Polres Minsel

Polres Minsel (48)

Minsel, Sulutnews.com - Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, menegaskan dan memperingatkan kepada anggota jajaran Polres Minsel yang terbukti melakukan tindak pidana atau pelanggaran kode etik profesi Polri, maka akan diberi tindak tegas sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Minsel saat menanggapi adanya berbagai postingan status di media sosial (Medsos) yang banyak beredar konten berisi mendiskreditkan kinerja Kepolisian.

“Untuk segenap jajaran Polres Minsel telah berkomitmen untuk bersih dari segala bentuk pelanggaran dalam hal ini yang berkaitan dengan mekanisme pelayanan kepolisian. Jika ada anggota yang melanggar akan kami tindak tegas sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ungkap Kapolres.

Kepada segenap warga, Kapolres Minsel meminta agar segera melaporkan apabila merasa tidak puas dengan pelayanan Kepolisian, khususnya di kantor Polres maupun tingkat Polsek Minsel, apalagi merasa dirugikan oleh anggota Polres Minsel.

“Bila kurang puas dengan pelayanan kami, ataupun merasa dirugikan, diancam, diperas, dimintai uang, segera laporkan. Kami jamin, laporan tersebut akan langsung ditindaklanjuti dan anggota yang terbukti melakukan pelanggaran kode etik akan ditindak tegas sesuai prosedur yang diatur undang-undang yang berlaku,” tegas AKBP Winardi Prabowo.

Kapolres juga mengingatkan agar warga bijak dalam menggunakan media sosial, dengan tidak sembarangan menulis status atau membagikan suatu konten yang belum pasti kebenarannya.

“Jangan sembarangan menulis status di media sosial misalnya di Facebook, Instagram, Twitter, atau lainnya. Kita sudah punya UU ITE, sanksi hukumnya jelas dan tegas. Jadi diimbau kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Ingat, Media Sosial itu ruang publik bukan ruang Privat,” imbau Kapolres. (/Ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Lelaki EM alias Ervin (34), warga Desa Radey, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, penyebar konten ‘Hoax’ via media sosial Facebook yang mengatakan bahwa Polres Minsel meminta uang sebesar 50 juta rupiah, akhirnya harus berurusan dengan Polisi.

Pasalnya EM memposting status dishare di salah satu grup Facebook yang menyebutkan bahwa Polres Minsel meminta uang agar pamannya yang terjerat tindak pidana sajam serta membuat keributan, dapat dibebaskan.

Kapolres Minsel AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, yang dikonfirmasi langsung di ruang kerjanya pada Kamis (09/05/2019), mengungkapkan bahwa pihaknya akan memproses postingan ‘Hoax’ yang merugikan institusi Kepolisian ini.

“Karena yang ditulis di status tersebut adalah ‘Polres Minsel’, itu berarti mulai Kapolres sampai jajaran dibawahnya. Ini adalah postingan ‘Hoax’ dan tentunya sangat merugikan serta mencemarkan nama baik intistusi Polres Minsel. Kami akan proses sesuai dengan ketentuan UU ITE (Undang-undang Informasi Transaksi Elektronik),” ungkap Kapolres.

Ditemui terpisah, Kasat Reskrim Polres Minsel AKP Arie Prakoso, SIK, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memanggil dan memeriksa yang bersangkutan. “Yang bersangkutan telah kami panggil dan kami periksa terkait postingannya tersebut. Untuk kasus ini akan terus kami lakukan pendalaman,” ungkap AKP Arie.

Terpantau dalam akun Facebook milik Lelaki EM alias Ervin telah menyatakan permohonan maaf kepada segenap jajaran Polres Minsel, mulai dari unsur Pimpinan hingga anggota, atas postingan statusnya tersebut. (/Ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, mengadakan kegiatan ‘Sanjung’ atau Sabtu Berkunjung di rumah tokoh agama Khonghucu, Herry Mongkareng atau akrab disebut Ko’ Teng, di Kelurahan Ranoiapo, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Sabtu siang (02/02/2019).

Dalam kunjungannya ini, Kapolres Minsel menyampaikan apresiasi kepada pengurus serta segenap pemeluk agama Khonghucu yang ada di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan yang telah bersama-sama mendukung program-program pemerintah khususnya Kepolisian di bidang pemeliharaan kamtibmas.

