Wagub Sulut :APBD Sulut 2018 Rp 4,179 Triliun Untuk Kepentingan Rakyat

Written by  Fanny Waworundeng Nov 17, 2017

MANADO, Sulutnews.com - Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mengatakan, APBD Sulut 2018 yang baru ditetapkan lewat peraturan daerah dalam Sidang Paripurna Kamis (16/11) senilai Rp 4,179 trilliun itu semuanya untuk kepentingan rakyat Sulut. Hal itu dikatakan  Wagub saat penetapan APBD 2018 di kantor DPRD Sulut.

APBD tahun ini mengalami kenaikan sekitar 16 persen lebih. Menurutnya, sektor pendidikan, kesehatan dan juga infrastruktur mejadi perhatian agar masyarakat Sulut bisa sejahtera. Kemiskinan dan penganguran menjadi perhatian kedepan.

Menurutnya, pengunaan dana APBD ini harus diawasi agar pengunaanya tidak disalahgunakan."Jadi kita akan gunakan sesuai ketentuan yang berlaku,"Katanya.

Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sulut Andre Angow dihadiri tiga Wakil Ketua dan angota DPRD lainnya termasuk Kepala SKPD dan tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam bagian lain, Wagub mengatakan, pembangunan mega proyek jalan tol dan jalan lingkar serta beberapa Waduk dan juga pembangunan tempat pembuangan Sampah regional baik dari dana APBN dan dana APBD kita akan terus genjot kedepan agar cepat tuntas.

Untuk tempat pembuangan akhir (TPA) regional itu sangat penting karena banyak negara sudah melakukan itu dan tidak bau bahkan warga bisa makan dilokasi tempat sampah, Ia mengatakan, TPA ini akan melibatkan beberapa Kabupaten dan Kota . Ini sangat besar manfaatnya, kata Wagub.

Dalam bagian lain, Wagub mengatakan dana yang bergulir di Sulut baik APBN dan APBD di 15 Kabupaten dan Kota sesuai data dari Kanwil Perbendaharaan Negara sekitar Rp 26 triliun lebih. Ini besar sekali dan akan berdampak bagi pembangunan ekonomi daerah. .

Dalam Paripurna enam Fraksi di DPRD Sulut mendukung penetapan APBD. Namun, ada beberapa catatan kritis seperti harus segera adanya percepatan pembangunan jalan Manado Tomohon untuk pelebaran dan juga masalah pupuk dan juga TPA sampah serta jalan tol. Fraksi Demokrat yang dibacakan Siska Mangindaan mengatakan, masalah atlit berprestasi harus menjadi perhatian juga. Fraksi Golkar lewat Ingrid Sondak mengatakan, sektor pendidikan menjadi penting. Dan Pemda Sulut kami dukung karena sangat memperhatikan masalah pendidikan.(fan)