Manado,Sulutnews.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Kotamobagu mengamankan seorang pria berinsial SS (26) yang diduga sebagai pengedar obat keras jenis trihexiphenidyl di wilayah Kotamobagu.

"Warga Cianjur Jawa Barat yang tinggal di Kotamobagu Timur ini diamankan saat menjemput pesanan yang diantar oleh kurir di jalan Paloko Kinalang Kotamobagu pada hari Sabtu (27/8/2022)," ujar Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, di Konfirmasi Media ini, Senin (29/8/2022).

Setelah dilakukan penggeledahan, polisi mendapatkan barang bukti ratusan obat trihexiphenidyl dari tangan SS.

"Saat dilakukan pemeriksaan, SS tak bisa mengelak. Polisi mendapatkan barang bukti obat trihexiphenidyl sebanyak 306 butir tanpa ada izin edar. Ia mengaku membelinya dari seorang teman di Jawa Barat seharga Rp. 650 ribu," terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

SS bersama barang bukti langsung diamankan di Mapolres Kotamobagu untuk proses hukum lebih lanjut. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com– Personel gabungan Polres Bolmong Selatan (Bolsel) menggelar razia minuman keras (miras) dan mengamankan ratusan liter cap tikus tanpa izin jual, Jumat (26/8/2022).

Dikonfirmasi Media ini, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, tak menampik hal tersebut. Dikatakannya, razia dilakukan di wilayah Kecamatan Tomini, Kabupaten Bolsel.

“Petugas mendapati 12 kantong plastik berisi total sekitar 300 liter cap tikus, di rumah seorang perempuan berinisial SM, warga Desa Tolutu, Kecamatan Tomini. Barang bukti miras tersebut kemudian diamankan di Mapolres Bolsel untuk diproses lebih lanjut,” ujarnya, Minggu (28/8) siang.

Kombes Pol Jules Abraham Abast menambahkan, razia serupa juga terus digencarkan oleh seluruh jajaran Polda Sulut.

“Tujuannya mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang disebabkan oleh pengaruh miras,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com - Polisi mengamankan seorang pria berinisial RL (21), warga Desa Doloduo yang kedapatan membawa senjata tajam jenis parang, Minggu (28/8/2022) sekitar pukul 00.15 Wita.

"RL diamankan saat polisi menggelar patroli mobile cipta kondisi di sekitar Desa Doloduo, dengan sasaran sajam, miras dan knalpot bising," ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast kepada Media ini, Minggu (28/8/2022) pagi.

Saat diamankan, pria ini diduga dalam keadaan mabuk, selanjutnya digiring ke Mako Polsek Dumoga Barat.

"Curiga gerak-gerik RL, polisi langsung menghampirinya dan melakukan pemeriksaan. Polisi mendapati sebuah senjata tajam jenis parang yang dibawa RL, yang diduga saat itu dalam kondisi mabuk akibat menghirup lem. RL langsung dibawa ke Mako Polsek Dumoga Barat untuk diproses lebih lanjut," ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Ia berharap kepada masyarakat agar ikut memantau kondisi kamtibmas di lingkungannya masing-masing.

"Kami harap warga juga berperan aktif menjaga kamtibmas, dan apabila ada hal-hal yang bisa mengganggu kamtibmas di lingkungannya, segera laporkan ke aparat Kepolisian," pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com - Personel gabungan dari Polres Minahasa bersama TNI dan Satpol PP melaksanakan penertiban galian C yang terletak di Kelurahan Watulambot Kecamatan Tondano Barat, Rabu (24/8/2022).

Dihubungi Sabtu (27/8/2022) siang, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast kepada Media ini, membenarkan penertiban tersebut.

"Saat pemeriksaan di seputaran lokasi, aparat gabungan berhasil menemukan 1 unit alat berat jenis eksavator yang disembunyikan di balik batu besar. Dan alat tersebut masih dalam keadaan mesin panas yang diduga baru sekitar 15 menit berhenti beroperasi di lokasi tersebut," terangnya.

Terkait hal tersebut, aparat langsung mengambil tindakan memasang police line dan mencari operator eksavator.

"Diduga tidak memiliki izin penggalian, polisi langsung memasang police line di eksavator, dan mengamankan seorang pria berinisial BW yang merupakan pemilik sekaligus operator alat berat tersebut, untuk dimintai keterangan lebih lanjut" singkat Kombes Pol Jules Abraham Abast. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com – Sat Reskrim Polres Bitung mengamankan pelaku beserta uang tunai belasan juta rupiah hasil judi togel online, di wilayah Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, pada Jumat (26/8/2022) malam.