“Polres Minsel menyatakan apresiasi kepada segenap warga pemeluk agama Khonghucu yang selama ini pro aktif mendukung program-program Kepolisian di bidang pemeliharaan Kamtibmas khususnya dalam masa Pemilu tahun 2019,” ungkap Kapolres.

Kapolres juga membahas tentang rencana kegiatan perayaan Imlek yang akan dilaksanakan pada hari Rabu (5/2) mendatang.

“Intinya kita berupaya menjaga dan memelihara stabilitas kamtibmas; direncanakannya juga bahwa pada Selasa tanggal 5 Februari nanti akan diselenggarakan perayaan Imlek bagi saudara-saudara kita pemeluk agama Khonghucu, mari sama-sama kita jaga dan sukseskan agar dapat terselenggara dengan baik, lancar dan kondusif,” imbau Kapolres.(/Ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu, Jumat (28/9/2018) menerima penghargaan ‘Anugerah Pendidikan’ dari Ikatan Guru Indonesia (IGI).

Dimana, penghargaan ‘Anugerah Pendidikan’ diserahkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Efendi, bertempat di Jakarta Convention Center (JCC).

Penghargaan tersebut, karena program-program Bupati Tetty Paruntu dinilai sejalan dengan visi-misi IGI dalam menciptakan tenaga pengajar yang profesional, yakni program inovasi sistem Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

“Saya sangat bangga atas apresiasi yang diberikan oleh IGI kepada Pemkab Minsel. Penghargaan ini menjadi satu bukti segala program Pemkab Minsel mendapat apresiasi dari pemerintah pusat,” ucap Bupati Tetty Paruntu dengan penuh syukur.

Kepala Dinas Pendidikan serta Kepemudaan dan Olahraga Minsel, Fietber Raco, saat mendampingi Bupati Christiany Eugenia Paruntu saat menerima penghargaan tersebut.

Hadir juga dalam acara tersebut Dirjen Guru dan tenaga kependidikan, DR Soepono, Ketua Umum IGI Moh. Ramli Rahim, Sekjen IGI Mampuono

Turut hadir pula, ketua dan sekretaris wilayah Sulut Flores Rembet, dan Vera Legi, serta para penerima penghargaan dari kalangan Bupati/Walikota, kepala dinas dan kalangan profesional. (*/Advetorial/ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Operasi Kepolisian Terpusat ‘Zebra Samrat-2018’ yang dilaksanakan selama 14 hari terhitung mulai tanggal 30 Oktober sampai dengan 12 November 2018 resmi berakhir. Dalam pelaksanaannya, jajaran Polres Minahasa Selatan berhasil membukukan sebanyak 1.131 tilang serta 227 teguran.

Hal tersebut disampaikan Kasat Lantas AKP Roy Saruan, S.Sos, saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa siang (13/11/2018). “Ops Zebra 2018 yang kita laksanakan selama 14 hari, total ada 1.131 lembar tilang dan 227 teguran,” ungkap AKP Roy.

Dari keseluruhan jumlah tilang dan teguran tersebut terdata barang bukti sebanyak 402 kendaraan bermotor diamankan Satuan Lalulintas Polres Minahasa Selatan terdiri atas 270 unit kendaraan roda dua, 127 kendaraan roda empat dan 5 unit kendaraan roda enam.

Ditambahkan Kasat Lantas bahwa pihaknya akan terus melaksanakan upaya penindakan terhadap segala bentuk pelanggaran lalulintas meskipun Ops Zebra telah berakhir. Sangat diharapkan dengan adanya operasi Zebra ini, masyarakat akan mematuhi dan sadar tentang berlalulintas dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kedepannya kita tetap melaksanakan kegiatan razia dalam bentuk operasi rutin dalam rangka penindakan segala bentuk pelanggaran lalulintas. Agar benar-benar masyarakat khususnya di Kabupaten Minahasa Selatan, sadar akan segala bentuk aturan dalam berlalulitas serta peduli akan keselamatan diri orang disekitar kita,” tambah AKP Roy Saruan.

Ditemui terpisah, Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, mengharapkan dengan adanya optimalisasi penindakan terhadap pelanggaran lalulintas melalui Ops Zebra 2018 ini dapat meminimalisir angka fatalitas kecelakaan lalulintas khususnya yang ada di wilayah hukum Polres Minahasa Selatan.

