Manado

Manado (18)

Manado (sulutnews.com). Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado Lenda Pelealu,SE berharap besar Ajang Wisata Manado Fiesta atau Manado berpesta yang digelar Pelaksanaannya pada tanggal 31 Agustus oleh Walikota Manado, DR Godbless Sofcar Lumentut akan menjadi sarana strategis pemerintah untuk mewujudkan impian seluruh warga Kota Manado serta mengairahkan pertumbuhan ekonomi di dua sektor unggulan yakni pariwisata dan perikanan.

"Semoga seperti yang diharapkan pemerintah, Manado Berpesta akan menjadi wadah mewujudkan impian warga Kota Manado. Mari jo datang di Manado Fiesta," katanya menjawab pertanyaan wartawan usai mendampingi Walikota Manado pada Pembukaan Manado Kuliner Festival di Kawasan Mega Mas, Senin  (3/9).

Di ajang bergengsi ini semua kekurangan dapat diperbaiki. Terutama sektor pariwisata yang juga mempunyai pengaruh besar dalam perekonomian Kota Manado. Devisa akan meningkat. MF akan menjadi sarana hiburan warga, tetapi juga berkumpulnya para turis mancanegara, domistik bahkan sejumlah besar pelaku di sektor perikanan, UMKM kuliner, nelayan tangkap ikan, pedagang ikan.

"Begitu saja harapan saya dan kedepanya ekonomi warga Kota Manado akan baik dengan hadirnya Manado Fiesta di Kawasan Mega Mas," pungkas wanita yang akrab dengan para kuli tinta ini sambil tersenyum.(/Yayuk)

Manado Fiesta Diharapkan Menopang Pertumbuhan Ekonomi Kota Manado

Manado (sulutnews.com) Tahun ini Manado Berpesta atau Manado Fiesta lebih berwarna serta menarik untuk ditonton keluarga Indonesia. Disejajarkan dengan Ajang The Work Best Festival lainya karena banyak atraksi menghibur yang bisa disaksikan mulai dari darat, laut dan udara. Boleh ditambahkan pula MF 2018 sangat berpeluang besar dalam  pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kota Smart City ini kelak.

Diawali dengan dilepasnya Karnaval FISCO dan Kirap Budaya oleh Gubernur Sulut Dr Olly Dondokambey, pada hari Jumat (31/8), di Kawasan Pohon Berkat, Jln Piere Tendean, disaksikan Walikota Manado DR.Godbless Sofcar Lumentut, para Walikota dan Bupati se Sulut, Forkopindo, serta warga Manado perantauan. FISCO merupakan awal dari  Pembukaan Manado Berpesta, yang mana semua keindahan panorama laut Pulau Bunaken ditampilkan di darat. Yakni kurang lebih 100  kendaraan hias berpanorama laut dipenuhi ikan serta terumbu karang melakukan road show di Kawasan Godbless Tree Park Mega Mas Boulevard menuju finis di Godbless Park. Atraksi menarik dan menghibur ini mengundang decak kagum pengunjung terutama turis lokal maupun mancanegara. Sejak sore hingga malam hari ribuan orang memadati lokasi atraksi Fisco.

Manado Fiesta bukan hanya Festival FISCO tetapi juga ada festival yang tak kalah menghibur yaitu, Manado Kuliner Festival atau Bakar Ikan Massal yang dilaksanakan di lokasi yang sama pada hari keempat dan kelima. Di festival ini hadir pula Chef DR Vicky Lumentut serta para Chef kuliner dari penjuru tanah air. Hasil masakan para chef bisa segera disantap.

Dan banyak lagi atraksi di darat dan udara seperti Lomba Olahraga Terjun Payung, Busana Modern, Lomba Musik Kolintang, Lomba Tari Masamper dalam Manado Fair 2018. Kegiatan MF akan ditutup dengan Perayaan ThangkGiving pada 9 September. Perayaan itu digelar semua golongan agama dan melibatkan pemerintah dari tingkat terbawa kepala lingkungan, lurah, camat,hingga pejabat dan stekhokder di lingkungan Pemkot Manado.

