Hukum

Hukum (636)

Manado,Sulutnews.com - Tim Resmob Polsek Aertembaga mengamankan terduga pelaku pencurian yang terjadi di Kelurahan Winenet Dua, Kecamatan Aertembaga Kota Bitung, pada hari Rabu (7/12/2022) sekitar pukul 01.00 Wita.

Kepada Media ini, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan hal tersebut.

"Terduga pelaku berjumlah 2 orang, yaitu perempuan berinisial FS (17) dan pria berinisial OK (14). Keduanya diamankan di 2 lokasi berbeda, di Kecamatan Aertembaga, beberapa jam setelah kejadian," ujarnya, Rabu (7/12/2022) siang.

Peristiwa pencurian tersebut dialami oleh seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Selvie Pou, dimana saat itu ia sedang tertidur di rumahnya.

"Saat korban sedang tertidur, terduga pelaku FS diduga nekat masuk ke dalam rumah korban yang tidak terkunci dan langsung menuju kamar. FS lantas mengambil tas korban yang berisi uang dan handphone," terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Usai mengambil tas milik korban, perempuan FS langsung meninggalkan TKP.

"Perempuan FS meninggalkan kamar setelah ia mendapatkan tas milik korban yang saat itu sedang tertidur di dalam kamar. FS kemudian keluar rumah yang sudah ditunggu oleh rekannya, pria inisial OK di atas sepeda motor. Keduanya kemudian pergi meninggalkan TKP," lanjutnya.

Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami kerugian uang sebesar Rp. 5.800.000 dan kehilangan sebuah handphone.

"Saat diamankan, terduga pelaku FS mengaku uang yang ada padanya tersisa Rp. 675.000, dimana uang tersebut sudah dihabiskan suaminya untuk bermain judi. Tim juga mengamankan 1 buah tas warna hijau, 1 buah handphone dan 1 buah sepeda motor yang digunakan kedua terduga pelaku," pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com – Tim Resmob Polresta Manado mengamankan tiga pria terduga pelaku penganiayaan secara bersama-sama, yang terjadi di sebuah rumah kost di Desa Kalasey Satu, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, pada Selasa (6/12/2022) dini hari, sekitar pukul 02.30 WITA.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast berdasarkan informasi dari Polresta Manado, tak menampik hal tersebut.

“Para terduga pelaku berinisial F (18), warga Kecamatan Malalayang, Kota Manado, kemudian J (17) dan C (17), warga Kecamatan Mandolang. Diamankan di ruas Jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Mandolang, pada Selasa pagi, sekitar pukul 07.45 WITA,” ujarnya kepada Media ini, Selasa petang.

Diduga ketiganya menganiaya seorang pria bernama Fitra (22), warga Kabupaten Bolmong Utara karena korban tidak menjawab pertanyaan para terduga pelaku.

“Ketiga terduga pelaku datang ke TKP tersebut lalu menanyakan sesuatu kepada korban namun tidak dijawab, sehingga membuat ketiganya tersinggung. Ketiga terduga pelaku kemudian menganiaya korban secara bersama-sama hingga mengakibatkan luka di bagian wajah,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Setelah itu para terduga pelaku melarikan diri. Pihak korban lalu melaporkan penganiayaan ini ke Polresta Manado beberapa waktu usai kejadian, yang direspons cepat Tim Resmob dengan melakukan penyelidikan hingga menangkap ketiganya.

“Para terduga pelaku lalu diamankan di Mapolresta Manado untuk diperiksa lebih lanjut terkait dugaan penganiayaan tersebut,” kunci Kombes Pol Jules Abraham Abast. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com – Tim Resmob Polresta Manado mengamankan terduga pelaku penganiayaan dengan menggunakan parang terhadap sesama sopir angkot atau mikro, yang terjadi pada Senin (5/12/2022) malam.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast berdasarkan informasi dari Polresta Manado, kepada Media ini membenarkan hal tersebut.

“Terduga pelaku berinisial JW (59), warga Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa. Diamankan di rumahnya, pada Selasa (6/12) pagi,” ujarnya, Selasa sore.

Terduga pelaku diketahui menganiaya Sutopo (37), warga Kecamatan Malalayang, Kota Manado. Penganiayaan terjadi di ruas jalan Tanjung Batu Kecamatan Wanea, Kota Manado.

“Awalnya, korban akan mengambil penumpang di jalur sebelah kiri. Kemudian terduga pelaku dengan angkotnya memepet angkot yang dikemudikan korban,” kata Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Tak terima, korban pun mengejar terduga pelaku yang pada saat itu juga sedang mengambil penumpang. Setelah itu korban menegur terduga pelaku hingga terjadi adu mulut.