“Kita berharap dengan adanya upaya penegakan dan penindakan hukum terhadap setiap pelanggaran lalulintas melalui Ops Zebra 2018 ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat serta mampu menekan angka fatalitas kecelakaan lalulintas khususnya di wilayah hukum Polres Minsel,” ungkap AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK.(/Ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Peristiwa pencurian terjadi di rumah makan ‘Ave Maria’ milik Ibu Anci Daloma, yang terletak di Kelurahan Ranomea, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan, pada Kamis dinihari (08/11/2018), sekira pkl. 01.00 wita.

Tak ayal, uang tunai jutaan rupiah yang disimpan di laci meja kasir, lenyap digasak maling. Kasus ini pun segera ditangani oleh piket SPK (Sentra Pelayanan Kepolisian) Polsek Amurang dengan mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.

Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Amurang AKP Edi Suryanto, SH,SIK, mengungkapkan bahwa proses penyelidikan yang dilakukan pihaknya dirangkaikan juga dengan pengumpulan bahan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar tempat kejadian.

“Sejumlah barang bukti yang ada di tempat kejadian telah kami lakukan proses identifikasi, diantaranya pisau dapur dan balok kayu yang diduga digunakan dalam aksi pencurian ini. Kami juga telah mengumpulkan sejumlah keterangan dari beberapa saksi yang ada di sekitar tempat kejadian,” ungkap Kapolsek.

Proses identifikasi yang dilakukan pihak kepolisian meruncing pada seorang warga yang diduga kuat sebagai pelaku aksi pencurian ini. “Kami mengamankan seorang tersangka berinisial BM alias Boni, 17 tahun, warga Kelurahan Ranomea,” jelas Kapolsek.

Ditambahkan Kapolsek bahwa pemilik rumah makan telah mengikhlaskan uang-uang kecil yang hilang, namun meminta tersangka untuk mengganti uang gereja yang diketahui mencapai lima jutaan rupiah. “Pihak korban yakni pemilik rumah makan telah ikhlas akan uang-uang kecil yang diambil tersangka; namun meminta agar tersangka mengembalikan uang sejumlah lima jutaan rupiah, karena uang tersebut milik Gereja” tutup Kapolsek.(Ferrowaney).

Minsel, Sulutnews.com - Sebanyak 101 personil gabungan Satuan, Fungsi dan Polsek jajaran Polres Minahasa Selatan dilibatkan dalam kegiatan pengamanan acara perayaan hari ulang tahun ke-12 kelompok fungsional lansia (lanjut usia) se-Sinode GMIM yang dilaksanakan di Gedung Waleta, Kantor Bupati Minahasa Selatan, Amurang, Sabtu (03/11/2018).

Hajatan akbar yang dikuti oleh ribuan peserta kelompok lanjut usia dari berbagai jemaat GMIM (Gereja Masehi Injili di Minahasa) diselenggarakan dalam bentuk kegiatan ibadah syukur yang dipimpin oleh Badan Pekerja Sinode GMIM.

Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, yang turut serta menghadiri ibadah perayaan HUT Lansia Sinode GMIM, mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan kegiatan pengamanan konsep terbuka, mengedepankan kegiatan preventif dan preemtif dengan dukungan fungsi Intelijen.

“Konsep pengamanannya terbuka berupa pergelaran personil berseragam dengan mengedepankan fungsi lalulintas mengingat kegiatan ini dikuti oleh ribuan peserta yang memiliki potensi kerawanan terjadinya kemacetan lalulintas. Konsep pengamanan terbuka ini dilaksanakan secara humanis, mengedepankan kegiatan preventif dan preemtif dengan dukungan kegiatan intelijen,” ungkap AKBP Winardi.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Minsel Kompol Jacky Lapian, S.Sos, menambahkan bahwa rekayasa lalulintas akan diberlakukan disejumlah titik yang berada di seputaran area Kantor Bupati Minsel selang kegiatan perayaan berlangsung.

“Rekayasa lalulintas akan diadakan di seputaran area Kantor Bupati Minsel, berupa pengalihan arus, perubahan arah arus masuk maupun keluar, serta pemberlakuan jalur prioritas kendaraan bermotor. Upaya reka lantas ini dalam rangka meminimalisir potensi terjadinya kemacetan yang disesuaikan dengan perkembangan situasi lalulintas selang perayaan HUT Lansia berlangsung,” ujar Kompol Jacky.(/Ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Anggota piket Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Amurang mengamankan pasangan bukan suami istri yakni lelaki ML (Molli), 44 tahun, warga Kecamatan Tatapaan; dan perempuan KW (Kartini), 35 tahun, warga Kecamatan Amurang Barat, Minahasa Selatan.