Kepada Sulutnews.com Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan hal tersebut.

“Pelakunya seorang pria berinisial SH (28), warga Kelurahan Bitung Timur,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Sabtu (27/8) siang.

Sebelumnya, Sat Reskrim Polres Bitung mendapat informasi dari warga masyarakat terkait dugaan praktek judi togel online yang dilakukan SH, dan ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Setelah itu Kasat Reskrim Polres Bitung bersama personel mendatangi rumah yang dihuni SH.

“Petugas mendatangi rumah tersebut sekitar pukul 22:00 WITA dan mendapati pelaku sedang merekap pasangan togel online,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Dalam penangkapan malam itu, petugas juga mendapati sejumlah barang bukti. Terdiri dari, 2 lembar bukti transfer pasangan ke akun perjudian togel online, 8 lembar potongan kertas bertuliskan angka pasangan, 2 buah kartu ATM, 4 buah handphone, 1  buah bolpoin, 1 buah dompet, 2 buah tas pinggang, 1 buah buku tabungan, 1 buah KTP, serta uang tunai total sekitar Rp. 11.240.000.

“Pelaku beserta sejumlah barang bukti tersebut kemudian diamankan di Mapolres Bitung untuk diperiksa lebih lanjut,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com – Diduga mencabuli seorang perempuan berumur 16 tahun, tiga pria diamankan Tim Anti Bandit Polres Tomohon, pada Jumat (26/8/2022) dini hari.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, di Konfirmasi Media ini, membenarkan hal tersebut.

“Ketiga terduga pelaku berinisial JK (20), ST (19), dan RM (21), warga Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Sabtu (27/8) pagi.

Pencabulan terjadi di wilayah Kecamatan Tomohon Utara, pada Kamis (25/8), sekitar pukul 22:00 WITA. Bermula ketika korban pulang usai ibadah lalu bertemu dengan ST. Kemudian ST mengajak korban untuk pergi bersama JK dan RM, namun korban menolak. ST pun terus membujuk hingga akhirnya korban mau pergi bersama ketiganya.

“Korban lalu dibawa ke sebuah pondok perkebunan di wilayah Tomohon Utara. Di pondok tersebut, ketiga terduga pelaku memaksa korban minum miras jenis cap tikus. Dan saat korban sudah dalam pengaruh miras, ketiga terduga pelaku mencabuli korban secara bergantian,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Setelah itu ketiga terduga pelaku membawa korban ke rumah salah satu teman mereka, di wilayah Kecamatan Tomohon Barat. Ketiga terduga pelaku meninggalkan korban di rumah tersebut selanjutnya melarikan diri, dan beberapa waktu kemudian korban dijemput oleh orang tuanya.

“Korban lalu menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Tak terima atas perbuatan ketiga terduga pelaku, orang tua korban selanjutnya melapor ke Polres Tomohon beberapa saat usai kejadian,” kata Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Merespons laporan tersebut, Tim Anti Bandit Polres Tomohon segera melakukan penyelidikan hingga kemudian mengetahui identitas dan keberadaan ketiga terduga pelaku.

“Ketiga terduga pelaku ditangkap saat berada di sebuah halte di wilayah Tomohon Barat, pada Jumat dini hari sekitar pukul 03:00 WITA. Ketiganya lalu diamankan di Mapolres Tomohon untuk diperiksa lebih lanjut,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com - Seorang karyawan sebuah perusahaan di Kotamobagu, pria berinisial RK (38) diamankan Tim Resmob Polres Kotamobagu. Warga Kotamobagu ini diduga telah melakukan penggelapan rokok milik perusahaan tempatnya bekerja.

Penangkapan terhadap terduga pelaku ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, saat di Konfirmasi Sabtu, (27/8/2022) pagi.

"RK sudah diamankan pada hari Kamis (25/8/2022) sore, di Desa Siniung Kecamatan Dumoga Kabupaten Bolmong," terangnya.

RK diduga melakukan penggelapan rokok milik perusahaan dengan modus melaporkan telah terjadi kehilangan.

