Religi

Religi (52)

Manado, Sulutnews.com - Acara talkshow daring diselenggarakan oleh Manado Catholic Orchestra (MCO) ini membahas seputar fenomena penggunaan media daring dan persepsi iman Katolik, Sabtu 11 Juli 2020. Acara ini disiarkan secara langsung melalui Facebook Manado Catholic Orchestra dan di relay di akun Komisi – komisi yang ikut bekerjasama dalam acara ini. Acara ini menjangkau 8.227 orang dengan jumlah penayangan 2.400.

Acara ini menghadirkan dua orang pastor dan cendekiawan P. Stenly Vianny Pondaag S.S., M. Th., M.S.C yang juga merupakan ketua komisi liturgi keuskupan Manado. dan P. Hermas Asumbi S.S., S.S.L., M.S.C. ahli kitab suci yang menempuh pendidikannya di Pontificio Istituto Biblico, Roma - Italia (Biblicum).

Acara tersebut dibuka dengan performance Divisi band  MCO dengan lagunya Ya Yesus Hamba Sedia dari buku lagu puji syukur no 688 yang dibawakan dengan irama Blues. Divisi Band MCO  kali ini diisi oleh pemimpin divisi band Manado Catholic orchestra Alfian Kobis sebagai guitarist, Revan Umbas Ketua MCO sebagai bassist, Glen Amiri sebagai Keyboardist. Frisky Tangpao sebagai Drummer. Billy Abuthan sebagai soundman. Divisi Band MCO melanjutkan acara dengan menyanyikan lagu kedua yang berjudul “hatiku” yang di ciptakan oleh Erestu. Lagu yang sering di bawakan dalam peribadatan dalam bentuk paduan suara campuran SATB ini di arransemen ulang oleh divisi Band MCO dalam bentuk music pop.

Setelah menyanyikan band membawakan 3 lagu acara kemudian di buka oleh sapaan dari Host pada malam hari ini: Pastor Hendro Kandowangko, Pr yang juga sebagai ketua komisi kepemudaan Keuskupan manado. pastor Hendro menyapa para pemirsa dari sabang sampai Merauke dari miangas sampai pulau rote. Teristimewa umat – umat di keuskupan Manado, SEKAMI bintang misioner, Orang Muda Katolik (OMK) Kusuma yang cerdas, Tangguh, militant dan misioner, ibu bapak dan lansia yang menonton siaran ini. Setelah Host menjelaskan mengenai acara ini dan membawakan doa pembukaan. Acara dilanjutkan oleh Moderator pada acara malam hari ini.

Moderator talkshow pada acara malam hari ini ialah ketua komisi Kateketik dan komisi kerasulan awam Keuskupan Manado, Pastor Kris Ludong, Pr. Pastor Kris menceritakan kepada kita pemanfaatan media daring di saat pandemic ini. Moderator juga mengingatkan Kembali kepada kita semua bahwa Bapak Uskup telah mengeluarkan 3 surat gembala tertanggal 21 Maret, 1 april, 22 april 2020. dengan 5 inti pemberitaan yaitu:

  1. Hendaklah Umat tetap memelihara iman harap dan kasih sehingga tetap subur bertumbuh, melimpah berbuah
  2. Imam – imam tetap merayakan ekaristi kendati tanpa kehadiran umat
  3. Umat di harapkan mengembangkan ecclesia domestica
  4. Perayaan perayaan liturgi dapat diikuti secara live streaming Komuni diterima dalam kerinduan.
  5. Umat mengikuti protocol pemerintah.

Pastor stenly mengatakan misa online benar – benar menjembatani kerinduan umat merayakan ekaristi dalam masa pandemic ini . begitu banyak orang yang terbantu dengan adanya misa online ini. Paus benediktus dalam Sacramentum Caritatis ada kemungkinan umat menggunakan teknologi dalam merayakan ekaristi tetapi umat yang mengikuti harus menyadari bahwa partisipasi secara virtual tersebut tidak bisa menggantikan kewajiban umat untuk mengikuti perayaan ekaristi secara langsung.

