Religi

Religi (47)

Manado, Sulutnews.com - Ustad Umar Maliki mengajak jamaah Masjid Nurul Jihad Polda Sulut agar senantiasa meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.

Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi penceramah pada kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) personil Polda Sulut yang beragama Muslim di Masjid Nurul Jihad Mapolda Sulut, Kamis (17/10/2019).

Dalam ceramahnya, ustad kondang di Manado ini mengajak seluruh personil dan jamaah yang hadir untuk selalu menjauhkan diri dari hal-hal kemungkaran dan agar selalu berbuat kebaikan.

Apalagi katanya saat ini marak terjadi hal-hal yang bersifat radikal dan teror. Untuk itu ia minta agar jamaah jangan sampai terjerat dengan hal-hal tersebut.

“Mari kita sama-sama menolak segala bentuk radikalisme yang mengatasnamakan agama, dan menolak setiap demonstrasi anarkis yang merusak persatuan dan kesatuan bangsa serta mendukung sepenuhnya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2019,” ujarnya.

Kegiatan Binrohtal ini dihadiri juga para PJU Polda dan personil Polda Sulut serta Bhayangkari yang beragama Muslim.(/MS)

Manado, SulutNews.com – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, SE mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sangat konsen dan memperhatikan perkembangan setipa organisasi kemasyarakatan didaerah itu.

“Organisasi apa saja yang ada didaerah ini tentunya akan dibantu oleh pemerintah, asalakan sesuai dengan mekanisme organisasinya dan kami tidak pernah mengesampingkan organisasi kemasayarakatan karena itu merupakan kewajiban bagi pemerintah”, kata Olly pada saat memberikan sambutannya pada pelaksanaan pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Syarikat Islam Sulawesi Utara, Jumat malam di Sintesa hotel Manado.

Gubernur mengatakan hal tersebut untuk menjawab permintaan Ketua Umum DPP-LT Syarikat Islam, DR. Hamdan Zoelva yang meminta pemerintah daerah dapat memperhatikan keberadaan organisasinya didaerah Sulut ini.

Olly selanjutnya mengatakan, sejak awall dirinya terpilih menjadi gubernur banyak sekali pimpinan-pimpinan ormas datang menyampaikan beberapa permintaan dan pemerintah membantunya sesuai mekanismenya.

“Beberapa yayasan sekolah Tjokroaminoto di Kota Kotamobagu juga pernah dibantu sehingga pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dapat terlaksana dengan baik” ujar Kamebey sambil berkelakar, kebetulan pengurusnya kenal dengan gubernurnya.

Pada bagian lain sambutan Gubernur Sulut itu mengatakan, masyarakat Sulut heterogen, berbagai suku dan agama ada di Sulut, dan kehidupan masyatakatnya penuuh dengan kasih saying, saling membantu antar sesame masyarakat sehingga jarang bahkan tidak ada sama sekali konflik antara sesamanya.

“Sulut dengan kredonya Torang Samua Basudara dan sama-sama ciptaan Tuhan itu hingga kini belum terdengar adanya suatu konflik yang memprihatinkan, karena masyarakatnya hiddup rukun dan damai”.

Sementara itu, warga Syarkat Islam Sulut mendoakan Olly Dondokambey menjadi pemimpin nasional, dimana sangat santer namanya disebut-sebut akan menduduki jabatan ditingkat nasional.

“Kami doakan kepada bapak gubernur Olly Dondokambey bisa menjadi pemimpin nasional di Jakarta”, kata sejumlah tokoh dan warga SI lainnya.

Sementara itu pula, Ketua DPW Syarikat Islam Sulut terpilih, Machmud Turuis, SE secara terpisah mengatakan, akan melaksanakan amanah yang diembannya ini demi masyarakat dan kaum Syarikat Islam.

“Karena sudah dilantik, saya akan menjalankan roda organisasinya dengan baik dan benar, dan akan memperhatikan apa-apa yang disarankan baik oleh Ketua Umum DPP-LT Syarikat Islam, Hamdan Zoelva maupun permintaah pak Gubernur Olly Dodmdokambey”, uacapkan kepada Sulutnews.

