Liputan Khusus

Liputan Khusus (28)

Manado, Sulutnews.com – Wali Kota Manado Andrei Angouw bersama Wakil Wali Kota Richard Sualang menghadiri Ibadah Pra Natal Yesus Kristus Pemerintah Kota Manado yang dilaksanakan di aula Serbaguna Pemerintah Kota Manado. Rabu (01/12/2021).

Ibadah Pra Natal Yesus Kristus ini, di hadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Ibu Irene Angouw Pinontoan, Sekretaris Tim Penggerak PKK Kota Manado Ibu dr. Merry Mawardi.

Acara diawali Ucapan Selamat Datang dari Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang dan selanjutnya Ibadah Pra Natal Yesus Kristus.

Ibadah Natal Yesus Kristus ini dipimpin oleh Ketua Bamag Sulawesi Utara Pdt. Dr. Yohan Manampiring M.Th yang juga sebagai staf khusus Walikota Manado.

Dalam ibadah Pra Natal ini Walikota dan Wakil Walikota bersama istri masing-masing melakukan pemasangan Lilin Natal.

Selesai Ibadah Pemerintah Kota Manado menyerahkan Alkitab secara simbolis kepada perangkat daerah Kota Manado.

Ketika memberikan sambutan dan pesan Natal Yesus Kristus, Walikota menyampaikan bahwa ibadah perayaan natal merupakan sebuah tradisi pemerintah Kota Manado untuk menjalin dan membangun keakraban, persaudaraan dan rasa kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Oleh Karena itu Wali Kota menegaskan tradisi yang baik ini perlu dilestarikan, agar pemerintah dan masyarakat dapat saling mengisi dan mendukung, bergotong royong untuk bersama-sama membangun Manado dan Sejahtera.

“Natal Yesus Kristus adalah contoh tentang kesederhanaan sebab Yesus lahir ditempat yang sangat sederhana,” kata Wali Kota.

Wali Kota menambahkan, bahwa Yesus lahir untuk melayani, sehingga hal ini harusnya menjadi bagian bagi kita dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat sebagai aparat pemerintah.

Dalam sambutan ini, Wali Kota juga selalu menyampaikan hal-hal yang sedang diprogramkan oleh pemerintah supaya mendapat dukungan semua pihak masyarakat Kota Manado.

Turut hadir juga forkopimda Kota Manado, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, Sekretaris Pemerintah Kota Micler C.S. Lakat bersama Ibu yang merupakan Ketua Dharma Wanita Pemkot Manado, pejabat eselon, staf khusus Walikota, para camat, ASN pemerintah Kota Manado serta undangan lainnya.

Mengingat situasi dan kondisi saat ini masih terkait dengan wabah Covid-19, sehingga Ibadah ini dilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19. (*/Merson)

Manado, Sulutnews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun Anggaran (TA) 2022, dan Penghargaan Capaian Opini WTP Tahun 2020 di Gedung Keuangan Negara Manado, Jumat (3/12/2021).

Penyerahan DIPA tersebut di hadiri Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Ketua DPRD Sulut dr. Fransiscus Silangen, Forkopimda Sulut, Rektor Unsrat, Bupati dan Wali Kota se Sulut, pejabat teknis dan satker serta pejabat yang berkepentingan lainnya.

Dalam sambutannya Wagub Kandouw menyampaikan tentang 6 hal pokok yang disampaikan Presiden ketika melakukan penyerahan DIPA secara nasional kepada Kementerian Badan dan Lembaga serta Daerah Provinsi, Kabupaten Kota.

Wagub Kandouw juga menyampaikan soal sinergitas pemerintahan yang membutuhkan koordinasi antar pemerintahan termasuk dengan kementerian dan lembaga.

“Mudah -mudahan, hari ini menjadi momentum konsolidasi bagi kita semua. Karena menghabiskan puluhan ribu triliun itu bukan satu hal yang mudah. Harus banyak koordinasi. Baik koordinasi horisontal maupun vertikal,” ujar Wagub Kandouw.

