Nasional

Nasional (32)

Tangerang, Sulutnews.com - Memperingati Hari Koperasi Nasional ke 71 tahun 2018, Pemerintah menggelar Harkopnas Expo di Indonesia Convention Exhibition ICE-BSD Kabupaten Tangerang Provinsi Banten kamis (12/7), untuk tema peringatan kali ini "Penguatan Koperasi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional".

Dalam peringatan tersebut Pemerintah Kota Tomohon ikut berpartisipasi melalui stand pameran dengan menghadirkan hasil-hasil kerajinan tangan serta produk-produk makanan khas yang diproduksi oleh Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dari Kota Tomohon.

Dalam acara pembukaan ini dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo.

"Kami akan melakukan reformasi total koperasi melalui tiga langkah strategis untuk meningkatkan peran koperasi dalam pertumbuhan ekonomi, langkah strategis tersebut yakni reorientasi, rehabilitasi dan pengembangan" kata Menteri Koperasi Puspayoga mewakili Presiden Jokowi.

"Kualitas koperasi adalah yang terpenting, bukan mengejar kuantitas lembaga koperasi," tambahnya.

Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak melalui Kadis Koperasi UKM Jane Mendur SE disela kegiatan mengatakan Pemerintah Kota Tomohon siap menyukseskan program yang berkaitan dengan koperasi. "Dalam menumbuhkembangkan perekonomiam di Kota Tomohon kami akan terus berupaya berbenah dan memajukan SDM dalam berkoperasi sehingga melalui peran koperasi dapat benar-benar sekaligus berdampak baik dalam pertumbuhan ekonomi", ujar Mendur didampingi Kabag Humas dan Protokol Pemkot Tomohon Michael Joseph SSTP. Ikut mendampingi Kadis Koperasi Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Lantje Kapoyos SE bersama jajarannya.(/Prise)

Jakarta, Sulutnews.com - Senin 9 juni 2018. Dalam pelaksanaan acara Press confrence dari sebagian media wartawan temu langsung mewawancarai anggota DPD RI Marhani Pua.Di ruang Kementerian Pariwisata Jakarta.

Sebagai anggota DPD RI Marhani Pua menyampaikan bahwa sangat mengapresiasi dan menjadi rasa bangga terhadap seluruh pemerintah kota Tomohon dan seluruh masyarakat kota Tomohon karna progam TIFF ini sudah dari tahun ke tahun sudah berjalan dengan baik dan luar biasa yang telah mewarnai kota Indonesia.

Menjadi harapan juga dari DPD RI berharap agar disupport penuh  oleh kementerian pariwisata dan dalam progam Tiff  seperti ini pula harus menjadi ikon Indonesia agar bisa menyampaikan kepada dunia mempunyai potensi pariwisata khususnya bunga yang berbagai variasi dengan berbagai variasi potensi alam yang luar biasa yang dimiliki indonesia.

Dan oleh karena itu  Tiff ini juga yang sudah menjadi daya tarik sendiri bagi dunia maka dari itu sudah sangat tepat pada hari ini sudah diacarakan dengan kementerian pariwista sebagai sebuah deklarasi launching bahwa Tomohon sebagai kota bunga telah menjadi pelopor dalam wisata Indonesia.

Dimana juga menjadi support yang diadakan nantinya DPRI akan memberikan supporting secara financial yang akan di sokong oleh APBN yang pastinya progam ini akan menjadi lebih baik pula dan anggaran negara juga dapat mendukung karna selama ini partisipasi dari masyarakat dan tertanggalkan di APBD dan APBN yang harus lebih besar perannya karna saat ini Indonesia sudah di kenal  dunia DPD juga akan mendukung berbagai sarana prasana yang dapat dihadirkan untuk dapat mensukseskan Tomohon flower.

Menjadi harapan agar pemerintah Tomohon dapat berkoordinasi apa yang dapat dinperjauangkan melalui DPDRI dan DPRRI sehingga dapat berkoordinasi bersama kementerian pariwisata Indonesia untuk memberikan support semaksimal mungkin.Dan acara ini juga  bukan saja hanya setahun ini melainkan sampai tahun mendatang.Karna progam seperti ini sudah menjadi agenda Tahunan yang selalu sukses dalam pelaksnaannya."tutup pua.(/Prise)

Jakarta, Sulutnews.com - Funk Walk Road to Tomohon Internasional Flower Festival (TIFF) 2018 berlangsung semarak, Minggu (8/7/2018). Ivent promosi di sela-sela Car Free Day (CFD) Jakarta ini pun mengambil start dari Kementerian Pariwisata RI dan finish di Bundaran Hotel Indonesia (HI)

Selaku staff kementerian pariwisata ibu esthi reko astuti mengatakan dikegiatan ini merupakan suatu promosi yang akan di laksanakan di Tomohon pada tanggal 8 agustus 2018 di Tomohon.