Hadir dalam pelantikan tersebut, tokoh-tokoh agama, pimpinan-pimpinan ormas Islam, ketua DPW NU Sulut, Ketua DPW Muhammadiah, Alwasliyah, Ketua Kerukunan Wanita Islam Sulut, pengurus Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Masjid Sulut, pimpinan dan anggota KWI dari beberapa daerah lainnya serta pengurus Wanita Syarikat Islam (WSI) Sulut, Minahasa dan Kota Bitung. (GB)

Manado, Sulutnews.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lajnah Tanfidziah (DPP-LT) Syarikat Islam, DR. Hamdan Zoelva, SH.MH melantik dan mengukuhkan  pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) SI Sulut massa jihad 2019-2024 di Manado, Sulawesi Utara, Jumat malam (4/10/2019).

Sebelum melantik kepengurusan baru tersebut, Hamdan Zoelva mengambil sumpah dan ikrar  SI dimana setiap pengurus bersedia diri membela dan siap memajukan organisasi Islam tertua di Indonesia tersebut.

“Apakah saudara bersedia diambil sumpahnya dan berjanji atas nama Allah dimana saudara dapat menjalankan roda organisasi ini dengan baik dan tanpa pamrih demi kemajuan organisasi didaerah nyiur melambai”, kata Zoelva dan secara serentak pengurus DPW SI Sulut menyambutnya dengan kata siap bersedia.

Dalam sambutan tanpa teks, Hamdan Zoelva mengatakan, Syarikat Islam merupakan salah satu organisasi kemasayarakatan Islam tertua di Indonesia yang lahir dengan nama Syarikat Dagang Indonesia (SDI) dibawah pimpinan almarhum Haji Oemar Said Tjokroaminoto bersama para pejuang kemerdekaan lainnya.

SDI didirikan untuk mengatasi permasalahan perekonomian yang melanda bangsa dan seluruh rakyat Indonesia dilakukan kaum kapitalis yang menjajah bangsa Indonesia, maka para pejuang bangsa tidak rela melihat nasib dan keadaan masyarakat Indonesia.

“Syarikat Islam itu adalah ormas terbesar, menyebar diseluruh tanah air, mulai dari Pulau Jawa, Sumatera dan Sulawesi, termasuk terbesar juga di Sulawesi Utara”, kata mantan Ketua Majelis Konstitusi itu.

Sekarang zaman sudah berobah, dimana-mana terjadi peningkatan  status sosial dan perekonomian, dan Syariikat Islam akan tetap eksis dalam menyokong pembangunan bangsa melalui pprogramnya yaitu ekonomi kerkakyatan, tuturnya.

Hamdan meminta kepada pengurus DWP Syarikat Islam Sulut untuk segera menginventarisir, mendata  para pedagang yang ada didaerah itu karena sesuai laporan bahwa umumnya para  pedagang yang ada di Manado itu adalah kaum Syarikat Islam.

Selain juga sekolah-sekolah Tjokroaminoto dan yayasan-yayasannya yang selnjutnya akan dimasukan kurikulum berbasis ke SI-an.

“Kita data dan inventarisir para pedagang dan sekolah-sekolah dan selanjutnya melalui program peningkaatan ekonomi kerakyatan SI yang sedang dilakukakan oleh DPP dapat menyalurkan bantuannya”, harapnya.

Pada bagian lain, Hamdan Zoelva yang merupakan sahabat dekat Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, meminta pemerintah Provinsi Sulut dapat membantu kepada pengurus yag baru demi terlaksananya tugas dan tanggung jawab yang diemban.

Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Syarikat Islam Sulawesi Utara yang dilantik tersebut sesuai Surat Keputusan DPP-LT SI Nomor 026/SKEP/LTSI/VI/2019, tanggal 14 Juni 2019,  terdiri dari Ketua DPW SI Sulut, Machmud Turuis dibantu sejumlah wakil ketua, Sekretaris DR. Hamdi Gagule, MSI dibantu sejumlah wakil sekretaris dan Bendahara H. Rahmudin Djamir.Sedangkan dewan wilayah diketua H. Sultan Udin Musa, Sekretaris H. Herdjan Tawabah, S.Sos

Hadir dalam pelantikan pengurus DPW SI Sulut tersebut, Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Kapolda Sulut, Kepala Kementerian Agama Sulut, Ketua MUI Sulut, Ketua Wilayah Nahdlatul Ulama Sulut dan Ketua DPW Muhammadiah Sulut, pimpinan-pimpinan ormas dan tokoh-tokoh agama didaerah itu. (GB)

Manado, SulutNews.com – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Syarikat Islam Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terpilih, H. Machmud Turuis, SE mengatakan, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lajnah Tanfidziah (DPP-LT) Syarikat Islam, DR, Hamdan Zoelva, SH.MH dipastikan hadir di Manado untuk melantik dan mengambil sumpah terhadap pengurus DPW SI Sulut terpilih,  masa jihad 2019-2024 di Manado, Jumat (4/10/2019).

