Raker GMIST, Tingkatkan Sinergi Jemaat Dengan Pemerintah Daerah

Written by  Oct 26, 2018

Jakarta, Sulutnews.com - Sinode Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) menggelar rapat kerja (Raker) tahunan pelayanan Pelayanan Kategorial Laki-Laki dan pengesahan rancangan program kerja 2019 dilaksanakan di GMIST Baith Allah, Cempaka Putih, Jakarta Timur, Jumat(26/10/2018).

"Raker juga guna mempererat tali persaudaraan antar pimpinan dan anggota jemaat, sekaligus lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat,kepada Tuhan" ungkap Steven Setiabudi Musa, Ketua Panitia Raker Pelka Laki-laki GMIST 2018. "Kita tentu berharap semua jemaat GMIST memiliki kekuatan dan ketahanan spiritual yang tangguh, dalam menghadapi tantangan dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bertanah air," papar Steven, yang juga anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta itu.

Raker Pelka Laki-laki GMIST diikuti sekitar 130 peserta yang sebagian besar berasal dari Sangihe dan Siau Tagulandang Biaro. Peserta raker kemudian mengikuti dua simposium. Pada simposium pertama, mereka mendengarkan paparan dari Bupati Kepulauan Sangihe yang juga Ketua Pelka Laki-laki Sinode GMIST, Jabes E.Gaghana, SE, ME.

Materi yang dibawakan Bupati Kepulauan Sangihe pada simposiium pertama ini bertema. "Potensi, peluang dan tantangan masyarakat di wilayah perbatasan sebagai bagian integral wilayah NKRI."

Wakil dari Bupati Kepulauan Siau, Tagulandang dan Biaro tampil pada simposium kedua, yang membawakan materi "Peningkatan dan pengembangan kelembagaan umat dalam kerja sama kemitraan untuk mendorong peluang usaha masyarakat."

Bupati Sangihe Jabes E.Gaghana, SE, ME yang juga Ketua Pelka Laki-laki Sinode GMIST, menyebut bahwa raker seperti ini sangat bermanfaat untuk lebih mengembangkan komunikasi yang efektif antara jemaat dengan pemerintah. "Sehingga kita dapat bersinergi membahas dan memecahkan setiap permasalahan yang dihadapi dalam berbagai aspek pelayanan untuk dicari solusi yang terbaik," papar Jabes E.Gaghana, SE, ME.

Dia juga berharap raker Pelka Laki-laki GMIST mampu merumuskan program-program pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan spiritual warga jemaat, dan pada akhirnya juga mampu bersinergi dengan program pemerintah daerah

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Utut Adianto juga mengemukakan pentingnya warga jemaat GMIST bersinergi dengan program-program pemerintah daerahnya, termasuk dalam bagaimana warga dapat memanfaatkan secara maksimal potensi dan kekayaaan alam daerahnya masing-masing. "Saya tahu kalau Sangihe Talaud dan sekitarnya itu potensinya luar biasa," demikian antara lain dikemukakan Wakil Ketua DPR Utut Adianto yang pada kesempatan itu didampingi politisi dari PDIP seperti Charles Honoris dan Marinus Gea.

Cyprus A.Tatale dari GMSIT mengakui besarnya potensi Sangihe dan Sitaro, terutama dari sektor laut. Potensi perikanan di Sangihe merupakan ladang emas bagi masyarakat. Ironisnya, kekayaan laut Sangihe dan Sitaro itu selama ini justru diekploitasi oleh pihak yang tidak semestinya. "Kekayaan laut di sana dikeruk oleh pihak-pihaki yang tidak bertanggung-jawab, terutama nelayan-nelayan asal Filipina," kata Cyprus, sembari menyebutkan besarnya kerugian yang ditanggung pemerintah akibat ilegal-fishing di sana.

"Jadi, warga sesungguhnya sangat membutuhkan uluran tangan dari pemerintah. Tentu banyak caranya, misalnya dengan meningkatkan akses dari tol laut yang diharapkan bisa segera mencapai kesana," papar politisi Partai Golkar itu.

Cyprus juga menyebutkan, Sangihe dan Sitaro juga terkenal dengan potensi sumber daya alamnya yang luar biasa. "Buah pala terbaikl berasal dana sana," katanya. Namun, petani pala di sana tetap kurang mendapatkan penghasilan yang layak.(**)