Potret Atraksi MF tersebut, juga menarik minat para pencinta media sosial dengan menampilkan gambar serta vidio FISCO pada akun pribadinya untuk disebarkan. Dalam Akun-akun itu menampilkan berbagai foto exlusif Gubernur Olly Dondokambey dan Walikota terbaik se-Indonesia Dr Godbless Sofcar Vicky  Lumentut sedang berjabat tangan disaksikan Pejabat lainnya yang sedang menunggu dibukanya FISCO tersebut. Ada pula tampikan gambar Prof Julieta Runtuwene yang merupakan Ketua TP PKK Kota Manado beserta Ny Imelda Bastiaan di akun tersebut. Selain itu, acun sosial dari para stokhokder Pemkot Manado segera ramai pula dengan pujian dari para pencinta Fisco dan Manado Kuliner Festifal 2018 yang di Acun itu ikut menampilkan foto road show Mobil ikan laut, Paus Kakap Berkepala Martelu, Ikan Lumba-lumba, ikan Cakalang, Goropa, Malalugis, ikan Tude serta hampir semua jenis ikan laut lainnya yang hidup di laut tentu saja dapat disantap dan dimakan oleh orang Indonesia.

"Diknas Manado menampilkan Kendaraan hias berbentuk perahu atau bahtera. Di dalamnya tidak ada ikannya. Namun pelangi diatasnya menandakan Tuhan Memberkati Manado Fiesta," demikian kata Kadis Diknas Manado, Deisy Lumowa,S.Pd kepada Sulutnews.com.

Manager Hotel Aston, Tomy, menambahkan Managemen Aston berpartisipasi di MF 2018 dengan menampilkan kendaraan hias Ikan Paus terbesar yang hidup diperairan Laut Manado. "Ini ikan paus jenis raksasa karena ukurannya cukup besar dan berwarna abu abu," pungkasnya.

Kabag Humas Pemkot Manado Drs Steven Runtuwene menambahkan, dijamin MF 2018 meriah dan sangat menghibur sebagai The Word Best Festival," kata Steven yang mantan wartawan itu.

Manado Fiesta diadakan pertama kali pada tahun 2017, dan pada tahun 2018 ini sudah menjadi program unggulan sektor Pariwisata Pemerintahan Kota Manado. Dalam catatan sejarah pada tahun 2017 ajang ini dikunjungi 300-1000 orang per-harinya sejak hari pertama dibuka hingga Perayaan ThangksGiving itu.(/Yayuk)

Manado,Sulutnews.com-Pembukaan Manado Fiesta 2018 yang berlangsung sangat meria,dapat memukau para pengunjung bisa terhipnotis dengan berbagai ragam aktrasi yang ditampilkan dalam acara pembukaan yang telah  berlangsung di Kawasan Megamas Manado, Jumat,31/8/18

Kegiatan ini sukses di lakukan dengan mulai dari pertunjukan darat, laut maupun udara di peragakan oleh para peserta yang hadir, tak kalah juga dari pemerintah Kota Tomohon pun turut ambil bagian dengan mengikut sertakan mobil hias yang bertemakan salah satu kekayaan alam Sulawesi Utara yaitu Terumbu karang dan berbagai macam ikan.

Dalam Acara tersebut  Syerly Adelyn Sompotan (SAS)  Sempatkan hadir mewakili Walikota Tomohon dalam acara pembukaan Manado Fiesta.

Disela itu wawali memuji pemerintah kota Manado karena sukses dan mampu menghibur para pengunjung yang memadati lokasi pagelaran, “Manado fiesta Hebat! Bisa kita lihat wajah para pengunjung yang memperlihatkan expresi gembira dan kagum akan penyelenggaraan Manado Fiesta yang sangat memukau ini”.

 “Tentunya kami Pemerintah Kota Tomohon sangat berbangga karna sudah turut ambil bagian dalam acara pembukaan Manado Fiesta”. tutup Wawali.

Untuk diketahui pula Manado Fiesta Berlangsung dari tanggal 31 Agustus sampai dengan 9 September 2018. (/Prise)

Manado, Sulutnews.com - Sejak berdiri tahun 2016 Rumah Sakit Umum Manado Medical Center (MMC), Terus melayani rawat inap juga rawat jalan dengan penuh tanggung jawat tak heran RSU. MMC yang berada di bilangan paal dua manado kecanmatan paal dua, Cukup membantu bagi masyarakat pelayanan kesehatan yang ada.

Direktur Rumah Sakit Umum Manado Medical Center dr. Halim Ronald Gakaren Sp PD, Saat ditemui diruang kerjanya,(20/08) mengatakan pada media sulutnews.com, Kami memprioritas terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan,  dalam setiap pelayanan khususnya pasien rawat inap maupun rawat jalan, menggunakan standar oprasional pelayanan (SOP), Juga melayani dengan suka cita sudah bagian dari pelayanan kami kata dr Ronal.