Moderator menambahkan “misa baru sah diikuti Ketika kita datang langsung. Tetapi sesuai anjuran gembala, kita mengikuti misa secara daring saja”

Pastor stenly dalam menjawab pertanyaan yang di lontarkan secara langsung menginformasikan bahwa kebijakan untuk hadir dalam misa secara langsung sangat tergantung dari situasi dan penilaian kongkrit dari pastor paroki. Pastor Stenly juga menambahkan bahwa “misa online itu kemungkinan saja. Untuk daerah yang tidak ada signal atau tidak bisa mengikuti streaming, bisa menjadi kesempatan untuk mengembangkan eklesia domestica.”  “Ecclesia domestica tidak perlu kepala keluarga yang sangat hebat dalam membawakan ibadah. Tetapi bisa saja di lakukan dalam bentuk doa Bersama seperti doa rosario.” “mengikuti misa online memerlukan partisipasi intentional, bukan hanya sebuah Shopping windows. Tetapi benar- benar memiliki intensi seperti misa seperti biasa mengambil bagian secara aktif.”

 Pastor Hermas menambahkan bahwa “Ketika kitab suci ditulis, belum ada media daring. Tetapi satu hal yang prinsip dalam kitab suci itu ada . yaitu kitab suci mengatakan bahwa tuhan kit aitu Adonai atau ellohim adalah Allah yang berbicara kepada umatnya. Supaya umat mengenal siapa Dia dan apa kehendakNya. Bukan secara langsung tetapi lewat malaikat. Dalam kitab ulangan dan keluaran, Musa diperintahkan untuk menulis Firman Tuhan dan dibacakan di hadapan orang Israel. Jadi ada media yang dipakai yaitu tulisan, seni music, seni rupa. Penggunaan media ini bertujuan agar kehendak Tuhan di wartakan media itu juga yang kita gunakan di zaman sekarang dalam bentuk media online. Kita bisa mengikuti misa oleh Paus dari vatikan di rumah masing – masing. Kita bisa menikmati komunitas jaringan. Lewat komunitas jaringan (Network community). dengan ini, kita bisa membangun keluarga manusia.” “di masa seperti ini kita harus pintar dan beriman agar dapat menembus angin dan gelombang”

Acara di lanjutkan dengan sesi tanya jawab berhadiah yang di pandu oleh Host Pastor Hendro Kandowangko sembari mengumumkan acara Cerdas Cermat Kitab Suci minggu depan dengan tema “Penyelenggaraan ilahi di masa pandemi” yang akan di selenggarakan sabtu 18 Juli 2020 pukul 19:00 langsung dari halaman facebook Manado Catholic Orchestra.  Nama – nama pemenang dalam sesi tanya jawab berhadiah dalam acara ini ialah:

  1. Silvester Rondonuwu
  2. Paulus adam
  3. Reza Mercyano Tulong

Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada para pembicara, host dan moderator yang di serahkan oleh ibu Meify Polii wakil ketua Manado Catholic Orchestra.

Pastor Dr John Montolalu, Pr. sekertaris keuskupan sekaligus pastor moderator Manado Catholic Orchestra menanggapi acara ini memberikan himbauan kepada umat: “Mari kira gunakan media daring dengan sebaik-baiknya untuk mendalami iman kita dan mendaratkannya dalam perjumpaan dgn sesama. Kita wujudkan iman dalam hidup dalam rupa kesaksian iman tidak terhalang oleh keadaan luarbiasa seperti di masa pandemic ini.”

Director Manado Catholic Orchestra, dr. Ade John Nursalim, MM, MARS, Sp. M. Berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga acara ini dapat terselenggara dengan baik.“Manado Catholic Orchestra mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama untuk mewujudkan acara talkshow yang bertajuk media daring dan iman Katolik: okay kah?. Ucapan terima kasih ini di tujukan kepada Pastor paroki Pastor Damianus Yangko Alo., Pr, Pastor Terry Ponomban., Pr, Dewan pastoral dan pengurus paroki Gereja St. Ignatius, Manado Para partisipan, tim pembagi halaman. Tim penyelenggara yang terdiri dari Manado Catholic Orchestra, Komisi Kateketik, komisi liturgi, Komisi Kerasulan Awam, Komisi Kepemudaan, Komisi Komunikasi Sosial dan Komisi Komunikasi Sosial Paroki st Ignatius. Terima kasih juga kepada Livia Faustine Wangsa yang telah membantu dalam bidang design komunikasi visual dalam acara ini, Victor Mongi, ST sebagai IT support dan manajer acara pada talkshow kali ini, ibu Agnes Lomban SSos, MM yang telah mengusahakan perlengkapan video dan tentunya kepada sponsor tunggal kita pada malam ini Jumbo pasar swalayan.”

