DPRD Sulut Tetapkan RPJMD Sulut Tahun 2021-2026, Pemerintah OD-SK Siap Realisasikan Amanat Rakyat

Written by  Josh Tinungki Aug 11, 2021

Manado, Sulutnews.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara bersama Pemerintah Provinsi menetapkan Rancangan Pembangunan Jangkah Menegah Daerah (RPJMD) Sulut tahun 2021-2026 menjadi Peraturan Daerah. Penetapan ditandai dengan penandatanganan dokumen RPJMD oleh Ketua DPRD Sulut Fransiskus Andy Silangen Wakil Ketua Vicktor Mailangkay dan Billy Lombok dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw didampingi Oleh Sekertaris Provinsi Edwin Silangen dan Ketua Pansus pembahas RPJMD Vonny Paat lewar rapat paripurna DPRD Selasa (10/8/2021) siang.

 

Saat membuka paripurna yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat karena hanya dihadiri oleh 25 persen undangan sebagai upaya memutus penyebaran virus covid 19 tersebut, Ketua DPRD Sulut Fransiskus Andy Silangen menyampaikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berdampak pada kondisi perekonomian masyarakat yang menimbulkan kesulitan kepada masyarakat kiranya dapat dicermati dengan lebih jeli lagi untuk melakukan penghematan diberbagai bidang dan melaksanakan sejumlah program terobosan yang berpihak pada kepentingan masyarakat terutama disektor Kesehatan, Pendisikan dan Sosial Kemasyarakatan.

 

Sementara itu, saat membacakan rekomemdasi Pansus terhadap pelaksanaan RPJMD tahun 2021-2026, Vonny Paat menegaskan 14 point penting yang akan menjadi prioritas, untuk nantinya dijabarkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah dalam APBD untuk disinergikan sasaran dan arah kebijakan dalam penyusunan Rencana Strategi (Renstra) perangkat daerah dan Rencana Kerja (Renja) setiap tahun anggaran.

Pemerintah Sulut diharapkan untuk dapat berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Kota dalam pelaksanaan pembangunan dan kegiatan dikarenakan lokasi pembangunan berada diwilayah Kabupaten Kota dengan memprioritaskan sektor Kesehatan, Pendidikan, Usaha Mikro Kecil Menegah, Perikanan, Pertanian, Peternakan, yang berhubungan langsung dengan pelayanan dan kesejahtraan masyarakat terutama dalam upaya pemulihan ekonomi dimasa pandemi covid 19.

Penetapan RPJMD 2021-2024 diharapkan visi pembangunan OD-SK menjadikan Sulut Maju dan Sejahtra sebagai pintu gerbang Indonesia di Asia Pascifik dapat terwujut dan diterjemahkan lewat lima Misi yaitu peningkatan kwalitas SDM, pengutana ekonomi yang bertumpu pada industri Pertanian, Perikanan, Pariwisata dan Jasa, Pembangunan Infrastruktur dan Perluasan Konektifitas pembangunan daerah yang berkelanjutan serta pemerintahan yang berkelanjutan yang baik dan bersih didukung sinerfitas antar daerah.

 

Pada paripurna tersebut juga disampaikan Pemandangan akhir Fraksi - fraksi terhadap penetapan RPJMD dimana oleh Wakil Gubernur dijawab bahwa arah dan kebijakan pelaksanaan pembangunan Sulut tidak memilih dan menganak emaskan daerah tertentu semua dilakukan diatas plafon kerja untuk seluruh rakyat Sulut. Strategi pembangunan lima tahun dengan fòkus pada pelayanan publik masa covid 19 saat ini menjadi hal mutlak dilakukan yakni ketersediaan Oksigen, Ventilator dan Tunjangan tenaga kesehatan (Nakes). Terima kasih Anggota DPRD Sulut tidak henti- hentinya mengingatkan Pemerintah tentang bagaimana mengutamakan ketersediaan fasilitas dalam menangani pasien darurat covid 19," ungkap Kandouw.

 

Rapat paripurna penetapan RPJMD 2021-2026 kali ini lebih diarahkan pada penanganan kondisi darurat covid 19 dengan tidak mengabaikan prioritas pembangunan disektor yang bersentuhan langsung dengan peningkatan ekonomi rakyat dengan tujuan agar apa yang menjadi harapan masyarakat dapat segera diatasi, ini yergambar dari berbagai kepentingan masyarakat yang dituangkan dalam 14 catatan  yang direkomemdasikan pansus dan telah masuk dalam rancangan RPJMD.

 

Perhatian pemerintah provinsi masa kepemimpinan pasangan OD-SK  saat ini patut diapresiasi, karena dapat melihat secara global apa yang dirasakan oleh rakyat sulut, seperti terkait perhatian disektor peternakan jenis hewan tertentu, dimana usaha ternak Babi yang menjadi penyangga ekonomi masyàrakat kini juga terakomodir dalam rencana strategis." Saya salut dengan kepemimpinan OD - SK yang telah mampu mengesampingkan perbedaan warna politik dan mengutamakan kepentingan kebutuhan rakyat diatas kepentingan politik," kata Priscilla Cindy Wurangian anggota Fraksi Golkar DPRD Sulut. (Advetorial/ josh tinungki)

Last modified on Wednesday, 11 August 2021 04:43