Tangel, M.Pd.K,

Menjelaskan, bahwa maksut kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian tahapan persiapan pelaksanaan Sidang Majelis Sinode Istimewa (SMSI) ke-80 GMIM.

Ditegaskan Tangel, SMSI ini adalah  amanat Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST)ke-32 GMIM Tahun 2019 di Wilayah Bitung VII dan SMS ke- 33 Tahun 2021 di Wilayah Lembean Kora-Kora.

SMSI seharusnya dilaksanakan pada bulan Juli 2020. Tapi karena  tahun 2020 terhalang dengan adanya COVID-19, maka ditunda pelaksanaannya di tahun 2021 ini. SMSI ini akan membahas agenda khusus yaitu Perubahan Tata Gereja GMIM Tahun 2016, ujar Tangel.

Diterangkan Tangel,  Dalam sosialisasi ini telah di bahas beberapa hal pokok  yang merupakan tanggapan para peserta SMSI di sekitar Draft Perubahan Tata Gereja GMIM Tahun 2016 yang sebelumnya telah dikirim melalui aplikasi persidangan bagi setiap peserta sidang.

Lanjut, untuk Perserta SMSI yang hadir dalam sosialisasi diatur kehadiranya sesuai jadwal. Peserta yang dimaksud terang Tangel,  adalah perutusan jemaat maupun wilayah dari unsur Syamas, Penatua, Guru Agama dan Pendeta baik yang ada di tanah Minahasa maupun dari luar tanah Minahasa seperti dari Makassar, Luwu Timur, Wilayah Jabodetabek, Bandung dan sekitarnya.

Dan dari Luar Negeri seperti dari Jepang, Hongkong, Australia dan Amerika, sedangkan untuk Para peserta dari luar daerah tanah Minahasa dan Luar Negeri mengkuti secara daring. Jumlah kehadiran adalah 1450 orang peserta SMSI, urai Tangel.

Untuk Pemateri dalam kegiatan tersebut adalah dari BPMS dan Tim Kerja Perubahan Tata Gereja GMIM 2016.  Dari BPMS dibawakan langsung oleh Ketua BPMS GMIM Pdt. Dr. Hein Arina dan dari Tim Kerja Perubahan Tata Gereja GMIM 2016 oleh Ketua dan Sekretaris Tim Kerja Pdt. Joke Mangare, M.Th. dan Pdt. Christian Luwuk, M.Th.

Dikatakan Tangel, dari hasil sosialisasi ini akan dibahas oleh BPMS dan kemudian akan dikirim kembali kepada semua peserta SMSI melalui aplikasi persidangan untuk ditanggapi lagi, kemudian akan di bawa dalam SMSI Ke-80 GMIM tanggal 29 Maret 2021.

Untuk Pelaksanaan Sosialisai ini telah menerapkan prokes secara ketat dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

 

Dimana setiap peserta wajib mengikuti swab antigen, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir/membawa hand sanitizer, mengatur jarak duduk (250-300 kursi dari kapasitas ruangan ABI secara normal 3000 kursi) serta telah mendapatkan ijin dari gugus tugas Kota Tomohon, tutup Tangel. (Adrian)