Setiap hari rata rata pasien yang datang dengan beragam penyakit baik pasien umum, Pasien (BPJS), Badan Penyenglengara Jamin Sosial, (KIS) dan juga dengan jaminan asuransi lainnya. Selaian itu pula pihaknya mengutamakan kebersihan di dalam maupun diluar rumah sakit agar pasien merasa aman.

Disisilaan lain Direktur dr Ronald Gakaren Sp PD dalam rangka 73 tahun Kemerdekaan khususnya di bidang kesehatan semakin baik di Indonesia,  dapat menikmati dengan adanya badan Penyenglenggara Jaminan Sosial (BPJS), dulu kala masyarakat sangat kesulitan mendapat pelayanan kesehatan walau ada gakin. Dengan adanya Badan Penyenglenggara Jaminan Sosial (BPJS), Semakin terjangkau kehidupan masyarakat, lebih maju pelayanan kesehatan juga semakin banyak pelayanan kesehatan yang baru rumah sakit serta puskesmas.

Gakaren, meminta pada Perintah turut kerja sama dalam hal peningkatan pelayanan kesehatan, terutama Manado Medical Center dalam memajukan kesehatan masyarakat, mempermudah akses masyarakat dalam hal pelayanan kesehatan. Aktivitas masyarakat semakin baik pada akhinya berdampak positif pada kualitas kehidupan  masyarakat Kota Manado dan masyarakat Indonesia pada umumnya.(/Mansur. Kis)

Manado, sulutnews.com - Tugas dan kinerja polisi di tanah air semakin menantang, terutama dengan diluncurkannya media layanan publik online "PolisiKu". Tak juga jauh berbeda dengan tugas polisi di Kantor SAMSAT Manado.

Kepala Unit STNK Kantor SAMSAT Manado, Komisaris (Pol) Linda Makal,S.sos, menjelaskan, polisi melakukan pelayanan kebutuhan bagi warga masyarakat sekarang ini lebih maju selangkah. Untuk mencapai target pelayanan optimal salah satu strategi polisi, warga perlu difasilitasi dengan layanan publik "PolisiKu" yang dapat di download di google play smartphone Android. 

Warga dapat melayangkan surat atau SMS bertanya apa saja tentang tugas polisi yang ada di Kantor Samsat dengan fasilitas Aplikasi PolisiKu ini. 

Mulai soal bagaimana memperoleh surat kepemilikan kendaraan atau perpanjang STNK sampai dengan mendapatkan plat nomor polisi kendaraan, kata polisi berwajah cantik ini, Rabu (1/8/2018) di ruang kerjanya.

Tapi bukan berati warga tidak perlu datang di Kantor Samsat jika memerlukan pelayanan dokumen baru atau perpajangan seperti STNK, "Warga harus meringankan langkahnya duduk antri  apabila urusannya untuk memperoleh dokumen kendaraan pribadinya," ujar polwan ini sambil tersenyum, sebelum ia sengaja dipotret wartawati sulutnews.com berlatarbelakang ruang kerja Kanit STNK SAMSAT Manado di Jln 17 Agustus Kelurahan Teling Kota Manado, Sulut.(/Yy).

Manado, sulutnews.com – Pemerintah Kota Manado kini semakin maju dalam memberi pelayanan kepada masyarakat terutama di bidang pelayanan publik untuk kesejahteraan rakyat. Kaitan dengan hal itu, berbagai perubahan  dilakukan diantaranya transformasi  perilaku dengan  pemanfaatan teknologi media sosial, dan hasilnya kini publik telah merespon dengan sangat antusias.

Inilah bagian potret Kota Manado kini. Diulang tahunnya yang ke-395,14 Juli 2018 kedepan masyarakat diharapkan terus mendukung membangkitkan kesadaran pentingnya pemanfaatan fasilitas publik untuk melakukan perubahan prilaku lama menjadi perilaku kekinian. Demikian hasil kutipan wawancara wartawan sulutnews.com dengan Kepala Dinas Komonikasi Dan Informasi Kota Manado, (Erwin Kontu, SH) di ruang kerjanya, Kamis,(12/7).

Hampir sebagian besar hunian warga wilayah Kota Manado kini dapat dipantau CCTV 24 jam non-stop, kata Kadis. Hal ini memungkinkan pemerintah segera bertindak cepat apabila terjadi masalah. "Ada 50 Lokasi hunian rawan masalah di Manado sudah dilengkapi dengan CCTV," katanya menerangkan.