Ivent inipun merupakan salah satu dari 100 award wonderfull yang sudah di kurasi oleh kementrian pariwisata yang cukup juga dibanggakan dan begitu luar biasa bisa mendatangkan wisatawan dari mancanegara di setiap tahun yang selalu juga diselingi berbagai parade yang ada juga akan ada ikon - ikon yang akan di ikuti"ujar astuti.

Menjadi harapan juga dalam kegiatan seperti ini bisa hadir pada tanggal 8 agustus nanti yang sudah di persiapkan dan yang pasti juga akan menghadirkan tamu- tamu.Dan dalam iven tersebut masyarakat pertanian yang telah ikut membantu juga"tutup astuti

Disamping itu pula Walikota mengapresiasi serta mendukung akan terlaksananya kegiatan ini dan tak ketinggalan juga walikota pun berterima kasih   kepada seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat  yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

TIFF 2018 kali ini memberi Tema Beautiful Tomohon.Tak ketinggalan pula  menampilkan Kabasaran Pemkot Tomohon ,Flawer fashion mini Karnival,drum band dan tarian kabasaran komunitas pelaku budaya."tutup eman

Disela kegiatan tersebut selaku kepala Dinas pendidikan olahraga Yusak T Pandeiroth mengatakan bahwa  sudah menjadi kewajiban seluruh perangkat pemerintah yang ada di kota Tomohon yang lebih khususnya juga dinas olahraga Tomohon sangat mendukung pelaksanaan turnamen flower festifal dan juga dapat di publikasikan bahwa kota tomohon sudah ke 8 kalinya melaksanakan Turnamen festifal flower.

Dan inipun merupakan salah satunya untuk mempublikasikan adalah acara saat ini yang telah dilakasanakan dijakarta saat ini.

Turut hadir juga Forkopimda  Tomohon ketua DPRD Ir Miky Wenur , anggota DPD RI Steva Liow, Wakil Walikota Tomohon Syerly Sompotan, mewakili Gubernur sulut Kadis Pariwisata Sulut, Pejabat Pemkot Tomohon dan jajaran pemkot dan  JIT serta warga kawanua dan masyarakat.(/Prise)

Jakarta, Sulutnews.com-Mengawali rencana bekerja mulai 22 Juni yang akan datang, Tim Pencari Fakta atau TPF PWI Pusat, Rabu, 20/6, mulai adakan pertemuan  pertama di sekretariat PWI Pusat, Jakarta Pusat. Dalam pertemuan itu  dibahas pemetaan pokok  masalah yang terjadi sampai wartawan on line Kemajuan Rakyat Muhammad Yusuf tewas pada tanggal 10 Juni dalam masa tahanan Kejaksaan. Penahanan almarhum sudah dilakukan sejak polisi menangkap Yusuf 5 April. Selanjutnya menjadi tahanan kejaksaan  di Lapas Kotabaru, Kalimantan Selatan.

 “Dalam  pertemuan tadi saling mencocokkan beberapa fakta  temuan anggota. Dari fakta- fakta itu kami sudah mulai menemukan fokus untuk dikonfirmasi dengan berbagai pihak,”  kata ketua TPF PWI Pusat Ilham Bintang.

Ilham menjelaskan, TPF akan menyelisik seluruh prosedur dan mekanisme yang berhubungan dengan tewasnya M Yusuf. Mulai sejak pengaduan dan pemeriksan di Dewan Pers, Kepolisian, Kejaksaan  sampai penahan serta kematiannya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Dengan demikian TPF akan mewawancarai seluruh narasasumber yang terkait dengan kasusnya secara independen. “Kami nantinya akan mengambil kesimpulan dan memberikan rekomendasi yang objektif,” tandas Ilham.

TPF tediri dari 9 orang, masing-masing,  Ilham Bintang sebagai ketua, wakil ketua Marah Sakti Siregar, dan Wina Armada Sukardi sebagai sekretaris. Sedangkan sebagai anggota masing-masing Uni Lubis, Teguh Santosa, Firdaus,  Zanal  Helmy, Agus Sudibyo dan Gusti Rusdi Effendi.