Dr John juga menambahkan “dalam acara ini juga kami mengumumkan jika ada pertanyaan mengenai materi yang dibawakan dalam acara ini dipersilahkan untuk menghubungi halamaan website www.komlitkusuma.org atau halaman facebook forum liturgi keuskupan Manado. informasi dan saran juga dapat disampaikan melalui halaman Facebook Manado Catholic Orchestra.”

Jangan lupa kita ikuti Cerdas Cermat Kitab Suci edisi ketiga dengan tema “Penyelenggaraan ilahi di masa pandemic” pada sabtu 18 Juli 2020 pukul 19:00 dengan total hadiah jutaan rupiah.(/MS)

Manado, Sulutnews.com – Ditengah pandemic covid-19 saat ini, Manado Catholic Orchestra Laksanakan Live Talkshow, Lomba Cerdas Cermat Kitab Suci Berhadiah, yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 Juli 2020, mulai pukul 19:00 Wita.

Tema  Talks Show : Media Daring dan Iman Katolik: Okay Kah?

Acara ini akan membahas seputar aplikasi media daring dan hubungannya dengan iman katolik.

Perubahan selalu terjadi. Perubahan itu tak terkecuali terjadi pada tubuh gereja. Perubahan itu bisa menjadi tantangan bagi gereja tetapi juga bisa menjadi keuntungan. Perubahan harus dilakukan berdasarkan landasan iman gereja. Media daring merupakan perubahan yang sudah menjangkiti tubuh gereja.

Sejauh apakah media daring ini menjadi keuntungan bagi gereja? Atau seperti apakah yang boleh dan tidak boleh dalam penggunaan media ini? Bagaimanakah caranya agar kita dapat menggunakan media ini untuk perkembangan iman katolik? Jika kita memperhatikan gaya hidup jemaat mula – mula tentu media daring blm ada pada zaman itu. Apakah media daring ini relevan di saat sekarang? Dan masih banyak hal lain yang akan di bahas dalam acara ini.

Acara ini menghadirkan 2 orang pembicara untuk dapat menjawab pertanyaan – pertanyaan yang ada dengan sebaik mungkin. Kedua pembicara ini merupakan cendekiawan sekaligus rohaniawan yang ahli dibidangnya. Mereka adalah :

  • Stenly Vianny Pondaag S.S., M. Th., M.S.C
  • Hermas Asumbi S.S., S.S.L., M.S.C.

Adapun acara ini secara langsung di pandu oleh host Pastor Hendro Kandowangko, Pr yang juga sebagai ketua komisi kepemudaan Keuskupan manado dan pastor Kris Ludong, Pr yang juga sebagai ketua komisi Kateketik dan komisi kerasulan awam Keuskupan Manado. Acara juga akan dimeriahkan dengan Live music dari divisi Band Manado Catholic Orchestra.

Agar lebih mengenal para pembicara, berikut kami lampirkan daftar Riwayat hidup singkat dari kedua pembicara.

Nama Pemateri : P. Stenly Vianny Pondaag MSC

Tempat/Tanggal Lahir : Woloan, 29 Mei 1977

Alamat : Skolastikat MSC Pineleng

Pekerjaan : Pengajar di STF Seminari Pineleng  dan Pembina di Skolastikat MSC Pineleng

Motto Hidup : Ad astra per aspera (menuju bintang dengan jerih paya)

Riwayat Pendidikan :

  1. SD Katolik 1 Woloan (lulus tahun 1990)
  2. SMP Katolik Woloan (Lulus 1993)
  3. SMA Negeri 1 Tomohon (Lulus 1996)
  4. Seminarium Agustinianum Tomohon (Lulus 1997)
  5. Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng (Lulus 2003)
  6. Kursus Teologi Lanjutan di STF Seminari Pineleng (Lulus 2006)
  7. Program Magister Teologi (S 2) di Universitas Innbruck, Austria (2014)
  8. Program Doktoral Teologi (S 3) di Universitas Innsbruck, Austria (2018)

Riwayat Pekerjaan :

  1. Staf Pengajar dan Pembina di Seminari Kakaskasen Tomohon (2007-2010)
  2. Staf Pembina di Skolastikat MSC Pineleng (2018 sampai sekarang)
  3. Dosen di STF Seminari Pineleng (2018 sampai sekarang)

Pengalaman Berorganisasi :