CCTV berguna untuk mencegah dan menanggulangi kejadian perkara seperti pencurian, perampokan, balap liar, demonstrasi serta penanggulan sampah di pinggir jalan raya dan pesoalan lainnya. Sejak dioperasikan enam bulan lalu studio  CCTTV yang dibangun di Gedung Kantor Walikota Manado lt 2, diawasi oleh petugas kepolisian dan para ahli teknologi lulusan universitas ternama di Indonesia. Teknologi canggih ini terbukti dapat menjawab tuntutan masyarakat yang ingin dilayani serba cepat di wilayah huniannya.

Perkembangan bidang komunikasi dan informasi lainnya adalah menghadirkan aplikasi smartphone pribadi. Alamat sosial media ini: QLUE dan FANPAGE PEMKOT MANADO. Di aplikasi ini masyarakat dapat mengadu kepada pemerintah mengenai masalah apa saja.

"Jika soal sampah tinggal mengupload foto/gambar lokasi bertumpuknya sampah atau menulis surat dan dikirim ke alamat aplikasi QLUE atau Fanpage Pemkot Manado. Petugas sampah akan segera datang ke lokasi yang dimaksud guna melakukan pengangkutan memakai motor sampah."

Camat Donald Sambuaga: Tak Segan Turun Tangan Tangani Sampah

Berkaitan dengan tekat mempertahankan Manado indah dan smart, Camat Wenang, Donald Sambuaga, SSTP.AJ.AK.MSi, tak segan ikut bekerja terjun ke lapangan bersama warganya mengawasi dan memantau guna mempercantik Kota Manado jelang HUT Ke-395.

Selain itu keseriusan menangani sampah Sistim Mobile dari lokasi timbunan daerah potensi sampah khusus di Kelurahan Tikala Kumaraka hingga proses pengangkutan ke lokasi TPA dengan truk dan bak motor, dilakukan juga sering oleh jasa pemanfaatan media sosial Qlue dan Fanpage itu. Diakuinya ikut menyumbang presentasi aktifitas petugas kebersihan. "Banyak laporan warga Wenang yang segera diresponi pemerintah, langsung ke lokasi mengambil tumpukan sampah," katanya.

Penyerahan sebagian urusan kebersihan dari Dinas BLH kepada 11 kecamatan yang disahkan dalam Perwako No.6 tahun 2016 sejak 2 tahun lalu, menyusul ditiadakannya Bak TPS di seluruh wilayah Kota Manado, memang menyuport  pemerintah di 11 kecamatan untuk mengurus sampah.

Tidak berbeda dengan di wilayah hasil pemekaran, yakni Kecamatan Paal 2, diakui Camat Glen Kowaas,MSi, pemeritah cukup berhasil mengubah prilaku masyarakatnya dari yang lama menjadi  kekinian. Hal inipun berkat sosialisasi aplikasi QLUE. Hasilnyapun sangat memuaskan tidak ada sampah menumpuk jelang HUT Manado.

"Berbagai strategi telah  dilakukan,mengawasi, memantau,menata Kota Manado jelang HUT Kota sudah ada hasilnya,kan!" ujarnya meyakinkan dalam wawancara terpisah saat sedang mengawasi proses sapu-sapu lantai di kantornya.

Menurut Glen, sampah yang dibuang diatas jam 6 pagi ditangani atas laporan warga melalui media sosial. "Kita lakukan sosialisasi media sosial ini di 7 kelurahan dan 53 lingkungan di Kecamatan Paal 2," katanya menjelaskan bukti keberhasilan pemanfaatan teknologi informasi itu. (Yy).

Manado, sulutnews.com -  Di ulang tahun ke-395 Kota Manado sudah semakin maju dan dewasa di semua sisi, baik ekonomi maupun pemerintahan dan sumber daya ASN. Ibukota Provinsi Sulawesi Utara ini sudah semakin berkembang,  masyarakat semakin sejahtera.

Demikian komentar Anggota DPRD Kota Manado Arthur Paat, Anggota DPRD Dari Fraksi Hanura.

"Usia ke-395 bukan umur yang masih muda, namun sudah sangat tua dan berpengalaman. Tentu saja diusia ini Manado harus sudah maju, aman dan nyaman bagi hunian masyarakat kota. Di sisi lain, Manado yang dipimpin Walikota Dr Vicky Lumentut dan Wawali Drs Mor Bastiaan sudah bekerja keras membangun kota Manado menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," katanya.