“Insha Allah pak Ketum, Hamdan Zoelva dipastikan hadir bersama sejumlah DPP SI lainnya  untuk melantik pengurus DPW Syarikat Islam Sulut masa jihad 2019-2024”, kata Machmud Turuis dalam percakapan via telepon dengan SULUTNEWS.COM, Kamis(3/10/2019) di Manado.

Machmud Turuis yang terpilih sebagai Ketua Wilayah SI Sulut pada Musyawarah Wilayah SI beberapa waktu lalu  itu  mengatakan, kehadiran Ketum SI selain melantik dan mengukuhkan kepengrusan SI Sulut, juga akan menjadi pembicara utama dalam acara seminar sehari tentang ekonomi kerakyatan yang digagas pengurus SI Sulut.

Menyinggung tentang program kerja SI kedepan, tokoh banker Sulut ini mengatakan, akan memajukan program kerja Si sesuai yang diamanatkan oleh DPP SI, yaitu mengembangkan perekonomian masyarakat.

“Kalau organisasi lainnya seperti NU bergerak dibidang da’wah dimana banyak pesantren yang dibuat oleh NU, begitu juga ormas Muhammadiyah mengembangkan pendidikan, sedangkan SI sudah kembali ke Khittah yaitu da’wah ekonomi ummat”, tandas Direktur Pemasaran Bank Sulut itu.

Menurutnya,   beberapa kebijakan strategis yang akan dikembangkan dalam periode kepemimpinannya lima tahun ke depan yaitu membangun usaha mikro, hingga pengembangan pendidikan.

"Sebagai sebuah organisasi, SI akan kembali kepada khittah awalnya sebagai organisasi yang menghidupkan dagang dan wirausaha di kalangan umat Islam," ujar Turuis yang dikenal sangat dekat dengan warga.

Dalam mengembalikan dasar SI kepada perjuangan awal yang dibangun pada tahun 1912, melakukan pemberdayaan ekonomi umat yang masif di seluruh Indonesia. Lima tahun ke depan, SI merencanakan membentuk minimal 2500 usaha mikro dan koperasi.

"Ini akan terus kita bimbing dan membangun jaringan usaha yang kuat dengan program yang sama dengan yang dilakukan pemerintah seperti kebijakan saat ini," lanjut Machmud

Machmud  yakin jaringan kerja yang dicanangkan tersebut bisa dicapai dengan semangat juang kader-kadernya. Apalagi, persoalan pelik yang terjadi selama ini dilatarbelakangi kurangnya semangat dagang umat Islam Indonesia.

"Selama ini kita kurang dalam bidang ekonomi. Dengan kebijakan SI melalui dakwah inilah kita mencatat sejarah penting dalam perjuangan Islam di Nusantara kelak," tuturnya.

"Jika kuat secara ekonomi baik sebagai umat Islam maupun bangsa insha Allah kita akan kuat dalam bidang politik, pertahanan dan keamanan. Kekuatan eko dan di samping kekuatan ideologis menjadi basis kekuatan politik," tambah dia.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana H. Kennedy Paputungan secara terpisah mengatakan, persiapan dan kesiapan pelaksanaan baik pelantikan dan seminar sehari tersebut sudah mencapai 90 persen, tinggal beberapa item yang harus dikerjakan oleh panitia.

“Kami berharap pelantikan pengurus DPW SI Sulut yang akan dilaksanakan hari Jumat tgl 4 Oktober 2019 di Peninsula Hotel jam 13.00 wita akan dihadiri oleh Bapak Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan para pejabatan daerah itu akan berlangsung lancar dan sukses”, pinta Keneddy.(/GB)

Manado, SulutNews - Shalat Hari Idul Adha tahun 1440 Hijiriah bertepatan 11 Agustus 2019 di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) berjalan lancar dan sukses.