  1. Ketua Komisi Liturgi Keuskupan Manado (mulai Juni 2020)

Nama Pemateri : P. Hermas Asumbi S.S., S.S.L., MSC

Tempat/Tanggal Lahir : Nulion, 29 September 1976

Alamat : Skolastikat MSC Pineleng

Pekerjaan : Dosen (Kitab Suci) di STF-SP

Motto Hidup : “ut vitam abundantius habeant”

Riwayat Pendidikan :

  1. SD Katolik II ‘Sta. Lucia’ Nulion
  2. SMP Katolik Maris Stella Sambiut
  3. Seminari Menengah St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen (1992-1996)
  4. STF-SP (1997-2004)
  5. Nanzan University, Nagoya – Japan (2005-2007)
  6. Pontificio Istituto Biblico, Roma - Italia [secara popular dikenal dengan nama ‘Biblicum’] (2015-2019)

Riwayat Pekerjaan :

  1. Misionaris di Jepang 2005-2015
  2. Dosen (Kitab Suci) di STF-SP (mulai Januari 2020)

Acara ini terbuka untuk umum dan bisa di saksikan Bersama melalui halaman Manado Catholic Orchestra dan di relay di beberapa akun komisi di keuskupan manado antara lain:

  • Komisi kateketik,
  • Komisi kepemudaan,
  • Komisi liturgi,
  • Komisi komunikasi sosial,
  • Komisi kerasulan awam dan Komsos paroki St. Ignatius, Mando.

Dalam acara ini juga akan di lemparkan pertanyaan dengan hadiah bagi para peserta yang bisa menjawab dengan benar. Selain menjawab pertanyaan, para peserta juga boleh memberikan pertanyaan.

Jangan lupa saksikan Talkshow “Media Daring dan iman katolik: okaykah?” pada hari Sabtu tanggal 11 juni 2020 pukul 19:00 WITA.

LIVE dari halaman Facebook Manado Catholic Orchestra

(*/MS)

Tondano, Sulutnews.com - Pengurus Lansia Sinode GMIM yang dipimpin Dra. Roosje Kalangi, M.Si sebagai ketua, pekan lalu mengadakan aksi sosial berbagi kasih di dua panti werdha di Tondano, Minahasa yakni Panti Werdha Debora dan Ina 1.

Kalangi didampingi sejumlah pengurus lainnya yaitu Wakil Ketua Decky Pinontoan, Wakil Ketua Pdt. Regah, Sekretaris Marthen Sumual, SE, Bendahara Hesky Montong, serta Meiske Tanor, Popy Rangian, dan Fertje Pantouw.

Dikatakan, kegiatan anjangsana ini merupakan implementasi dari salah satu keputusan Rapat Kerja Kelompok Fungsional Lansia tingkat Sinode GMIM yang dilaksanakan 14 Februari 2020 di Ruang Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Manado.

"Kami pengurus langsung bergerak melaksanakan keputusan rapat kerja dengan mengunjungi rekan-rekan kami penghuni Panti Werdha. Kami berbagi kasih, berbagi cerita dan kebahagiaan bersama sebagai sebuah persekutuan yang indah,"kata Kalangi yang juga mantan Direktur Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sulawesi Utara dan Mantan Pembantu Rektor II Bidang Adminstrasi dan Keuangan IPDN Jatinangor.

Lebih lanjut dijelaskan, perkunjungan anjangsana berbagi kasih ini sekaligus melihat langsung kehidupan para lansia di panti werdha dan program pelayanan di panti werdha dengan mensosialisasikan semangat lansia yang bertajuk "Lansia Sehat, Kuat, dan Diberkati".

"Kami mengapresiasi komitmen dan kerja keras pengelola panti werdha dan kami berharap pelayanan ini akan terus berkelanjutan,"tambahnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Pengurus Lansia Sinode GMIM, Decky Pinontoan. "Pelayanan lansia di panti werdha - panti werdha adalah kepedulian yang luar biasa yang perlu mendapat dukungan dari semua pihak. Pengurus Lansia Sinode GMIM akan proaktif melakukan pendampingan di panti-panti werdha yang merupakan kediaman para lansia,"kata Pinontoan.