Dalam rapat disepakati dalam waktu secepat TPF akan mewawancarai para narasumber baik di Jakarta maupun di daerah termasuk dari kalangan pers, pejabat Pemda, kepolisian, tokoh masyarakat dan  para pengusaha yang namanya terkait. Hasil wawancara akan dibawa untuk dibahas dalam rapat berikutnya.(*SMSI)

Jakarta, Sulutnews.com-Tim Pencari Fakta PWI minggu depan  turun lapangan ke Kota Baru dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan untuk mencari fakta terhadap tewasnya wartawan M Yusuf di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kotabaru, Kalsel.

Anggota TPF akan menemui berbagai pihak dalam rangkan verifikasi dan klasifikasi terkait data dan fakta yang telah dikumpulkan terkait kasus tewasnya wartawan media KemajuanRakyat.com. Anggota TPF yang juga ketua PWI Provinsi Kalimatan Selatan (Kalsel), Zainal Helmie,  menegaskan hal tersebut Jumat sore, 22/6, sesaat setelah  sidang paripurna TPF PWI Pusat di Jakarta.

     Dalam kesempatan itu  Helmie tegas membantah TPF dipengaruhi apalagi dibiayai oleh pihak-pihak tertentu.  Helmie menegaskan seluruh biaya TPF PWI murni dibiayai sendiri oleh PWI Pusat.   

Menurut Helmie,  berbagai berita yang beredar yang menuding  TPF disponsor pengusaha hitam merupakan hoax dan fitnah.”Kami sedang mempertimbangkan  untuk melaporkan ke polisi sumber dan     penyebar informasi dan media-media yang memuat menyebarkan fitnah itu,” tandas Helmie.

    Sementara itu ketua TPF PWI Pusat, Ilham Bintang, mengungkap TPF sudah mulai menemukan pokok-pokok atau akar masalah yang ada.”Kami akan melakukan penelitian dan verifikasi terhadap berbagai penemuan sementara TPF,” katanya. (*SMSI)

Jakarta, Sulutnews.com - Dewan Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), dan Dewan Penasehat SMSI Pusat, menghadiri  buka puasa bersama di kediaman Ketua Dewan Penasehat SMSI Pusat,  Chairul Tanjung, JalanTeuku Umar No. 50 Menteng Jakarta Pusat, Minggu 10 Juni 2018.

Hadir dalam kesempatan ini, Dewan Pengurus SMSI Pusat yang terdiri dari, Auri Jaya, Ketua Umum, Firdaus Sekretaris Jenderal dan Abdul Aziz, Ketua Bidang Luar Negeri.

Sementara, Ketua Dewan Penasehat,  Chairul Tanjung, didampingi Mirza Zulhadi Sekretaris Dewan Penasehat dan Atal S Depari dari unsur pendiri.

Dalam suasana yang penuh keakraban tersebut,  Chairul Tanjung mendapat laporan langsung dari Auri Jaya dan Firdaus, atas rencana Rapat Kerja Nasional SMSI ke tiga yang menurut rencana akan dilaksanakan pada 25 - 27 Juli 2018 di Jakarta.

Mendengar rencana tersebut, selalu Ketua Dewan Penasehat, Chairul Tanjung didampingi Mirza Zulhadi, Sekretaris Dewan Penasehat SMSI Pusat, menyatakan kesiapannya untuk hadir dalam Rakernas tersebut.

Tak lupa CEO  CT Corp ini  berpesan, kepada pengurus SMSI, agar  menyiapkan rencana  dengan cermat, sehingga rakernas yang digelar langsung dapat di aplikasikan dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh  pengurus di tanah air.

Ditempat yang sama, Abdul Aziz sebagai Wakil Ketua  Bidang Luar Negeri dan Wakil Ketua SC, panitia rakernas SMSI, menyatakan akan terus berkordinasi, menyiapkan materi, tempat, waktu, serta narasumber.

"Kita persiapkan semuanya dengan maksimal, agar rakernas SMSI dapat berjalan dengan tertib dan lancar sehingga hasilnya nanti dapat diserap oleh seluruh peserta dengan optimal," ungkap Direktur detik.com ini. (SMSI).

Pati,Sulutnews.com - Anggota DPR RI Firman Soebagyo mengajak segenap warga Pati untuk berperang melawan paham terorisme.