Pantauan Sulutnews, Minggu disejumlah lokasi shalat ied, meliputi lapangan Sparta Tikala, halaman Mapolda Sulut, halaman Korem 131 Santiago, lapangan Ketang dan Ternate Baru serta halaman bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, umumnya dihadiri ribuan jamaah umat Islam, laki-laki dan perempuan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Sementara di halaman Kalimas, Pelabuhan Manado, suasana penuh haru dan sedih saat khatib Idul Adha membawakan kisah tentang peristiwa kurban yang terjadi antara dua orang anak, yaitu Nabi Ibrahim dan putra kesayangannya, Ismail.

“Hati siapa yang tak sedih, anak yang puluhan tahun dinanti-natikan kehadirannya oleh Nabi Ibrahim dan isterinya, Sitti Hajar, diminta  oleh Allah untuk dikurbankan”, kata khatib Ust. Guntur Bilulu pada saat bertindak sebagai khatin.

Guntur Bilulu mengatakan, peristiwa haru tersebut terjadi setelah Nabi Ibrahim mendapat wahyu dari Allah berupa mimpi yang datang tiga kali berturut-turut, yaitu tanggal 7,8 dan 9 Dzhulhijjah dan pada keesokan harinya di tanggal 10 Dzhulhijjah Nabi Ibrahim membawa putranya ke Kota Mina untuk disembelih.

“Allah bukannya tidak tau keberadaan hati nabiNya, Ibrahim, tetapi, Allah ingin mencoba sejauh mana keimanan Nabi Ibrahim, apakah dia sayang kepada anaknya atau kepada Allah”, tegas Ustad Guntur ditengah-tengah ribuan jamaah yang memadati lapangan kalimas Manado.

Para jamaah terlihat meneteskan air mata sedih, manakala khatib membacakan doa terakhir yang meminta Allah dapat mengampui dosa-dosa dan kesalahan para orang tua yang telah melahirkan anak-anaknya kedunia ini.

“Allah akan mengijabah doanya anak-anak shaleh manakala mereka meminta kepada Allah, kapan dan dimana saja”, ujar ustad Guntur yang jebolan salah satu pesantren di Jawa itu.

Suasana haru berlangsung hingga usai shalat ied dan para jamaah langsung berpelukan satu sama lain untuk saling meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan.(/Merson Simbolon)

Manado, Sulutnews.Com - Sebagai bentuk kesaksian dalam menjalankan tugas pelayanan, maka apapun tantangan yang dialami pasti akan dapat dilalui. Hal ini menjadi tanda atas pelantikan panitia pelaksana Rapat Konsultasi Komisi Pelayanan Anak Sinode GMIM tahun 2019.

dalam acara pelantikan yang dirangkaian dengan ibadah bersama jemaat tersebut Pnt Netty Agnes Kalulu - Pantouw selaku Ketua Panitia dalam sambutannya menyampaikan agar jangan pernah menolak pekerjaan pelayanan serta jangan pernah lelah bekerja diladangnya TUHAN, segala sesuatu patut disyukuri karena apa yang ada dihidup kita semata mata hanyalah oleh karena Kasih Karunia TUHAN."Beri yang terbaik untuk pekerjaan pelayanan baik dalam berkeluarga, berjemaat dan bermasyarakat," ungkap NAP.

Juga pada kesempatan yang saman NAP  mengajak seluruh panitia pelaksana bersama jemaat untuk bergandengan tangan dan bekerja bersama  sambil berdoa memohon pertolongan dan pemberkatan dari TUHAN  agar pelaksanaan Rapat Konsultasi Komisi Pelayanan anak sekolah minggu yang sedianya dilaksanakan bulan Oktober 2019 boleh berlangsung dengan sukses. "Kerja bersama dan saling menopang sangat diharapkan agar sukses pelaksanaan Rapat Konsultasi Komisi Pelayanan Anak GMIM dapat dicapai," ungkap NAP.

Untuk pelaksanaan rapat konsultasi akan dilaksanakan di Jemaat GMIM Nazareth Sonsilo Wilayah Serei kecamatan Likupang terus dimantapkan sehingga dapat berlangsung dengan baik. (/Josh Tinungki)

Manado, Sulutnews.com - Pada musim Haji tahun 2019 sebanyak 2 kloter jemaah haji akan diberangkatkan dari Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado melalui Embarkasih Balikpapan ke Mekah dan Madinah dimulai tanggal 31 Juli 2019.

Hal itu dikatakan Ketua Penitia Keberangkatan Haji Sulut Hi Abdullah Soeharto Rondo kepada pers di Manado, Kamis (4/7).