Bendahara Pengurus Lansia Sinode GMIM, Hesky Montong menambahkan, dalam kegiatan anjangsana berbagi kasih ke dua panti werdha, pengurus lansia menyerahkan sejumlah kebutuhan pokok berupa makanan kepada pengurus dan penghuni panti werdha. (/Feybe)

Minut, Sulutnews.com - Ribuan lansia Se -GMIM atau dari Gereja Masehi Injili di Minahasa Sabtu pekan lalu menghadiri Ibadah Pranatal di Kediaman  Gubernur Sulut.

Rosye Kalangi Ketua Lansia Sinode GMIM mengatakan Ibadah Pra Natal ini sebagai wujud kebersamaan. Natal untuk membawa kedamaian sesama termasuk sesama lansia GMIM.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam Sambutannya mengatakan banga dengan lansia GMIM yang tetap bersemangan. Natal akan membawa sukacita bagi kita umat Kristen termasuk warga lansia GMIM. Gubernur mengajak agar kita semua bersatu bekerja sama membangun daerah ini. Karena sangat penting agar maju. Khotbah dipimpin Pdt Sompe Mth dari Sinode GMIM.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.com - Mensos Juliarty Peter Batubara dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey Kamis malam 5 November menghadiri Ibadah Natal Pohon Terang dengan ribuan angota Jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) di Gran Center GPDI Buha Manado.

Hadir Wakil Gubernur Steven Kandow sejumlah Bupati dan Walikota serta Ketua GPDI Sulut dan semua Gembala GPDI.

Menurut Mensos Ibadah Natal saat ini akan membawa sukacita dan kedamaian. Kita harus saling memaafkan dan kita  harus mendukung pemerintah terutama membantu mereka yang miskin dan kekurangan. Mensos  katanya sudah dua kali ke Sulut sejak dilantik sebulan lalu. Ini karena kecintaan kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang memang komit membangun Sulut.

Mensos menambahkan pihaknya memang komitmen membantu mereka yang miskin agar tetap menjadi sejahtra.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey berharap dengan Natal GPDI Sulut kita bersatu menjaga kebersaan dan toleransi. Kita juga harus bekerja membangun daerah. GPDI sangat berperan dalam menjaga kebersamaan. GPDI diminta membantu sukseskan program pemerintah daerah. Dalam acara tersebut Gubernur membantu Rp 3,5 miliar dana hibah untuk membangun 185 Gereja GPDI di Sulut.

Ibadah Dipimpin Pdt Yos Hartono. Acara diwarnai puji pujian dan makan bersama.(/Fanny)

Manado, Sulutnews.com - Ustad Umar Maliki mengajak jamaah Masjid Nurul Jihad Polda Sulut agar senantiasa meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.

Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi penceramah pada kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) personil Polda Sulut yang beragama Muslim di Masjid Nurul Jihad Mapolda Sulut, Kamis (17/10/2019).

Dalam ceramahnya, ustad kondang di Manado ini mengajak seluruh personil dan jamaah yang hadir untuk selalu menjauhkan diri dari hal-hal kemungkaran dan agar selalu berbuat kebaikan.

Apalagi katanya saat ini marak terjadi hal-hal yang bersifat radikal dan teror. Untuk itu ia minta agar jamaah jangan sampai terjerat dengan hal-hal tersebut.

“Mari kita sama-sama menolak segala bentuk radikalisme yang mengatasnamakan agama, dan menolak setiap demonstrasi anarkis yang merusak persatuan dan kesatuan bangsa serta mendukung sepenuhnya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2019,” ujarnya.

Kegiatan Binrohtal ini dihadiri juga para PJU Polda dan personil Polda Sulut serta Bhayangkari yang beragama Muslim.(/MS)

Manado, SulutNews.com – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, SE mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sangat konsen dan memperhatikan perkembangan setipa organisasi kemasyarakatan didaerah itu.

“Organisasi apa saja yang ada didaerah ini tentunya akan dibantu oleh pemerintah, asalakan sesuai dengan mekanisme organisasinya dan kami tidak pernah mengesampingkan organisasi kemasayarakatan karena itu merupakan kewajiban bagi pemerintah”, kata Olly pada saat memberikan sambutannya pada pelaksanaan pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Syarikat Islam Sulawesi Utara, Jumat malam di Sintesa hotel Manado.

Gubernur mengatakan hal tersebut untuk menjawab permintaan Ketua Umum DPP-LT Syarikat Islam, DR. Hamdan Zoelva yang meminta pemerintah daerah dapat memperhatikan keberadaan organisasinya didaerah Sulut ini.