Acara selanjutnya adalah Penyerahan DIPA yang dilakukan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Sulut  Steven Kandouw didampingi Kepala Kanwil DJPb, termasuk penghargaan kepada 11 pimpinan Satuan Kerja yang pengelolaan keuangannya baik.

Diakhir acara dilaksanakan Launching Aplikasi BAKUDAPA dari Kanwil DJPb dimana Aplikasi ini bisa mengkoordinasikan soal pelaksanaan program DIPA, Dana Alokasi dan Dana Desa yang ada di Badam dan Lembaga seta di Pemerintah Daerah. (*/Merson)

Manado,Sulutnews.com – Walikota Manado Andrei Angouw mendampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey menghadiri kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan Sulawesi Utara 2021, bertempat  di Big Fish Manado, Kamis (21/10/2021).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulut yang menggelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan di Sulawesi Utara dengan Tema “Nelayan Aman di Lao deng dorang pe hasil kalao tambah nae lantaran tau info cuaca dari BMKG”.

Dalam sambutannya Gubernur Olly menyampaikan rasa syukur bisa kerjasama dengan BMKG di segala sektor, karena bisa berdampak positif kepada masyarakat Sulawesi Utara.

Mengingat situasi dan kondisi saat ini masih terkait dengan wabah Covid-19, sehingga kegiatan ini dilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19.

Bagi pejabat atau yang berkepentingan dengan kegiatan ini yang tidak hadir secara fisik, mengikuti rapat ini secara Online/Virtual yang dilakukan dengan menggunakan teknokogi Video Conference melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting yang diakses pada Handphone/Laptop dari tempat masing-masing. (*/Lipsus/Merson)

Manado,Sulutnews.com – Ditengah Pandemi Covid-19, Walikota Manado Andrei Angouw menghadiri peringatan Hari Santri Nasional 2021 yang dilaksanakan di Lapangan Sparta Tikala Manado. Jumat (22/10/2021).

Dalam kegiatan ini, Walikota Manado bertindak sebagai Pembina Upacara dalam rangka momentum peringatan Hari Santri Nasional.  Acara ini diharapkan akan memberikan kontribusi bagi santri dan masyarakat kearah yang lebih baik khususnya bagi santri dan masyarakat di Kota Manado.

Dalam kesempatan itu, turut hadir  Ketua NU Sulut yang juga sebagai Kakanwil Kemenag Sulawesi Tengah H. Ulyas Taha, Asisten I Pemkot Manado Heri Saptono, Para Tokoh Agama, Pimpinan Anshor Kota Manado, Pimpinan IPNU dan IPPNU serta para santri di Kota Manado.

Dalam sambutannya Wali Kota Manado mengatakan peran santri dalam kehidupan bangsa ini termasuk mencontohkan Presiden ke 4 Gus Dus atau Abdurachman Wahid yang juga merupakan seorang santri dan seorang Kiay yang mampu memimpin dan menjaga bangsa ini.

“Santri harus bisa menjadi pelopor perubahan, dan santri harus kuat, kuat dalam artian siap dalam membela bangsa dan tanah air,”Ucap Walikota.

Selain itu, Walikota Manado menyampaikan kondisi kehidupan saat ini yang masih dalam situasi pademi covid 19. Dan salah satu jalan memerangi pandemi covid 19 ini adalah lewat vaksinasi.

“Mari ajak saudara-saudara kita yang belum divaksin untuk mengikuti vaksinasi baik tahap satu maupun tahap dua supaya kita terbebas dari ancaman virus ini,” Ujar Walikota.

Kegiatan peringatan Hari Santri Nasional di Manado ini dilaksanakan oleh Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Manado dengan tema nasional : “Bertumbuh, Berdaya, Berkarya.”

Penetapan tersebut berdasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 15 Oktober 2015 di Masjid Istiqlal Jakarta.

Hari Santri Nasional yang ditetapkan pada tanggal 22 Oktober merujuk pada satu peristiwa bersejarah, yakni seruan yang dibacakan oleh pahlawan nasional KH. Hasyim Asy’ari pada tanggal 22 Oktober 1945.