“Awalnya RK melaporkan ke pimpinan perusahaan telah terjadi pencurian rokok sebanyak 200 bungkus, sehingga saat itu langsung dibuatkan laporan kehilangan di SPKT Polres Kotamobagu. Namun setelah polisi melakukan penyelidikan, rokok tersebut rupanya sudah digelapkan oleh terduga pelaku," ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Akibat perbuatannya tersebut, RK akhirnya dibawa ke Mako Polres Kotamobagu untuk diperiksa lebih lanjut. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com – Tim Resmob Polsek Siau Timur mengamankan pelaku judi togel online, di Pasar Ampera Ulu Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, pada Jumat (26/8/2022) siang.

Kepada Sulutnews.com Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, di Konfirmasi membenarkan hal tersebut.

“Pelakunya seorang pria berinisial HW (54), warga Kecamatan Siau Timur,” ujarnya, Sabtu (27/8) pagi.

Sebelumnya, petugas mendapat informasi dari warga masyarakat tentang dugaan praktek judi togel online, di sekitar Pasar Ampera Ulu Siau. Petugas menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan.

“Petugas lalu mendatangi TKP sekitar pukul 12:30 WITA dan mendapati pelaku sedang menerima pasangan nomor togel dari para pemasang, di salah satu kios,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Dalam penangkapan siang itu, petugas juga mendapati sejumlah barang bukti. Terdiri dari, 1 buah handphone, 14 lembar kertas rekapan, dan uang tunai sebesar Rp. 1.099.000.

“Pelaku beserta barang bukti tersebut kemudian diamankan di Mapolsek Siau Timur untuk diproses lebih lanjut,” kunci Kombes Pol Jules Abraham Abast. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com - Tim Resmob Polres Kepulauan Sangihe mengamankan seorang warga yang kedapatan sedang melakukan rekapan judi toto gelap (togel), di Kampung Petta, Kamis (25/8/2022).

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan hal tersebut.

"Polisi mengamankan seorang pria berinisial DB (39), saat sedang melakukan rekapan judi togel di rumahnya," ujarnya, Sabtu (27/8/2022) pagi.

Dalam tangkap tangan tersebut, Tim Resmob Polres Kepulauan Sangihe juga mengamankan sejumlah barang bukti.

"Barang bukti yang diamankan antara lain sebuah handphone, buku rekapan dan uang tunai sebesar Rp. 1.106.000," ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Pelaku judi togel tersebut langsung digiring ke Mako Polres Sangihe untuk diproses hukum lebih lanjut. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com - Personel Satuan Lalu Lintas Polres Bitung mengamankan sebuah kendaraan mini bus jenis Panther yang dimodifikasi untuk menampung bahan bakar minyak (BBM) jenis solar lebih banyak lagi, di Jalan Manembo-nembo Tanjung Merah, Kamis (25/8/2022) siang.

Dihubungi terpisah pada hari Jumat (26/8/2022) siang, kepada media media ini di konfirmasi, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan hal tersebut.

"Saat sedang melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), Polisi Lalu Lintas mengamankan kendaraan Panther yang memuat BBM jenis solar, bersama seorang sopir berinisial GR warga Kota Bitung," ujarnya.

Terungkapnya dugaan penampungan solar ilegal di dalam mobil tersebut berawal kecurigaan petugas saat melaksanakan KRYD.

"Awalnya petugas melihat sebuah mobil Panther yang dikemudikan pria berinisial GR parkir di bahu jalan. Petugas kemudian menegurnya karena bisa membuat kemacetan. Namun setelah petugas melakukan pemeriksaan, sang sopir tidak bisa menunjukan SIM dan STNK, dan bahkan saat memeriksa kendaraan, petugas menemukan di dalam mobil terdapat 2 buah drum berisi BBM jenis solar sebanyak 400 liter," jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Tak pakai lama, kendaraan modifikasi bersama sopir inisial GR langsung dibawa ke Mako Polres Bitung.

"Sopir berinisial GR bersama barang bukti mobil Panther modifikasi dan BBM solar 400 liter langsung diamankan dan diserahkan ke Satuan Reskrim Polres Bitung untuk proses penyidikan lebih lanjut," ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Menurutnya, saat ini polisi sedang gencar melakukan razia den menjaring para mafia solar yang sudah sangat meresahkan warga. 

"Terungkapnya kasus ini merupakan salah satu contoh mafia solar, oleh karena itu kami minta kerja sama semua pihak termasuk seluruh masyarakat untuk menginformasikan ke aparat kepolisian apabila mendapatkan aksi-aksi yang meresahkan warga tersebut," pungkasnya. (**/ARP)