“Terduga pelaku kembali ke angkotnya dan mengambil sebilah parang, kemudian menebaskannya ke leher korban sebanyak satu kali. Setelah itu terduga pelaku melarikan diri,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Sedangkan korban mendapat perawatan medis di RS Bhayangkara Manado. Pihak korban lalu melaporkan penganiayaan ini ke Polsek Wanea beberapa saat usai kejadian. Sementara itu Tim Resmob Polresta Manado yang mendapat informasi kejadian, melakukan penyelidikan hingga mengetahui identitas terduga pelaku kemudian menangkapnya.

“Terduga pelaku beserta barang bukti parang kemudian diserahkan dan diamankan di Polsek Wanea untuk diproses lanjut,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com – Polsek Tomohon Tengah dipimpin langsung oleh Kapolsek Tomohon Tengah Kompol Arie Prakoso SIK.,mengamankan para terduga pelaku tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap barang, milik dari keluarga Ibu Helda Taroreh di kelurahan Matani 2 Kecamatan Tomohon Tengah.

Empat terduga pelaku tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap barang yakni CV Alias Chris (23), WP Alias Warn (19), RP Alias Rend (21) Ketiganya Warga Matani 2 Lingkungan 1, dan ZL Alias Zefa (18) Warga Talikuran Lingkungan 3 Kecamatan Sonder.

Kronologis kejadian dijelaskan oleh Kapolsek Tomohon Tengah Kompol Arie Prakoso SIK, Senin (05/11) pada pukul 03:30 subuh, Ketika para terduga pelaku mendengar temannya yakni Lelaki Rivaldi Wowor menjadi korban penikaman yang diduga dilakukan oleh Lelaki berinisial RM Alias Rival.

Lanjut, para terduga pelaku kemudian mencari Lelaki RM, dan mendapat informasi bahwa Lelaki RM bersembunyi di rumah tantenya Ibu Helda Taroreh, terduga pelaku bersama beberapa temannya langsung menuju ke rumah tersebut. "Tutur Kapolsek Kompol Arie Prakoso SIK.

Dijelaskan Kapolsek Kompol Arie Prakoso SIK. Sesampainya di rumah milik Ibu Helda Taroreh terduga pelaku bersama teman-temannya langsung melakukan pelemparan di rumah tersebut, kemudian melakukan pengrusakan kaca-kaca jendela, dan perabotan yang berada di dalam rumah tersebut, sehingga menimbulkan rasa takut dan trauma keluarga Ibu Helda yang tinggal di rumah tersebut”. Terangnya.

Setelah Mendapat Laporan, Pihak Polsek Tomohon Tengah langsung melakukan olah TKP dan langsung mengejar para terduga pelaku.

“Sesampainya di TKP Piket Polsek langsung melakukan pengumpulan Barang Bukti dan Keterangan (Pulbaket) dan Olah TKP, hasil Pulbaket mendapati identitas para terduga pelaku, selanjutnya Piket Polsek langsung melakukan pengembangan untuk mencari keberadaan para terduga pelaku”, Jelas Kapolsek Kompol Arie Prakoso SIK,

Lanjut dikatakan. “Sekitar pukul 06.00 WITA Piket Polsek Tomohon Tengah mendapat informasi bahwa salah satu terduga pelaku Lelaki CP berada di rumah Lelaki TP, piket Polsek Tomohon Tengah langsung menuju ke rumah tersebut dan langsung mengamankan Terduga pelaku Lelaki CP, selanjutnya mengamankan, terduga pelaku R dan W di rumah mereka, selanjutnya mengamankan terduga pelaku Z di pasar Beriman kota Tomohon”.Pungkasnya. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com – Tim Resmob Polres Minahasa mengamankan terduga pelaku pencurian barang elektronik (curanik) yang beraksi disalah satu gereja di wilayah Kelurahan Tataaran Patar, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, pengungkapan dilakukan berdasarkan laporan pihak korban di Polres Minahasa, beberapa waktu usai kejadian.

“Kejadiannya pada hari Rabu (30/11/2022) dini hari. Setelah menerima laporan, tim melakukan penyelidikan dan mengetahui identitas terduga pelaku yakni seorang remaja pria berinisial E (17), warga Kecamatan Wenang, Kota Manado,” ujarnya kepada Media ini, Senin (5/12).

Kemudian saat pengejaran, tim mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku telah diamankan oleh pihak Polresta Manado pada Sabtu (3/12).