Kegiatan ini diakhiri dengan atraksi seni dan Bela diri para santri dari IPNU dan IPPNU. (Lipsus/Merson)

 

Manado,Sulutnews.com – Walikota Manado Andrei Angouw bertindak sebagai Inspektur Upacara pada perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-76 yang berpusat di Lapangan Sparta Tikala Manado. Selasa (17/08/2021).

Sekira pukul 08,30 Wita berseragam kemeja putih-putih serta didampingi Wakil Walikota dr Richard Sualang dan isteri masing-masing tiba dilokasi upacara.

Setelah menerima laporan dari Komandan Upacara, hajatan upacara dimulai, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tex Proklamasi yang dibacakan langsung Ketua DPRD Kota Manado Dra. Altje Dondokambey M. Kes., Apt.

Acara dilanjutkan dengan pengibaran  Bendera Merah Putih oleh regu pengibaran Bendera Paskibraka. Setelah Pengibaran Bendera Walikota memimpin dan memandu Hening Cipta untuk semua peserta upacara yang hadir. Kemudian acara diakhiri dengan pembacaan doa oleh Kepala Kantor Agama Kota Manado.

Ikut hadir dalam Upacara tersebut Wakil Walikota Manado Dr Richard Sualang bersama ibu, Istri Walikota Irene Angouw Pinontoan yang dalam hal ini sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado, Anggota DPRD Kota Manado, Forkopimda Manado, Sekretaris Kota Micler C.S. Lakat SH,MH, Kepala SKPD dan peserta upacara yang dibatasi sambil mengedepankan protokol kesehatan yang ketat.

Mengingat situasi dan kondisi saat ini masih terkait dengan wabah Covid-19, sehingga upacara ini dilakukan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19.

Bagi pejabat yang tidak hadir secara fisik, mengikuti upacara ini secara Online/Virtual yang dilakukan dengan menggunakan teknokogi Video Conference melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting yang diakses pada Handphone/Laptop dari tempat masing-masing. (*/Yuk)

Manado,Sulutnews.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-76 yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus, sekaligus mengenang jasa dan pengorbanan pahlawan Kusuma bangsa yang gugur untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Senin (16/08/2021) pagi tadi, Walikota Manado Andrei Angouw memimpin upacara Ziarah Nasional dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kairagi Manado.

Walikota Andrei Angouw pada kesempatan itu mengatakan, sebagai anak bangsa wajib untuk menghormati dan menghargai serta mengenang jasa para pahlawan Kusuma bangsa. Yang telah berjuang mengorbankan jiwa dan raga, untuk kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Pengorbanan para Pahlawan dalam memerdekakan bangsa Indonesia, harus dijadikan pemicu semangat untuk mengisi kemerdekaan, dengan kerja keras.” Ucap Walikota Andrei.

Mengatasnamakan Pemkot dan masyarakat Manado, Walikota Andrei Angouw mengucapkan Selamat HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-76.

Tabur bunga saat ini terasa istimewa, sebab Walikota pilihan rakyat Kota Manado ini  juga menyempatkan waktu untuk hadir dan menabur bunga dipusara Alm. Kol. (Purn) Frans W. Kapojos.

Seperti diketahui bahwa Alm. Kol (Purn) Frans W. Kapojos adalah Opa dari istri Walikota Ibu Irene Angouw Pinontoan atau Opa mertua dari Walikota Andrei Angouw.

Upacara Ziarah Nasional dan Tabur Bunga di TMP Kairagi Manado, di hadiri oleh Wakil Walikota Manado Richard Sualang, Ketua DPRD Manado Dra. Altje Dondokambey M.Kes, Apt, Sekretaris Kota Manado Micler C.S. Lakat, Forkopimda, para Kepala SKPD.  (*/Yuk)

Manado,Sulutnews.com – Walikota Manado Andrei Angouw bersama Wakil Walikota Richard Sualang melantik Ketua Lingkungan (Keling) se-Kota Manado, bertempat di ruang Serba Guna pemkot Manado, Selasa (03/08/2021).