Pasangan yang disinyalir menjalin hubungan gelap ini diamankan Polisi di salah satu rumah kos-kosan yang ada di Kelurahan Bitung, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, pada Senin (22/10/2018).

Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Amurang AKP Edi Suryanto, SH,SIK, mengungkapkan bahwa para tersangka diamankan atas laporan suami KW (Kartini) yang memergoki langsung jalinan asmara terlarang ini.

“Dilaporkan oleh suami dari perempuan KW alias Kartini, yang memergoki langsung jalinan cinta istrinya dengan lelaki ML alias Molli,” ungkap Kapolsek. Informasi yang dirangkum menyebutkan bahwa jalinan cinta terlarang yang dilakoni oleh pasangan yang masing-masing sudah memiliki suami dan istri ini, telah berlangsung selama satu tahun.

“Sudah satu tahun menjalin hubungan gelap; saat ini kedua tersangka sudah diamankan untuk proses hukum selanjutnya,” tutup Kapolsek. (/ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Tim Resmob Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Minahasa Selatan mengamankan 4 (Empat) pelaku tindak pidana judi togel, SD (Stin), 59 tahun; VT (Verna), 30 tahun; dan DR (Diane), 45 tahun serta YR (Yafet), 44 Tahun. Keempat tersangka diamankan pada Senin malam (22/10/2018), di wilayah Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan.

Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Arie Prakoso, SIK, mengatakan bahwa para pelaku judi togel ini diamankan saat tertangkap tangan sedang melakukan transaksi togel di dua lokasi yang berbeda di rumahnya masing-masing.

“Dua  orang pelaku masing-masing VT dan SD di tangkap di Desa Molinow , kemudian dari hasil pengembangan tim Resmob selanjutnya melakukan penangkapan terhadap DR dan YR di Desa Tenga; keempatnya merupakan warga Kecamatan Tenga, Minahasa Selatan,” ungkap AKP Arie.

Dari hasil penangkapan tersebut, Polisi mengamankan barang bukti berupa kertas rekapan judi togel ,2 (dua) buah Handphone Merk Samsung Galaxy, serta uang tunai dengan jumlah Rp. 507.000.

Diharapkan dengan adanya tindakan penegakan hukum berupa upaya penangkapan ini akan membawa efek jera bagi setiap pelaku judi togel yang masih secara sembunyi-sembunyi melakukan aktifitasnya di wilayah hukum Polres Minahasa Selatan.

“Kami tetap berkomitmen untuk menindak tegas setiap bentuk judi togel yang ada di wilayah hukum Polres Minsel, karena ini sudah merupakan perintah langsung dari pimpinan Polri,’’ jelas perwira yang dikenal sangat dekat dengan insan pers ini.(/ferrowaney)

Minsel, Sulutnews.com - Kecelakaan lalulintas (lakalantas) terjadi di Jalan Raya Boulevard, Kelurahan Ranomea, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan, pada Kamis petang (18/10/2018), dimana seorang anak bernama Alfredo Walewangko, 4 tahun, warga Desa Lopana, Kecamatan Amurang Timur, menjadi korban tabrakan sebuah kendaraan pick up jenis Gran Max nomor polisi DB 8305 N.

Informasi dirangkum menyebutkan bahwa kendaraan bermotor roda empat, Daihatsu Gran Max pick up warna biru DB 8305 N, yang dikemudikan oleh Rudi Wowor,  43 tahun, warga Desa Radey, Kecamatan Tenga, bergerak dalam kecepatan tinggi dari arah Tumpaan menuju Amurang dan saat melintas di TKP menabrak korban yang sedang menyeberang jalan.

Akibat lakalantas ini, korban mengalami luka-luka pada bagian kaki kiri dan kanan, serta kepala belakang, yang kemudian oleh masyarakat setempat langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kalooran Amurang untuk mendapatkan perawatan medis.

Piket pelayanan Polsek Amurang bersama sejumlah anggota unit lakalantas Satuan Lalulintas Polres Minsel terpantau langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan oleh TKP serta mengamankan barang bukti kendaraan.

“Kami langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP serta mengamankan barang bukti kendaraan untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan lanjutan,” jelas Kapolsek Amurang AKP Edi Suryanto, SH, SIK.(/Ferrowaney)