“Terduga pelaku diamankan saat wajib lapor di Mapolresta Manado karena tersangkut kasus lain, lalu dijemput oleh Tim Resmob Polres Minahasa untuk pengembangan barang bukti,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Dalam pengembangan, tim pun mendapati barang bukti berupa satu buah alat musik keyboard dan dua buah mixer yang dijual terduga pelaku di wilayah Kota Manado.

“Terduga pelaku beserta barang bukti tersebut kemudian diamankan di Mapolres Minahasa untuk diproses lanjut,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (**/ARP)

Tomohon,Sulutnews.com - RM alias Rivaldo (21) Warga Walian Kecamatan Tomohon Selatan, Terduga pelaku penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam jenis badik, berhasil di amankan oleh Polsek Tomohon Tengah.

Kapolsek Tomohon Tengah Kompol Arie Prakoso SIK., Kepada Media ini, di konfirmasi membenarkan Peristiwa tersebut.

Diterangkan Kapolsek Arie Prakoso SIK. Peristiwa ini terjadi pada senin tanggal (5/12/2022) sekitar pukul 03.00 WITA, di mana pelaku RM dan korban RW (19) Warga Matani 2 Ling 3 sedang menghadiri pesta syukuran hari ulang tahun yang digelar oleh teman mereka.

"Sementara pesta miras tengah berlangsung, saat itu datang 2 orang pria yang adalah teman dari Pelaku RM.

Merasa tidak kenal dengan teman Pelaku tersebut, korban RW lalu menegur Pelaku RM agar jangan mengundang tamu yang tidak di kenal, karena acara syukuran hari ulang tahun dari Lelaki Waraney hanya mengundang, kerabat dan teman-teman dekat.

Karena mendengar perkataan tersebut pelaku merasa tersinggung, dan terjadilah adu mulut antara pelaku dan korban, sehingga terjadi keributan.

Kemudian pelaku mengeluarkan pisau badik jenis Kuningan dari yang di selipkan di pinggang pelaku, dan langsung menusuk korban di bagian Dada sebelah kiri korban sehingga mengakibatkan luka tusuk.

"Merespon laporan dari masyarakat, dikatakan Kapolsek Kapolsek Arie Prakoso SIK.,Polsek Tomohon Tengah langsung meluncur ke TKP, dan langsung melakukan Pulbaket serta pengembangan di lapangan, setelah mengantongi identitas pelaku, Piket Polsek Tomohon Tengah langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku,

Sekitar pukul 04.30 Wita, pelaku RM berhasil Kami amankan di kelurahan Kolongan Kecamatan Tomohon Tengah bersama barang bukti sebilah pisau badik jenis Kuningan, yang sebelumnya pelaku melarikan diri ke Kelurahan Woloan, dan Kelurahan Walian Kecamatan Tomohon Selatan.

Sementara korban langsung di larikan ke Rumah Sakit Bethesda untuk mendapatkan perawatan, ujar Kapolsek Arie Prakoso SIK.

Saat ini, Pelaku bersama barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Tomohon tengah untuk diproses lebih lanjut, tandas Kapolsek Arie Prakoso SIK. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com – Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Minahasa Tenggara (Mitra) dan Pospol Tombatu Timur mengamankan dua orang wanita terduga pelaku judi togel dalam waktu sehari, pada Sabtu (3/12/2022) malam.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan hal tersebut.

“Pengungkapan dua kasus tersebut berdasarkan informasi dari warga masyarakat yang direspons cepat petugas dengan melakukan penyelidikan hingga penangkapan,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Senin (5/12).

Pengungkapan pertama dilakukan oleh Kapospol Tombatu Timur bersama anggota, di Desa Mundung Satu, Kecamatan Tombatu Timur, pada Sabtu malam sekitar pukul 20.00 WITA.

“Terduga pelaku wanita berinisial NT (52), warga desa setempat, diduga sebagai pengecer togel. NT ditangkap di rumahnya beserta barang bukti berupa buku rekapan judi togel dan uang tunai sebesar Rp30 ribu,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Kemudian sekitar pukul 20.30 WITA, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Mitra mengamankan seorang wanita yang diduga sebagai bandar judi togel, di Kelurahan Nataan, Kecamatan Ratahan.

“Terduga pelaku berinisial YG (45), warga kelurahan setempat. Ditangkap di rumahnya beserta barang bukti buku rekapan togel dan uang tunai sebesar Rp60 ribu,” terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Kedua terduga pelaku beserta barang bukti tersebut kemudian diamankan di Mapolres Mitra untuk diproses lebih lanjut.