Sebanyak 504 Ketua Lingkungan di lantik,setelah melalui proses mekanisme pemilihan secara terbuka,dimulai dari pendaftaran, tes administrasi sampai pada tes kompetensi hingga kelulusan yang di umumkan lewat kecamatan masing-masing.

Walikota Manado Andrei Angouw dalam arahannya meminta Ketua Lingkungan yang terpilih agar dalam melaksanakan tugas sebagai Keling harus dapat melayani semua masyarakat.

“Tanggungjawab Keling yang utama termasuk menjaga situasi lingkungan agar kondusif. Pilkada sudah selesai jadi masyarakat harus dirangkul dan dilayani siapapun dia kendati berbeda disaat Pilkada lalu,” kata Walikota.

Walikota Andrei berharap agar semua Keling dapat mendukung dan mensosialisasikan program-program pembangunan Kota Manado,terutama dalam memutus mata rantai Covid-19.

“Bagaimana kita menghadapi penyebaran covid yang saat ini sedang hangat-hangatnya. Program vaksinasi harus menjadi perhatian Keling untuk disosialisasikan kepada masyarakat.” Ujar Walikota Andrei.

Diakhir sambutan, Walikota Andrei menyampaikan beberapa program yang tidak ditata dalam APBD tahun 2021 ini yang memang belum dan bukan pemerintahan AARS yang menganggarkannya, tapi nantinya akan ditata pada APBD tahun 2022 nanti.

“Contoh Dana Lansia yang tidak dianggarkan dalam APBD tahun 2021 ini sebab bukan kita yang merancang penganggaranya, nantinya akan dianggarkan pada tahun 2022 mendatang,”Kunci Walikota.

Diketahui, dalam pelantikan ini Pemerintah Kota Manado menerapkan Protokol Kesehatan terutama PPKM,sehingga setiap Kelurahan mengirimkan 2 keterwakilan untuk hadir di acara pelantikan tersebut.

Dan bagi Keling yang tidak hadir secara fisik, mengikuti pelantikan ini secara Online/Virtual yang dilakukan dengan menggunakan teknokogi Video Conference melalui Aplikasi Zoom Cloud Meeting di setiap kantor Kelurahan atau Kantor Kecamatan masing-masing.

Hadir dalam pelantikan tersebut, Sekretaris Kota Manado Micler C.S. Lakat, Asisten I Pemkot Manado Heri Saptono, Kadis Sosial Sammy Kaawoan, Anggota DPRD Manado Jimmy F. Gosal, Rosalita Manday dan Jean Kodoati Sumilat, serta para Kepala OPD,Camat dan 174 Ketua Lingkungan yang mewakili setiap Kelurahan di Kota Manado. (*/Yuk)

 

Manado,Sulutnews.com – Keseriusan Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang untuk mengatasi meluapnya air anak sungai Tikala ke badan jalan, membuahkan hasil. Berdasarkan amatan langsung Walikota Andrei,tidak terlihat lagi luapan air saat hujan seperti yang biasa terjadi di kawasan Tikala tersebut,Jumat (06/08/2021).

Sebelumnya Walikota Andrei meninjau langsung pelaksanan pengerukan anak sungai Tikala yang dilaksanakan bulan yang lalu (21/07/2021).

Didampingi Kepala Dinas PUPR John Suwu, orang nomor satu di Manado itu memantau aliran anak sungai Tikala di depan Kantor Perpustakaan serta samping Kantor DPM-PTSP dan Dinas Pemadam.

Dari tempat itu, Walikota pilihan rakyat Manado melanjutkan peninjauannya di wilayah Tikala Kumaraka yang selama ini sering terdampak banjir saat musim hujan.

Tidak hanya di Tikala, Walikota Andrei juga memantau seputaran Paal IV dan Mahawu.

Meski kerja hebat selama ini sudah membuahkan hasil, namun Walikota pilihan rakyat Kota Manado ini masih melihat kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai dan saluran air.