Olly selanjutnya mengatakan, sejak awall dirinya terpilih menjadi gubernur banyak sekali pimpinan-pimpinan ormas datang menyampaikan beberapa permintaan dan pemerintah membantunya sesuai mekanismenya.

“Beberapa yayasan sekolah Tjokroaminoto di Kota Kotamobagu juga pernah dibantu sehingga pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dapat terlaksana dengan baik” ujar Kamebey sambil berkelakar, kebetulan pengurusnya kenal dengan gubernurnya.

Pada bagian lain sambutan Gubernur Sulut itu mengatakan, masyarakat Sulut heterogen, berbagai suku dan agama ada di Sulut, dan kehidupan masyatakatnya penuuh dengan kasih saying, saling membantu antar sesame masyarakat sehingga jarang bahkan tidak ada sama sekali konflik antara sesamanya.

“Sulut dengan kredonya Torang Samua Basudara dan sama-sama ciptaan Tuhan itu hingga kini belum terdengar adanya suatu konflik yang memprihatinkan, karena masyarakatnya hiddup rukun dan damai”.

Sementara itu, warga Syarkat Islam Sulut mendoakan Olly Dondokambey menjadi pemimpin nasional, dimana sangat santer namanya disebut-sebut akan menduduki jabatan ditingkat nasional.

“Kami doakan kepada bapak gubernur Olly Dondokambey bisa menjadi pemimpin nasional di Jakarta”, kata sejumlah tokoh dan warga SI lainnya.

Sementara itu pula, Ketua DPW Syarikat Islam Sulut terpilih, Machmud Turuis, SE secara terpisah mengatakan, akan melaksanakan amanah yang diembannya ini demi masyarakat dan kaum Syarikat Islam.

“Karena sudah dilantik, saya akan menjalankan roda organisasinya dengan baik dan benar, dan akan memperhatikan apa-apa yang disarankan baik oleh Ketua Umum DPP-LT Syarikat Islam, Hamdan Zoelva maupun permintaah pak Gubernur Olly Dodmdokambey”, uacapkan kepada Sulutnews.

Hadir dalam pelantikan tersebut, tokoh-tokoh agama, pimpinan-pimpinan ormas Islam, ketua DPW NU Sulut, Ketua DPW Muhammadiah, Alwasliyah, Ketua Kerukunan Wanita Islam Sulut, pengurus Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Masjid Sulut, pimpinan dan anggota KWI dari beberapa daerah lainnya serta pengurus Wanita Syarikat Islam (WSI) Sulut, Minahasa dan Kota Bitung. (GB)

Manado, Sulutnews.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lajnah Tanfidziah (DPP-LT) Syarikat Islam, DR. Hamdan Zoelva, SH.MH melantik dan mengukuhkan  pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) SI Sulut massa jihad 2019-2024 di Manado, Sulawesi Utara, Jumat malam (4/10/2019).

Sebelum melantik kepengurusan baru tersebut, Hamdan Zoelva mengambil sumpah dan ikrar  SI dimana setiap pengurus bersedia diri membela dan siap memajukan organisasi Islam tertua di Indonesia tersebut.

“Apakah saudara bersedia diambil sumpahnya dan berjanji atas nama Allah dimana saudara dapat menjalankan roda organisasi ini dengan baik dan tanpa pamrih demi kemajuan organisasi didaerah nyiur melambai”, kata Zoelva dan secara serentak pengurus DPW SI Sulut menyambutnya dengan kata siap bersedia.

Dalam sambutan tanpa teks, Hamdan Zoelva mengatakan, Syarikat Islam merupakan salah satu organisasi kemasayarakatan Islam tertua di Indonesia yang lahir dengan nama Syarikat Dagang Indonesia (SDI) dibawah pimpinan almarhum Haji Oemar Said Tjokroaminoto bersama para pejuang kemerdekaan lainnya.

SDI didirikan untuk mengatasi permasalahan perekonomian yang melanda bangsa dan seluruh rakyat Indonesia dilakukan kaum kapitalis yang menjajah bangsa Indonesia, maka para pejuang bangsa tidak rela melihat nasib dan keadaan masyarakat Indonesia.

“Syarikat Islam itu adalah ormas terbesar, menyebar diseluruh tanah air, mulai dari Pulau Jawa, Sumatera dan Sulawesi, termasuk terbesar juga di Sulawesi Utara”, kata mantan Ketua Majelis Konstitusi itu.