“Bahwa terorisme merupakan suatu yang sangat memprihatinkan. Dimana posisi para teroris yang ada dalam penjara pun, masih berani melakukan perlawanan, seperti itu. Dan saya yakin bahwa ini sesuatu yang patut dicurigai kenapa sampai terjadi seperti ini. Tidak sekedar masalah yang terkait dengan

ketidakpuasan faktor makanan, tapi saya yakin bahwa ada unsur-unsur kepentingan lainnya,” demikian Anggota DPR RI Firman Soebagyo, usai Pemantapan Wawasan Kebangsaan, dan Sosialisasi Empat Konsensus Dasar Bernegara, dengan perwakilan masyarakat se Kecamatan Winong, Jumat siang (11/5/2018).

Peristiwa menyedihkan di ruang tahanan Mako Brimob Jakarta, mengundang keprihatinan yang mendalam. Untuk itu, masyarakat perlu terus didorong untuk menguatkan wawasan kebangsaannya, sebagai upaya menangkal radikalisme dan terorisme.

ZAksi brutal nara pidana teroris, yang masih melawan aparat kepolisian di ruang tahanan Mako Brimob dengan merebut senjata, merupakan pembangkangan terhadap negara. Meski sejumlah anggotanya gugur, tindakan aparat kepolisian terhadap nara pidana yang tanpa kompromi maupun negosiasi, dipandang sudah tepat.

Firman Soebagyo juga mengapresiasi Kepolisian Republik Indonesia yang betul-betul secara cermat dalam mengambil tindakan. Karena masalah terorisme ini, senantiasa dikaitkan dengan Hak Asasi Manusia (HAM). “HAM ini untuk siapa?.

Kalau kita lihat, peristiwa yang terjadi penganiayaan terhadap aparatur negara. Bagi saya pribadi, sebetulnya tidak ada ampun lagi bagi mereka. Tapi kepolisian, sudah menggunakan soft approach, sangat hati-hati walaupun ada korban yang gugur, dan yang disandera sudah bisa diselamatkan ini merupakan langkah yang sangat positif. Namun tentunya setelah kejadian ini, perlu adanya evaluasi secara menyeluruh dimana letak persoalannya. Sehingga kedepan tidak saling menyalahkan, tapi mencari jalan keluar yang terbaik, lebih hati-hati dan waspada,” ujarnya.

Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jateng III, asal Kabupaten Pati, Firman Soebagyo berharap, Pemdes dan warganya waspada menyikapi hal ini. Apalagi, sekarang sudah memasuki tahun politik, sehingga kejadian dimungkinkan berkaitan dengan kepentingan-kepentingan politik Pemilu 2019.

Memberikan materi dalam kegiatan itu, Danramil Juwana Kapt Inf Yahudi mewakili Dandim 0718/Pati Letkol Arm Arif Darmawan, dan turut menghadiri pejabat Forkompincam Winom.(/Sayful)

Pati, Sulutnews.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-101 Tahun 2018 Kodim Pati di Desa Godo Kecamatan Winong Kabupaten Pati Jawa Tengah akan segera berakhir. Sesuai rencana, program TMMD tersebut akan ditutup pada hari ini, Kamis (03/05).

Sejumlah personil baik dari TNI, polri dan warga setempat melakukan berbagai persiapan. Sehingga diharapkan pada saat upacara penutupan TMMD tidak ada kendala yang berarti.

Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) TMMD Reguler ke-101 Lettu Arh Agus Puryono mengatakan, seluruh personil TNI Satgas TMMD secara keseluruhan sudah memaksimalkan persiapan upacara penutupan yang digelar hari ini. Seluruh anggota baik itu dari Kodim 0718/Pati maupun jajaran Koramil jajaran Kodim Pati, saling bahu membahu mengerjakan segala persiapan yang berkaitan dengan penutupan program TMMD.

“Pekerjaan sasaran fisik maupun non fisik semua sudah 100 persen tuntas. Sebagai pengingat bahwa di wilyah ini pernah digelar TMMD Reguler ke-101, yang telah turut membangun desa mereka. Dan juga untuk menjaga tali silahturahmi serta kedekatan TNI dengan rakyat, maka dibuatlah sebuah Tugu Prasasti di dekat Makam keramat Dukuh Selowire Desa Godo Kecamatan Winong. Tugu ini sebagai bukti adanya kemanungalan TNI dengan rakyat dalam membangun demi kemajuan desa Godo,” ujar Agus Puryono, Kamis (03/05) sebelum upacara penutupan dimulai.

Diungkapkan Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos, menurutnya, kegiatan TMMD sudah akan berakhir hari ini, untuk itu pihaknya meminta kepada seluruh jajaran personil TNI agar melaksanakan tugas dengan baik agar penutupan TMMD berjalan sesuai rencana.