“Satu hal yang masih perlu diingatkan lagi adalah kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan,” Ujar Walikota Andrei. (*/Merson)

Manado,Sulutnews.com – Walikota Manado Andrei Angouw bersama Wakil Walikota Richard Sualang menghadiri rapat Paripurna DPRD Kota Manado dalam Rangka Pembahasan Tahap Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Manado tahun 2021-2026. Bertempat di ruang rapat DPRD Kota Manado, Senin (26/07/2021).

Rapat Paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Kota Manado Dra. Altje Dondokambey M.Kes, Apt, bersama Wakil Ketua DPRD dan Anggota DPRD Kota Manado, dengan agenda mendengarkan penjelasan Walikota Manado tentang Rancangan Awal RPJMD 2021 – 2026 dan Penetapan Pansus Pembahasan Rancangan Awal RPJMD Kota Manado 2021-2026.

Dalam penyampaiannya, Walikota Manado mengatakan RPJMD merupakan Dokumen Perencanaan Pembangunan lima tahun kedepan. Bagi Walikota RPJMD ini menjadi pedoman dari Pemerintah Daerah Kota Manado termasuk SKPD dalam melaksanakan pembangunan lima tahun kedepan.

“Isu-isu strategis yang akan diansipasi kedepan adalah soal pergerakan jumlah penduduk. Juga soal peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Dan menjadi isu utama adalah bagaimana kita manangani pandemi covid 19,” Ujar Walikota Pilihan rakyat Kota Manado.

Walikota Manado meminta dukungan semua pihak khususnya dari DPRD Kota Manado agar RPJMD Kota Manado tahun 2021-2026 dapat dibahas untuk dilaksanakan bagi masyarakat Kota Manado Lima Tahun kedepan.

“Agar kita semua ikut berpartisipasi dalam penanganan covid. Kita harus protokol kesehatan dan perlu sosialisasi agar kita dan juga masyarakat Kota Manado yang wajib vaksin untuk ikut vaksinasi,” Jelas Walikota.

Rapat tersebut di hadiri Sekretaris Kota Manado Micler C.S. Lakat,Sekwan DPRD Kota Manado Adi Zainal Abidin,Kepala SKPD,Para Camat dan undangan lainnya dengan menggunakan protokol Kesehatan. (*/Merson)

Manado,Sulutnews.com – Walikota Manado Andrei Angouw bersama Wakil Walikota Richard Sualang, Rabu (21/07/2021) memantau langsung pembersihan dan  pengerukan sedimen saluran air di kecamatan Tikala.

Langkah cepat dilakukan sebagai tindaklanjut pantauan hari Sabtu (17/07/2021) yang lalu, dimana di lokasi tersebut sering terjadi luapan air kejalan sampai pom bensin hingga ke lapangan Tikala ketika terjadi hujan.

“Persoalan tersebut dalam beberapa tahun ini sering terjadi ketika datangnya musim penghujan, air hujan dari drainase/got meluap keluar sampai ke jalan bahkan ke rumah warga, karena akibat volume drainase sudah melibih kapasitas,” Ujar Walikota Andrei.

Dikatakan Walikota,semua hasil dilapangan ini tentunya menjadi bagian kajian dan analisa dalam rangka pembuatan program penanggulangan banjir kedepan.

Meski demikian, kata Walikota pilihan rakyat Kota Manado ini, masyarakat untuk membiasakan hidup bersih dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Karena sebaik apapun sistem pengairan dibuat pemerintah tapi jika masyarakat terbiasa membuang sampah sembarangan, sampah yang menutupi drainase akan menyebabkan banjir,”Ucap Walikota Andrei seraya mengajak kepada masyarakat agar menjaga lingkungan masing-masing demi keberlangsungan kota ini yang lebih baik lagi.

Turut mendampingi Walikota dan Wakil Walikota,  Sekot Micler Lakat, Kadis PUPR John Suwu dan sejumlah pejabat terkait lainnya. (*/Merson)