Ia berharap ke depannya Kota Manado semakin berkembang lagi dan nyaman sebagai tujuan perdagangan investasi industrialisasi dan wisata di Indonesia dan dunia. "Saya berharap nama Kota Manado semakin harum di  dunia untuk menjadi daerah tujuan wisata," katanya.

Di bidang kebersihan sudah lebih baik, disebabkan Perwako No.6 tahun 2016 Tentang Penyerahan Urusan Kebersihan Kota kepada Kecamatan dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) sudah diterapkan dengan pengawasan sangat baik oleh Pemerintah.

"Saya juga kaget sewaktu mendengar sudah ada tindakan hukum bagi warga yang membuang sampah di sembarangan tempat, bahkan ada juga Sidang terbuka tentang Pelanggaran Perda di TKB Wenang dan Terminal Karombasan," tambahnya. Kegiatan dari Sat POL PP Kota Manado ini bagus asalkan penegakan hukum ini benar-benar dibutuhkan.

Proyek Infrastruktur Bukti Manado Semakin Berkembang

Sementara itu Anggota DPRD kota Manado Fraksi Demokrat, Vanda Pinontoan menilai Kota Manado sudah sangat baik di usia ke-395 dimana proyek infrastrustur ikut menjadi fokus pembangunan sejak tahun sebelumnya. Walikota Manado sudah berkorban dan berjuang demi kesejahteraan  rakyat, diantaranya membangun proyek infrastruktur jalan, jembatan, puskesmas, wisata Gunung Tumpa dan fasilitas umum lainnya.

Untuk bidang pendidikan, pemerintah fokus pula setiap guru meningkatkan pendidikan ketrampilan belajar-mengajar seperti Bimtek dan sejenisnya yang bertujuan pembangunan sektor pendidikan agar lebih maju lagi. Demikian pula untuk tahun ajaran baru ini siswa boleh sekolah gratis, dan dana beasiswa murid diupayakan pemerintah sebagai perjuangan mensejahterakan rakyatnya. Sangat kita sadari menjelang Kota Manado berulang tahun ke-395, kata wanita berparas cantik ini. (Yy)

Manado, Sulutnews.com – Camat Kecamatan Paal Dua, Glenn Kowaas bersama keluarga berkunjung sekaligus mengikuti ibadah di Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jemaat Yerusalem Malendeng Sabtu, 9 Juni 2018.

Dalam kunjungannya Camat Paal dua  menyampaikan kepada warga jemaat program Pemerintah Kota Manado yang sedang berjalan dapat didukung penuh oleh masyarakat, pemerintah Kota Manado berkomitmen membantu Gereja, beliau akan memperjuangkan bantuan pemerintah untuk menyelesaikan pembangunan Gedung GMAHK Jemaat Yerusalem Malendeng,  “Saya harap panitia pembangunan membuat proposal yang ditujukan kepada Walikota, saya akan perjuangkan” Ujar Glenn.

Sebelumnya jemaat tidak mengetahui kedatangan Camat, setelah selesai ibadah Camat memberitahukan bahwa sudah menjadi programnya untuk mengunjungi seluruh tempat ibadah yang ada di Kecamatan Paal Dua, tanpa memberitahukan kepada Lurah dan kepala lingkungan setempat. Khusus Gereja Advent ini adalah kunjungan ke 6 Dari 8 Gereja yang ada di kecamatan Paal Dua, Katanya,

Diakhir sambutannya Camat menyerahkan bantuan dari keluarga untuk pembangunan GMAHK Jemaat Yerusalem Malendeng sebesar satu juta rupiah, yang diterima langsung oleh ketua pembangunan, Merson Simbolon.

Ketua jemaat Werald Tamatompol dan seluruh anggota jemaat menyambut baik kedatangan dan kunjungan Camat Glenn. Dengan hadirnya Camat Paal dua di tengah-tengah umat Advent tersebut, di harapkan mampu memberi semangat untuk membangun Rumah Gereja, dimana jemaat sementara menghadapi pembangunan, ujar Tamatompol.