Sekarang zaman sudah berobah, dimana-mana terjadi peningkatan  status sosial dan perekonomian, dan Syariikat Islam akan tetap eksis dalam menyokong pembangunan bangsa melalui pprogramnya yaitu ekonomi kerkakyatan, tuturnya.

Hamdan meminta kepada pengurus DWP Syarikat Islam Sulut untuk segera menginventarisir, mendata  para pedagang yang ada didaerah itu karena sesuai laporan bahwa umumnya para  pedagang yang ada di Manado itu adalah kaum Syarikat Islam.

Selain juga sekolah-sekolah Tjokroaminoto dan yayasan-yayasannya yang selnjutnya akan dimasukan kurikulum berbasis ke SI-an.

“Kita data dan inventarisir para pedagang dan sekolah-sekolah dan selanjutnya melalui program peningkaatan ekonomi kerakyatan SI yang sedang dilakukakan oleh DPP dapat menyalurkan bantuannya”, harapnya.

Pada bagian lain, Hamdan Zoelva yang merupakan sahabat dekat Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, meminta pemerintah Provinsi Sulut dapat membantu kepada pengurus yag baru demi terlaksananya tugas dan tanggung jawab yang diemban.

Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Syarikat Islam Sulawesi Utara yang dilantik tersebut sesuai Surat Keputusan DPP-LT SI Nomor 026/SKEP/LTSI/VI/2019, tanggal 14 Juni 2019,  terdiri dari Ketua DPW SI Sulut, Machmud Turuis dibantu sejumlah wakil ketua, Sekretaris DR. Hamdi Gagule, MSI dibantu sejumlah wakil sekretaris dan Bendahara H. Rahmudin Djamir.Sedangkan dewan wilayah diketua H. Sultan Udin Musa, Sekretaris H. Herdjan Tawabah, S.Sos

Hadir dalam pelantikan pengurus DPW SI Sulut tersebut, Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Kapolda Sulut, Kepala Kementerian Agama Sulut, Ketua MUI Sulut, Ketua Wilayah Nahdlatul Ulama Sulut dan Ketua DPW Muhammadiah Sulut, pimpinan-pimpinan ormas dan tokoh-tokoh agama didaerah itu. (GB)

Manado, SulutNews.com – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Syarikat Islam Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terpilih, H. Machmud Turuis, SE mengatakan, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lajnah Tanfidziah (DPP-LT) Syarikat Islam, DR, Hamdan Zoelva, SH.MH dipastikan hadir di Manado untuk melantik dan mengambil sumpah terhadap pengurus DPW SI Sulut terpilih,  masa jihad 2019-2024 di Manado, Jumat (4/10/2019).

“Insha Allah pak Ketum, Hamdan Zoelva dipastikan hadir bersama sejumlah DPP SI lainnya  untuk melantik pengurus DPW Syarikat Islam Sulut masa jihad 2019-2024”, kata Machmud Turuis dalam percakapan via telepon dengan SULUTNEWS.COM, Kamis(3/10/2019) di Manado.

Machmud Turuis yang terpilih sebagai Ketua Wilayah SI Sulut pada Musyawarah Wilayah SI beberapa waktu lalu  itu  mengatakan, kehadiran Ketum SI selain melantik dan mengukuhkan kepengrusan SI Sulut, juga akan menjadi pembicara utama dalam acara seminar sehari tentang ekonomi kerakyatan yang digagas pengurus SI Sulut.

Menyinggung tentang program kerja SI kedepan, tokoh banker Sulut ini mengatakan, akan memajukan program kerja Si sesuai yang diamanatkan oleh DPP SI, yaitu mengembangkan perekonomian masyarakat.

“Kalau organisasi lainnya seperti NU bergerak dibidang da’wah dimana banyak pesantren yang dibuat oleh NU, begitu juga ormas Muhammadiyah mengembangkan pendidikan, sedangkan SI sudah kembali ke Khittah yaitu da’wah ekonomi ummat”, tandas Direktur Pemasaran Bank Sulut itu.

Menurutnya,   beberapa kebijakan strategis yang akan dikembangkan dalam periode kepemimpinannya lima tahun ke depan yaitu membangun usaha mikro, hingga pengembangan pendidikan.

"Sebagai sebuah organisasi, SI akan kembali kepada khittah awalnya sebagai organisasi yang menghidupkan dagang dan wirausaha di kalangan umat Islam," ujar Turuis yang dikenal sangat dekat dengan warga.