Ia menjelaskan mereka akan masuk Asrama haji pada tanggal 30 Juni untuk kemudian dibagikan pasport keberangkatannya, kata soeharto.

Para jemaah haji asal Sulut itu seluruhnya berjumlah 900 orang. Kloter satu dan dua berjumlah 450 orang, namun 12 orang diantaranya berasal dari Balikpapan.

Tahun ini Sulut ketambahan jemaah haji sebanyak 167 dari jumlah yang mendaftar di musim haji 2019. "Lainnya masih masuk daftar tunggu," ujar Soeharto. (yuk/*)

Pati, Sulutnews.com -  Pada hari Selasa  tanggal 09 April 2019 Kasdim 0718/Pati  Masyor Inf Much. Sholikin. S,Ag, Msi, menghdiri  Tabligh Akbar dan Peringatan Isra Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW di halaman Polres Pati dalam rangka mewujudkan Pemilu Tahun 2019 yang Aman, damai dan Sejuk di Wilayah Kabupaten Pati  yang di ikuti + 350 orang.

Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto, S.I.K. dalam sambutannya  menyampaikan dalam rangka  Tabligh Akbar dan kegiatan peringatan Isra Mi'raj  yang kami selenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan melakukan ibadah secara bersama-sama, disamping itu melalui kegiatan ini juga kami harapkan menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi sekeluarga besar Polres Pati dengan segenap komponen baik  itu instansi Pemerintah, Lembaga masyarakat dan masyarakat di Kabupaten Pati;

Lebih lanjut, di harapkan giat Tabligh Akbar dan peringatan Isra Mi'raj ini menjadi suatu kegiatan yang dapat kita laksanakan secara rutin dan sebagai siraman rohani bagi kita, khususnya untuk menghadapi berbagai dinamika kehidupan,  perbedaan yang terkadang menimbulkan dampak yang kurang baik terhadap hubungan antar sesama manusia untuk itu diharapkan dengan adanya tabligh akbar ini mampu menyatukan kita untuk hidup bersama dalam suasana adem ayem.

Menambahkan, Kapolres mengatakan waktu dekat ini tepatnya besok hari Rabu tanggal 17 April 2019 kita akan melaksanakan pemilihan Presiden dan Legislatif secara serentak baik di tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi kami selaku Aparat Keamanan mengajak semua hadirin sekalian untuk ikut berpartisipasi mensukseskan jalannya Pilpres dan Pileg nanti,”jelas Kapolres.

Drs. H. Fachrur Rozi, M. Ag. Dalam tauziahnya  menyampaikan dalam Agama Islam sebagai cermin dan contoh bagi ibu-ibu adalah Siti Khotijah merupakan istri Nabi Besar Muhammad SAW , dengan terkait terjadinya peristiwa Israj Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW bahwa Umat Islam diwajibkan untuk melaksanakan ibadah sholat  5 Waktu.

Dalam waktu dekat mungkin masyarakat akan  beda pendapat dan beda pilihan namun kita tetap saling berjabat tangan, menghargai dan menghormati untuk menjaga situasi yang aman dan kondusif menjelang Pilpres dan Pileg, kita mengajak mari hindari mencaci maki dan fitnah di Medsos terhadap sesama dan mari kita saling menjaga silaturahmi yang baik dengan sesama umat beragama.

Lebih lanjut bersama Polri  dan TNI  kita kuat, kita semua berdo’a semoga Pilpres dan Pileg yang akan datang dapat berjalan dengan sukses dan tidak ada gangguan dan hambatan,”jelasnya.(Narto)

Blora,Sulutnews.com - Dalam memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1440 H/2019 M, Kodim 0721/ Blora Menggelar acara pengajian di aula Markas Komando, yang di ikuti seluruh Anggota jajaran Kodim 0721/ Blora Persit Kartika Chandra Kirana Cab XLII Dim 0721, Serta warga sekitar.

“Dengan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1440 H/2019 M kita implementasikan nilai-nilai sholat dalam kehidupan prajurit dan ASN  dalam rangka menjaga keutuhan NKRI.” Demikian tema peringatan Isra’ Mi’raj yang digelar oleh Kodim 0721/Blora hari Jum’at, 05 April, yang bertempat di Aula Kodim Blora.