“Alhamdulillah semua pekerjaan dapat dilaksanakan dengan baik dan semua sasaran sudah mencapai 100 persen, baik sasaran fisik maupun non fisik serta sasaran tambahan”, kata Arief.(/Syaiful)

Pati, Sulutnews.com - Terkait akan berakhirnya gelaran TMMD Reguler ke-101 Kodim Pati di Desa Godo Kecamatan Winong Kabupaten Pati Jawa Tengah, sementara semua sasaran fisik juga sudah rampung. Kepala Desa Godo Suwondo menggelar acara tasyakuran bersama warganya dan Satgas TMMD Kodim Pati, bertempat di titik nol dimulainya pengecoran jalan yang kali ini sudah rampung dikerjakan oleh TNI dan warga. Rabu (02/05/18).

Pada kesempatan tersebut Su'udi Tokoh Masyarakat Desa Godo, selaku ketua panitia acara tasyakuran mewakili warga desa Godo mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota TNI Kodim Pati yang tergabung dalam Satgas TMMD Reguler ke-101 serta seluruh warga Desa Godo, khususnya warga Dukuh Selowire yang selama satu bulan ini selalu bersama-sama dengan TNI, bergotong royong menyumbangkan baik tenaga dan waktu demi kemajuan di Dukuh Selowire.

"Acara tasyakuran digelar dengan sedehana dan tidak berlebihan. Hal ini dilakukan sebagai wujud syukur warga Dukuh Selowire atas apa yang telah TNI Kodim Pati berikan," ungkap Su'udi.

Acara tasyakuran ini juga dihadiri Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos, Komandan Kodim 0718/Pati selaku Komandan Satgas TMMD Reguler ke-101 Kodim Pati, tokoh masyararakat Desa Godo Kecamatan Winong.

Tasyakuran diawali dengan do'a bersama dipimpin Sesepuh Desa Godo, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Dandim Pati, diberikan kepada Kepala Desa Godo. Acara dilanjutkan makan bersama warga dan Satgas TMMD yang hadir dalam tasyakuran tersebut.

"Tasyakuran ini sebagai ungkapan rasa syukur Kodim 0718/Pati bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Pati serta warga Desa Godo, kepada Allah S.W.T. karena semua sasaran fisik TMMD Reguler ke-101 target sudah tercapai. Tanpa kerja kerjasama yang apik antara TNI dengan semua pihak, mustahil sasaran TMMD tuntas dalam waktu satu bulan," terang Arief.(/Syaiful)

Pati, Sulutnews.com - Sisa waktu menjelang acara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 yang dilaksanakan oleh Kodim 0718/Pati yang dijadwalkan pada tanggal 03 Mei 2018 mendatang. Para anggota Satgas TMMD memanfaatkan sisa waktunya untuk membantu pembersihan di dalam maupun diluar Sekolah. Pasalnya, SDN 03 Godo tersebut merupakan sekolah terdekat dari sasaran Fisik berupa pengecoran jalan yang telah rampung 100 persen pengerjaannya beberapa hari yang lalu.

Usai melaksanakan pekerjaan pembuatan/pengecoran badan jalan di sisa waktu para anggota Satgas TMMD melihat kondisi Sarana Pendidikan yang tampak kumuh dan kotor didalam dan luar sekolah, tanpa diminta naluri sosialnya tergerak untuk melakukan pembersihan dilingkungan sekolah tersebut, Rabu [02/05/18]

Terkait pembersihan yang dilakukan Satgas TMMD, Komandan Satgas TMMD ke-101 Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos mengatakan,” pembersihan lingkungan gedung sekolahan SDN 03 bukan merupakan program TMMD, melainkan hanya untuk kebersihan dan kerapian menjelang upacara penutupan TMMD.

“melihat kondisi luar gedung sekolah yang tampak kotor, makanya dilakukan pembersihan agar para guru dan siswa bisa lebih nyaman dan bersemangat dalam proses belajar mengajar dengan suasana yang bersih,” Jelas Dandim 0718/Pati.

Di tempat terpisah Sukardi S.Pd, Kepala Sekolah SDN 03 Godo ketika dihubungi mengatakan,” Para Satgas TMMD Reguler ke-101 melakukan pembersihan disekolahanya,"katanya.

“Tak lupa saya mengucapkan terimakasih atas kepedulian para Satgas TMMD  disaat melihat kondisi sekolah kami tampak kotor, tanpa diminta pun beliau langsung bertindak melakukan permbersihan,” ujar Sekardi.(Wono)