Hal Serupa di sampaikan oleh Ketua Pembangunan Merson Simbolon mengucapkan terimakasih dengan setulus-tulusnya kepada Camat Paal Dua karena telah meluangkan waktu untuk hadir dan menyapa Umat Advent “Kita tau Bapak Camat Sangat Sibuk, Tapi beliau menyempatkan diri untuk hadir guna menyapa kami, Saya ucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada bapak“ Tutup Simbolon.(/PS)

Manado, Sulutnews.com - Kehadiran Manado Outer Ring Road 3 menjadi solusi cepat dan tepat bagi para pengguna jalan di dalam Kota Manado. Bepergian akan lebih nyaman dan aman dengan munculnya pilihan akses jalan ini. 

Wanda Astrid Lumentut,Msi  menilai pembangunan MORR tahap 3 nanti akan sangat menguntungkan sekaligus bermanfaat bagi warga Kota Manado dan sekitarnya. 

"Mereka yang membutuhkan akses jalan baru yang memungkinkan tiba lebih cepat di tempat tujuan sewaktu bepergian pasti akan merasakan manfaatnya, terutama pegawai yang pada pagi hari harus sudah sampai di kantornya," kata Astrit yang dikenal sebagai Kepala Bagian Umum Pemkot Manado, Senin (21/5) di ruang kerjanya.

Jalan MORR Tahap 3 kelak akan menghubungkan 2 Kecamatan, yakni Kecamatan Winangun-Malalayang dan di Kelurahan Kalasey. Mereka yang datang dari Winangun menuju Malalayang, tidak perlu lagi melewati jalan di Sario, dimana di jalan ini lalu lintas sering padat kendaraan mulai pagi hingga sore.

Sebaliknya pengguna kendaraan di Sario akan berkurang. Sehingga akan menguntungkan orang yang bekerja di Pemkot Manado yang datang dari Jalan Winangun, Tomohon dan Tondano. Demikian pula yang dari Malalayang, Minahasa, Minsel dan Minteg dan sebagainya. Sebab warga dari Winangun ke Malalayang sudah tersedia jalan baru demikian sebaliknya.

"Saya harapkan bisa cepat dibangun untuk kebaikan masyarakat kita." ujar Astrid, yang juga seorang syamas termuda (30thn) di Jemaat Gereja GMIM di Karombasan ini. (Yayuk)

Manado (SulutNews.com). Membuka lembaran baru 2018 langkah cepat dilakukan Walikota Manado Dr.GS. Vicky Lumentut,DEA dan Wakil Drs Mor Bastiaan. Salah satunya adalah menepati janji membayar gaji ASN tepat waktu sesuai dengan postur anggaran yang diatur dalam APBN dan APBD 2018 untuk honorer. 

Penegakan peraturan pemerintah untuk mengatur dan menata keuangannya terutama pos pembiayaan kesejahteraan pegawai seperti TPP dan lain-lainpun akan segera direalisasi di akhir Januari hingga awal Februari 2018. 

Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Denny Sangkaen,SE, Selasa, (30/1) menjelaskan, mendukung kebijakan itu, saat ini sedang berkoordinasi dengan pihak terkait dimana TPP harus disalurkan untuk segera dinikati pegawai. "Target pembayaran Januari ini kita sedang menyelesaian verifikasi dokumen tiap SKPD. Setelah pernyataan kesanggupan dengan bukti adanya dokumen, kami baru keluarkan uang untuk disalurkan ke dalam buku rekening tiap pegawai sesuai permen non tunai," ujarnya.

Menurutnya, proses pembayaran hanya berlangsung singkat namun menitik beratkan pada dokumen SPP dan SPM tiap SKPD, jumlah ASNnya serta kehadiran dan lembaran hasil kinerja apakah baik atau sebaliknya, kata dia. Menyinggung resiko terjadi keterlambatan membayar ia menjelaskan, hal tersebut tidak mungkin terjadi karena postur dana APBD tahun sebelumnya sudah menata dana TPP tersebut. 

"Kecuali jika hasil rekap pegawai terlambat diserahkan ke bendahara TPP, contohnya terjadi di Dinas Pendidikan tentu saja mempengaruhi kecepatan pembayan kepada Pegawai dan guru-guru di lingkutan dinas tersebut," katanya seraya menambahkan khusus pembayaran TPP tidak pukul rata sama dengan gaji, sebab TPP dibayar tergantung kehadiran dan kinereja ASN, jadi harus ada laporan hasil rekapitulasi kehadiran ASN, disamping nomor rekening bank harus benar. 

Ia menjelaskan keterlamabatan dokumen SKPD yang berlarut-larut akan mengakibatkan TPP terancam terbayar nanti pada bulan berikutnya sesudah gaji. (yy)