Kegiatan yang dilaksanakan pada acara tersebut, Hadir Dandim 0721/ Blora Letnan Kolonel inf Ali Mahmudi, S.E  dan tauziyah yang dibawakan oleh Kiai. Tarmuji dari Sambongrejo Tunjungan Serta Kalam ilahi oleh Sudarto.

dalam sambutan pada acara tersebut Dandim menyampaikan tentang pentingnya acara Isra Miraj, Peringatan Isra’ Mi’raj ini bukan karena kemeriahannya, namun ada hal penting yaitu bagaimana kita bisa mengambil hikmah dari proses Isra’ Mi’raj itu sendiri,

“Dengan memperingati Isra Miraj diharapkan kita sebagai umat Islam khususnya di Kodim Blora bisa mewujudkan segala contoh sikap moril yang baik dari Nabi Muhammad SAW untuk lebih meningkatkan keimanan serta semangat pengabdian kita dalam tugas sehari-hari,”

Disela sambutannya dandim menyampaikan juga tentang pesta demokrasi yang akan kita rayakan pada waktu dekat “Netralitas TNI tidak boleh dipandang remeh kita selalu tekankan kepada seluruh anggota untuk senantiasa mempedomani netralitas TNI. Bagi ASN, Persit KCK yang mempunyai hak pilih, agar menggunakan hak pilih sebaik baiknya” Pungkasnya.

Selanjutnya Bapak Kh. Tarmuji selaku penceramah disamping menceritakan kisah perjalanan Nabi Muhammad SAW selama melakukan Isra Mi’raj, diantaranya juga menyampaikan tentang pentingnya sholat, “Sholat lima waktu adalah wajib hukumnya bagi umat Islam, dan sholat juga merupakan cerminan dari disiplin kehidupan termasuk dunia militer, insyaallah dengan sholat yang kita lakukan akan menjadikan tambahnya iman kita, ” demikian diantaranya isi ceramah yang disampaikan.

Selain dihadiri  Anggota Kodim 0721 Blora baik prajurit maupun ASN serta anggota Persit KCK, Tokoh masyarakat sekitar Makodim 0721 Blora juga turut memeriahkan acara peringatan Isra’ Mi’raj yang digelar di Aula Makodim 0721 tersebut. (/Narto)

GSVL Dan JK Himbau Kibarkan Kobarkan Kabarkan

MANADO, Sulutnews.Com - Ketua Komisi Pria Kaum Bapa Sinode GMIM Pnt GS Vecky Lumentut berharap seluruh Anggota Pria Kaum Bapa yang akan menghadiri Ibadah Agung dan Apel Akbar Panji Yosua Sinode GMIM pada Sabtu (6/4/2019) dapat menjadi pelaku sejarah pekabaran injil ditengah masyarakat dan jemaat yang ada di Sulawesi Utara.

Menurutnya, momentum gelar Ibadah Agung dan Apel Akbar Panji Yosua kiranya dapat benar-benar dimaknai sebagai penghayatan minggu-minggu sengsara akan pengorbanan Yesus di Kayu Salib untuk karya keslamatan umat manusia."Mari tunjukan kepada dunia jika PKB lewat Panji Yosua adalah bagian dari pembawa kebenaran firman Tuhan sebagai implementasi pelayanan ditengah jemaat dan masyarakat," ungkap Panglima Tertinggi Panji Yosua GMIM.

Dalam kaitan acara yang akan dimulai jam 08:00 pagi di lapangan sparta Tikala Manado tersebut, Panglima TInggi Panji Yosua Sinode GMIM James Karinda, SH,MH mengatakan agar segenap peserta dapat mengikuti Ibadah dengan khusuk sehingga pemaknaan minggu - minggu sengsara Yesus dan Apel Akbar Panji Yosua Sinode GMIM benar- benar memiliki makna yang menjadikan iman kita semakin bertumbuh." kata Karinda.

Sementara itu, Ketua Harian panitia Frans Mawijere mengatakan, panitia terus memantapkan persiapan dan telah menuntaskan pemantapan akhir, sehingga pada saat pelaksanaan semua yang diatur dan dipersiapkan dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan. "Kita sama-sama berDoa kiranya pada hari pelaksanaan kita semua diberi sehat kuat juga cuaca yang baik , sehingga Ibadah Agung dan Apel Akbar dapat berlangsung dengan segala baik," kata Mawijere.(/Josh Tinungki)