Dalam mengembalikan dasar SI kepada perjuangan awal yang dibangun pada tahun 1912, melakukan pemberdayaan ekonomi umat yang masif di seluruh Indonesia. Lima tahun ke depan, SI merencanakan membentuk minimal 2500 usaha mikro dan koperasi.

"Ini akan terus kita bimbing dan membangun jaringan usaha yang kuat dengan program yang sama dengan yang dilakukan pemerintah seperti kebijakan saat ini," lanjut Machmud

Machmud  yakin jaringan kerja yang dicanangkan tersebut bisa dicapai dengan semangat juang kader-kadernya. Apalagi, persoalan pelik yang terjadi selama ini dilatarbelakangi kurangnya semangat dagang umat Islam Indonesia.

"Selama ini kita kurang dalam bidang ekonomi. Dengan kebijakan SI melalui dakwah inilah kita mencatat sejarah penting dalam perjuangan Islam di Nusantara kelak," tuturnya.

"Jika kuat secara ekonomi baik sebagai umat Islam maupun bangsa insha Allah kita akan kuat dalam bidang politik, pertahanan dan keamanan. Kekuatan eko dan di samping kekuatan ideologis menjadi basis kekuatan politik," tambah dia.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana H. Kennedy Paputungan secara terpisah mengatakan, persiapan dan kesiapan pelaksanaan baik pelantikan dan seminar sehari tersebut sudah mencapai 90 persen, tinggal beberapa item yang harus dikerjakan oleh panitia.

“Kami berharap pelantikan pengurus DPW SI Sulut yang akan dilaksanakan hari Jumat tgl 4 Oktober 2019 di Peninsula Hotel jam 13.00 wita akan dihadiri oleh Bapak Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan para pejabatan daerah itu akan berlangsung lancar dan sukses”, pinta Keneddy.(/GB)

Manado, SulutNews - Shalat Hari Idul Adha tahun 1440 Hijiriah bertepatan 11 Agustus 2019 di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) berjalan lancar dan sukses.

Pantauan Sulutnews, Minggu disejumlah lokasi shalat ied, meliputi lapangan Sparta Tikala, halaman Mapolda Sulut, halaman Korem 131 Santiago, lapangan Ketang dan Ternate Baru serta halaman bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, umumnya dihadiri ribuan jamaah umat Islam, laki-laki dan perempuan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Sementara di halaman Kalimas, Pelabuhan Manado, suasana penuh haru dan sedih saat khatib Idul Adha membawakan kisah tentang peristiwa kurban yang terjadi antara dua orang anak, yaitu Nabi Ibrahim dan putra kesayangannya, Ismail.

“Hati siapa yang tak sedih, anak yang puluhan tahun dinanti-natikan kehadirannya oleh Nabi Ibrahim dan isterinya, Sitti Hajar, diminta  oleh Allah untuk dikurbankan”, kata khatib Ust. Guntur Bilulu pada saat bertindak sebagai khatin.

Guntur Bilulu mengatakan, peristiwa haru tersebut terjadi setelah Nabi Ibrahim mendapat wahyu dari Allah berupa mimpi yang datang tiga kali berturut-turut, yaitu tanggal 7,8 dan 9 Dzhulhijjah dan pada keesokan harinya di tanggal 10 Dzhulhijjah Nabi Ibrahim membawa putranya ke Kota Mina untuk disembelih.

“Allah bukannya tidak tau keberadaan hati nabiNya, Ibrahim, tetapi, Allah ingin mencoba sejauh mana keimanan Nabi Ibrahim, apakah dia sayang kepada anaknya atau kepada Allah”, tegas Ustad Guntur ditengah-tengah ribuan jamaah yang memadati lapangan kalimas Manado.

Para jamaah terlihat meneteskan air mata sedih, manakala khatib membacakan doa terakhir yang meminta Allah dapat mengampui dosa-dosa dan kesalahan para orang tua yang telah melahirkan anak-anaknya kedunia ini.

“Allah akan mengijabah doanya anak-anak shaleh manakala mereka meminta kepada Allah, kapan dan dimana saja”, ujar ustad Guntur yang jebolan salah satu pesantren di Jawa itu.

Suasana haru berlangsung hingga usai shalat ied dan para jamaah langsung berpelukan satu sama lain untuk saling meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan.(/Merson Simbolon)