Petani Captikus Serbu Gedung DPRD Minsel

Written by  Ferro Waney Dec 04, 2017

Minsel, Sulutnews.com - Ratusan perwakilan petani minuman tradisional ‘Cap Tikus’ dari Kecamatan Motoling Raya dan Kecamatan Tareran  Senin (4/12) mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan 

Para pengunjuk rasa  diterima anggota DPRD Minsel, diantaranya, Benny Marentek, Joppy Mongkaren Ronald Pinasang, Welly Liwe, Djen Lamia dan Salman Katili.

Salah seorang pengunjuk rasa menyampaikan dimana kedatangan para petani ‘Cap Tikus’ ini adalah bentuk kekecewaan akibat tidak adanya lagi pabrik yang membeli hasil olahan para petani ini.

“Bapak- bapak Dewan yang terhormat  Kedatangan kami ke sini (Kantor DPRD- red) hari ini, untuk menyampaikan keluhan ,dimana tidak ada lagi pabrik yang membeli hasil olahan ‘Cap Tikus’ petani. jadi kami berharap kedatangan ini akan memperoleh jalan keluar yang terbaik,” ujar Man pongantung Petani asal, Motoling.

Hal yang sama di sampaikan pengunjukrasa lainya, dima mereka berharap agar para Anggota Dewan Minsel  dapat menampung dan meneruskan kepada Pemerintah Kabupaten Minsel aspirasi para pengunjuk rasa yang di sampaikan.

"Jangan haya sampai disini saja, atau hanya menampung, jadi kalau boleh di teruskan kepada pemerintah. Supaya aspirasi ini bisah di tindak lanjuti. Ingat mungkin ada bapak-bapak anggota Dewan yang terhormat sekolahnya di biayai dari hasil penjualan captikus" Ucap Jemmy Kawengian

Sementara Anggota DPRD berjanji akan menerima seluruh aspirasi para pengunjuk rasa dalam hal ini para petani captikus untuk ditindak lanjuti kepada Pemerintah Provinsi dan Kabuten Minahasa Selatan

“Aspirasi dari bapak ibu akan kami perjuangkan ke Provinsi. Permasalahan ini memang terkait kebijakan dari Kementrian Keuangan terkait penerapan cukai yang baru berlaku dan berpengaruh di seluruh Indonesia,” tandas Pinasang.

Lanjut disampaikannya dimana DPRD Minsel  akan memperjuangkan aspirasi rakyat ini sehingga secara kelembagaan akan diterbitkan kebijakan politik. Dan akan bersama-sama berjuang untuk kepentingan petani ‘Cap Tikus’ di Minsel.(Ferrowaney)

Last modified on Wednesday, 06 December 2017 14:09