“Untuk kasus tersebut masih dilakukan pengembangan. Polda Sulut dan jajaran berkomitmen terus memberantas segala jenis perjudian,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com - Satuan Reserse Narkoba Polresta Manado menangkap pria berinisial YK (30) yang diduga memiliki 30 paket narkoba jenis sabu.

Dihubungi Minggu (4/12/2022) siang, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan hal tersebut.

"Polisi telah menangkap seorang pria berinisial YK (30) pada hari Senin (3/12/2022) siang di Kelurahan Bumi Beringin, bersama barang bukti 30 paket sabu," terangnya.

Pengungkapan kasus narkoba jenis sabu ini berdasarkan laporan masyarakat sekitar.

"Mendapat laporan warga sekitar, Tim Satresnarkoba Polresta Manado langsung mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan," ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kepada Sulutnews.com

Dalam pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang berada di dalam kamar terduga pelaku, yang berprofesi sebagai honorer di salah satu instansi pemerintah.

"Saat pemeriksaan, polisi mendapatkan barang bukti berupa 30 paket diduga sabu, dan 1 buah timbangan, yang disimpan dalam kamar terduga pelaku dan ditaruh di dalam kotak hitam," lanjutnya.

Terduga pelaku beserta barang bukti langsung diamankan ke Mako Polresta Manado guna penyelidikan lebih lanjut. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com - Tim Resmob Polres Kotamobagu menangkap satu orang terduga pelaku penikaman yang terjadi di Kampung Baru, Kotamobagu, Kamis (1/12/2022) sekitar pukul 03.00 Wita.

Dikonfirmasi Media ini, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan hal tersebut. "Polisi menangkap pria terduga pelaku berinisial VA (20), di sebuah kos-kosan di Kampung Baru, tak lama setelah kejadian," ujarnya.

Penikaman dilakukan terduga pelaku dengan menggunakan kunci kontak sepeda motor terhadap korban Bibit Sujianto, yang dipicu karena cemburu.

"Diduga karena cemburu teman perempuannya menerima korban dan teman pria lain di kos-kosan, terduga pelaku emosi kemudian menikam korban dengan sebuah kunci kontak sepeda motor," terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Akibat tikaman tersebut, korban mengalami luka dan berdarah, sehingga harus mendapat perawatan medis

"Terduga pelaku menikam korban ke bagian ketiak sebelah kanan sehingga mengakibatkan luka dan mengeluarkan darah," pungkasnya.

Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti sebuab kunci kontak sepeda motor sudah diamankan di Mapolres Kotamobagu untuk diproses hukum lanjut. (**/ARP)

Manado,Sulutnews.com - Tim Resmob Polsek Matuari mengamankan terduga pelaku penganiayaan dengan menggunakan parang, yang terjadi di Kelurahan Manembo-nembo Atas, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, pada Rabu (30/11/2022) dini hari sekitar pukul 03.00 WITA.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, dikonfirmasi media ini membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, terduga pelaku ditangkap sekitar lima jam usai kejadian.

“Terduga pelakunya pria berinisial AK (19), warga Kecamatan Matuari. Ditangkap pada Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WITA, di wilayah kecamatan setempat,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Rabu sore.

Informasi diperoleh menyebutkan, terduga pelaku menganiaya seorang remaja pria berinisial T (16), warga Kecamatan Matuari, diduga karena korban saat itu bersama-sama dengan pacar terduga pelaku.

“Beberapa saat sebelum kejadian, terduga pelaku mendapat telepon dari pacarnya yang memberitahukan bahwa dirinya bersama-sama dengan korban. Hal ini membuat terduga pelaku cemburu dan marah,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Terduga pelaku lalu mengambil sebilah parang selanjutnya mencari korban dengan mengendarai sepeda motor.

“Saat bertemu di TKP, terduga pelaku langsung melempar korban dengan menggunakan parang tersebut dan kena di punggung bagian bawah. Setelah itu terduga pelaku melarikan diri,” terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Sedangkan korban dilarikan ke RSUD Manembo-nembo Kota Bitung untuk mendapatkan perawatan medis. Pihak korban lalu melapor ke Polsek Matuari beberapa waktu usai kejadian, yang direspons cepat Tim Resmob dengan melakukan penyelidikan hingga menangkap terduga pelaku tanpa perlawanan.

“Terduga pelaku beserta barang bukti parang telah diamankan di Mapolsek Matuari untuk diproses lanjut,” kunci Kombes Pol Jules Abraham Abast.
(**/ARP)