Minsel : Togel Kembali Marak, Bandar Baru Bermunculan

Written by  Ferro Waney Aug 26, 2018

Minsel, Sulutnews.com - Judi buntut Toto Gelap (Togel) yang tidak asing lagi bagi masyarakat Sulawesi Utara bahkan diKabupaten Minahasa Selatan (Minsel), nampaknya tidak ada efek jera. Bukannya berkurang, bahkan kembali marak dengan hadirnya bandar-bandar baru.

"Sangat disayangkan jika Judi Togel kembali marak diwilayah Kabupaten Minsel, dengan bermunculan bandar-bandar baru, yang diduga mempunyai akses besar di Wilayah Amurang raya. Ini tentunya menjadi ujian bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terlebih pihak Polres Minsel. "Apa jadinya generasi muda Kabupaten Ini, jika sudah dihiasi praktek perjudian yang bukannya dibasmi malah kian bekembang di wilayah Minsel, " ujar Sengkey yang merupakan tokoh masyarakat Kecamatan Amurang.

Tentunya ini menjadi perhatian serius bagi pihak Polres Minsel. Apalagi beredar kabar telah bermunculan bandar-bandar baru, yang dengan berbagai cara, bersaing demi mencari keuntungan dalam bisnis gelap togel tersebut. Bahkan demi menarik minat pemasang dilakukan pembayaran tinggi bagi pemenang, serta para penyedar dinaikkan gajinya.

"Saya meminta dan mengharapkan perhatian dari Instansi Kepolisian Polres Minsel bahkan Polda Sulut untuk menindak tegas para pelaku praktek Judi Togel kususnya diKabupaten Minahasa Selatan. Jika masyarakat sudah terpengaruh dengan judi togel, apa yang bisa kita harapkan..? Yang pasti Minsel bakal menjadi Kabupaten bobrok, akibat berakarnya judi togel ditengah-tengah masyarakat." tegas Sengkey.

Sementara itu, tokoh agama Lucky Tumbelaka, mengatakan maraknya judi togel dikalangan masyarakat, akan berdampak negatif bagi kehidupan bermasyarakat dan beragama. Oleh karena itu pemerintah dan penegak hukum harus bersama-sama menyikapi dan bertidak tegas memberantas judi togel yang kian marak.

"Apapun itu, namanya melanggar hukum, pasti akan berhadapan dengan hukum. Saya kira semua agama tidak ada yang menghalalkan perjudian. Jadi jelas, kalau segala bentuk praktek judi dan penyakit masyarakat lainnya menjadi musuh kita bersama, dan itu harus diberantas." tutup Tumbelaka.(/Ferrowaney)

Last modified on Sunday, 26 August 2018 09:48